Anda di halaman 1dari 5

Tugas Endapan Mineral

Tabel Perbedaan - Perbandingan Sistem Endapan Mineral


Muhammad Ghazali Putera - 12013033

Tabel 1. Perbandingan sistem endapan mineral magmatik awal dan magmatik akhir.
N0 Kriteria Endapan Column1
Endapan Magmatik Awal Endapan Magmatik Akhir

Berasosiasi dengan batuan


Pada suatu tubuh intrusi magma granitik. Terdapat pada bagian
1 Distribusi
ultrabasa-basa atas kompleks struktur. Terdapat
di batuan semua umur.

Terbentuk langsung dari proses


Kristalisasi tahap akhir magma
magmatisme. Mineralisasi
2 Genesa yang sudah terkayakan oleh unsur
terbentuk bersamaan dengan
volatil dan jejak
proses pembekuan magma

Terbentuk zonasi pada daerah


3 Bentukan Berbentuk stock atau batholit yang terintrusi. Berbentuk sill atau
dyke

Stratiform : terbentuk akibat Pegmatit : ukuran kristal besar-


Struktur dan segregasi. Podiform : terbentuk besar, lebih besar dari 2,5 cm.
4
Tekstur Endapan dari kristalisasi sederhana Strukur flower structure pada
sehingga kristal tersebar turmalin.

Mineral logam
5 PGM, Ni, Cu, Ti, Cr, intan, Fe REE: Li, Be, U, W, Sn, Ta
dan komoditas

6 Mineral lainnya Serpentin, olivin, piroksen Muskovit, feldspar

Diseminasi : kristalisasi sederhana Evolusi internal pada mineralisasi


magma dalam. Segregasi : zoning dari granit pegmatit dari
7 Mineralisasi
konsentrasi magma hasil magma jenuh air, kemudian
diferensiasi memisahkan magma dengan fluida

Karakteristik
8
lainnya
Endapan pegmatit di Rajasthan,
Endapan kromit di Bushveld. India. Endapan pegamtit di
9 Contoh endapan
Endapan kromit di Sulawesi Canada. Endapan pegmatit di
Appalachian, USA.

Bahan baku alat elektronik atau


Industri pesawat terbang, ruang
Contoh alat-alat lainnya yang
10 angkasa, kemiliteran, dan industri
kegunaan menggunakan Li, Ta, Be. Bisa juga
high-tech lainnya.
sebagai perhiasan
Tabel 2. Perbandingan sistem endapan mineral porfiri dan skarn.
N0 Kriteria Endapan Column1
Porfiri Skarn
Di kerak benua yang relatif tebal.
Hostrock berupa batuan karbonat,
Berumur Arkean-resen, tapi yang
1 Distribusi berasosiasi dengan kegiatan
lebih ekonomis berumur Jura atau
magmatik
yang lebih muda

Metamorfosa batuan samping


berupa batuan karbonat
Intrusi magma berkomposisi
menyebabkan terjadinya fracture.
intermediet-asam. Kedalaman 1-5
2 Genesa Fracture terisi larutan hidrotermal
km di bawah permukaan. Intrusi
dan terjadi metasomatisme, lalu
terjadi berulang kali.
pengayaan dari proses
retrogradasi
Berukuran relatif besar,
3 Bentukan Masif, stratiform, vein-related
membentuk zona konsentris.

Struktur dan Tekstur : porfiritik. Struktur :


4 vein, sulfida masif
Tekstur Endapan stockwork, vein, fracture, breccia

Mineral logam Kalkopirit, digenit, bornit. Rhodocrosite, pirit, pirhotit (Cu,


5
dan komoditas Komoditas : Cu, Au, Ag, Mo. Zn, Pb, W)
Kuarsa, K-Feldspar, anhidrit,
6 Mineral lainnya Garnet, piroksen, amfibol
magnetit, biotit
Mineralisasi terjadi ditubuh batuan
intrusi yang berdekatan dengan
Mineralisasi terjadi dipusat intrusi wallrock (endoskarn) dan tubuh
7 Mineralisasi
monzonit-kuarsa batuan karbonat yang
termineralisasi oleh larutan
hidrotermal (eksoskarn).

Terbentuk zona alterasi seperti di


Karakteristik Terbentuk zona alterasi potasik,
8 endapan porfiri. Mineral bijih
lainnya filik, argilik, propilitik
biasanya berukuran kasar.

Grassberg, Irian Jaya. Batuhijau, Antamina, Peru. Ruwai,


9 Contoh endapan
Sumbawa Kalimantan Tengah.
Contoh Cu untuk alat elektronik. Au dan
10 Cu, Zn bahan baku alat elektronik
kegunaan Ag untuk perhiasan

Tabel 3. Perbandingan sistem endapan mineral epitermal HS dan epitermal LS.


N0 Kriteria Endapan Column1
Epitermal HS Epitermal LS
Dijumpai di lingkungan vulkanik, Dijumpai di lingkungan vulkanik,
1 Distribusi
umumnya berumur Tersier umumnya berumur Tersier
Intrusi magma dekat permukaan, Intrusi magma dekat permukaan,
menyebabkan terjadinya menyebabkan terjadinya
mineralisasi. Kontrol utama adalah mineralisasi. Kontrol utama adalah
2 Genesa
permeabilitas. Jumlah fluida permeabilitas. Jumlah fluida
magmatik lebih besar daripada magmatik lebih sedikit daripada
fluida meteorik fluida meteorik

Open space filling (vein,


3 Bentukan Replacement, dissemination
stockwork)

Struktur dan Urat, stockwork, mamilated,


4 Diseminasi, replacement, bladed
Tekstur Endapan colloform

Mineral logam
5 Enargit, luzorlit, tenantit, covellite Sfalerit, galena, kalkopirit
dan komoditas
serisit, illit, klorit, adularia, epidot,
6 Mineral lainnya Kaolinit, alunit, diaspor, molibdenit
kalsit, +- kaolinit
Batuan silisik mengalami leaching Kontak larutan hidrotermal
7 Mineralisasi
oleh fluida asam dengan pH relatif netral
Karakteristik
8
lainnya
9 Contoh endapan Lepanto, Filipina Pongkor, Jawa Barat
Contoh Emas untuk perhiasan dan Emas untuk perhiasan dan
10
kegunaan investasi investasi

Tabel 4. Perbandingan sistem endapan mineral VMS dan sedex.


