Anda di halaman 1dari 9

TUGAS IPA

BATERAI HANDPHONE

Disusun oleh

Kelompok 1

Ketua : Almatiara
Anggota : Mukti Triguntoro
Nurbaeti
Rahmawati
Rifki Afwazakia
Sanita Caludia
Kelas : IX G

SMP NEGERI 4 TASIKMALAYA


Kata Pengantar

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala limpahan Rahmat, Inayah,
Taufik dan Hinayahnya sehingga saya dapat menyelesaikan penyusunan makalah ini dalam
bentuk maupun isinya yang sangat sederhana. Semoga makalah ini dapat dipergunakan
sebagai salah satu acuan, petunjuk maupun pedoman bagi pembaca dalam mengathui tentang
Baterai Handphone.

Harapan saya semoga makalah ini membantu menambah pengetahuan dan


pengalaman bagi para pembaca, sehingga saya dapat memperbaiki bentuk maupun isi
makalah ini sehingga kedepannya dapat lebih baik.

Makalah ini saya akui masih banyak kekurangan karena pengalaman yang saya miliki
sangat kurang. Oleh kerena itu saya harapkan kepada para pembaca untuk memberikan
masukan-masukan yang bersifat membangun untuk kesempurnaan makalah ini.

Tasikmalaya, Oktober
2015

Penyusun
Daftar Isi

Kata Pengantar ................................................................................................................... i

Daftar Isi ............................................................................................................................ ii

Sejarah Baterai Handphone ................................................................................................ 1

Pengertian Baterai Handphone .......................................................................................... 2

Prinsip Kerja Baterai Handphone ...................................................................................... 3

Bagian-bagian Baterai Handphone .................................................................................... 3

Kesimpulan ........................................................................................................................ 5

Saran .................................................................................................................................. 5
Baterai Handphone

Sejarah Baterai Handphone

Kita yang pernah menggunakan ponsel dari generasi pertama, dari sebesar balok sampai
sekecil kotak korek api, dari generasi AMPS sampe GSM dan CDMA, semuanya tidak
terlepas dari perkembangan riset teknologi yang tidak pernah berhenti

Begitu pula dengan perkembangan baterai ponsel, para vendor ponsel selalu melakukan
perbaikan pada kinerja baterai ponsel, agar dapat menyimpan daya lebih lama, dan yang
paling utama adalah kualitas bahan pada baterai.

Dari munculnya ponsel generasi pertama sampai sekarang dapat kita bedakan jenis-jenis
baterai ponsel ini ;

1. NiCD

Baterai jenis ini merupakan generasi pertama. Berkapasitas besar, baterai ini cocok untuk
ponsel jadul yang bertenaga besar. Sesuai dengan ukuran dan kapasitasnya, proses pengisian
ulang harus dilakukan pada saat dayanya benar-benar habis. Karena baterai jenis ini memiliki
memory effect, semakin lama kapasitasnya akan menurun jika pengisian belum kosong
benar.

2. NiMh

Nickel Metal Hydride merupakan salah satu jenis baterai yang masih memiliki memory effect
namun hanya bersifat sementara. Jadi lebih fleksibel ketimbang jenis NiCD. Untuk pengisian
ulang tak perlu menunggu daya baterai benar-benar habis, namun dengan konsekuensi akan
terasa cepat habis. Namun hal ini hanya berlangsung sementara, saat habis isi kembali dan
kemampuannya akan normal lagi.

3. Li-Ion (Lithium Ion)

Ketimbang dua generasi sebelumnya, tipe ini tak lagi memiliki memory effect. Jadi anda bisa
mengisi ulangnya tanpa menunggu baterai habis. Baterai Li-Ion memiliki "life cycle" atau
siklus hidup, yang lebih pendek. bahkan bila dicas berlebihan baterai lithium Ion akan
menurunkan kemampuannya, ketimbang NiCD atau NiMH.

4. LI-po (Lithium Polymer)

ini generasi paling baru baterai isi ulang. Selain ramah lingkungan, keunggulannya di atas
baterai Li-Ion. Untuk perawatan baterai Lithium Polymer, tak jauh beda dengan Li-Ion.
Namun, penanganannya harus ekstra hati-hati. Mengingat sifatnya yang "liquid" dengan
tekanan yang cukup keras bisa menyebabkan bentuk baterai berubah. Kelemahan Li-Po justru
mengharuskan kita mengisi ulang baterai jangan sampai menunggu ponsel mati dengan
sendirinya. Atau sebisa muogkin ketika ponsel memberikan peringatan baterai lemah. Jika
tidak, ponsel akan susah untuk diaktifkan karena baterai belum pulih sepenuhnya.

