Anda di halaman 1dari 48

SERVICES AGREEMENT PERJANJIAN PENYEDIAAN JASA

NO.: NO.:

This Services Agreement (hereinafter referred to as Perjanjian Penyediaan Jasa (selanjutnya disebut
the ”Agreement) is made and entered into on xx xx, ”Perjanjian”) ini dibuat dan ditandatangani pada
201x, by and between: hari ini xx, tanggal xx (xx), bulan xx (xx), tahun
201x, oleh dan antara:

1. [Nama Pihak Pertama], a limited liability 1. [First Party’s Name], perusahaan terbatas
company duly incorporated under the laws of yang didirikan berdasarkan hukum Republik
Republic of Indonesia, having its head registered Indonesia, berkantor pusat di Jl. Agus Salim
office at Jl. Agus Salim no. 45, Kebon Sirih, no. 45, Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat
Menteng, Central Jakarta 10340 –Indonesia, in 10340 – Indonesia, dalam hal ini diwakili
this matter represented by [xxx] and [xxx], in oleh [xxx] dan [xxx], dalam kapasitasnya
their capacity as xxxx and xxxx, representing selaku xxxx dan xxxx, mewakili Direksi, dari
Board of Directors thus duly authorized to dan oleh karenanya sah dan berwenang
represent and act for and on behalf of the untuk bertindak untuk dan atas nama
aforesaid company, hereinafter referred to as perusahaan tersebut di atas, selanjutnya
“the First Party”; disebut sebagai “Pihak Pertama”;

And Dan

2. PT. XXX, a limited liability company duly 2. PT. XXX, perusahaan terbatas yang didirikan
incorporated under the laws of Republic of berdasarkan hukum Republik Indonesia,
Indonesia, having its head registered office at berkantor pusat di xxx – Indonesia, dalam hal
[xxx], in this matter represented by [xxxx], in his ini diwakili oleh [xx], dalam kapasitasnya
capacity as [xxxx], representing Board of selaku xxx, mewakili Direksi, dari dan oleh
Directors thus duly authorized to represent and karenanya sah dan berwenang untuk
act for and on behalf of the aforesaid company, bertindak untuk dan atas nama perusahaan
hereinafter referred to as “the Second Party”); tersebut di atas, selanjutnya disebut sebagai
“ Pihak Kedua”)

First Party and Second Party under respective Pihak Pertama dan Pihak Kedua, dalam
circumstances hereinafter be individually referred to keadaannya masing-masing secara sendiri-
as the “Party” and collectively referred to as the sendiri disebut sebagai “Pihak” dan secara
“Parties” bersama-sama disebut ”Para Pihak”.

The First Party and the Second Party in their Pihak Pertama dan Pihak Kedua selanjutnya
respective capacity aforesaid hereby first state as dalam kedudukannya masing-masing seperti
follows: disebutkan di atas terlebih dahulu menerangkan
sebagai berikut :

a. The First Party desires to use the Services (as a. Bahwa Pihak Pertama bermaksud
defined in Article 1) rendered by the Second menggunakan Jasa (sebagaimana
Party to perform and complete some of the didefinsikan pada Pasal 1) yang diberikan
work of the whole work. oleh Pihak Kedua untuk melaksanakan dan
menyelesaikan sebagian pekerjaan dari
keseluruhan pekerjaannya.

b. The Second Party is a company which is b. Bahwa Pihak Kedua adalah suatu

PKS Pemborongan Pekerjaan xxx– xxxxx.DC.MTM.rev.200317_17.doc 1 / 48


qualified to accept the Works (as defined in perusahaan yang dalam hal ini telah
Article 1) assigned by the First Party, and has memenuhi syarat untuk menerima
obtained all necessary licenses/permits from the pelaksanaan Pekerjaan (sebagaimana
competent authority under the provisions of didefinisikan pada Pasal 1) dari Pihak
applicable regulations, for the implementation Pertama dan telah memiliki seluruh ijin yang
of this Agreement. diperlukan dari instansi yang berwenang
berdasarkan ketentuan peraturan yang
berlaku, untuk pelaksanaan Perjanjian ini.

THEREFORE, based on the above mentioned OLEH KARENA ITU, berdasarkan hal-hal tersebut
matters, the Parties on the basis of good faith and di atas, Para Pihak atas dasar itikad baik dan
mutual trust, agree to be bound to each other by saling percaya, sepakat untuk saling
this Agreement under the following terms and mengikatkan diri dengan Perjanjian ini dengan
conditions: syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan berikut
sebagai berikut:

Article 1 Pasal 1
DEFINITION AND INTERPRETATIONS DEFINISI DAN PENGERTIAN

1.1 For the purpose of this Agreement the following 1.1 Untuk tujuan dari Perjanjian ini, istilah–
terms written in the capital letters hereunder istilah berikut ini yang ditulis dalam huruf
shall have the meanings assigned to them as set kapital memiliki makna-makna yang
out below, except otherwise defined in the diberikan untuk istilah-istilah tersebut
context of this Agreement: sebagaimana tercantum di bawah ini,
kecuali didefinisikan lain dalam konteks
Perjanjian ini:

a. “Agreement” shall means this Agreement a. ”Perjanjian” adalah Perjanjian ini berikut
together with its attachments, amendments, lampiran-lampirannya, perubahan,
addition, and extension (as applicable), which penambahan, maupun perpanjangan
shall form an integral and inseparable part of daripadanya (sebagaimana berlaku) yang
this Agreement. merupakan satu kesatuan dan bagian yang
tidak terpisahkan dari Perjanjian ini.

b. ”Working Day” shall means any day other b. ”Hari Kerja” adalah hari-hari diluar hari
than public holiday as determined by the libur resmi lainnya yang ditetapkan oleh
Government of the Republic of Indonesia. Pemerintah Republik Indonesia.

c. “Day” shall mean calendar day including c. ”Hari Kalender” adalah hari kalendar
public holiday as determined by the termasuk hari libur yang ditetapkan oleh
Government of the Republic of Indonesia. Pemerintah Republik Indonesia.

1.2 This Agreement includes the following 1.2 Perjanjian ini termasuk lampiran sebagai
attachments: berikut :

i Attachment A : Specific Terms and i Lampiran A : Ketentuan-ketentuan


Condition dan Syarat-syarat
ii Attachment B : Payment and Taxes Khusus
iii Attachment C : Scope of Services ii Lampiran B : Pembayaran dan
iv Attachment D : Service Level Pajak
Agreement (SLA)/Key iii Lampiran C : Lingkup Jasa
Performance Indicator iv Lampiran D : Service Level

PKS Pemborongan Pekerjaan xxx– xxxxx.DC.MTM.rev.200317_17.doc 2 / 48


(KPI) Agreement (SLA)/Key
v Attachment E : Payment Scheme Performance Indicator
vii Attachment F : Service Request Form (KPI)
viii Attachment G : Service Acceptance v Lampiran E : Skema Pembayaran
Certificate vii Lampiran F : Form Permintaan Jasa
ix Attachment H : Attendance List viii Lampiran G : Berita Acara Serah
x Attachment I : Statement of Terima Jasa
Compliance ix Lampiran H : Daftar Absensi
x Lampiran I : Pernyataan
Kepatuhan

1.3 Unless otherwise expressly agreed in writing by 1.3 Kecuali jika secara tegas disetujui secara
the Parties, in the event of any inconsistency, tertulis antara Para Pihak, jika ada
discrepancy, conflict or ambiguity in inkonsistensi, perbedaan, konflik atau
interpretation, the documents identified in this ambiguitas dalam penafsiran, dokumen yang
Agreement are to be read in the following order diidentifikasi dalam Perjanjian ini harus
of precedence (that is, has the highest order of dibaca dengan urutan sebagai berikut (yaitu,
precedence): memiliki urutan tertinggi):
a. General condition as set forth in the body a. Ketentuan umum yang diatur dalam
of this Agreement; badan Perjanjian ini;
b. Relevant Attachment; b. Lampiran terkait;
c. Purchase Order; c. Purchase Order;
d. Other documents that are attached to these d. Dokumen lain yang dilampirkan pada
terms and conditions and deemed to form syarat dan ketentuan tersebut dan
an integral part of the Agreement. dinyatakan menjadi bagian dari
Perjanjian.

1.4 If there is any ambiguity, discrepancy, or 1.4 Jika terdapat inkonsisteni, perbedaan ,
inconsistency between the text of the Article konflik atau ambiguitas antara text dari
of this Agreement, the different Attachments , Pasal Perjanjian ini dengan Lampiran,
Purchase Order and other documents that Purchase Order dan dokumen lainnya
relates to the same matter with respect to the sehubungan dengan masalah yang sama
Second Party’s obligations the more stringent terkait dengan kewajiban dari Pihak Kedua,
requirements for the Second Party to fulfill its maka persyaratan yang lebih ketat dari
obligations shall prevail. PIhak Kedua untuk memenuhi
kewajibannya yang akan berlaku

Article 2 Pasal 2
APPOINTMENT PENUNJUKAN

2.1 The First Party hereby appoints the Second 2.1 Pihak Pertama dengan ini menunjuk Pihak
Party to perform the Work in Work Location in Kedua untuk melaksanakan Pekerjaan di
which case the Second Party shall provide the Lokasi Kerja dimana dalam hal ini Pihak
trained, skilled, and experienced Personnel in Kedua wajib menyediakan Personil terlatih,
their respective field to carry out Work as terampil, dan berpengalaman di bidangnya
required or determined by the First Party untuk melaksanakan Pekerjaan yang
pursuant to the terms and conditions of this diminta atau ditentukan oleh Pihak
Agreement. Pertama, berdasarkan syarat – syarat dan
ketentuan – ketentuan Perjanjian ini.

PKS Pemborongan Pekerjaan xxx– xxxxx.DC.MTM.rev.200317_17.doc 3 / 48


2.2 The Second Party shall not assign any part or 2.2 Pihak Kedua dilarang untuk mengalihkan
the whole rights and obligations of the Second sebagian atau keseluruhan hak dan
Party under this Agreement to another party kewajiban dari Pihak Kedua dibawah
without the prior written consent of the First Perjanjian ini tanpa mendapatkan
Party. persetujuan tertulis dari Pihak Pertama.

2.3 This Agreement is a master agreement between 2.3 Perjanjian ini merupakan perjanjian induk
the Parties. For the purpose of implementation diantara Para Pihak. Untuk keperluan
of this Agreement, the First Party, when pelaksanaan Perjanjian ini, Pihak Pertama,
requires the Services from the Second Party, apabila membutuhkan Jasa dari Pihak
will issue written request (Service request form Kedua akan menerbitkan permintaan
and Purchase Order/PO) together with Scope tertulis (form permintaan Jasa dan
of Services (SOC). For clarity, the First Party is ”Purchase Order” atau ”PO”) bersama
under no obligation whatsoever to issue any dengan Lingkup Pekerjaan. Untuk kejelasan,
Service request form PO to the Second Party Pihak Pertama tidak berkewajiban untuk
and only a Service request form and PO duly menerbitkan form permintaan Jasa dan PO
executed by the First Party’s authorized kepada Pihak Kedua dan hanya form
representative that will be valid and binding for permintaan Jasa serta PO yang
the Parties. ditandatangani oleh pejabat yang
berwenang dari Pihak Pertama yang akan
berlaku dan mengikat bagi Para Pihak.

Article 3 Pasal 3
DURATION OF AGREEMENT AND TERMINATION MASA PERJANJIAN DAN PENGAKHIRAN

3.1 This Agreement shall be valid for 1 (one) year, 3.1 Perjanjian ini berlaku selama 1 (satu) tahun,
commencing from xx x, 20xx to xx x, 20xx, and terhitung efektif sejak tanggal xx 20xx
may be extended at the sole discretion of the sampai dengan tanggal xx x 20xx, dan
First party dapat diperpanjang berdasarkan
kebijaksanaan dari Pihak Pertama.

3.2 The First Party , by serving 30 (thirty) days prior 3.2 Pihak Pertama dengan memberikan 30 (tiga
written notice, may terminate this Agreement, puluh) hari pemberitahuan tertulis terlebih
without incurring any compensation in any dahulu dapat mengakhiri Perjanjian ini,
form to the Second Party in the event: tanpa adanya kompensasi dalam bentuk
apapun yang dibebankan kepada Pihak
Pertama, dalam hal :

(i) the Second Party is in material breach as set (i) Pihak Kedua melakukan pelanggaran berat
forth in this Agreement and any Attachment(s) sebagaimana diatur dalam Perjanjian ini
appended thereto, or dan Lampiran-lampirannya, atau

(ii) the Second Party is in breach of the agreed


Scope of Services (Attachment C) and SLA/KPI (ii) Pihak Kedua melanggar Lingkup Jasa
(Attachment D), relevant provisions of this (Lampiran C), SLA (Lampiran D), pasal
Agreement and PO, or terkait dari Perjanjian ini serta PO, atau

(iii) The Second Party is declared bankrupt or


insolvent, or failed, to admit in writing its (iii) Pihak Kedua dinyatakan pailit atau insolven,
inability to pay the debt already due, or atau gagal, atau mengakui secara tertulis
performs/let the act for liquidation or dismissal, ketidakmampuannya untuk membayar

PKS Pemborongan Pekerjaan xxx– xxxxx.DC.MTM.rev.200317_17.doc 4 / 48


or has appointed a curator or liquidator for all hutang yang telah jatuh tempo, atau
or each part of its property, or melakukan/membiarkan dilakukan tindakan
untuk likuidasi atau pembubaran, atau telah
menunjuk kurator atau likuidator untuk
(iv) A fundamental replacement on the seluruh atau setiap bagian dari hartanya
composition of personnel at the Second Party’s (iv) Pengantian yang mendasar terhadap
company or a cooperation which, according to susunan personal pada perusahaan Pihak
the First Party, will affect the settlement or the Kedua atau kerjasama dimana menurut
Work quality according to the defined quality Pihak Pertama akan mempengaruhi
and time, or penyelesaian atau kualitas Pekerjaan sesuai
dengan mutu dan waktu yang disyaratkan,
atau

(v) The liquidated damages on the implementation (v) Denda pelaksanaan Pekerjaan telah
of Work has reached the maximum amount as mencapai denda maksimal sebagaimana
mentioned in Point 7 of Attachment A. diatur dalam Butir 7 Lampiran A.

3.3 Notwithstanding the provision set out in section 3.3 Mengesampingkan ketentuan ayat 3.1 dan,
3.1, and 3.2 above, the First Party from time to dan 3.2 di atas, Pihak Pertama dari waktu
time during the term of this Agreement, at its ke waktu selama masa Perjanjian ini, atas
own discretion, reserves the right to terminate pertimbangan dan kebijakannya sendiri,
this Agreement by providing prior written notice berhak mengakhiri Perjanjian ini dengan
within 30 (thirty) days, without incurring any memberikan pemberitahuan tertulis dalam
penalties, compensation or any liabilities except waktu 30 (tiga puluh) Hari sebelumnya,
for the payment for Services already rendered tanpa dikenakan penalti, kompensasi atau
by the Second Party prior the effective date of kewajiban apapun, kecuali untuk kewajiban
termination of the Agreement. pembayaran untuk Jasa yang telah
diberikan oleh Pihak Kedua sebelum tanggal
efektif diakhirinya Perjanjian.

3.4 For the purpose of termination of this 3.4 Untuk tujuan pengakhiran Perjanjian ini,
Agreement, in whole or in part, both Parties baik seluruhnya atau sebagian, Para Pihak
hereby agree to waive the provisions of second sepakat mengesampingkan ketentuan
paragraph and third paragraph of the Article dalam paragraf dua (2) dan paragraph tiga
1266 of the Indonesian Civil Code to the extent (3) Pasal 1266 Kitab Undang-undang Hukum
of requirement of judicial or court’s decision or Perdata sejauh dibutuhkannya keputusan
judgment for the termination of a Agreement or pengadilan untuk pengakhiran perjanjian,
agreement. Henceforth, for the purpose of dan karenanya untuk keperluan
termination of this Agreement, in whole or in pengakhiran Perjanjian ini, baik seluruhnya
part, for any reasons set out herein, no such atau sebagian, untuk setiap alasan yang
judicial or court’s decision or judgment shall be diatur dalam Perjanjian ini, tidak diperlukan
required or necessary. atau dibutuhkan keputusan pengadilan.

3.5 In case that there is termination of the 3.5 Dalam hal terjadi pengakhiran Perjanjian
Agreement by the First Party, the following oleh Pihak Pertama, maka berlaku
provisions shall apply: ketentuan-ketentuan sebagai berikut:
a. immediately after the written notification is a. segera setelah pemberitahuan tertulis
given by the First Party to the Second Party, diberikan oleh Pihak Pertama kepada Pihak
the First Party may order the Second Party Kedua, Pihak Pertama dapat
to stop performing the Service and delivery memerintahkan Pihak Kedua untuk
of the Work; menghentikan pelaksanaan Jasa dan
Pekerjaan;

PKS Pemborongan Pekerjaan xxx– xxxxx.DC.MTM.rev.200317_17.doc 5 / 48


b. all obligations of one Party to other Party b. semua kewajiban dari satu Pihak kepada
pursuant to the Agreement shall cease upon Pihak lainnya sesuai Perjanjian ini akan
effective date of termination, except those berhenti pada saat tanggal efektif
obligations which already exist prior the pengakhiran, kecuali kewajiban yang sudah
effective date of termination which shall ada sebelum tanggal efektif pengakhiran
survive upon termination; akan tetap berlaku setelah
berakhir/diakhirinya Perjanjian;

c. each Party must return to the other Party all c. masing-masing Pihak harus mengembalikan
confidential information in respect of the kepada Pihak lainnya seluruh informasi
Agreement or, if it is not capable of return, it rahasia sehubungan dengan Perjanjian atau
shall be destroyed. jika tidak dimungkinkan untuk
dikembalikan, wajib untuk dimusnahkan.

d. In order to ensure continuity of the Work, at d. Untuk memastikan kelancaran dari


its own discretion, the First Party may Pekerjaan Pihak Pertama atas kebijakannya
request the Second Party to transfer sendiri dapat meminta Pihak Kedua untuk
Personnel of the Second Party assigned to mengalihkan Personalia Pihak Kedua yang
the First Party in part or in whole to one of ditugaskan ke Pihak Pertama sebagian atau
the subcontractor company engaged with seluruhnya ke salah satu perusahaan
the First Party . penyedia jasa yang terlibat dengan Pihak
Pertama

Article 4 Pasal 4
REPRESENTATION AND WARRANTY PERNYATAAN DAN JAMINAN

4.1 The Parties represent and warrant that each 4.1 Para Pihak menyatakan dan menjamin
Party has taken all necessary action to bahwa masing-masing Pihak telah
authorize the execution of and the melakukan semua tindakan yang diperlukan
performance of its respective obligations under untuk mengotorisasi pelaksanaan
this Agreement. kewajibannya masing-masing berdasarkan
Perjanjian ini.

4.2 The Parties represent and warrant that the 4.2 Para Pihak menyatakan dan menjamin
person who signed this Agreement for and on bahwa individu yang menandatangani
behalf of each Party is the party that authorized Perjanjian ini untuk dan atas nama masing-
and competent in accordance with the article of masing Pihak adalah pihak yang memiliki
association of each Party. wewenang dan kompeten sesuai dengan
anggaran dasar masing-masing Pihak.

