Anda di halaman 1dari 13

Al – Hamra Tower

Location : Kuwait
Architects : Skidmore, Owings & Merrill LLP
(SOM)
Use : Offices
Completed : 2011
Site Area : 10,000 M
Size : 195.000 M

1. Latar Belakang
Al Hamra di rancang oleh Skidmore, Owings dan Merril (SOM). Bangunan dengan
geometri menara yang unik akan menciptakan sentuhan elegan, ilusi yang halus yang nanti
nya akan menjadi sebuah profil dari bangunan tersebut. Geometri menara yang kompleks
pada al hamra memaksimalkan terhadap pandangan arah dan meminimalkan radiasi matahari.
Akibatnya menara akan menghasilkan kesan patung yang memutar.

1
2. Deskripsi Bangunan

Al Hamra Firdaus tower merupakan sebuah


menara landmark berbentuk patung ikonik dengan
tinggi 412 meter dan 1.354 ft di pusat kota Kuwait,
bangunan ini juga memiliki 80 lantai dan merupakan
salah satu gedung pencakar langit yang tertinggi di
jenis nya. Bahkan al hamra memiliki pemandangan
Teluk arab yang sangat indah di tambah lagi dengan
bangunan al hamra sendiri dengan keasrian bentuk
yang akan menjadi penanda abadi bagi kota Kuwait.
Gambar 1. Al Hamra Firdaus
Tower
Al Hamra Firdaus tower didirikan pada
bulan Januari 2006 dan selesai pada Desember 2011 dengan total lahan 195.000m2 dan luas
bangun 290.000m2. Bangunan ini berada di pusat kota yaitu jalan Al Suhada kota Kuwait.

Al Hamra dirancang oleh Skidmore, Owings and Merrill (SOM). Ia menerima


penghargaan Cityscape untuk komersial, perkembangan mixed-use pada tahun 2010. Hal ini
juga mendapat penghargaan dari Chicago Athenaeum, MIPIM Arsitektur Ulasan Future Project
Award dan perunggu dari Miami Arsitektur Bienal dalam kategori terbangun Proyek pada
tahun 2007.

2
Review Al – Hamra Tower
Ada beberapa segi aspek yang akan dibahas dalam mereview bangunan tinggi
yaitu dalam segi fungsi, material, bentuk dan struktur. Dimana disini saya mengambil
bangunan tinggi yaitu Al – Hamra tower yang terletak di Kuwait city. Yang merupakan
bangunan berlantai 80 dengan tinggi bangunan mencapai 412 M.

a) Fungsi
Bangunan Al-Hamra tower merupakan bangunan tinggi yang berfungsi utama
sebagai office atau kantor tetapi juga memiliki fungsi lain yang ada pada beberapa lantai
bangunan yang merupakan sangat unik dari segi bentuk maupun lainnya. Juga geometri
menara yang kompleks pada al hamra memaksimalkan terhadap pandangan arah dan
meminimalkan radiasi matahari pada bangunan kantor tersebut.

3
La Torre, Gambar 2. Site plan Al Hamra dengan 195,000 m2 ruang
Tower
ritel dan perkantoran, luas 23.000 m2 yang
ditujukan untuk sebuah mal high-end dengan lima lantai. Hotel ini juga memiliki, komplek
bioskop dan teater, Restoran spa di teras dan parkir dengan 11 lantai. Lebih dari 70 lantai
ditujukan untuk perkantoran.

4
Gambar 3. Sectioan A-A

Terdapat juga beberapa fungsi lain yang bias dilihat dari potongan gambar diatas,
dimana bangunan ini tidak hanya berfungsi tunggal melainkan multi fungsi dalam satu
bangunan, yang juga dapat menampung banyak kegiatan dan aktivitas pada bangunan tinggi
tersebut.

b)Struktur

Shear
Walls

5
Perimeter
Columns
Struktur Al Hamra menggunakan
struktur rangka kolom balok (rigid
frame) pada sisi luarnya. Kemudian
diperkuat dengan adanya core
shear wall pada bagian selatan dan
berbentuk melengkung.

