Anda di halaman 1dari 49

KASUS

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA

A. PENGKAJIAN
I. Data Umum
1. Identitas kepala keluarga
a. Nama kepala keluarga : Bpk. C
b. Umur : 29 th
c. Jenis kelamin : Laki-laki
d. Pekerjaan : Sopir Angkot
e. Agama : Islam
f. Suku/ Bangsa : Madura/Indonesia
g. Pendidikan : SMP
h. Alamat : JL. Melati No. 16

2. Komposisi Keluarga

Pendidi Imuni
No Nama JK Umur Hub. KK Pekerjaan Kesehatan
kan sasi
1 Bpk. C L 29 th. Suami/KK SMP Swasta - Sehat

2 Bpk. M L 55 th. Mertua SD - - Sehat


3 Ibu.S P 49 th. Mertua SD IRT - Sehat

4 Ibu.F P 26 th. Istri SMP IRT - Sehat

5 AD L 18 th. Adik ipar SMA - - Sehat

7 An.I L 13 th. Anak SMP - - Sakit

8 An.R L 10 th. Anak SD - - Sehat

3. Genogram

55 4
9
18

2 29
6
13 10
1
Keterangan :
: Laki-laki
: Perempuan
: Klien
: Tinggal dalam satu rumah
4. Tipe keluarga
Keluara Bp.c adalah keluarga dengan tipe extended family, dimana dalam keluarga tidak
hanya ada keluarga inti (ayah,ibu dan anak) tetapi dalam keluarga tinggal mertua dan
adik ipar.
5. Suku
Keluarga Bp.C adalah suku madura kebiasaan dalam keluarga apabila ada yang sakit
berobat ke klinik atau langsung membeli obat diapotik sesuai dengan resep dokter
(resep ditebus ulang apabila anaknya sakit)
6. Agama
Keluarga Bp.c menganut agama islam dan menjalankan kewajiban solat 5 waktu, Semua
aktifitas yang dilakukan tidak boleh bertentangan dengan ajaran agama islam.
7. Satus social Ekonomi keluarga
Ibu. F mengatakan penghasilan suaminya belum cukup memenuhi kebutuhan sehari-hari
karena suaminya hanya bekerja sebagai sopir angkot. Oleh karena itu Ibu.F dan suami
masih tinggal bersama orang tua/mertua, untuk mengurangi pengeluaran dana. Apabila
mengontrak rumah Ibu.F tidak punya simpanan uang, karena penghasilan suaminya
hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan tidak ada dana lebih. Apabila
ada pengeluaran yang berlebihan dan tidak dapat dipenuhi keluarga biasanya dibantu
oleh orang tua.
8. Aktivitas rekreasi keluarga / waktu keluarga
Keluarga tidak mempunyai kebiasaan rutin untuk berekreasi keluar kota. Biasanya
hanya menonton televisi sambil bercerita. Untuk berkunjung kekeluarga suami jarang
dilakukan kecuali ada acara-acara penting.

II. Riwayat Dan Tahap Perkembangan Keluarga


1. Tahap Perkembangan Keluarga Saat Ini
Keluarga dengan anak usia sekolah dengan tugas perkembangan keluarga : memenuhi
kebutuhan sekolah anak baik alat-alat sekolah maupun biaya sekolah, membiasakan
belajar teratur, memperhatikan anak saat menyelesaikan tugas-tugas sekolahnya,
memberikan pengertian pada anak bahwa pendidikan sangat penting untuk masa depan
anak, membantu anak dalam bersosialisasi lebih luas dengan lingkungan sekitarnya.

2
Saat ini anak sudah tidak tidur lagi bersama dengan orangtuanya ,karena inggin
ananknya belajar mandiri dan sekarang An. R dan An.I tidur dalam satu kamar, karena
kondisi rumah yang tidak memungkinkan lagi untuk ditambah dan tidak tersedianya
dana untuk membangun rumah lagi. Ibu.F mengatakan jarak kelahiran anaknya
cukup/sesuai dengan yang direncanakan.
Hubungan kedua anaknya baik, komunikasi antara suami dan istri tidak ada masalah
dan hubungan dalam keluarga Bp.C baik.
2. Tahap Perkembangan Keluarga Yang Belum Terpenuhi
Semua tahapan perkembangan keluarga sudah terpenuhi
3. Riwayat Keluarga Inti
Ibu.F mengatakan bahwa waktu SD dan SMP pernah satu sekolah dengan suami.
Suami adalah pilihan sendiri dan disetujui oleh orang tua dan akhirnya menikah.
4. Riwayat Keluarga Sebelumnya
Riwayat orang tua baik dari pihak suami/istri tidak mempunyai kebiasaan kawin cerai,
pemabuk, perokok ataupun penjudi.

III. Data Lingkungan


1. Karaktersitik Rumah
Rumah yang ditempati keluarga Bp.C adalah milik sendiri dengan luas rumah 10x6 m2.
Rumah terdiri atas satu lantai,lantai keramik dalam keadaan bersih. Penataan peralatan
rumahtangga tertata rapi. Ventilasi dan pencahayaan rumah baik keluarga memiliki
kamar mandi sendiri dan jamban sendiri, keadaan bersih, sumber air dari PAM untuk air
minum dan pompa listrik untuk kebutuhan air selain untuk minum. Air tidak
berasa,berbau dan dalam keadaan bersih. Cahaya matahari dapat masuk terutama dari
arah depan.
Denah Rumah :
Lantai I

1 9 2 3
6m
0 4 5

Keterangan
6 :7 10 8
 Ruang tamu : 4
 Kamar tidur : 2, 6, 7, 10
 WC : 8
 Tempat jemuran : 5
 Jendela : 0, 9
 Dapur : 3

3
 Pintu Masuk : 1
Ventilasi menurut keluarga berasal dari kaca yang dapat dibuka,dari pintu sehingga
sirkulasi udara bisa berganti, penerangan terang dengan neon. Air yang dipakai dapat
mencukupi kebutuhan keluarga.

2. Karakteristik Tetangga Dan Komunitas


RT 03, RW 01 berpenduduk padat khusus keluarga Bp.C sebagian besar bekerja sebagai
buruh bangunan, walaupun ada yang bekerja sebagai pedagang dan sopir angkot.
Keluarga Bp.C tinggal 1 blok,dimana terdapat 12 rumah dan sebagian besar masih
berstatus saudara dan berasal dari daerah yang sama. Kehidupan antar keluarga terjalin
akrab dan saling mengunjungi.
3. Mobilitas Geogrfis Keluarga
Keluarga Bp.C dari awal pernikahan sudah tinggal di rumah sendiri bersama dengan
orang tua dan seorang adiknya.
4. Perkumpulan Keluarga Dan Interaksi Dengan Masyarakat.
Bp.C tidak terlalu aktif dalam kegiatan yang dilakukan di wilayahnya karena setiap
hari sibuk bekerja sebagai supir angkot yang bekerja dari pagi sampai malam hari.
Ibu.F mengatakan tidak mengikuti kegiatan arisan dan jarang mengikuti pengajian
karena harus mengurus rumah dan mengurus kedua anaknya.
5. System Pendukung Keluarga
Keluarga Bp.C tinggal bersama orang tua dan seorang adiknya. Menurut Ibu.T dengan
tinggal bersama orang tua merasakan sangat dibantu apabila membutuhkan sesuatu dan
menjadi lebih dekat dengan keluarga.

IV. Struktur Keluarga


1. Pola Komunikasi Keluarga
Setiapanggota keluarga saling terbuka satu sama lain. Dalam kegiatan BP.C apabila ada
masalah didiskusikan dengan Ibu.F dan terkadang meminta nasehat dari orang tua/
mertua. Dalam keluarga semua anggota keluarga bebas menyatakan pendapat tetapi
yang mengambil keputusan adalah Bp.C sebagai kepala keluarga. Pengambilan
keputusan didahului dengan cara diskusi.
2. Sruktur Kekuatan Keluarga
Keluarga Bp.C saling menghargai satu sama lain,saling membantu serta saling
mendukung. Bp.C dan Ibu.F mampu untuk merawat diri sendiri dan memenuhi

4
kebutuhan sehari-hari. Untuk An.I dan An.R masih usia sekolah yang dalam memenuhi
kebutuhan sehari-harinya ada yang bisa dilakukan sendiri dan ada yang tidak sehingga
masih memerlukan bantuan orang lain dan apabila sedang sakit masih dirawat oleh
Ibu.F dan di bantu oleh anggota keluarga lainnya. Apabila ada masalah Ibu.F diskusi
dengan suami dan juga minta nasehat kepada orang tua/mertuanya.
3. Struktur Peran
- Bp.C adalah kepala keluarga dan bekerja sebagai sopir angkot, bekerja dari pagi
sampai malamn mencari nafkah. Apabila dirumah turut membantu mengasuh
kedua anaknya
- Ibu.F adalah seorang Ibu rumah tangga dan merawat kedua anak yang masih dalam
usia sekolah.
- Dalam menjalankan peran masing-masing tidak ada masalah.
4. Nilai Atau Norma Budaya
Keluarga Bp.C menerapkan aturan-aturan sesuai dengan ajaran agama islam dan
mengharapkan kedua anaknya nanti menjadi anak yang taat dalam menjalankan ajaran
agama. Di keluarga diterapkan hidup bersih seperti mencuci tangan sebelum makan,
gosok gigi sebelum tidur, membuang sampah pada tempatnya.

V. Fungsi Keluarga
1. Fungsi Afektif
Semua anggota keluarga Bp.C saling menyayangi satu sama lain. Tempat tinggal kerabat
saling berdekatan, saudara Bp.C tinggal bersama dengan Bp.C. Apabila ada yang
menderita sakit mereka saling membantu. Keluarga Bp.T juga tinggal dengan mertua dan
mereka sangat membantu apabila terjadi kesusahan.
2. Fungsi Sosialisasi
Keluarga Bp.C menekankan perlunya berhubungan dengan orang lain, mengajarkan
anaknya untuk bergaul dengan tetangga, membiasakan anaknya untuk berkunjung ke
rumah sudara.
3. Fungsi Perawatan Kesehatan
Ibu.F mengatakan An.I sedang sakit demam dan mengeluh mual, muntah dan tidak nafsu
makan. Ibu. F mengatakan belum membawa anaknya berobat karena inggin diobati
dirumah dulu. Ibu. F mengatakan selama ini hanya memberikan kompres hangat untuk
meredakan demam An. I . Ibu F mengatakan hanya tahu An. I menderita sakit panas. Ibu
F juga mengatakan sebelumnya An. I juga pernah mengalami hal yang sama dan Ibu F
mengatakan membawa An. I ke klinik dan dikatakan menderita gejala tipes tapi setelah
minum obat dari klinik An. I sehat kembali . Ibu F mengatakan tidak mengetahui tentang

5
penyakit tipes. Ibu F mengatakan An.I sudah dibrikan imunisasi lengkap seperti DPT3,
Polio 3, Hepatitis B3, DPT dan campak. Pada saat pengkajian ibu F terlihat tidak
khawatir dengan kondisi anaknya.
.
VI. Stress Dan Koping Keluarga
1. Stressor jangka panjang dan pendek.
Keluarga ibu F mengatakan An.I sakit demam dan berharap supaya sembuh.
2. Respon terhadap stressor.
Jika ada masalah dalam keluarga biasanya didiskusikan bersama suami. Apabila perlu
nasihat biasanya keluarga Bp.C minta nasehat orang tuanya.
3. Strategi koping
Keluarga mengatakan jika ada masalah selalu mendiskusikan dalam keluarga sehingga
masukan dari keluarga ( terutama orang tua ) dapat membantu menyelesaikan
masalahnya. dan dapat mencari pemecahan masalah yang tepat.
4. Strategi adaptasi disfungsional.
Dari hasil pengkajian didapatkan adanya cara-cara keluarga dalam mengatasi masalah
maladaptive.

