Anda di halaman 1dari 27

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Lembaga keuangan berupa bank saat ini sudah tidak asing bagi masyarakat umum
bahkan dapat dikatakan sudah melekat dengan kesehariannya. Hadirnya bank dengan
berbagai jasa yang ditawarkan memberikan manfaat bagi semua pihak baik perorangan
maupun bagi lembaga atau instansi. Mulai dari penyimpanan uang,pengiriman uang,
memberikan kredit bagi masyarakat,dan lain-lain. Pada dasarnya bank didirikan tidak hanya
menghimpun dan menyalurkan dana,tetapi juga memberikan kemudahan bagi masyarakat.

Aktivitas masyarakat yang semakin meningkat dengan waktu yang terbatas sehingga
setiap orang harus mampu mengelola agar semua dapat berjalan lancar. Maka harus ada
solusi dan alternatif agar didapatkan kemudahan dalam menjalankan kegiatan sehari-harinya.
Untuk mengatasi hal tersebut maka perbankan menciptakan suatu alat yang bertujuan
memberikan kemudahan bagi nasabahnya. Salah satunya yaitu kartu kredit. Merupakan kartu
berbahan plastik yang pada dasarnya memiliki prinsip “buy now pay later” dimana
masyarakat ketika bertransaksi tidak perlu repot membawa uang cash, cukup dengan kartu
kredit maka masyarakat bisa melakukan transaksi yang biayanya akan ditanggung oleh bank
terlebih dahulu kemudian akhirnya pemegang kartu dapat membayar atau melunasi tagihan
yang disepakati pemegang dan pihak penerbit kartu kredit. Berdasarkan uraian diatas maka
penyusun akan menguraikan lebih detail mengenai kartu kredit.

1.2 Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang tersebut maka dapat dirumuskan beberapa masalah antara lain

a. Apa yang dimaksud dengan kartu kredit?

b. Apa jenis-jenis kartu kredit?

c. Bagaimana sistem dalam kartu kredit itu?

Makalah tentang Kartu Kredit | 1


1.3 Tujuan

Tujuan dalam pembahasan makalah tentang kartu kredit yaitu untuk memenuhi tugas mata
kuliah Bank dan Lembaga Keuangan Lain, juga mempunyai tujuan pembahasan yang sesuai
dengan permasalahan yang diajukan antara lain :

a. Mengetahui dan memahami yang dimaksud dengan kartu kredit.

b. Mengetahui dan memahami sistem dalam kartu kredit. Sistem yang dimaksud adalah mulai
dari cara membuat kartu kredit dan persyaratannya, penggunaan kartu kredit, perhitungan
bunganya, keuntungan maupun kerugian.

1.4 Manfaat

Adanya pembahasan mengenai kartu kredit memberikan manfaat yaitu

a. Penyusun maupun pembaca dapat memahami informasi secara umum mengenai kartu
kredit.

b. Menambah wawasan mengenai kartu kredit.

c. Sebagai modal untuk masa yang akan datang untuk memahami ilmu yang lain yang
berkaitan dengan kartu kredit.

d. Sebagai referensi untuk menguraikan lebih lanjut mengenai kartu kredit.

Makalah tentang Kartu Kredit | 2


BAB II

PEMBAHASAN

2.1 KARTU KREDIT SECARA UMUM

2.1.1 Pengertian Kartu Kredit

Kartu kredit adalah kartu berbahan plastik yang diterbitkan oleh bank atau perusahaan
pengelola kartu kredit, yang memberikan hak kepada orang yang memenuhi persyaratan
tertentu dan tertera namanya di kartu untuk menggunakannya sebagai alat pembayaran
secara kredit atas perolehan barang atau jasa; dan atau untuk menarik tunai dalam batas
kredit sebagaimana ditentukan oleh pihak penerbit kartu kredit.

Pemegang kartu kredit sesuai nama yang tertera di kartu, bisa membayar kembali
kredit tersebut sekaligus 100% (full payment), bisa juga membayar dalam jumlah
minimal 10% (minimum payment) atau di antara keduanya.Pemegang kartu kredit juga
diberikan kelonggaran untuk membayar kembali kredit tersebut secara angsuran dengan
tingkat bunga tertentu dan nilai angsuran sebesar persentase tertentu dari saldo kredit
yang telah digunakan. Kartu kredit termasuk kredit tanpa jaminan (unsecured loan)
sehingga memiliki risiko tinggi gagal bayar. Maka itu, kebanyakan bank mematok bunga
kartu kredit cukup tinggi. Saat ini berkisar 2,95% per bulan ditambah denda
keterlambatan pembayaran cicilan yang juga besar.

Di Indonesia, saat ini ada 24 penerbit kartu kredit yang terdiri atas 22 bank dan 2
perusahaan keuangan nonbank. Berikut ini daftar nama-nama penerbit kartu kredit di
Indonesia:

Makalah tentang Kartu Kredit | 3


2.1.2 Sejarah Kartu Kredit
Setelah Perang Dunia II, perdagangan antar pulau berkembang sangat pesat, terutama
di negara-negra Eropa dan Amerika. Sejalan dengan perkembangan perdagangan, dunia
perbankan juga mengalami perkembangan karena bank merupakan sarana utama dalam
menyediakan fasilitas modal.
Untuk dapat memperlancar arus perdagangan tersebut, maka dipergunakan pula
bentuk lain selain uang tunai sebagai alat pembayaran yaitu cek, karena di rasa lebih aman
dan praktis. Sejalan dengan pesatnya perkembangan penggunaan cek sebagai alat
pembayaran, timbul pula bermacam-macam manipulasi cek termasuk banyaknya cek kosong.
Karena kekhawatiran di kalangan pedagang-pedagang di Amerika Serikat dan Eropa serta
adanya keengganan untuk mempergunakan uang tunai dan cek, maka muncul gagasan dari
kalangan pengusaha bank untuk menciptakan suatu alat pembayaran yang dirasa lebih praktis
yaitu kartu kredit.
Pembayaran dengan menggunakan kartu kredit mulai dikenal pada awal tahun 1920-
an di Amerika Serikat dimana pada saat itu kartu kredit hanya dapat dipergunakan untuk
berbelanja di toko yang menerbitkan kartu kredit tersebut. Penerbitan kartu semacam ini tidak
lepas dari adanya persaingan dagang antara pengusaha. Para pengusaha tersebut berusaha
menarik minat pelanggannya dengan menerbitkan kartu yang memberikan kartu yang
menerbitkan fasilitas-fasilitas tertentu bagi pemegangnya. Fasilitas tersebut berupa
kemudahan-kemudahan dalam berbelanja misalnya pembayaran yang dapat dilakukan
kemudian atas barang yang telah dibeli.
Semakin lama kartu langganan tersebut semakin diminati. Sejak itu, kartu plastik ini
pun mulai digunakan sebagai alat pembayaran pengganti uang tunai. Pada tahun 1924,
konsep penggunaan kartu dalam transaksi perbankan telah mulai diperkenalkan. Beberapa

