Anda di halaman 1dari 10

28

BAB III
METODE PENELITIAN

A. Jenis dan Desain Penelitian


1. Jenis Penelitian
Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi experiment. Quasi
eksperiment sebagai eksperimen yang memiliki perlakuan, pengukuran
dampak, unit eksperimen dalam rangka menyimpulkan perubahan yang
disebabkan perlakuan (Notoatmojo, 2010). Perlakuan yang diberikan
adalah pemberian murottal Al-Quran surah Ar-Rahman terhadap tekanan
darah dan frekuensi denyut jantung pasien pre operasi di ruang tunggu
pasien (holding room) Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang.
2. Desain Penelitian
one group pre-post test eksperimental design,yaitumengungkapkan
hubungan sebab akibat dengan melibatkan satu kelompok
subyek17.Menurut Babbie , one group pre-post test design, merupakan
salah satu rancangan penelitian pre-eksperimental (Notoatmojo, 2010).
Rancangan ini tidak ada kelompok pembanding (control group),
namun paling tidak sudah dilakukan pre test yang memungkinkan peneliti
dapat menguji perubahan respon yang terjadi setelah dilakukan intervensi.
Beberapa perubahan yang terjadi diuji lagi dengan melakukan post test.
(Notoatmojo, 2010). Bentuk desain penelitian ini sebagai berikut :
Model rancangan penelitian ini dapat digambarkan sebagai berikut:
Pre Test Perlakuan Post Test
A A1 X0 A2
Gambar 3.1 Model Rancangan Penelitian
Keterangan:
A : responden kelompok intervensi.
X0 : pemberian perlakuan berupa terapi Murratal.
X1 : tanpa pemberian perlakuan.
A1 : tekanan darah dan nadi (pre test) kelompok responden.
A2 : tekanan darah dan nadi (post test) kelompok responden.
29

B. Waktu dan Tempat Penelitian


1. Waktu Penelitian
Pelaksanaan penelitian ini dilakukan pada bulan januari 2018
2. Tempat Penelitian
Tempat penelitian dilakukan di ruang tunggu pasien (holding room)
Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang.

C. Definisi Operasional

Tabel 3.1 Definisi Operasional

Variabel Definisi Alat Ukur Hasil Ukur Skala


Operasional dan Kategori Ukur
Terapi Terapi bacaan Al-qur’an - 1. Diberikan -
Murottal Al- adalah suatu terapi religi Murottal Al-
Quran dimana seseorang dibacakan Quran
ayat-ayat Al-qur’an surah 2. Tidak diberikan
Ar-Rahman dengan durasi Murottal Al-
11 menit 19 detik dengan Quran
tempo 79,8 beats per
minute(BPM )
Tekanan darah Tekanan pada pembuluh Monitor Tekanan darah Rasio
nadi dari peredaran darah hemodinamik Dalam satuan
sistolik (mmHg)
dan diastolik secara sistemik
di ukur dengan
menggunakan manset
monitor hemodinamik

Nadi Frekuensi irama denyut/ Monitor x/menit Rasio


detak jantung yang dapat hemodinamik
diukur pada arteri brachialis
dengan menggunakan
manset hemodinamik
30

D. Populasi, Sampel dan Teknik Sampling


1. Populasi
Populasi adalah keseluruhan dari subyek penelitian yang
mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh
peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya (Dahlan,
2013).
Populasi dalam penelitian ini adalah pasien yang mengalami
perawatan pre operasi di Holding Room RSi Sultan Agung Semarang pada
bulan Agustus 2017 sebanyak 906 pasien.
2. Sampel
Sampel adalah bagian dari populasi yang dipilih dengan metode
sampling tertentu untuk bisa memenuhi atau mewakili populasi. Teknik
yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling, yakni
teknik pengambilan sampel sumber data dengan pertimbangan tertentu
(Dahlan, 2013).
Penentuan besar sampel dalam penelitian ini berdasarkan estimasi
(perkiraan) untuk menguji hipotesis 2 kelompok dengan rumus sebagai
berikut :
  z  z  S 
2

n1  n 2  2 
 x1  x 2 
Keterangan :
n1= n2 : Besar sampel
Zα : Kesalahan Tipe I = 5 %, hipotesis satu arah,

Z = 1,64

Zß : Kesalahan Tipe II = 10 %, maka Z = 1,28


S : Simpang baku gabungan = 24,38
X1 – X2 : Selisih rerata minimal yang dianggap bermakna oleh
peneliti (4,74-2,28=2,46)
Simpang baku (S) dalam penelitian ini merupakan parameter yang
berasal dari kepustakaanyang didapatkan dari peneliti sebelumnya yaitu
berdasarkan hasil penelitian Lukman (2013), responden memiliki rata-rata
31

tingkat nyeri untuk kelompok intervensi setelah dilakukan perlakuan


sebesar 2.28dan rata-rata tingkat nyeri awal penelitian sebesar 4,74 dengan
standar deviasi gabungan sebesar 2,284. Perhitungan besar sampel untuk
penelitian ini adalah sebagai berikut :
 1,64  1,28 x 2,284 
2

n1=n2 = 2 
 4,74  2,28 

  6,669  
2

n1=n2 = 2 
 2,46 

n1=n2 = 14,7 (dibulatkan menjadi 15)