VII. Harapan Keluarga


Keluarga menyatakan merasa sangat senang dengan kehadiran perawat dan berharap bisa
sangat membantu keluarga mencegah penyakit yang ada pada keluarga.

VIII. Data Tambahan


1. Nutrisi
Keluarga mengkonsumsi makanan 3x sehari, menu makanan nasi, sayuran seperti
bayam, sayur asem, lauk pauk seperti tempe dan tahu, juga buah. Minuman yang
dikonsumsi air putih, teh manis dan es. Ibu mengatakan An.I makan 3 kali sehari
dengan nasi ½ sendok makan dan sayuran, ibu mengatakan An. I makan nasi, sayur
dan lauk seperti tempe dan tahu saja ta karena orang tua hanya mampu membeli lauk
seadanya.
2. Eliminasi
Dalam keluarga tidak ada keluhan dalam BAK ataupun BAB
3. Istirahat tidur
Dalam keluarga tidak ada keluhan dalam istirahat tidur
4. Aktivitas sehari-hari
Bp.C bekerja dari pagi sampai malam untuk memenuhi kebutuhan keluarga, ibu F
membereskan rumah, menjaga anak. An.R bermain dirumah atau bersama anak-anak
seusianya disekitar rumah. An.I bermain dirumah dan sesekali bermain bersama kakak
ataupun teman sebaya disekitar rumahnya.

6
5. Merokok
Didalam keluarga Bp. C tidak ada yang mengonsumsi rokok.

IX. Pemeriksaan Fisik Keluarga

Pemerik An. I An.R Ibu.F Bp.C Bp.M Ibu. S Adik


saan
Fisik
Kepala Bentuk Bentuk Bentuk Bentuk Bentuk Bentuk Bentuk
kepala kepala kepala kepala kepala kepala kepala
normose normosep normose normosep normosep normosep normose
phali, hali, phali, hali, hali, hali, phali,
rambut rambut rambut rambut rambut rambut rambut
hitam, hitam, hitam, hitam, hitam, hitam, hitam,
bersih, bersih, bersih, bersih, bersih, bersih, bersih,
tidak tidak tidak tidak tidak tidak tidak
rontok, rontok, rontok, rontok, rontok, rontok, rontok,
tidak tidak tidak tidak tidak tidak tidak
berketom berketomb berketom berketomb berketomb berketomb berketom
be, tidak e, tidak be, tidak e, tidak e, tidak e, tidak be, tidak
ada ada ada ada ada ada ada
benjolan, benjolan, benjolan, benjolan, benjolan, benjolan, benjolan,
tidak ada tidak ada tidak ada tidak ada tidak ada tidak ada tidak ada
nyeri nyeri nyeri nyeri nyeri nyeri nyeri
tekan tekan tekan tekan tekan tekan tekan
TTV N= N= N= N= N= N= N=
100x/mn 80x/menit 88x/meni 100x/meni 98x/menit 80x/menit 90x/meni
RR= RR= RR=
t t t t
RR= 24x/menit RR= RR= 20x/menit 18x/menit RR=
S= 36 0C S= 360C S= 36,30C
25x/mnt 22x/meni 16x/menit 20x/meni
TD : TD= TD=
S= 380C S= 36,80C
t t
TD: 100/ 110/70 TD= 110/60mm 120/70mm
S= S=
70 mmHg 120/70mm Hg Hg
36,50C 36,20C
mmHg TD= Hg TD=

7
110/80m 120/70m
mHg mHg
BB/TB BB= 30 BB= 20 kg BB= 50 BB= 60 kg BB= 47 kg BB= 63 kg BB= 48
TB= 120 TB= TB= TB=
kg kg kg
TB= cm TB= 170cm 150cm 160cm TB=
( Kondisi ( Kondisi ( Kondisi ( Kondisi
140 cm 156cm 155cm
( Kondisi Normal ) ( Kondisi cukup) normal) normal) ( Kondisi
Normal ) normal) normal)
Mata Kunjungt Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak
iva anemis anemis anemis anemis anemis anemis
anemis,
tidak ada
nyeri
tekan
Hidung Tidak Tidak ada Tidak Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak
ada nyeri nyeri ada nyeri nyeri nyeri nyeri ada nyeri
tekan, tekan,
tekan, tekan, tekan, tekan, tekan,
tidak ada tidak ada
tidak ada pengeluara pengelua tidak ada tidak ada tidak ada tidak ada
pengelua n secret, ran pengeluara pengeluara pengeluara pengelua
tidak ada secret,
ran n secret, n secret, n secret, ran
kelainan tidak ada
secret, penciuman kelainan tidak ada tidak ada tidak ada secret,
tidak ada pencium kelainan kelainan kelainan tidak ada
an
kelainan penciuman penciuman penciuman kelainan
pencium penciuma
an n
Mulut Bentuk Bentuk Bentuk Bentuk Bentuk Bentuk Bentuk
simetris, simetris, simetris, simetris, simetris, simetris, simetris,
mukosa mukosa mukosa mukosa mukosa mukosa mukosa
kering, lembab lembab lembab lembab lembab lembab
lidak
kotor

Leher Tidak Tidak ada Tidak Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak

8
ada benjolan ada benjolan benjolan benjolan ada
benjolan dan tidak benjolan dan tidak dan tidak dan tidak benjolan
dan tidak ada dan tidak ada ada ada dan tidak
ada pembesara ada pembesara pembesara pembesara ada
pembesa n kelenjar pembesa n kelenjar n kelenjar n kelenjar pembesar
ran limfe ran limfe limfe limfe an
kelenjar kelenjar kelenjar
limfe limfe limfe
Dada Bunyi Bunyi Bunyi Bunyi Bunyi Bunyi Bunyi
jantung jantung jantung jantung jantung jantung jantung
dan paru dan paru dan paru dan paru dan paru dan paru dan paru
normal normal normal normal normal normal normal
Abdome Kembun Kembung Tidak Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak
n g tidak tidak ada ada keluhan keluhan keluhan ada
ada, keluhan keluhan
bising
usus 15 x
/ mnt
Tangan Turgor Tidak ada Tidak Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak
kulit keluhan ada keluhan keluhan keluhan ada
elastis keluhan keluhan
Kaki Tidak Tidak ada Tidak Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak
ada keluhan ada keluhan keluhan keluhan ada
pembeng keluhan keluhan
kakan,
turgor
elastis
Keadaa Compos Compos Compos Compos Compos Compos Compos
n umum mentis mentis mentis mentis mentis mentis mentis

B. ANALISA DATA

No DATA Diagnosa Keperawatan

9
1 DS : Hipertermia pada An.I ( 13 thn ) di
- Ibu mengatakan anaknya demam sudah 3 keluarga Bp.C (29 th) berhubungan dengan
hari dan tidak turun
KMK merawat anggota keluarga yang
- Ibu mengatakan badan An.I panas
sedang sakit khususnya An.I ( 13 thn)
DO : dengan tipes.
- Kesadaran : Compos Mentis
- Keadaan umum sedang
- Konjungtiva pucat
- Bibir kering
- Lidah kotor
- Pemeriksaan TTV
TD : 100/70 mmHg
Suhu : 38ºC
Nadi : 100 x / menit
RR : 25 x / menit

2 DS : Risiko tinggi terjadinya gangguan


- Ibu mengatakan An.I mengeluh mual, pemenuhan nutrisi kurang dari kebutuhan
muntah, dan tidak nafsu makan.
tubuh pada An.I ( 13 thn ) di keluarga Bp.
- Ibu mengatakan An.I makan 3 kali sehari
dengan nasi ½ sendok makan C (29 th) berhubungan dengan KMK
- Ibu mengatakan An. I makan nasi, sayur merawat anggota keluarga khususnya An.I
dan lauk seperti tempe dan tahu saja
(13 thn ) dengan malnutrisi.
karena orang tua hanya mampu membeli
lauk seadanya.

- TB : 140 cm
- BB : 30 kg

3 DS : Kurang pengetahuan pada ibu.F (26 thn) di


- Ibu mengatakan tidak mengetahui tentang keluarga Bp.C (29 th) berhubungan dengan
penyakit tipes
KMK merawat anggota keluarga
DO : khususnya ibu F (26 th) dengan
- Ibu terlihat tidak khawatir dengan kondisi ketidakmampuan keluarga untuk mengenal
anaknya
masalah kesehatan.

10
C. Diagnosa Keperawatan Keluarga Dan Scoring
1. Hipertermia pada An. I ( 13 thn ) di keluarga Bpk.C ( 29 th ) berhubungan dengan KMK
merawat anggota keluarga yang sedang sakit khususnya An.I ( 13 thn) dengan tipes.
No criteria Nilai skor Pembenaran
3
1 Sifat masalah: /3 x 1 1 Sejak 3 hari yang lalu anak mengalami demam
(aktual) yang sesuai dengan tanda dan gejala penyakit
tipes. Apabila demamnya tidak teratasi akan
menyebabkan dehidrasi dan dapat berakhir
dengan syok hipovelemik.
2
2 Kemungkinan /2 x 2 2 Ibu mau tahu tentang demam, tapi masih terlihat
masalah dapat ragu – ragu. Dilihat dari jarak yankes yang tidak
diubah : terlalu jauh dan harganya terjangkau.
(Mudah)
2 2
3 Potensial /3 x 1 /3 Masalah masih dapat dicegah agar tidak berlanjut
masalah untuk mengingat Tipes merupakan penyakit yang
dicegah : mudah untuk dicegah, tetapi ibu masih ragu-ragu
(Cukup) dalam merawat anaknya.
2
4 Menonjolnya /2 x 1 1 Masalah Tipes pada An.I dirasakan betul oleh
masalah keluarga tetapi keluarga tidak ingin masalah
( segera diatasi) tersebut segera diatasi

Total Skor 42/3

2. Risiko tinggi terjadinya gangguan pemenuhan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh pada
An.I ( 13 thn ) di keluarga Bp. C (29 th) berhubungan dengan KMK merawat anggota
keluarga khususnya An.I (13 thn ) dengan malnutrisi.
No Kriteria Perhitungan Skor Pembenaran
2 2
1 Sifat masalah : /3 x 1 /3 Masalah ini belum terjadi namun terdapat tanda
(risiko tinggi) dan gejala yang mendukung dan jika segera tidak
ditangani akan berlanjut ke actual

11
1
2 Kemungkinan /2 x 2 1 Masalah masih mungkin untuk dirubah walaupun
masalah dapat ibu terlihat ragu-ragu terlihat dari penyusunan
diubah: menu, tetapi masalah dapat diubah dengan
(sebagian) tindakan keperawatan penyuluhan cara
menyediakan menu seimbang dan keluarga
kooperatif untuk menyediakan serta didukung
dengan dana
2 2
3 Potensi /3 x 1 /3 Masalah gangguan nutrisi belum terjadi , tetapi
masalah untuk dengan menjaga asupan nutrisi dari tahu dan
dicegah: tempe dapat memenuhi kebutuhan nutrisi
(cukup) keluarga.
1 1
4 Menonjolnya /2 x 1 /2 Keluarga merasakan pola makan anak menjadi
masalah : masalah, tetapi keluarga belum memahami apa
(Dirasakan dan yang harus dilakukan.
tidak perlu
segera
ditangani)

Total Skor 2 5/6

3. Kurang pengetahuan pada ibu.F (26 thn) di keluarga Bp.C (29 th) berhubungan dengan KMK
merawat anggota keluarga khususnya ibu F (26 th) dengan ketidakmampuan keluarga untuk
mengenal masalah kesehatan.
No Kriteria Perhitungan Skor Pembenaran
3 1
1 Sifat masalah: /3 x 1 Masalah sudah terjadi tetapi keluarga tidak
(aktual) mampu merawat An.I dan tidak segera
membawa An.I ke pelayanan kesehatan.

