Anda di halaman 1dari 10

PENGKAJIAN KELUARGA

Tempat : Rumah Tn. A

Alamat : Desa Kemutug Kidul, RT 04 / RW 01, Baturraden

Tanggal Pengkajian : 19 Mei 2018

A. DATA UMUM

1. Nama Kepala Keluarga : Tn. A

2. Alamat : Desa Kemutug Kidul RT 04/01, Baturraden

3. Nomor Telepon : …………

4. Komposisi Keluarga :

N Nama J Hub. Dg TTL/ Pendidikan Status Status

o. K KK Umur Imunisasi Kesehat

an

1. Ny. K P Istri 20 th SMU Sehat

2. An. A L Anak 08-11-17 - Lengkap Sehat

(6 bulan)

Genogram:
Keterangan:

: Laki – laki

: Perempuan

: Tinggal serumah

: Bercerai

5. Tipe Keluarga : Keluarga Inti

6. Suku : Jawa, bahasa yang digunakan sehari hari

adalah bahasa Jawa (Banyumas) dan bahasa Indonesia

7. Agama : Islam

8. Status Sosial Ekonomi Keluarga

- Pekerjaan KK : Karyawan Swasta

- Penghasilan dalam sebulan : 2 jt per bulan, kelurga mengatakan

dengan penghasilan sebesar 2juta cukup untuk keperluan rumah

tangga sehari hari

9. Aktivitas rekreasi keluarga: keluarga jarang berekreasi ke tempat wisata

hanya sering berkumpul dengan keluarga besar di rumah orang tua Tn. A

B. RIWAYAT TAHAP PERKEMBANGAN KELUARGA

1. Tahap perkembangan keluarga saat ini


Keluargan berada pada tahap perkembangan dengan “Child Bearing”
(kelahirananakpertama).
2. Tugasperkembangankeluarga yang belum terpenuhi
- Keluarga mengatakan siap menjadi orang orang tua dan merawat
bayinya.
- Ny. K berperan sebagai ibu rumah tangga dan setiap harinya bertugas
untuk melayani dan merawat suami dan bayinya. Sedangkan Tn.A
bertugas sebagai kepala keluarga dan bekerja mencari nafkah setiap
harinya.
- Setiap harinya Tn.A dan Ny.K selalu melaksanakan sholat berjamaah
dirumah.
- Ny. K mengatakan beruasaha selalu menjaga hubungan yang harmonis
dengan suami, berusaha menyelesaikan masalah yang timbul dengan
segera, selalu berupaya berkata jujur dengan pasangannya.
- Ny. K mengatakan apabila ada anggota keluarga yang sakit anggota
keluarga lain ikut merawatnya dan membawa ke fasilitas kesehatan
apabila diperlukan.

Tugas perkembangan keluarga pada tahap ini sudah terpenuhi.

3. Riwayat keluarga inti


Tn. A dan Ny. K menikah atas dasar saling mencintai, bukan atas
perjodohan. Berkaitan dengan masalah kesehatan, Ny. K terdapat luka post
operasi Caesar dengan P1 A0. Ny. K berniat menyusui anaknya hingga
berusia 2 tahun, memberikan ASI Eksklusif selama 6 bulan dan sudah
memberikan MP ASI pada umur 6 bulan. Ketika ditanya tentang manfaat
ASI Ny. K menjawab bisa mencegah penyakit dan menjaga kekebalan
tubuh. Riwayat kesehatan saat ini Ny. K hanya menderita batuk pilek
biasa, pada luka post op Caesar tidak terdapat tanda – tanda infeksi.
Sedangkan Tn.K saat ini dalam kondisi sehat, dia mengaatakan tidak
pernah menderita penyakit berat, jika sakit hanya flu atau pilek saja.
4. Riwayat keluarga sebelumnya
Ny. K mengatakan didalam keluarga (orang tua) ayahnya
meninggal karena sakit tua, ibunya meninggal karena ada benjolan
dipayudara, tetapi Ny.K mengatakan tidak tahu apa penyebab
penyakitnya.