4.3 The Parties represent and warrant to carry out 4.3 Para Pihak menyatakan dan menjamin
the provisions of this Agreement with full untuk menjalankan ketentuan Perjanjian ini
responsibility and to uphold the principles of dengan tanggung jawab penuh dan
professionalism. menegakkan prinsip profesionalisme.

4.4 The Parties represent and warrant that all 4.4 Para Pihak menyatakan dan menjamin
obligations expressed to be assumed by it bahwa semua kewajiban yang dinyatakan
under this Agreement are legal, valid, binding akan dianggap legal, valid, mengikat, dan
and enforceable. dapat dilaksanakan oleh Para Pihak tersebut
berdasarkan Perjanjian ini.
4.5 The Parties represent and warrant that during 4.5 Para Pihak menyatakan dan menjamin
the term of this Agreement, there is no lawsuit,

PKS Pemborongan Pekerjaan xxx– xxxxx.DC.MTM.rev.200317_17.doc 6 / 48


or pending filing of lawsuits that would bahwa selama periode Perjanjian ini, tidak
materially affect ability of each Party to ada perkara hukum, atau pengajuan
perform its respective obligations under this perkara hukum yang tertunda yang akan
Agreement and/or the validity of this mempengaruhi kemampuan masing-masing
Agreement. Pihak secara material untuk menjalankan
kewajibannya masing-masing berdasarkan
Perjanjian ini dan/atau keabsahan
Perjanjian ini.

4.6 The Second Party represents and warrants that 4.6 Pihak Kedua menyatakan dan menjamin
the signing and execution of this Agreement by bahwa penandatangan dan pelaksanaan
the Second Party does not violate prevailing Perjanjian ini oleh Pihak Kedua tidak
regulations, and its respective articles of melanggar regulasi yang berlaku, dan pasal
association, and do not conflict with any terkait tentang asosiasi, dan tidak
agreements made with third parties and any bertentangan dengan perjanjian apa pun
obligation (contractual or otherwise) which is yang dibuat dengan pihak ketiga dan
binding upon it, or upon any of its assets. kewajiban apa pun (kontraktual atau
lainnya) yang mengikat terhadapnya, atau
terhadap setiap asetnya.
4.7 The Second Party represents and warrants that 4.7 Pihak Kedua menyatakan dan menjamin
the Second Party is able to perform all Work bahwa Pihak Kedua dapat menjalankan
under this Agreement and in accordance with seluruh Pekerjaan berdasarkan Perjanjian ini
applicable implementation standards of the dan sesuai dengan standar implementasi
Works and has obtain approval and all
Pekerjaan yang berlaku dan telah
requirements to carry out the Work based on mendapatkan persetujuan dan memenuhi
prevailing regulations. semua persyaratan untuk melakukan
Pekerjaan berdasarkan regulasi yang
berlaku.
Article 5 Pasal 5
RESTRICTIONS HAL-HAL YANG TIDAK DIPERKENANKAN
5.1 The Parties under any circumstances shall not 5.1 Para Pihak tidak diperkenankan untuk
cause or commit any actions that can have melakukan tindakan yang dapat
detrimental effect to the other Party. mengakibatkan kerugian salah satu Pihak.

5.2 Pihak Kedua dalam keadaan apapun, tidak


5.2 The Second Party shall under no circumstance diperkenankan untuk mengabaikan keluhan
ignore any complaints or issues raised by their atau masalah yang disampaikan oleh
Personnel that can potentially affecting the Personil, yang akan berdampak pada kinerja
performance of such Personnel to perform the Personil untuk melaksanakan Pekerjaan yang
Works assigned by the First Party to the Second diserahkan oleh Pihak Pertama kepada Pihak
Party. Kedua.

5.3 Pihak Kedua tidak diperkenankan melakukan


5.3 The Second Party is strictly restricted to tindakan yang dianggap dapat menghalangi
perform any acts that may hinder Personnel of Personil dari Pihak Kedua untuk bekerja di
the First Party to Work in the Work Location. Lokasi Kerja.

PKS Pemborongan Pekerjaan xxx– xxxxx.DC.MTM.rev.200317_17.doc 7 / 48


Article 6 Pasal 6
ACCIDENT IN WORK LOCATION KECELAKAAN KERJA DI LOKASI KERJA

6.1 The Parties agree in the event of accident 6.1 Para Pihak setuju dan sepakat dalam hal
occurred in the Work Location to the Personnel, terjadi peristiwa kecelakaan terhadap
the First Party will provide first aid and perform Personil pada saat menjalankan tugas dan
all actions necessary to the injured or sick fungsinya pada waktu kerja di Lokasi Kerja,
Personnel, and then the First Party shall maka Pihak Pertama akan memberikan
immediately notify the Second Party upon given pertolongan pertama atau tindakan apapun
first aid assistance to particular Personnel of yang diperlukan terhadap Personil yang
Second Party. mengalami kecelakaan, dan selanjutnya atas
peristiwa kecelakaan ini Pihak Pertama wajib
memberitahukan kepada Pihak Kedua segera
setelah pertolongan pertama diberikan
kepada personil dari Pihak Kedua teresebut.

6.2 Without prejudice to the foregoing, the Second 6.2 Tanpa mengurangi ketentuan di atas, Pihak
Party agrees to reimburse all costs incurred by Kedua setuju untuk menanggung seluruh
the First Party for providing first aid and/or biaya yang dikeluarkan oleh Pihak Pertama
further actions necessary to the particular untuk memberikan pertolongan pertama
Personnel. dan tindakan lanjutan yang dibutuhkan
terhadap Personil.

Article 7 Pasal 7
WORK AND INDUSTRIAL RELATIONSHIP HUBUNGAN PEKERJAAN DAN INDUSTRI

7.1 The Parties agree to comply with all relevant 7.1 Para Pihak setuju untuk mematuhi
terms of the employment as applicable under ketentuan ketenagakerjaan yang berlaku
the laws and regulations of the Republic of dibawah hukum dan peraturan Pemerintah
Indonesia’s Government. Republik Indonesia.

7.2 The Second Party shall ensure that all Personnel 7.2 Pihak Kedua wajib memastikan seluruh
placed in the Work Location shall always obey Personil yang ditempatkan di Lokasi Kerja
and comply with the regulations and policies akan selalu taat dan mematuhi peraturan
issued by the First Party from time to time, as dan kebijakan yang dikeluarkan oleh Pihak
far as it does not conflict with or does not Pertama dari waktu ke waktu, sepanjang hal
violate the prevailing laws and regulations. tersebut tidak bertentangan dengan hukum
dan peraturan yang berlaku.

7.3 The Parties agree that the Personnel assigned 7.3 Para Pihak sepakat bahwa Personil yang
or placed in Work Location is an employee of ditugaskan atau ditempatkan di Lokasi Kerja
the Second Party and shall only have a legal merupakan karyawan dari Pihak Kedua dan
relationship with the Second Party and there hanya mempunyai hubungan hukum dengan
shall be no direct employment relationship Pihak Kedua, dan tidak ada hubungan kerja
whatsoever with the First Party. secara langsung dengan Pihak Pertama.
However, the Scope of Services as set out in Namun Lingkup Jasa yang diatur di Lampiran
Attachment C and Scope of Work as set out in C dan Lingkup Pekerjaan yang diatur dalam
each PO shall be determined by the First Party setiap PO akan ditentukan oleh Pihak
since the Services rendered by the Second Party Pertama dikarenakan Jasa yang disediakan
and the Work must be completed by the oleh Pihak Kedua dan Pekerjaan yang harus
Second Party is for the interest of the First diselesaikan oleh Pihak Kedua adalah untuk
Party. kepentingan Pihak Pertama.

PKS Pemborongan Pekerjaan xxx– xxxxx.DC.MTM.rev.200317_17.doc 8 / 48


7.4 In the event of any dispute arise related to the 7.4 Jika terjadi sengketa mengenai hubungan
work relationship between the Personnel and kerja antara Personil dengan Pihak Pertama,
the First Party, the Second Party shall assume Pihak Kedua harus bertangung jawab penuh
full responsibility to settle such disputes. untuk menyelesaikan sengketa tersebut.

7.5 Violation to this Article by the Second Party will 7.5 Pelanggaran dari Pasal ini oleh Pihak Kedua
be considered as material breach to this merupakan pelanggaran berat dari
Agreement. Perjanjian ini.

Article 8 Pasal 8
BUSINESS PRACTICES AND ETHICS ETIKA DAN PRAKTEK BISNIS

8.1 The Second Party acknowledges that he/she 8.1 Pihak Kedua mengetahui bahwa mereka
fully understands the statement of business mengerti sepenuhnya pernyataan dari
principles of the First Party and undertakes to prinsip bisnis Pihak Pertama dan
apply those principles in the execution of this menyanggupi untuk memberlakukan prinsip
Agreement, particularly with regard to non- tersebut dalam pelaksanan Perjanjian ini,
discriminatory treatment to the Personnel, khususnya terkait kepada perlakuan non-
eradicating corruption both committed by local diskriminasi kepada Personil,
and foreign employees/ expatriates, protection pemberantasan korupsi yang menjadi
of human rights and environmental komitmen oleh karyawan lokal dan
responsibility. asing/ekspat, perlindungan hak asasi
manusia dan tanggung jawab terhadap
lingkungan.

8.2 The Second Party is prohibited to offer, grant or 8.2 Pihak Kedua dilarang menawarkan,
agree to provide any undue gift, commission, memberikan atau menyetujui untuk
discount, or any other form of benefits to any memberikan hadiah, komisi, diskon yang
employee of the First Party or any individual tidak semestinya, atau setiap bentuk
working for the the First Party, with the purpose manfaat lainnya kepada setiap karyawan
of obtaining or performing the Agreement Pihak Pertama atau siapa pun yang bekerja
(including to hide any forms of defect in the untuk Pihak Pertama, dengan tujuan untuk
completion of the Work) and as the mendapatkan atau melaksanakan Perjanjian
compensation for the obtainment of or securing (termasuk menyembunyikan segala bentuk
the Agreement. cacat dalam penyelesaian Pekerjaan) dan
sebagai kompensasi/imbalan karena telah
mendapatkan atau mengamankan
Perjanjian.

8.3 Violation of this Article shall be considered as a 8.3 Pelangaran dari Pasal ini dianggap sebagai
material breach of this Agreement. pelanggaran berat dari Perjanjian ini.

Article 9 Pasal 9
FORCE MAJEURE KEADAAN MEMAKSA

9.1 The force majeure in this Agreement are events 9.1 Yang dimaksud keadaan memaksa dalam
beyond of the willingness or ability of the Perjanjian ini adalah kejadian-kejadian diluar
Parties to prevent and has been declared kemauan dan atau kemampuan Para Pihak
officially by the Government authorities, which untuk mencegahnya yang telah diterangkan
cause the cessation or delay the secara resmi oleh Pejabat Pemerintah yang
implementation of this Agreement, and can not berwenang, yang menyebabkan terhentinya

PKS Pemborongan Pekerjaan xxx– xxxxx.DC.MTM.rev.200317_17.doc 9 / 48


be prosecuted, including but not limited to: atau tertundanya pelaksanaan Perjanjian ini,
natural disasters, earthquakes, typhoons, dan tidak dapat dituntut, termasuk namun
floods, epidemics, war, explosions, sabotage, tidak terbatas pada: bencana alam, gempa
revolution, insurrection, riot, imposition of new bumi, taufan, banjir, wabah penyakit,
regulations resulted in the Parties being unable perang, peledakan, sabotase, revolusi,
to enforce this Agreement. pemberontakan, huru-hara, pemberlakuan
peraturan baru yang mengakibatkan Para
Pihak tidak dapat melaksanakan Perjanjian
ini.

9.2 Each Party shall be released from its 9.2 Masing-masing Pihak harus dibebaskan dari
responsibilities for any delay or failure to meet tanggung jawab atas keterlambatan atau
the obligations set forth in this Agreement, kegagalan dalam memenuhi kewajiban yang
which is due to or caused by events beyond the tercantum dalam Perjanjian ini, yang
control of each party that can be categorized as disebabkan atau diakibatkan oleh kejadian di
force majeure. luar kekuasaan masing-masing Pihak yang
dapat digolongkan sebagai keadaan
memaksa.

9.3 A Party which unable to perform its obligations 9.3 Pihak yang tidak dapat melaksanakan
due to force majeure shall immediately giving kewajibannya dikarenakan keadaan
written notice to other Party of the memaksa wajib segera memberikan
circumstances of force majeure that happened pemberitahuan tertulis kepada Pihak lainnya
no later than 2x24 hours after its occurrence. tentang situasi keadaan memaksa yang
dialaminya paling lambat 2x24 jam setelah
terjadinya peristiwa tersebut.

9.4 In the event of force majeure, the First Party 9.4 Dalam keadaan memaksa, Pihak Pertama
may request to the Second Party and/or dapat meminta Pihak Kedua dan/atau
Personnel of the Second Party to secure the Personil dari Pihak Kedua untuk
Work that has been performed and the Work mengamankan Pekerjaan yang telah
Location while continue employing the dilakukan dan Lokasi Kerja dengan tetap
Personnel in Work Location and in this case the mempekerjakan Personil di Lokasi Kerja dan
Second Party shall agree to secure the Work dalam hal ini Pihak Kedua menyetujui untuk
and Work Location upon receipt of such mengamankan Pekerjaan dan Lokasi Kerja
request from the First Party. setelah menerima permintaan dari Pihak
Pertama tersebut.

9.5 After the event of force majeure ends, the 9.5 Setelah peristiwa keadaan memaksa
obligation of the Parties returns to the berakhir, kewajiban Para Pihak kembali ke
condition prior to Force Majeure occurred. kondisi sebelum keadaan memaksa terjadi.

9.6 If the performance in whole or part of any 9.6 Apabila kinerja secara keseluruhan atau
obligation under this Agreement is delayed by sebagian dari kewajiban berdasarkan
reason of any such event of force majeure for a Perjanjian ini mengalami penundaan yang
period exceeding 3 (three) months, the Parties disebabkan oleh kejadian keadaan memaksa
shall meet and review in good faith the untuk jangka waktu yang melebihi 3 (tiga)
desirability and conditions of terminating this bulan, Para Pihak harus bertemu dan
Agreement. meninjau dengan itikad baik keinginan dan
kondisi untuk mengakhiri Perjanjian ini.

9.7 Delays or omissions a Party under conditions of 9.7 Keterlambatan atau kelalaian Pihak yang

PKS Pemborongan Pekerjaan xxx– xxxxx.DC.MTM.rev.200317_17.doc 10 / 48


force majeure to notify the other Party about mengalami keadaan memaksa dalam
the occurrence of force majeure will be effect memberitahukan kepada Pihak lain
in the illegitimacy of such events as force mengenai terjadinya keadaan memaksa akan
majeure by the other Party. mengakibatkan tidak diakuinya peristiwa
tersebut sebagai keadaan memaksa oleh
Pihak lainnya.

Article 10 Pasal 10
NOTICES PEMBERITAHUAN

10.1.Each notice/information related to this 10.1. Setiap pemberitahuan / informasi terkait


Agreement, shall be delivered to the address as dengan Perjanjian ini harus dikirimkan ke
specified below, or through a facsimile under alamat seperti disebut di bawah atau
the following numbers : melalu faksimili ke nomor berikut:

If addressed to the First Party: Jika ditujukan kepada Pihak Pertama:


[Name ] [Nama]
Jl. H Agus Salin No 45. Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Jl. H Agus Salim No 45. Kebon Sirih, Menteng,
Pusat 10330 - Indonesia Jakarta Pusat 10330 - Indonesia
Attention : XXX Untuk perhatian:
Phone No. : xxx No. Telp:
Fax. No.: No. Fax:
Email xxx Email:

If addressed to the Second Party: Jika ditujukan kepada Pihak Kedua:


PT. XXX PT. XXX
Address : xxx Alamat : xxx
Attention : XXX Up : XXX
Phone xxx No Telepon: xxx
Fax No.: No. Fax:
Email xxx Email: xxx

10.2 Evidenced of posting or dispatch of any notice 10.2. Bukti posting atau pengiriman dari
or other written communication to the other setiap pemberitahuan atau komunikasi
Party shall be deemed to be received if: tertulis lainnya kepada Pihak lain harus
dianggap sebagai bukti penerimaan:

a. delivered personally or by courier service, a. Jika disampaikan secara pribadi atau


upon acknowledgement of receipt by the melalui jasa kurir, setelah pengakuan
recipient; penerimaan oleh penerima;
b. posted by post services , on the third b. Jika melalui pos, pada Hari Kerja ketiga
Working Day after posting; and setelah dikirim; dan
c. delivered by electronic mail, facsimile, upon c. Jika melalui surat elektronik, faksimili,
receipt of a successful transmission setelah menerima pemberitahuan
confirmation notice. konfirmasi transmisi sukses.

Article 11 Pasal 11
APPLICABLE LAW and DISPUTE RESOLUTION HUKUM YANG BERLAKU DAN PENYELESAIAN
PERSELISIHAN

11.1 This Agreement shall be governed, 11.1 Perjanjian ini diatur, ditafsirkan dan
construed, and implemented in accordance with dilaksanakan berdasarkan hukum Indonesia.

PKS Pemborongan Pekerjaan xxx– xxxxx.DC.MTM.rev.200317_17.doc 11 / 48


the laws of Indonesia.

11.2 In the event of any dispute arising out of the 11.2 Dalam hal terjadi
performance, validity or the interpretation of pertentangan/perselisihan yang timbul
this Agreement, the Parties hereby agree to dari kinerja, keabsahan atau interpretasi
make every effort to reach an amicable dari Perjanjian ini, Para Pihak setuju untuk
settlement. berusaha mencapai penyelesaian secara
mufakat.

11.3 If the aforesaid dispute between the Parties 11.3 Jika pertentangan/perselisihan tersebut
cannot be settled by amicable way within 30 tidak dapat diselesaikan secara mufakat
(thirty) Days after such dispute arise, such dalam waktu 30 (tiga puluh) Hari sejak
dispute shall be finally settled through the timbulnya pertentangan/perselisihan
district court of Central Jakarta, Indonesia. The dimaksud, pertentangan/perselisihan
Parties agree to choose as their domicile, the tersebut akan diselesaikan melalui
Office of the Registrar of the District Court of Pengadlan Negeri Jakarta Pusat. Para
Central Jakarta (Kantor Panitera Pengadilan Pihak sepakat memilih domisili hukum
Negeri Jakarta Pusat). pada Kantor Panitera Pengadilan Jakarta
Pusat.

11.4 During the dispute resolution process, the 11.4 Selama proses penyelesaian Perselisihan,
Parties shall continue to perform their Para Pihak wajib tetap melaksanakan
obligations in accordance with the terms and kewajibannya masing-masing sesuai
conditions of this Agreement. dengan ketentuan dan syarat Perjanjian
ini.