Makalah tentang Kartu Kredit | 4


tahun kemudian metode pemakaian kartu ini diikuti oleh 100 buah bank di seluruh dunia. Di
antaranya ;
a. Tahun 1946, Penerbitan kartu plastik ini sebagai kartu kredit pertama kali dilakukan
oleh Flatbush National Bank Of Brooklyn di New York (Amerika Serikat)
b. Tahun 1950, Dinners Club dan American Express menjadi kartu yang menggunakan
plastik pertama.
c. Tahun 1958, American Express menawarkan kartu untuk pasar travel dan
entertainment.
d. Tahun 1966, Bank of Amerika menawarkan lisensi Kartu Amerika Bank ke bank -
bank lain untuk membuat kartu pembayaran.
e. Tahun 1969, ATM (Automatic Teller Machine) pertama muncul di Inggris.
f. Tahun 1970, Ide pembuatan kartu kredit diterima secara luas.
g. Tahun 1977, Bank Americard memberi lisensi kartu kredit yang dipusatkan bersama
secara resmi dibawah nama Visa.
h. Tahun 1995, Lebih dari 90 persen transaksi perbankan di Amerika dilakukan secara
elektronik.
Kartu kredit yang pertama kali muncul di Indonesia adalah kartu kredit yang
diterbitkan oleh American Exprees dan Dinner Club. Sedangkan bank nasional pertama yang
menerbitkan kartu kredit adalah Bank BCA, namun kartu ini hanya dapat digunakan oleh
nasabah BCA saja (bersifat internal). Bank Nasional yang pertama kali menerbitkan kartu
kredit bekerja sama dengan Internasional adalah Bank Duta.

2.1.3 Dasar Hukum Penggunaan Kartu Kredit di Indonesia


Kegiatan penerbitan dan penggunaan kartu kredit di Indonesia didasarkan pada beberapa
ketentuan berikut :
a. Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1992 Tentang Perbankan sebagaimana telah
diubah dengan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perbankan Nasional.
Penyelenggaraan kegiatan alat pembayaran dengan menggunakan kartu kredit didasarkan
pada ketentuan Pasal 6 huruf 1 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1992 sebagaimana telah
diubah dengan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 Tentang Perbankan. Pasal 6 huruf 1
Undang-Undang Perbankan menyatakan bahwa usaha kartu kredit merupakan salah satu
bentuk usaha yang dapat dilakukan oleh bank. Dengan demikian, Undang-Undang Perbankan
dapat dijadikan dasar penyelenggaraan usaha kartu kredit sebagai alat pembayaran oleh bank.

Makalah tentang Kartu Kredit | 5


Namun, Undang-Undang Perbankan tidak mengatur secara lebih rinci mengenai penerbitan
dan penggunaan kartu kredit sebagai alat pembayaran.
b. Keputusan Menteri Keuangan Nomor 1251/KMK. 013/1988 Tentang Ketentuan
dan Tata Cara Pelaksanaan Lembaga Pembiayaan.
Keputusan Menteri Keuangan Nomor 1251/KMK. 013/1988 Tentang Ketentuan dan Tata
Cara Pelaksanaan Lembaga Pembiayaan (KMK Lembaga Pembiayaan) mulai berlaku pada
tanggal 20 Desember 1988. KMK Lembaga Pembiayaan ini merupakan peraturan pelaksana
dari Keputusan Presiden Nomor 61 Tahun 1988 Tentang Lembaga Pembiayaan. Di dalam
KMK Lembaga Pembiayaan ini dinyatakan bahwa usaha kartu kredit merupakan salah satu
bentuk usaha yang dapat dilaksanakan oleh Lembaga Pembiayaan.
c. Peraturan Bank Indonesia Nomor 7/52/PBI/2005 Tentang Penyelenggaraan
Kegiatan Alat Pembayaran Dengan Menggunakan
Kartu Tanggal 28 Desember 2005 yang diperbaharui dengan Peraturan Bank Indonesia
Nomor 10/8/PBI/2008. Peraturan Bank Indonesia Nomor 7/52/PBI/2005 Tentang
Penyelenggaraan Kegiatan Alat Pembayaran Dengan Menggunakan Kartu Tanggal 28
Desember 2005 (PBI APMK) merupakan peraturan dari Bank Indonesia yang mengatur
secara khusus mengenai penyelenggaraan kegiatan pembayaran dengan menggunakan kartu
kredit. Di dalam PBI APMK ini diatur mengenai proses pengajuan ijin oleh Bank dan
Lembaga selain bank untuk menjadi prinsipal, penerbit, maupun sebagai acquirer. Selain itu
PBI APMK ini juga mengatur mengenai penyelenggaraan dan penghentian kegiatan alat
pembayaran dengan menggunakan kartu dan pengawasan terhadap penyelenggaraan kegiatan
tersebut.

Makalah tentang Kartu Kredit | 6


2.1.4 Bentuk Kartu Kredit secara umum

Di Indonesia, kartu kredit sudah dilengkapi dengan chip pengaman untuk meminimalisasi
penyalagunaan kartu kredit oleh orang yang tidak bertanggungjawab. Berikut ini bentuk dan
penampakan kartu kredit yang beredar di Indonesia:

Bagian depan kartu kredit terdiri atas:

1. Chip pada kartu kredit berada di bagian depan sisi kartu. Chip ini ditambahkan
berbagai aplikasi yang mampu mengenkripsi data sehingga data bisa tersimpan
dengan lebih aman.
2. Nomor kartu yang terdiri atas 16 digit angka.
3. Nama pemegang kartu.
4. Nama penerbit kartu kredit.
5. Masa berlaku kartu kredit.
6. Logo Jaringan Kartu kredit (di Indonesia ada 5 jaringan: Union Pay, BCA, JCB,
Mastercard dan VISA)

Makalah tentang Kartu Kredit | 7


Bagian belakang kartu kredit terdiri atas:

1. Magnetic stripe yang masih bisa digunakan apabila kartu kredit tersebut digunakan
bertransaksi di luar negeri.
2. Signature panel adalah tempat pembubuhan tpemegang kartutangan pemilik kartu
pada kartu kredit yang dimiliki.
3. Nomor verifikasi yang terdiri atas tiga digit.
4. Alamat Bank penerbit kartu kredit.
5. Nama/Logo penerbit kartu kredit.