C. LINGKUNGAN
1) Karakteristik rumah
- Ukuran rumah: 48 (8x6)dengan 2 kamar tidur, 1 ruang tamu, 1 ruang
tengah, 1 dapur dan 1 kamar mandi dan toilet.
- Lantai: kedap air keramik
- Tembok: permanen
- Sirkulasi udara dan pencahayaan kurang :karena terhalang rumah
tetangga yang lebihtinggi
- Terdapat tangga permanen yang menghubungkan lantaibawah dan
lantai atas, lantai atas sebagai gudang tempat menyimpan barang2
yang tidak terpakai
- Penempatan alat alat elektronik dan penghantar listrik lainnya sudah
tepat yaitu jauh dari jangkauan anak anak

- Denah rumah:
2) Karakteristik tetangga dan komunitas RW
Rumah Tn. A berada dikompleks padat didaerah kemutug Kidul rt 4/rw 1
Kecamatan Baturraden, Ny K selalu berinteraksi dengan baik dengan
tetangga, sering berkumpul dengan ibu ibu sekitar rumahnya yang
mempunyai anak balita dan bertukar informasi tentang perkembangan
anak anak mereka.
Pasar terdekat berjarak kurang lebih 3km
Fasilitas kesehatan terdekat adalah PKD yang brjarak kurang lebih 500m
3) Mobilitas geografi keluarga
Keluarga Tn. A memiliki sepeda motor sebagaialat transportasi.
Tn. A dan Ny. K merupakan penduduk asli daerah tersebut dan tidak
pernah berpindah – pindah tempat tinggal.
4) Perkumpulan keluarga dan interaksi dengan masyarakat
Ny. K sering mengikuti kegiatan pengajian di sekitar rumahnya serta
kegiatan PKK dan Tn. A juga aktif di kegiatan RT
Keluarga Tn K juga sering berkumpul dengan saudara lainnya yang
rumahnya berdekatan
5) System pendukung keluarga
Internal : Tn K dan anggota keluarganya dalam keadaan sehat
Eksternal : Jika ada masalah Tn. A dan NY. K berusaha untuk
menyelesaikan masalah mereka sendiri terlebih dahulu, jika tidak mampu
maka meminta bantuan pada keluarga yang tinggal berdekatan dengan Tn.
A. dan Ny. K seperti kakak dari orang tua Ny K
Keluarga Tn K yang memiliki asuransi kesehatan (BPJS) hanyalah Tn K
saja sedangkan Ny K dan An. A tidak mempunyai asuransi kesehatan.

D. STRUKTUR KELUARGA

1. Pola komunikasi keluarga


Pola komunikasi terbuka antara suami dan istri, bila ada masalah mereka selalu
jujur dan terbuka satu sama lain, keluarga merasa nyaman dengan komunikasi
yang sudah berjalan saat ini. Anak A walaupun masih bayi tetapi orang tuanya
selalu mengajaknya ikut berkomunikasi.

2. Struktur kekuatan keluarga

Pengambil keputusan ada pada kepala keluarga yaitu suami, setiap ada masalah
selalu dimusyawarahkan secara baik baik

3. Struktur peran

Formal : semua anggota keluarga tinggal dalam satu rumah sesuai dengan peran
masing masing keluarga

Tn A 26 tahun : Suami dan kepala keluarga

Ny K 21 tahun :Istri dan ibu rumah tangga

An A 6 bulan: anak

Informal : Suami sebagai pengambil keputusan bila ada masalah

4. Nilai dan Norma Budaya

Ny K selalu menghormati suaminya, mereka saling menghormati pendapat satu


sama lain, dan apabila ada perbedaan pendapat selalu didiskusikan dengan baik.

Keluarga Tn K juga selalu menjaga pergaulan dengan tetangga, menghormati


antar tetangga lainnya.

Tidak ada tradisi budaya yang dianut selama ini oleh keluarga yang
mempengaruhi kesehatannya seperti pada saat kehamilan dan menyusui tidak ada
pantangan makan.

E. Fungsi Keluarga

1. Fungsi efektif :

Hubungan keluarga harmonis, keluarga saling mencurahkan kasih sayang antar


anggota keluarga, saling memahami kebutuhan anggota keluarga, Ny K selalu
memberikan perhatian kepada suami dan anaknya, begitu pula sebaliknya Tn A
juga selalu memberi perhatian kepada istri dan anaknya.
2. Fungsi sosialisasi

Internal : Keluarga selalu mengikuti kegiatan yang ada di lingkungannya seperti


PKK, RT dan Pengajian. Dari kegiatan tersebut selalu ada informasi dan hal hal
yang bisa diterapkan didalam keluarga. Tn A dan Ny K mengasug anaknya
dengan penuh kasih sayang

Eksternal : Suami maupun istri selalu memberi kebebasan waktu untuk mengikuti
kegiatan yang ada dilingkungannya

3. Fungsi perawatan keluarga

Keluarga mengetahui tentang kesehatan anggota keluarga lainnya misalnya saat


ketika anaknya mengalami sakit batuk pilek

Keluarga mampu mengambil keputusan tentang kesehatan misalnya saat anaknya


sakit langsung dibawa ke bidan desa terdekat

Keluarga mampu merawat anggota keluarga yang sakit misalnya saat anaknya
demam ibu memberikan kompres dan memberikan obat yang didapat dari bidan

Saat ini Ny K sedang menyusui dan mulai memberikan MP ASI pada anaknya,
tetapi MP ASI yang Ny K ketahui hanyalah bubur susu saja, dia tidak mengetahu
jenis MP ASI lainnya yang tepat untuk anaknya.