2/
2 Kemungkinan 2 x2 2 Masalah masih mungkin dapat diubah tetapi
masalah dapat keluarga tidak memahami mengenai masalah
diubah : kesehatan yang diderita oleh An.I.
(mudah)

3
3 Potensi /3 x 1 1 Dengan memberikan penyuluhan tentang
masalah untuk penyaki tipes dan untuk mencegah terjadinya

12
dicegah: kekambuhan maka keluarga perlu
(tinggi) memperhatikan dan menjaga asupan nutrisi.
2
4 Menonjolnya /2 x 1 1 Keluarga menyadari pentingnya mengetahui
masalah: tentang penyakit tipes sehingga apabila penyakit
(segera tersebut kambuh lagi akan segera diberi tindakan
ditangani) yang tepat.

Total Skor 4

D. PRIORITAS DIAGNOSIS KEPERAWATAN


1. Hipertermia pada An. I ( 13 thn ) di keluarga Bpk.C ( 29 th ) berhubungan dengan KMK
merawat anggota keluarga yang sedang sakit khususnya An.I ( 13 thn) dengan tipes.
2. Kurang pengetahuan pada ibu.F (26 thn) di keluarga Bp.C (29 th) berhubungan dengan
KMK merawat anggota keluarga khususnya ibu F (26 th) dengan ketidakmampuan
keluarga untuk mengenal masalah kesehatan.
3. Risiko tinggi terjadinya gangguan pemenuhan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh pada
An.I ( 13 thn ) di keluarga Bp. C (29 th) berhubungan dengan KMK merawat anggota
keluarga khususnya An.I (13 thn ) dengan malnutrisi.

E. RENCANA KEPERAWATAN

TUJUAN EVALUASI
NO DX. KEP. INTERVENSI
TUPAN TUPEN KRITERIA STANDAR

I Hipertermia pada Setelah Tupen 1


An. I ( 13 thn ) diberikan Selama 5x 60
di keluarga askep keluarga menit
Bpk.C ( 29 th ) selama 5 kali kunjungan,
kunjungan kuluarga mampu
berhubungan
rumah dengan mengenal 1. Diskusikan
dengan KMK interval waktu masalah tipes Respon Tipes adalah bersama keluarga
merawat anggota 4 minggu pada anggota verbal. adalah penyakit pengertian tipes
keluarga yang diharapkan keluarga. infeksi bakteri 2. Beri kesempatan
sedang sakit hipertermia Dengan cara: pada usus halus keluarga untuk
khususnya An.I ( dapat teratasi - Menyebutkan yang menanyakan yang
13 thn) dengan pada An. I (13 pengertian disebabkan oleh belum dipahami
tipes. thn) tipes kuman mengenai
Salmonella pengertian tipes
typhi atau 3. Evaluasi kembali
Salmonella pemahaman

13
TUJUAN EVALUASI
NO DX. KEP. INTERVENSI
TUPAN TUPEN KRITERIA STANDAR

paratyphi A, B keluarga tentang


dan C pengertian tipes
4. Berikan pujian
atas keberhasilan
keluarga

- Menyebutkan Respon Menyebutkan 2 1. Diskusikan


penyebab verbal. dari 3 penyebab bersama
Tipes tipes keluarga
- dikarenakan penyebab tipes
adanya 2. Beri kesempatan
bakteri yang keluarga untuk
masuk ke menanyakan
dalam tubuh yang belum
manusia dipahami
yang mengenai
bernama penyebab tipes
bakteri 3. Evaluasi
salmonella kembali
typhi. pemahaman
- makanan keluarga tentang
yang tidak penyebab tipes
bersih 4. Beri kesempatan
- Lingkungan kepada keluarga
tempat untuk
tinggal yang mengidentifikasi
tidak sehat penyebab tipes
pada anaknya
5. Berikan pujian
atas
keberhasilan
keluarga

- Menyebutkan Respon Menyebutkan 3 1. Diskusikan


tanda-tanda verbal. dari 6 tanda bersama keluarga
tipes tipes: mengenai tanda-
- Demam tanda tipes
- Sakit kepala 2. Beri kesempatan
- Sembelit keluarga untuk
atau diare menanyakan
- nafsu makan yang belum
turun dipahami
mengenai tanda-
- nyeri pada
tanda tipes
perut
3. Evaluasi kembali
- mual pemahaman
muntah.
keluarga tentang

14
TUJUAN EVALUASI
NO DX. KEP. INTERVENSI
TUPAN TUPEN KRITERIA STANDAR

tanda- tanda tipes


4. Berikan pujian
atas keberhasilan
keluarga

- Menyebutkan Respon Menyebutkan 3 1. Diskusikan


3 dari 5 verbal. dari 5 bersama keluarga
pencegahan pencegahan mengenai
tipes tipes: pencegahan tipes
- Jaga 2. Beri kesempatan
keberihan keluarga untuk
lingkungan menanyakan yang
tempat belum dipahami
tinggal pencegahan tipes
- Jaga 3. Evaluasi kembali
kebersihan pemahaman
makanan keluarga tentang
- Olahraga pencegahan tipes
teratur 4. Berikan pujian
- Istirahat atas keberhasilan
teratur. keluarga
- Cucilah
tangan
sebelum
makan
Tupen 2

Selama 5 x 60
menit
kunjungan,
kuluarga mampu
mengambil
keputusan untuk Respon
merawat verbal. 1. Tanyakan pada
anggota keluarga akibat
keluarga yang dari tipes
menderita tipes. 2. Beri kesempatan
Dengan cara: Menyebutkan 1 pada keluarga
- menyebutkan dari 3 akibat untuk
akibat lanjut lanjut dari tipes menanyakan
tipes tidak yang tidak yang belum
diobati diobati: dipahami
- Gangguan mengenal akibat
pertumbuhan dari tipes
dan 3. Evaluasi kembali
perkembang pemahaman
an. keluarga

15
TUJUAN EVALUASI
NO DX. KEP. INTERVENSI
TUPAN TUPEN KRITERIA STANDAR

- syok mengenai akibat


hipovolemik dari tipes
- kematian 4. Beri
reinforcement
atas kemampuan
keluarga dalam
menyebutkan
kembali akibat
dari tipes

- Memutuskan Respon Keluarga 1.Anjurkan kepada


untuk verbal memutuskan keluarga untuk
merawat An. untuk merawat memutuskan
I dengan anggota dengan tindakan yang
masalah tipes tipes tepat
2.Beri
reinforcement
positif atas
keputusan
keluarga merawat
anggota keluarga
dengan tipes
Tupen 3

Setelah 5x60
menit kunjungan
keluarga mampu
merawat Psikomotor 1. Diskusikan pada
anggota keluarga
keluarga dengan mengenai cara
tipes. - Keluarga melakukan
Dengan cara : dapat kompres hangat
- Melakukan mendemontr pada anak
kompres asikan cara 2. Demonstrasikan
hangat melakukan cara melakukan
kompres kompres hangat
hangat 3. Beri kesempatan
pada keluarga
untuk
menanyakan
yang belum
dipahami
mengenai cara
melakukan
kompres hangat
pada anak
4. Evaluasi kembali

16
TUJUAN EVALUASI
NO DX. KEP. INTERVENSI
TUPAN TUPEN KRITERIA STANDAR

pemahaman
keluarga
mengenai cara
melakukan
kompres hangat
pada anak
5. Beri
reinforcement
pada keluarga
atas kemampuan
keluarga untuk
memperagakan
cara memberikan
kompres air
hangat

- Membuat Psikomotor Keluarga 1. Demontrasikan


obat mampu cara membuat
tradisional membuat obat tradisional.
meringankan ramuan minum 2. Berikan
demam berupa air kesempatan pada
kunyit dan keluarga untuk
madu. mencoba
membuat obat
tradisional
ramuan air kunyit
dan madu
3. Beri kesempatan
pada keluarga
untuk
menanyakan yang
belum dipahami
mengenai cara
mebuat obat
tradisional
4. Evaluasi kembali
pemahaman
keluarga
mengenai cara
membuat oabat
tradisional
5. Beri
reinforcement
pada keluarga atas
kemampuan

17
TUJUAN EVALUASI
NO DX. KEP. INTERVENSI
TUPAN TUPEN KRITERIA STANDAR

keluarga untuk
memperagakan
cara membuat
oabat tradisional

Tupen 4

Setelah 5 x 60
menit
kunjungan,
keluarga mampu Respon
memodifikasi verbal
lingkungan yag Menyebutkan 2
1. Diskusikan
dapat mencegah dari 3 cara
dengan keluarga
tipes. memodifikasi
mengenai cara
Dengan cara : lingkungan
memodifikasi
- Menyebutkan untuk mencegah
lingkungan guna
cara –cara tipes :
mencegah tipes
memodifikas - lingkungan 2. Motivasi
i lingkungan yang bersih keluarga untuk
- jendela dan memodifikasi
pintu yang lingkungan
dibuka agar 3. Beri kesempatan
sirkulasi pada keluarga
udara lancar, untuk
sinar masuk bertanyahal- hal
rumah dan yang kurang
tidak berbau. dimengerti atau
- Menutup jelas
tunung saji 4. Evaluasi
makanan pemahaman dan
supaya tidak usaha keluarga
dihinggapi untuk
lalat memodifikasi
lingkungan
5. Beri
reinforcement
positif atas usaha
keluarga

Tupen 5

Setelah 5x 60
menit
kunjungan,
keluarga mampu - Informasikan

18
TUJUAN EVALUASI
NO DX. KEP. INTERVENSI
TUPAN TUPEN KRITERIA STANDAR

memanfaatkan mengenai
fasilitas Respon Manfaat pengobatan dan
pelayanan verbal kunjungan pendidikan
kesehatan. kefasilitas kesehatan yang
Dengan cara : kesehatan : dapat diperoleh
- Menyebutkan - mendapatkan keluarga di
kembali pelayanan klinik/puskesmas.
manfaat kesehatan - Motivasi keluarga
kunjungan ke pengobatan untuk
fasilitas tipes menyebutkan
kesehatan - mendapatkan kembali hasil
pendidikan diskusi.
kesehatan - Beri reinforcement
tentang tipes positifatas hasil
yang dicapainya.