N0 Kriteria Endapan Column1
VMS Sedex
Berasosiasi dengan sedimen
Berasosiasi dengan volkanik
1 Distribusi bawah laut didaerah pemekaran
bawah laut. Daerah tektonik aktif
benua. Di daerah tektonik aktif.

Intrusi magma di bawah


Fluida mengalami pemanasan oleh
permukaan laut memicu sirkulasi
gradien geotermal, sehingga
larutan hidrotermal. Temperatur
terjadi sirkulasi hidrotermal. Fluida
2 Genesa fluida +-400oC. Material keluar ke
ini membawa logam, diendapkan
lantai samudera lalu terendapkan
sebagai replacement atau
(syngenetik) membentuk
ekshalatif
blacksmoker dan whitesmoker.

Berbentuk tabular atau stratiform


3 Bentukan Lensa polimetalik sulfida masif.
berlembar, bisa juga replacement.

Berbutir halus, membentuk


Struktur dan Perlapisan dengan sedimen laut
4 perlapisan dengan sedimen laut
Tekstur Endapan dalam, sulfida masif, dan veins
dalam
Mineral logam Sfalerit, kalkopirit, galena (Au, Cu,
5 Sfalerit, galena (pb, Zn, Ag)
dan komoditas Pb, Zn)

6 Mineral lainnya Kuarsa, klorit, serisit Mineral sulfida, karbonat, rijang

Loga, yang keluar terendapkan di


7 Mineralisasi Replacement atau ekshalasi
lantai samudera

Karakteristik Terbentuk zonasi metal dari


8 Zonasinya dibagi menjadi vein
lainnya sumber ekshalasi
complex, bedded ores, dan distal
9 Contoh endapan Solwara, Papua Nugini Dairi, Sumatera Utara

Contoh Perak untuk perhiasan; tembaga, Perak untuk perhiasan, timbal dan
10
kegunaan seng, dan timbal untuk industri seng untuk industri

Tabel 5. Perbandingan sistem endapan mineral MVT dan placer.


N0 Kriteria Endapan Column1
MVT Placer
Hadir pada paparan karbonat di
Daerah yang memiliki bijih yang
batas cekungan sedimentasi,
1 Distribusi tersingkap di permukaan,
kedalaman dangkal. Hostrock
paleochannel
berumur Paleozoikum
Pelapukan mekanik yang
terkonsentrasi secara mekanik
Sama seperti sedex, tapi batuan
2 Genesa pula, misalkan diendapkan di
samping berupa batuan karbonat
sungai (tertransport oleh air
sungai)
Endapan bersama material
3 Bentukan Stratabound
sedimen
Snow on rock, disseminated,
Struktur dan Masif atau berlapis pada sekuen
4 replacement, colloform, ore
Tekstur Endapan endapan aluvial
breccia
Mineral logam Sfalerit, galena, pirit, markasit (Ag,
5 Kasiterit, emas
dan komoditas Pb, Zn)
Dolomit, kalsit, kuarsa, barit,
6 Mineral lainnya Kuarsa, material sedimen
fluorit

Mineral ekonomis terkonsentrasi


Mineralisasi terjadi pada area yang karena high specific gravity, tahan
7 Mineralisasi khas, terjadi replacement pada terhadap pelapukan kimia, dan
hostrock ketahanan mineral terhadap
pengikisan
Karakteristik
8
lainnya

9 Contoh endapan Central Arctic Island Kasiterit (timah), Bangka Belitung


Contoh Perak untuk perhiasan; timbal dan Timah digunakan sebagai bahan
10
kegunaan seng untuk keperluan indiustri alat elektronik atau senjata api

Tabel 6. Sistem endapan mineral supergene dan residual.


N0 Kriteria Endapan
Supergene dan Residual
Di daerah dengan intensitas
pelapukan yang tingggi. Batuan
1 Distribusi
asal kaya mineral ekonomis,
tektonik stabil

Pelapukan kimiawi atau biologis


menyebabkan mineral yang
resisten tertinggal menghasilkan
2 Genesa laterit dan mineral yang
tertransport lalu memperkaya
batuan yang dilewatinya menjadi
supergene enrichment

Berbentuk blanket horizontal,


3 Bentukan endapan berlapis diatas
ketidakselarasan

Struktur dan Berlapis dengan batuan sedimen


4
Tekstur Endapan kalstik, terkadang masif

Bauksit, nikel (Al, Fe, Fe) -->


Mineral logam
5 residual. Pirit, kalkopirit, bornit
dan komoditas
(Cu)-->supergene

6 Mineral lainnya Mineral oksida

Mineral resisten (magnetit, nikel,


7 Mineralisasi bauksit) tertinggal saat batuan asal
lapuk
Karakteristik
8
lainnya

9 Contoh endapan Baux, Prancis (Bauksit). Sorowako,


Sulawesi (nikel laterit)
Contoh Alumunium dan nikel untuk
10
kegunaan keperluan industri