Anda di halaman 1dari 9

Disusun Oleh : 1.

Muhammad Rizal
2. Nadia Jauhartini

TUGAS BAHASA INDONESIA 3. Novita Putri


4. Nurkhaliesa
Makalah Teks Peristiwa Sejarah Hari Buruh
5. Roni Sailan Ramadhani

Dwiyani Lestari, M.Pd


Bahasa Indonesia
NIP 19761226 200012 2 002
BAB I

PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
May Day lahir dari berbagai rentetan perjuangan kelas pekerja untuk meraih kendali
ekonomi-politis hak-hak industrial. Perkembangan kapitalisme industri di awal abad 19
menandakan perubahan drastis ekonomi-politik, terutama di negara-negara kapitalis di
Eropa Barat dan Amerika Serikat. Pengetatan disiplin dan pengintensifan jam kerja,
minimnya upah, dan buruknya kondisi kerja di tingkatan pabrik, melahirkan perlawanan
dari kalangan kelas pekerja.
Pemogokan pertama kelas pekerja Amerika Serikat terjadi pada tahun 1806 oleh
pekerja Cordwainers. Pemogokan ini membawa para pengorganisirnya ke meja
pengadilan dan juga mengangkat fakta bahwa kelas pekerja di era tersebut bekerja dari 19
sampai 20 jam seharinya. Sejak saat itu, perjuangan untuk menuntut direduksinya jam
kerja menjadi agenda bersama kelas pekerja di Amerika Serikat.
Ada dua orang yang dianggap telah menyumbangkan gagasan untuk menghormati
para pekerja, Peter McGuire danMatthew Maguire, seorang pekerja mesin dari Paterson,
New Jersey. Pada tahun 1872, McGuire dan 100.000 pekerja melakukan aksi mogok
untuk menuntut mengurangan jam kerja. McGuire lalu melanjutkan dengan berbicara
dengan para pekerja dan para pengangguran, melobi pemerintah kota untuk menyediakan
pekerjaan dan uang lembur. McGuire menjadi terkenal dengan sebutan "pengganggu
ketenangan masyarakat".
Pada tahun 1881, McGuire pindah ke St. Louis, Missouri dan memulai untuk
mengorganisasi para tukang kayu. Akhirnya didirikanlah sebuah persatuan yang terdiri
atas tukang kayu di Chicago, dengan McGuire sebagai Sekretaris Umum dari "United
Brotherhood of Carpenters and Joiners of America". Ide untuk mengorganisasikan
pekerja menurut bidang keahlian mereka kemudian merebak ke seluruh negara. McGuire
dan para pekerja di kota-kota lain merencanakan hari libur untuk Para pekerja di setiap
Senin Pertama Bulan September di antara Hari Kemerdekaan dan hari Pengucapan
Syukur.
Pada tanggal 5 September 1882, parade Hari Buruh pertama diadakan di kota New
York dengan peserta 20.000 orang yang membawa spanduk bertulisan 8 jam kerja, 8 jam
istirahat, 8 jam rekreasi. Maguire dan McGuire memainkan peran penting dalam
menyelenggarakan parade ini. Dalam tahun-tahun berikutnya, gagasan ini menyebar dan

BAHASA INDONESIA 1
semua negara bagian merayakannya. Pada 1887, Oregon menjadi negara bagian pertama
yang menjadikannya hari libur umum.
Pada 1894, Presider Grover Cleveland menandatangani sebuah undang-undang yang
menjadikan minggu pertama bulan September hari libur umum resmi nasional.
Kongres Internasional Pertama diselenggarakan pada September 1866 di Jenewa,
Swiss, dihadiri berbagai elemen organisasi pekerja belahan dunia. Kongres ini
menetapkan sebuah tuntutan mereduksi jam kerja menjadi delapan jam sehari, yang
sebelumnya (masih pada tahun sama) telah dilakukan National Labour Union di AS:
Sebagaimana batasan-batasan ini mewakili tuntutan umum kelas pekerja Amerika Serikat,
maka kongres mengubah tuntutan ini menjadi landasan umum kelas pekerja seluruh
dunia.
Satu Mei ditetapkan sebagai hari perjuangan kelas pekerja dunia pada Konggres 1886
oleh Federation of Organized Trades and Labor Unions untuk, selain memberikan momen
tuntutan delapan jam sehari, memberikan semangat baru perjuangan kelas pekerja yang
mencapai titik masif di era tersebut. Tanggal 1 Mei dipilih karena pada 1884 Federation
of Organized Trades and Labor Unions, yang terinspirasi oleh kesuksesan aksi buruh di
Kanada 1872, menuntut delapan jam kerja di Amerika Serikat dan diberlakukan mulai 1
Mei 1886.

