Anda di halaman 1dari 5

a.

Ketua Panitia
Berdasarkan Surat Keputusan Nomor: D1/044/LPM-PNL/VII/18
tentang Pengangkatan Panitia Pelaksana Training of Trainer (ToT) LPM
Penalaran UNM Periode 2017/2018, menunjuk Muh. Mahfud sebagai
Ketua Panitia. Ketua Panitia memiliki tugas sebagai pengawas, penggerak
dan memotivasi kepanitiaan serta bertanggungjawab untuk mengkoordinir
panitia pelaksana dalam pelaksanaan Training of Trainer (ToT) LPM
Penalaran UNM Periode 2017/2018 mulai dari persiapan maupun pada
saat kegiatan berlangsung. Hal yang pertama dilakukan Ketua Panitia
adalah membuat grup kepanitiaan dibantu oleh sekretaris panitia sebagai
upaya untuk menjalin komunikasi dan mengaktifkan seluruh panitia.
Kemudian Ketua Panitia bersama Pimpinan Kepanitiaan bertemu dengan
Panitia Pengarah untuk meminta saran dan masukan serta waktu untuk
melaksana rapat perdana kepanitiaan.
Panitia Training of Trainer (ToT) mengadakan rapat perdana
Selas 24 Juli 2018 di Rumah Nalar yang dihadiri 4 orang Panitia
Pelaksana, Pengurus Harian dan Panitia Pengarah. Ketidakhadiran
beberapa Panitia Pelaksana disebabkan karena masih berada di kampung
halaman dan memiliki kesibukan diluar. Sebelum melaksanakan rapat
perdana ini Ketua Panitia dibantu oleh Sekretaris Panitia menghubungi
panitia untuk segera kembali ke Makassar dan ikut berpartisipasi dalam
kepanitiaan. Setelah rapat kepanitiaan Ketua Panitia selalu mengingatkan
tugas-tugas Panitia melalui masing-masing koordinator maupun
mengingatkan secara personal tiap panitia.
Setiap agenda rapat, dilaksanakan evaluasi kinerja dan rencana
kedepan kerja. Selain itu, hal yang diprioritaskan Ketus Panitia adalah
menjaga komunikasi dan menjalin hubungan emosional yang baik
dengan kepanitiaan khususnya bagi panitia yang masih berada di
kampung halaman. Selama kepanitiaan berjalan beberapa Panitia
Pelaksana kurang aktif dalam rapat dan kegiatan lainnya. Hal ini menjadi
tanggung jawab Ketua Panitia dibantu oleh Sekretaris Panitia untuk
menghubungi dan mendatangi panitia yang kurang aktif. Adapun
beberapa Panitia Pelaksana yang tidak aktif dalam kepanitiaan Training of
Trainer (ToT) yaitu Muhammad Husni, Ulil Amri dan Abd. Rahman.
Persiapan Sosialisasi dan Pendaftaran 28 Juli- 1 Agustus 2018,
dilakukan oleh Seksi Kesekretariatan yakni menghubungi calon peserta
Training of Trainer (ToT) dari angkatan 19-20 dan Seksi Publikasi dan
Dokumentasi untuk mempublikasikan Pendaftaran Training
16

