Anda di halaman 1dari 9

LAPORAN HASIL PRAKTIKUM UJIAN PRAKTEK KIMIA

INDIKATOR ASAM BASA PADA BAHAN ALAMI

DISUSUN OLEH : 1. FEBRIYONA PUTRI JOHANI


2. IQBAL SYAHPUTRA
3. SEKAR MAGHFIROH
XII IPA 3

SMAN 2 TAMBUN SELATAN


Jl. Aries Perum SKU
BEKASI
2018
KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan
hidyat-NYA.Sehingga dapat menyelesaikan Laporan Indikator Asam Basa ini.Laporan ini
disusun dengan tujuan untuk memnuhu Tugas Ujian Praktek Mata Pelajaran KIMIA.
Terima Kasih atas bantuan dari semua pihak, semga bantuan yang diberikan itu
mendapatkan balasa yang setimpal dari Allah SWT serta mendapatkan kebahagiaan diduni
dan diakhirat kelak.
Dalam penyusunan makalah ini , masih banyak sekali kekurangan dan jauh dari
sempurna, maka dengan senang hati kami mengharap saran dan kritik dari awal sampai
akhir.Semoga Allah SWT senantiasa meridhai segala usaha kita.AAMIIN.
Tambun,14 Maret 2018

Penulis
DAFTAR ISI
COVER .................................................................................................................................. i
KATA PENGANTAR ................................................................................................................ ii
DAFTAR ISI ............................................................................................................................ iii
A. JUDUL PERCOBAAN .................................................................................................... 1
B. TUJUAN PERCOBAAN ................................................................................................. 1
C. LANDASAN TEORI ....................................................................................................... 3
D. ALAT DAN BAHAN ...................................................................................................... 4
E. CARA KERJA ............................................................................................................... 5
F. DATA HASIL PERCOBAAN ...........................................................................................
G. PEMBAHASAN ...........................................................................................................
H. PERTANYAAN ............................................................................................................
I. DOKUMENTASI PERCOBAAN .....................................................................................
J. KESIMPULAN ............................................................................................................
K. DAFTAR PUSTAKA .....................................................................................................
A. JUDUL PERCOBAAN

Membuat Indikator asam basa dari bahan alami.

B. TUJUAN
1. Membuat Indikator Asam Basa dari Ekstrak Bahan Alam
2. Menentukan sifat larutan dengan indikator alami

C. LANDASAN TEORI
Asam secara umum merupakan senyawa kimia yang bila dilarutkan dalam air akan
menghasilkan larutan dengan pH lebih kecil dari 7. Asam adalah suatu zat yang dapat
memberi proton (ion H+) kepada zat lain (yang disebut basa), atau dapat menerima pasangan
elektron bebas dari suatu basa. Suatu asam bereaksi dengan suatu basa dalam reaksi
penetralan untuk membentuk garam. Contoh asam adalah asam asetat
Secara umum, asam memiliki sifat sebagai berikut:
1. masam ketika dilarutkan dalam air.
2. asam terasa menyengat bila disentuh, dan dapat merusak kulit.
3. asam bereaksi hebat dengan kebanyakan logam, yaitu korosif terhadap logam.
4. walaupun tidak selalu ionik merupakan cairan elektrolit.
Basa adalah zat-zat yang dapat menetralkan asam. Secara kimia, asam dan basa saling
berlawanan. Basa yang larut dalam air disebut alkali. Jika zat asam menghasilkan ion
hidrogen (H+) yang bermuatan positif, maka dalam hal ini basa mempunyai arti bahwa ketika
suatu senyawa basa di larutkan ke dalam air, maka akan terbentuk ion hidroksida (OH-) dan
ion positif menurut reaksi sebagai berikut. Ion hidroksida (OH-) terbentuk karena senyawa
hidroksida (OH) mengikat satu elektron saat dimasukkan ke dalam air.
Secara umum, basa memiliki sifat sebagai berikut:
-Kaustik
-Rasanya pahit
-Licin seperti sabun
-Nilai pH lebih dari air suling
-Mengubah warna lakmus merah menjadi biru
-Dapat menghantarkan arus listrik
Indikator asam dan basa
Dalam laboratorium kimia, indikator asam-basa yang biasa di gunakan adalah
indikator buatan dan indikator alami, Berikut ini penjelasan tentang indikator asam-basa
buatan dan indikator asam-basa alami.

1. Indikator Buatan
Indikator buatan adalah indikator siap pakai yang sudah dibuat di laboratorium atau
pabrik alat-alat kimia. Contoh indikator buatan adalah kertas lakmus yang terdiri dari lakmus
merah dan lakmus biru, kertas lakmus kertas yang diberi senyawa kimia sehingga akan
menunjukkan warna yang berbeda setelah dimasukkan pada larutan asan maupun basa.
Warna kertas lakmus akan berubah sesuai dengan larutannya. Perubahan warna yang
mampu dihasilkan oleh kertas lakmus sebenarnya disebabkan karena adanya orchein
(ekstrak lichenes) yang berwarna biru di dalam kertas lakmus.
Lakmus biru dibuat dengan menambahkan ektrak lamus yang berwarna biru ke dalam
kertas putih. Kertas akan menyerap ekstrak lakmus yang selanjutnya dikeringkandalam udara
terbuka, sehingga dihasilkan kertas nlakmus biru.kertas lakmus biru pada larutan yang
bersifat basa akan tetap biru , karena orchein merupakan anion, sehingga tidak akan bereaksi
dengan anion (OH-).
Kertas lakmus merah dibuat dengan proses yang sama dengan pembuatan kertas
lakmus biru, tetapi ditambahkan sedikit asam sulfat atau asam klorida agar warnanya
menjadi merah.
Sehingga mekanisme reaksi orchein pada suasana asam akan kembali terjadi. Apabila
kertas lakmus merah dimasukkan kedalam larutan yang bersifat asam, warnanya akan tetap
merah karena lakmus merah memang merupakan orchein dalam suasana asam. Sedangkan,
apabila kertas lakmus merah ditambahkan larutan yang bersifat basa, maka orchein yang
berwarna biru akan kembali terbentuk.

