Anda di halaman 1dari 6

BUDIDAYA SAPI LOKAL

I. SAPI SIMENTAL

Karakteristik : Bulu berwarna merah bata, bagian lutut dan kepala berawarna
putih

Keunggulan sapi Simmental :

1. Jenis sapi potong unggul dengan bobot badan dewasa dapat mencapai
1.400 kg

2. Pertambahan bobot harian dapat mencapai 2,1 kg per/hari

3. Persentase karkas daging sapi simemntal cukup tinggi, lemaknya tidak


banyak atau sedikit, sapi ini bisa untuk sapi perah ataupun sapi potong.
Keperluan masyarakat kita terhadap susu dan daging sangat tinggi, maka
kita usaha beternak sapi simental sangat potensial. Apalagi samai saat ini
negara kita belum mampu mencukupi kebutuhan daging nasional, untuk
memenuhipun daging sapi masih di impor dari Australia dan India.

Harga Bakalan (Belum Dewasa) sekitar Rp 10.500.000,-


Harga Dewasa Sekitar Rp 18.500.000,-
Bobot : Jantan Dewasa (1150 Kg) dan Betina Dewasa (800 Kg)
II. SAPI LIMOSIN

Ciri-Ciri Sapi Limousin

1. Warna coklat muda, kuning agak kelabu

2. Bentuk tubuh besar, panjang, kompak dan padat.

3. Cocok di daerah yang mempunyai curah hujan tinggi.

4. Sangat cocok dipelihara di daerah dengan iklim sedang.

Keunggulan Sapi Limousin

1. Pertumbuhan badan sangat cepat.

2. Berat jantan dewasa mencapai lebih 1.000 kg.

3. Kualitas daging tinggi.

4. Telah dikenal dan disukai peternak.

Harga Bakalan sekitar Rp 8.000.000,- Rp 12.000.000,-

Harga Jual sekitar Rp 14.000.000,- (umur 5-6 bulan), Rp 17.500.000,- (6-8


bulan), Rp 19.000.000,- (8-10 bulan), Rp 23.000.000,- (1-2 tahun).

Bobot : Jantan Dewasa (1100 Kg) dan Betina Dewasa (575 Kg)
III. SAPI ANGUS

Ciri fisik sapi Angus lainnya adalah tidak memiliki punuk dan juga tidak
mempunyai tanduk, bentuknya agak pendek tetapi gerakannya lincah atau
aktif bergerak.

Berat sapi Aberdeen Angus Jantan Dewasa bisa mencapai 1 ton atau lebih
tergantung dari intensifnya pemeliharaan jenis sapi ini. Sedangkan berat yang
betina dewasa umumnya antara 500 - 750 kg.

Keunggulan Sapi Angus

1. Memiliki sifat yang dominan sehingga sangat bagus untuk disilangkan


dengan sapi lain
2. Tidak memiliki tanduk sehingga relatif aman jika dipelihara secara
koloni merupakan keunggulan yang tidak dimiliki jenis sapi lain.
3. Bentuk tubuh panjang dan kompak meskipun ukuran tingginya
termasuk pendek. Tubuh yang panjang dan kompak menunjukkan
persentase karkas yang bagus dan daging yang padat.
4. Jarang mengalami kesulitan saat beranak serta memiliki sifat keibuan
yang sangat bagus
5. Mudah menurunkan sifat marbling atau perlemakan dalam daging
pada anak-anaknya. Sifat ini (marbling) sangat disukai dinegara-
negara eropa tetapi di Indonesia khususnya pasar daging lokal tidak
menyukai daging yang berlemak.
IV. SAPI PO

Sapi peranakan ongole memiliki bulu berwarna putih atau kelabu, bentuk
kepala pendek melengkung, telinga panjang menggantung, dan perut agak
besar. Pada sapi PO jantan, kadang dijumpai bercak-bercak berwarna hitam
pada lututnya, mata besar terang, dan dilingkari kulit berjarak sekitar 1 cm
dari mata berwarna hitam.

Ciri khas yang membedakan sapi PO dengan sapi-sapi lainnya adalah punuk
di atas gumba, kaki panjang berurat kuat, serta ada gelambir menggelantung
dari bawah kepala, leher sampai perut.