Gambar 4. Structure Al Hamra


Tower

Terdapat core berupa void di tengah.


Tiap plat lantai semakin ke atas berputar
berlawanan dengan arah jarum jam.
Fasadnya berupa bidang geometri spiral.

Pada core terdapat dua fasad yang


kontras, fasad utara yang terbuka dan
fasad selatan yang masif, diputar 130
derajat dan dua buah sirip yang

6
Gambar 5. Fasad Al Hamra Tower
berjalan naik dan turun dalam arah yang berlawanan, dirancang untuk memaksimalkan view
ke luar dan meminimalisir panas matahari.

LAMELLAR STRUCTURE
Kolom perimeter miring keluar, memperkuat dan membentuk di sebelah utara gedung,
sementara kenaikan itu kedalaman aula dan membuat pintu masuk yang dramatis setinggi
24m.

Struktur laminar menyediakan lobi


kesinambungan, bergerak gravitasi beban
dari gedung ke tanah dan bertindak sebagai
komponen penguatan, sepenuhnya
terintegrasi dengan sisa struktur. Sistem
dikembangkan melalui analisis Tekuk
nonlinier, ia bekerja dengan mengurangi
panjang tanpa pengikat kolom lobi dan
Gambar 5. Fasad Al Hamra Tower penurunan permintaan struktural dengan
berbagi beban dengan unsur-unsur paralel.
Jaring utama terkonsentrasi di setengah meter persegi terletak di lantai lobi. Tanpa
menggunakan teknik ini, akan memerlukan kolom perimeter hampir tiga kali lipat.

Di sisi utara bangunan adalah lobi utama menara perkantoran . lobi adalah ruang yang
tinggi 24 M yang membentang dari inti bangunan untuk frame perimeter. untuk meningkatkan
area lobi kolom utara menara, yang mana dari tingkat 12 ke atap menara di buat vertikal dan
membentuk lengkungan melingkar.

7
Gambar 5. Struktur Al Hamra Tower

Gambar diatas menunjukkan element dari lobby Lamella beban utama - bantalan
komponen struktural struktur lobbi lamella termasuk bangunan perimeter kolom komposit (
ditunjukkan pada “A” Element ) dan yang menguatkan unsur dalam bidang fasad utara (
ditunjukkan pada element “B” ) selain penguat dari element “A” “B” elemen lainnya yg bekerja
adalah "C”, “D”, “E” sebagai penjepit fasad utara yang kembali ke inti bangunan.

Jadi kesimpulannya ada empat


system struktur yang terdapat pada
Lamella lobby tersebut : 1. Memiliki beban
utama yaitu bantalan colum 2. Mempunyai
kolom sekunder yang mengurangi
lengkungan yang panjang 3. Memiliki
lengkungan yang miring pada bangunan
4. Memiliki kisi-kisi

c) Material

8
Gambar 7. Struktur material Al Hamra
Tower

 Material yang digunakan dalam


struktur dan konstruksi Al Hamra Tower adalah beton, baja, batu kapur dan kaca. Dan
yang paling dominan untuk struktur digunakan beton.
 Beton digunakan karena dibutuhkan material yang dapat dibentuk dengan mudah,
beton dianggap lunak untuk dibentuk.

 Konstruksi beton mampu bertindak sebagai dinding massa termal, memperlambat


perambatan panas pada siang hari dan melepaskan panas yang tersimpan di malam
hari.

Material Fasad

Fasad bagian selatan berupa semacam cekungan


yang seolah – olah diselimuti oleh bidang lengkung
dari beton. Pada fasad bagian selatan ini berupa
dinding masif dengan bukaan kecil tiap lantai yang
bentuk geometrinya disesuaikan secara presisi
berdasar arah cahaya matahari.