2. Indikator Alam
Indikator alam merupakan bahan-bahan alam yang dapat berubah warnanya dalam
larutan asam, basa, dan netral. Indikator alam yang biasanya dilakukan dalam pengujian
asam basa adalah tumbuhan yang berwarna mencolok, berupa bunga-bungaan, umbi-
umbian, kulit buah, dan dedaunan.
Perubahan warna indikator bergantung pada warna jenis tanamannya, misalnya
kembang sepatu merah di dalam larutan asam akan berwarna merah dan di dalam larutan
basa akan berwarna hijau, kol ungu di dalam larutan asam akan berwarna merah keunguan
dan di dalam larutan basa akan berwarna hijau.

D. ALAT DAN BAHAN


Alat :
1. Lumpang dan alu
2. Tabung reaksi
3. Pipet Tetes
4. Buku
5. Bolpoin
6. Kertas Lakmus

Bahan :
1. Kunyit
2. Bunga Kamboja Merah
3. Cuka
4. Air Sabun
5. Air Jeruk
6. Air Biasa

E. CARA KERJA
1) Kami Menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan dalam praktikum. Diantaranya kami
menyiapkan gelas plastik yang akan di isi dengan larutan.
2) Kemudian Kami menuangkan masing-masing larutan yang telah disiapkan kedalam
masing-masing gelas plastic
3) Setelah itu, Lalu kemudian Kami menggunting kertas lakmus yang akan digunakan untuk
melakukan percobaan
4) Setelah kertas lakmus itu digunting kecil-kecil, lalu kemudian Kami memasukkan kertas
itu kedalam gelas yang sudah di isi larutan.
5) Setelah itu, Kami mengamati perubahan yang terjadi pada kertas lakmus tersebut.
6) siapkan larutan kamboja merah dan kunyit untuk diberi air sabun,cuka,dn jeruk
7) tunggu an amati perubahan warnanya

F. DATA HASIL PERCOBAAN


NO BAHAN LAKMUS MERAH WARNA SETELAH DICAMPUR DENGAN INDIKATOR SIFAT
YANG DIUJI DAN LAKMUS BIRU KUNYIT KAMBOJA MERAH LARUTAN
1 AIR SABUN BIRU DAN BIRU COKLAT COKLAT MUDA BASA
2 AIR CUKA MERAH DAN MERAH ORANYE ORANYE MUDA ASAM
3 AIR JERUK MERAH DAN MERAH ORANYE ORANYE ASAM

G. PEMBAHASAN
1. Larutan Cuka
Pada saat larutan Cuka ditambahkan kertas lakmus merah, maka tetap berwarna
merah, dan pada saat ditambahkan kertas lakmus biru maka menghasilkan kertas lakmus
merah yang berubah warna menjadi biru.
Pada saat larutan Cuka ditambahkan beberapa tetes ekstrak bunga kamboja merah
menghasilkan warna oranye muda, dan pada saat ditambahkan beberapa tetes ekstrak
kunyit menghasilkan warna oranye.
Dari kedua pernyataan di atas maka dapat disimpulakan bahwa larutan cuka termasuk
larutan asam.
2. Air Sabun
Pada saat air sabun ditambahkan kertas lakmus merah, maka menghasilkan kertas
lakmus merah yang menjadi warna biru, dan pada saat ditambahkan kertas lakmus biru tetap
berwarna biru.
Pada saat air sabun ditambahkan beberapa tetes ekstrak bunga kamboja merah
menghasilkan warna oranye muda, dan pada saat ditambahkan beberapa tetes ekstrak
kunyit menghasilkan warna oranye.
Dari kedua pernyataan di atas maka dapat disimpulakan bahwa Air sabun termasuk larutan
Basa.
3. Air Jeruk
Pada saat air jeruk nipis ditambahkan kertas lakmus merah, maka tetap berwarna
merah, dan pada saat ditambahkan kertas lakmus biru maka menghasilkan kertas lakmus
merah yang berubah warna menjadi biru.
Pada saat air jeruk ditambahkan beberapa tetes ekstrak bunga kamboja merah
menghasilkan warna oranye, dan pada saat ditambahkan beberapa tetes ekstrak kunyit
menghasilkan warna oranye
Dari pernyataan di atas maka dapat disimpulakan bahwa Air jeruk nipis termasuk larutan
asam.

H. PERTANYAAN
Berdasarkan hasil percobaanmu, apakah dari percobaan indikator asam basa ini sudah
terbukti dengan baik perbedaan antara asam dan basa?
Jawab:
Menurut kelompok kami ,dari hasil laporan ini perbedaan ntara asam dan basa sudah
terbukti dengan baik dari warna larutan yg dicampurkan dengan kertas lakmus merah dan
biru serta perubahan warna pada larutan yg dicampurkan ekstrak kunyit dan kamboja merah.

I. DOKUMENTASI PERCOBAAN
J. KESIMPULAN
Pada percobaan yang telah kami lakukan, dapat ditarik kesimpulan bahwa:
Bahwa air jeruk dan cuka bersifat asam, sedangkan air sabun dan air kapur bersifat basa

K. DAFTAR PUSTAKA
www.google.co.id/teoriasambasa
www.yahoo.co.id/asamdanbasa
www.chemistry.org/asamdanbasa