Anda di halaman 1dari 3

RETNA WULANDARI

F0207103

Pertanyaan:

Banyak perusahaan yang tidak bisa berjalan setelah generasi ke-3. Salah satu penyebabnya adalah
perusahaan tidak peka terhadap perubahan baik perubahan teknologi, ekonomi maupun pasar yang
akan dapat menggeser situasi persaingan secara keseluruhan yang biasa disebut dengan competitive
strategy. Coba saudara jelaskan orientasi dan factor kunci keberhasilan yang bagaimana yang
harus ditempuh perusahaan agar dapat bertahan pada pergeseran persaingan sebagai akibat
perubahan tadi (pergeseran perubahan tipe 2C ke 4C)

Jawab:

Orientasi dari setiap tipe perusahaan yaitu:

• 2C : production-oriented

Hampir semua BUMN pada waktu itu masih production-oriented karena praktis tidak punya
pesaing. Yang penting memproduksi sesuatu, tidak peduli kepuasan pelanggan.

• 2,5C : selling-oriented

Perusahaan hanya mengandalkan kepiawaian pada’’penjualan",belum pada marketing. Yang


penting punya ’’tenaga penjual" yang rajin menawarkan produk atau jasa kepada pelanggan.

• 3C : marketing-orinted

Perusahaan tidak hanya sadar akan pentingnya brand, tetapi juga segmentasi, positioning,
service, dan sebagainya.

• 3,5C : market-driven

Perusahaan mencari terus apa yang ’’sebenarnya" diinginkan pasar, termasuk harga ’’yang
diinginkan”.

• 4C : customer-driven

Perusahaan berorientasi bahwa tiap customer berhak mendapatkan produk yang mereka
inginkan. Ini tidak mudah, karena harus punya sistem mass customization yang efisien.
Sedangkan untuk factor kunci keberhasilan, tentu ada beberapa hal yang harus dirubah dan
diterapkan perusahaan seiring dengan pergeseran persaingan. Beberapa hal tersebut bisa dilihat ke
dalam tabel berikut:

Factor kunci 2C 2,5C 3C 3,5C 4C


Targeting Everyone suitable ones chosen one a few good ones tiap individu yang
Dikarenakanm Perusahaan Perusahaan Perusahaan disasar perusahaan
asih era cukup mencari harus memilih harus mencari harus diperlakukan
monopoli. segmen yang segmen. niche atau ceruk sebagai someone.
cocok. pasar
Positioning the only one the better one one statement different ones one on one
Dikarenakan Perusahaan Perusahaan Terutama kalau Perusahaan ingin
perusahaan harus harus bisa mau menyasar menjadi berarti
tidak punya menunjukkan memosisikan berbagi niche untuk individu
pesaing. bahwa mereka diri sebagai yang someone itu
lebih baik dari sesuatu yang
pesaing. unik
Diferensiasi good for better than preferred by specialized for customised for
company competitor. customer niches individuals

Marketing 4A 4B (Best, 4P(Product,Pri 4V (variety, 4C (Customer


mix (Assorment, bargaining, ce,Place,Prom value, veneu, solution, cost,
affordable, buffestocking otion) dan voice) channel dan
acvailable, dan Di tahap ini ada communication)
dan bombarding) variety of Karena segmentasi
announcement Kalau sebuah products untuk sudah
) perusahaan ceruk pasar yang individualized,
Perusahaan masih punya harus dilayani produk harus
cukup pesaing yang secara khusus. menjadi solusi bagi
menyediakan lemah, individu tersebut.
assortment of biasanya Price harus
product produknya mempertimbangkan
adalah yang cost bagi si
“terbaik”. individu. Place jadi
Harganya juga conventence,
bisa karena point of
ditentukan sales juga harus
sendiri, karena jadi tempat yang
bargaining sangat comfortable
position yang untuk individu.
kuat Dan, promotion
benar-benar harus
jadi dua arah
Orientasi selling adalah feature selling benefit selling solution selling interacting for
selling informing Disini product Sudah Perusahaan success
about the knowledge berorientasi harus Perusahaan harus
product sangat pada meyakinkan melakukan
menentukan. pelanggan. pelanggan komunikasi dua
bahwa Anda arah untuk
benar-benar menjamin
mengerti terjadinya win-win
masalah dan
bagaimana
solusinya
Branding brand is just a
brand brand perceived brand loyality
name awareness association quality Kesetiaan
Para pemasar Sebuah brand Artinya yaitu pelanggan.
berlomba- tidak hanya “peringkat
lomba supaya cukup diingat kualitas”
brandnya orang tetapi menurut pesepsi
diingat lebih juga harus pelanggan
dulu ketika mempunyai
pembeli asosiasi tertentu
mengingat
sesuatu
kategori
Service Hanya ada di value-added value in use customer The ONLY
industri non- business Pemasar harus satisfying BUSINESS
jasa memberikan business CATEGORY
sesuatu yang
memang
dibutuhkan
pelanggan
Process sekadar SOP interfunctional functional total delivery extended value
(system team work streamlining reengineering chain
operating Tanpa adanya Seluruh proses pembenahan proses
procedure) hal itu, tidak dirombak total harus dilakukan
akan ada dengan bersama-sama
efisiensi mempertimbang dengan pihak
kan automation, ketiga, baik di
outsourcing, upstream atau
insourcing, dan downstream
sebagainya