Anda di halaman 1dari 4

Lampiran 2.

Intervensi Keperawatan Trauma Tulang Belakang

Tabel 1. NCP Trauma Tulang Belakang

NO DIAGNOSA TUJUAN & KRITERIA HASIL INTERVENSI


KEPERAWATAN (NOC) (NIC)
1. Ketidakefektifan NOC : NIC:
Bersihan Jalan Nafas Respiratory status : Airway Patency Analgesic Administration
□ Respirasi dalam batas normal □ Tentukan lokasi, karakteristik, kualitas, dan derajat nyeri sebelum
□ Irama pernafasan teratur pemberian obat
□ Kedalaman pernafasan normal □ Cek riwayat alergi terhadap obat
□ Tidak ada akumulasi sputum □ Pilih analgesik yang tepat atau kombinasi dari analgesik lebih dari
□ Batuk berkurang/hilang satu jika diperlukan
□ Tentukan analgesik yang diberikan (narkotik, non-narkotik, atau
NSAID) berdasarkan tipe dan keparahan nyeri
□ Tentukan rute pemberian analgesik dan dosis untuk mendapat hasil
yang maksimal
□ Pilih rute IV dibandingkan rute IM untuk pemberian analgesik
secara teratur melalui injeksi jika diperlukan
□ Evaluasi efektivitas pemberian analgesik setelah dilakukan injeksi.
Selain itu observasi efek samping pemberian analgesik seperti
depresi pernapasan, mual muntah, mulut kering dan konstipasi.
□ Monitor vital sign sebelum dan sesudah pemberian analgesik
pertama kali
2. Ketidakefektifan perfusi NOC: NIC :
jaringan perifer
Perfusi Jaringan : Perifer Manajemen Asam Basa

□ Pengisian Kapiler jari □ mempertahankan keefektifan jalan nafas klien dengan menggunakan
□ Pengisian Kapiler jari kaki nasal kanul atau masker oksigen
□ Suhu kulit ujung kaki dan tanagn □ memposisikan klien untuk mendapatkan ventilasi yang adekuat
□ Kekuatan denyut nadi karotis (kanan) dengan memberikan posisi semi fowler pada pasien
□ Kekuatan denyut nadi karotis (kiri) □ mempertahankan kestabilan akses selang intravena dengan terapi
□ Kekuatan denyut nadi brachialis diuretik
(kanan) □ memonitor kencenderungan PH arteri PaCo2 dan HCo3 dengan
□ Kekuatan denyut nadi brachialis (kiri) pemeriksaan Analisa Gas Darah (AGD)
□ Denyut femoralis (kanan) □ mengobservasi pola pernafasan dengan melihat retraksi dada dan
□ Denyut femoralis (kiri) abdomen klien
□ Kekuatan denyut pedal (kanan) □ berikan pasien terapi yang mengandung HCO3 dengan dosis yang
□ Kekuatan denyut pedal (kiri) tepat
□ Tekanan darah diastolik dalam batas □ mengatasi demam klien dengan memberikan obat oral parasetamol
normal dan intravena
□ Tekanan darah sistolik dalam batas □ memberikan pengobatan nyeri pada klien sesuai dengan takaran
normal yang tepat
□ Nilai rata-rata tekanan darah □ memberikan terapi oksigen pada klien melalui nasal kanul atau
□ Bruit diujung kaki dan tanagn masker oksigen dengan tepat
□ MAP dalam batas normal Monitoring Asam Basa
□ Nadi teraba kuat
□ mengambil spesimen AGD, Urine, dan serum untuk Pemeriksaan
□ Tidak terjadi udeme pada perifer.
Laboratorium keseimbangan asam basa
□ Nyeri diujung kaki dan tangan yang
□ menganalisa hasil pemeriksaan laboratorium AGD, serum, dan urine
terlokalisasi
pada pasien yang mengalami kondisi dengan effect yang lambat
□ Nekrosis
pada nilai Ph <7,35
□ Mati rasa
□ monitor tanda dan gejala kekurangan HCo3 yang ditandai dengan
□ Tingling
pernafasan kusmaul, kelemahan, disorientasi, sakit kepala,
□ Muka tidak lagi pucat
anoreksia, koma, PH urine <6
□ Tidak terjadi keram otot
□ Tinggikan anggota badan yang terkena 20 derajat atau lebih dari
□ Kerusakan integritas kulit
jantung
□ Rubor
□ Monitor tanda dan gejala kelebihan HCo3 dan alkalosis metabolik
□ parastesial
ditandai dengan mati rasa, kesemutan pada ekstremitas, hipertonus
otot,brakikardi, kekakuan, pH urine >9
□ Anjurkan latihan ROM pasif atau aktif, terutama latihan ekstremitas
bawah, selama istirahat.
□ Monitor tanda dan gejala turunnya nilai PaCo2 dan alkalosis
respiratori yang ditandai dengan sering mendesah, menguap, kejang,
parastesia, kedutan, kesemutan, mati rasa, pandangan kabur, dan
pusing
□ Monitor tanda dan gejala kelebihan PaCo2 dan asidosis respiratori
ditandai dengan tremor pada tangan, bingung, perasaan mengantuk
sampai dengan koma, sakit kepala, respon verbal lambat, mual
muntah, ekstremitas berkeringat dan hangat
3. Nyeri Akut NOC: NIC :
Pain Level Analgesic Administration
□ Melaporkan gejala nyeri berkurang  Tentukan lokasi, karakteristik, kualitas dan keparahan nyeri
□ Melaporkan lama nyeri berkurang
sebelum mengobati pasien
□ Tidak tampak ekspresi wajah kesakitan
 Cek perintah pengobatan meliputi obat, dosis dan frekuensi obat
□ Tidak gelisah
analgesic yang diresepkan
□ Respirasi dalam batas normal (dewasa:
16-20 kali/menit)  Cek adanya riwayat alergi obat
 Pilih rute IV dibandingkan IM untuk pemberian analgesic secara
teratur melalui injeksi jika diperlukan
 tanda vital sebelum dan sesudah