Anda di halaman 1dari 2

PEMERIKSAAN KANKER PAYUDARA

No. Dokumen
No. Revisi
SOP Tanggal Terbit
Halaman

PEMERINTAH
KABUPATEN
SUKABUMI
Pengertian Pemeriksaan Payudara adalah untuk memastikan bahwa payudara seseorang masih
normal,dan Bila di temukan Infeksi,Tumor atau Kanker Pada Payudara
Tujuan Sebagai acuan dalam melaksanakan pemeriksaan payudara dengan metoda SADARI
maupun Clinical Breast Examination (CBE)
Regulasi - Undang – Undang No.36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan
- Kepmenkes RI No. 796/MENKES/ SK/ VII/ 2010 Tentang Pedoman Teknis
Pengendalian Kanker Payudara dan Kanker Leher Rahim
- Permenkes No. 71 Tahun 2015 Tentang Penanggulangan PTM
Referensi Pedoman Teknis Pengendalian Kanker Payudara dan Kanker Leher Rahim
Prosedur Petugas memeriksa payudara dengan :
1. Inpeksi
a. Petugas melihat bentuk dan ukuran payudara
b. Petugas melihat puting susu dan memperhatikan ukuran dan bentuknya serta
arah jatuhnya apakah menggantung secara seimbang, terdapat ruam atau nyeri
pada kulit dan apakah keluar cairan dari putting
c. Petugas meminta ibu/klien untuk mengangkat kedua tangan ke atas kepala
kemudian menekan kedua tangan d pinggang untuk mengencangkan otot
dadanya (pektoral), lihat apakah ada kelainan
d. Petugas meminta Ibu/Klien untuk membungkukan badannya ke depan untuk
melihat apakah kedua payudara tergantung secara seimbang.
2. Palpasi
a. Petugas meminta ibu/klien berbaring di meja periksa, meletakan sebuah bantal
di bawah punggung pada sisi yang akan diperiksa, petugas meletakan kain
bersih di atas payudar yang tidak sedang diperiksa, petugas meminta ibu
letakan lengan kiri di atas kepala,petugas memperhatikan payudara untuk
melihat apakah tampak sama dengan payudara sebelah kanan dan apakah
terdapat lipatan atau lekukan.
b. Petugas melakukan palpasi payudara dengan menggunakan teknik spiral mulai
dari sisi terluar payudara dengan menggunakan permukaan tiga jari tengah dan
menekan jaringan ikat payudara dengan kuat pada tulang rusuk setelah selesai
tiap satu putaran. Secara bertahap petugas memindahkan jari – jari menuju
areola. Petugas melanjutkan sampai semua bagian diperiksa,dengan
memperhatikan benjolan atau nyeri.
c. Petugas menekan puting payudara atau areola mammae dengan lembut lihat
apakah keluar cairan : bening, keruh atau berdarah dari putting
d. Petugas mencatat pada lembar pemeriksaan
e. Petugas mengulangi langkah pada payudara sebelah kiri
3. Petugas Menunjukan cara kepada Ibu untuk melakukan pemeriksaan payudara
sendiri
4. Petugas meminta ibu untuk memakai Pakaian kembali
5. Petugas menjelaskan temuan kelainan dan melakukan tatalaksana rujukan jika perlu
dan mencatat temuan
Dokumentasi Terkait  Format Pencatatan dan Pelaporan
 Web FKTP Offline maupun Online
 Visum

Rekaman historis perubahan

Tgl. Mulai
No Isi perubahan
Diberlakukan
ALUR DETEKSI DINI KANKER PAYUDARA

Mengajak ibu - ibu dalam kelompok usia 30-50 tahun untuk melakukan penapisan kanker payudara

Melakukan konseling tentang kanker payudara, faktor risiko dan pengendaliannya

Menyusui?
Tingkat Komunitas

Ya Tidak

Kosongkan ASI

Menanyakan apakah Ibu telah melakukan SADARI

Ya Tidak
Tingkat Yankes Primer
Ajarkan SADARI

Ada benjolan / kelainan lainnya ?

Tidak Ya

Lakukan CBE (Clinical Breast Examination)

Ada benjolan / kelainan lainnya ?

Tingkat Yankes Sekunder RUJUK

< 35 tahun > 35 tahun

USG Mammografi

Ada Kelainan

Normal Normal

Radiolog Dokter Bedah Umum / Onkologi

Keterangan:
RS yang belum memiliki fasilitas mammografi, cukup dilakukan USG oleh Radiolog