Anda di halaman 1dari 5

PEMERINTAH KABUPATEN TANAH BUMBU

DINAS KESEHATAN
PUSKESMAS DARUL AZHAR
Jalan Batu Benawa RT.09 Desa Bersujud, Kecamatan Simpang Empat
Kode Pos : 72213 Email : puskesmas_darulazhar@yahoo.co.id

KERANGKA ACUAN
PROGRAM FILARIASIS
PUSKESMAS DARUL AZHAR

A. PENDAHULUAN
Filariasis (penyakit kaki gajah) adalah penyakit infeksi kronis menular,
disebabkan oleh cacing filaria & di tularkan melalui nyamuk sebagai vector,
kemungkinan kasus kronis filariasis secara berkelompok
Anakcacing( mikrofilaria) yang ada pada tubuh seseorang karena transfusi
darah,tidak berkembang jadi cacing dewasa dan tidak bias menimbulkan penyakit
filariasis karena harus melewati siklus nyamuk sebagai vector.
Filariasis (penyakit kaki gajah) tersebar di kabupaten kota di seluruh
Indonesia. Bila tidak diobati akan menimbulkan kecacatan menetap, stigma sosial,
hambatan psikologis, kerugian ekonomi dan menurunkan kwalitas SDM. Penyebab
filariariasis adalah cacing filaria, semua nyamuk dapat bertindak sebagai vector
filariasis.
Pembangunan kesehatan diselenggarakan guna upaya kesehatan
masyarakat maupun upaya kesehatan perorangan yang bermutu, merata, dan
terjangkau oleh masyarakat. Upaya kesehatan diselenggarakan dengan
pengutamaan pada upaya pencegahan (preventif), dan peningkatan kesehatan
(promotif) bagi segenap warganegara Indonesia, tanpa mengabaikan upaya
penyembuhan penyakit (kuratif), dan pemulihan kesehatan (rehabilitatif). Agar dapat
memelihara dan meningkatkan kesehatan, diperlukan pula upaya yang di
selenggarakan dengan kemitraan antara pemerintah, dan masyarakat termasuk
swasta. Sehingga perlu sinergis medalam Pemberian Obat Massal Pencegahan
(POMP) Filariasis.
Program eliminasi Filariasis di Indonesia adalah sebagai komitmen nasiona
pencanangan oleh Menteri Kesehatan RI pada tanggal 8 April 2002 di Sumatera
Selatan filariasis sebagai program proritas P2M. Surat edaran Menteri dalam Negeri
RI No 443.43/875/SJ, tentang pelaksanaan pengobatan missal filariasis dalam
rangka eliminasi filariasis di Indonesia.
Menindak lanjuti hal tersebut, maka dengan ini kami Tim POMP Filariasis
Puskesmas Darul Azhar Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Tanah Bumbu akan
memberikan obat secara massal di seluruh masyarakat wilayah kerja Puskesmas
Darulm Azhar.
B. LATAR BELAKANG
Lebih dari 14 ribu penderita kaki gajah di Indonesia menunjukkan gejala cacat
tangan atau kaki yang membesar. Penderita kaki gajah dapat mengalami stigma
tersingkir dari lingkungannya dan menghadapi kesulitan sosial dan ekonomi yang
berat bagi dirinya dan keluarganya. Penelitian Ascorbat Gani tahun 2000
membuktikan adanya kerugian ekonomi yang sangat besar bagi keluarganya, baik
karena kehilangan waktu untuk bekerja maupun biaya pengobatannya yang
mencapai setara dengan 17,8% dari seluruh pendapatan keluarga. Pada tahun 2004
filariasis telah menginfeksi 120 juta penduduk di 83 negara di seluruh dunia,
terutama Negara-negara di daerah tropis dan beberapa daerah subtropis. Di
Indonesia berdasarkan survey tahun 2000-2004 terdapat 8000 orang menderita
klinis kronis filariasis (elephantiasis) yang tersebar di seluruh propinsi. Secara
epidemiologis data ini mengidentifikasikan lebih dari 60 juta penduduk Indonesia
berada di daerah yang resiko tinggi tertular filariasis dengan 6 juta penduduk di
antaranya telah terinfeksi.

C. TUJUAN
1. Tujuan Umum
Terselenggaranya kegiatan Sosialisasi Penyakit dan Pemberian Obat Massal
(POMP) Filariasis diseluruh Puskesmas Loano mencegah dan memberantas
penyakit kaki gajah/filariasis.
2. Tujuan Khusus
a. Meningkatkan kemampuan petugas puskesmas dalam pelaksanan eliminasi
filariasis.
b. Meningkatkan kesiapan masyarakat dalam pelaksanaan kegiatan pengobatan
masal.
c. Membuat acuan untuk keseragaman pelaksanaan eliminasi filariasis di
puskesmas
d. Memenuhi Target Cakupan

D. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN


1. Kegiatan
POMP Filariasis dengan mengkonsumsi obat Diethylcarbamazine 100 mg dan
Albendazole 400 mg.
2. Dosis
Sebelum mengkonsumsi obat dianjurkan untuk sarapan terlebih dahulu.Obat
diminum didepan petugas kesehatan. Adapun dosis yang dapat diberikan adalah:
Pada usia 2 tahun s.d 5 tahun : Diethylcarbamazine 100 mg ( 1 tablet ) dan
Albendazole 400 mg (1 tablet).
Usia 6 tahun - 14 tahun: Diethylcarbamazine 100 mg ( 2 tablet ) dan Albendazole
400 mg ( 1 tablet ).
Usia ≥15 tahuns : Diethylcarbamazine 100 mg ( 3 tablet ) dan Albendazole 400
mg ( 1 tablet ).
3. Waktu pelaksanaan
POMP Filariasis akan dilakukan pada bulan Oktober 2018 sebagai tahap
keempat dan akan di lakukan selama 5 tahun berturut- turut.

E. SASARAN
Sasarannya adalah penduduk yang tinggal di daerah yang berada di lingkungan
wilayah kerja Puskesmas Darul Azhar. Kecuali bila ada kondisi kesehatan yang
memerlukan penundaan.
Pengobatan dapat ditunda sementara bagi :
1. Anakusia < 2 tahun.
2. Ibu Hamil.
3. Ibu Menyusui
4. Penderita gangguan fungsi ginjal.
5. Penderita gangguan fungsi hati (gagal hati kronik, akut).
6. Penderita epilepsi.
7. Sedang sakit berat.
8. Penderita Hipertensi
9. Penderita kronis filariasis dalam serangan akut.
10. Anak dengan marasmus dan atau kwashiorkor.
11. Penduduk usia lanjut ( >70 tahun )
F. JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN
NO KEGIATAN JAN FEB MAR APR MEI JUN JUL AGU SEP OKT NOV DES
1 Pendataan sasaran POMP Filariasis 
2 Pelaksanaan POMP Filariasis 
G. MONITORING EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN DAN PELAPORAN
Evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan dilakukan tiap bulan sesuai dengan
jadwal kegiatan, dengan pelaporan hasil-hasil yang dicapai pada bulan tersebut.

H. PENCATATAN, PELAPORAN DAN EVALUASI KEGIATAN


Pencatatan dengan menggunakan format laporan yang telah ditetapkan dan
dilaporkan ke Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu setelah kegiatan
dilaksanakan. Evaluasi kegiatan dilakukan setelah kegiatan dilaksanakan.