Article 12 Pasal 12
CONFIDENTIALITY KERAHASIAAN

12.1 All information and data related to this 12.1 Seluruh informasi dan data terkait dengan
Agreement and its performance shall be kept Perjanjian dan pelaksanaannya ini harus
confidential by the Parties and the Parties dijaga kerahasiaannya oleh Para Pihak, dan
agree for not to disclose, inform, disseminate Para Pihak sepakat untuk tidak
and or giving data, information, document, mengungkapkan, memberitahukan, dan
explanation (whether written and verbal) atau menyebarluaskan, dan atau
related to the content and implementation of memberikan data, informasi, dokumen,
this Agreement, in a whole or part, by the way keterangan atau sejenisnya (baik tertulis
and in any form to any third party, without maupun tidak tertulis) terkait dengan isi
prior written consent from the disclosing dan pelaksanaan Perjanjian ini, sebagian
party, except: ataupun seluruhnya, dengan cara dan
dalam bentuk apapun kepada pihak ketiga
manapun juga, tanpa persetujuan tertulis
terlebih dahulu dari pihak yang
mengungkapkan, kecuali:

a. to the Government institution which a. kepada instansi Pemerintah yang


authorized to organize or issue permits on berwenang mengatur atau
matters agreed in the Agreement and for the mengeluarkan ijin tentang hal-hal yang
implementation of the Agreement; or diperjanjikan dalam Perjanjian dan untuk
pelaksanaan Perjanjian; atau
b. ordered by a judicial or other government b. diperintahkan oleh badan peradilan atau
institute related to law enforcement in instansi pemerintah lainnya yang

PKS Pemborongan Pekerjaan xxx– xxxxx.DC.MTM.rev.200317_17.doc 12 / 48


writing, formal, and a final decision; or berhubungan dengan penegakan hukum
secara tertulis, resmi, dan merupakan
putusan final; atau
c. set out clearly and unequivocally in the c. diatur dengan jelas dan tegas dalam
legislation/rules in force in Indonesia; or peraturan perundangan yang berlaku di
Indonesia; atau
d. if the confidential information obtained d. jika informasi rahasia tersebut diperoleh
legally by the receiving party without secara sah oleh pihak yang menerima
violating the Agreement and or does not informasi rahasia tanpa melanggar
violate the rights of the disclosing party; or Perjanjian dan atau tidak melanggar hak-
hak pihak yang mengungkapkan; atau
e. if prior to the date of this Agreement, the e. jika sebelum tanggal Perjanjian ini,
confidential information had been made informasi rahasia tersebut telah
known to the public or were/are in a public diketahui oleh umum atau
place or with this being the general berada/tersedia di tempat umum atau
information that is not a result of a breach of dengan ini menjadi informasi umum
this Agreement; or yang bukan merupakan akibat dari
pelanggaran Perjanjian ini; atau
f. to their legal and financial advisers provided f. kepada penasehat hukum atau
they agree to keep the confidentiality; or keuangan/auditor sepanjang mereka
setuju untuk menjaga kerahasiaan
g. in connection with legal proceedings related g. sehubungan dengan proses peradilan
to this Agreements. terkait Perjanjian ini.

12.2 The Second Party shall ensure all Personnel to 12.2 Pihak Kedua wajib memastikan seluruh
keep and safeguard all confidential Personil menjaga setiap dan seluruh
information/data/document given or informasi/data/dokumen yang
received/obtained/known in any way and any diterima/diperoleh/diketahui dengan cara
form, either orally or in writing, directly or dan bentuk apapun, baik lisan atau
indirectly, while Personnel working in the tulisan, maupun langsung atau tidak
Work Location. langsung, selama Personil di Lokasi Kerja.

12.3 For the purpose of confidentiality matter as 12.3 Untuk tujuan masalah kerahasiaan yang
set forth in section 12.2 above, the Second dimaksud pada ayat 12.2 di atas, Pihak
Party shall ensure that each Personnel has Kedua harus memastikan bahwa setiap
signed a confidentiality agreement/statement Personil telah menandatangani perjanjian
to keep confidentiality of information of any kerahasiaan/pernyataan untuk menjaga
data/documents/information (in form of kerahasiaan informasi atas setiap
written and verbal communication) to be data/dokumen/informasi (dalam bentuk
received/known/obtained, in any form and in komunikasi tertulis maupun lisan) yang
any way, during placement in the Work akan diterima/diketahui/diperolehnya
Location and shall be fully liable for the non- dalam bentuk dan cara apapun selama
compliance with the confidentiality ditugaskan di Lokasi Kerja dan bertanggung
requirements by the Personnel and the Second jawab untuk non-kepatuhan dengan
Party shall ensure such confidentiality persyaratan kerahasiaan oleh Personil dan
agreement will remain in effect even though Pihak Kedua wajib memastikan perjanjian
such Personnel is no longer assigned and kerahasiaan dimaksud akan tetap berlaku
placed in the Work Location. meskipun Personil yang bersangkutan
tidak lagi ditugaskan dan ditempatkan di
Lokasi Kerja.

12.4 The confidentiality obligations set forth 12.4 Kewajiban menjaga rahasia ini tetap

PKS Pemborongan Pekerjaan xxx– xxxxx.DC.MTM.rev.200317_17.doc 13 / 48


herein shall continue to survive after the berlaku sekalipun Perjanjian ini telah
expiration or termination of this Agreement. berakhir atau diakhiri.

Article 13 Pasal 13
ASSIGNMENT PENGALIHAN

Neither Party may assign this Agreement, in whole Tidak satupun Pihak dapat mengalihkan
or in part, without the prior written consent of the Perjanjian ini, seluruh atau pun sebagian, tanpa
other Party. Notwithstanding the foregoing, th First persetujuan tertulis sebelumnya dari Pihak
Party may assign this Agreement, without the lainnya. Meskipun demikian, Pihak Pertama
consent of the Second Party, to its affiliate or the dapat mengalihkan Perjanjian ini, tanpa
surviving entity in connection with the merger, persetujuan dari Pihak Kedua, kepada afiliasi
consolidation, or sale of all or substantially all of its atau entitas yang dipertahankan sehubungan
assets in each case where the successor entity dengan merger, konsolidasi, atau penjualan dari
assumes all rights and obligations of the First Party semua atau secara substansial seluruh asetnya
under this Agreement. Any assignment in violation yang mana entitas penerus mengambil alih
of this section shall be null, void, and of no force or semua hak dan kewajiban Pihak Kedua
effect. berdasarkan Perjanjian ini. Pengalihan yang
dilakukan dengan pelanggaran atas Pasal ini
akan menjadi batal demi hukum dan tidak
memiliki efek.

Article 14 Pasal 14
MISCELLANEOUS LAIN-LAIN

14.1 Each Party shall consult with, and obtain the 14.1 Masing-masing Pihak harus melakukan
approval of the other Party in writing, before konsultasi dan mendapatkan persetujuan
issuing any press release or formal publicity dengan Pihak lainnya secara tertulis,
concerning the other Party or this Agreement. sebelum mengeluarkan pernyataan kepada
pers atau pengumuman kepada publik yang
berhubungan dengan Pihak lainnya dalam
Perjanjian ini.

14.2 The Parties hereby grant power and authority 14.2 Pihak Kedua dengan ini memberikan kuasa
to the First Party to deduct/set off any invoice dan kewenangan kepada Pihak Pertama
due to First Party in an amount equivalent with untuk melakukan pemotongan atas tagihan
the amount of liquidated Pihak Kedua sebesar jumlah pembayaran
damages/penalties/indemnification mentioned denda/penalty/ganti kerugian seperti yang
in section 7 of Exhibit A and relevant sections of disebutkan di ayat 7 dari Lampiran A dan
this Agreement and its Exhibits due to Second ayat–ayat yang relevan dari Perjanjian ini
Party arising out or in connection of any breach beserta Lampirannya yang menjadi
of any provision of this Agreement by the kewajban Pihak Kedua yang ditimbulkan
Second Party . The power and authority grant karena pelanggaran atas ketentuan menurut
to the Second Party to the First Party shall not Perjanjian ini. Kuasa dan kewenangan yang
be withdrawn or revoked and in no event be diberikan Pihak Kedua kepada Pihak
terminated for any reasons whatsoever Pertama tersebut tidak dapat ditarik atau
including all matters mentioned in Article dicabut kembali dan dalam keadaan apapun
1813,1814 and 1816 of the Indonesian Civil tidak akan berakhir karena sebab apapun
Code without prior written consent of the First juga termasuk sebab yang termaktub dalam
Party. Pasal 1813, 1814 dan 1816 KUHPerdata
tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu
dari Pihak Kedua.

PKS Pemborongan Pekerjaan xxx– xxxxx.DC.MTM.rev.200317_17.doc 14 / 48


14.3 Should there be amendments, supplements, 14.3 Apabila diperlukan amendemen, suplemen
and or other issues not adequately covered by atau terdapat hal-hal lainnya yang belum
this Agreement, then those amendments shall diatur secara jelas dalam Perjanjian ini,
be drawn up in writing and signed by the maka amendemen tersebut harus dibuat
Parties, and shall form an inseparable part of secara tertulis dan ditandatangani oleh Para
this Agreement. This Agreement may be Pihak, dan merupakan bagian yang tidak
amended only by a document in writing terpisahkan dari Perjanjian ini. Perjanjian ini
executed by the duly authorized hanya dapat dirubah dengan dokumen
representatives of the Parties. tertulis yang ditandatangani oleh perwakilan
yang berwenang dari Para Pihak.

14.4 This Agreement and its Attachments constitute 14.4 Perjanjian ini dan Lampiran-lampirannya
the entire agreement between the Parties with merupakan keseluruhan perjanjian antara
respect to the subject matter hereof. It sets Para Pihak yang terkait dengan subyek dan
forth all intended rights and obligations and materi yang diatur dalam Perjanjian ini.
supersedes any and all previous agreements Perjanjian dan Lampiran-lampirannya
and understandings between them with respect mengatur semua hak dan kewajiban dan
to the subject matter hereof. menggantikan setiap dan semua perjanjian
dan kesepakatan sebelumnya antara Para
Pihak terkait dengan subyek dan materi
dalam Perjanjian ini.

14.5 If any of the terms and conditions of this 14.5 Apabila terdapat syarat dan ketentuan
Agreement shall be or become unenforceable dalam Perjanjian ini menjadi tidak dapat
for any cause or reason whatsoever, the diberlakukan untuk sebab dan alasan
ensuing lack of enforceability shall not affect apapun, ketidakberlakuan tersebut tidak
the other provisions hereof, and in such event boleh mempengaruhi ketentuan lainnya
the Parties hereto shall endeavor to substitute dalam Perjanjian ini, dan dalam kondisi
forthwith such other enforceable provision as tersebut, Para Pihak akan berusaha untuk
will most closely correspond to the legal and segera mengganti syarat dan ketentuan
economic contents of the said terms and tersebut dengan yang paling mendekati
conditions. dengan muatan hukum dan ekonomi dari
syarat dan ketentuan tersebut.

14.6 The failure by either Party to the Agreement to 14.6 Kegagalan dari salah satu Pihak untuk
exercise or enforce any rights conferred by the menjalankan hak-hak yang diatur dalam
Agreement shall not be deemed to be a waiver Perjanjian tidak dapat dianggap sebagai
of any such right or obligation therein at any pelepasan atas hak atau kewajiban dalam
time or times thereafter. Perjanjian ini setiap saat atau setelahnya.

14.7 This Agreement is executed in English version 14.7 Perjanjian ini dibuat dalam versi Bahasa
and Bahasa Indonesia version. If there is any Inggris dan Bahasa Indonesia. Apabila
discrepancy/inconsistency between the English terdapat perbedaan/inkonsistensi antara
version and the Bahasa Indonesia version, the versi Bahasa Inggris dan versi Bahasa
Bahasa Indonesia version shall prevail. The Indonesia maka versi Bahasa Indonesia yang
relevant English text will be deemed to be akan berlaku. Teks Bahasa Inggris terkait
amended to conform with and to make the akan dianggap diubah untuk menyesuaikan
relevant English text consistent with the dan membuat teks Bahasa Inggris terkait
corresponding Bahasa Indonesia text. The konsisten dengan teks Bahasa Indonesia
Parties agree although this Agreement dimaksud. Para Pihak sepakat meskipun
(including any amendments/addendum Perjanjian ini (termasuk segala
thereto) is made in 2 (two) languages, but for perubahannya) ini dibuat dalam 2 (dua)

PKS Pemborongan Pekerjaan xxx– xxxxx.DC.MTM.rev.200317_17.doc 15 / 48


the purposes of the implementation of this bahasa, namun untuk keperluan
Agreement, including the implementasi pelaksanaan Perjanjian ini,
submission/signatories of any documents termasuk penyerahan dan
related to the implementation of this penandatanganan dokumen terkait
Agreement may be made sufficiently in 1 (one) pelaksanaan Perjanjian ini dapat dibuat
languages, i.e Bahasa Indonesia. cukup dalam 1 (satu) bahasa, yaitu Bahasa
Indonesia.

This Agreement is made in 2 (two) originals, signed Perjanjian ini dibuat dalam 2 (dua) dokumen asli,
in Jakarta by the authorized representatives of the ditandatangani di Jakarta oleh para perwakilan
Parties according to the prevailing regulations, duly yang berwenang dari Para Pihak sesuai dengan
stamped and each of them shall be binding and have peraturan perundang-undangan yang berlaku,
the equal legal force. bermeterai cukup, dan masing-masing mengikat
dan memiliki kekuatan hukum yang sama.

[Nama Pihak Pertama] [Nama Pihak Kedua]

_________________ ________________

Attachment A Lampiran A
Specific Terms and Conditions Ketentuan-ketentuan dan Syarat-syarat Khusus

1. Additional Definitions. In addition to the 1. Definisi Tambahan. Selain definisi


definition as set forth in the Agreement, the sebagaimana dimaksud dalam Perjanjian,
Parties agree to add the following definitions Para Pihak sepakat untuk menambahkan
definisi-definisi sebagai berikut :

a. “Service Acceptance Certificate” shall mean a. “Berita Acara (BA) Serah Terima Jasa”
a written document that constitute the adalah suatu dokumen tertulis yang
evidence of a process or activity that has merupakan pembuktian atas suatu proses
been done by the Second Party based on atau kegiatan yang telah dilakukan oleh
the PO which are subject to and bound Pihak Kedua berdasarkan PO yang tunduk
according to the terms and conditions dan terikat dengan syarat dan ketentuan
under this Agreement, which is issued and dari Perjanjian ini, yang diterbitkan oleh
signed by the authorized representatives of Pihak dan ditandatangani oleh pejabat
the First Party and the Second Party used as yang berwenang dari Pihak Pertama dan
basis or attachments of payment/billing. Pihak Kedua yang digunakan sebagai dasar
atau lampiran pembayaran/penagihan.

b. ”Work Fee” shall mean the lump sum fees b. ”Biaya Pekerjaan” adalah harga lump sum
as stated in the relevant PO in accordance yang dicantumkan dalam PO berdasarkan
with the relevant Scope of Work, for the Lingkup Pekerjaan terkait, untuk
execution of the Work as well as the pelaksanaan Pekerjaan serta pemenuhan
fulfillment of all other obligations and seluruh kewajiban dan tanggung jawab
responsibilities by the Second Party. oleh Pihak Kedua.

PKS Pemborongan Pekerjaan xxx– xxxxx.DC.MTM.rev.200317_17.doc 16 / 48


c. “Management Fee” shall mean fees which c. “Biaya Manajemen” adalah biaya yang
becomes of the Second Party’s rights menjadi hak Pihak Kedua terkait dengan
related with the implementation of this pelaksanaan Perjanjian ini dan akan
Agreement and will be paid by the First dibayarkan oleh Pihak Pertama kepada
Party to the Second Party as set out in Pihak Kedua sebagaimana diatur dalam
Attachment B . Lampiran B.

d. ”Working Hours” shall means normal d. ”Jam Kerja " adalah jam kerja normal yaitu
working hours which is 8 (eight) hours per 8 (delapan) jam per hari atau 40 (empat
day or 40 (forty) hours per week. puluh) jam per minggu. Meskipun dengan
Notwithstanding this definition, the adanya definisi ini, jam kerja untuk setiap
working hours for each location where the lokasi di mana Personil ditugaskan atau
Personnel assigned or placed may vary ditempatkan dapat bervariasi sesuai
according to the policy determined by the dengan kebijakan yang ditentukan oleh
First Party. Therefore, Personnel shall fully Pihak Pertama. Oleh karenanya, Personil
abide with Working Hours applied in each harus mematuhi Jam Kerja yang
Work Location. diterapkan di setiap Lokasi Kerja.

e. “Service” shall mean Work implementation e. ”Jasa” adalah jasa pelaksanaan Pekerjaan
services as determined by the First Party in sebagaimana ditentukan oleh Pihak
each PO(s) to be performed by the Second Pertama dalam setiap PO untuk dilakukan
Party and its Personnel. oleh Pihak Kedua dan Personilnya.

f. “Scope of Work” shall mean a scope of the f. “Lingkup Pekerjaan” adalah cakupan
Work that must be performed and Pekerjaan yang harus dilakukan dan
completed by the Second Party through its diselesaikan oleh Pihak Kedua melalui
Personnel as described in each relevant PO. Personilnya sebagaimana disebutkan pada
setiap PO terkait.

g. “Scope of Services” means the statement of g. “Lingkup Jasa” berarti pernyataan


Work as set out in this Agreement, Pekerjaan yang diatur dalam Perjanjian ini,
including Attachment C and any statement termasuk Lampiran C dan pernyataan
of Work issued from time to time by the Pekerjaan yang diterbitkan dari waktu ke
First Party to be performed and completed waktu oleh Pihak Pertama untuk dilakukan
by the Second Party. dan diselesaikan oleh Pihak Kedua.

h. ”Work Location” shall mean location or the h. ”Lokasi Kerja” adalah lokasi atau tempat
other places as mentioned in each PO lainnya sebagaimana dimaksud dalam
and/or the operational area of the First setiap PO dan/atau daerah operasional
Party, or other places as determined by the Pihak Pertama, atau di tempat lain
First Party. sebagaimana ditetapkan oleh Pihak
Pertama.

i. “Work” shall mean any part of or all the i. ”Pekerjaan” adalah sebagian atau
works and actions that must be delivered keseluruhan Pekerjaan dan tugas yang
by the Second Party in accordance with the harus disediakan oleh Pihak Kedua yang
terms and conditions in this Agreement, as ditempatkan di Lokasi Kerja sesuai dengan
well as in accordance with Scope of Work syarat dan ketentuan Perjanjian ini, serta
attached in each PO(s). sesuai dengan Lingkup Pekerjaan yang
dilampirkan di setiap PO.

