Anda di halaman 1dari 4

A.

PENDAHULUAN

A.1 Deskripsi Kapal


TB Bima 306 merupakan tugboat yang difungsikan sebagai penarik kapal
(pesiar, tongkang, kapal rusak) dan pemadam kebakaran di perairan Tanjung
Perak Surabaya hingga Gresik. TB Bima 306 memiliki dua mesin utama merk
Niigata tipe In-line; 4 cycle; Turbocharger 6 cylinder; Non reversible yang
berbahan bakar solar dengan sistem pendingin berjenis tertutup. Spesifikasi TB
Bima 306 tertulis pada Tabel 1 dan Tabel 2.
TB Bima 306 dilengkapi dengan auxiliary engine merk Marine Use tipe
In-line, 4 Cycles; 6 cylinde; water cooler; marine diesel engine yang memiliki
penggerak mula mesin diesel. Spesifikasi auxiliary engine TB Bima 306 tertulis
pada Tabel 3. Peralatan aft hydraulic towing winch atau penarik pada TB Bima 306
menggunakan 2 unit towing winch merk Plimsoll tipe Electro hydraulic operated
yang tertera pada Tabel 4.
Peralatan fire pump TB Bima menggunakan satu unit pompa merk Yanmar
dengan sistem pendingin sea water cooling yang ditunjang dengan satu unit mesin
diesel. Saft penghubung antara mesin diesel dengan pompa pada peralatan fire pump
menggunakan bahan jenis stainless steel dan impeller jenis bronze impeller.
Spesifikasi peralatan fire pump TB Bima tertera pada Tabel 5.

Tabel 1 Data spesifikasi TB Bima 306


Spesifikasi Keterangan
Tahun Pembuatan 2008
IMO 9559913
LOA 29.00 m
LWL 28.00 m
LBP 25.50 m
Lebar kapal 9.60 m
Tinggi 4.47 m
Kecepatan 12 knots

Tabel 2 Data spesifikasi main engine TB Bima 306


Spesifikasi Keterangan
Jumlah 2 unit
Daya 2 x 1500 HP
Putaran 650 – 1200 RPM

1
Tabel 3 Data spesifikasi auxiliary engine TB Bima 306

a) Prime Mover
Spesifikasi Keterangan
Jumlah 2 Unit
Daya 2 x 150 Hp
Putaran 1500 RPM

b) Generator
Spesifikasi Keterangan
Jumlah 2 Unit
Putaran 1500 RPM
Tegangan 380 / 220 Volt
Daya 125 kW
Freakuensi 50 Hz

Tabel 4 Data spesifikasi aft hydraulic towing winch TB Bima 306


Spesifikasi Keterangan
Jumlah 1 unit
Line pull 3 ton
Line speed 25 m/min
Rope drum (single) 125 m rope, (diameter) 75 mm

Tabel 5 Data spesifikasi fire pump TB Bima 306


a) Mesin Diesel
Spesifikasi Keterangan
Jumlah 1 unit
Putaran 1900 RPM

b) Pompa Pemadam
Spesifikasi Keterangan
Jumlah 1 unit
Kapasitas 360 m3 / jam
Outlate Pressure 130 MWC
Head 128 m
Putaran 1900 RPM
Tegangan 380 Volt

2
A2. Spesifikasi Waktu Operasional Kapal
Spesifikasi operasional TB Bima 306 dibagi menjadi empat kondisi waktu
operasional yaitu in port & out port, sea going, fire dan rest in port. Penentuan waktu
operasional TB Bima 306 merupakan hasil asumsi dari kapal Bima II pada Tabel 6.
Pembagian waktu operasional TB Bima 306 tertulis dalam Tabel 7.
Tabel 6 Jam operasional pemakaian tugboat per hari

Rata – Rata pemakaian / Maksimal Pemakaian /


No Kapal Tunda Daya
hari Hari

1 Bestwin 88 2 x 607 HP 9 jam 36 menit 13 jam 31 menit

2 SDS 36 2 x 620 HP 13 jam 36 menit 23 jam 53 menit

3 Jayakarta I 2 x 1200 HP 15 jam13 menit 22 jam 8 menit

4 Jayakarta III 2 x 1600 HP 12 jam 5 menit 18 jam 34 menit

5 Jayakarta IV 2 x 1200 HP 15 jam 31 menit 21 jam 3 menit

6 Bima 034 2 x 1600 HP 10 jam154 menit 16 jam 14 menit

7 Bima 035 2 x 1600 HP 11 jam 47 menit 16 jam 47 menit

8 Bima XI 2 x 1200 HP 12 jam 48 menit 21 jam 10 menit

9 Bima II 2 x 1200 HP 6 jam 6 menit 7 jam 46 menit

10 Bima III 2 x 1200 HP 13 jam 13 menit 18 jam 59 menit

11 Arjuna I 2 x 620 HP 10 jam 54 menit 16 jam 33 menit

12 Arjuna II 2 x 620 HP 11 jam 54 menit 16 jam 10 menit

13 Batavia I 2 x 1600 HP 14 jam 16 jam 45 menit

14 Batavia II 2 x 1600 HP 14 jam 6 menit 18 jam 32 menit

Sumber: Enterprise Management PT. Pelindo II Jakarta tahun 2013

3
Tabel 7 Pembagian waktu berdasarkan kondisi operasional TB Bima 306

No Kondisi Waktu Operasional

1 In Port & Out Port 2 jam

2 Sea Going 2 jam

3 Fire 2 jam

4 Rest In Port 1,5 jam

Sumber: Enterprise Management PT. Pelindo II Jakarta tahun 2013

a. In port dan out port


Peralatan kapal yang beroperasi dalam kondisi in port maupun out port
tertera pada Lampiran 1 digunakan untuk membantu kapal saat bersandar
(inport) dan ketika akan berlayar (outport). Berdasarkan jam operasi
pemakaian harian kapal Bima II pada Tabel 6 peralatan tersebut diasumsikan
beroperasi selama 2 jam.

b. Sea going
Peralatan kapal yang beroperasi dalam kondisi sea going tertera pada
Lampiran 1 digunakan untuk perjalanan ke lokasi kapal dan penarikan
menuju pelabuhan. Berdasarkan jam operasi pemakaian harian kapal Bima II
pada Tabel 6 peralatan tersebut diasumsikan beroperasi selama 2 jam sesuai
dengan jarak tempuh pelabuhan ke lokasi kapal.

c. Fire
Peralatan kapal yang beroperasi dalam kondisi fire tertera pada Lampiran 1
digunakan untuk memadamkan kebakaran yang terjadi. Berdasarkan jam
operasi pemakaian harian kapal Bima II pada Tabel 6 peralatan tersebut
diasumsikan beroperasi selama 2 jam tergantung pada besarnya api yang
dipadamkan.

d. Rest in Port
Peralatan kapal yang beroperasi dalam kondisi rest in port di pelabuhan,
tertera pada Lampiran 1. Berdasarkan jam operasi pemakaian harian kapal
Bima II pada Tabel 6 peralatan tersebut diasumsikan beroperasi selama 1,5
jam untuk bersiap-siap apabila ada kapal yang akan ditarik.