2.2 KARTU KREDIT BANK BNI

Penyusun melakukan survey terhadap salah satu bank konvensional di Indonesia yaitu Bank
BNI (Bank Negara Indonesia) di salah satu cabangnya berlokasi di Jl. Jend. Sudirman No. 54
Bantul Kab. Bantul DI. Yogyakarta.

2.2.1 Jenis-jenis Kartu Kredit

Bank BNI mengeluarkan beberapa jenis kartu kredit. Contoh dari beberapa kartu kredit antara
lain :

No. Jenis Gambar Produk Keterangan


1 BNI Visa Kartu ini bisa dimanfaatkan untuk
Silver teletravel seperti pemesanan tiket
pesawat, pelayanan visa/paspor,
hingga pemesanan hotel. Selain itu
BNI kartu kredit yang satu ini bisa

Makalah tentang Kartu Kredit | 8


digunakan untuk pembayaran tagihan
rumah tangga seperti listrik, air, dan
telepon.
BNI Visa Gold Kartu kredit jenis ini memiliki fungsi
yang hampir sama dengan BNI Visa
Silver, hanya saja yang perlu
diketahui bahwa kartu kredit ini
memberikan perlindungan terhadap
pemegang kartu apabila terjadi
kecelakaan dalam perjalanan dengan
sejumlah uang hingga 4 milyar rupiah
apabila kecelakaan tersebut terjadi
dengan menggunakan transportasi
publik. Kartu ini juga memiliki akses
Airport Lounge bandara di Indonesia.
2 BNI Kartu ini memiliki fungsi yang
Mastercard hampir sama dengan BNI Visa
Silver Silver, hanya saja bekerjasama
dengan ‘Mastercard’, yang memiliki
tenant di seluruh dunia.
3 BNI BNI kartu kredit online ini memiliki
Mastercard fungsi yang sama dengan BNI
Gold Mastercard Silver, dengan kelebihan
limit transaksi yang tentunya lebih
tinggi dan juga jaminan kemanan
terhadap pengguna, apabila terjadi
kecelakaan ketika dalam perjalanan
4 BNI Kelebihan dari kartu kredit jenis ini
Mastercard adalah, melindungi barang yang anda
Style Titanium beli atas risiko kehilangan dan
pencurian dengan biaya klaim
ditanggung pemegang kartu sebesar
300.000 rupiah per kejadian (kategori

Makalah tentang Kartu Kredit | 9


non-handphone) dan terjadinya
kerusakan dengan biaya klaim
ditanggung pemegang kartu sebesar
300.000 rupiah.

Untuk risiko terjadinya kehilangan


tersebut, biaya klaim ditanggung
pemegang kartu sampai dengan 25%
dari klaim yang disetujui (khusus
kategori handphone). Cakupan
maksimal per item 50 juta rupiah,
maksimal per kejadian 100 juta
rupiah dan harus dilaporkan
maksimal 30 hari untuk pembelian
dalam negeri dan maksimal 45 hari
untuk pembelian luar negeri.
5 BNI Visa Memberikan layanan spesial untuk
Platinum semua kebutuhan Anda kapan pun
dan dimana pun anda berada, seperti
layanan untuk keperluan travel,
layanan sewa mobil dan Limousine,
olah raga dan hiburan, layanan untuk
keperluan bisnis, seperti sewa
ruangan meeting, penerjemah,
komputer dan lainnya, serta layanan
untuk keperluan bunga dan hadiah.
6 BNI Kartu ini memberikan diskon 5%
Mastercard untuk barang bermerk label pribadi
Lottemart LOTTE Mart. Selain itu, anda juga
Platinum akan menerima cashback sebesar 3%
untuk transaksi ritel di LOTTE Mart
Hipermarket dan tambahan cashback
0.5% untuk transaksi cicilan di
LOTTE Mart BNI Mastercard

Makalah tentang Kartu Kredit | 10


Chelsea, memberi fasilitas berupa
Double Reward Points apabila
transaksi belanja di merchant
berkategori sport.
7 BNI Visa BNI VISA Corporate Card adalah
Corporate kartu kredit BNI Visa yang
Gold diperuntukkan bagi eksekutif
perusahaan tertentu yang
dipergunakan sebagai alat
pembayaran untuk transaksi yang
berhubungan dengan kegiatan
perusahaannya. Nama perusahaan
akan dicetak pada kartu sebagai
simbol kebanggaan dan prestise dari
perusahaan, sehingga citra
perusahaan akan lebih dikenal di
Indonesia dan di dunia Internasional.
8 BNI Affinity Kartu Kredit BNI Affinity
Card merupakan hasil kerjasama antara
PT. Bank Negara Indonesia
(Persero), Tbk dengan berbagai
Institusi/Organisasi di seluruh
Indonesia. Dengan desain dan logo
khusus, maka Kartu Kredit BNI
Affinity dapat dijadikan sebagai
identitas dan memberikan
kebanggaan secara personal bagi
Anda sebagai bagian dari suatu
Institusi/Organisasi. Sekian persen
(%) dari transaksi yang dilakukan
dengan menggunakan Kartu Kredit
BNI Affinity tertentu akan kami
kembalikan kepada

Makalah tentang Kartu Kredit | 11


Institusi/Organisasi Anda dalam
bentuk endowment fund, sebagai
salah satu kontribusi anda kepada
Institusi/Organisasi Anda.
9 Garuda BNI Kartu Kredit Garuda-BNI adalah
Card Kartu Kredit Co-Branding antara
maskapai penerbangan Garuda
Indonesia dengan Bank BNI yang
kami desain khusus bagi penikmat
jasa penerbangan udara.
Kartu Kredit Garuda-BNI
memberikan manfaat lebih disetiap
perjalanan udara Anda.
10 BNI CHELSEA BNI-CHELSEA Credit Card adalah
Card Kartu Kredit yang didesain khusus
bagi para pecinta klub sepak bola
Chelsea FC. Bukan hanya desainnya
yang khusus, tetapi dengan BNI-
CHELSEA Credit Card pemegang
kartu dapat menikmati fitur-fitur
yang dapat mendukung kecintaannya
terhadap sepak bola secara umum dan
Chelsea FC khususnya

