Anda di halaman 1dari 4

POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES BANDUNG

STANDAR PELAKSANAAN TINDAKAN MANUAL FEKAL

1. PENGERTIAN

Mengeluarkan feses klien yang mengeras di bagian rectum atau sigmoid


bagian bawah dengan menggunakan jari tangan perawat (perawat menggunakan
sarung tangan yang diolesi jelly sebagai pelicin/pelumas). Keluhan yang sering
dialami klen adalah konstipasi dan nyeri pada dubur. Keluhan ini banyak terjadi pada
klien dengan gangguan neurologis atau psikosis. Untuk mengatasi komplikasi lebih
lanjut, feses perlu dikeluarkan secara manual.

2. TUJUAN
2.1 Mengeluarkan feses secara manual sehingga klien akan terhindar dari :
1. Konstipasi
2. Kanker kolon
3. RUANG LINGKUP
Indikasi dilakukan pada :
3.1 klien yang yang mengalami gangguan sistem pencernaan

4. ACUAN
Mutataqin, Arif.2011.Gangguan Gastrointestinal Aplikasi Asuhan Keperawatan
Medikal Bedah. Jakarta: Salemba Medika

5. ALAT DAN BAHAN

 Sarung tangan

 Pispot

 Jelli / vaselin

 Perlak

 Tissu

 Kom

 air hangat
 Sabun

 waslap

 Handuk

 Bengkok

6. PROSEDUR KERJA
6.1 Persiapan Pasien

6.1.1 Jelaskan prosedur yang akan dilakukan

6.1.2 Atur posisi klien miring ke kiri dan posisi kaki fleksi

6.1.3 Atur posisi tempat tidur sejajar dengan daerah kerja perawat

6.2 Tahap Orientasi

6.2.1 Sampaikan Salam (komunikasi terapeutik)


6.2.2 Menanyakan nama klien
6.2.3 Mengenalkan diri dan instansi
6.2.4 Menjelaskan tujuan, prosedur, dan lama tindakan
6.2.5 Menanyakan persetujuan dan kesiapan pasien sebelum melakukan
tindakan

6.4 Pelaksanaan

6.4.1 Menjaga privacy pasien dengan cara memasang tirai

6.4.2 lakukan identifikasi pasien sesuai dengan prosedur

6.4.3 Mencuci tangan

6.4.4 Mengenakan APD sesuai dengan prosedur

6.4.5 Melepaskan pakaian bawah pasien dan menutupi dengan handuk

6.4.6 Letakkan perlak di bawah bokong pasien


6.4.7 Beri posisi miring kiri dan posisi kaki fleksi pada klien

6.4.8 Oujung jari dengan menggunakan jelly/vaselin

6.4.9 Buka bokong pasien dengan menggunakan tangan yang tidak


dominan dan memasukkan jari ke dalam anus sambil menganjurkan
klien untuk menarik nafas dalam

6.4.10 Lakukan observasi HR,nadi, perdarahan dan reaksi yang lain yang
dirasakan pasien

6.4.11 Bersihkan daerah anus dan bokong pasien dengan menggunakan


tissue dan waslap, sabun kemudian dikeringkan

6.4.12 Kenakan kembali pakaian klien

6.4.13 Berikan posisi yang nyaman

6.4.14 rapikan alat yang telah diberikan dan membuang sampah sesuai
dengan prosedur

6.4.15 jelaskan kepada klien /keluarga bahwa tindakan selesai dilakukan


dan mohon undur diri

6.4.16 lepas APD sesuai dengan prosedur

6.4.17 Mencuci tangan

6.4.18

6.5 Tahap Terminasi

6.5.1 Alat- alat dibereskan


6.5.2 Menanyakan perasaan klien setelah dilakukan tindakan
6.5.3 Menyimpulkan hasil prosedur yang dilakukan
6.5.4 Melakukan kontrak untuk tindakan selanjutnya
6.5.5 Beri reinforcement sesuai dengan kemampuan klien
6.5.6 Mengakhiri kegiatan dengan salam
6.5.7 Mencuci tangan
6.6 Dokumentasikan hasil tindakan
Mendokumentasikan warna, konsistensi, bau feces dan respons klien dalam
catatan klien.

Anda mungkin juga menyukai