Keluarga mampu memodifikasi lingkungan barang barang yang sudah tidak


terpakai disimpan disalah satu ruangan yang tertutup dilantai atas, Setiap hari
jendela di ruangan dibuka agar sinar matahari bisa masuk dan terjadi pertukaran
udara, penempatan alat elektronik dan penghantar listrik jauh dari jangkauan anak
anak, mereka menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat di keluarganya seperti
mencuci tangan sebelum dan sesuadah menyiapkan makanan untuk bayinya, serta
menjaga kebersihan lingkungannya.

Keluarga memanfaatkan fasilitas kesehatan : ibu selalu rutin ke posyandu dan


apabila ada keluarga yang sakit langsung dibawa ke Pos Kesehatan Desa (PKD)

Pelayanan kesehatan mudah dijangkau karena dekat dengan rumahnya.

F. Stress dan Koping Keluarga

1. Stressor Jangka pendek

Keluarga merasa tidak mengalami masalah

2. Stressor Jangka Panjang


Ibu dan anak tidak mempunyai asuransi kesehatan sehingga berharap keluarga
tidak mengalami sakit yang berat

3. Kemampuan keluarga berespon terhadap masalah

Keluarga mampu menghadapi masalah yang ada, apabila tidak bisa diselesaikan
dengan keluarga mereka meminta masukan dari saudara (bude)

4. Strategi koping yang digunakan

Koping yang digunakan adaptif ,apabila ada masalah mereka selalu


mengkomunikasikan dengan keluarga dan menyelesaikan dengan baik.

5. Strategi adaptasi disfungsional

G. Harapan Keluarga

Keluarga berharap mereka selalu sehat agar dapat melakukan aktivitas sehari hari
dengan baik, serta melihat anaknya tumbuh besar dan sehat.

Keluarga berharap mereka menjadi keluarga yang bahagia.

H. Pemeriksaan Fisik

Tanda-tanda vital

Ny. K :

TD :110/70

Nadi : 88 x/mnt

RR : 20 x/mnt

Tn A

TD : 120/80 mmHg

Nadi : 80 x / mnt

RR : 20 x/mnt
ANALISA DATA

NO DATA MASALAH ETIOLOGI

1 DS: Ny K mengatakan tidak Defisiensi Kurang sumber

mengetahui jenis MP ASI yang pengetahuan pengetahuan

tepat untuk anaknya, yang dia tentang MP ASI

ketahui adalah bubur susu saja

DO : Anak usia 6 bulan, sudah

mulai diberikan MP ASI

selama 2 minggu

2 DS : Keluarga Tn A Kesiapan

mengatakan keinginan untuk Meningkatkan

meningkatkan kebahagiaan Proses Keluarga

keluarga,

Keluarga Tn A mengatakan

keinginan untuk melihat

anaknyatumbuh besar dan

sehat

DO : Keluarga mempunyai 1

anak dengan usia 6 bulan yang

tampak sehat dan aktif

Grafik berat badan bayi setiap

bulan selalu naik, status

imunisasi lengkap
Prioritas diagnose keperawatan
1. Defisiensi Pengetahuan b.d Kurangnya sumber pengetahuan tentang MP
ASI

No Kriteria skor bobot


1 Sifat masalah 3/1 3
Aktual
2 Kemungkinan 2/2 1
masalah dapat
diubah : mudah
3 Potensial masalah 2/1 2
untuk dicegah :
Cukup
4 Menonjolnyamasalah 2/1 2
: segera

Jumlah skor 8
2. Kesiapan Meningkatkan Proses Keluarga

No Kriteria skor bobot


1 Sifat masalah 2/1 2
Resiko
2 Kemungkinan 1/2 1/2
masalah dapat
diubah : sebagian
3 Potensial masalah 2/1 2
untuk dicegah :
Cukup
4 Menonjolnya 1/1 1
masalah : segera
ditangani

Jumlah skor 5 1/2