2.2.2 Persyaratan Pembuatan Kartu Kredit

1. Informasi Persyaratan Aplikasi

Persyaratan Keterangan
Penghasilan Minimum Setahun* Rp 36 Juta
Usia Minimum Pemegang Kartu Utama 21 Tahun
Usia minimum Pemegangng Kartu 17 Tahun

Makalah tentang Kartu Kredit | 12


Tambahan
Maksimal Umur** 65 Tahun
* Bank berhak menyetujui/menolak jenis kartu yang
dipilih/diinginkan oleh pemohon Kartu Kredit BNI berdasarkan
informasi penghasilan pemohon Kartu Kredit BNI.
** Berlaku untuk pemegang kartu utama dan kartu tambahan.

2. Informasi Persyaratan Dokumen

Dokter/ Pemegang
Karyawan/
Dokumen yang diperlukan Profesional Pengusaha Kartu Kredit
TNI/Polisi
lainnya Bank Lain
Fotokopi Identitas X x x x
(KTP/SIM/Pasport)
Bukti Penghasilan (Slip X x x
Gaji, SPT atau bukti
penghasilan lainnya)*
Fotokopi Akte x
Pendirian/SIUP/TDP
Surat Ijin Profesi x
Nomor Kartu Kredit Bank x
Lain dan Info “Member
Since”
Nasabah Emerald** X x x x
NPWP X x x x
* Untuk Dokter/Profesional lainnya dapat berupa fotokopi Tabungan/SPT dan untuk
Pengusaha dapat berupa Rekening Koran 3 bulan terakhir/SPT.
** Khusus untuk permohonan pengajuan Kartu Kredit BNI Visa Infinite.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai persyaratan pengajuan Kartu Kredit BNI, hubungi
Layanan 24 Jam BNI Call 1500046.

Makalah tentang Kartu Kredit | 13


3. Syarat Pendapatan Minimum

Jenis Kartu Pendapatan Minimum Per Bulan


BNI MasterCard Gold Rp 3.000.000.-
BNI Visa Gold Rp 3.833.000.-
BNI Style Titanium Rp 15.000.000.-
BNI Visa Platinum Card Rp 41.666.667.-
BNI JCB Platinum Card Rp 10.000.000.-
BNI Corporate Card Gold Rp 10.000.000.-
BNI Corporate Card Platinum Rp 41.666.667.-
BNI Chelsea Credit Card Rp 3.000.000.-

4. Bunga dan Iuran Tahunan

Garu
Garud BNI BNI
da- Ferrari
Tipe Tipe Tipe Tipe a-BNI BNI- LOT LOTTE
Jenis BNI Credit
Platin Titani Gol Silve Visa Chels TE Mart
Biaya Visa Card by
um um d r Platinu ea Mart Platinu
Signa BNI
m Gold m
ture
Iuran Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp 600 Rp 600
Tahunan 600 500 240 120 800 600 240 120 Ribu Ribu
Kartu Ribu Ribu Rib Ribu Ribu Ribu Ribu Ribu
Utama* u
Iuran Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp 300 Rp 300
Tahunan 300 100 120 60 400 300 120 60 Ribu Ribu
Kartu Ribu Ribu Rib Ribu Ribu Ribu Ribu Ribu
Tambahan u
*
Bunga Belanja** 2,95%
Bunga Penarikan Tunai** 2,95%

Makalah tentang Kartu Kredit | 14


* Dibayar pada awal tahun keanggotaan. Khusus untuk Kartu Kredit BNI-LOTTE Mart (Gold &
Platinum) ditagihkan perbulan dengan keterangan sbb :

o Kartu Kredit BNI-LOTTE Mart Gold ditagihkan sebesar Rp 10 ribu/bulan untuk kartu
utama dan Rp 5 ribu/bulan untuk kartu tambahan.
o Kartu Kredit BNI-LOTTE Mart Platinum ditagihkan sebesar Rp 50 ribu/bulan untuk
kartu utama dan Rp 25 ribu/bulan untuk kartu tambahan.

** Tarif bunga per bulan.

5. Limit Transaksi

Limit kartu kredit adalah kartu kredit memiliki maksimum transaksi yang bisa di pakai, dan
besarnya tergantung dari jenis kartu kredit yang anda miliki (silver, gold, atau platinum).

No. Jenis Kartu Limit

1 Silver 2 – 10 juta

2 Gold 10 – 49 juta

3 Titanium 25 – 50 juta

4 Platinum 49 – 1 milyar

6. Biaya Keterlambatan Pembayaran dan Over Limit

Jenis Biaya Silver Gold Titanium Platinum


Biaya Keterlambatan 3% dari total tagihan atau maksimum Rp 150.000
Pembayaran
Biaya Over Limit 5% x Selisih over limit Rp 75.000
(min Rp 40.000, max Rp
75.000)

Makalah tentang Kartu Kredit | 15


2.2.3 Pembuatan Kartu Kredit

1. Mengisi Formulir

Untuk memperoleh formulir pengajuan ini, ada tiga cara yang dapat menjadi
alternatif. Cara yang pertama, dapat langsung mendatangi bank penerbit kartu kredit yang
anda minati. Cara kedua, dapat mengisi formulir pengajuan secara online di situs yang telah
disediakan oleh bank penerbit kartu kredit yang anda minati. Cara ketiga, yakni melalui
marketing kartu kredit yang dapat Anda jumpai di gerai-gerai ATM, pusat perbelanjaan, atau
dalam event, atau acara tertentu.
Setelah memperoleh formulir, isi lengkap informasi sesuai yang diminta, terutama nomor HP
, nomor telepon pribadi, nomor telepon kantor, serta nomor telepon saudara yang tidak
tinggal serumah. Hal ini untuk memperlancar proses pendataan nantinya. Selanjutnya, tanda
tangani formulir dan kembalikan kepada bank, atau agen marketing kartu kredit.

2. Lengkapi dokumen-dokumen yang diperlukan


Setelah mengisi formulir, langkah selanjutnya adalah menyerahkan dokumen-dokumen
pendukung yang diperlukan.