PKS Pemborongan Pekerjaan xxx– xxxxx.DC.MTM.rev.200317_17.doc 17 / 48


j. “Personnel” shall mean employees or j. ”Personil” adalah karyawan atau personil
personnel of the Second Party assigned or dari Pihak Kedua yang ditugaskan dan
placed in Work Location determined by the ditempatkan di Lokasi Kerja untuk
First Party. The number and level of melaksanakan Pekerjaan menurut
expertise of each personnel for each Work Perjanjian ini. Jumlah dan tingkat keahlian
function is under the authority of the tiap Personil untuk masing-masing fungsi
Second Party. However, if necessary the Pekerjaan merupakan kewenangan Pihak
First Party may request to the Second Party Kedua. Namun bilamana diperlukan, Pihak
to change the number and/or skill level Pertama dapat meminta kepada Pihak
personnel Kedua untuk merubah jumlah dan/atau
tingkat keahlian personilnya.

k. “Purchase Order” or “PO” shall mean a k. “Purchase Order” atau “PO” adalah
written document issued by the First Party dokumen tertulis yang diterbitkan oleh
as the basis of the performance of Work Pihak Pertama sebagai dasar pelaksanaan
for the Second Party. Each PO issued and Pekerjaan bagi Pihak Kedua. Setiap PO
signed by the First Party shall form an yang diterbitkan dan ditandatangani oleh
integral and inseparable part of the Pihak Pertama merupakan satu kesatuan
Agreement. dan bagian yang tidak terpisahkan dari
Perjanjian.

l. “Service Level Agreement (SLA)/Key l. “Service Level Agreement (SLA)/Key


Performance Indicator (KPI)” shall mean Performance Indicator (KPI)” adalah
the written document attached to this dokumen kesepakatan tertulis yang
Agreement as Attachment D and signed by terlampir dalam Perjanjian ini sebagai
the Parties that states level and quality of Lampiran D dan ditandatangani oleh Para
Work performance based on this Pihak yang menyatakan tingkat dan
Agreement that must be submitted by the kualitas dari pelayanan yang harus
Second Party to the First Party with diberikan oleh Pihak Kedua kepada Pihak
particular standar and parameter. Pertama dengan standar dan parameter
tertentu.

2. The First Party’s Rights 2. Hak Dari Pihak Pertama

2.1 The First Party reserves the right to determine 2.1 Pihak Pertama berhak untuk menentukan
the work criteria, Working Hours, and Scope of kriteria pekerjaan, Jam Kerja, dan Lingkup
Work to be performed by the Second Party Pekerjaan untuk dilakukan oleh Pihak Kedua
through its Personnel who will be assigned and melalui Personil yang akan ditugaskan atau
placed in the Work Location. ditempatkan di Lokasi Kerja.

2.2 The First Party reserves the right to conduct 2.2 Pihak Pertama berhak untuk melakukan
periodic assessment and evaluation of penilaian dan evaluasi atas kinerja dari Pihak
performance of the Second Party (including Kedua (termasuk penilaian dan evaluasi
assessment and evaluation against terhadap kinerja Personil) secara berkala
performance of the Personnel) in accordance sesuai dengan waktu yang ditentukan oleh
with the timeframe specified by the First Party. Pihak Pertama.

2.3 With respect to the point 2.2 above, if based 2.3 Sehubungan dengan butir 2.2 di atas, apabila
on the result of assessment and evaluation, berdasarkan hasil penilaian dan evaluasi
the performance of Work and/or quality of memperlihatkan bahwa pelaksanaan
Services rendered by the Second Party do not Pekerjaan dan/atau kualitas Jasa yang
comply with the agreed SLA/KPI, the First diberikan oleh Pihak Kedua tidak sesuai

PKS Pemborongan Pekerjaan xxx– xxxxx.DC.MTM.rev.200317_17.doc 18 / 48


Party has the right to request the Second Party dengan SLA/KPI yang telah disepakati, Pihak
to improve the quality of Services/its Pertama berhak meminta kepada Pihak
performance by giving 3x (three times) Kedua untuk memperbaiki kualitas
warning letter, whether consecutive or not, Jasa/meningkatkan performa kinerjanya
with a grace period maximum of 7 (seven) dengan memberikan surat peringatan
Days for each warning. If after third warning sebanyak 3x (tiga kali), baik berturut-turut
letter, the Second Party is still unable to maupun tidak berturut-turut, dalam masa
improve its performance/quality of Service, tenggang masing-masing maksimal 7 (tujuh)
the First Party is entitled to terminate this Hari untuk setiap peringatan. Apabila setelah
Agreement, without any penyampaian surat peringatan ketiga, Pihak
penalty/compensation in any form. Kedua tetap tidak dapat meningkatkan
performa kinerjanya/kualitas Jasanya, maka
Pihak Pertama berhak mengakhiri Perjanjian
ini, tanpa dikenakan penalti/kompensasi
dalam bentuk apapun.

2.4 In order to support the sustainability of the 2.4 Untuk menunjang keberlangsungan
implementation and completion of the Work, pelaksanaan dan penyelesaian Pekerjaan,
the First Party has the rights to request a Pihak Pertama berhak untuk meminta
substitute Personnel (replacement) in penggantian (replacement) atas Personil
accordance with provision set out in Point sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam
6.11 of this Attachment A. Butir 6.11 Lampiran A ini.

2.5 All intellectual property rights (“IPR”) arising 2.5 Semua hak atas kekayaan intelektual (HAKI/
out of the execution of this Agreement IPR) yang timbul dari pelaksanaan Perjanjian
including but not limited to copyright, ini termasuk namun tidak terbatas kepada
trademark, literature, design, creative, hak cipta, merek dagang, literature, desain,
methods, trade secrets, know-how, or other kreatif, metode, rahasia dagang, know-how,
material belongs to the First Party or third atau material lainnya adalah milik Pihak
party that owned such rights. The Second Pertama atau pihak ketiga lainnya yang
Party hereby agrees that it will not infringe any memiliki hak tersebut. Pihak Kedua setuju
copyright or other intellectual property of the untuk tidak melanggar hak cipta atau HAKI
First Party or any third party while providing lainnya yang dimiliki oleh Pihak Pertama atau
the Services under this Agreement. Violation pihak ketiga lainya selama menyediakan Jasa
of this provision is considered as material menurut Perjanjian ini. Pelanggaran klausul
breach of the Agreement. ini dianggap sebagai pelanggaran berat dari
Perjanjian ini.

2.6 When deemed necessary and for certain type 2.6 Apabila dipandang perlu dan untuk type
of Work, the First Party with prior written Pekerjaan tertentu, Pihak Pertama dengan
notice to the Second Party may change the pemberitahuan tertulis terlebih dahulu
Work schedule, Work Location, assignment or kepada Pihak Kedua, dapat merubah jadwal
placement of the Personnel in accordance to Pekerjaan, Lokasi Kerja, penugasan atau
the First Party’s requirement and needs. penempatan dari Personil sesuai dengan
keperluan dan kebutuhan dari Pihak Pertama.

2.7 Upon completion of the Works, The First Party 2.7 Setelah penyelesaian Pekerjaan, Pihak
will issue the Service Acceptance Certificate Pertama akan menerbitkan Sertifikat
confirming that the Second Party has Penerimaan Jasa yang mengkonfirmasikan
completed the Work to the full satisfaction of Pihak Kedua telah menyelesaikan pekerjaanya
the First Party. However, The First Party atas kepuasan penuh dari Pihak Pertama.
reserves the right to reject or suspend the Namun, Pihak Pertama berhak menolak atau

PKS Pemborongan Pekerjaan xxx– xxxxx.DC.MTM.rev.200317_17.doc 19 / 48


signing of Service Acceptance Certificate if in menunda penandatanganan Berita Acara
the opinion of the First Party, Services Serah Terima Jasa apabila menurut pendapat
rendered by the Second Party does not comply Pihak Pertama, Jasa yang diberikan oleh Pihak
with the provisions of this Agreement and or Kedua tidak memenuhi ketentuan Perjanjian
the agreed SLA / KPI. ini dan atau SLA/KPI yang disepakati.

2.8 The First Party reserves the right to impose the 2.8 Pihak Pertama berhak untuk mengenakan
liquidated damages/ fines to the Second Party penalti/denda kepada Pihak Kedua bilamana:
if: a. kinerja Pihak Kedua tidak sesuai dengan
a. the performance of the Second Party does SLA/KPI sebagaimana ditentukan di dalam
not comply with SLA/KPI set forth in the Lampiran D Perjanjian ini; dan/atau
Attachment D of this Agreement; and/or b. Pihak Kedua terlambat untuk menyediakan
b. the Second Party delay in providing Jasa yang diminta oleh Pihak Pertama sesuai
required Services in accordance with dengan ketentuan yang diatur dalam
provisions set forth in this Agreement. Perjanjian ini.

2.9 The First Party has the right to at any time, by 2.9 Pihak Pertama berhak setiap saat, dengan
a prior written notification to the Second Party pemberitahuan tertulis sebelumnya kepada
and within a reasonable period, to conduct Pihak Kedua dan dalam jangka waktu yang
regular inspection on the Work implemented wajar, untuk melakukan pemeriksaan regular
by the Second Party and/or meet with the terhadap Pekerjaan yang dilaksanakan oleh
representatives of the Second Party to discuss PIhak Kedua dan/atau bertemu dengan
the progress of the Work implementation or wakil-wakil Pihak Kedua untuk membicarakan
the result of inspection conducted, provided perkembangan pelaksanaan Pekerjaan atau
that: hasil dari pemeriksaan yang telah dilakukan,
(i) The Second Party is obliged to arrange the dengan ketentuan:
implementation of such inspection as (i) Pihak Kedua wajib mengatur pelaksanaan
requested by the First Party; pemeriksaan tersebut sebagaimana
(ii) the implementation of an inspection will diminta oleh Pihak Pertama;
not cause the delay in the implementation (ii) dilaksanakannya suatu pemeriksaan tidak
of the Work; akan menyebabkan keterlambatan dalam
(iii) the implementation or non-performance pelaksanaan Pekerjaan;
of an inspection by the First Party shall not (iii) dilaksanakan atau tidak dilaksanakannya
relieve or release the Second Party from suatu pemeriksaan oleh Pihak Pertama
its obligations and responsibilities under tidak membebaskan atau melepaskan
the Agreement. Pihak Kedua dari kewajiban dan tanggung
jawabnya berdasarkan Perjanjian.

3. The First Party’s Obligations 3. Kewajiban Pihak Pertama

3.1 Pay the Work Fee and Management Fee to the 3.1 Membayarkan Biaya Pekerjaan dan Biaya
Second Party in accordance of terms and Manajemen kepada Pihak Kedua, sesuai
conditions of this Agreement. syarat dan ketentuan Perjanjian ini.

3.2 Providing standard working tools (such as: 3.2 Menyediakan peralatan kerja standar
computer, email, uniform, stationary, ID card (seperti: komputer, email, seragam, peralatan
and other tools) to support Personnel daily alat tulis/ATK, kartu identitas dan peralatan
Work activities. This provision shall apply ONLY lainnya) guna menunjang aktivitas kerja
for the type of Work that in accordance to the Personil. Ketentuan ini HANYA berlaku untuk
First Party’s consideration, such tools are tipe Pekerjaan yang berdasarkan
necessary to be provided. pertimbangan Pihak Pertama, peralatan kerja

PKS Pemborongan Pekerjaan xxx– xxxxx.DC.MTM.rev.200317_17.doc 20 / 48


tersebut dibutuhkan untuk disediakan.

4. The Second Party’s Rights 4. Hak Pihak Kedua

4.1 In connection to the implementation of this 4.1 Sehubungan dengan pelaksanaan Perjanjian
Agreement, the Second Party shall be entitled ini, Pihak Kedua berhak untuk menerima
to receive payment of the Work Fee and pembayaran atas Biaya Pekerjaan dan Biaya
Management Fee in accordance of terms in Manajemen sesuai dengan ketentuan
this Agreement. Perjanjian ini.

4.2 The Second Party by submitting prior written 4.2 Pihak Kedua dengan mengajukan persetujuan
approval to the First Party may change/adjust tertulis terlebih dahulu kepada Pihak Pertama
the Work Fee as set forth in this Agreement in dapat mengubah/menyesuaikan Biaya
the event during the term of this Agreement Pekerjaan yang ditetapkan dalam Perjanjian
there is any changes/new regulation passed by ini apabila dalam jangka waktu Perjanjian ini
the competent Government authorities on terjadi perubahan/penetapan baru oleh
monetary policy and/or manpower/labor. pemerintah terhadap kebijakan moneter
Changes/adjustment of the Work Fee may dan/atau ketenagakerjaan.
ONLY be adjusted upon the Second Party Perubahan/penyesuaian atas Biaya Pekerjaan
obtaining written approval from the First HANYA dapat dilakukan setelah Pihak Kedua
Party. mendapatkan persetujuan tertulis dari Pihak
Pertama.

5. The Second Party’s Obligations 5. Kewajiban Pihak Kedua

5.1 The Second Party shall confirm receipt of every 5.1 Pihak Kedua wajib memberikan konfirmasi
PO issued by the First Party immediately upon tanda terima untuk setiap PO yang diterbitkan
receipt of such PO within the same day. The oleh Pihak Pertama segera setelah
Second Party shall under no circumstances diterimanya PO dimaksud pada hari yang
reject to implement the Work assigned to sama pada saat PO diterbitkan. Pihak Kedua
them and as described in PO, which has been dengan alasan apapun tidak dapat menolak
accepted by the Second Party. untuk melaksanakan Pekerjaan yang
ditentukan dan seperti yang tercantum
dalam PO, yang telah diterima oleh Pihak
Kedua.

5.2 The Second Party shall provide trained, skilled 5.2 Pihak Kedua wajib menyediakan Personil yang
and experienced Personnel upon receipt of a terlatih, terampil dan berpengalaman setelah
written request (Service Form and PO) from menerima permintaan tertulis (form
the First Party. permintaan Jasa dan PO) dari Pihak Pertama.

5.3 The Second Party shall take full responsibility 5.3 Pihak Kedua harus bertanggung jawab penuh
towards performance of each Personnel terhadap kinerja masing-masing Personil
placed in Work Location for performing the yang ditempatkan di Lokasi Kerja untuk
duties and strictly adhere with the agreed melakukan tugasnya dan mematuhi secara
Scope of Work as attached in PO, SLA set out penuh Lingkup Pekerjaan yang dilampirkan
in Attachment D of this Agreement, as well as dalam PO, SLA sesuai dengan Lampiran D
any instructions given by the First Party of the Perjanjian ini, serta setiap instruksi yang
time period. diberikan oleh Pihak Pertama dari waktu
waktu.

PKS Pemborongan Pekerjaan xxx– xxxxx.DC.MTM.rev.200317_17.doc 21 / 48


5.4 The Second Party shall provide and perform all 5.4 Pihak Kedua wajib menyediakan dan
necessary actions to prevent an accident on melakukan segala tindakan yang diperlukan
any individual or damage to the First Party or a untuk mencegah kecelakaan pada orang
third party property during the atau kerusakan pada hak milik Pihak Pertama
implementation of the Work. For the purpose atau pihak ketiga pada saat pelaksanaan
of this provision, the Second Party is obliged to Pekerjaan. Untuk keperluan ketentuan ini,
provide and guarantee the availability of Pihak Kedua wajib menyediakan dan
protectors, stairs, security fences, signs and menjamin tersedianya pengaman, tangga-
building/structure required to protect and tangga, pagar pengaman, tanda-tanda dan
secure the Personnel, property and the public. bangunan/struktur yang diperlukan untuk
The Second Party shall ensure all its menjaga dan melindungi para Personil, harta
equipment, tools, work processes and benda dan masyarakat. Pihak Kedua wajib
Personnel, must to fulfill the prevailing laws memastikan seluruh perlengkapan,
including any prevailing laws and regulation peralatan, proses kerja serta Personilnya
concerning the occupational health and safety harus memenuhi hukum yang berlaku
environment (HSE). termasuk segala peraturan terkait
keselamatan dan kesehatan kerja serta
lingkungan (K3L) yang berlaku.

5.5 The Second Party shall provide written notice 5.5 Pihak Kedua wajib menyampaikan
to the First Party reminding the First Party of pemberitahuan tertulis kepada Pihak
the validity period of the Agreement at the Pertama untuk mengingatkan dari masa
latest by 30 (thirty) Days prior the expiration berlakunya Perjanjian, paling lambat 30 (tiga
date of this Agreement. puluh) Hari sebelum tanggal berakhirnya
Perjanjian ini.

5.6 The Second Party shall submit and prepare an 5.6 Pihak Kedua wajib mengirimkan dan
extension proposal if the First Party intends to menyiapkan proposal perpanjangan jika
request the Second Party to extend the Pihak Pertama bermaksud meminta Pihak
placement of the Personnel concerned up to a Kedua untuk memperpanjang penempatan
certain period of time permitted by the Personil yang bersangkutan sampai dengan
prevailing laws and regulations in Indonesia. jangka waktu tertentu yang diizinkan oleh
hukum dan peraturan yang berlaku di
Indonesia.

5.7 The Second Party shall provide attendance 5.7 Pihak Kedua wajib menyediakan daftar
list/absence record for tracking the attendance kehadiran/catatan absensi untuk mencatat
of each Personnel (hereinafter referred to as kehadiran setiap Personil (selanjutnya
“Attendance List”, in format and substance as disebut sebagai "Daftar Absensi" dengan
attached in Attachment H of this Agreement) format dan substansi yang terlampir dalam
to be validated by the authorized Lampiran H Perjanjian ini) untuk divalidasi
representative of First Party. This Attendance oleh perwakilan resmi Pihak Pertama. Daftar
List shall be attached as part of invoice Absensi tersebut harus dilampirkan sebagai
documents to justify payment for monthly bagian dari dokumen tagihan sebagai bukti
Work Fee. untuk pembayaran tagihan Biaya Pekerjaan.

5.8 With respect to salary/wages (and other 5.8 Sehubungan dengan gaji/upah (dan
payment, such as: festive allowance, social pembayaran lainnya, seperti: THR, jaminan
security as required by prevailing sosial yang dipersyaratkan oleh
regulations/laws), income tax payment and peraturan/hukum yang berlaku),
other labour law and regulations enforced pembayaran pajak penghasilan dan hukum
within jurisdiction of the Republic of ketenagakerjaan dan peraturan yang

PKS Pemborongan Pekerjaan xxx– xxxxx.DC.MTM.rev.200317_17.doc 22 / 48


Indonesia, the following provisions shall ditegakkan dalam hukum negara Republik
apply: Indonesia, berlaku ketentuan sebagai
berikut:
i. the Second Party shall ensure payment of i. Pihak Kedua wajib memastikan pembayaran
salary/wages, meal allowance, festive gaji /upah, uang makan, Tunjangan Hari Raya
allowance (THR), medical allowance and other (THR), tunjangan kesehatan dan pembayaran
payment (if any) for each Personnel in all Work lainnya (jika ada) untuk setiap Personil di
Location are remitted within the schedule seluruh Lokasi kerja dibayarkan dalam batas
specified by the Second Party including all due waktu yang telah ditentukan oleh Pihak
obligations of the Second Party to the Pertama termasuk seluruh kewajiban Pihak
Personnel in order to prevent disturbance in Kedua kepada Personil demi mencegah
the execution/performance of Work. If gangguan dalam pelaksanaan Pekerjaan.
deemed necessary in order to ensure the Apabila dipandang perlu dalam rangka
smooth execution of Work by Personnel, the memastikan kelancaran pelaksanaan
First Party may provide advice/ suggestions to Pekerjaan oleh Personil, Pihak Pertama
the Second Party of the payment period the of dapat memberikan saran/masukan kepada
salary/wages and in this case, the Second Pihak Kedua mengenai periode pembayaran
Party agrees to consider such advice/ gaji/upah dimaksud dan dalam ini Pihak
suggestions of the First Party and shall Kedua setuju untuk mempertimbangkan
implement such. In the event the payment saran/masukan Pihak Pertama tersebut
date is due on public holiday or Sunday, such serta mengimplementasikannya. Apabila
payment shall be made by the Second Party on jatuh tempo pembayaran jatuh pada hari
the preceding Working Day libur atau Minggu, maka pembayaran
tersebut hari dilakukan oleh Pihak Kedua
pada Hari Kerja sebelumnya

ii. the Second Party agrees and shall assume ii. Pihak Kedua setuju dan wajib bertanggung
full responsibility for the calculations, jawab penuh untuk perhitungan,
deductions and report on Income Tax (PPh pemotongan dan laporan Pajak
21) of all Personnel to the tax office for full Penghasilan (PPh 21) atas semua Personel
Salary or Wages paid to the Personnel in ke kantor pajak untuk semua gaji/upah
accordance with this Agreement. If yang dibayarkan kepada Personil. Jika
needed, the Second Party agrees to diperlukan, Pihak Kedua setuju untuk
provide and/or submit all documents menunjukan dan/atau memberikan semua
related to the aforesaid (tax document PPh dokumen terkait dengan hal tersebut di
21) to the First Party. atas (dokumen perpajakan PPh 21) kepada
Pihak Pertama.

iii. Refer to the prevailing manpower iii. Merujuk kepada peraturan


regulations, The Second Party shall ketenagakerjaan yang berlaku, Pihak
enroll/register all Personnel placed in Kedua wajib mendaftarkan seluruh
Work Location to BPJS Ketenagakerjaan Personel yang ditempatkan di Lokasi Kerja
and BPJS Kesehatan as proven with BPJS kepada BPJS Ketenagakerjan dan BPJS
card to be distributed to all Personnel Kesehatan sebagaimana dibuktikan
assigned to the First party within 3(three) dengan kartu BPJS yang harus
months at the latest upon registration . didistribusikan kepada semua Personil
The Second Party shall ensure the BPJS yang ditugaskan ke Pihak Pertama
fund is deposited regularly to BPJS and selambat lambatnya dlam jangka waktu 3
provide the BPJS balance report to each (tiga) bulan setelah Pendaftaran. Pihak
Personnel every year (at the beginning of Kedua harus memastikan dana BPJS
the year, after such report has been dipotong secara teratur dan disetorkan ke
received from BPJS). Violation of this BPJS serta memberikan laporan saldo BPJS

PKS Pemborongan Pekerjaan xxx– xxxxx.DC.MTM.rev.200317_17.doc 23 / 48


provision will be considered as material kepada Personil setiap tahunnya (terhitung
breach of this Agreement. sejak awal tahun ini, setelah laporan
tersebut telah diterima dari pihak BPJS).
Pelanggaran dari klausul ini dianggap
pelangaran berat atas Perjanjian ini.