of Trainer (ToT), Ketua Panitia selalu mengingatkan kepada Seksi


Kesekretariatan dan Seksi Publikasi dan Dokumentasi untuk selalu
menginformasikan dan menghubungi calon peserta setiap harinya dan
dibuatkan count down di media sosial sebagai pengingat pendaftaran dan
pengumpulan berkas, Setelah itu diadakan Leaderless Group Discussion
(LGD) tanggal 2-3 Agustus 2018, Ketua Panitia menghubungi setiap
seksi agar tepat waktu dalam mempersiapkan tempat Leaderless Group
Discussion (LGD) dan kegiatan ini diambil alih oleh Panitia Pengarah.
Ketua Panitia juga mengingatkan seksi kesekretariatan untuk memberikan
berkas peserta yang diseleksi oleh Pantitia Pengarah pada 3-4 Agusutus.
Pengumuman lulus sebagai peserta ToT pada 5 Juli 2018 yang telah
mengikuti berbagai seleksi baik seleksi berkas maupun Leaderless Group
Discussion (LGD), Ketua Panitia mengingatkan untuk Seksi
Kesekretariatan untuk membuat berita acara dan menginformasikan
peserta lulus untuk mengikuti Technical Meeting dan Seksi Publikasi dan
Dokumentasi untuk mempublikasikan peserta yang lulus di media sosial.
Technical Meeting peserta diadakan pada 6 Agustus 2018, Ketua Panitia
tetap berkomunikasi dan mengngatkan kepada seluruh panitia agar cepat
berada di Rumah Nalar untuk mempersiapkan segala keperluan pada
Technical Meeting.
Tahap selanjutnya dilaksanakan pelatihan Indoor tanggal 29-31
Juli 2018 di STIE AMKOP Makassar sekaligus pembukaan kegiatan
secara resmi. Diawal persiapan Ketua Panitia bersama Seksi
Perlengkapan beserta Pengurus Harian yaitu Rahmawati dan Panitia
Pengarah yaitu Akhmad Affandi S.Pd. melakukan cek lokasi pelatihan
Indoor. Adapun kendala dalam pencarian lokasi yaitu banyak tempat
yang telah disewa oleh pihak lain yaitu MAN 2 Model Makassar dan
LPMP. Setelah mencari beberapa lokasi akhirnya STIE AMKOP
Makassar menjadi tempat untuk pelatihan Indoor. Proses kegiatan Indoor
berjalan dengan baik, Ketua Panitia selalu berada di lokasi untuk
mengawasi jalannya kegiatan. Setiap hari seusai kegiatan diadakan
briefing agar dapat mengevaluasi kinerja pada hari tersebut dan dapat
diperbaiki keesokkan harinya. Selama kegiatan Indoor berjalan ada
beberapa kendala yang dialami setiap seksi akan tetapi bisa diselesaikan
dengan secepatnya.
Pada kegiatan Outdoor tanggal 1-7 Agustus 2018, diawali dengan
persiapan untuk lokasi pelatihan Outdoor yakni pembuatan surat yang
17

ditujukan ke Panti Sosial Bina Daksa Wirajaya Makassar, dalam


persiapan lokasi pelatihan Outdoor Ketua Panitia bersama Seksi
Perlengkapan dibantu dengan Pengurus Harian yaitu Rahmawati serta
Panitia Pengarah yaitu Akhmad Syaputra Syarif S.Psi. dan Adinuansah
S.Pd. untuk mendapatkan izin pelaksanaan pelatihan Outdoor di Panti
Sosial Bina Daksa Wirajaya Makassar. Pada saat pelaksanaan Outdoor
kepanitiaan membantu keperluan peserta yang akan melaksanakan
pelatihan di Panti Sosial Bina Daksa Wirajaya Makassar. Adapun kendala
selama kegiatan Outdoor yaitu keterlambatan Panitia Pelaksana pada
tanggal 6 Juli 2018, dalam hal ini peserta terlebih dahulu datang di lokasi
pelatihan. Hal ini menjadi bahan evaluasi bagi kepanitiaan agar dapat
tepat waktu pada kegiatan selanjutnya. Sebelum dan setelah kegiatan
diadakan briefing untuk mengevaluasi kinerja kepanitiaan dan
mempersiapkan pelaksanaan kegiatan selanjutnya.
Pada kegiatan penutupan tanggal 7 Agustus 2018, diawali
persiapan dengan mengecek lokasi penutupan yang dilakukan oleh Ketua
Panitia dibantu Pengurus Harian yaitu Rahmawati dan beberapa tempat
menjadi pilihan yaitu BM 101 Psikologi, Ballroom Phinisi lt 2, Gedung
FMIPA dan Aula FIP. Salah satu kendala dalam mempersiapkan lokasi
penutupan yaitu keterbatasan waktu yakni hanya tiga hari sedangkan
dalam pengurusan surat ada beberapa yang meminta surat permohonan
peminjaman ruangan sepengetahuan Pembantu Rektor III. Namun hal ini
dapat teratasi karena bantuan dari Panitia Pelaksana lainnya dan Pengurus
Harian hingga Aula FIP terpilih menjadi lokasi penutupan Training of
Trainer (ToT). Selama persiapan penutupan, Ketua Panitia selalu
berkomunikasi dengan Panitia Pelaksana lainnya agar tidak mengulangi
kesalahan keterlambatan sebelumnya. Pada saat penutupan Training of
Trainer (ToT) kendala yang terjadi yaitu sound system yang bermasalah
dan solusi yang ditempuh yaitu dengan membeli microphone kabel dan
dilakukan peminjaman sound system kepada UKM Pramuka UNM.
Pada pelaksanaan Training of Trainer (ToT), Ketua Panitia
senantiasa mdendapat bantuan dari berbagai pihak termasuk Pengurus
Harian LPM Penalaran UNM, Panitia Pengarah dan Panitia Pelaksana
lainnya. Sepatutnya Ketua Panitia menghaturkan rasa dan ucapan terima
kasih.
18