3. Verifikasi melalui telepon


Setelah seluruh dokumen dilengkapi, analis bank akan segera memproses pengajuan kartu
kredit anda. Pihak bank akan melakukan verifikasi data-data yang diisikan di formulir dengan
menghubungi via telepon. Pertama-tama verifikasi dilakukan dengan menghubungi ponsel
pribadi, selanjutnya pihak bank akan menghubungi nomor telepon saudara tidak serumah
untuk memastikan data diisi dengan benar. Kemudian pihak bank akan menghubungi nomor
telepon kantor untuk memastikan benar bekerja di kantor tersebut.

2.2.4 Syarat dan Ketentuan Lain

1. Masa Berlaku Kartu


a) Kartu berlaku sampai dengan tanggal terakhir di bulan dan tahun yang tertera
pada Kartu, kecuali telah dibatalkan/ditutup sebelumnya oleh BNI atau atas
permintaan Pemegang Kartu. Biasanya masa berlaku sekitar kurang lebih 5
tahun.

Makalah tentang Kartu Kredit | 16


b) Kartu yang sudah berakhir masa berlakunya harus segera
dimusnahkan/dihancurkan oleh Pemegang Kartu untuk mencegah
penyalahgunaan Kartu oleh orang yang tidak berhak.
2. Bunga
a) Seluruh tagihan yang dibayar lunas sebelum melampaui tanggal jatuh tempo
tidak dikenakan bunga kecuali untuk transaksi penarikan tunai (cash advance).
b) Bunga atas transaksi retail sebesar 2,95% per bulan dihitung berdasarkan saldo
harian sejak tanggal pembukuan transaksi dan bunga atas transaksi penarikan
uang tunai sebesar 2,95% per bulan dihitung sejak tanggal dilakukannya
transaksi.
3. Penarikan Tunai (Cash Advance)
a) Pemegang Kartu dapat melakukan penarikan uang tunai melalui semua ATM
BNI atau ATM yang berlogo PLUS/Cirrus, maksimal 50% untuk Kartu Gold,
maksimal 40% untuk Kartu Silver dari batas kreditnya.
b) Pemegang Kartu yang melakukan Penarikan Tunai dikenakan biaya sebesar
6% (enam persen) atau minimal Rp 50.000,- (mana yang lebih besar) per
transaksi dan bunga sebesar 2,95% per bulan dari jumlah penarikan.
4. Kehilangan Kartu
a) Apabila Kartu hilang/dicuri, Pemegang Kartu wajib segera menghubungi
Layanan 24 Jam BNI Call di 1500046 atau melalui ponsel 1500046/68888
untuk mencegah penyalahgunaan Kartu oleh orang yang tidak berhak.
b) Bila Kartu hilang/dicuri maka selama belum dilaporkan ke BNI Call,
Pemegang Kartu bertanggungjawab atas semua transaksi yang terjadi sampai
diterimanya laporan kehilangan Kartu oleh BNI Call.
5. Penutupan Kartu

Apabila pemegang kartu berkeinginan berhenti menjadi pemegang kartu maka


Pemegang kartu wajib melunasi seluruh tagihan Kartu Kredit Pemegang kartubeserta
biaya yang timbul (bila ada) kemudian menghubungi Layanan 24 Jam BNI Call di
1500046 atau melalui ponsel 1500046/68888 untuk menginformasikan perihal
penutupan Kartu.

Makalah tentang Kartu Kredit | 17


2.2.5 Fitur

Keunggulan Kartu Kredit BNI antara lain :

1. Diterima di Seluruh Dunia Kartu Kredit BNI Visa/MasterCard/JCB siap digunakan


diseluruh dunia dan bisa digunakan pada ATM pemegang kartu CIRRUS / PLUS di
seluruh dunia, serta di ATM Bank BNI yang tersebar di seluruh Indonesia.
2. Syarat Pembayaran yang mudah dan murah pemegang kartu cukup membayar
minimum 10% dari total tagihan. Cara pembayaran akan dijelaskan tersendiri secara
rinci.
3. BNI Call BNI siap membantu pemegang kartu setiap hari, sepanjang tahun melalui
Layanan Telepon 24 Jam BNI Call. Hubungi 1500046 atau 1500046/68888 dari
ponsel Pemegang kartudan Customer Service.
4. Kartu Tambahan dengan Nomor yang Berbeda Dengan nomor kartu yang berbeda
antara pemegang kartu utama dan tambahan, pemegang kartu akan lebih mudah
memilah transaksi dan mengontrol pemakaian masing-masing kartu. Pembayaran
cukup ditujukan ke nomor kartu utama.
5. BNI Isi Pulsa Pemegang kartudapat melakukan isi ulang pulsa ponsel dari berbagai
operator GSM dan CDMA melalui Layanan Telpon 24 Jam BNI Call.
6. Perlindungan Asuransi Bebas Premi Sebagai Pemegang Kartu Kredit BNI Platinum
(Reguler, Affinity, Co-Branding, JCB), Corporate Card (Gold dan Platinum),
GARUDA Signature serta Visa Infinite, Pemegang kartu akan mendapatkan
Perlindungan Asuransi Bebas Premi.
7. Layanan Perjalanan lewat TeleTravel BNII Untuk kenyamanan perjalanan Pemegang
kartu dan keluarga, TeleTravel BNI memberikan kemudahan untuk pemesanan tiket
pesawat, reservasi hotel dan paket wisata.
8. Newsletter AKSEN BNI menerbitkan newsletter 2 bulanan AKSEN sebagai media
komunikasi dengan para pemegang Kartu Kredit BNI yang menampilkan berbagai
penawaran / diskon menarik dari toko, restoran, hotel, dan tempat usaha lain di
samping berbagai informasi seputar kartu Anda.
9. BNI Airport Lounge Bagi pemegang Kartu Kredit BNI Style Titanium, BNI Platinum
(Reguler, Affinity, Co-Branding, JCB), Corporate Card dan Visa Infinite yang
bepergian menggunakan pesawat udara, Pemegang kartudapat menikmati fasilitas
Executive Airport Lounge selama menunggu waktu keberangkatan.