5.9 The Second Party at all-time shall fully comply 5.9 Pihak Kedua setiap waktu wajib sepenuhnya
with all laws and regulations related with mematuhi seluruh ketentuan hukum dan
manpower/labor in the Republic of Indonesia peraturan terkait dengan ketenagakerjaan
territory (“Laws and Regulations”). The second yang berlaku di wilayah Republik Indonesia
Party agrees to indemnify and hold harmless ("Hukum dan Peraturan"). Pihak Kedua
the First party for any claim, loss, expenses setuju untuk mengganti kerugian dan
(including attorney’s fee), levies, demands or membebaskan Pihak Pertama dari setiap
legal actions in any form and in any way arising klaim, kerugian, biaya-biaya (termasuk biaya
from the Second Party’s failure in its pengacara), pungutan, tuntutan atau
compliance with this provision including but tindakan hukum dalam bentuk apapun dan
not limited to all matters related with dengan cara apapun yang timbul akibat
remuneration and industrial relationship that kegagalan/kelalaian Pihak Kedua dalam
may be brought against the First Party by third memenuhi ketentuan ini, termasuk tapi tidak
party, non-government organization and terbatas dengan masalah remunerasi dan
related government institutional. For this hubungan industri yang mungkin dapat
purpose, each quarter, the Second Party is diajukan terhadap Pihak Pertama oleh pihak
required to submit a statement of compliance ketiga, lembaga swadaya masyarakat dan
related with local labor law and other institusi pemerintah terkait. Untuk tujuan
regulations enforced in Indonesia in a form of ini, setiap kuartal, Pihak Kedua wajib
self certification and assessment provided in menyampaikan pernyataan kesesuaian
Attachment I of this Agreement. terkait dengan hukum tenaga kerja lokal dan
peraturan lainnya yang berlaku di Indonesia
dalam bentuk sertifikasi diri dan penilaian
sesuai dengan format dan substansi
terlampir dalam Lampiran I Perjanjian ini.

6. The Second Party’s Guarantee 6. Jaminan Pihak Kedua

The Second Party warrants that : Pihak Kedua menjamin bahwa:

6.1 all Personnel assigned to or placed in Work 6.1 seluruh Personil yang ditugaskan atau
Location have gone through a preliminary ditempatkan di Lokasi Kerja telah melalui
selection and recruitment process proses seleksi dan perekrutan awal yang
appropriately conducted by the Second Party, dilakukan oleh Pihak Kedua, termasuk
including but not limited to the following namun tidak terbatas pada hal-hal berikut:
matters:

i. interview in the selection and recruitment i. wawancara dalam proses seleksi dan
process rekrutmen;
ii. examination of the Personnel’s document ii. pemeriksaan dokumen Personil seperti
such as Identity Card /KTP (including KTP (termasuk foto), ijazah yang
photograph), certificate that stated the menyatakan pendidikan formal atau non-
formal or non-formal education taken by formal yang diambil oleh Personil, kartu
the Personnel, Family Card , work keluarga referensi pekerjaan , dokumen
references, documents related to the yang berkaitan dengan kondisi kesehatan
health condition of the Personnel as well Personil serta Surat Keterangan Catatan

PKS Pemborongan Pekerjaan xxx– xxxxx.DC.MTM.rev.200317_17.doc 24 / 48


as the Statement Letter of the Proper Kepolisian (SKCK) yang diterbitkan dari
Behavior (SKCK) issued by police kepolisian, Tax Registration Card (NPWP);
authority, tax registration card (NPWP);
iii. upon preliminary evaluation of the iii. setelah evaluasi awal atas kualifikasi
qualification of the Personnel, the Second Personil, Pihak Kedua harus menjamin dan
Party shall assure and confirm that memastikan bahwa Personil yang akan
relevant Personnel has been considered to ditempatkan di Lokasi Kerja telah
be qualified and match the First Party’s memenuhi kualifikasi/ persyaratan untuk
requirements to carry out the Work in melaksanakan Pekerjaan di bidangnya.
their respective field.

6.2 The Second Party has possessed all the permits 6.2 Pihak Kedua telah memiliki semua izin yang
required to carry on its business affairs as diperlukan untuk menjalankan usahanya
provided for in the prevailing laws and sebagaimana diatur dalam perundang-
regulations from time to time. The Second undangan dan peraturan yang berlaku dari
Party shall present the operating permit issued waktu ke waktu. Dalam hal ini Pihak Kedua
by relevant government institution which diwajibkan menyerahkan izin operasional
responsible for labor affairs within the yang dikeluarkan oleh instansi di bidang
province where the Work will be implemented ketenagakerjaan di propinsi tempat
in accordance with Regulation of the Minister pelaksanaan Pekerjaan sebagaimana diatur
of Manpower and Transmigration of the dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan
Republic of Indonesia Number 19 of 2012 Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 19
concerning Requirement for Outsourcing Tahun 2012 tentang Syarat-syarat
(subcontracting of Partial Work to Other Penyerahan Sebagian Pelaksanaan Pekerjaan
Companies) to the First Party at the latest 3 Kepada Perusahaan Lain kepada Pihak
(three) Days from the signing of this Pertama selambat-lambatnya 3 (tiga) Hari
Agreement. sejak ditandatanganinya Perjanjian ini.

6.3 all Personnel assigned and placed to the First 6.3 seluruh Personil yang ditugaskan dan
Party will fully comply with the First Party’s ditempatkan di Lokasi Kerja akan mentaati
regulations from time to time and the Second peraturan yang ditetapkan oleh Pihak
Party’s regulations. Should there be any Pertama dari waktu ke waktu dan peraturan
violation against the internal regulations of the Pihak Kedua. Jika terjadi pelanggaran
First Party then the First Party will provide terhadap peraturan internal Pihak Pertama
written notice to the Second Party for oleh Personil, maka Pihak Pertama akan
purposes of issuing the first warning letter up memberitahukan secara tertulis kepada Pihak
to the third warning letter along with Kedua untuk dapat dilakukan penerbitan
sanctions/disciplinary actions in accordance surat peringatan pertama sampai dengan
with the prevailing regulations. surat peringatan ketiga bersama dengan
sanksi/tindakan disiplin sesuai dengan
peraturan yang berlaku.

6.4 in performing the Works assigned by the First 6.4 dalam melaksanakan Pekerjaan yang
Party, the Second Party shall: diserahkan oleh Pihak Pertama kepada Pihak
Kedua, maka Pihak Kedua wajib:
i. ensure all Personnel will perform all duties i. memastikan setiap Personil akan
assigned to them in the Work Location and melaksanakan tugas di Lokasi Kerja sesuai
in accordance with the agreed Scope of dengan Lingkup Pekerjaan yang
Work as attached in PO, and fully comply dilampirkan dalam PO, dan mematuhi
with the Working Hours, provided that if aturan Jam Kerja, dengan ketentuan jika
required by the First Party in order to dibutuhkan oleh Pihak Pertama untuk

PKS Pemborongan Pekerjaan xxx– xxxxx.DC.MTM.rev.200317_17.doc 25 / 48


complete the Work, the Second Party shall tujuan penyelesaian Pekerjaan, Pihak
ensure the respective Personnel agrees to Kedua wajib memastikan Personil yang
work outside or exceed the normative bersangkutan bersedia untuk bekerja
Working Hours, but in no event such diluar atau melebihi Jam Kerja normatif
additional time shall be treated as dimana kelebihan waktu kerja tersebut
overtime and for any reasons whatsoever tidak akan dianggap sebagai lembur untuk
the First Party will not entertain any alasan apapun, kecuali disepakati lain
request of overtime fee demanded by the secara tertulis oleh Para Pihak. Pihak
Personnel of the Second Party, unless Kedua tidak akan melayani permintaan
otherwise agreed by the Parties. For biaya lembur yang diminta oleh Personil
clarity, the Second Party shall not asks any dari Pihak Kedua. Untuk kejelasan, Pihak
overtime payment to the First Party. Kedua tidak boleh meminta pembayaran
lembur kepada Pihak Pertama.

ii. ensure all the assigned Personnel are fully ii. memastikan setiap Personil yang di Lokasi
complied with code of conduct as well as Kerja akan selalu mematuhi tata tertib
company rules/regulations enforced by the serta tunduk pada peraturan perusahaan
First Party form time to time. yang diberlakukan oleh Pihak Pertama dari
waktu ke waktu.

6.5 all matters related to the employment/labour 6.5 semua hal yang berkaitan dengan
as set forth in the Labor Law Act No. 13/2003 ketenagakerjaan seperti yang diatur dalam
and other law and regulations enforced UU Ketenagakerjaan No 13/2003 dan
within the jurisdiction of the Republic of peraturan hukum lainnya yang berada di
Indonesia shall become the responsibility of dalam yurisdiksi Republik Indonesia adalah
the Second Party. Violation of this provision menjadi tanggung jawab dari Pihak Kedua.
will be considered as material breach of this Pelanggaran dari klausul ini dianggap
Agreement. merupakan pelanggaran berat atas Perjanjian
ini.
6.6 be fully responsible and indemnify the First 6.6 Pihak Kedua wajib bertanggung jawab penuh
Party or third party for any loss and/or damage dan mengganti kerugian Pihak Pertama atau
to property, goods or equipment/tools (herein pihak ketiga atas setiap kehilangan dan/atau
referred to as ”Asset”) entrusted to the kerusakan properti/barang-barang atau
Personnel to perform the Work, provided it peralatan (”Aset”) yang dipercayakan kepada
can be proven by the First Party or third party Personil untuk melaksanakan Pekerjaan, yang
by providing investigation findings/evidence to mana dapat dibuktikan oleh Pihak Pertama
the Second Party, that such loss or damage to atau pihak ketiga dengan memberikan hasil
the Asset is solely due to the the Second Party investigasi/bukti kepada Pihak Kedua, bahwa
and/or its Personnel assigned to or placed in kehilangan atau kerusakan Aset tersebut
Work Location. Without prejudice to any other semata-mata diakibatkan oleh Pihak Kedua
rights which are owned by the First Party dan/atau Personilnya yang ditugaskan atau
under the laws and this Agreement, the First ditempatkan di Lokasi Kerja. Tanpa
Party reserves the right to seek mengurangi hak-hak lain yang dimiliki oleh
indemnification to the Second Party in Pihak Pertama menurut hukum dan Perjanjian
accordance with the provisions of Point 7 of ini, Pihak Pertama berhak meminta ganti
this Attachment A. kerugian kepada Pihak Kedua sesuai dengan
ketentuan Butir 7 Lampiran A ini.

6.7 Ensure each Personnel that no longer assigned 6.7 setiap Personil yang oleh karena sebab
to or placed in Work Location for whatever apapun, tidak lagi ditugaskan atau
reasons has returned all Assets used or ditempatkan di Lokasi Kerja telah

PKS Pemborongan Pekerjaan xxx– xxxxx.DC.MTM.rev.200317_17.doc 26 / 48


entrusted to him during his tenure and this mengembalikan seluruh Aset yang
particular personnel has completed the Works digunakannya atau dipercayakan kepadanya
assigned to him/her before effective date of selama masa penempatannya dan
termination of such particular Personnel. menyelesaikan Pekerjaan yang ditugaskan
kepada Personil tersebut sebelum tanggal
efektif terminasi dari Personil tersebut .

6.8 notify in writing to all Personnel of the Second 6.8 memberitahukan secara tertulis kepada
Party that under this Agreement, in no event seluruh Personil bahwa dalam hal apapun
Employee or Personnel of the Second Party Personil yang ditugaskan atau ditempatkan di
assigned to or placed in Work Location may Lokasi Kerja tidak memiliki hubungan hukum
directly engage with the First party (legal secara langsung dengan Pihak Pertama,
bonding) under any circumstances or for any dalam keadaan apapun atau dengan alasan
reasons whatsoever. Therefore, the Second apapun. Oleh karena itu, Pihak Kedua wajib
Party shall enter into an individual working memastikan setiap Personil tersebut telah
agreement in a form of PKWT (Perjanjian menandatangani perjanjian kerja individual
Kerja Untuk Waktu Tertentu) with each and dalam bentuk PKWT (Perjanjian Kerja Untuk
every Personnel assigned to or placed in the Waktu Tertentu), sebagaimana
Work Location, as required in the prevailing dipersyaratkan dalam peraturan /perundang-
manpower regulation/law, and ensure such undangan ketenagakerjaan yang berlaku, dan
signed PKWT shall remain valid and memastikan PKWT yang ditandatangani oleh
enforceable during their assignment or Personil tersebut akan tetap berlaku selama
placement in the Work Location. Violation penugasan atau penempatan mereka di
against this provision is considered as material Lokasi Kerja. Pelanggaran klausul ini dianggap
breach to this Agreement. sebagai pelanggaran berat atas Perjanjian ini.

6.9 during his/her placement in Work Location, all 6.9 selama penempatan di Lokasi Kerja, seluruh
Personnel shall not commit any criminal and Personil tidak akan melakukan aktivitas
illegal activities such as theft , fraud , and kriminal atau illegal dan aktivitas lainnya yang
other activities that can be potentially secara potensial terindikasi dapat: (i)
indicated: (i) pose hazards or giving bad membahayakan atau memberikan pengaruh
influence to other employees of the First tidak baik/buruk karyawan Pihak Pertama
Party, or (ii) harm, pose hazards or giving bad lainnya, atau (ii) merugikan, membahayakan,
influence against the business interests of the atau memberikan pengaruh tidak baik/buruk
First Party. Any illegal or criminal activities terhadap kepentingan usaha Pihak Pertama.
committed by Personnel while working in Seluruh kegiatan ilegal dan kriminal yang
Work Location may result criminal suit being dilakukan oleh Personil selama ditempatkan
charged against particular Personnel under the di Lokasi Kerja dapat mengakibatkan
applicable laws and regulations. dikenakannya tuntutan pidana terhadap
Personil yang bersangkutan berdasarkan
peraturan perundang-undangan yang berlaku.

6.10 reporting to the Police authority 6.10 melaporkan kepada Polisi bilamana terdapat
institution if the Personnel has been found Personil yang ditemukan (baik terindikasi
(both indicated or proven) commiting a maupun terbukti) melakukan tidakan kriminal
criminal act mentioned in point 6.9 above and sebagaimana disebutkan dalam butir 6.9 di
for this purpose, the First Party will notify of atas dan untuk tujuan ini, Pihak Pertama akan
the above matter within a period of 24 (twenty memberitahukan hal tersebut di atas dalam
four) hours after he becomes aware of such jangka waktu 24 (duapuluh empat) jam
criminal act to the the Second Party. setelah menyadari adanya tindakan kriminal
tersebut kepada Pihak Kedua.

PKS Pemborongan Pekerjaan xxx– xxxxx.DC.MTM.rev.200317_17.doc 27 / 48


6.11 In order to support the sustainability of 6.11 untuk menjaga keberlangsungan pelaksanaan
the implementation and completion of the dan penyelesaian Pekerjaan, Pihak Kedua
Work, the Second Party upon received of setelah menerima permintaan tertulis dari
written request from the First Party, agrees Pihak Pertama, setuju dan menjamin untuk
and warrants to immediately replace any segera mengganti Personil yang ditugaskan di
Personnel assigned in the Work Location with Lokasi Kerja dengan Personil pengganti yang
replacement Personnel who meet the memenuhi persyaratan dan dapat diterima
requirements and acceptable to the First oleh Pihak Pertama, paling lambat 5 (five)
Party, no later than 5 (five) Working Days, Working Days, terhitung sejak diterimanya
since the receipt of written notice/request pemberitahuan /permintaan tertulis dari
from the First Party, if under the opinion of the Pihak Pertama, apabila menurut pendapat
First Party, such Personnel,: Pihak Pertama, Personil dimaksud,:
(i) is considered disrupting the environment (i) dianggap mengganggu suasana di
in the Work Location, or lingkungan Lokasi Kerja, atau
(ii) incompetent or not experts / professionals (ii) tidak kompeten atau tidak cakap atau
or unsuitable to perform the Work, or tidak ahli/profesional atau tidak cocok
(iii) does not show/demonstrate satisfactory untuk melakukan pekerjaannya, atau
performance or the performance is below (iii) tidak dapat menunjukkan kinerja yang
the standard expected by the First Party, memuaskan atau dibawah standar yang
or diharapkan oleh Pihak Pertama, atau
(iv) is indicated/proven to have violated (iv) terindikasi/terbukti melanggar peraturan
internal rules and regulations enforced by dan regulasi internal yang diterapkan oleh
the First Party. Pihak Pertama.

Notwithstanding the foregoing, specific for Meskipun dengan adanya ketentuan diatas,
security, cleaning services, messenger, drivers, khusus untuk petugas keamanan, petugas
and other general duties, if there is a kebersihan (cleaning services), sopir (driver),
Personnel who cannot attend the Work / messenger, dan pekerjaan umum lainnya,
absent for whatsoever reasons, then the apabila terdapat Personil yang tidak masuk
Second Party shall provide Personnel kerja/absen oleh sebab apapun, maka Pihak
replacement in the same day at the time of Kedua harus menyediakan Personil pengganti
such Personnel is absent. pada hari yang sama pada saat Personil
tersebut diketahui tidak masuk/absen.