Saat dewasa, jantan PO bisa mencapai bobot sekira 600 kg dan yang betina
rata-rata 450 Kg. Pertambahan bobot sapi PO berkisar antara 0,4—0,8
kg/hari.

Keunggulan Sapi Peranakan Ongole :

1. Persilangan sapi Ongole dengan sapi lokal Indonesia,


2. Tipe sapi pedaging dan sapi pekerja,
3. Mampu berdaptasi terhadap berbagai kondisi lingkungan,
4. Cepet bereproduksi,
5. Berat badan 600 kg
6. Pertumbuhan bobot harian 0,75 kg/ekor/hari.

Harga sapi PO jenis pedet masih dibawah pedet Metal dan Limousin, harga kisaran
pedet sapi PO antara RP 6.000.000 - 8.000.000 per ekor (harga sangat tergantung
kualitas individu dari masing-masing pedet).

Harga sapi bakalan jenis PO juga lebih murah berkisar antara Rp 42,000 - 43.000
per kg. Harga sapi siap potong jenis PO berkisar antara Rp 41.000 - Rp 44.000/kg
tergantung kualitas sapinya.
V. SAPI BALI

APA SAJA CIRI - CIRI YANG TERDAPAT PADA SAPI BALI?

1. Sapi Bali Betina dan pedet berwarna merah keemasan, meski pada dikala
pedet berwarna sama dengan betina namun dikala remaja sapi Bali jantan
berubah warna. Sapi Bali jantan remaja berwarna hitam.
2. Adanya ciri khas warna putih dari lutut hingga ujung kaki dan bentuk oval
pada bab belakang (Pantat)
3. Bentuk kepala sapi Bali lebar, pendek, dahi datar dengan indera
pendengaran sedang dan berdiri.
4. Sapi Bali memiliki tanduk yang besar dan panjang mengarah ke samping
atas depan.
5. Ciri khas lainnya yaitu bab dada dalam dengan kaki kuat. Biasanya sapi
Bali super memiliki ukuran bab depan yang besar dan kekar sementara
bab belakang (pantat) tidak terlalu besar.

APA KEUNGGULAN SAPI BALI?

1. Sapi Bali yaitu sapi yang sangat cantik dalam mengikuti keadaan terhadap
pakan hasilnya sapi Bali dapat tumbuh baik dengan pakan yang jelek.
2. Memiliki daya tahan yang baik terhadap panas tinggi.
3. Hasil pemotongan memperlihatkan presentase karkas tinggi dengan
kualitas daging yang baik.
4. Sapi bali terkenal sebagai sapi yang sangat cantik sifat reproduksinya dan
dapat beranak setiap tahun.

Nilai jual sapi ini di pasaran cukup tinggi, diatanranya:


Harga sapi Bali untuk anakan bisa mencapai 6.000.000 per ekor.
Sedangakan harga sapi Bali dewasa berkisar antara 12.000.000 hingga
16.000.000 per ekornya.
VI. Sapi Brahman

Sapi Brahman merupakan jenis sapi potong/pedaging dengan kualitas daging


yang unggul. Bobotnya berkisar antara 800 kg hingga 1100kg untuk Brahman
jantan dewasa.

sedangkan untuk betina dewasa bobotnya berkisar antara 500kg hingga


700kg.

Ciri-Ciri Sapi Brahman

1. Ciri-ciri khas dari sapi Brahman adalah memiliki punuk yang besar.
2. Berkulit longgar, seperti orang yang memakai baju kebesaran.
3. Memiliki gelambir yang berlipat-lipat sepanjang leher hingga perut.
4. Bentuk telinga yang runcing dan memanjang.
5. Warnanya lebih variatif jika dibandingkan dengan sapi Limosin atau sapi
Simental, Yakni warna merah, hitam, dan abu-abu.
6. Dapat beradaptasi di berbagai macam cuaca, bahkan dapat bertahan di
cuaca ekstrim.

Harga bibit berkisar antara 16.000.000 hingga 18.000.000 per ekor.


Sedangkan untuk sapi

Brahman dewasa yang telah siap potong harganya berkisa diantara


35.000.000 hingga 40.000.000 per ekor.