Makalah tentang Kartu Kredit | 18


10. BNI Reward Points Untuk setiap transaksi belanja sebesar Rp. 2.500,- dan
kelipatannya dengan menggunakan Kartu Kredit BNI, Pemegang kartuberhak
mendapatkan 1 (satu) point reward.
11. BNI Cicilan Tetap Transaksi pembelanjaan dengan menggunakan Kartu Kredit BNI
di Merchant atau Toko mana saja, yang transaksinya ditagihkan dengan cara Cicilan
Tetap.
12. Transaksi isi ulang dan pembayaran tagihan di ATM Pembayaran berbagai macam
tagihan dan isi ulang pulsa dengan menggunakan Kartu Kredit BNI di ATM BNI.

2.2.6 Pembayaran Kartu Kredit

1. Tagihan Kartu Kredit BNI

Setiap bulan pemegang kartu akan menerima Lembar Penagihan (Billing


Statement) sesuai dengan Tanggal Cetak Tagihan (Cycle Date) Kartu Kredit BNI.
Lembar Penagihan pemegang kartu akan memuat rincian transaksi (pembelanjaan dan
penarikan tunai), pembayaran serta biaya-biaya (bila ada). Sebelum melakukan
pembayaran, bacalah Lembar Penagihan Pemegang kartu secara seksama. BNI akan
menerbitkan dan mengirimkan Lembar Penagihan ke alamat penagihan Pemegang
Kartu Utama atau melalui e-Mail bagi peserta Layanan e-Billing Kartu Kredit BNI.
Pemakaian kartu tambahan akan menjadi tanggung jawab pemegang Kartu Utama dan
ditagihkan bersama dalam lembar penagihan Kartu Utama.

2. Tanggal Cetak Tagihan, Tagihan Bulan Ini, Tanggal Jatuh Tempo dan Minimum
Pembayaran

Tanggal cetak tagihan (Cycle Date) adalah tanggal terakhir transaksi dan pembayaran
dibukukan ke Lembar Tagihan Pemegang Kartu untuk bulan berjalan. Apabila tanggal
cetak tagihan bertepatan dengan hari libur nasional (termasuk hari Sabtu dan
Minggu), maka tanggal terakhir pembukuan transaksi dan pembayaran ke Lembar
Tagihan bulan berjalan bergeser ke hari kerja sebelumnya. Tagihan bulan ini adalah
tagihan baru yang harus pemegang kartu bayar sebelum atau pada saat tanggal jatuh
tempo. Tanggal jatuh tempo adalah tanggal terakhir pembayaran pemegang kartu
harus diterima BNI. Apabila tanggal jatuh tempo bertepatan dengan hari libur

Makalah tentang Kartu Kredit | 19


nasional (termasuk hari Sabtu dan Minggu), maka tanggal jatuh tempo bergeser ke
hari kerja berikutnya. Jumlah pembayaran yang dapat dipilih antara lain :

1. Pembayaran minimum 10% dari tagihan baru atau minimum Rp.50.000,-


(mana yang lebih besar) ditambah cicilan tetap dan/atau pembayaran
minimum tertunggak dan/atau over limit (bila ada). Apabila terdapat
tunggakan maka pembayaran minimum sebelumnya akan terakumulasi dengan
pembayaran minimum bulan ini (berlaku untuk Kartu Silver dan Gold).
2. Pembayaran minimum 10% dari tagihan baru atau minimum Rp. 100.000,-
(mana yang lebih besar) ditambah cicilan tetap dan/atau pembayaran
minimum tertunggak dan/atau over limit (bila ada). Apabila terdapat
tunggakan maka pembayaran minimum sebelumnya akan terakumulasi dengan
pembayaran minimum bulan ini (berlaku untuk Kartu Titanium dan Platinum).
3. Pembayaran penuh (seluruh jumlah tagihan baru).
4. Jumlah berapapun, antara pembayaran minimum dan tagihan baru.

3. Channel Pembayaran Tagihan Kartu Kredit BNI

Pembayaran Kartu Kredit BNI melalui fasilitas di bawah ini :

Nama BANK Jenis Channel Pembayaran Biaya*


BNI ATM, SMS Banking & Internet Banking Tanpa Biaya
Kantor Cabang Rp 25.000,-
Phone Banking Rp 3.000,-
AutoDebit Tanpa Biaya
Bank Mandiri ATM, Internet Banking, Mobile Banking dan Call Centre Rp 7.500,-
BCA ATM, Klik BCA dan m-BCA Rp 7.500,-
CIMB Niaga ATM, SST, Internet Banking dan Phone Banking Rp 7.500,-
BRI ATM Rp 5.000,-
Permata Bank ATM, Mobile Banking, Internet Banking, EDC Mini ATM Rp 5.000,-
BII ATM, Internet Banking dan Phone Banking Rp 5.000,-
Bank Danamon ATM Rp 5.000,-
Bank Bukopin ATM dan Internet Banking Rp 5.000,-

Makalah tentang Kartu Kredit | 20


BTN ATM Rp 5.000,-
Bank Panin ATM dan Internet Banking Rp 6.500,-

Catatan

 Biaya di atas dapat berubah sewaktu-sewaktu dan akan disampaikan melalui


pemberitahuan tertulis atau media lainnya.
 Pembayaran tagihan Kartu Kredit BNI dianggap telah terjadi setelah dana
pembayaran tersebut masuk ke rekening Kartu Kredit BNI.
 Untuk menghindari Denda Keterlambatan, silakan lakukan pembayaran 2
sampai dengan 3 hari kerja sebelum tanggal jatuh tempo tagihan.
 Pembayaran melalui Bank Lain (non-BNI) akan efektif diterima BNI
pembayaran 2 sampai dengan 3 hari kerja setelah pembayaran dilakukan.

4. Kolektibilitas Kredit

Kolektibilitas Kualitas Keterangan


1 Lancar Tidak ada keterlambatan dalam pembayaran tagihan
2 Dalam Keterlambatan pembayaran tagihan antara 1 s/d 90 hari
Perhatian kalender setelah tanggal jatuh tempo. Dalam kondisi ini BNI
Khusus berhak melakukan pemblokiran sementara sehingga kartu
tidak dapat digunakan sampai dilakukannya pembayaran.
3 Kurang Keterlambatan pembayaran tagihan lebih dari 90 s/d 120 hari
Lancar kalender setelah tanggal jatuh tempo. Dalam kondisi ini kartu
akan terblokir permanen dan tidak dapat digunakan kembali.
4 Diragukan Keterlambatan pembayaran tagihan lebih dari 120 s/d 180
hari kalender setelah tanggal jatuh tempo. Dalam kondisi ini
kartu akan terblokir permanen dan tidak dapat digunakan
kembali.
5 Macet Keterlambatan pembayaran tagihan lebih dari 180 hari
kalender setelah tanggal jatuh tempo. Dalam kondisi ini kartu
akan terblokir permanen dan tidak dapat digunakan kembali.