6.12 The Second Party shall act in a faithful 6.12 Pihak Kedua wajib menerapkan prinsip
manner in providing any information to the kejujuran dan keterbukaan dalam
First Party and while providing the Services in memberikan setiap informasi kepada Pihak
accordance with rules/code of conduct Pertama dan sekaligus terkait dengan
applicable in the First Party and terms and penyediaan Jasa sesuai dengan aturan/tata
conditions of this Agreement. The Second tertib yang berlaku di Pihak Pertama dan
Party shall ensure the Attendance List and syarat serta ketentuan Perjanjian ini. Pihak
other information requested by the First Kedua wajib memastikan Daftar Absensi dan
Party is provided in correct and complete informasi lain yang diminta oleh Pihak
manner and in the form agreed by the Pertama disediakan dalam keadaan benar dan
Parties. Any false/incorrect/mislead lengkap, dalam bentuk yang disepakati Para
information given by the Second Party or Pihak. Setiap informasi palsu/tidak
misconduct act of behavior of the Second benar/menyesatkan yang diberikan oleh
Party will be considered as material breach of Pihak Kedua atau tindakan tidak jujur dari
this Agreement. Pihak Kedua adalah merupakan pelanggaran
berat dari Perjanjian ini.

PKS Pemborongan Pekerjaan xxx– xxxxx.DC.MTM.rev.200317_17.doc 28 / 48


6.13 The Second Party shall ensure all 6.13 Pihak Kedua wajib memastikan seluruh
Personnel assigned or placed in Work Personil yang ditugaskan atau ditempatkan di
Location, under any circumstances and for any Lokasi Kerja, dalam keadaan apa pun dan
reasons whatsoever shall not be affiliated dengan alasan apapun, tidak akan berafiliasi
with unproductive organization or participate dengan organisasi yang tidak produktif atau
in any activities that might be hinder the berpartisipasi dalam kegiatan yang mungkin
smooth execution of Work or bringing dapat menghambat kelancaran pelaksanaan
detrimental effect to the First Party’s Pekerjaan atau membawa pengaruh buruk
business interest or the environment in the terhadap kepentingan usaha Pihak Pertama
Work Location. In the event, any of Personnel atau lingkungan di Lokasi Kerja. Jika
is found to be engaged in such activities, the ditemukan adanya Personil yang terlibat
the Second Party shall be liable for appropriate dalam kegiatan/aktivitas tersebut, maka Pihak
disciplinary and the Second Party agrees to Kedua wajib melakukan tindakan disipliner
provide replacement Personnel in accordance yang diperlukan, dan Pihak Kedua setuju
with Point 6.11 above. untuk menyediakan Personil pengganti sesuai
dengan ketentuan Butir 6.11 di atas.

7. Sanction/Liquidated Damages/Indemnification 7. Sanksi/penalti/Ganti Kerugian

7.1 The Parties agree if the Second Party for any 7.1 Para Pihak sepakat apabila Pihak Kedua oleh
reason whatsoever, neglect or failure to carry karena sebab apapun, lalai/tidak dapat
out the Work in accordance with the melaksanakan Pekerjaan sesuai dengan waktu
scheduleed timeline specified by the First yang ditentukan oleh Pihak Pertama dalam
Party in the PO or the implementation process PO atau proses pelaksanaan Pekerjaan
is being obstructed due to negligence of the terhambat karena kelalaian Pihak Kedua
Second Party in providing replacement dalam menyediakan Personil pengganti, maka
Personnel, then the First Party shall have the Pihak Pertama berhak mengenakan denda
right to impose the liquidated damages to the kepada Pihak Kedua sebesar 1% (satu persen)
Second Party in an amount of 1% (one dari total Biaya Pekerjaan yang tercantum di
percent) of the total Work Fee set out in the dalam PO yang relevan (nilai PO), yang
relevant PO (PO Value) for each day of delay dihitung per Hari keterlambatan sampai
up to a maximum of 20% (twenty percent) of dengan jumlah maksimum sebesar 20% (dua
the total PO Value so delayed . puluh persen) dari total Biaya Pekerjaan atas
PO yang mengalami keterlambatan.

7.2 The Parties agree to indemnify all damages 7.2 Pihak Kedua dengan ini setuju untuk
(100%), including but not limited to all costs mengganti seluruh kerugian yang timbul
and expenses incurred by the First Party or (100%), temasuk tetapi tidak terbatas pada
third party related to losses or damages of seluruh biaya yang diderita oleh Pihak
Asset done by the Second Party and/or its Pertama atau pihak ketiga sehubungan
Personnel. Negligence of the Second Party to dengan kehilangan atau kerusakan Aset yang
comply with this provision will be considered dilakukan oleh Pihak Kedua atau Personilnya.
as material breach of this Agreement. Kelalaian Pihak Kedua dalam memenuhi
klausul ini dianggap sebagai pelanggaran
berat terhadap Perjanjian ini.

7.3 With respect to Point 7.2 above, the First 7.3 Sehubungan dengan Butir 7.2 di atas, Pihak
Party with prior written notice to the Second Pertama dengan pemberitahuan tertulis
Party, reserves the right for reimbursement of terlebih dahulu kepada Pihak Kedua, berhak
any and all cost incurred by the First Party to atas pengembalian seluruh biaya yang
recover such damage or loss (“Recovery Cost”) dikeluarkan oleh Pihak Pertama untuk

PKS Pemborongan Pekerjaan xxx– xxxxx.DC.MTM.rev.200317_17.doc 29 / 48


by deducting the invoice of Management Fee memulihkan kerugian atau kerusakan yang
submitted by the Second Party, provided that timbul (”Biaya Penggantian”) dengan
if the amount stated in the invoice submitted memotong tagihan Biaya Manajemen yang
by the Second Party is insufficient to pay the disampaikan oleh Pihak Kedua, dengan
Recovery Cost, the Second Party shall pay the ketentuan jika tagihan yang disampaikan oleh
shortage amount to the First Party within 7 Pihak Kedua tidak mencukupi untuk
(seven) Days upon receipt of invoice submitted membayar Biaya Penggantian, maka Pihak
by the First Party. Kedua wajib membayarkan kekurangan biaya
penggantian kepada Pihak Pertama dalam
waktu 7 (tujuh) Hari setelah menerima
tagihan dari Pihak Pertama.

8. Service Change Order 8. Perubahan Permintaan Jasa

8.1 The Work shall be executed by the Second 8.1 Pekerjaan wajib dilaksanakan oleh Pihak
Party according to the terms and conditions in Kedua sesuai dengan syarat dan ketentuan
this Agreement. The Parties may, upon mutual dalam Perjanjian ini. Para Pihak dapat, atas
consent, make any necessary persetujuan bersama, dapat melakukan
modification/variation to the Scope of Service perubahan terhadap Lingkup Jasa dan/atau
and/or Scope of Work. Such Lingkup Pekerjaan yang dianggap perlu.
modification/variation may be imeplemented Perubahan tersebut dapat dilakukan sebelum
before or during the implementation of the atau pada saat pelaksanaan Pekerjaan.
Work.
8.2 Pihak Kedua wajib melaksanakan perubahan
8.2 The Second Party is obliged to perform any yang dimaksud pada Butir 8.1 di atas setelah
modification/variation as referred to in Point mendapatkan persetujuan tertulis dari Pihak
8.1 above after having obtained the written Pertama yang secara jelas menyebutkan jenis
approval from the First Party clearly specifying dan perincian perubahan dimaksud.
the types and details of such
modification/variation.

8.3 In case that such modification/variation as 8.3 Dalam hal terjadi perubahan sebagaimana
referred to in Point 8.1 above is causing dimaksud pada Butir 8.1 di atas
addition or reduction to the Work Fee, then mengakibatkan penambahan atau
such Work Fee shall be adjusted accordingly pengurangan Biaya Pekerjaan, maka akan
upon agreement of the Parties. dilakukan penyesuaian Biaya Pekerjaan,
berdasarkan kesepakatan Para Pihak.

8.4 The modification/variation as referred to in 8.4 Perubahan sebagaimana dimaksud pada


this Point 8, shall apply and binding, if such is ketentuan Butir 8 ini, akan berlaku dan
stated in writing and approved by the Parties mengikat, apabila dinyatakan secara tertulis
by way of issuing a new PO or revised the PO, dan disetujui oleh Para Pihak, dengan jalan
including initiating amendment or addendum membuat PO baru atau melakukan revisi PO,
of the Agreement if such is deemed necessary termasuk melakukan perubahan atau
by the First Party. addendum terhadap Perjanjian, apabila
dipandang perlu oleh Pihak Pertama.

9. When deemed necessary and in order to 9. Apabila dipandang perlu dan untuk
ensure smooth execution of the Work, in the memastikan kelancaran pelaksanaan
event the First Party upon its own and sole Pekerjaan dalam hal Pihak Pertama atas
discretion decided to terminate one of the pertimbangan dan kebijakannya sendiri

PKS Pemborongan Pekerjaan xxx– xxxxx.DC.MTM.rev.200317_17.doc 30 / 48


subcontractor company engaged with the First mengakhiri kerjasama dengan salah satu
Party, the First Party may recommends perusahaan penyedia jasa yang bekerjasama
Personnel of the terminated subcontractor to dengan Pihak Pertama, maka Pihak Pertama
the Second Party. Further, if the Second Party dapat merekomendasikan Personil dari
agrees to accept such Personnel, then the perusahaan penyedia jasa yang diakhiri
Second Party shall conduct proper tersebut kepada Pihak Kedua. Selanjutnya,
examination, recruitment and selection apabila Pihak Kedua setuju menerima Personil
process against such Personnel. Therefore, all dimaksud, maka Pihak Kedua wajib
responsibilities related with such Personnel of melakukan proses pemeriksaan, rekrutmen
previous subcontractor shall be deemend to dan seleksi terhadap Personil tersebut.
have been transferred in full to the Second Dengan demikian, maka tanggung jawab
Party. terkait dengan Personil dari penyedia jasa
sebelumnya dianggap dialihkan secara penuh
kepada Pihak Kedua.

10. In case this Agreement expired or terminated 10. Dalam hal Perjanjian ini berakhir atau diakhiri
for any reason whatsoever, the Second Party oleh sebab apapun, Pihak kedua atas
at the First Party request, shall: permintaan Pihak Pertama, wajib:

(i) do all things reasonably necessary as (i) melakukan segala tindakan sewajarnya
requested by the First Party to allow the yang diperlukan untuk memungkinkan
First Party’s business to continue usaha Pihak Pertama terus berlangsung
operating without interruption or tanpa interupsi atau akibat merugikan
adversely affecting following termination setelah pengakhiran atau berakhirnya
or expiry and to facilitate the orderly Perjanjian dan memfasilitasi serah terima
transfer of responsibility for and conduct tanggung jawab atas dan pelaksanaan
of the Services and/or the Work to an Jasa dan/atau Pekerjaan kepada
alternate subcontractor company (or to perusahaan penyedia jasa pengganti (atau
the First Party should the First Party so kepada Pihak Pertama jika Pihak Pertama
elect); or memilih demikian); atau

(ii) immediately withdraw all Personnel (ii) untuk segera menarik seluruh Personil
assigned or placed in Work Location or yang ditugaskan atau ditempatkan di
upon its sole and absolute discretion of Lokasi Kerja atau atas pertimbangan dan
the First Party, to transfer all or some of kebijaksanaan dari Pihak Pertama
its Personnel to other subcontracting mentransfer semua atau sebagian kepada
company in accordance with section 6.10 perusahaan penyedia jasa yang lain sesuai
of this Agreement and return all working dengan ayat 6.10 dari perjanjian ini,
equipment provided by the First mengembalikan seluruh peralatan kerja
Party/properties (Asset”) entrusted to the yang disediakan oleh Pihak Pertama
Personnel to carry out the Work (if any) maupun properti/barang-barang (“Aset”)
and repair any damage caused by the yang dipercayakan kepada Personil untuk
Personnel during assigned or placed in melaksanakan Pekerjaannya (jika ada) dan
Work Location (if any). memperbaiki setiap kerusakan yang
disebabkan oleh Personilnya selama
ditugaskan atau ditempatkan di Lokasi
Kerja (jika ada).

=========================

PKS Pemborongan Pekerjaan xxx– xxxxx.DC.MTM.rev.200317_17.doc 31 / 48


Attachment B Lampiran B
Payment and Tax Pembayaran dan Pajak

1. Invoicing and Payment 1. Tagihan Dan Pembayaran


1.1 The Second Party's invoices related with the 1.1 Tagihan Pihak Kedua terkait dengan
performance of this Agreement shall be pelaksanaan Perjanjian ini harus disampaikan
submitted in accordance with the schedule set menurut jadwal seperti diatur di bawah ini
forth below and will be payable when the dan akan dibayarkan jika Jasa tersebut telah
Services have been fully and complete diterima sepenuhnya dan secara lengkap oleh
accepted by the First Party. The Services shall Pihak Pertama. Jasa yang diberikan oleh Pihak
be delivered free from all claims, liens, and Kedua harus bebas dari tuntutan,
charges whatsoever. The First Party reserves tanggungan, dan biaya lainnya apapun
the right to require, before making payment of lainnya. Pihak Pertama berhak untuk
Working Fee, related with Personnel have meminta pembuktian sebelum melakukan
been paid by the Second Party for the previous pembayaran Biaya Pekerjaan sehubungan
months. dengan Personil yang telah dibayarkan oleh
Pihak Kedua untuk bulan-bulan sebelumnya.

1.2 To ensure proper administration and control 1.2 Untuk memastikan proses administrasi dan
process, original invoice(s) along with all kontrol yang sesuai, tagihan dan dokumen
required documents mentioned in Point 1.8 penagihan yang dimaksud pada butir 1.8 di
below shall be submitted to the First Party no bawah ini, wajib disampaikan kepada Pihak
th
later than the 5 day of each month or in the Pertama paling lambat tanggal 5 setiap
next Working Day if such determined date falls bulannya atau Hari Kerja berikutnya apabila
under public holiday. Invoicing document must tanggal tersebut jatuh pada hari libur.
be submitted by the Second Party to the First Dokumen tagihan wajib disampaikan oleh
Party no later than 3 (three) months from Pihak Kedua kepada Pihak Pertama paling
Working Period (example: invoice Work for lambat 3 (tiga) bulan sejak Periode Kerja
Period January 2017 at the latest must be (contoh: invoice Periode Kerja Januari 2017
received by the First Party at the end of March paling lambat harus diterima oleh Pihak
2017). For the avoidance of doubt, Working Pertama pada akhir bulan Maret 2017). Untuk
Period shall mean the calculation of Working menghindari keragu-raguan, yang dimaksud
Days of the assigned Personnel, as of the 16 th dengan Periode Kerja adalah perhitungan Hari
th
day of the previous month until the 15 day of Kerja atas Personil, yaitu terhitung sejak
the following month (eg: Work Period of tanggal 16 bulan sebelumnya sampai dengan
Employment for January 2017 is as of the date tanggal 15 bulan berikutnya (misal: Periode
December 16, 2016 until January 15, 2017). Kerja Januari 2017 adalah terhitung sejak
The First Party reserves full right to reject any tanggal 16 Desember 2016 sampai dengan
invoice submitted after such given time frame tanggal 15 Januari 2017). Pihak Pertama
or if such invoice is submiited in berhak untuk menolak tagihan yang
incomplete/incorrect manner. The Parties disampaikan setelah melewati jangka waktu
agree all the risks, losses, claim/lawsuit arising yang diberikan tersebut di atas atau dokumen
out of delay and/or incorrect or incomplete penagihan yang diberikan tidak lengkap/tidak
submission of the invoice shall be under benar. Para Pihak sepakat segala resiko,
responsibility of the Second Party. kerugian, dan/atau tuntutan/gugatan yang
timbul akibat dari keterlambatan dan/atau
kesalahan penyampaian/ketidaklengkapan
tagihan menjadi tanggung jawab Pihak Kedua.

1.3 The Work Fee set forth in this Agreement is 1.3 Biaya Pekerjaan yang diatur di Perjanjian ini
excluding VAT and Management Fee. belum termasuk PPN dan Biaya Manajemen.

PKS Pemborongan Pekerjaan xxx– xxxxx.DC.MTM.rev.200317_17.doc 32 / 48


1.4 Payment shall be made in Indonesian Rupiah, 1.4 Pembayaran atas tagihan Pihak Kedua akan
dilakukan menggunakan Rupiah

1.5 Payment will be made by the First Party within 1.5 Pembayaran akan dilakukan oleh Pihak
30 (thirty) Working Days, after the receipt date Pertama dalam jangka waktu 30 (tiga puluh)
of relevant original invoice (duly stamp) Hari Kerja, setelah tanggal diterimanya asli
together with supporting documents tagihan (bermeterai) dan dokumen penagihan
mentioned in Point 1.8 below, in complete yang dimaksud dalam Butir 1.8 di bawah ini,
and correct. dalam keadaan lengkap dan benar.

1.6 In the event the payment date is due on public 1.6 Apabila tanggal jatuh tempo pembayaran
holiday, the payment will be made by the First jatuh pada hari libur, maka pembayaran akan
Party on the next Working Day. dilakukan oleh Pihak Pertama pada 1 (satu)
Hari Kerja berikutnya.

1.7 All Payment will be made by the First Party to 1.7 Pembayaran akan dilakukan oleh Pihak
the banking institution/account number under Pertama ke institusi bank/nomor rekening
the name of the Second Party as informed by atas nama Pihak Kedua yang diinformasikan
the Sconed Party from time to time in the dari waktu ke waktu dalam invoice. Dalam hal
invoice. In the event of a change of banking terdapat perubahan dari institusi bank
institutions and/or account numbers, the dan/atau nomor rekening, Pihak Kedua harus
Second Party shall provide written notice to memberikan pemberitahuan tertulis kepada
the First Party 30 (thirty) Days prior to such Pihak Pertama 30 (tigapuluh) Hari sebelum
changes. The First Party will have no liability efektif berlakunya perubahan dimaksud.
for error/failure in payments made to Pihak Pertama tidak memiliki tanggung jawab
institutions and/or accounts if it is due to the atas terjadinya kesalahan/kegagalan dalam
Second Party’s negligence/failure in giving pembayaran ke institusi bank dan/atau
information about the account data/ updates nomor rekening yang disebabkan
in a timely manner. kelalaian/kesalahan dalam memberikan
informasi mengenai data
rekening/perubahannya secara tepat waktu.

