Anda di halaman 1dari 5

RESUME ASUHAN KEPERAWATAN GANGGUAN RASA NYAMAN NYERI

PADA NY. T DI RUANG CEMPAKA RSUD UNGARAN

Disusun untuk Memenuhi Tugas Praktek Klinik Profesi Ners Stase


Keperawatan Dasar Profesi (KDP)

Disusun Oleh :
Rasika Wiguna
P.1337420918115

PROGRAM STUDI S 1 TERAPAN KEPERAWATAN


JURUSAN KEPERAWATAN SEMARANG
POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES SEMARANG
2018
RESUME
ASUHAN KEPERAWATAN GANGGUAN RASA NYAMAN NYERI
PADA NY. T DI RUANG MAWAR RSUD UNGARAN

Tanggal Pengkajian : 25 Agustus 2018 Praktikan : Rasika Wiguna


Ruang / RS : Cempaka RSUD Ungaran NIM : P1337420918115

A. IDENTITAS PASIEN
Nama : Ny. T
Umur : 71 Tahun
Alamat : Pringapus RT 07/RW 01
Pendidikan : SMA
Diagnosa Medis : Post ORIF radius dextra
Nomor Registrasi : 468875xx
Tanggal Pengkajian : 25 Agustus 2018

B. DATA FOKUS
Data Subjektif : Pasien mengatakan nyeri di tangan kanannya arena fraktur. Saat
ini baru saja menjalani operasi.
P : Saat bergerak / aktivitas
Q : Senud – senud
R : Lengan tangan kanan
S:5
T : Hilang timbul
Data Objektif : Pasien baru saja keluar dari IBS, terdapat balutan pada tangan
kanan, pasien nampak lemas.
TD : 130 / 90 mmHg
N : 80 kali / menit
S : 36 ᵒC
RR : 22 kali / menit
SpO2 : 98 %
C. DIAGNOSA KEPERAWATAN
Nyeri akut berhubungan dengan agen cidera fisik
D. RENCANA KEPERAWATAN
Tujuan : Setelah dilakukan tindakan perawatan selama 1x24 jam diharapkan
nyeri pasien berkurang
NOC : Pain Level
Pain Control
Comfort Level
Kriteria Hasil : 1. Mampu mengontrol nyeri (tahu, penyebab nyeri, mampu
menggunakan teknik nonfarmakologi untuk mengurangi nyeri,
mencari bantuan)
2. Melaporkan bahwa nyeri berkurang dengan menggunakan
manajemen nyeri
3. Menyatakan rasa nyaman setelah nyeri berkurang
NIC : Pain Management
1. Lakukan pengkajiann nyeri secara komprehensif termasuk
lokasi, karakteristik, durasi, frekuensi, kualitas dan faktor
presipitasi
2. Observasi reaksi nonverbal dari ketidaknyamanan
3. Gunakan teknik komunikasi terapeutik
4. Evaluasi pengalaman nyeri masa lampau
5. Bantu pasien dan keluarga untuk mencari dan menemukan
dukungan
6. Kontrol lingkungan yang dapat mempengaruhi nyeri seperti
suhu ruangan, pencahayaan dan kebisingan
7. Ajarkan tentang teknik nonfarmakologi
8. Tingkatkan istirahat
Analgesic Administration
1. Cek instruksi dokter tentang jenis obat, dosis dan frekuensi
2. Monitor vital sign
3. Berikan analgesic tepat waktu

E. IMPLEMENTASI KEPERAWATAN
Pukul Tindakan Keperawatan Hasil Paraf
12.00 1. Melakukan pengkajiann nyeri 1. Didapatkan hasil
DS: Pasien mengatakan nyeri bagian
secara komprehensif termasuk
tangan yang di operasi
lokasi, karakteristik, durasi,
P : Saat bergerak / aktivitas
frekuensi, kualitas dan faktor Q : Senud – senud
R : Lengan tangan kanan
presipitasi
S:5
T : Hilang timbul
DO:
Akral hangat, saat bagian yang sakit
digerakkan pasien tampak merigis
kesakitan
TD : 130 / 90 mmHg
N : 80 kali / menit
S : 36 ᵒC
RR : 22 kali / menit
SpO2 : 98%

2. Pasien meringis kesakitan

3. Pasien mengatakan sebelumnya tidak


pernah sakit seperti ini
2. Mengobservasi reaksi nonverbal
4. Keluarga selalu mendampingi pasien
dari ketidaknyamanan
3. Mengevaluasi pengalaman nyeri
masa lampau 5. Pasien mampu mengikuti instruksi
4. Membantu pasien dan keluarga yang diberikan
untuk mencari dan menemukan 6. Dilakukan pemeriksaan

dukungan 7. Ruangan sudah cukup nyaman,


5. Mengajarkan tentang teknik
terdapat kipas angin, gorden dan
nonfarmakologi (napas dalam)
6. Berkolaborasi untuk pemeriksaan meja

radiologi 8. Program terapi :


7. Mengontrol lingkungan yang Infus RL 20 tpm
dapat mempengaruhi nyeri seperti Inj. Ceftriaxon 2x1
Inj. Ranitidin 2x1
suhu ruangan, pencahayaan dan Inj. Deksketo 1x1
kebisingan Inj. Tramadol 1x1
8. Mengecek instruksi dokter Paracetamol 2x500

tentang jenis obat, dosis dan


frekuensi
9. Memberikan analgesic tepat
waktu

F. EVALUASI
Evaluasi dilakukan pada hari Sabtu, 25 Agustus 2018 Pukul 14.00 WIB
S : Pasien mengatakan nyerinya sudah sedikit berkurang, tidak seperti kemarin
P : Saat bergerak / aktivitas
Q : Senud – senud
R : Lengan tangan kanan
S:4
T : Hilang timbul
O : 1. Keadaan umum sedang
2. Kesadaran Composmentis
3. Pasien mampu berkomunikasi dengan baik
4. Vital sign
TD : 120 / 80 mmHg
N : 80 kali / menit
S : 36,4 ᵒC
RR : 22 kali / menit
SpO2 : 97 %
5. Dapat makan dan minum per oral
A : Masalah belum teratasi
P : Lanjutkan Intervensi
- Melakukan pengkajiann nyeri secara komprehensif termasuk lokasi,
karakteristik, durasi, frekuensi, kualitas dan faktor presipitasi
- Memonitor vital sign
- Memberikan analgesic tepat waktu

Mengetahui, Semarang, 25 Agustus 2018


Pembimbing Mahasiswa

Diyah Sari, S.Kep., Ns Rasika Wiguna


NIP. 19760109 200212 2 004 NIM. P1337420918115