Anda di halaman 1dari 12

KERANGKA ACUAN KEGIATAN

PROGRAM UKK

DINAS KESEHATAN KABUPATEN CIREBON


UPT PUSKESMAS DTP SINDANGLAUT
Jl. Letjen. M. T. Haryono No. 02 Lemahabang-Cirebon (0231) 635386
Email : pkmsindanglaut@gmail.com, Kode Pos 45183
PEMERINTAH KABUPATEN CIREBON
DINAS KESEHATAN
UPT PUSKESMAS DTP SINDANGLAUT
Jl. Letjen. M. T. Haryono No. 02 Lemahabang-Cirebon (0231) 635386
Email : pkmsindanglaut@gmail.com, Kode Pos 45183

KERANGKA ACUAN KEGIATAN (KAK)


Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) Pembentukan
POS UKK

A. PENDAHULUAN
Makin meningkatnya jumlah pekerja balk di sektor formal maupun informal
dan sebagian besar belum mendapatkan pelayanan kesehatan kerja yang memadai,
serta masih banyak tempat kerja yang belum melaksanakan kesehatan kerja, maka
periu di adakan SMD ( Survey Mawas Diri ) pekeija tentang situasi kerja, Iingkungan
kerja, bahaya kerja ,sehingga dan hasil SMD ini akan bisa di analisis atau dapat di
identifikasi kebutuhan atau masalah pekerja.
Pertemuan tingkat desa bertujuan untuk meningkatkan kepedulian
masyarakat pekerja terhadap pentingnya kesehatan bagi pekerja dengan melibatkan
perangkat desa, pekerja, pengusaha, lintas sektor terkait, LSM, ormas dil. Sehingga
Musyawarah Masyarakat Desa perlu di adakan untuk menetapkan pnionitas masalah
dan menetapkan rencana pemecahan masalah, sehingga masyarakat pekerja dapat
mendapatkan pelayanan kesehatan Iebih dekat dan lebih baik.

B. LATAR BELAKANG
Makin meningkatnya jumlah pekerja balk di sektor formal maupun informal
dan sebagian besar belum mendapatkan pelayanan kesehatan kerja yang memadai,
serta masih banyak tempat kerja yang belum melaksanakan kesehatan kerja, maka
perlu di adakan SMD ( Survey Mawas Diri ) pekerja tentang situasi kerja, lingkungan
kerja,bahaya kerja sehingga dari hasil SMD ini akan bisa di anaIisis atau dapat
diidentifikasi kebutuhan atau masalah pekerja dari hasil SMD ini maka akan di
sampaikan di pertemuan. Musyawarah Masyarakat Desa atau MMD , yang nanti
akan menetapkan prioritas masalah dan pemecahan masalahnya.
C. Tujuan
A. Tujuan Umum
Mewujudkan pekerja yang sehat dan produktif.

B. Tujuan Khusus
1. Agar masyarakat menyadari perlunya kesehatan pada masyarakat pekerja,
dan identifikasi maslah sampa pada pemecahan masalah yang ada di
pekerja.
2. Mencegah terjadinya penyakft akibat kerja, kecelakaan kerja, kelelahan kerja
dan penyakit akibat hubungan kerja pada pekerja.

D. Kegiatan Yang dilaksanakan


Melakukan Musyawarah Masyarakat Desa ( MMD ) tentang pembentakan Pos
UKK.

E. Cara Pelaksanaan Kegiatan


Sebelum melakukan MMD Pembentukan Pos UKK penanggung jawab
program kesehatan kerja melakukan survey tentang kelompok pekerja khususnya
pekerja informal tentang lingkungan, penyakit akibat kerja, kecelakaan akibat kerja
dan penyakit akibat hubungan kerja kesehatan kerja, serta memantau dan manilai
perilaku penggunaan APD oleh masyarakat pekerja dalam melakukan aktifitas kerja
sehari-hari di tempat kerja.

F. Sasaran
Masyarakat pekerja informal baik di sektor pertanian, nelayan, petani garam,
pembuat terasi, pengupas rajungan, dll.

G. Jadwal Kegiatan
Jadwal kegiatan ini dilaksanakan mulai bulan Januari-Desember 2017, jadwal
kegiatan sudah terlampir.

H. Evaluasi Kegiatan
Evaluasi dilakukan dengan cara monitoring kegiatan dan dievaluasi oleh
Kepala UPT Puskesmas Sindanglaut.
I. Pencatatan dan Pelaporan Kegiatan
a. Buku catatan harian kegiatan.
Semua laporan kegiatan dicatat dalam:
b. Laporan bulanan.
c. Laporan tahunan.