MENGENAL MEMORY EFFECT

Anda mungkin pernah atau bahkan sering mendengar istilah 'memory effect' . Efek memori
hanya terjadi pada baterai ponsel jenis NiCAD dan NiMH. Gambaran singkatnya sebagai
berikut : jika setiap saat anda mengisi baterai hanya sebesar 60%, maka suatu saat baterai
akan lupa bahwa masih ada ruang sebesar 40% yang belum terisi. Baterai akan menganggap
60% adalah 100% alias baterai terisi penuh. Sekali lagi, ini hanya terjadi pada dua jenis
baterai diatas..dan tidak terdapat pada baterai ponsel-ponsel sekarang.

Pengertian Baterai Handphone

Baterai (Battery) adalah sebuah alat yang dapat merubah energi kimia yang disimpannya
menjadi energi Listrik yang dapat digunakan oleh suatu perangkat Elektronik. Hampir semua
perangkat elektronik yang portabel seperti Handphone, Laptop, Senter, ataupun Remote
Control menggunakan Baterai sebagai sumber listriknya. Dengan adanya Baterai, kita tidak
perlu menyambungkan kabel listrik untuk dapat mengaktifkan perangkat elektronik kita
sehingga dapat dengan mudah dibawa kemana-mana. Dalam kehidupan kita sehari-hari, kita
dapat menemui dua jenis Baterai yaitu Baterai yang hanya dapat dipakai sekali saja (Single
Use) dan Baterai yang dapat di isi ulang (Rechargeable).

Baterai handphone pada umumnya memiliki tegangan 3.7 Volt DC dengan arus listrik
mAh.Baterai HP mempunyai kutub kutub.Kutub adalah sejenis logam yang nantinya
tersambung pada konektor baterai yang menempel pada bodi mesin HP.Umumnya sebuah hp
hanya memiliki 3 sampai 4 kutub.

Prinsip Kerja Baterai Handphone

Terdapat tiga jenis baterai yang menjadi pusat perhatian sekarang ini, yaitu jenis fuel cells,
nikel metal hybrid dan lithium-ion. Prinsip kerja baterai tersebut memanfaatkan reduksi dan
oksidasi untuk menghasilkan listrik pada kedua elektrodanya. Di antara ketiga jenis baterai
tersebut, baterai litium-ion merupakan jenis baterai yang menghasilkan voltase tertinggi,
yaitu sekitar 2x lipat dari baterai nickel-metal hydride. Litium-ion menggunakan komposit
yang berstruktur layer, di mana Litium Cobalt Oxide (LiCoO2) sebagai katodanya dan
material karbon (sisipkan di antara lapisan karbon) sebagai anoda.

Struktur yang terdapat pada baterai lithium-ion bisa Anda lihat pada gambar di bawah ini:

Baterai litium ion terdiri dari anoda, elektrolit, separator, dan katoda. Pada umunya, katoda
dan anoda terdiri dari dua bagian, yaitu material aktif sebagai tempat masuk dan keluarnya
ion litium dan pengumpul elektron sebagai collector current. Proses dihasilkannya listrik pada
baterai litium-ion adalah sebagai berikut :

Ketika anoda dan katoda terhubung, maka elektron akan mengalir dari anoda menuju katoda,
listrik pun akan mulai mengalir. Di bagian dalam baterai terjadi sebuah proses pelepasan ion
litium pada anoda, kemudian ion tersebut akan berpindah menuju katoda melalui elektrolit.
Di bagian katoda bilangan oksidasi kobalt akan berubah dari 4 menjadi 3, hal ini dikarenakan
adanya elektron dan ion litium yang masuk dari anoda. Untuk proses pengisisan ulang
baterai, berbanding terbalik dari proses ini.

Dari sekian banyak jenis logam litium yang sangat menjanjikan bagi anoda, hal ini
disebabkan karena litium memiliki nilai standar standar paling negatif (-3.0 V) dengan berat
atom paling ringan yaitu sekitar 6.94 gram. Sehingga apabila dipakai oleh anoda, akan
menghasilkan kapasitas energi yang cukup tinggi. Di bawah ini adalah cara menghitung nilai
teori dari kepadatan energi dari baterai litium ion. Jika logam litium digunakan pada anoda,
maka 1 kg logam litium bisa menghasilkan kapasitas energi per 1 kg massa sebesar
(Coulumb/second = Ampere) :