Makalah tentang Kartu Kredit | 21


2.2.7 Cara Pemakaian

Cara pakainya tidak sulit. Transaksi kartu kredit bisa dilakukan dengan menggesek kartu ke
mesin Electronic Data Capture (EDC) yang tersedia di merchant, atau dengan memasukkan
16 digit kartu kredit bila berbelanja online.

Untuk transaksi tarik tunai, sama caranya dengan menarik uang di ATM memakai kartu
ATM/Debet.

Hal-hal yang perlu Pemegang kartuperhatikan bila menggunakan kartu kredit chip adalah:

1. Kartu kredit yang Pemegang kartuserahkan pada kasir akan diproses dengan
memasukkan kartu ke dalam mesin EDC yang sudah dilengkapi dengan chip. Proses
ini dinamakan di-dip. Pada saat di-dip, kartu mengalami proses enkripsi terlebih dulu
sebelum akhirnya secara Online disambungkan dan diverifikasi dengan penerbit kartu
kredit yang dipakai.
2. Setelah proses verifikasi selesai, mesin EDC yang telah dilengkapi chip akan
mengeluarkan bukti transaksi yang akan ditandatangani oleh pemegang kartu yang
melakukan transaksi.
3. Transaksi selesai.

Transaksi kartu kredit ber-chip tidak lagi digesek melainkan di-dip. Namun, kartu kredit yang
sudah dilengkapi dengan chip tetap bisa digunakan dengan mesin EDC yang belum
dilengkapi chip, sehingga mekanisme-nya tetap digesek.

Setelah Pemegang kartumenggunakan kartu kredit untuk bertransaksi, bank akan mencatat
transaksi tersebut dan mengirimkan tagihan pada Anda. Pemegang kartumemiliki kesempatan
untuk membayar tagihan sebelum jatuh tempo dengan tiga pilihan pembayaran yaitu
membayar 100% tagihan, membayar tagihan minimal 10% atau membayar dengan nilai di
antara itu.

2.2.8 Keuntungan dan Kerugian Kartu Kredit


Kartu ini memang identik dengan gaya hidup konsumtif, shopaholic dan hutang.
Namun meski demikian ternyata kartu ini memiliki berbagai manfaat atau keuntungan
jika kita bisa menggunakannya dengan bijak.
Nah berikut adalah keuntungan menggunakan kartu kredit:

Makalah tentang Kartu Kredit | 22


1. Aman
Beberapa orang akan waswas jika harus membawa uang cash dalam jumlah
besar untuk bertransaksi. Resiko kehilangan adalah faktor yang paling
mempengaruhinya. Nah dengan menggunakan kartu kredit, resiko ini tidak perlu kita
khawatirkan lagi. Karena jika kita mengalami kehilangan kartu kredit maka kita bisa
langsung melaporkannya kepada bank penerbit agar tidak disalahgunakan oleh orang
yang tidak bertanggung jawab. Namun pemegang kartuharus tetap mengkonfirmasi
terlebih dahulu soal kebijakan dari masing-masing bank jika terjadi kasus seperti ini.
2. Praktis
Dengan fasilitas yang disediakan kartu kredit, kita tidak perlu lagi kerepotan
menghitung uang yang harus dibayarkan atau menghitung uang kembalian. Dan
pastinya kita tidak perlu repot membawa uang cash dalam jumlah besar.
3. Mudah
Berbagai kemudahan lain juga dapat dimanfaatkan nasabah dengan
menggunakan kartu ini. Misalnya jika kita sedang memerlukan barang tertentu
namun kita tidak memiliki uang cash, kita tetap dapat membelinya dengan kartu
kredit dimana nantinya dapat kita lunasi belakangan. Hal ini akan menguntungkan
jika ada diskon atau obral tertentu yang berlaku dalam waktu singkat.
4. Keuntungan lain
Pernah melihat berbagai promo potongan harga yang hanya berlaku untuk
penggunaan kartu kredit? Atau promo cicilan ringan dengan bunga 0%? Yups
keuntungan seperti itu juga bisa kita dapatkan dengan menggunakan kartu kredit.

Meski memiliki berbagai keuntungan, ternyata penggunaan kartu ini akan dapat
merugikan penggunanya jika ia tidak bisa mengatur penggunaannya dengan baik.
Kerugian menggunkan kartu kredit:
1. Harus selalu membayar hutang
Seperti yang sudah tulis diatas, kita bisa berbelanja sesuka kita lalu
membayarnya belakangan. Jika nilai atau jumlah "hutang" kita tidak terlalu banyak
sepertinya tidak akan menjadi masalah. Namun jika hutang tersebut memiliki jumlah
yang besar hingga kita tidak bisa membayarnya, tentu saja itu akan menjadi sebuah
masalah.

Makalah tentang Kartu Kredit | 23


2. Pengaturan keuangan yang kacau
Jika kita tidak mampu menggunakan kartu kredit dengan bijak seperti pada
poin nomor 1 diatas, maka bukan tidak mungkin pengelolaan keuangan kita akan
kacau karena harus membayar hutang yang jumlahnya bisa saja lebih besar dari
kemampuan kita sehingga kita tidak bisa menyisihkannya untuk hal lain seperti
menabung misalnya.
3. Menjadi konsumtif
Kemudahan yang ditawarkan membuat para pengguna kartu kredit menjadi
konsumtif karena merasa dimudahkan terutama untuk hal berbelanja. Hal inilah
yang harus diwaspadai.

