Anda di halaman 1dari 1

ABSTRAK

Krensensius Gala Ama : Gambaran pH Saliva Terhadap Terjadinya

Karies Gigi Pada Anak Kelas IV SDK Santo Aloynsius Makassar Tahun

2016, dibimbing oleh Murniati dan Wahyudi Hardi

Derajat keasamman pH saliva merupakan salah satu faktor yang berperan

dalam peroses pembentukan karies gigi. pH saliva merupakan faktor

intrinsik selain hopses bentuk gigi, morfologi gigi, susunan gigi, sedang

faktor ekstrinsik seperti halnya social ekonomi keluarga dan pengalaman

karies masa lampau, tujuan penelitian: Untuk mengetahuhi hubungan

antara derajat keasaman saliva dengan karies gigi pada anak SDK Santo

Aloynsius Makassar tahun 2016. Metode penelitian: Penelitian ini

menggunakan penelitian observasi deskriptif, sampel penelitian berjumlah

87 siswa yang duduk di kelas IV SDK Santo Aloynsius Makassar. Variabel

bebas adalah derajat keasaman pH saliva sedangkan variabel terikatnya

adalah karies gigi. Hasil dan pembahasa: Dari hasil penelitian ditemukan

pH saliva dengan jumlah karies gigi pada siswa kelas IV SDK Santo

Aloynsius Makassar menunjukan bahwa yang termasuk dalam kategori

asam 46 (52,9%) siswa, dalam keadaan basa 41 (47,1%) siswa. Karies

gigi pada siswa kelas IV SDK Santo Aloynsius Makassar sebanyak 79

(90,8%) siswa dan tidak mengalami karies gigi sebanyak 8 (9,2%) siswa.

Kesimpulan: Ada hubungan yang bermakna secara statistik antara drajat

keasaman pH saliva dengan karies gigi.

Kata kunci: pH / saliva / karies / gigi