J. Biaya Kegiatan
Snack: 28 orang x 1 hari x 1 kali x Rp 10.000 = Rp 280.000
PEMERINTAH KABUPATEN CIREBON
DINAS KESEHATAN
UPT PUSKESMAS DTP SINDANGLAUT
Jl. Letjen. M. T. Haryono No. 02 Lemahabang-Cirebon (0231) 635386
Email : pkmsindanglaut@gmail.com, Kode Pos 45183

KERANGKAACUAN KEGIATAN (KAK)


Pelatihan Kader POS Upaya Kesehatan Kerja ( PO5 UKK )

A. PENDAHULUAN
Untuk mendukung terwujudnya desa siaga maka perlu di kembangkn
berbagai upaya kesehatan berbasis masyarakat (UKBM) yang salah satunya adalah
Pos Upaya Kesehatan Kerja POS UKK ) pos UKK ini di perlukan dalam rangka
memperluas jangkauan pelayanan kerja dasar untuk pekerja, mengingat masih
banyak para pekerja khusunya para pekerja sektor informal yang belum mendapat
pelayanan kesehatan kerja dasar. Undang-undang nomor 36 tahun 2009 tentang
kesehatanpada bab XII kesehatan kerja pasal 164 menyebutakan bahwa Upaya
Kesehatan Kerja di tujukan untuk melindungi pekerja agar hidup sehatdan terbebas
dan gangguankesehatan serta pengaruh buruk yang di akibatkan oleh pekerjaan.

B. Latar Belakang
Pos Upaya KesehatanKerja sangat di perlukan oleh masyarakat khususnya
para pekerja informal dalam pelayanan kesehatan kerja dasar, sehingga mereka
lebih mudah mendapatkan pelayanan kesehatan, Upaya kesehatan kerja di tujukan
untuk melindugi pekerja untuk untuk melindungi pekerja agar hidup sehat dan
terbebas dan gangguan kesehatan serta pengaruh buruk yang di akibatkan oleh
pekerjaan dalam rangka mewujudkan produktifitas kerja yang optimal.
Dalam upaya mendekatkan pelayanan kesehatan kerja pada masyarakat
pekerja, salah satu unsur yang di perlukan adalah Pos Upaya Kesehatan Kerja ( Pos
UKK) di mana pos UKK mi di kelola oleh kader kesehatan kerja yang mempunyai
kesadaran dan kemauan untuk mengabdikan diri secara sukarela untuk
meningkatakan dan memelihara kesehatan diri sendini dan kelompoknya agar dapat
bekerja dengan aman, sehat dan produktif selama bekerja, oleh karena itu perlu di
adakan sosialisasi tentang pembentukan Pos UKK,setelah pelatihan kader Pos UKK
sudah di lakukan.
C. Tujuan
1. Tujuan Umum
Membentuk Pos UKK untuk memberikan pelayanan kesehatan yang meliputi
peningkatan kesehatan,pencegahan penyakit dan pengobatan sederhana bagi
masyarakat pekerja yang beresiko terpajan oleh pekerjaan dan lingkungan
kerjanya sehingga mereka mampu menolong dirinya sendiri.
2. Tujuan Khusus
1. Meningkatkan kemampuan kader POS UKK dalam bidang kesehatan.
2. Mencegah terjadinya penyakit akibat kerja, kecelakaan kerja, kelelahan kerja
dan penyakit akibat hubungan kerja pada pekerja.
3. Mampu memberikan pertolongan pertama pada P3P dan P3K

D. Kegiatan Yang dilaksanakan


Kegiatan Pokok: Melakukan Pelatihan kader POS UKK

E. Cara Pelaksanaan Kegiatan


Memberikan mateni dengan cara ceramah, diskusi praktek kepada peserta pelatihan

F. Sasaran
Pekerja informal (roti, tahu, bronis)

G. Jadwal Kegiatan
Jadwal kegiatan ini dilaksanakan mulai bulan Januari-Desember 2017, jadwal
kegiatan sudah terlampir.

H. Evauasi Kegiatan
Evaluasi dilakukan dengan cara monitoring kegiatan dan dievaluasi oleh
Kepala UPT Puskesmas Sindanglaut.