- Memanfaatkan Respon - Keluarga - motivasi keluarga


pelayanan afektif dan membawa untuk
kesehatan psikomotor kepelayanan memanfaatkan
dalam kesehatan fsilitas kesehatan
merawat tipes anggota apabila kondisi
keluarga anak dengan tipes
dengan tipes tidak dapat
apabila ditangani dirumah.
kondisi : - Temani keluarga ke
demam, klinik/puskesmas
muam, bila diperlukan
muntah dan - Berikan pujian atas
kondisi hasil yang dicapai.
bertambah
parah.
- Adanya kartu
berobat.

2 Kurang Setelah Tupen 1


diberikan Selama 5x 60
pengetahuan askep keluarga menit
pada ibu.F (26 selama 5 kali kunjungan,
kunjungan kuluarga mampu
thn) di keluarga rumah dengan mengenal 1. Diskusikan
interval waktu masalah tipes Respon Tipes adalah bersama keluarga
Bp.C (29 th) 4 minggu pada anggota adalah penyakit

19
TUJUAN EVALUASI
NO DX. KEP. INTERVENSI
TUPAN TUPEN KRITERIA STANDAR

berhubungan diharapkan keluarga. verbal. infeksi bakteri pengertian tipes


masalah Dengan cara: pada usus halus 2. Beri kesempatan
dengan KMK kurang - Menyebutkan yang keluarga untuk
merawat anggota pengetahuan pengertian disebabkan oleh menanyakan
dapat teratasi tipes kuman yang belum
keluarga pada ibu F (26 Salmonella dipahami
thn) typhi atau mengenai
khususnya ibu F Salmonella pengertian tipes
(26 th) dengan paratyphi A, B 3. Evaluasi kembali
dan C pemahaman
ketidakmampuan keluarga tentang
pengertian tipes
keluarga untuk 4. Berikan pujian
mengenal atas keberhasilan
keluarga
masalah
kesehatan.

- Menyebutkan Respon Menyebutkan 2


penyebab verbal. dari 3 penyebab 1. Diskusikan
Tipes tipes bersama keluarga
- dikarenakan mengenai
adanya penyebab tipes
bakteri yang 2. Beri kesempatan
masuk ke keluarga untuk
dalam tubuh menanyakan yang
manusia belum dipahami
yang mengenai
bernama penyebab tipes
bakteri 3. Evaluasi kembali
salmonella pemahaman
typhi. keluarga tentang
- makanan penyebab tipes
yang tidak 4. Beri kesempatan
kepada keluarga
bersih
untuk
- Lingkungan mengidentifikasi
tempat
penyebab tipes
tinggal yang
pada anaknya
tidak sehat
5. Berikan pujian
atas keberhasilan
keluarga

- Menyebutkan Respon Menyebutkan 3 1. Diskusikan


tanda-tanda verbal. dari 6 tanda bersama keluarga
tipes tipes: mengenai tanda-

20
TUJUAN EVALUASI
NO DX. KEP. INTERVENSI
TUPAN TUPEN KRITERIA STANDAR

- Demam tanda tipes


- Sakit kepala 2. Beri kesempatan
- Sembelit keluarga untuk
atau diare menanyakan yang
- nafsu makan belum dipahami
turun mengenai tanda-
tanda tipes
- nyeri pada
3. Evaluasi kembali
perut
pemahaman
- mual keluarga tentang
muntah.
tanda- tanda tipes
4. Berikan pujian
atas keberhasilan
keluarga

- Menyebutkan Respon Menyebutkan 3 1. Diskusikan


3 dari 5 verbal. dari 5 bersama keluarga
pencegahan pencegahan mengenai
tipes tipes: pencegahan tipes
- Jaga 2. Beri kesempatan
keberihan keluarga untuk
lingkungan menanyakan yang
tempat belum dipahami
tinggal pencegahan tipes
- Jaga 3. Evaluasi kembali
kebersihan pemahaman
makanan keluarga tentang
- Olahraga pencegahan tipes
teratur 4. Berikan pujian
- Istirahat atas keberhasilan
teratur. keluarga
- Cucilah
tangan
sebelum
makan
Tupen 2 : Respon Menyebutkan 1
Selama 5 x 60 verbal dari 3 akibat 1. Tanyakan pada
menit lanjut dari tipes keluarga akibat
kunjungan, yang tidak dari tipes
keluarga mampu diobati: 2. Beri kesempatan
memutuskan - Gangguan pada keluarga
tindakan yang pertumbuhan untuk
tepat untuk dan menanyakan
merawat perkembang yang belum
anggota dengan an. dipahami
masalah tipes - syok mengenal akibat
Dengan cara: dari tipes

21
TUJUAN EVALUASI
NO DX. KEP. INTERVENSI
TUPAN TUPEN KRITERIA STANDAR

- menyebutkan hipovolemi 3. Evaluasi kembali


akibat lanjut - kematian pemahaman
tipes tidak keluarga
diobati mengenai akibat
dari tipes
4. Anjurkan kepada
keluarga untuk
memutuskan
tindakan yang
tepat
5. Beri
reinforcement
atas kemampuan
keluarga dalam
menyebutkan
kembali akibat
dari tipes

Tupen 3
Setelah 5x60
menit kunjungan
keluarga mampu
merawat
anggota Psikomotor
keluarga dengan
tipes.
Dengan cara : - Keluarga 1. Diskusikan pada
- Keluarga dapat keluarga
mamapu mendemontr mengenai cara
memberikan asikan cara melakukan
kompres air melakukan kompres hangat
hangat kompres pada anak
hangat 2. Demonstrasikan
cara melakukan
kompres hangat
3. Beri kesempatan
pada keluarga
untuk
menanyakan
yang belum
dipahami
mengenai cara
melakukan
kompres hangat
pada anak
4. Evaluasi kembali

22
TUJUAN EVALUASI
NO DX. KEP. INTERVENSI
TUPAN TUPEN KRITERIA STANDAR

pemahaman
keluarga
mengenai cara
melakukan
kompres hangat
pada anak
5. Beri
reinforcement
pada keluarga
atas kemampuan
keluarga untuk
memperagakan
cara memberikan
kompres air
hangat

- Keluarga Respon
mampu verbal - Keluarga 1. Diskusikan
mengontrol mampu dengan keluarga
diet mengontrol tentang diet
diet makanan 2. Beri kesempatan
dari anggota pada keluarga
keluarga untuk
yang menanyakan yang
mengalami belum dipahami
tipes yaitu mengenai diet
dari diet makanan pada
bubur halus, tipes.
bubur kasar 3. Evaluasi kembali
lalu nasi. pemahaman
keluarga
mengenai diet
dari tipes.
4. Beri
reinforcement
positif atas usaha
yang dilakukan
keluarga.

- Membuat Psikomotor Keluarga 1. Demontrasikan


obat mampu pada keluarga
tradisional membuat cara membuat
meringankan ramuan minum obat tradisional.
demam berupa air 2. Berikan
kunyit dan kesempatan pada
madu.

23
TUJUAN EVALUASI
NO DX. KEP. INTERVENSI
TUPAN TUPEN KRITERIA STANDAR

keluarga untuk
membuat obat
tradisional
3. Evaluasi kembali
pemahaman
keluarga
mengenai cara
membuat ramuan.
4. Beri
reinforcement
positif atas usaha
yang dilakukan
keluarga.

- Membuat Psikomotor Keluarga 1. Demontrasikan


obat mampu pada keluarga
tradisional membuat cara membuat
meringankan ramuan minum obat tradisional.
mual muntah berupa 1/2 2. Berikan
sendok teh kesempatan pada
ketumbar, 3 keluarga untuk
butir kapulaga, membuat obat
5 butir adas tradisional
hitam, dan air 3. Evaluasi kembali
setengah gelas pemahaman
keluarga
mengenai cara
membuat ramuan.
4. Beri
reinforcement
positif atas usaha
yang dilakukan
keluarga.
Tupen 4 :
Setelah 5x60
menit
kunjungan,
keluarga
mampu
memodifikasi
lingkungan psikomotor
yang dapat
mencegah
1.Diskusikan dengan
tipes.
keluarga mengenai
Dengan cara :
cara memodifikasi
lingkungan guna

24
TUJUAN EVALUASI
NO DX. KEP. INTERVENSI
TUPAN TUPEN KRITERIA STANDAR

- Menyebutka Menyebutkan 2 mencegah tipes


n cara dari 3 cara 2.Motivasi keluarga
memodifikas memodifikasi untuk
i lingkungan. lingkungan memodifikasi
untuk mencegah lingkungan
tipes : 3.Beri kesempatan
- lingkungan pada keluarga
yang bersih untuk bertanyahal-
- jendela dan hal yang kurang
pintu yang dimengerti atau
dibuka agar jelas
sirkulasi 4.Evaluasi
udara lancar, pemahaman dan
sinar masuk usaha keluarga
rumah dan untuk
tidak berbau. memodifikasi
- Menutup lingkungan
tunung saji 5.Beri reinforcement
makanan positif atas usaha
supaya tidak keluarga.
dihinggapi
lalat
.
TUPEN 5
Setelah 5x60
menit
kunjungan,
keluarga mampu
memanfaatkan 1. Informasikan
fasilitas Respon mengenai
pelayanan Verbal Manfaat pengobatan dan
kesehatan. kunjungan pendidikan
Dengan cara : kefasilitas kesehatan yang
- Menyebutkan kesehatan : dapat diperoleh
kembali - mendapatkan keluarga di
manfaat pelayanan pelayanan
kunjungan ke kesehatan kesehatan
fasilitas pengobatan 2. Motivasi keluarga
kesehatan tipes untuk
- mendapatkan memanfaatkan
pendidikan pelayanan
kesehatan kesehatan yang
tentang tipes ada
3. Evaluasi kembali
pemahaman
keluarga
mengenai

25
TUJUAN EVALUASI
NO DX. KEP. INTERVENSI
TUPAN TUPEN KRITERIA STANDAR

pelayanan
kesehatan

3 Risiko tinggi Setelah Tupen 1


diberikan Selama 5x60
terjadinya askep keluarga menit
gangguan selama 5 kali kunjungan,
kunjungan kuluarga mampu
pemenuhan rumah dengan mengenal 1.Diskusikan
interval waktu masalah risiko Respon Keluarga bersama keluarga
nutrisi kurang 4 minggu kurang gizi pada verbal. mampu pengertian gizi
dari kebutuhan diharapkan anggota menjelaskan 2.Beri kesempatan
risiko kurang keluarga. kepada perawat keluarga untuk
tubuh pada An.I gizi tidak Dengan cara: bahwa gizi menanyakan yang
terjadi pada - Menyebutkan adalah zat-zat belum dipahami
( 13 thn ) di An. I (13 thn) pengertian yang terdapat mengenai gizi
keluarga Bp. C gizi dalam makanan 3.Evaluasi kembali
yang pemahaman
(29 th) dimanfaatkan keluarga tentang
langsung oleh pengertian gizi
berhubungan
tubuh demi 4.Berikan pujian
dengan KMK kelangsungan atas keberhasilan
hidup. keluarga
merawat anggota menyebutkan
keluarga kembali
pengertian gizi.
khususnya An.I
(13 thn ) dengan
masalah risiko
kurang gizi.