Kriteria inklusi adalah karakteristik umum subyek penelitian dari
suatu populasi target dan terjangkau yang diteliti. Pada penelitian ini
kriteria inklusi meliputi :
1. Pasien pre operasi yang masuk holding room.
2. Pasien yang pertama kali operasi
3. Pasien pre operasi yang bersedia menjadi responden
4. Pasien pre operasi yang beragama Islam
5. Pasien pre operasi yang tidak mengalami gangguan auditory
6. Pasien pre operasi yang tidak ada gangguan atau riwayat jantung dan
ginjal sebelumnya.
7. Pasien pre operasi yang memiliki kriteria cemas sedang sampai dengan
berat yang di ukur menggunakan skala Hamilton Rating Scale For
Anxiety.
Kriteria eksklusi dalam penelitian ini adalah :
1. Pasien pre operasi yang mengalami perubahan kesadaran yang
signifikan saat di lakukan tindakan
2. Pasien pre operasi yang mempunyai tekanan darah normal atau
hipotensi.
3. Pasien pre operasi yang akan di lakukan operasi kecil/dengan lokal
anestesi.
32

E. Instrumen Penelitian
1. Instrumen / Alat Penelitian
Instrumen penelitian terdiri atas dua bagian yaitu :
a. Kuesioner I : Karakteristik responden
Berisi karakteristik responden yang meliputi : Umur, jenis kelamin,
pendidikan, pekerjaan.
b. Peneliti menggunakan mp3 player yang berisikan Murratal ayat suci Al
Quran sebagai instrument untuk responden mendapatkan terapi
Murratal.
c. Peneliti menggunakan monitor hemodinamik yang tersedia di holding
room RSI Sultang Agung Semarang. Data tekanan darah dan denyut
jantung sudah terpampang di monitor tersebut.
2. Uji Validitas dan Reliabilitas
Uji validitas alat berupa :
a. Monitor hemodinamik di lakukan kalibrasi satu hari sebelum penelitian
b. Mp3 player di lakukan pengecekan fungsi dan suara satu hari sebelum
penelitian
c. Headphone di lakukan pengecekan fungsi dan kenyamanan saat di
pakai satu hari sebelum penelitian

F. Teknik Pengumpulan Data


1. Jenis Pengumpulan Data
a. Data primer
Sumber data primer pada penelitian ini yaitu hasil observasi pada
tekanan darah dan nadi responden sebelum dan setelah mendapatkan
terapi Murratal.
b. Data sekunder
Sumber data sekunder pada penelitian ini adalah data pasien yang
akan menjalani operasi di ruang tunggu (holding room) RSI Sultan
Agung.
2. Prosedur Pengumpulan Data
33

Tahap-tahap pengumpulan data yang akan dilakukan dalam


penelitian ini adalah sebagai berikut:
a. Setelah memperoleh surat ijin untuk melakukan penelitian dari
Universitas Muhammadiyah Semarang Fakultas Keperawatan, peneliti
mendatangi lokasi penelitian yaitu di RSI Sultan Agung Semarang.
b. Peneliti datang ke RSI Sultan Agung Semarang untuk melakukan
penelitian dan pengambilan data.
c. Selanjutnya peneliti menyebarkan kuesioner kepada responden dimana
dalam hal ini peneliti akan dibantu oleh 2 enumerator. Peneliti terlebih
dahulu akan menjelaskan kepada enumerator untuk menyamakan
persepsi penelitian ini.
d. Peneliti akan memberikan informasi tentang tujuan penelitian dan
keikutsertaan dalam penelitian ini kepada sampel penelitian, bagi yang
setuju berpartisipasi dalam penelitian ini diminta untuk
menandatangani lembar persetujuan penelitian (informed consent).
e. Peneliti akan membagikan lembar persetujuan penelitian (informed
consent) kepada responden penelitian yang bersedia berpartisipasi
dalam penelitian untuk ditandatangani.
f. Peneliti memberikan terapi Murratal pada responden kemudian
mengukur tekanan darah dan nadi pada responden.
g. Peneliti kemudian membandingkan hasil pengukuran tekanan darah
dan nadi pada responden yang mendapat terapi Murratal sebelum dan
sesudah pemberian murratal.