 Peristiwa Haymarket
Pada tanggal 1 Mei tahun 1886, sekitar 400.000 buruh di Amerika Serikat
mengadakan demonstrasi besar-besaran untuk menuntut pengurangan jam kerja mereka
menjadi 8 jam sehari. Aksi ini berlangsung selama 4 hari sejak tanggal 1 Mei.
Pada tanggal 4 Mei 1886. Para Demonstran melakukan pawai besar-besaran, Polisi
Amerika kemudian menembaki para demonstran tersebut sehingga ratusan orang tewas
dan para pemimpinnya ditangkap kemudian dihukum mati, para buruh yang meninggal
dikenal sebagai martir. Sebelum peristiwa 1 Mei itu, di berbagai negara, juga terjadi
pemogokan-pemogokan buruh untuk menuntut perlakukan yang lebih adil dari para
pemilik modal.

BAHASA INDONESIA 2
 Kongres Sosialis Dunia
Pada bulan Juli 1889, Kongres Sosialis Dunia yang diselenggarakan di Paris
menetapkan peristiwa di AS tanggal 1 Mei itu sebagai hari buruh sedunia dan
mengeluarkan resolusi berisi:
“ Sebuah aksi internasional besar harus diorganisir pada satu hari tertentu dimana
semua negara dan kota-kota pada waktu yang bersamaan, pada satu hari yang
disepakati bersama, semua buruh menuntut agar pemerintah secara legal mengurangi
jam kerja menjadi 8 jam per hari, dan melaksanakan semua hasil Kongres Buruh
Internasional Perancis.”
Resolusi ini mendapat sambutan yang hangat dari berbagai negara dan sejak
tahun 1890, tanggal 1 Mei, yang diistilahkan dengan May Day, diperingati oleh kaum
buruh di berbagai negara, meskipun mendapat tekanan keras dari pemerintah mereka.

1.2 Rumusan Masalah


A. Pengaruh peristiwa Hari Buruh terhadap kaum buruh di Indonnesia
B. Dampak Hari Buruh terhadap kaum buruh di Indonesia
C. Pengaruh Hari Buruh dunia terhadap Indonesia

1.3 Tujuan
A. Mengetahui sejarah hari buruh dunia dan Indonesia
B. Mengetahui pengaruh peristiwa hari buruh terhadap kaum buruh di Indonesia
C. Mengetahui dampak hari buruh terhadap kaum buruh di Indonesia
D. Mengetahui pengaruh hari buruh dunia terhadap Indonesia
E. Menginformasikan beberapa informasi kepada siswa tentang apa saja yang dapat
diteladani didalam peristiwa hari buruh

BAHASA INDONESIA 3
BAB II

PEMBAHASAN

2.1 Pengaruh peristiwa Hari Buruh terhadap kaum buruh di Indonesia


Pengaruh hari buruh bagi kaum buruh di Indonesia sangat besar, yaitu dengan delapan
jam/hari atau 40 jam/minggu (lima hari kerja) telah ditetapkan menjadi standar
perburuhan internasional oleh ILO melalui Konvensi ILO no. 01 tahun 1919 dan
Konvensi no. 47 tahun 1935. Ditetapkannya konvensi tersebut merupakan suatu
pengakuan internasional yang secara tidak langsung merupakan buah dari perjuangan
kaum buruh se-dunia untuk mendapatkan pekerjaan yang layak. Penetapan 8 jam kerja
per hari sebagai salah satu ketentuan pokok dalam hubungan industrial perburuhan adalah
penanda berakhirnya bentuk-bentuk kerja-paksa dan perbudakan yang bersembunyi di
balik hubungan industrial.

2.2 Dampak Hari buruh terhadap kaum buruh di Indonesia


 Dampak Positif
a) Menekan angka kerja paksa dan perbudakan dalam hubungan industrial di
Indonesia.
b) Para buruh di Indonesia mendapatkan upah yang layak dan susuai dengan
kuantitas dan kualitas kerjanya.
c) Meningkatkan kesejahteraan buruh.
 Dampak Negatif
a) Demo yang dilakukan para buruh pada tanggal 1 Mei sering menimbulkan
bentrokan dan ketidaktertiban sehingga tujuan utama para buruh tidak
tersampaikan dengan baik.

