Anda di halaman 1dari 4

SURAT KEPUTUSAN

DIREKTUR RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK MUTIARA BUNDA SALATIGA


NOMOR : 008/SK.DIR/MIRM/V/2018

TENTANG
KEBIJAKAN PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI MANAGEMENT RUMAH
SAKIT ( SIM RS )

DIREKTUR

Menimbang : a. bahwa rumah sakit memerlukan suatu sistem yang mengatur seluruh
kegiatan yang ada didalamnya agar setiap kegiatan dapat terencana
dan terlaksana dengan baik;
b. bahwa sistem komputerisasi memproses dan mengintegrasikan seluruh
alur proses bisnis layanan kesehatan dalam bentuk jaringan koordinasi,
pelaporan dan prosedur administrasi untuk mendukung kinerja dan
memperoleh informasi secara cepat, tepat dan akurat;
c. bahwa berdasarkan pertimbangan pada butir a dan b, maka perlu
diterbitkan peraturan Direktur tentang Kebijakan Pengadaan SIM RS
di Rumah Sakit Ibu dan Anak Mutara Bunda Salatiga.

Mengingat : 1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 tahun 2009 tentang


Rumah Sakit;
2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 tahun 2008 tentang
Informasi dan Transaksi Elektronik;

MEMUTUSKAN
Menetapkan :
Pertama : KEPUTUSAN DIREKTUR RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK
MUTIARA BUNDA SALATIGA TENTANG KEBIJAKAN SISTEM
INFORMASI MANAGEMENT RUMAH SAKIT (SIM RS) RUMAH
SAKIT IBU DAN ANAK MUTIARA BUNDA SALATIGA.

Kedua : Kebijakan Pengadaan Sistem Informasi Management Rumah Sakit (SIM


RS) Rumah Sakit Ibu dan Anak Mutiara Bunda Salatiga sebagaimana
tercantum dalam lampiran keputusan ini.

Ketiga : Surat Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan apabila
dikemudian hari ternyata terdapat kekeliruan dalam penetapan ini, akan
diadakan perbaikan sebagaimana mestinya.
DITETAPKAN DI : SALATIGA
PADA TANGGAL :

DIREKTUR
RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK
MUTIARA BUNDA SALATIGA

dr. ROBBY HERNAWAN, Sp.OG(K)


LAMPIRAN : PERATURAN DIREKTUR RUMAH SAKIT IBU DAN
ANAK MUTIARA BUNDA SALATIGA
NOMOR :
TANGGAL :

KEBIJAKAN PENGGUNAAN

SISTEM INFORMASI MANAGEMENT RUMAH SAKIT ( SIM RS )

Kebijakan Umum :

1. Semua karyawan RSIA Mutiara Bunda Salatiga harus mampu


mengoperasionalkan komputer minimal sesuai dengan Job Desc masing-masing.
2. Pelayanan dibagian IT harus selalu berorientasi kepada mutu dan standar yang
telah ditetapkan.
3. Dalam melaksanakan tugasnya setiap petugas IT wajib mematuhi ketentuan dalam
K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja)
4. Setiap petugas harus bekerja sesuai dengan standar profesi, standar prosedur
operasional yang berlaku, etika profesi dan menghormati hak pasien.
5. Pelayanan IT dilaksanakan 6 hari kerja dalam seminggu, hari Senin sampai Sabtu.
6. Penyediaan tenaga harus mengacu kepada pola ketenagaan.
7. Untuk melaksanakan koordinasi dan evaluasi wajib dilaksanakan rapat rutin
bulanan minimal satu bulan sekali.
8. Setiap bulan wajib membuat laporan.

Kebijakan Khusus :

1. Setiap pengguna komputer harus melakukan sesuai Standart Prosedur Operasional


(SPO)
2. Setiap pengguna computer tidak diijinkan untuk mengubah, menambah,
mengurangi konfigurasi, aplikasi dan data apapun yang tidak berkaitan dengan job
diskripsinya tanpa ijin tertulis dari Direktur ataupun Wakil Direktur.
3. Direktur dapat memberikan kewenangan secara tertulis kepada unit kerja atau
perorangan untuk berhak sepenuhnya memonitor segala aktifitas dan melakukan tindakan
sebagaimana seharusnya terhadap semua perangkat komputer beserta yang berkaitan
dengan hal tersebut.
4. Peralatan penunjang sistem informasi harus selalu dilakukan perawatan sesuai
dengan ketentuan yang berlaku.
5. Setiap adaptasi teknologi ataupun sistem informasi, perlu diujicoba & dikontrol
kualitasnya sebelum diterapkan.
6. Setiap pengadaan Sistem Informasi harus berdasarkan atas kebutuhan sistem
informasi.
7. Untuk mempertahankan dan meningkatkan kompetensi, setiap petugas wajib
mengikuti pelatihan yang diselenggarakan.