Anda di halaman 1dari 2

CONTOH ORGANISASI DI LINGKUNGAN MASYARAKAT

1. Rukun Tetangga (RT) tujuan dari pembentukan organisasi ini adalah untuk memberikan
pelayanan kepada masyarakat sekitarnya. Misalnya, pelayanan pembuatan KTP, atau
urusan administrasi lainnya.
2. Rukun Warga (RW) RW merupakan gabungan dari beberapa RT. RW dibentuk untuk
memberikan pelayanan kepada masyarakat yang tinggal di wilayah RW tersebut. RW
dipimpin oleh seorang ketua RW yang dipilih oleh ketua-ketua RT atau perwakilan dari
warga RT yang tergabung dalam wilayah RW tersebut.
3. Desa/Kelurahan Desa/Kelurahan adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki
batas-batas wilayah yurdiksi. Pengertian desa atau kelurahan berdasarkan UU No. 32
tahun 2004 tentang pemerintahan daerah yaitu Pemerintahan desa dipimpin oleh kepala
desa yang di bantu oleh perangkat desa. Kepala desa dipilih langsung oleh masyarakat
desa tersebut. Perangkat desa terdiri atas sekretaris desa dan perangkat desa lainnya.
Sedangkan kelurahan dipimpin oleh seorang lurah yang diangkat oleh bupati/walikota
atas usul camat. Dalam melaksanakan tugasnya lurah di bantu oleh perangkat kelurahan.
4. Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Badan Permusyawaratan Desa (BPD) adalah
sebuah lembaga yang dibentuk untuk membantu pengaturan dan penyelenggaraan
pemerintahan desa. Tugasnya membuat dan melaksanakan peraturan desa, menyusun
anggaran pendapatan dan belanja desa, menampung dan menyalurkan aspirasi rakyat.
5. Dewan Kelurahan Dewan Kelurahan merupakan organisasi yang dibentuk di tingkat
kelurahan. Dewan Kelurahan merupakan mitra kerja kepala kelurahan. Tugas dewan
kelurahan adalah memberikan masukan kepada kepala kelurahan, terutama yang
berkaitan dengan aspirasi masyarakat. Ketua dewan kelurahan diambil dari tokoh
masyarakat yang tinggal di wilayah kelurahan tersebut.
6. Karang Taruna Karang Taruna adalah organisasi para pemuda atau remaja yang ada di
desa atau kelurahan. Karang taruna berfungsi sebagai wadah pembinaan para pemuda
desa atau kelurahan tersebut. Tugas utamanya berkaitan dengan kegiatan-kegiatan positif
seperti kesenian, olahraga, bakti sosial. dll.
7. Yayasan Yayasan merupakan organisasi sosial yang didirikan masyarakat untuk kegiatan
yang bersifat sosial, misalnya panti anak yatim piatu, majelis taklim, dan yayasan
pendidikan.
8. Posyandu Pos Layanan Terpadu (Posyandu) didirikan oleh masyarakat untuk memberikan
layanan terpadu kepada warga masyarakatnya, khususnya kesehatan balita. Kegiatan di
posyandu meliputi pemeriksaan kesehatan bayi, penimbangan bayi, pemberian makanan
tambahan, dll.
9. BKB BKB yaitu bina keluarga balita yang didirikan oleh masyarakat atas petunjuk dari
BKKBN. Tujuannya adalah untuk memberikan ilmu penanganan perkembangan
kecerdasan balita sejak dini kepada ibu balita. Kegiatannya meliputi pemberian materi
kepada ibu balita, praktek perkembangan kecerdasan balita, cara memakai permainan
edukatif (APE), dll. Sasarannya terutama ibu-ibu yang mempunyai balita.