1.8 The Second Party shall issued an original 1.8 Pihak Kedua wajib menerbitkan asli tagihan
invoice & tax invoice (faktur pajak) in 1 (one) dan faktur pajak dengan 1 (satu) salinan yang
copies specifying the Working Fee of the menyebutkan Biaya Pekerjaan dari Jasa yang
Services rendered by the Second Party during diberikan oleh Pihak Kedua pada bulan
the previous calendar month. In order to be sebelumnya. Agar dapat diterima dan
accepted and processed by the First Party, the diproses oleh Pihak Pertama, tagihan harus
invoice(s) must be accompanied with the dilengkapi oleh dokumen penagihan sebagai
following doucuments: berikut :

i. Service Acceptance Certificate issued by i. Berita Acara Serah Terima Jasa yang
the First Party for the Services invoiced, diterbitkan oleh Pihak Pertama untuk Jasa
Attendance List, and Statement of yang ditagihkan, Daftar Absensi dan
Compliance, in the form as attached in Pernyataan Kepatuhan dengan format
Attachment G, H and I of this Agreement, yang dilampirkan dalam Lampiran G, H
dan I dari Perjanjian ini,
ii. contain the precise detail of the Services ii. memuat rincian dari Jasa yang telah
rendered so that the First Party is able to diselesaikan sehingga Pihak Pertama
do all necessary verifications, dapat melakukan semua verifikasi yang

PKS Pemborongan Pekerjaan xxx– xxxxx.DC.MTM.rev.200317_17.doc 33 / 48


diperlukan,
iii. contain a reference to this Agreement iii. memuat rujukan ke Perjanjian ini atau PO
and the relevant PO and Service Request dan Surat Permintaan Jasa terkait yang
Form issued by SMART for said Services. diterbitkan oleh Pihak Pertama untuk Jasa
tersebut.
iv. The following doucuments to proceed iv. Dokumen-dokumen berikut ini untuk
with payment shall be submitted by the kepentingan pembayaran harus
Second Party to the First Party diserahkan oleh Pihak Kedua kepada
- Payroll summary Pihak Pertama
- Salary transfer slip for each
- ringkasan gaji
personnel
- Salinan transfer gaji untuk masing-
- BPJS receipt obtained from BPJS as
masing personil
a proof of evidence that all
- Tanda terima BPJS yang diperoleh dari
assigned Personnel have been
BPJS sebagai bukti bahwa semua
registered to BPJS
Personel yang ditugaskan telah
Ketenagakarejaan and BPJS
terdaftar ke BPJS Ketenagakarejaan
Kesehatan . First Party reserves the
dan BPJS Kesehatan. Pihak Pertama
right to reject any invoice of the
berhak menolak setiap tagihan dari
Second Party in the event the
Pihak Kedua jika Pihak Kedua gagal
Second Party fails to present the
menyampaikan tanda terima BPJS
BPJS receipt for all assigned
untuk semua Personil yang ditugaskan
Personnel to the First Party
ke Pihak Pertama
- Copy of BPJS registration form
- Fotokopi formulir pendaftaran BPJS
registered under the name of the
yang terdaftar atas nama Karyawan
Employee
- Fotokopi kartu BPJS yang terdaftar atas
- Copy of BPJS card (BPJS nama Karyawan Pihak Kedua yang
Ketenagakerjaan / BPJS ditugaskan ke Pihak Pertama
Employment and BPJS Kesehatan/
BPJS Health) registered under the
name of Employee of the Second
Party assigned to the First Party

1.9. All invoices must be submitted by the the 1.9 Setiap tagihan harus dikirimkan oleh Pihak
Second Party to: Kedua ke:

[Name of the First Party] [Nama Pihak Kedua]


[address] [alamat]
Attn. Finance Division – Account Payable Up. Divisi Finance – Account Payable (AP)
(AP)

Time Schedule : Jadwal:


Monday – Wednesday, 9 am – 11.30 am (or Senin – Rabu, 9 am – 11.30 am (atau jadwal
other schedule as applicable in the First lain yang berlaku di Pihak Pertama)
Party)
1.10 Untuk menghindari keragu-raguan, setiap
1.10 For avoidance of doubt, any payments to the pembayaran ke Personil dan ke instansi
Personnel and to the authorized institutions berwenang terkait dengan ditugaskan atau
related with the Personnel assigned or ditempatkannya Personil di Lokasi Kerja,
placed in Work Location is the sole sepenuhnya menjadi tanggung jawab dan
responsibility of and shall be made by the wajib dilakukan oleh Pihak Kedua secara
Second Party directly to the Personnel and langsung ke Personil atau otoritas/instansi
to such authorities/institutions. The First tersebut. Kewajiban Pihak Pertama untuk

PKS Pemborongan Pekerjaan xxx– xxxxx.DC.MTM.rev.200317_17.doc 34 / 48


Party’s obligation to pay the Second Party membayar Pihak Kedua dibatasi hanya
shall only be limited to the terms and berdasarkan syarat dan ketentuan dalam
conditions of this Agreement and Second Perjanjian ini dan tidak akan dimintakan
Party will not be held any responsibility for pertanggungjawaban untuk pembayaran ke
payment to such Personnel or Personil atau otoritas/instansi tersebut. Pihak
authorities/institutions. The Second Party Kedua wajib mengganti kerugian,
will indemnify, release, and hold harmless membebaskan dan melepaskan Pihak
the First Party for any claims, loss, expense, Pertama dari setiap tuntutan, kerugian,
demand or legal action whatsoever raised by permintaan atau tindakan hukum yang
any party in any form whatsoever in relation dilakukan oleh pihak manapun dan dalam
to failure/negligence of the Second Party to bentuk apapun sehubungan kelalaian Pihak
comply with this provision. Kedua dalam memenuhi ketentuan ini.

1.11 The Second Party agrees that First Party, by 1.11 Pihak Kedua sepakat bahwa Pihak Pertama,
prior written notification, has the right to dengan pemberitahuan tertulis sebelumnya,
conduct audit on the Second Party's berhak untuk melakukan audit terhadap
compliance to all applicable manpower kepatuhan Pihak Kedua atas segala peraturan
regulations in Indonesia, including but not ketenagakerjaan yang berlaku di Indonesia,
limited to perform finance audit to verify all termasuk tidak terbatas pada melaksanakan
payment made by the Second Party to each audit untuk verifikasi semua pembayaran
Personnel, including but not limited to yang dibayarkan oleh Pihak Kedua ke setiap
payment of total invoices amount paid, Personil, termasuk namun tidak terbatas pada
Jamsostek, income tax PPh 21, medical pembayaran jumlah total tagihan yang
insurance and basic salary payment to the dibayarkan, Jamsostek, pajak penghasilan
Personnel. In the event it is proven that the (PPh 21), asuransi kesehatan dan pembayaran
First Party has made over-payment(s) to the gaji pokok ke Personil. Dalam hal terbukti
Second Party, the First Party reserves the full bahwa Pihak Pertama melakukan kelebihan
right to adjust and deduct the next invoices pembayaran ke Pihak Kedua, Pihak Pertama
of the Second Party. In such case, the berhak sepenuhnya untuk menyesuaikan atau
Second Party agrees to issue credit note(s) memotong tagihan berikutnya dari Pihak
(or other mechanism mutually agreed by the Kedua. Dalam hal tersebut, Pihak Kedua wajib
Parties) to refund to the First Party the over menerbitkan nota kredit atau mekanisme lain
payment. yang disepakati oleh Para Pihak untuk
mengembalikan kelebihan pembayaran
tersebut kepada Pihak Pertama.

2. Taxes 2. Pajak

2.1 Except for VAT or as otherwise provided in this 2.1 Kecuali untuk PPN atau yang diatur berbeda
Agreement, all duties (as it applies to the dalam Perjanjian ini, semua pungutan (yang
Second Party), taxes and social insurance berlaku kepada Pihak Kedua), pajak dan
contributions (“BPJS”) (“Taxes”) arising out of jaminan sosial (BPJS) (“Pajak”) yang timbul
or in connection with the Second Party’s dari atau dalam hubungannya dengan kinerja
performance under this Agreement shall be Pihak Kedua dalam Perjanjian ini menjadi
borne by the Second Party. The Parties agree tanggungan Pihak Kedua. Para Pihak setuju
that the Work Fee shall include all such Taxes bahwa Biaya Pekerjaan termasuk Pajak dan
and that such Worki Fee will not be changed Biaya Pekerjaan tersebut tidak dapat berubah
hereafter as a result of the Second Party’s akibat dari kegagalan Pihak Kedua untuk
failure to include therein any applicable Taxes. menambahkan ke dalamnya semua Pajak
the Second Party shall indemnify, release, and yang berlaku. Pihak Kedua wajib mengganti
hold harmless the First Party from its failure to kerugian, melepaskan, dan membebaskan

PKS Pemborongan Pekerjaan xxx– xxxxx.DC.MTM.rev.200317_17.doc 35 / 48


make payment of such Taxes. Pihak Pertama dari kegagalannya untuk
membayar Pajak tersebut.

2.2 For the VAT payment, the Second Party shall 2.2 Untuk pembayaran PPN, Pihak Kedua wajib
issued a tax invoice (faktur pajak) with 1 (one) menerbitkan faktur pajak dengan 1 (satu)
copy specifying the Working Fee of the salinan yang menyebutkan Biaya Pekerjaan
Services rendered by the Second Party during dari Jasa yang diberikan Pihak Kedua selama
the previous calendar month and provide the bulan sebelumnya dan melengkapi dokumen
following required tax invoice documents: faktur pajak sebagai berikut:
i. Copy of Periodic Tax Return (Surat i. Salinan dari Surat Pemberitahuan Masa
Pemberitahuan Masa (PPN) 1111; (PPN) 1111;
ii. Copy of form 1111-A2; ii. Salinan dari form 1111-A2;
iii. Copy of Tax Payment Slip (Surat Setoran iii. Salinan dari Surat Setoran Pajak (SSP);
Pajak (SSP); iv. Salinan dari Bukti Penerimaan Surat yang
iv. Copy of receipt tax letter (Bukti diterbitkan Kantor Pelayanan Pajak.
Penerimaan Surat) issued by Tax Service
Office (Kantor Pelayanan Pajak).

2.3 In the event that the VAT report as mentioned 2.3 Apabila bukti pelaporan pajak yang
in point 2.2 above submitted by the Second disebutkan pada butir 2.2 di atas diberikan
Party after 2 (two) months time after the date oleh Pihak Kedua setelah 2 (dua) bulan dari
of tax invoice, then the Second Party shall tanggal faktur pajak, maka Pihak Kedua wajib
revise the date of tax invoice at the latest 2 merevisi tanggal faktur pajak paling lambat 2
(two) months prior to the submission date of (dua) bulan sebelum tanggal penyerahan
such VAT report to the First Party for the bukti lapor PPN tersebut kepada Pihak
payment process. Any failures to timely revise Pertama untuk dapat dilakukan proses
the tax invoice by the Second Party, the First pembayaran. Kegagalan dari Pihak Kedua
Party reserves the right to reject payment of untuk merevisi faktur pajak dalam jangka
VAT proposed by the the Second Party. waktu yang ditentukan, Pihak Pertama berhak
untuk menolak pembayaran PPN yang
diajukan Pihak Kedua.

2.4 Payment for invoice value before VAT (Dasar 2.4 Pembayaran atas tagihan Dasar Pengenaan
Pengenaan Pajak (DPP) may be settled on its Pajak (DPP) tetap dapat dibayarkan pada saat
payment due date, eventhough the jatuh tempo pembayaran, meskipun
requirements as mentioned in point 2.2 above persyaratan sebagaimana dimaksud pada
have not been completed yet butir 2.2 di atas belum terpenuhi.

2.5 With respect to the payment of WHT article 23 2.5 Sehubungan dengan pembayaran PPh 23,
(PPh 23), the Management Fee paid by the Pihak Kedua mengetahui dan menyetujui
First Party to the Second Party is subject to Biaya Manajemen yang dibayarkan oleh Pihak
WHT Article 23 (PPh 23) in accordance with Pertama kepada Pihak Kedua merupakan
prevailing tax regulation. Such WHT will be objek PPh 23 berdasarkan peraturan pajak
deducted directly by the First Party against yang berlaku. Pajak penghasilan tersebut akan
Management Fee payable by the First Party to dipotong secara langsung oleh Pihak Pertama
the Second Party. The Second Party may terhadap Biaya Manajemen yang dibayarkan
collect the WHT tax deduction certificate oleh Pihak Pertama kepada Pihak Kedua.
(Bukti Potong) for PPh 23 in the following Pihak Kedua dapat mengambil bukti potong
month after the payment for such tax made by PPh Pasal 23 pada bulan berikutnya setelah
the First Party to Tax authority pembayaran untuk pajak tersebut dilakukan
oleh Pihak Pertama kepada otoritas Pajak

PKS Pemborongan Pekerjaan xxx– xxxxx.DC.MTM.rev.200317_17.doc 36 / 48


===================

Attachment C / Lampiran C
Scope of Services/ Cakupan Layanan

The Scope of Services provided for in this Agreement shall be executed and provided by [Name of the
Second Party], among others/ Cakupan Layanan yang diberikan dibawah Perjanjian ini harus dieksekusi
dan diberikan oleh [Nama Pihak Kedua], antara lain

1. The Second Party shall conduct a selection 1. Pihak Kedua wajib melakukan proses seleksi
and recruitment process, among others dan rekrutmen, antara lain kompetensi,
competency, behaviour, technical perilaku, kompetensi teknis, profilling serta
competency, profilling as well as interview, wawancara, termasuk namun tidak terbatas
including but not limited to signing of pada penandatanganan kontrak kerja untuk
employment contract for each employee, setiap karyawan, (PKWT) yang mengacu kepada
(PKWT) referring to the working terms and persyaratan syarat dan kondisi yang disepakati
conditions agreed upon by the Second Party oleh Pihak Kedua dan Pihak Pertama
and the First Party
2. Pihak Kedua wajib menyelenggarakan program
2. The Second Party shall organize training pelatihan yang diperlukan dan melengkapi
programs as necessary and equip Personnel Personil yang ditempatkan di Pihak Pertama
placed in First Party with adequate skills to dengan keterampilan yang memadai untuk
perform their tasks assigned to them by First melakukan tugas mereka yang ditugaskan
Party. kepada mereka oleh Pihak Pertama.

3. The Second Party shall conduct 3. Pihak Kedua wajib melakukan administrasi yang
administration related to human resources berkaitan dengan sumber daya manusia untuk
for all the personnel placed within the First semua personil yang ditempatkan di kantor
Party’s office or any other designated Pihak Pertama atau setiap lokasi lain yang
location First Party may assign, including but ditetapkan oleh Pihak, termasuk namun tidak
not limited to: calculation of salary, PPh, terbatas pada: perhitungan gaji, PPh,
Jamsostek, other incentive, calculation of Jamsostek, insentif lainnya , perhitungan shift
shift work, etc., as well as continually kerja, dll, serta terus memberikan pembinaan
providing coaching and evaluation in order dan evaluasi agar Personil yang ditempatkan di
that the Personnel placed within the First kantor Pihak Pertama dapat menunjukkan
Party’s office may demonstrate their best performa terbaik mereka. Pihak Kedua juga
performance. The Second Party shall also berkewajiban untuk mengelola layanan
manage employee reimbursement services. penggantian biaya karyawan. Dimana dari

PKS Pemborongan Pekerjaan xxx– xxxxx.DC.MTM.rev.200317_17.doc 37 / 48


Whereas from time to time during the waktu ke waktu selama jangka waktu layanan
performance of the services, Personnel may ini, Personil mungkin memerlukan biaya untuk
need expenses to carry out the job. In such melaksanakan pekerjaanya. Dalam hal demikian
event First Party shall instruct Second Party Pihak Pertama akan menginstruksikan Pihak
in writing to provide necessary cash advance Kedua secara tertulis untuk memberikan uang
for per diem, purchase of tickets, parking muka per diem pembelian tiket, biaya parkir,
fee, rental of computer to support daily sewa komputer untuk mendukung kegiatan
activities, etc. Second Party shall provide all sehari-hari, dll. Pihak Kedua harus
documentations to support later menyediakan semua dokumentasi yang
reimbursement proccess. The Second Party diperlukan untuk proses penggantian biaya.
shall provide a copy of all documentations Pihak Kedua wajib memberikan salinan semua
to justify such reimbursable costs. dokumentasi untuk membenarkan biaya
penggantian tersebut.

4. The Second Party shall provide consultation 4. Pihak Kedua wajib memberikan konsultasi dan
and input and initiative as required with the masukan dan inisiatif yang diperlukan dengan
aim of improving the perfomeance of the tujuan meningkatkan kinerja personil.
Personnel

5. The Second Party shall make available 5. Pihak Kedua wajib membuat dokumentasi yang
documentations related to the rendered tersedia terkait dengan layanan yang diberikan
services under Contract related with sesuai dengan Perjanjian ini yang terkait dengan
invoicing and payment. First Party reserves tagihan dan pembayaran. Pihak Pertama
the right to reject any invoices without being berhak untuk menolak setiap tagihan tanpa
equipped with proper documents for dilengkapi dengan dokumen yang tepat untuk
proceed with payment melanjutkan dengan pembayaran

6. The Second Party shall under this Agreement 6. Pihak Kedua berdasarkan Perjanjian ini
provide outsourcing services and its scheme memberikan jasa layanan outsourcing dan
for the following positions: skema untuk posisi sebagai berikut:
 Skilled and experienced Personnel  Personil berpengalaman dan terampil untuk
stationed in First Party’s Jakarta main ditempatkan di kantor utama Pihak Pertama di
office or other designated working Jakarta atau lokasi kerja lainnya yang ditunjuk.
location.
 Any other positions to meet the First’s  Setiap posisi lainnya untuk memenuhi
Party request and if requested from time permintaan Pihak Pertama dan jika diminta dari
to time by the First Party. waktu ke waktu oleh Pihak Pertama.

7. The normal working hours is 8 hours per 7. Jam kerja normal adalah 8 jam per hari, 5 hari
day, 5 days a week and when deemed seminggu dan jika dianggap perlu, Pihak
necessary, First Party reserves the right to Pertama berhak untuk memperpanjang jam
extend the working hours of the assigned kerja Personil yang ditugaskan dari Pihak Kedua
Personnel of Second Party without incurring tanpa menimbulkan biaya lembur untuk Pihak
overtime cost to First Party for any reasons Pertama untuk alasan apapun.
whatsoever.

=======================

PKS Pemborongan Pekerjaan xxx– xxxxx.DC.MTM.rev.200317_17.doc 38 / 48


Attachment D/ Lampiran D
Performance Standard
(Service Level Agreement)/
Standar Performansi (Service Level Agreement)

A. General (Services to be provided by SECOND PARTY to FIRST PARTY)


a. Profiling Process: Identify and a. Profiling Process : Mengidentifikasi dan :
determining a profile before recruitment. menentukan profil sebelum perekrutan.

b. Recruitment: Quality Recruitment process b. Rekrutmen: Proses rekrutmen yang


in accordance with the requested profile. berkualitas sesuai dengan profil yang
diminta.

c. Signing of Employment Contract (PKWT) at c. Penandatanganan Kontrak Kerja (PKWT),


the latest within 1 (one) day before such paling lambat dalam jangka waktu 1 (Satu)
Personnel starts working. Softcopy of hari sebelum Personil yang bersangkutan
each signed PKWT shall be submitted by mulai bekerja. Softcopy dari setiap PKWT
the Second Party to the First party yang ditandatangani harus diserahkan oleh
Pihak Kedua kepada Pihak Pertama
d. Payment of monthly Salary: Timely and
correctly each month no later than the d. Pembayaran Gaji bulanan: tepat waktu dan
25th of every month. In the event the 25th benar pada tiap bulannya paling lambat
is holiday then it should be payable 1 tanggal 25 setiap bulan. Bilamana pada
working day earlier at the closest working tanggal 25 adalah hari libur maka harus
days. dibayar 1 hari kerja sebelumnya di hari
kerja terdekat.
e. Performance appraisal :
e. Penilaian kinerja :
- to be conducted one (1) time a year.
Personnel below the expected - yang akan dilakukan 1 (satu) kali
performance level shall be corrected or setahun. Personil bawah tingkat kinerja
terminated. yang diharapkan akan dibina atau
- For sales and marketing positions, diberhentikan.
appraisal shall be conducted on a - Untuk posisi sales dan marketing,
quarterly basis. Any assigned sales penilaian kinerja akan dilakukan dalam
personnel that cannot achieved the waktu setiap kwartal. Setiap sales
sales target shall be dismissed and personnel yang tidak dapat mencapai
promptly replaced target penjualan akan diberhentikan dan
digantikan secepatnya

f. Timely providing the requested Personnel


to First Party upon receipt of Service Order f. Tepat waktu memberikan Personil diminta
Form and Purchase Order with the agreed untuk Pihak Pertama setelah menerima
time frame Service Order Form dan Purchase Order
dengan kerangka waktu yang disepakati
g. Timely replacing all Personnel of Second
Party that in accordance to First Party’s g. Tepat waktu dalam penggantian semua
opinion is deemed unfit to perform the Personil dari Pihak Kedua yang menurut
Works assigned to him/her pendapat Pihak Pertama dianggap tidak
sesuai untuk melakukan Pekerjaan yang
ditugaskan kepadanya

PKS Pemborongan Pekerjaan xxx– xxxxx.DC.MTM.rev.200317_17.doc 39 / 48


h. Providing replacement personnel for any
personnel of Second Party that having h. Menyediakan personil pengganti untuk
annual leave or sickness within the same setiap personel dari Pihak Kedua bahwa
day. memiliki cuti tahunan atau sakit dalam hari
yang sama.