- Menyebutkan Respon Menyebutkan 2


penyebab verbal. dari 3 penyebab 1.Diskusikan
kurang gizi kurang gizi : bersama keluarga
-karena intake mengenai
makanan yang penyebab kurang
kurang akibat gizi
mual 2.Beri kesempatan
keluarga untuk
menanyakan yang
belum dipahami
mengenai
penyebab kurang
gizi

26
TUJUAN EVALUASI
NO DX. KEP. INTERVENSI
TUPAN TUPEN KRITERIA STANDAR

3.Evaluasi kembali
pemahaman
keluarga tentang
penyebab kurang
gizi
4.Berikan pujian atas
keberhasilan
keluarga

- Menyebutkan Respon Menyebutkan 3 1.Diskusikan


tanda-tanda verbal. dari 6 tanda bersama keluarga
kurang gizi kurang gizi: mengenai tanda-
- Tampak tanda kurang gizi
kurus 2.Beri kesempatan
- Cepat lelah keluarga untuk
- Pucat menanyakan yang
- Kurang belum dipahami
nafsu makan mengenai tanda-
tanda kurang gizi
- Kulit kering
3.Evaluasi kembali
dan kusam
pemahaman
- Mudah keluarga tentang
terserang
tanda- tanda kurang
penyakit
gizi
4.Berikan pujian atas
keberhasilan
keluarga

- Menyebutkan Respon Menyebutkan 1.Diskusikan


pencegahan verbal. pencegahan bersama keluarga
kurang gizi kurang gizi : mengenai
- Makan yang pencegahan kurang
cukup tidak gizi
kurang dan 2.Beri kesempatan
tidak keluarga untuk
berlebih menanyakan yang
- Makan belum dipahami
makanan pencegahan kurang
yang gizi
beragam, 3.Evaluasi kembali
berimbang, pemahaman
bergizi dan keluarga tentang
aman untuk pencegahan kurang
dikonsumsi gizi
4.Berikan pujian atas
keberhasilan
keluarga

27
TUJUAN EVALUASI
NO DX. KEP. INTERVENSI
TUPAN TUPEN KRITERIA STANDAR

Tupen 2 : Respon Menyebutkan 3


Selama 5 x 60 verbal dari 4 akibat 1. Tanyakan pada
menit lanjut dari keluarga akibat
kunjungan, kurang gizi dari kurang gizi
keluarga mampu yang tidak 2. Beri kesempatan
memutuskan diobati: pada keluarga
tindakan yang - gangguan untuk
tepat untuk tumbuh menanyakan
merawat kembang yang belum
anggota dengan anak dipahami
masalah kurang - penurunan mengenal akibat
gizi kecerdasan dari kurang gizi
Dengan cara: pada anak 3. Evaluasi kembali
- menyebutkan - penurunan pemahaman
akibat lanjut berat badan keluarga
bila kurang - daya tubuh mengenai akibat
gizi tidak melemah dari kurang gizi
ditangani sehingga 4. Anjurkan kepada
mudah sakit keluarga untuk
memutuskan
tindakan yang
tepat
5. Beri
reinforcement
atas kemampuan
keluarga dalam
menyebutkan
kembali akibat
dari kurang gizi

Tupen 3 :
Selama 5 x 60
menit
kunjungan,
keluarga mampu
merawat
anggota Respon
keluarga dengan verbal
masalah kurang
gizi 1. Diskusikan
- Keluarga - Keluarga dengan keluarga
mampu mampu tentang diet
mengontrol mengontrol 2. Beri kesempatan
diet diet makanan pada keluarga

28
TUJUAN EVALUASI
NO DX. KEP. INTERVENSI
TUPAN TUPEN KRITERIA STANDAR

dari anggota untuk


keluarga menanyakan yang
yang belum dipahami
mengalami mengenai diet
tipes yaitu makanan pada
dari diet tipes.
bubur halus, 3. Evaluasi kembali
bubur kasar pemahaman
lalu nasi dan keluarga
lauk. mengenai diet
dari tipes.

4. Beri
reinforcement
positif atas usaha
yang dilakukan
keluarga.

- Membuat Psikomotor Keluarga 1. Demontrasikan


obat mampu pada keluarga
tradisional membuat cara membuat
meringankan ramuan minum obat
mual muntah berupa 1/2 tradisional.
sendok teh 2. Berikan
ketumbar, 3 kesempatan
butir kapulaga, pada keluarga
5 butir adas untuk
hitam, dan air membuat obat
setengah gelas tradisional
3. Evaluasi
kembali
pemahaman
keluarga
mengenai cara
membuat
ramuan.
4. Beri
reinforcement
positif atas
usaha yang
dilakukan
keluarga.

Tupen 4
Selama 5 x 60 psikomotor
menit Keluarga 1. Mendiskusikan
kunjungan, mampu dengan keluarga

29
TUJUAN EVALUASI
NO DX. KEP. INTERVENSI
TUPAN TUPEN KRITERIA STANDAR

keluarga mampu memodifikasi mengenai cara


memodifikasi lingkungan memodifikasi
lingkungan dengan lingkungan.
dalam mengatasi perubahan gaya 2. Motivasi keluarga
keluarga dari hidup seperti : untuk
kurang gizi - Jaga memodifikasi
Dengan cara : keberihan lingkungan
- menyebutkan lingkungan 3. Beri kesempatan
cara tempat pada keluarga
memodifikas tinggal untuk
i lingkungan. - Menutup bertanyahal- hal
tunung saji yang kurang
makanan dimengerti atau
supaya tidak jelas
dihinggapi 4. Evaluasi
lalat pemahaman dan
- Menyiapkan usaha keluarga
menu gizi untuk
seimbang memodifikasi
setiap hari lingkungan
untuk 5. Beri
keluarga reinforcement
positif atas usaha
keluarga.

Tupen 5
Selama 5 x 60
menit
kunjungan,
keluarga mampu
menggunakan
fasilitas 1. Informasikan
kesehatan yang Respon mengenai
ada : Verbal pengobatan dan
Dengan cara : pendidikan
- Menyebutkan kesehatan yang
manfaat dapat diperoleh
kunjungan ke Keluarga keluarga di
fasilitas mampu pelayanan
kesehatan menjelaskan kesehatan
tentang manfaat 2. Motivasi keluarga
kunjungan untuk
kepelayanan memanfaatkan
kesehatan: pelayanan
- mendapatkan kesehatan yang

30
TUJUAN EVALUASI
NO DX. KEP. INTERVENSI
TUPAN TUPEN KRITERIA STANDAR

pelayanan ada
kesehatan 3. Evaluasi kembali
pengobatan pemahaman
- mendapatkan keluarga
pendidikan mengenai
kesehatan pelayanan
tentang gizi kesehatan
seimbang 4. Beri
reinforcement
positif atas usaha
keluarga

- Memanfaatkan Respon - Keluarga 1. Motivasi keluarga


pelayanan afektif dan membawa untuk
kesehatan yang psikomotor kepelayanan memanfaatkan
ada kesehatan fasilitas
apabila kesehatan.
anggota 2. Berikan pujian
keluarga atas hasil yang
mengalami dicapai.
kondisi :
demam,
muam,
muntah dan
kondisi
bertambah
parah.
- Adanya kartu
berobat.

F. IMPLEMENTASI DAN EVALUASI


1. Hipertermia pada An. I ( 13 thn ) di keluarga
Bpk.C ( 29 th ) berhubungan dengan KMK merawat anggota keluarga yang sedang sakit
khususnya An.I ( 13 thn) dengan tipes.

No Hari/Tgl/Jam Diagnosa Implementasi Keperawatan Evaluasi Paraf

1. Rabu, I  Mengucapkan salam S:


- Keluarga menjawab

31
6 November 2013  Memvalidasi keadaan keluarga salam.
10.00-11.00 wita  Mengingatkan kontrak - Ibu mengatakan anaknya
 Menjalaskan tujuan masih demam
TUPEN 1 : - Ibu menyetujui
Mengenal masalah tipes pada pertemuan saat ini
anak selama 60 mnt tentang
1.1. Mendiskusikan dengan demam.
keluarga tentang pengertian
tipes penyakit infeksi bakteri - Ibu mengatakan
pada usus halus yang pengertian tipes adalah
disebabkan oleh kuman tipes penyakit infeksi
Salmonella typhi atau bakteri pada usus halus
Salmonella paratyphi A, B yang disebabkan oleh
dan C yang ditandai dengan kuman Salmonella typhi
demam, nyeri perut, mual, atau Salmonella paratyphi
muntah, lidah kotor. A, B dan C yang ditandai
1.2. Memberi kesempatan dengan demam, nyeri
keluarga untuk menanyakan perut, mual, muntah,
yang belum dipahami lidah kotor.
mengenai pengertian tipes
kembali pada keluarga
tentang pengertian tipes.
1.3. Menegevaluasi kembali - Ibu mengatakan
pemahaman keluarga tentang penyebab tipes adalah
pengertian tipes dikarenakan adanya
1.4. Memberi reinforcement pada bakteri yang masuk ke
keluarga atas keberhasilan dalam tubuh manusia
keluarga menyebutkan yang bernama bakteri
kembali pengertian tipes. salmonella typhi,
1.5. Mendiskusikan dengan makanan yang tidak
keluarga tentang penyebab bersih, lingkungan
tipes : dikarenakan adanya tempat tinggal
bakteri yang masuk ke dalam
tubuh manusia yang - Ibu mengatakan tanda-
bernama bakteri salmonella tanda tipes adalah
typhi, makanan yang tidak demam, sakit kepala,
bersih, lingkungan tempat sembelit atau diare,
tinggal yang tidak sehat. nafsu makan turun ,
1.6. Memberikan kesempatan nyeri pada perut, mual
muntah.
keluarga untuk menanyakan
yang belum dipahami - Ibu mengatakan
mengenai faktor penyebab ananknya suka jajan
tipes. sembarangan dipinggir
1.7. Mengevaluasi kembali jalan.
pemahaman keluarga - Ibu mengatakan untuk
mengenai penyebab tipes mencegah penyakit tipes
1.8. Memberika reinforcement dapat dilakukan menjaga
keberihan lingkungan
positif atas usaha yang
tempat tinggal, menjaga
dilakukan oleh keluarga.
kebersihan makanan,
1.9. Mendiskusikan bersama

32
keluarga mengenai tanda- olahraga teratur, istirahat
tanda tipes demam, sakit teratur dan cucilah
kepala, sembelit atau diare, tangan sebelum makan.
nafsu makan turun , nyeri
pada perut, mual muntah. O:
1.10. Memberikan kesempatan - Ibu kooperatif dan aktif
keluarga untuk menanyakan saat dijelaskan dan saat
yang belum dipahami diskusi.
mengenai tanda gejala tipes. - Keluarga mendengarkan
1.11. Mengevaluasi kembali penjelasan yang
pemahaman keluarga diberikan.
mengenai tanda gejala tipes A:
1.12. Memberika - Ibu dapat menyebutkan
reinforcement positif atas pengertian, penyebab
usaha yang dilakukan oleh dan, tanda-tanda dan
keluarga. pencegahan tipes
1.13. Mendiskusikan pada - Ibu dapat
keluarga mengenai mengidentifikasi
pencegahan yang bisa penyebab tipes yang
dilakukan pada penyakit terjadi pada anaknya.
tipes - Ibu dapat menyimpulkan
1.14. Memberikan kesempatan bahwa anaknya
keluarga untuk menanyakan menderita tipes.
yang belum dipahami P:
mengenai tanda gejala tipes. - Lanjutkan repra
1.15. Mengevaluasi kembali TUPEN berikutnya.
pemahaman keluarga tentang
1.16. Memberika
reinforcement positif atas
usaha yang dilakukan oleh
keluarga.

