Anda di halaman 1dari 2

PELAYANAN TERPADU ITSBAT NIKAH OLEH PENGADILAN AGAMA AMBON

KLAS IA DI KECAMATAN LEIHITU DAN LEIHITU BARAT KABUPATEN


MALUKU TENGAH

Hari ini tanggal 27 Agustus 2018 adalah hari dimana Pengadilan Agama, Dispendukcapil
Kabupaten Maluku Tengah, dan Kemenag Maluku Tengah melaksanakan kegiatan berupa
Pelayanan Terpadu Itsbat nikah yang diadakan di Aula Kemenag Leihitu Kabupaten Maluku
Tengah.
“Itsbat nikah” adalah pengesahan nikah seorang laki-laki dan perempuan muslim yang
pernikahannya telah dilaksanakan dan memenuhi sarat, rukun perkawinan namun tidak
dicatatkan di Kantor Urusan Agama (KUA).
Ketua TP-PKK Maluku Tengah (Ny. Hj. Amien Ru’ati Tuasikal, SH., M.Kn) yang diberi
kesempatan pertama untuk menyampaikan sambutan, memberikan laporan mengenai dasar
hukum dilaksanakannya istbat nikah tersebut yang antara lain menyebutkan Undang-undang
nomor 24 tahun 2013 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 23 tahun 2006 tentang
Administrasi Kependudukan, Peraturan Mahkamah Agung RI Nomor 1 Tahun 2015 tentang
Pelayanan Terpadu Sidang Keliling Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama/Mahkamah
Syar’iyah dalam Rangka Penerbitan Akta Perkawinan, Buku Nikah dan Akta Kelahiran.
Beliau juga menambahkan bahwa sejak beliau menjabat, sekitar dua ribuan pasangan telah
diitsbatkan dan diharapkan kedepan agar pasangan yang belum diitsbatkan akan segera
didaftarkan di dalam program-program selanjutnya sebagai peserta Pelayanan Terpadu Itsbat
Nikah, untuk mendapatkan Penerbitan Buku Nikah, Akta Kelahiran dan Kartu Keluarga.
Istilah yang dipakai Pelayanan Terpadu karena, setelah dilakukan sidang itsbat nikah oleh
Hakim Tunggal, selanjutnya penetapan tersebut langsung mempunyai kekuatan hukum tetap
dan data tersebut terakses secara online ke Kemenag (dalam hal ini KUA) untuk dibuatkan
Buku Kutipan Akta Nikah, kemudian dari KUA terakses secara online ke Disdukcapil untuk
dibuatkan Kartu Keluarga dan Akta Kelahiran bagi pasangan yang telah mempunyai anak.
“Saya sangat memberikan apresiasi dan mengucapkan terimakasih, khususnya kepada Bapak
Bupati Maluku Tengah yang telah memberikan dukungan baik moril maupun materiil demi
terselenggaranya kegiatan ini. Ucapan terimakasih pula kami sampaikan kepada Ketua
Pengadilan Agama Ambon Klas IA, Kepala kantor Kementerian Agama Kecamatan Leihitu
dan Leihitu Barat dan Kepala Kantor Dinas Kependudukan serta Catatan Sipil Kabupaten
Maluku Tengah sebagai pelaksana dalam kegiatan hari ini, “ ungkap Plt. Ketua Pengadilan
Agama Ambon Klas IA (Drs. Dasri Akil, SH).
Beliau menambahkan bahwa terdapat satu fenomena dalam masyarakat, yaitu masih banyak
perkawinan yang tidak tercatat sehingga berakibat tidak dapat diterbitkannya akta kelahiran
bagi anak yang lahir dari satu perkawinan yang orang tuanya tidak mempunyai akta
perkawinan. Negara, melalui Pengadilan Agama Ambon Klas IA, Pemerintah Kabupaten
Maluku Tengah dan Kementerian Agama Kecamatan Leihitu dan Leihitu Barat, hadir pada
saat masyarakat membutuhkan. Beliau berterima kasih atas terjalinnya hubungan yang erat
antara Pengadilan Agama Ambon Klas IA dengan Pemerintah Daerah Maluku Tengah dan
instansi lainnya sehingga akhirnya sidang Itsbat Nikah terpadu dan tercapainya penerbitan
buku nikah, akta kelahiran dapat berjalan dengan lancar dan sukses sehingga dapat tercapai
pelayanan yang prima bagi masyarakat.
Dalam sambutannya Bupati Maluku Tengah H. Tuasikal Abua, SH menyampaikan hal yang
melatarbelakangi terselenggaranya acara sidang itsbat terpadu adalah diterbitkanya PERMA
No 1 tahun 2015 yaitu Pelayanan Terpadu Sidang Keliling Pengadilan Negeri dan Pengadilan
Agama/Mahkamah Syar'iyah dalam Rangka Penerbitan Akta Perkawinan, Buku Nikah, dan
Akta Kelahiran.
Salah satu dasar dalam perma tersebut adalah bahwa setiap orang berhak mendapatkan
pengakuan hukum tanpa diskriminasi termasuk hak membentuk keluarga dan keturunan
melalui perkawinan yang sah dan hak anak atas identitas diri yang dituangkan dalam akta
kelahiran;
Tepat pukul 10.30 WIT acara pembukaan pelaksanaan Pelayanan Terpadu Sidang Itsbat
Nikah, Penerbitan Buku Nikah, Akta Kelahiran dan Kartu Keluarga dimulai.
Pelayanan Sidang Itsbat dilaksanakan oleh Tiga Hakim Tunggal masing-masing Drs. Dasri
Akil, SH, Drs. Salahuddin, SH., MH, Drs. Salahuddin Latukau, MH., serta masing-masing
dibantu oleh seorang Panitera Pengganti.
Seluruh Pasangan yang diitsbatkan mendapatkan bingkisan dan transportasi serta kesempatan
untuk mendapatkan produk pelayanan terpadu, yaitu Penetapan, Buku Nikah, Kartu Keluarga
dan Akta Kelahiran.