G. Pengolahan Data
Setelah lembar identitas diisi oleh responden, maka data diolah melalui
tahapan sebagai berikut :
1. Editing
Editing adalah meneliti kembali apakah isian dalam lembar
kuesioner sudah lengkap dan diisi, editing dilakukan ditempat
34

pengumpulan data, sehingga jika ada kekurangan data dapat segera


dikonfirmasikan.
2. Scoring
Scoring adalah suatu kegiatan mengubah data berbentuk huruf
menjadi data berbentuk angka atau bilangan. Dalam penelitian ini tidak
ada scoring.
3. Coding
Tahap ini merubah data yang dikumpulkan kedalam bentuk yang
lebih ringkas. Memberi kode untuk masing-masing variabel terhadap data
yang diperoleh dari sumber data yang telah diperiksa kelengkapannya.
Coding penelitian ini adalah 1 apabila diberi terapi Murratal dan 0 apabila
tidak diberi terapi Murratal.
Peneliti akan membandingkan hasil pengukuran tekanan darah dan
nadi pada kelompok eksperimen dan kontrol.
4. Tabulating
Tabulating adalah langkah memasukkan data-data hasil penelitian
kedalam tabel-tabel sesuai kriteria yang telah ditentukan.
5. Entry Data
Entry data adalah proses memasukkan data kedalam kategori
tertentu untuk dilakukan analisis data.

6. Cleaning
Pembersihan data, yaitu dengan memeriksa apakah data yang
masuk sudah benar atau belum.

H. Analisa Data
1. Analisa Univariat
Penelitian analisa univariat adalah analisa yang dilakukan
menganalisa tiap variabel dari hasil penelitian(24). Dalam penelitian ini
analisa univariat adalah.
a. Gambaran karakteristik responden.
35

b. Gambaran tekanan darah sistolik dan diastolik serta denyut


jantung sebelum pemberian Murratal Al Quran.
c. Gambaran tekanan darah sistolik dan diastolik serta denyut
jantung setelah pemberian Murratal Al Quran.

2. Analisa Bivariat
Sebelum dilakukan uji hipotesis maka harus mengetahui normalitas
distribusi data dan homogenitas data.
a. Uji Normalitas Data
Berdasarkan hasil uji saphiro wilk didapatakan hasil sebaran
data semua variabel berdistribusi normal. Sehingga uji analisis
bivariat yang digunakan adalah uji t test-independent.
b. Uji Hipotesis
Uji hipotesis dilakukan untuk mengetahui apakah ada
pengaruh pemberian terapi murrotal pada pasien pre operasi terhadap
tekanan darah dan denyut nadi digunakan uj t test-independent
karena membandingkan data yang berasal dari dua kelompok data
yang tidak berpasangan yang berdistribusi normal. Uji t test-
independent termasuk dalam uji statistik parametrik yaitu uji yang
menggunakan asumsi-asumsi data berdistribusi normal dengan
varian homogen dan diambil dari sampel yang acak (Dahlan, 2012)..
Analisis T- Dependent Tes menunjukan bahwa nilai p dari
tekanan darah sistolik adalah 0,00 ( p-value < α ) artinya ada
perbedaan tekanan darah sistolik sebelum dan setelah diberikan
murratal di holding room RSI Sultan Agung Semarang.
Analisis T- Dependent Tes menunjukan bahwa nilai p dari
tekanan darah diastolik adalah 0,012 ( p-value < α ) artinya ada
perbedaan tekanan darah diastolic sebelum dan setelah diberikan
murratal di holding room RSI Sultan Agung Semarang.
Analisis T- Dependent Tes menunjukan bahwa nilai p dari
denyut jantung adalah 0,014 ( p-value < α ) artinya ada perbedaan
36

denyut jantung sebelum dan setelah diberikan murratal di holding


room RSI Sultan Agung Semarang.

I. Etika Penelitian
Peneliti dalam penelitian ini melaksanakan prinsip etika dalam penelitian
atau pengumpulan data yang dibagi menjadi tiga bagian, yaitu prinsip
manfaat, prinsip menghargai hak-hak subjek, dan prinsip keadilan.
1. Informed Consent
Peneliti memberikan informasi secara lengkap kepada responden
tentang tujuan penelitian yang dilaksanakan, mempunyai hak untuk bebas
berpartisipasi atau menolak menjadi responden. Peneliti juga
menyampaikan bahwa data yang diperoleh dari responden hanya
dipergunakan untuk pengembangan ilmu. Peneliti tidak memaksa calon
responden untuk menandatangani lembar persetujuan ketika mereka tidak
bersedia membantu penelitian.
2. Anonymity
Menjaga kerahasiaan responden, peneliti tidak boleh
mencantumkan nama responden, namun hanya menulis kode nama.
3. Confidentiality
Peneliti menjamin kerahasiaan semua informasi yang diberikan
oleh responden dan dijaga hanya digunakan untuk kepentingan penelitian.
4. Bebas dari penderitaan
Peneliti dalam penelitian ini tidak akan menggunakan tindakan yang
dapat menyakiti atau membuat responden menderita karena membantu
proses penelitian.
5. Bebas dari eksploitasi
Peneliti tidak menggunakan data yang diperoleh untuk hal-hal yang
dapat merugikan responden dan tidak memaksa responden untuk
menyelesaikan penelitian yang dilakukan.
6. Beneficiency
37

Peneliti dalam penelitian ini mempertimbangkan keuntungan dan


kerugian yang bisa ditimbulkan bagi responden. Keuntungan yang
diperoleh bagi responden adalah responden bisa menghindari kejadian
rawat kembali.