Kamis, TUPEN 2 : S:
7 November 2013 Keluarga mampu memutuskan - Ibu mengatakan akibat
Pukul 10.00-11.00 tindakan yang tepat untuk tipes apabila tidak
wita merawat anggota keluarga dengan diobati bisa
masalah tipes menyebabkan kematian
2.1 Menjelaskan kepada dan gangguan
keluarga akibat lanjut perkembangan.
apabila tipes tidak diobati - Ibu mengatakan
yaitu gangguan pertumbuhan memutuskan untuk
dan perkembangan, syok menghindari akibat
hipovolemik bahkan kanjutan dari tipes
kematian. - Ibu mengatakan akan
2.2 Motivasi kembali keluarga merawat anaknya bila
untuk menyebutkan kembali demam sesuai dengan
akibat lanjut dari tipes anjuran dan membawa
2.3 Memberi kesempatan kepada anaknya ke pelayanan
keluarga untuk menanyakan kesehatan jika
yang belum dipahami demamnya tidak turun

33
mengenai akibat dari tipes juga
yang tidak diobati O:
2.4 Mengevaluasi kembali - Keluarga antusias
pemahaman keluarga mendengarkan
mengenai akibat dari penjelasan yang
tipesyang tidak diobati diberikan.
2.5 Menganjurkan kepada - Ibu kooperatif dan aktif
keluarga untuk memutuskan saat diskusi.
tindakan yang tepat A:
2.6 Memberikan reinforcement - Ibu dapat menyebutkan
positif atas jawaban keluarga akibat tipes bila tidak
dan keputusan untuk segera diobati.
merawat keluarga dengan - Ibu memutuskan untuk
tipes merawat anak bila
demam bersama
keluarga.
P:
- Lanjutkan repra TUPEN
berikutnya.

11.00-12.00 wita TUPEN 3 :


Keluarga mampu merawat
anggota keluarga yang S:
mengalami tipes - Ibu mengatakan jika
anaknya demam akan
3.1 Mendiskusikan pada keluarga diberikan kompres air
mengenai cara melakukan hangat
kompres hangat pada anak - Ibu mengatakan cara
3.2 Mendemonstrasikan cara untuk meredakan demam
melakukan kompres hangat anaknya adalah dengan
3.3 Memberi kesempatan pada dikompres atau diberikan
keluarga untuk menanyakan ramuan air kunyit dan
yang belum dipahami madu
mengenai cara melakukan
kompres hangat pada anak O:
3.4 Mengevaluasi kembali - Ibu terlihat mampu
pemahaman keluarga mendemonstrasikan cara
mengenai cara melakukan memberikan kompres air
kompres hangat pada anak hangat
3.5 Memberi reinforcement pada - Ibu tampak antusias saat
keluarga atas kemampuan melakukan kompres air
keluarga untuk hangat
memperagakan cara - Ibu terlihat mengerti
memberikan kompres air dengan diet yang harus
hangat dijalani anaknya
A:
- Keluarga mampu
merawat ananknya yang

34
mengalami tipes
P:
- Lanjutkan renpra
TUPEN berikutnya

Jumat , TUPEN 3: S:
8 November 2013 3.6 Mendemontrasikan cara - Ibu mengatakan akan
Pukul 10.00-11.00 membuat obat tradisional memberikan obat
wita untuk meredakan demam tradisional apabila
3.7 Memberikan kesempatan anaknya demam
pada keluarga untuk O:
mencoba membuat obat - Ibu mendemontrsikan
tradisional ramuan air kunyit cara membuat obat
dan madu tradisional penurun
3.8 Memberi kesempatan pada panas.
keluarga untuk menanyakan A:
yang belum dipahami - Ibu mampu
mengenai cara mebuat obat mendemontrasikan cara
tradisional demam pembuatan obat
tradisional penurun panas
3.9 Mengevaluasi kembali P:
pemahaman keluarga - Lanjut renpra TUPEN
mengenai cara membuat obat berikutnya
tradisional untuk demam

3.10 Memberi reinforcement


pada keluarga atas
kemampuan keluarga untuk
memperagakan cara
membuat obat tradisional
untuk meredakan demam

Sabtu, TUPEN 4 :
9 November 2013 Keluarga mampu memodifikasi S:
Pukul 08.00-09.00 lingkungan terhadap keluarga - Ibu mengatakan mulai
wita yang menderita tipes kemaren tiap pagi rumah
4.1 Mendiskusikan dengan dibersihkan jendela dan
keluarga mengenai cara pintu dibuka agar udara
memodifikasi lingkungan segar masuk kerumah.
guna mencegah tipes :
memberikan lingkungan O:
yang bersih, jendela dan - Lingkungan rumah
pintu yang dibuka,sirkulasi terlihat bersih pintu dan
udara lancar, sinar masuk jendela dibuka.
rumah dan tidak berbau dan - Ibu terlihat sangat
menutup tudung saji kooperatif saat dilakukan
makanan supaya tidak kunjungan.
dihinggapi lalat.
4.2 Memotivasi keluarga untuk

35
memodifikasi lingkungan A:
4.3 Memberi kesempatan pada - Lingkungan rumah
keluarga untuk bertanyahal- bersih.
hal yang kurang dimengerti P:
atau jelas - Observasi lingkungan
4.4 Mengevaluasi pemahaman saat kunjungan tidak
dan usaha keluarga untuk direncanakan
memodifikasi lingkungan - Lanjut renpra TUPEN
4.5 Memberi reinforcement berikutnya
positif atas usaha keluarga

Pukul 09.00-10.00 TUPEN 5 : S:


wita Keluarga mampu menggunakan - Ibu mengatakan belum
fasilitas kesehatan yang ada membawa anaknya ke
5.1 Menginformasikan pelayanan kesehatan
mengenai pengobatan dan tetapi berencana untuk
pendidikan kesehatan yang membawa anaknya ke
dapat diperoleh keluarga di pelayanan kesehatan
pelayanan kesehatan terdekat
5.2 Memotivasi keluarga untuk O:
memanfaatkan pelayanan - Keluarga tampak
kesehatan yang ada mengerti dengan apa
5.3 Evaluasi kembali yang sudah dijelaskan
pemahaman keluarga A:
mengenai pelayanan - Kelurga belum mampu
kesehatan memanfaatkan pelayanan
5.4 Memberikan reinforcement kesehatan
positif atas usaha keluarga P:
- Lanjut TUPEN
berikutnya

Minggu, TUPEN 5 : S:
10 November - Menanyakan alasan ibu - Ibu mengatakan pada
2013 membawa An. I ke puskesmas. hari sabtu anaknya
Pukul 10.00-11.00 - Melakukan pemeriksaan pada dibawa ke puskesmas
wita An. I karena demam dan mual
- Mengobsevasi kartu berobat muntah.
An. I - Ibu mengatakan saat ini
- Memberikan reinforcement An. I sudah sembuh dan
positif bahwa tepat sekali obat sudah habis
tindakan yang telah ibu diminum.
lakukan dengan membawa An. O:
I kepuskesmas. - An. I terlihat sedang
bermain dengan adiknya
- Kartu berobat (+)
A:
- TUPEN 5 teratasi.
P:

36
- Ingatkan kembali untuk
membawa anggota
keluarga yang sakit ke
pelayanan kesehatan bila
tidak dapat di tangani
dirumah.

2. Kurang pengetahuan pada ibu.F (26 thn) di keluarga Bp.C (29 th) berhubungan dengan KMK
merawat anggota keluarga khususnya ibu F (26 th) dengan ketidakmampuan keluarga untuk
mengenal masalah kesehatan.
No Hari/Tgl/Jam Diagnosa Implementasi Keperawatan Evaluasi Paraf

1. Rabu, I  Mengucapkan salam S:


6 November 2013  Memvalidasi keadaan keluarga - Keluarga menjawab
Pukul 10.00-11.00  Mengingatkan kontrak salam.
wita  Menjalaskan tujuan - Ibu mengatakan anaknya
TUPEN 1 : masi h demam
Mengenal masalah tipes pada - Ibu menyetujui
anak pertemuan saat ini
1.1 Mendiskusikan dengan selama 30 mnt tentang
keluarga tentang pengertian demam.
tipes penyakit infeksi bakteri
pada usus halus yang - Ibu mengatakan
disebabkan oleh kuman pengertian tipes adalah
Salmonella typhi atau tipes penyakit infeksi
Salmonella paratyphi A, B bakteri pada usus halus
dan C yang ditandai dengan yang disebabkan oleh
demam, nyeri perut, mual, kuman Salmonella typhi
muntah, lidah kotor. atau Salmonella paratyphi
1.2 Memberi kesempatan A, B dan C yang ditandai
keluarga untuk menanyakan dengan demam, nyeri
yang belum dipahami perut, mual, muntah,
mengenai pengertian tipes lidah kotor.
kembali pada keluarga - Ibu mengatakan
tentang pengertian tipes. penyebab tipes adalah
1.3 Mengevaluasi kembali dikarenakan adanya
pemahaman keluarga tentang bakteri yang masuk ke
pengertian tipes dalam tubuh manusia
1.4 Memberi reinforcement pada yang bernama bakteri
keluarga atas keberhasilan salmonella typhi,
keluarga menyebutkan makanan yang tidak
kembali pengertian tipes. bersih, lingkungan
1.5 Mendiskusikan dengan tempat tinggal
keluarga tentang penyebab - Ibu mengatakan tanda-

