Anda di halaman 1dari 4

JENIS-JENIS TEKS DALAM BAHASA INDONESIA

1.Teks Narasi
Narasi adalah jenis karangan fiksi atau tidak nyata yang menceritakan sebuah kisah dengan plot
dan kronologi waktu yang disesuaikan dengan keinginan penulis. Tujuan dari penulisan narasi
adalah sebagai media untuk menghibur pembaca melalui karangan fiksi penulis. Narasi memiliki
4 struktur utama diantaranya sebagai berikut:
1. Orientasi, yaitu gambaran mengenai tokoh, watak, latar, dan plot karangan,
2. Komplikasi, yaitu pengenalan konflik cerita,
3. Resolusi, yaitu gambaran tentang akhir cerita baik sedih maupun bahagia, dan
4. Coda, yaitu nilai atau pelajaran yang ingin disampaikan melalui penulisan karangan
narasi.
Narasi memiliki karakteristik diantaranya sebagai berikut:
 Menyajikan jenis karangan yang ditulis berdasarkan urutan waktu,
 Disertai dengan tampilan dari pelaku utama dalam kejadian yang diceritakan, dan
 Latar di dalam teks narasi dgambarkan dengan jelas. Berdasarkan ciri-ciri tersebut, dapat
disimpulkan bahwa jenis karangan narasi sering ditemukan di cerita pendek, roman,
novel, dll.
Contoh:
Kejutan Ulang Tahun
Hari ini adalah hari yang tidak bakalan aku lupakan untuk Aninda, lantaran ia sudah
memperoleh surprise dari para sahabatnya. Sebelumnya ia telah curiga mendapat tingkah laku
para temannya yang aneh sekali. Benar saja, sesudah pulang dari sekolah, teman teman Aninda
memberi sebuah kejutan kue ulang tahun serta hadiah kado ulang tahun.

2. Teks Deskripsi
Merupakan jenis karangan yang berisi gambaran atau penjelasan terperinci dari sebuah objek.
Penulisan karangan ini bertujuan untuk membuat pembaca seolah-olah merasakan, melihat, dan
membayangkan apa yang dituliskan di dalam teks.
Struktur teks deskripsi terdiri dari 2 bagian utama yaitu
1. Identifikasi, merupakan pengenalan umum dari keseluruhan isi teks yang kemudian
dijabarkan dengan kalimat-kalimat penjelas yang lebih rinci, dan
2. Deskripsi, yaitu gambaran atau penjelasan yang lebih rinci tentang objek atau topik yang
sedang ditulis.
Karangan deskripsi memiliki beberapa karakteristik diantarnya sebagai berikut:
 Menggambarkan sebuah objek atau topik tertentu,
 Memiliki tujuan untuk memberikan kesan agar pembaca seolah mengalami apa yang
sedang objek deskripsikan,
 Bersifat objektif, dan
 Gaya penulisannya dapat menggunakan gaya metodereallistis (objektif), impresionistis
(subjektif), dan sikap atau gaya penulis.
Contoh:
Gunung Prau
Berada di puncak gunung merupakan momen pas untuk menyaksikan matahari terbit.
Begitu pun saat berada di Gunung Prau, matahari terbit bisa dilihat dengan indah.Pemandangan
langit pagi, perpindahan bumi dari gelap ke terang. Banyak awan yang menghiasi langit seiring
naiknya matahari. Banyak orang yang mengabadikan momen tersebut.
Banyak orang yang memasak makanan, misalnya mie atau menggoreng sosis. Sehingga
hal ini mungkin menjadi pengalaman yang tidak terlupakan.
3. Teks Prosedur
Merupakan jenis karangan yang berisi langkah-langkah, tahapan, atau prosedur dari pembuatan
atau pelaksanaan sebuah kegiatan. Jenis karangan prosedur yang sering ditemui misalnya resep
masakan, tutorial pembuatan kerajinan tangan, dll. Tujuan penulisan teks prosedur adalah untuk
berbagi cara atau petunjuk yang dimiliki oleh penulis aga pembaca lebih mudah memahami dan
mengikuti melalui teks yang ditulis.
Teks prosedur memiliki 3 bagian struktur yaitu
 Tujuan, merupakan bagian yang menyatakan tujuan dari sebuah kegiatan. Biasanya teks
prosedur dapat langsung dikenali dengan membaca judulnya, misalnya Cara Pembuatan
Bakpia, dll,
 Bahan, yaitu berisi mengenai bahan dan peralatan yang dibutuhkan selama kegiatan, dan
 Langkah, merupakan panduan tahapan untuk melakukan sebuah kegiatan.
Contoh:
Cara Membuat Teh Manis

Bahan:
1. 1 buah teh celup
2. Gula
3. Air hangat

Alat:
1. Gelas
2. Sendok teh

Cara membuat:
1. Masukan air hangat dengan takaran sesuai keinginan Anda ke dalam gelas
2. Masukkan teh celup dan tunggu hingga warna air berubah
3. Tambahkan gula secukupnya dan aduk hingga gula menjadi larut
4. Teh siap disajikan

4. Teks Laporan
Merupakan jenis karangan yang berisi informasi atau laporan tentang sebuah topik. Biasanya
jenis karangan ini banyak ditemukan di berita surat kabar. Karangan ini dapat ditulis dengan
pengamatan umum atau sepintas, serta pengamatan dengan observasi langsung. Adapaun tujuan
dari penulisan adalah untuk menyampaikan sebuah informasi kepada pembaca secara jelas dan
umum berdasarkan hasil pengamatan.
Teks laporan memiliki 2 struktur diantaranya:
 Klasifikasi umum yaitu pengelompokan atau pembagian paparan informasi yang
dijelaskan secara umu, dan
 Deskripsi yang berisi tentang penjelasan dari informasi utama, kemudian dibagi menjadi
beberapa pokok bahasan yang akan dibahas secara umum.