2.3 Pengaruh hari buruh dunia terhadap Indonesia

Para buruh di Indonesia turun ke jalan untuk melakukan demo, menyuarakan dan
menuntut hak-hak mereka, tuntutan mereka hampir sama dengan tahun-tahun
sebelumnya. Sekarang kaum buruh Indonesia tidak hanya terhimpit oleh persoalan lain
seperti upah rendah, out sourcing, system kerja kontrak, jaminan sosialisme, namun juga
harus berhadapan dengan arus masuk buruh dari Negara Asean lainnya, kemungkinan

BAHASA INDONESIA 4
besar kepastian kerja semakin menipis dan daya tawar semakin menurun. Serta
permintaan upah/gaji yang lebih tinggi menjadi penyebab paling umum untuk awal
pemogokan di negeri ini, pertanyaan mengenai jam kerja lebih pendek dan hak untuk
berorganisasi yang selalu diajukan ketika para pekerja merumuskan tuntutan mereka
terhadap pemilik usaha dan pemerintah.

BAHASA INDONESIA 5
BAB III

PENUTUP

3.1 Kesimpulan

Mengetahui peristiwa sejarah tidak hanya sebatas proses transformasi


pengetahuan mengenai fakta masa lalu belaka, tetapi yang terpenting adalah bagaimana
kita dapat belajar dari sejarah itu sendiri. Kebijakan di masa lampau sangat mungkin
dapat dijadikan bahan acuan dalam menghadapi kehidupan masa kini. Hari Buruh yang
diperingati setiap tanggal 1 Mei dan sering disebut May Day. Hari Buruh ini diperingati
untuk mengenang jasa para buruh. Nilai kearifan dalam tiap peristiwa yang menyebabkan
munculnya Hari Buruh adalah :

a. Menghargai sesama manusia. Bagaimanapun juga penindasan atas manusia dan


manusia, antara buruh dan pengusaha, serta antara negara dan rakyat harus
dilenyapkan dari bumi pertiwi.
b. Rasa persatuan dan kesatuan para buruh untuk menuntut jam kerja yang layak.
c. Rela berkorban dan semangat pantang menyerah para buruh untuk menuntut hak-
hak mereka.
d. Keberanian menyuarakan pendapat dan saran terhadap kebijakan yang
bertentangan.

Jadi, May Day dapat diperingati dengan mengadakan kegiatan-kegiatan yang


memiliki manfaat besar bagi lingkungan sosial. Selain itu, May Day juga dapat
diperingati dengan acara-acara yang dapat mengembalikan sekaligus
meningkatkan semangat kerja dari buruh. Hari Buruh Sedunia harus diisi dengan
penyatuan kekuatan gerakan buruh. Perjuangan buruh bukan saja merupakan
perjuangan domestik, tetapi juga internasional. Karena hampir semua bentuk
eksploitasi, hubungan produksi dan sistem ekonomi yang merugikan buruh,
bersifat internasional.

BAHASA INDONESIA 6
3.2 Saran
 Saran untuk kedepannnya ksum buruh di rungkut industri agar tetap menjadikan
hari buruh sedunia sebagai suatu peristiwa yang luar biasa dalam perjalanan
perjuangan buruh sedunia, sehingga peristiwa 1 mei bisa diketahui oleh semua
kalangan buruh secara mendalam dan bisa mengambil suatu yang positif.
 Masih banyak kekurangan dalam makalah ini, perlu kiranya untuk bias menjadi
acuan dalam pembuatan makalah selanjutnya. Makalah ini hanya menjawab
perjalanan kaum buruh dari masa ke masa, makna yang terkandung dalam
peringatan hari buruh sedunia termasuk di Indonesia.

BAHASA INDONESIA 7
DAFTAR PUSTAKA

http://www.mikirbae.com/2015/09/menganalisis-teks-sejarah-hari-buruh.html

https://blog-sejarah-dunia.blogspot.co.id/2014/04/sejarah-peringatan-hari-buruh-may-
day.html

http://sekelebatilmu.blogspot.co.id/2015/08/tugas-bahasa-indonesia-kelas-12-tentang.html

downloadmakalahdanartikel.blogspot.com/.../sejarah-mayday-hari-buruh-sedunia.html

http://nasional.kompas.com/read/2016/05/01/08070931/Sejarah.Panjang.Hari.Buruh.Sedunia.
dan.di.Indonesia?page=all

Wikipedia.id

BAHASA INDONESIA 8