B. Relationship Officer of the Second Party/ Relationship Officer dari Pihak Kedua

Relationship Officer shall be assigned by Second Relationship Officer harus ditetapkan oleh Pihak
Party for the First Party and shall be present at Kedua untuk Pihak Pertama dan harus hadir di
First Party’s office as required by First Party to kantor Pertama Pihak seperti yang dipersyaratkan
settle any issues related to the delivery of the oleh Pihak Pertama untuk menyelesaikan masalah
Services by the Second Party unluding but not apapun yang berkaitan dengan layanan Pihak
limited to all issues : Kedua
i. Administration of Service Request Form
(SRF) i. Administrasi dari Service Request Form
ii. Consultation and guidance for the SECOND (SRF)
PARTY’s Personnel ii. Konsultasi dan bimbingan untuk Personil
iii. Communication with Personnel and Pihak Kedua
administrational matters iii. Komunikasi dengan Personil dan
iv. Invoice and payment process for the administrasi
Personnel iv. Tagihan dan proses pembayaran untuk
v. Personnel reimbursement management Personil
v. manajemen penggantian biaya untuk
Personil

C. Staffing Process/ Prosess Staffing

1. Service Request Form (SRF) as per Attachment 1. Service Request Form (SRF) sesuai Lampiran E
E shall be completed and signed by the harus diisi dan ditandatangani oleh pejabat
authorized official in the First Party’s yang berwenang di lungkup manajemen dari
management in which case the signature of Pihak Pertama, dimana tanda tangan dari
the division head of the Human Resources kepala divisi sumber daya manusia dari Pihak
Department Head of First Party are required as Pertama diperlukan sebagai persetujuan.
approval.

2. After the SRF has been completely filled out, it 2. Setelah SRF telah sepenuhnya diisi, itu akan
shall further be delivered to the Relationship lanjut disampaikan kepada Relationship Officer
Officer (“RO”) of the Second Party for further ( “RO”) dari Pihak Kedua untuk diproses lebih
process until the requested Personnel is on lanjut sampai Personil yang diminta
board. didatangkan.

3. After the appropriate candidate (“Prospective 3. Setelah calon yang tepat ( “Calon Personil) telah
Personnel) has been selected and approved by dipilih dan disetujui oleh Pihak Pertama, Pihak
First Party, Second Party shall issue a Kedua harus menerbitkan quotation untuk
quotation for providing Services to the First penyediaan Layanan kepada Pihak Pertama dan
Party and the quotation shall contain: position, quotation tersebut harus memuat: posisi,

PKS Pemborongan Pekerjaan xxx– xxxxx.DC.MTM.rev.200317_17.doc 40 / 48


date of commencement and expiration of the tanggal dimulainya dan berakhirnya penugasan,
assignment, position within the organization, posisi dalam organisasi, gaji dan tunjangan dari
salary and benefits of the Personnel etc. Personil dll

4. If First Party accepts Second Party’s quotation, 4. Jika Pihak Pertama menerima quoutation dari
Second Party will process the necessary Pihak Kedua, Pihak Kedua akan memproses
employment contract with Prospective kontrak kerja yang diperlukan dengan Personil
Personnel, which will be a contract between Calon, yang akan menjadi kontrak antara Pihak
the Second Party and the Prospective Kedua dan calon Personil (PKWT) yang terpisah
Personnel (PKWT), completely separate from secara keseluruhan dari Perjanjian ini.
this Agreement.

5. First Party will then issue a Purchaser Order for 5. Pihak Pertama kemudian akan menerbitkan
purchasing the Services to the Second Party Purchase Order untuk penmbelian penyedia
containing at least the following: quantity of jasa layanan untuk Pihak Kedua yang berisi
desired Personnel, position, date of expiration setidaknya : banyaknya Personil, posisi, tanggal
of the assignment, etc. berakhirnya tugas, dll

=====================

PKS Pemborongan Pekerjaan xxx– xxxxx.DC.MTM.rev.200317_17.doc 41 / 48


Attachment E
Payment Scheme/ Skema Pembayaran
[Calculation Of Cost For Work Fee and Management Fee]/ [Kalkulasi atas Biaya Pekerjaan dan
Management Fee]

A. WORK FEE A. BIAYA PEKERJAAN

1. Basic pay follows the salary scale determined 1. Gaji pokok akan mengikuti skala gaji yang
by the First Party. This amount shall be fully ditetapkan oleh Pihak Pertama (jumlah harus
received by the Personnel. sama dengan yang di kolom C dari struktur
Format harga, ditetapkan pada Lampiran D).
Jumlah ini akan diterima sepenuhnya oleh
Personil.

2. Jamsostek (social security program) of 4.54% 2. Jamsostek (program jaminan sosial) sebesar
against basic salary or in compliance with the 4,54% terhadap gaji pokok atau sesuai
prevailing regulations. Within a maximum of dengan Peraturan yang berlaku. (Dalam
3 (three) months upon signing of the waktu maksimal 3 (tiga) bulan setelah
Contract, Second Party shall provide penandatanganan Kontrak, Pihak Kedua wajib
Jamsostek Card to all Personnel & submit a memberikan Kartu Jamsostek untuk semua
copy of the same to First party’s designated Personil & menyerahkan salinan yang sama
representative in its Human Resources untuk perwakilan pihak pertama yang
Department (“First Party Representative”). In ditunjuk dalam Surat Departemen Sumber
the event new Personnel is hired, Second Daya Manusia ( “Perwakilan Pihak Pertama”).
Party shall enroll the new hire into Jamsostek Dalam hal Personil baru dipekerjakan, Pihak
and submit a copy of the card to First Party Kedua wajib mendaftarkan Personil Baru
Representative. Second Party shall provide Tersebut ke Jamsostek dan menyerahkan
each individual Personnel’s annual Jamsostek salinan kartu untuk Perwakilan Pihak
balance report no later than April of the Pertama. Pihak Kedua wajib memberikan
coming year, to each of the Personnel, laporan neraca Jamsostek tahunan setiap
privately and confidentially. The annual individu Personil ini selambat-lambatnya April
reports will be submitted to First Party dari tahun yang akan datang, untuk masing-
Representative. masing personil, pribadi dan rahasia. Laporan
tahunan akan diserahkan kepada Wakil Pihak
Pertama.

3. Tunjangan Hari Raya Keagamaan (“THRK”) of 3. Tunjangan Hari Raya Keagamaan ( “THRK”)
one month basic pay. The one month basic dari satu bulan gaji pokok. Satu bulan jumlah
salary amount shall be paid to the Personnel gaji pokok akan dibayarkan kepada Personil
no later than two (2) weeks before the due paling lambat 2 (dua) minggu sebelum tanggal
date of such festival. In the event Personnel jatuh tempo dari festival tersebut. Apabila
have less than twelve (12) months services masa kerja Personil kurang dari dua belas
time, the amount shall be prorated (12) bulan waktu layanan, jumlah tersebut
accordingly. harus di hitung prorata.

4. All of the employees’ income shall be subject 4. Semua pendapatan karyawan wajib
to PPh 21 (Income Tax) to be charged and dikenakan PPh 21 (Pajak Penghasilan 21) yang
paid by Second Party to the Goverment tax akan dikenakan dan dibayar oleh Pihak Kedua
office. Second Party shall furnish all Personnel ke kantor pajak Pemerintah. Pihak Kedua
with annual income tax remitance report no wajib memberikan semua Personil dengan
later than February of the following year. laporan remitansi pajak penghasilan tahunan
(bukti pemotongan pajak) paling lambat

PKS Pemborongan Pekerjaan xxx– xxxxx.DC.MTM.rev.200317_17.doc 42 / 48


bulan Februari tahun berikutnya.
5. First Party shall has the right to perform 5. Pihak Pertama wajib memiliki hak untuk
financial audit to ensure payment remitance melakukan audit keuangan untuk memastikan
to all Personel is in accordance to the agreed remitansi pembayaran kepada semua
price specifiend in the PO. Failure to remit Personel sesuai dengan harga yang dispakati
payment as shown on the PO, shall give the seperti tertera di dalam PO. Kegagalan untuk
full right to First Party to deduct the invoices melakukan pembayaran seperti yang
of the Second Party. Such invoices deduction ditunjukkan di PO, akan memberikan hak
shall be paid to the un-paid party(ies). penuh untuk Pihak pertama untuk
mengurangi tagihan dari Pihak Kedua.
Pengurangan tagihan tersebut harus
dibayarkan kepada pihak yang belum
menerima pembayaran.

6. For clarity , the Work Fee mentioned in this 6. Untuk kejelasan, Biaya Kerja disebutkan
Agreement shall include : dalam Perjanjian ini meliputi:
 Payroll & other Personnel entitlements
inluding overtime  Gaji dan semua hak dari Personil
 All statutory taxes
Semua potongan pajak

B. MANAGEMENT FEE B. MANAGEMENT FEE

1. Management Fee for the Second Party shall 1. Management Fee untuk Pihak Kedua harus
cover all its overhead, profit margin and mencakup seluruh biaya overhead, margin
operating costs of the Second Party to run the keuntungan dan biaya operasi yang Pihak
Agreement in acceptable level. Kedua untuk menjalankan Perjanjian ini di
tingkat yang dapat diterima.

Calculation of Management Fees is as follows: Perhitungan Biaya Manajemen adalah sebagai


WORK FEE : X % (X percents) and/or berikut:
Fixed Amount determined by the First Party Biaya Kerja : X% (X persen).
Biaya Tetap (fixed amount) yang ditentukan
2. First Party shall pay for monthly Work Fee oleh Pihak Pertama
and Management Fee to Second Party for
the amount of _X_ % (XXX percent) and ZZ % 2. Pihak Pertama wajib membayar Biaya Kerja
bulanan dan Management Fee kepada Pihak
3. For clarity, the Management fee payable by Kedua untuk jumlah _X_% (XXX persen)
First Party to Second Party in a monthly basis
shall include the following components 3. Untuk kejelasan, Management Fee yang
a) Recruitment services dibayarkan oleh Pihak Pertama kepada Pihak
b) Management of Personnel Kedua dalam setiap bulan harus mencakup
c) Over heads/profits komponen-komponen berikut
d) Risk Management and other issues a) Layanan untuk rekrutmen
b) Manajemen Personalia
c) biaya overhead/ keuntungan
d) Manajemen Risiko dan isu-isu lainnya

==============================

PKS Pemborongan Pekerjaan xxx– xxxxx.DC.MTM.rev.200317_17.doc 43 / 48


Attachment F
STANDARD FORMAT – SERVICE REQUEST FORM

To use SUBCONTRACTOR FORMAT or the generic one below


SERVICE REQUEST FORM

Requested by: Phone:


Unit: Department:
Date of request:

Position :

Department : Cost Center :

Report to : Phone :

Starting Date : Ending Date:

Status/Period :  On Call hour(s)/Day(s)  Contract month(s)/year(s)

Reason for Hiring :  Project  Additional  Replacement of:


Candidate (if : 1. 2.
any)
3. 4.

Requirements:
- -
- -
- -
- -

Requested by: Approved by: Acknowledged by:

__________________ ________________________ _______________


Immediate Supervisor Unit Head Department Head HRD
Date: Date: Date: Date:

Note:
 Incomplete form would not be processed
 Completed form to be sent to Relationship Officer (RO)
 Please scan & e-mail to: XXX

PKS Pemborongan Pekerjaan xxx– xxxxx.DC.MTM.rev.110417.doc 44 / 48


Attachment G/ LAMPIRAN G
SERVICE ACCEPTANCE CERTIFICATE/ BERITA ACARA SERAH TERIMA JASA

No. __________ dated _________________

This Certificate of Successfully Completed Services is granted by PT Smart Telecom in relation in respect
of rendered Services and pursuant to Purchase Order No. _________ dated _____________./
Berita Acara Serah Terima Jasa ini diberikan oleh PT Smart Telecom dalam kaitannya Dengan jasa yang
diberikan dan sesuai dengan Purchase Order Nomor _________ tanggal _____________./

The following deliverable has been delivered to the full satisfaction of SMART without any omission or
deficiencies/ Jasa layanan berikut telah dipenuhi terhadap SMART tanpa kelalaian atau kekurangan

No. Deliverable/ Jasa No of Headcount Position/ Posisi Relevant


Layanan Supplied / Jumlah information/Informas
Personil yang i Lainnnya
ditempatkan
1. xxx To be filled xxx

This Certificate is issued by the First Party and granted to the Second Party pursuant to Section 2.7 of
Attahment A of the Services Agreement and made in two identical copies and both are signed by the
representatives of the Second Party and the representative of First Party./ Sertifikat ini dikeluarkan oleh
Pihak Pertama dan diberikan kepada Pihak Kedua sesuai dengan ayat 2.7 dari Lampiran A Perjanjian
Penyedia Jasa dan dibuat dalam dua salinan identik dan keduanya ditandatangani oleh wakil-wakil dari
Pihak Kedua dan wakil dari Pihak Pertama.

PKS Pemborongan Pekerjaan xxx– xxxxx.DC.MTM.rev.110417.doc 45 / 48


Attachment H
Form of Attendance List

Employee-absence-s
chedule.xlsx

PKS Pemborongan Pekerjaan xxx– xxxxx.DC.MTM.rev.110417.doc 46 / 48


Attachment I
Self Certification and Assesment
(Statement of Compliance to be submitted on quarterly basis
Untuk Diserahkan setiap kwartal )

In relation to Services Agreement (“the Agreement”) No.xxx signed by and between PT. SMART Telecom
and PT XXX on xx2016 , PT XXX hereby certifies and confirms having performed following obligations
and/or activities in full compliance with the relevant sections of the Agreement and in accordance with
the applicable law enforced under jurisdiction of the Republic of Indonesia/

Sehubungan dengan Perjanjian Penyediaan (“Perjanjian”) No.xxx ditandatangani oleh dan antara PT.
SMART Telecom dan PT XXX di xx2016, PT XXX dengan ini menyatakan dan menegaskan telah melakukan
kewajiban dan / atau kegiatan dengan sepenuhnya tunduk kepada ayat-ayat yang relevant yang
tercantum di dalam Perjanjian dan dengan hukum yang berlaku ditegakkan di bawah yurisdiksi
Republik Indonesia

With respect to the Local Labor Law (including but not limited to)/ Sehubungan dengan UU
Ketenagakerjaan Lokal (termasuk namun tidak terbatas pada):

1. PERATURAN MENTERI TENAGA KERJA DAN transmigrasi REPUBLIK INDONESIA NOMOR 19


TAHUN 2012 TENTANG SYARAT-SYARAT Penyerahan SEBAGIAN Pelaksanaan PEKERJAAN Kepada
PERUSAHAAN LAIN

2. Undang-Undang UU Ketenagakerjaan Indonesia No. 13/2003

With Respect to the Second Party obligations under the Agreement / Sehubungan dengan Kewajiban
dari Pihak Kedua dibawah Perjanjian

Agreement Obligations/Kewajiban
Reference/
Referensi
Perjanjian
Article 5.2 of Providing skilled and experienced Personil / Mentyediakan Personil yang terlatih
Attachment A/ dan berpengalaman
Ayat 5.2 dari
Lampiran A

Article 12 of the Signing Non- Disclosure Agreement with Personnel placed in SMART/
Agreement/ Ayat Menandatangani Perjanjian Kerahasiaan dengan Personil yang ditempatkan di
12 dari Perjanjian SMART
Attachment H/ Providing and Submitting Absence/attendance Tracking/ Menyediakan Absen
Lampiran H Absence/attendance Tracking
Article 5.8(i) of Paid in full Salary of the current month to each Employee or Personnel placed in
Attachment A/ Smart/
Ayat 5.8(i) dari Membayarkan Gaji bulan berjalan untuk setiap Karyawan atau Personil yang

PKS Pemborongan Pekerjaan xxx– xxxxx.DC.MTM.rev.110417.doc 47 / 48


Lampiran A ditempatkan di Smart secara penuh
Article 5.8(i) of Enrolled all Personnel placed in SMART with BPJS/ Mendaftarkan setiap Personil
Attachment A/ yang ditempatkan di SMART kepada BPJS
Ayat 5.8(iii) dari
Lampiran A
Article 5.8(ii) of Deduct from and Pay Income Tax Article 21 (Pph 21) to the Tax office/ Memotong
Attachment A/ dan Membayarkan PPh 21 kepada otoritas Pajak
Ayat 5.8(ii) dari
Lampiran A
Article 6.6 of the
taking full responsibility to any damage or loss to SMART and/or Third Partys’
Agreement/ Ayat Assets caused by the Personnel of the Second Party / Bertanggung jawab secara
6.6 dari Perjanjian
penuh untuk setiap kerusakan atau kehilangan terhadap SMART dan/ atau
property dari Pihak Ketiga yang disebabkan oleh Personil dari Pihak KEdua
Article 6.8 of Entered and Signed into an individual Working Agreement (PKWT and PKWTT)
Attachment A/ with each Personnel placed in SMART/ Membuat dan Menanda tangani Perjanjian
Ayat 6.8 dari Kerja Individual dengan Personil (PKWT and PKWTT) yang ditempatkan di SMART
Lampiran A
Article 9 of Accept all Employees or Personnel ex Former Subcontractor (if applicable)/
Attachment A/ Menerima semua personil ex penyedia jasa lain ( jika diperlukan) n
Ayat 9 dari
Lampiran A

The undersigned below hereby declares the details furnished above are perfomed to the best of
Company ability, knowledge and consicience. / Yang Bertanda Tangan dibawah ini dengan ini
menyatakan semua keterangan diatas telah dilaksanakan sesuai dengan kemampuan k dari perusahan ,
pengetahuan dan kesadaran yang terbaik

PKS Pemborongan Pekerjaan xxx– xxxxx.DC.MTM.rev.110417.doc 48 / 48