37
tipes : dikarenakan adanya tanda tipes adalah
bakteri yang masuk ke dalam demam, sakit kepala,
tubuh manusia yang bernama sembelit atau diare,
bakteri salmonella typhi, nafsu makan turun , nyeri
makanan yang tidak bersih, pada perut, mual muntah.
lingkungan tempat tinggal - Ibu mengatakan
yang tidak sehat. ananknya suka jajan
1.6 Memberikan kesempatan sembarangan dipinggir
keluarga untuk menanyakan jalan.
yang belum dipahami
mengenai faktor penyebab - Ibu mengatakan untuk
tipes. mencegah penyakit tipes
1.7 Mengevaluasi kembali dapat dilakuakn menjaga
pemahaman keluarga keberihan lingkungan
mengenai penyebab tipes tempat tinggal, menjaga
1.8 Memberika reinforcement kebersihan makanan,
positif atas usaha yang olahraga teratur, istirahat
dilakukan oleh keluarga. teratur dan cucilah
1.9 Mendiskusikan bersama tangan sebelum makan.
keluarga mengenai tanda-
tanda tipes demam, sakit O:
kepala, sembelit atau diare, - Ibu kooperatif dan aktif
nafsu makan turun , nyeri saat dijelaskan dan saat
pada perut, mual muntah. diskusi.
1.10 Memberikan kesempatan - Keluarga mendengarkan
keluarga untuk menanyakan penjelasan yang
yang belum dipahami diberikan.
mengenai tanda gejala tipes. A:
1.11 Mengevaluasi kembali - Ibu dapat menyebutkan
pemahaman keluarga pengertian, penyebab
mengenai tanda gejala tipes dan, tanda-tanda dan
1.12 Memberika pencegahan tipes
reinforcement positif atas - Ibu dapat
usaha yang dilakukan oleh mengidentifikasi
keluarga. penyebab tipes yang
1.13 Mendiskusikan pada terjadi pada anaknya.
keluarga mengenai - Ibu dapat menyimpulkan
pencegahan yang bisa bahwa anaknya
dilakukan pada penyakit tipes menderita tipes.
1.14 Memberikan kesempatan P:
keluarga untuk menanyakan
- Lanjutkan repra
yang belum dipahami
TUPEN berikutnya.
mengenai tanda gejala tipes.
1.15 Mengevaluasi kembali
pemahaman keluarga tentang
1.16 Memberika
reinforcement positif atas
usaha yang dilakukan oleh
keluarga.

38
Kamis TUPEN 2 :
7 November 2013 Keluarga mampu memutuskan S:
Pukul 10.00-11.00 tindakan yang tepat untuk - Ibu mengatakan akibat
wita merawat anggota keluarga dengan tipes apabila tidak
masalah tipes diobati bisa
2.1 Menjelaskan kepada menyebabkan kematian
keluarga akibat lanjut dan gangguan
apabila tipes tidak diobati perkembangan.
yaitu gangguan pertumbuhan - Ibu mengatakan
dan perkembangan, syok memutuskan untuk
hipovolemik bahkan menghindari akibat
kematian. kanjutan dari tipes
2.2 Motivasi kembali keluarga - Ibu mengatakan akan
untuk menyebutkan kembali merawat anaknya bila
akibat lanjut dari tipes demam sesuai dengan
2.3 Memberi kesempatan kepada anjuran dan membawa
keluarga untuk menanyakan anaknya ke pelayanan
yang belum dipahami kesehatan jika
mengenai akibat dari tipes demamnya tidak turun
yang tidak diobati juga
2.4 Mengevaluasi kembali O:
pemahaman keluarga - Keluarga antusias
mengenai akibat dari mendengarkan
tipesyang tidak diobati penjelasan yang
2.5 Menganjurkan kepada diberikan.
keluarga untuk memutuskan
- Ibu kooperatif dan aktif
tindakan yang tepat
saat diskusi.
2.6 Memberikan reinforcement
A:
positif atas jawaban keluarga
dan keputusan untuk
- Ibu dapat menyebutkan
akibat tipes bila tidak
merawat keluarga dengan
segera diobati.
tipes
- Ibu memutuskan untuk
merawat anak bila
demam bersama
keluarga.
P:
- Lanjutkan repra TUPEN
berikutnya.

Pukul 11.00-12.00 TUPEN 3 : L


Keluarga mampu merawat S :ibu mengatakan
anggota keluarga yang memahami cara
mengalami tipes mengompres dengan
menggunakan air hangat
3.1 Mendiskusikan pada O:
keluarga mengenai cara - Ibu terlihat mampu
melakukan kompres hangat mendemonstrasikan cara
pada anak memberikan kompres air
3.2 Mendemonstrasikan cara

39
melakukan kompres hangat hangat
3.3 Memberi kesempatan pada - Ibu tampak antusias saat
keluarga untuk menanyakan melakukan kompres air
yang belum dipahami hangat
mengenai cara melakukan A:
kompres hangat pada anak - Keluarga mampu
3.4 Mengevaluasi kembali merawat ananknya yang
pemahaman keluarga mengalami tipes
mengenai cara melakukan P:
kompres hangat pada anak - Lanjutkan TUPEN
3.5 Memberi reinforcement berikutnya
pada keluarga atas
kemampuan keluarga untuk
memperagakan cara
memberikan kompres air
hangat
3.6 Mendiskusikan dengan
keluarga tentang diet
3.7 Memberi kesempatan pada
keluarga untuk menanyakan
yang belum dipahami
mengenai diet makanan
pada tipes.
3.8 Mengevaluasi kembali
pemahaman keluarga
mengenai diet dari tipes.
3.9 Meberi reinforcement
positif atas usaha yang
dilakukan keluarga.

Jumat, TUPEN 3: S:
8 November 2013 - Ibu mengatakan akan
pukul 10.00-11.00 3.1 Mendemontrasikan cara memberikan anaknya
membuat obat tradisional kompres air hangt ketika
untuk meredakan demam anaknya demam
3.2 Memberikan kesempatan - Ibu mengatakan akan
pada keluarga untuk memberikan obat
mencoba membuat obat tradisional apabila
tradisional ramuan air kunyit anaknya mual muntah
dan madu O:
3.3 Memberi kesempatan pada - Ibu mampu
keluarga untuk menanyakan mendemontrasikan cara
yang belum dipahami melakukan kompres air
mengenai cara mebuat obat hangat
tradisional demam - Ibu mendemontrsikan

40
3.4 Mengevaluasi kembali cara membuat obat
pemahaman keluarga tradisional meredakan
mengenai cara membuat obat mual muntah
tradisional untuk demam A:
- Ibu mampu merawat
3.5 Memberi reinforcement ananknya
pada keluarga atas P:
kemampuan keluarga untuk - Lanjut renpra TUPEN
memperagakan cara berikutnya
membuat obat tradisional
untuk meredakan demam

3.6 Mendemontrasikan cara


membuat obat tradisional
untuk meredakan mual
muntah

3.7 Memberikan kesempatan


pada keluarga untuk
mencoba membuat obat
tradisional ramuan minum
berupa 1/2 sendok teh
ketumbar, 3 butir kapulaga, 5
butir adas hitam, dan air
setengah gelas

3.8 Memberi kesempatan pada


keluarga untuk menanyakan
yang belum dipahami
mengenai cara mebuat obat
tradisional untuk meredakan
mual muntah

3.9 Mengevaluasi kembali


pemahaman keluarga
mengenai cara membuat
oabat tradisional untuk
meredakan mual muntah

3.10 Memberi reinforcement


pada keluarga atas
kemampuan keluarga untuk
memperagakan cara
membuat obat tradisional
mual muntah

41
Sabtu, TUPEN 4 :
9 November 2013 Keluarga mampu memodifikasi
Pukul 08.00-09.00 lingkungan terhadap keluarga S:
yang menderita tipes - Ibu mengatakan mulai
4.1 Mendiskusikan dengan kemaren tiap pagi rumah
keluarga mengenai cara dibersihkan jendela dan
memodifikasi lingkungan pintu dibuka agar udara
guna mencegah tipes : segar masuk kerumah.
memberikan lingkungan O:
yang bersih, jendela dan - Lingkungan rumah
pintu yang dibuka,sirkulasi terlihat bersih pintu dan
udara lancar, sinar masuk jendela dibuka.
rumah dan tidak berbau dan - Ibu terlihat sangat
menutup tudung saji kooperatif saat dilakukan
makanan supaya tidak kunjungan.
dihinggapi lalat. A:
4.2 Memotivasi keluarga untuk - Lingkungan rumah
memodifikasi lingkungan bersih.
4.3 Memberi kesempatan pada P:
keluarga untuk bertanyahal-
- Observasi lingkungan
hal yang kurang dimengerti
saat kunjungan tidak
atau jelas
direncanakan
4.4 Mengevaluasi pemahaman
dan usaha keluarga untuk
- Lanjut renpra TUPEN
berikutnya
memodifikasi lingkungan
4.5 Memberi reinforcement
positif atas usaha keluarga

Pukul 09.00-10.00 TUPEN 5 : S:


wita Keluarga mampu menggunakan - Ibu mengatakan akan
fasilitas kesehatan yang ada memebawa anaknya ke
5.1 Menginformasikan pelayanan kesehatan
mengenai pengobatan dan terdekat
pendidikan kesehatan yang O:
dapat diperoleh keluarga di - Keluarga tampak
pelayanan kesehatan mengerti dengan apa
5.2 Memotivasi keluarga untuk yang sudah dijelaskan
memanfaatkan pelayanan A:
kesehatan yang ada - Kelurga belum mampu
5.3 Evaluasi kembali memanfaatkan pelayanan
pemahaman keluarga kesehatan
mengenai pelayanan P:
kesehatan - Lanjut TUPEN
5.4 Memberi reinforcement berikutnya
positif atas usaha keluarga

Minggu, TUPEN 5 : S:
10 November - Menanyakan alasan ibu - Ibu mengatakan pada
2013 membawa An. I ke puskesmas. hari sabtu anaknya
- Melakukan pemeriksaan pada dibawa ke puskesmas

42
Pukul 10.00-11.00 An. I karena demam dan mual
wita - Mengobsevasi kartu berobat muntah.
An. I - Ibu mengatakan saat ini
- Memberikan reinforcement An. I sudah sembuh dan
positif bahwa tepat sekali obat sudah habis
tindakan yang telah ibu diminum.
lakukan dengan membawa An. O:
I kepuskesmas. - An. I terlihat sedang
bermain dengan adiknya
- Kartu berobat (+)
A:
- TUPEN 5 teratasi.
P:
- Ingatkan kembali untuk
membawa anggota
keluarga yang sakit ke
pelayanan kesehatan bila
tidak dapat di tangani
dirumah.

