Anda di halaman 1dari 6

PEDOMAN KEBIJAKAN

DAN
STANDARD OPERATING PROCEDURES (SOP)

BUMITAMA FOUNDATION

Nama Dokumen : KERJASAMA DENGAN PIHAK LUAR


Nomor Dokumen :
Disahkan Tanggal :
Revisi ke :

Nama Jabatan Tanda Tangan Tanggal


Disiapkan
Oleh

Direviu Oleh

Dietujui Oleh
A. KEBIJAKAN

1. Deskripsi
1.1. Tujuan
1.1.1.Untuk memberikan pedoman bagi pejabat/karyawan yang bertugas
menjalankan hubungan dengan pihak III
1.1.2.Untuk memberikan standard atas format, cara, dan prosedur dalam menjalin
kerjasama dengan lembaga/pihak lain
1.2. Ruang Lingkup
1.2.1.SOP ini meliputi tata cara pengambilan keputusan untuk melaksanakan
kerjasama dengan lembaga/pihak lain serta penentuan personel yang
terlibat dalam kerjasama tersebut
1.2.2.Seluruh kerja sama dengan pihak luar harus mendapatkan persetujuan oleh
Pembina Yayasan
1.3. Definisi
1.3.1.Yang dimaksud dengan kerja sama adalah suatu usaha bersama antara orang
perorangan atau kelompok untuk mencapai tujuan bersama.
1.3.2.Adapun bentuk-bentuk kerja sama yang ada dalam masyarakat adalah
sebagai berikut:
1.3.2.1. Bargaining yaitu perjanjian mengenai pertukaran barang-barang dan
jasa antar individu maupun antar kelompok. Dalam arti yang lebih
luas, bargaining adalah nilai awar. Bargaining dilakukan agar proses
kerja sama dapat memberi keuntungan secara adil bagi kedua belah
pihak.
1.3.2.2. Kooptasi yaitu proses penerimaan unsu-unsur baru dalam
kepemimpinan atau pelaksanaan politik dalam suatu organisasi,
sebagai salah satu cara untuk menghindari terjadinya kegoncangan
atupun kekacauan dalam stabilitas organisasi yang bersngkutan.
1.3.2.3. koalisi yaitu gabungan atau kombinasi dua kelompok atau lebih yang
memiliki tujuan sama dan berusaha untuk mencapai tujuan tersebut.
Contoh dalam kehidupan nyata yaitu dua atau lebih partai politik
berkoalisi untuk mengajukan seorang calon kepala daerah.
1.3.2.4. Joint Venture, yaitu bentuk kerja sama yang dilakukan oleh dua
orang/ perusahaan dalam melaksanakan suatu pekerjaan/ proyek.
1.3.3.Lembaga/Pihak lain adalah lembaga/pihak lain di luar GBA yang legal baik
perseorangan / pribadi ataupun lembaga yang bergerak dalam industri yang
sama maupun berbeda
1.3.4.Termasuk dalam pihak III ini adalah
1.3.4.1. Kepala Daerah meliputi Gubernur, Bupati, dan Walikota
1.3.4.2. Kepala Dinas di tingkat Provinsi dan Kabupaten / Kota
1.3.4.3. Menteri, Dirjend, dan Direktur
1.3.4.4. Badan Usahan Swasta dan BUMN
1.3.4.5. Pimpinan NGO, Yayasan, dan Lembaga-Lainnya
2. Ketentuan Umum
2.1. Pengurus atas nama Yayasan mengikat kerja sama dengan pihak III
2.2. Pengurus adalah organ Yayasan yang melaksanakan kepengurusan Yayasan
pengurus Yayasan Terdiri dari Yang dimaksud dengan pengurus adalah:
2.2.1. Ketua Harian

2
2.2.2. Kepala bagian program
2.2.3. Kepala bagaian administrasi
2.3. Mekanisme kerja dalam Menjalin Kerja Sama
Mekanisme kerjasama dengan pihak luar Yayasan, diatur sebagai berikut:
2.3.1.Kepala Bagian Program meminta Koordinator wilayah mengidentifikasi
Instansi yang ada di Area wilayah kerja masing-masing.
2.3.2.Koordinator Wilayah menyerahkan hasil identifkasi kepada kepala bagian
program untuk melakukan review dan ditindak lanjuti
2.3.3.Kepala bagian program setelah melakuakn review kemudian meminta staf
bagian membuat draft proposal kerjasama.
2.3.4.Staf Bagian membuat draft proposal dan menyerahkan kepada Kepala Bagian
Program untuk direview dan di paraf
2.3.5.Kepala bagian program meelakukan review dan memberikan paraf, kemudian
mengembalikannya lagi ke staf untuk dimintakan persetujuan kepala bagian
administrasi dan Ketua harian
2.3.6.Kepala Bidang Administrasi memverifikasi dan memparaf proposal
kemudian dikembalikan kepada Staf Bagian untuk dimintakan tanda tangan
ketua harian
2.3.7.Ketua Harian menandatangani surat permintaan kerjasama dengan pihak
luar dan menyerahkan kepada Bagian Administrasi untuk dikirim/diantar
2.3.8.Kepala Bidang administrasi mengirimkan surat perjanjian kerjaman tersebut
kepada instansi yang terkait dengan kerjasama tersebut. Dan
mengagendakan surat tersebut dan menunggu balasan dari pihak luar yang
akan diajak kerjasama.

3
SOP Hubungan dengan Pihak Luar

Pelaksana
No Aktivitas Kepala Keterangan
Kepala BagianKoordinator Staf Bagian
Bagian Ketua Harian Pembina
Program Wilayah Program
Admin
Kepala Bagian Program meminta Koordinator
wilayah melakukan mapping atau
mengidentifikasi Instansi yang ada di Area wilayah
1.
kerja

Koordinator Wilayah melakukan mapping dan


2. menyerahkan hasilnya kepada kepala bagian Data Perusahaan
program untuk ditindak lanjuti
Kepala bagian program meminta Staf Bagian
Program yayasan membuat draft proposal
3. kerjasama

Staf Bagian Program membuat draft proposal


dan menyerahkan kepada Kepala Bagian Program Draft Proposal
3 untuk merevisi dan di paraf

Kepala bagian program merevisi (jika ada) dan


memberikan paraf, kemudian dikembalikan lagi ke
4 sekretaris untuk dimintakan persetujuan kepala
bagian administrasi dan Ketua harian
Kepala Bidang Administrasi memverifikasi dan
memparaf proposal kemudian dikembalikan
5. kepada sekretaris untuk dimintakan tanda tangan
ketua harian

1
4
Pelaksana
No Aktivitas Kepala Keterangan
Kepala BagianKoordinator Staf Bagian
Bagian Ketua Harian Pembina
Program Wilayah Program
Admin
Ketua Harian bersama dengan Pembina yayasan 1
menandatangani surat permintaan kerjasama Proposal
6. dengan pihak luar dan menyerahkan kepada
Bagian Administrasi untuk dikirim/diantar
Kepala Bidang administrasi mengirimkan surat
perjanjian kerjaman tersebut kepada instansi yang
terkait dengan kerjasama tersebut. Dan
mengagendakan surat tersebut dan menunggu
7.
balasan dari pihak luar yang akan diajak
kerjasama

5
DAFTAR LEMBAGA

Nomer
No Nama Alamat Keterangan
TLP/HP