I. Pencatatan dan Pelaporan Kegiatan


a. Buku catatan harlan kegiatan.
Semua laporan kegiatan dicatat dalam :
a. Laporan bulanan.
b. Laporan tahunan.
PEMERINTAH KABUPATEN CIREBON
DINAS KESEHATAN
UPT PUSKESMAS DTP SINDANGLAUT
Jl. Letjen. M. T. Haryono No. 02 Lemahabang-Cirebon (0231) 635386
Email : pkmsindanglaut@gmail.com, Kode Pos 45183

KERANGKA ACUAN KEGIATAN (KAK)


Pelatihan Kader POS Upaya Kesehatan Kerja ( POS UKK)

A. PENDAHULUAN
Kebijakan pembangunan di bidang kesehatan di tujukan untuk mewujudkan
derajat kesehatan yang optimal bagi seluruh masyarakat pekerja. Undang-undang
nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatanpada bab XII kesehatan kerja pasal 164
menyebutakan bahwa Upaya Kesehatan Kerja di tujukan untuk melindungi pekerjar
agar hidup sehatdan terbebas dan gangguan kesehatan serta pengaruh buruk yang
di akibatkan oleh pekerjaan.
Dalam kondisi perkrmbagan pembangunan kearah industrialisasi di mana
persai ngan pasar semakin ketat,sangat di perlukan tenaga kerja yang sehat dan
produktif .masyarakat pekerja mempunyai peranan dan kedudukan yang
pentingnsebagai pelaku untuk mencapai pembangunan.

B. Latar Belakang
Upaya kesehatan kerja di tujukan untuk melindungi pekerja untuk untuk
melindungi pekerja agar hidup sehat dan terbebas dan gangguan kesehatan serta
pengaruh buruk yang di akibatkan oleh pekerjaan dalam rangka mewujudkan
produktifitas kerja yang optimal.
Dalam upaya mendekatkan pelayanan kesehatan kerja pada masyarakat
pekerja, salah satu unsur yang di perlukan adalah Pos Upaya Kesehatan Kerja ( Pos
UKK) di mana pos UKK ini di kelola oleh kader kesehatankerja yang mempunyal
kesadaran dan kemauan untuk mengabdikan diri secara sukarela untuk
meningkatakan dan memelihara kesehatan din sendiri dan kelompoknya agar dapat
bekerja dengan aman, sehat dan produktif selama bekerja.

A. Dasar Hukum
1. Undang-Undang RI nomor 1 tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja
2. Kepmenkes No. 1758/Menkes/SK/XII/2003 tentang standar pelayanan kerja
dasar
3. Kepmenkes No. 128/Menkes/SK/II/2004 tentang Kebijakan Dasar Pusat
Kesehatan Masyarakat
4. Kepmenkes No. 038/Menkes/SM/2007 tentang Pedoman Pelayanan
Kesehatan Kerja pada Puskesmas Kawasan I Sentra Industri
5. Keputusan Menteri Dalam Negeri dan Otonomi Daerah No.9
tahun 2001 tentang kader Pemberdayaan Masyarakat

B. Tujuan
A. Tujuan Umum
Menciptakan kader Pos UKK yang mumpuni, yang mampu memberikan
pelayanan kesehatan pada pekerja, sehingga dapat meningkatkan dan
memelihara kesehatan din sendiri dan kelompoknya sehngga dapat bekerja
secara aman dan produktif.
B. Tujuan Khusus
1. Meningkatkan kemampuan kader POS UKK dalam bidang kesehatan.
2. Mencegah terjadinya penyakit akibat kerja, kecelakaan kerja, kelelahan
kerja dan penyakit akibat hubungan kerja pada pekerja.
3. Mampu memberikan pertolongan pertama pada P3P dan P3K
4. Akibat hubungan kerja pada pekerja.

C. Kegiatan Yang dilaksanakan


Melakukan Pelatihan kader POS UKK

D. Cara Pelaksanaan Kegiatan


Memberikan materi dengan cara ceramah, diskusi praktek kepada peserta
pelatihan

E. Sasaran
Memberikan materi dengan cara ceramah, diskusi , praktek kepada peserta
pelatihan

F. Jadwal Kegiatan
Dilakukan selama 3 han pada bulan Februar tahun 2017 di aula Puskesmas
Sindanglaut.

G. Evaluasi Kegiatan
Evaluasi dilakukan dengan cara monitoring kegiatan dan dievaluasi oleh Kepala
UPT Puskesmas Sindanglaut.
H. Pencatatan dan Pelaporan Kegiatan
a. Buku catatan harlan kegiatan.
Semua laporan kegiatan dicatat dalam:
b. Laporan bulanan.
c. Laporan tahunan.