Gambar 8. Fasad Selatan material


9 Beton
Gambar 9. Material Fasad

Material Fasad ( Limestone )


 258.000 m2 batu kapur digunakan sebagai lapisan struktur, membuat tower menjadi
struktur terbesar di dunia yang dilapisi dengan bahan batu kapur.
 Flared Wall dilapisi batu kapur dengan teknik "Trencadis“ yaitu seni mozaik yang
tersusun dari pecahan keramik/ batu kapur, teknik trencadis ini secara signifikan
mengurangi berat beban flared wall dengan tetap menjaga tampilan yang sama.

Untuk interior Al Hamra Tower, dilengkapi sekitar


645.000 kaki persegi batu kapur. Produsen tambang
mulai memasok batu untuk desain interior pada bulan
November 2008 dan terus berlanjut sampai Juli 2011.

Batu kapur digunakan pada bagian lantai mulai dari


lantai dasar lobi dan lantai berikutnya, langit-langit
lobi, lift lobi, dan dinding interior.

Batu kapur memberikan kesan keseluruhan yang


elegan dari ruang interior

Gambar 10. Interior Al-Hamra

10 Tower
Semua sisi fasad tower kecuali
fasad bagian selatan bangunan
memaksimalkan penggunaan
kaca insulasi, IGUS, dengan
tone warna perak. Jendela ini
dicirikan dengan rendahnya
emisi yg ditimbulkan dan
kompatibel dengan proses
pemanasan. Terdapat bagian
melengkung di bagian selatan
dimana bentuk lengkung ini
adalah 30% dari keseluruhan
fasad yang bermaterial kaca
30% Bagian Fasad kaca Fasad Utara dengan Kaca pada bangunan.
yang melengkung

d) Bent
uk
Al Hamra Tower menjadi salah satu dari
sepuluh banguanan tertinggi di dunia.
Bangunan ini memiliki bentuk sculpture
yang sangat unik yang dapat kita nikmati
pada sosok bangunan, bentuk struktural,
sistem struktur dan bentuk eksterior.
Bangunan ini pada umunya berbentuk
geometri spiral sebagai fasadnya dan
volume prisma sederhana sebagai bagian
inti bangunan.

11
Dua permukaan yang berbeda antara
bangunan inti dan fasad (paraboloid
hiperbolik) membentang dari bawah hingga
ketinggian Al Hamra.Al Hamra merupakan
bangunan super tinngka tinggi yang dalam
pembangunanya dibutuhkan pertimbangan
rekayasa yang dapat menjawab masalah
rumit oleh kedua tinggi dan bentuk
struktur.Sebagai salah satu dari sedikit beton
bertulang yang super bangunan bertingkat
tinggi Creep ( aliran plastis yang dialami
material pada tegangan tetap) jangka
panjang dan susut beton dipelajari dengan hati-hati untuk memperhitungkan kekuatan
redistribusi dan untuk mengembangkan program perpindahan pra-koreksi yang dilakukan
selama konstruksi.Bentuk spiral hiperbolik paraboloid (dinding seperti lidah api yang berkobar)
diperlukan untuk beban gravitasi sebagai daya dukung dari sayap kantilever. Bangunan
menerapkan beban gravitasi torsi ke bangunan inti yang memerlukan pertimbanganjangka
panjang deformasi (perubahan bentuk) vertikal dan torsional (perputaran) dari struktur
bangunan

Kesimpulan
Desain dan konstruksi Al Hamra Tower adalah langkah maju yang signifikan baik
dalam segi bentuk desain arsitektur dan proses. Memadukan peralatan konvensional dari
insinyur ternama dan programmer komputer dan oleh leverage terbaru tiga dimensi parametrik
software modeling telah membawa kedalam desain bentuk bebas dan super tinggi pencakar

12
langit. Hasilnya adalah menarik, arsitektur dinamis, perwakilan dari kebebasan desain dan
merupakan suatu peningkatandalam era digital ini

13