2.2.9 Tips Menggunakan Kartu Kredit Secara Efektif


1. Batasi Jumlahnya
Saat ini ada banyak jenis kartu kredit yang ditawarkan oleh pihak bank, namun
tentu saja Pemegang kartutidak akan membutuhkan semua jenis kartu tersebut
bukan? Gunakan hanya satu atau maksimal dua kartu kredit saja, karena itu pastikan
untuk mengenali terlebih dahulu kebutuhan Pemegang kartuakan kartu kredit,
sehingga Pemegang kartubisa menemukan jenis kartu yang paling tepat untuk
Pemegang kartugunakan.
Jangan menggunakan sesuatu yang tidak bermanfaat dengan maksimal, hal ini
juga berlaku dalam kartu kredit. Penggunaan kartu kredit dimaksudkan untuk
mempermudah dan juga memberi keuntungan, jadi pastikan Pemegang
kartumendapatkan kedua hal tersebut dari kartu kredit yang Pemegang kartugunakan.
2. Hindari Penarikan Tunai
Kartu kredit bukan kartu ATM, jadi sebaiknya Pemegang kartujangan
menggunakannya di mesin ATM, artinya jangan gunakan untuk transaksi tarik tunai.
Hal ini akan menimbulkan sejumlah biaya di dalam tagihan Anda, untuk setiap
transaksi penarikan tunai Pemegang kartuakan dikenakan biaya sebesar 4% atau
minimal Rp50 ribu. Jumlah yang besar, bukan?
Bukan hanya biaya tarik tunai saja, Pemegang kartujuga akan dikenakan biaya
bunga yang jumlahnya sekitar 3,5% - 4% dari jumlah dana yang Pemegang kartutarik
dari kartu kredit Anda. Sejumlah bunga ini akan segera diterapkan pada saat transaksi

Makalah tentang Kartu Kredit | 24


penarikan tunai tersebut Pemegang kartulakukan, karena bank menerapkan sistem
bunga harian pada transaksi tarik tunai, berbeda dengan bunga transaksi belanja.
3. Susun dan Patuhi Daftar Belanja
Ketika akan menggunakan kartu kredit untuk berbelanja, maka ada baiknya
Pemegang kartumenyusun daftar belanja terlebih dahulu sesaat sebelum
melakukannya. Hal ini akan menghindarkan Pemegang kartudari sejumlah rasa
penyesalan sesaat setelah tiba di rumah, akibat adanya pembengkakan jumlah tagihan
belanja yang Pemegang kartulakukan.
Jangan berbelanja pada saat marah atau Pemegang kartudalam kondisi lelah,
hal ini akan membuat Pemegang kartusulit berkonsentrasi dan fokus pada apa yang
akan Pemegang kartubeli. Belanja lah dengan santai dan juga tenang, sehingga
Pemegang kartubisa berpikir positif dan mematuhi semua aturan serta daftar belanja
yang telah Pemegang kartususun sejak awal. Jika Pemegang kartubisa menerapkan
hal ini setiap kali berbelanja, maka pembengkakan tagihan kartu kredit tidak akan
pernah membuat Pemegang kartukesal di akhir bulan.
4. Gunakan Dengan Tepat
Ada banyak manfaat yang diberikan kartu kredit, dan hal ini akan sangat
menguntungkan jika Pemegang kartu jeli menggunakannya. Mulailah aktif dalam
mengikuti berbagai informasi dan juga promosi yang diadakan kartu kredit Anda, hal
ini bisa berupa diskon atau penawaran menarik lainnya. Jika Pemegang kartubisa
memanfaatkan momen promosi seperti ini, maka Pemegang kartubisa berhemat.
5. Dapatkan Manfaat Lebih
Beberapa bank menerapkan sistem reward di dalam kartu kredit mereka,
biasanya berupa poin yang bisa dikumpulkan dan ditukarkan dengan berbagai macam
hal, seperti: barang tertentu, iuran tahunan, atau bahkan voucher belanja. Gunakan
poin reward Pemegang kartudan jangan membuangnya dengan percuma.
6. Hindari Berbagai Biaya dan Bunga
Bank juga menerapkan berbagai macam biaya dan juga bunga pada kartu
kredit, karena itu sangat penting bagi Pemegang kartuuntuk mengetahui komponen
biaya tersebut dan besaran bunga yang mereka kenakan. Ini mungkin terlihat sepele,
namun akan cukup merepotkan jika Pemegang kartutidak mengerti sejak awal.
Hindari berbagai macam biaya tersebut dan juga bunga, agar tagihan tidak
membengkak. Hal yang harus Pemegang kartulakukan untuk mengatasi ini adalah
disiplin dalam membayar dan juga mengelola penggunaan kartu kredit Anda.

Makalah tentang Kartu Kredit | 25


BAB III

PENUTUP

3.1 Kesimpulan

Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa kartu kredit merupakan kartu berbahan
plastik yang diterbitkan oleh bank atau perusahaan pengelola kartu kredit, yang memberikan
hak kepada orang yang memenuhi persyaratan tertentu dan tertera namanya di kartu untuk
menggunakannya sebagai alat pembayaran secara kredit atas perolehan barang atau jasa; dan
atau untuk menarik tunai dalam batas kredit sebagaimana ditentukan oleh pihak penerbit
kartu kredit. Pada dasarnya prinsip kartu kredit yaitu kita membeli dengan hutang dan
membayarnya kemudian hari dengan jumlah transaksi yang dibatasi sesuai dengan jumlah
limitnya. Ada beberapa jenis kartu kredit sesuai dengan hasil survey pada salah satu bank
antara lain Silver,Gold, Titanium,dan Platinum dengan persyaratan pengajuan yang berbeda-
beda sesuai dengan profesi dan gaji yang dimiliki. Bunga yang ditetapkan yaitu 2,95 baik itu
atas transaksi retail dan penarikan tunai.

3.2 Saran

Berdasarkan uraian diatas tentunya masih jauh dari kata sempurna sehingga ke
depannya penulis akan lebih fokus dan details dalam menguraikan materi tentunya dengan
sumber-sumber tidak hanya dari media internet tetapi juga dari buku yang dapat
dipertanggungjawabkan.

Selain itu harus dipahami dan ditanamkan dalam diri masing-masing bahwa pada
prinsipnya kartu kredit diciptakan untuk memudahkan aktivitas sehari-hari, bukan untuk
menunjukkan kelas sosial yang tinggi atau gengsi semata dan juga dengan adanya kartu
kredit bukan berarti untuk bergaya hidup boros karena yang dibeli atau dibelanjakan pada
dasarnya masih bersifat hutang.

Makalah tentang Kartu Kredit | 26


DAFTAR PUSTAKA

https://uangteman.com/blog/berita-bank/manfaat-dan-jenis-bni-kartu-kredit/

https://marketingkartukredit.com/2017/01/25/tahapan-proses-pembuatan-kartu-kredit/

http://trending-topic.info/syarat-dan-cara-pengajuan-kartu-kredit-bni-46-dengan-detail/

Makalah tentang Kartu Kredit | 27