Bagian-bagian Baterai Handphone

Seperti yang telah Paseban jelaskan di awal pembicaraan prinsip kerja baterai, bahwa anoda
terdiri dari dua bagian yaitu material aktif dan pengumpul elektron. Material aktif tidak
menggunakan logam lithium langsung, tetapi menggunakan material karbon (LiC6),
sedangkan pengumpul elektron menggunakan lapisan film tembaga karena tidak mudah larut
(stabil) juga harganya pun cukup murah. Apabila memakai logam lithium langsung, dia akan
mengalami kesulitan dalam mengontrol reaksi lithium di permukaan elektrodanya. Namun
demikian, salah satu kelemahan pada material karbon tersebut adalah adanya irreversible
capacity, di mana apabila baterai dialiri oleh listrik untuk pertama kalinya yang bersumber
dari luar dalam keadaan kosong, maka kapasitas energi yang dilepaskan pada saat proses
pengisisan tidak akan sama ketika digunakan. Hal tersebut disebabkan karena adanya gas
yang terbentuk pada anoda, sehingga menghalangi proses pelepasan ion lithium. Hal tersebut
dapat dicegah yaitu dengan menambahkan zat adiktif ke dalam larutan elektrolit seperti
contohnya vinylene carbonate.

Kunci dari pengembangan anoda adalah bukan hanya pada kepadatan energi yang tinggi
namun juga pada siklus pemakaian (cyclability), seperti Li4Ti5O12/C misalnya, meskipun
hanya memiliki kepadatan energi sebesar 145 Ah/kg pada suhu 50C, namun dia bisa dipakai
sebanyak 500x siklus dengan kepadatan energi sebesar 142 Ah/kg. Jika ditambah dengan
keamanan material yang tinggi, material tersebut bukan tidak mungkin akan dipakai sebagai
anoda baterai litium-ion untuk mobil masa depan. MG

kutub-kutub pada baterai handphone adalah :

Ground
Bid
BSI/Btemp
Kutub positip untuk VCC baterai

Kutup positip merupakan arus listrik yang positif, dan kutub negatif merupakan tempat
mengalirnya arus listrik menuju ground.

Bid atau battery Indication merupakan jalur hp utnuk mengidentifikasi jenis baterai yang
digunakan.Kutub Bid ini terhubung dengan kutub negatif.
Kesimpulan

Baterai adalah alat listrik-kimiawi yang menyimpan energi dan mengeluarkan


tenaganya dalam bentuk listrik. Tentunya sebagai alat yang mengeluarkan energi listrik,
baterai mempunyai fungsi yang sangat banyak dan beraneka ragam.

Baterai ada dua tipe yaitu baterai kering dan baterai basah. Di dalam baterai mobil
terdapat elektrolit asam sulfat, elektroda positif dan negatif dalam bentuk plat. Plat-plat
dibuat dari timah atau berasal dari timah. Pemeriksaan baterai dapat dilakukan dengan 2 cara
yaitu pemeriksaan secara visual baterai dan pemeriksaan elektrolit.

Baterai Lithium pada umumnya sudah banyak tergunakan di kehidupan sehari – hari.
Seperti yang telah dijelaskan di atas, baterai dengan unsur lithium telah digunakan untuk
berbagai peralatan elektronik, seperti telepon seluler saat ini, kamera, MP3 Player, bahkan
hingga untuk Notebook. Baterai Lithium ion atau Li-ion merupakan baterai standar yang
banyak digunakan pada gadget masa kini. Dibandingkan baterai dengan bahan nikel, Li-Ion
lebih efisien energi dan tidak memiliki efek memori, tetapi juga lebih mahal harganya. Li-Ion
juga sedikit lebih ringan daripada baterai NimH dan memiliki umur lebih lama.

Saran

Semoga makalah ini dapat memberikan pengetahuan baru bagi pembaca mengenai baterai ,
saran penulis untuk menjaga agar baterai dapat awet dan tahan lama maka perlu dilakukan
pemeriksaan dan perawatan baterai secara berkala.
Daftar Pustaka

http://jenigalih.blogspot.com/2013/05/makalah-bateray-aki-smk-otomotif-milik.html

http://fathurrahmanbima.blogspot.com/2012/08/makalah-tentang-baterai.html

http://teknikmesin-antonjepry.blogspot.com/2013/02/makalah-baterai_5.html

http://id.wikipedia.org/wiki/Baterai

http://otomotifdasar.blogspot.com/2012/10/sistem-pengapian_30.html

http://dunia-otomotif-mobil.blogspot.com/2013/04/pengertian-baterai-accu-aki-mobil.html

http://raswo.com/product/15/38/Buku-Pengetahuan-Baterai-Mobil