3. Risiko tinggi terjadinya gangguan pemenuhan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh pada
An.I ( 13 thn ) di keluarga Bp. C (29 th) berhubungan dengan KMK merawat anggota
keluarga khususnya An.I (13 thn ) dengan malnutrisi.
No Hari/Tgl/Jam Diagnosa Implementasi Keperawatan Evaluasi Paraf

1. Rabu, 6 I  Mengucapkan salam S:


November 2013  Memvalidasi keadaan keluarga - Keluarga menjawab
Pukul 10.00-11.00  Mengingatkan kontrak salam.
wita  Menjalaskan tujuan
TUPEN 1 : - Ibu mengatakan
Mengenal masalah risiko kurang pengertian gizi adalah
gizi pada anak zat-zat yang terdapat
1.1 Mendiskusikan dengan dalam makanan yang
keluarga tentang pengertian dimanfaatkan langsung
gizi. oleh tubuh demi
1.2 Memberi kesempatan kelangsungan hidup.
keluarga untuk menanyakan - Ibu mengatakan
yang belum dipahami penyebab gizi adalah
mengenai gizi. dikarenakan kurang
1.3 Mengevaluasi kembali masuknya makanan dan
pemahaman keluarga banyaknya makanan yang
tentang pengertian gizi. dikeluarkan karena
1.4 Memberikan pujian atas muntah.
keberhasilan keluarga

43
menyebutkan kembali - Ibu mengatakan tanda-
pengertian gizi. tanda kurang gizi adalah
1.5 Mendiskusikan bersama tampak kurus, cepat lelah
keluarga mengenai dan pucat.
penyebab kurang gizi. - Ibu mengatakan anaknya
1.6 Memberikan kesempatan suka jajan sembarangan
keluarga untuk menanyakan dipinggir jalan.
yang belum dipahami
mengenai penyebab kurang O:
gizi. - Ibu kooperatif dan aktif
1.7 Mengevaluasi kembali saat dijelaskan dan saat
pemahaman keluarga diskusi.
mengenai penyebab kurang - Keluarga mendengarkan
gizi. penjelasan yang
1.8 Memberika pujian atas diberikan.
keberhasilan keluarga. A:
1.9 Mendiskusikan bersama - Ibu dapat menyebutkan
keluarga mengenai tanda-
pengertian, penyebab
tanda kurang gizi.
dan, tanda-tanda dan
1.10 Memberikan kesempatan
pencegahan kurang gizi
keluarga untuk menanyakan
yang belum dipahami
- Ibu dapat
mengidentifikasi
mengenai tanda-tandaa
penyebab kurang gizi
kurang gizi.
yang terjadi pada
1.11 Mengevaluasi kembali
anaknya.
pemahaman keluarga
tentang tanda- tanda kurang - Ibu dapat menyimpulkan
gizi. bahwa anaknya
1.12 Memberikan pujian atas menderita tipes dan
keberhasilan keluarga. berisiko kurang gizi.
1.13 Mendiskusikan bersama P:
keluarga mengenai - Lanjutkan repra
pencegahan kurang gizi. TUPEN berikutnya.
1.14 Memberikan kesempatan
keluarga untuk menanyakan
yang belum dipahami
pencegahan kurang gizi.
1.15 Mengevaluasi kembali
pemahaman keluarga
tentang pencegahan kurang
gizi.
1.16 Memberikan pujian atas
keberhasilan keluarga

Kamis, TUPEN 2 :
7 November 2013 Keluarga mampu memutuskan S:
Pukul 10.00-11.00 tindakan yang tepat untuk - Ibu mengatakan jika
wita merawat anggota keluarga dengan masalah risiko kurang
masalah kurang gizi. gizi tidak segera diatasi
2.1 Menanyakan pada keluarga maka akan timbul
akibat dari kurang gizi. gangguan tumbuh

44
2.2 Memberi kesempatan pada kembang anak,
keluarga untuk menanyakan penurunan kecerdasan
yang belum dipahami pada anak.
mengenai akibat dari kurang
gizi. O:
2.3 Mengevaluasi kembali - Keluarga antusias
pemahaman keluarga mendengarkan
mengenai akibat dari kurang penjelasan yang
gizi. diberikan.
2.4 Menganjurkan kepada - Ibu kooperatif dan aktif
keluarga untuk memutuskan saat diskusi.
tindakan yang tepat A:
2.5 Memberi reinforcement atas - Ibu dapat menyebutkan
kemampuan keluarga dalam akibat tipes bila tidak
menyebutkan kembali akibat segera diobati.
dari kurang gizi. - Ibu memutuskan untuk
merawat anak bila
demam bersama
keluarga.

P:
- Lanjutkan repra TUPEN
berikutnya.

11.00-12.00 wita TUPEN 3 : L


Keluarga mampu merawat
anggota keluarga yang S:
mengalami tipes - Ibu mengatakan sudah
mengerti dengan diet
3.1 Mendiskusikan dengan yang diberikan pada
keluarga tentang diet. anaknya yang menderita
3.2 Memberi kesempatan pada tipes yaitu dengan cara
keluarga untuk menanyakan pertama memberikan
yang belum dipahami bubur halus kemudian
mengenai diet makanan pada bubur ksar dan setelah
tipes. membaik baru diberikan
3.3 Mengevaluasi kembali nasi
pemahaman keluarga O:
mengenai diet dari tipes - Ibu tampak antusias saat
3.4 Meberi reinforcement positif mendengarkan informasi
atas usaha yang dilakukan yang diberikan mengenai
keluarga. diet untuk anaknya yang
menderita tipes
A:
- Keluarga mampu
merawat anggota
keluarga yang
mengalami tipes

45
P:
- Lanjutkan TUPEN
berikutnya

Jumat, TUPEN 3: S:
8 November 2013 - Ibu mengatakan akan
Pukul 10.00-11.00 3.1 Memberikan kesempatan memberikan obat
pada keluarga untuk tradisional apabila
mencoba membuat obat anaknya mual muntah
tradisional ramuan minum O:
berupa 1/2 sendok teh - Ibu mendemontrsikan
ketumbar, 3 butir kapulaga, 5 cara membuat obat
butir adas hitam, dan air tradisional meredakan
setengah gelas mual muntah
A:
3.2 Memberi kesempatan pada
- Ibu mampu merawat
anaknya
keluarga untuk menanyakan
P:
yang belum dipahami
mengenai cara mebuat obat - Lanjut renpra TUPEN
tradisional untuk meredakan berikutnya
mual muntah

3.3 Mengevaluasi kembali


pemahaman keluarga
mengenai cara membuat
oabat tradisional untuk
meredakan mual muntah

3.4 Memberi reinforcement


pada keluarga atas
kemampuan keluarga untuk
memperagakan cara
membuat oabat tradisional
Sabtu, TUPEN 4 :
9 November 2013 Keluarga mampu memodifikasi S:
Pukul 08.00-09.00 lingkungan dalam mengatasi - Ibu mengatakan mulai
wita keluarga dari kurang gizi. kemarin tiap pagi rumah
4.1 Mendiskusikan dengan dibersihkan jendela dan
keluarga mengenai cara pintu dibuka agar udara
memodifikasi lingkungan segar masuk kerumah.
4.2 Memotivasi keluarga untuk O:
memodifikasi lingkungan - Lingkungan rumah
4.3 Memberi kesempatan pada terlihat bersih pintu dan
keluarga untuk bertanya hal- jendela dibuka.
hal yang kurang dimengerti - Ibu terlihat sangat
atau jelas kooperatif saat dilakukan
4.4 Mengevaluasi pemahaman kunjungan.
dan usaha keluarga untuk

46
memodifikasi lingkungan A:
4.5 Memberi reinforcement - Lingkungan rumah
positif atas usaha keluarga bersih.
P:
- Observasi lingkungan
saat kunjungan tidak
direncanakan
- Lanjut renpra TUPEN
berikutnya

Pukul 09.00-10.00 TUPEN 5 : S:


wita Keluarga mampu menggunakan - Ibu mengatakan akan
fasilitas kesehatan yang ada membawa anaknya ke
5.5 Menginformasikan pelayanan kesehatan
mengenai pengobatan dan terdekat
pendidikan kesehatan yang O:
dapat diperoleh keluarga di - Keluarga tampak
pelayanan kesehatan mengerti dengan apa
5.6 Memotivasi keluarga untuk yang sudah dijelaskan
memanfaatkan pelayanan A:
kesehatan yang ada - Kelurga belum mampu
5.7 Evaluasi kembali memanfaatkan pelayanan
pemahaman keluarga kesehatan
mengenai pelayanan P:
kesehatan - Lanjut TUPEN
5.8 Memberi reinforcement berikutnya
positif atas usaha keluarga

Minggu TUPEN 5 : S:
10 November - Ibu mengatakan pada
2013 - Memotivasi keluarga untuk hari sabtu anaknya
Pukul 10.00-11.00 memanfaatkan fasilitas dibawa ke puskesmas
wita kesehatan. karena demam dan mual
- Memberikan pujian atas hasil muntah.
yang dicapai. - Ibu mengatakan saat ini
An. I sudah sembuh dan
obat sudah habis
diminum.
O:
- An. I terlihat sedang
bermain dengan adiknya
- Kartu berobat (+)
A:
- TUPEN 5 teratasi.
P:
- Ingatkan kembali untuk
membawa anggota
keluarga yang sakit ke
pelayanan kesehatan bila
tidak dapat di tangani

47
dirumah.

EVALUASI KEPERAWATAN

No Hari/Tgl/Jam Diagnosa Evaluasi Paraf

1. Minggu, 10 1 S:
Nopember - Ibu mengatakan pada hari sabtu anaknya ¥
2013 dibawa ke puskesmas karena demam dan
mual muntah.
A:
- An. I terlihat sedang bermain dengan
adiknya
- Kartu berobat (+)
O:
- TUPEN 5 teratasi.
P:
- Ingatkan kembali untuk membawa
anggota keluarga yang sakit ke
pelayanan kesehatan bila tidak dapat di
tangani dirumah.

2 2 S:

- Ibu mengatakan sudah mengerti dengan


¥
diet yang diberikan pada anaknya yang
menderita tipes yaitu dengan cara
pertama memberikan bubur halus
kemudian bubur ksar dan setelah
membaik baru diberikan nasi
- Ibu mengatakan akibat tipes apabila
tidak diobati bisa menyebabkan kematian
dan gangguan perkembangan.
- Ibu mengatakan memutuskan untuk
menghindari akibat lanjutan dari tipes
- Ibu mengatakan akan merawat anaknya
bila demam sesuai dengan anjuran dan
membawa anaknya ke pelayanan
kesehatan jika demamnya tidak turun
juga

O:

- Keluarga antusias mendengarkan


penjelasan yang diberikan.

48
- Ibu kooperatif dan aktif saat diskusi.
A:
- Ibu dapat menyebutkan akibat tipes bila
tidak segera diobati.
- Ibu memutuskan untuk merawat anak
bila demam bersama keluarga.

P:

- Motivasi keluarga untuk smemperoleh


informasi kesehatan secara bertahap ke
pelayanan kesehatan terdekat

3 3 S:
- Ibu mengatakan akan memberikan obat ¥
tradisional apabila anaknya mual muntah
O:
- Ibu mendemontrsikan cara membuat obat
tradisional untuk meredakan mual muntah
A:
- Ibu mampu merawat anaknya
P:

- Ingat keluarga untuk melakukan


pertolongan pertama jika anak mual
muntah sebelum dirujuk ke fasilitas
pelayanan kesehatan terdekat

49