Contoh:
Sampah
Sampah adalah bahan yang terbuang atau yang sengaja dibuang yang berasal dari hasil
aktivitas manusia maupun proses dari alam yang belum memiliki nilai ekonomis. Definisi
lainnya sampah yaitu sisa material yang tidak diinginkan dan ciri dari berakhirnya suatu proses.
Sampah dapat berasal dari alam, konsumsi, manusia, nuklir, industri, dan pertambangan.
Berdasarkan sifatnya, sampah dapat dibagi menjadi dua jenis yaitu sampah organik dan
sampah anorganik. Sampah organik adalah sampah yang dapat diuraikan dan sampah yang
mudah membusuk seperti sisa makanan, sayuran, dan dedaunan kering, sedangkan sampah
anorganik adalah sampah yang tidak dapat diuraikan dan tidak akan membusuk contohnya
plastik dan kayu.
Untuk sampah organik biasanya dapat dimanfaatkan kembali menjadi pupuk kompos
yang berguna untuk tanaman atau tumbuhan, sedangkan untuk sampah anorganik biasanya
dijadikan bahan dasar daur ulang yang dapat dijadikan peluang usaha.
Berdasarkan bentuknya sampah dibedakan menjadi beberapa macam, diantaranya sebagai
berikut :
1. Sampah padat
2. Sampah cair
3. Sampah alam
4. Sampah manusia
5. Sampah konsumsi
6. Limbah radioaktif
Dizaman yang sudah semakin modern ini, semakin banyak manusia yang tidak sadar
akan menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempatnya. Mereka menghiraukan
pencemaran lingkungan yang dapat membahayakan kesehatan. Banyak juga cara membuang
sampah yang salah misalnya dengan membakarnya, hal itu malah akan merusak lingkungan.

5. Teks Eksposisi
Merupakan jenis karangan yang berisi paparan sebuah kejadian atau informasi yang bersifat
padat dan akurat. Teks eksposisi biasanya ditemui dalam karangan non fiksi yang bersifat ilmiah.
Tek eksposisi memiliki beberapa struktur, diantaranya
1. Tesis, yaitu pembukaan atau bagian pengenalan tentang sebuah informasi yang akan
dibahas di dalam teks,
2. Argumentasi yaitu pokok pembahasan atau inti bahasan teks, dan
3. Penegasan yang berisi tentang penegasan dari pokok pembahasan yang fungsinya untuk
menguatkan paparan informasi.
Karangan eksposisi memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
1. Berisi penjelasan informasi yang factual,
2. Tanpa adanya unsur untuk mempengaruhi dan memaksakan kehendak,
3. Berisi analisis dan penafsiran sebuah fakta yang disampaikan dengan objektif,
4. Beberapa karangan eksposisi menjelaskan tentang kronologi dan proses terjadinya
sesuatu.
Contoh :
“China Antara Kapitalis Atau Komunis”.

Kita sudah mengetahui bahwa ideologi yang dianut China merupakan ideologi komunis
yang sudah berlangsung sangat lama bahkan masih eksis sampai sekarang. Ditengah-tengah
pengaruh liberalisasi, China masih saja berdiri kokoh bahkan semakin menojolkan diri bersama
ideologinya. Yang menjadi perhatian yang sanagt menarik untuk dikaji yaitu ekonomi China
yang kini menjadi motor penggerak ekonomi baru Asia.

Sistem pemerintahan China boleh saja Komunis, akan tetapi tidak dengan sistem
ekonominya. China menganut sistem ekonomi Capitalism without democracy. Itulah mengapa
China disebut sebagai One state two sistem. China kini terus menggenjot perekonomian dibidang
manufaktur dan industri. Laju ekonomi China mencapai rata-rata 10% pertahunnya. Angka yang
sangat fantastis jika dibandingkan negara yang memang pada awalnya menganut sistem liberal-
kapitalis seperti Amerika serikat.
Padahal kita tahu bahwa ekonomi sosialis negara komunis sangat dikontrol oleh negara
dan tidak memilki kebebasan dalam mengakses pasar internasional. Kondisis China yang
menerapkan satu negara, dua sistem ini menjadi perdebatan dunia. Pasalnya China dengan
kerasnya tidak ingin meningggalkan politik komunisnya meskipun banyak paksaan dari negara
lain untuk meninggalkan komunisme dan beralih pada sistem yang dipercaya lebih baik yaitu
demokrasi.

Sumber daya masyarakat China yang melimpah mampu membawa China pada
perekonomian yang sagat diperhitungkan dimata Internasional. Hampir 50% produksi barang
mentah maupun jadi dunia dihasilkan dari China. Tentu saja hal tersebut menimbulkan
ketegangan negara tetangga terlebih lagi bagi negara yang merasa tersaingi dengan reformasi
ekonomi China.