I. Biaya Kegiatan
PEMERINTAH KABUPATEN CIREBON
DINAS KESEHATAN
UPT PUSKESMAS DTP SINDANGLAUT
Jl. Letjen. M. T. Haryono No. 02 Lemahabang-Cirebon (0231) 635386
Email : pkmsindanglaut@gmail.com, Kode Pos 45183

KERANGKAACUAN KEGIATAN (KAK)


Sosialisasi dan Orientasi Kesehatan dan Keselamatan Kerja( K3)
Karyawan Puskesmas

A. PENDAHULUAN
Kurangnya pengetahuan dan informasi pekerja formal terhadap kesehatan
dan keselamatan kerja membuat pemerintah membuat undang-undang dan
peraturan pemerintah tentang kesehatan dan keselamatan kerja mi dimaksudkan
untuk melindungi para pekerja dan bahaya-bahaya yang ada di tempat kerja.
Oleh karena itu perlu adanya sosialisasi tentang kesehatan dan keselamatan kerja
sehingga para pekerja dapat selalu waspada terhadap bahaya yang bisa di
timbulkan akibat pekerjaan seperti penyakit akibat kerja dan penyaki hububgan kerja,
sehingga mereka akan selalu menggunakan Alat Pelindung Din untuk meminimalisir
kejadian-kejadian yang tidak di inginkan akibat dan pekerjaannya.

B. Latar Belakang
Alat Pelindung Diri atau di sebut juga dengan APD adalah suatu alat yang
mempunyai kemampuan untuk melindungi seseorang yang fungsinya mengisolasi
sebagian atau seluruh tubuh dan potensi bahaya di tempat kerja, dan definisi di atas
betapa pentingnya perigunaan APD di tempat Kerja tetapi kita sebagai karyawan di
sebuah puskesmas masih kurang perduli terhaap pemakainnya, betapa penting APD
tersebut sehingga dapat melindungi seseorang dan potensi bahaya yang ada di
tempat kerja. Oleh sebab itu perlu di adakan sosialisasi dan orientasi kesehatan dan
keselamatan kerja sehingga mereka atau karyawan dapat mengidentifikasi maslah
yang bisa di timbulkan balk Penyakit Akibat Kerjanya ataupun Penyakit Akibat
Hubungan Kerjanya.

C. Dasar Hukum
1. Undang-Undang RI nomor 1 tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja
2. Undang-Undang RI nomor 13 tentang Ketenagakerjaan
3. Undang-Undang RI nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan
4. Peraturan menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi nomor 2 tahun 1980 tentang
Pemeriksaan Kesehatan Tenaga Kerja dalam Penyelenggaraan Keselamatan
Kerja
5. Peraturan Menteri Tenaga Kerja Dan Transmigrasi republik Indonesia Nomor
Peraturan 08/MEN/VII/2010 tentang Alat Pelindung Diri.

D. Tujuan
A. Tujuan Umum
Mewujudkan pekerja yang sehat dan produktif.

B. Tujuan Khusus
1. Meningkatkan kesadaran karyawan puskesmas khusunya untuk menerapkan
perilaku kesehatan dan keselamatan kerja (K3) dengan balk di tempat
kerjanya masing-masing.
2. Mencegah terjadinya penyakit akibat kerja, kecelakaan kerja, kelelahan kerja
dan penyakit akibat hubungan kerja pada pekenja.

E. Kegiatan Yang dilaksanakan


a. Memberikan undangan kepada karyawan puskesmas bahwa akan dilakukan
sosialisasi dan orientasi kesehatan dan keselamatan kerja kerja (K3) oleh
Puskesmas.
b. Memaparkan materi tentáng kesehatan dan keselamatan kerja.
c. Diskusi
d. Evauasi.
e. Dokumentasi

F. Cara Pelaksanaan Kegiatan


Sebelum melakukan sosialisai dan orientasi kesehatan dan keselamatan
kerja, penanggungjawab program kesehatan kerja akan memantau dan manilai
perilaku penggunaan APD oleh petugas kesehatan di PONED, rawat jalan, rawat
inap dan laboratorium.

G. Sasaran
Petugas yang melayani pasien rawat jalan, rawat inap, PONED dan
laboratorium Puskesmas Sindanglaut

H. Jadwal Kegiatan
Satu kali pada bulan Januari tahun 2017 di aula Puskesmas Sindanglaut.
I. Evaluasi Kegiatan
Evaluasi dilakukan dengan cara monitoring kegiatan dan dievaluasi oleh Kepala UPT
Puskesmas Sindanglaut.

J. Pencatatan dan Pelaporan Kegiatan


a. Buku catatan harian kegiatan.
Semua laporan kegiatan dicatat dalam:
b. Laporan bulanan.
c. Laporan tahunan.

K. Biaya Kegiatan