Anda di halaman 1dari 2

Nama : Donna Yuanita

NIM : 165080101111005

Kelas : M02

Resume Produktivitas Perairan

Produktivitas perairan merupakan laju pembentukan senyawa-senyawa


organik yang kaya energi dari senyawa-senyawa anorganik. Produktivitas primer
dalam artian umum adalah laju produksi bahan organik (C=karbon) melalui reaksi
fotosintesis per satuan volume atau luas suatu perairan tertentu (mg C/m 3 /hari
atau g C/m2 /tahun). Reaksi fotosintesis dapat terjadi pada semua tumbuhan
yang mengandung pigmen klorofil, dan dengan adanya cahaya matahari. Proses
fotosintesis optimal terjadi sekitar pukul 11 siang hingga 1 siang. Berikut proses
fotosintesis :

Tumbuhan yang berklorofil di laut dapat berupa rumput laut (seaweed),


lamun (seagrass), fitoplankton atau mikroflora benthic (benthic microflora).
Fitoplankton terdapat pada seluruh laut, mulai dari permukaan sampai pada
kedalaman yang dapat ditembus cahaya matahari. Produktivitas primer
dipengaruhi oleh adanya klorofil, cahaya matahari dan kandungan nutrien yang
terdapat di perairan.

Klorofil merupakan salah satu parameter yang sangat menentukan


produktivitas primer di laut. Klorofil dapat ditemui pada sel kloroplast. Klorofil
terdiri dari tiga jenis yaitu klorofil-a, b dan c. Ketiga jenis klorofil ini sangat penting
dalam proses fotosintesis tumbuhan yaitu suatu proses yang merupakan dasar
dari pembentukan zat-zat organik di alam. Kandungan klorofil yang paling
dominan dimiliki oleh fitoplankton adalah klorofil a.

Nutrien adalah semua unsur dan senjawa yang dibutuhkan oleh


tumbuhan-tumbuhan dan berada dalam bentuk material organik (misalnya
amonia, nitrat) dan anorganik terlarut (asam amino). Elemen-elemennutrien
utama yang dibutuhkan dalam jumlah besar adalah karbon, nitrogen,fosfor,
oksigen, silikon, magnesium, potassium dan kalsium, sedangkan nutrien trace
element dibutuhkan dalam konsentrasi sangat kecil yakni besi, copper dan
vanadium. Cahaya matahari merupakan salah satu faktor yang menentukan
distribusi klorofil-a di laut. Di laut lepas, pada lapisan permukaan tercampur
tersedia cukup banyak cahaya matahari untuk proses fotosintesis. Sedangkan
untuk lapisan yang lebih dalam cahaya matahari tersedia dalam jumlah sedikit
bahkan tidak ada sama sekali.

Total produktivitas primer dikenal sebagai produktivitas primer kotor


(Gross Primary Productivity, GPP). Tidak semua hasil produktivitas ini disimpan
sebagai bahan organik pada tubuh organisme produsen atau pada tumbuhan
yang sedang tumbuh, karena organisme tersebut menggunakan sebagian
molekul tersebut sebagai bahan bakar organik dalam respirasinya. Dengan
demikian, Produktivitas primer bersih (Net Primary Productivity, NPP) sama
dengan produktivitas primer kotor dikurangi energI yang digunakan oleh
produsen untuk respirasi (Rs).

NPP= GPP - Rs