Anda di halaman 1dari 4

Karangan Deskripsi

Pengertian
Karangan deskripsi adalah suatu tulisan atau karangan yang menggambarkan atau
memaparkan suatu objek, lokasi, keadaan atau benda dengan kata-kata. Biasanya apa yang
kita gambarkan dalam karangan kita merupakan hasil pengamatan panca indra kita.

Jenis Karangan Deskripsi


Secara garis besar ada 2 macam bentuk karangan deskripsi:
1. Deskripsi Ekspositori

Merupakannkarangan yang sangat logis, biasanya merupakan daftar rincian atau hal yang
penting-penting saja yang disusun menurut sistem dan urutan-urutan logis objek yang
diamati.

2. Deskripsi Impresionatis

Merupakan karangan yang menggambarkan impresi penulisnya, atau untuk menetralisir


pembacanya. Deskripsi impresionistis ini lebih menekankan impresi atau kesan penulisnya
ketika melakukan observasi atau ketika melakukan impresi tersebut.

Ciri-Ciri Karangan Deskripsi


Karangan deskripsi memiliki ciri-ciri seperti:

 menggambarkan atau melukiskan sesuatu,


 penggambaran tersebut dilakukan sejelas-jelasnya dengan melibatkan kesan indera,
 membuat pembaca atau pendengar merasakan sendiri atau mengalami sendiri.
Contoh deskripsi berupa fakta:
 Hampir semua pelosok Mentawai indah. Di empat kecamatan masih terdapat hutan yang
masih perawan. Hutan ini menyimpan ratusan jenisflora dan fauna. Hutan Mentawai juga
menyimpan anggrek aneka jenis dan fauna yang hanya terdapat di Mentawai. Siamang
kerdil, lutung Mentawai dan beruk Simakobu adalah contoh primata yang menarik untuk
bahan penelitian dan objek wisata.
Contoh deskripsi berupa fiksi:
 Salju tipis melapis rumput, putih berkilau diseling warna jingga; bayang matahari senja
yang memantul. Angin awal musim dingin bertiup menggigilkan, mempermainkan daun-
daun sisa musim gugur dan menderaikan bulu-bulu burung berwarna kuning kecoklatan
yang sedang meloncat-loncat dari satu ranting ke ranting yang lain.

Pengertian Paragraf Deskriptif (deskripsi)

Paragraf deskripsi adalah paragraf yang menjelaskan kepada pembaca mengenai suatu hal
seperti objek; gagasan; tempat; atau peristiwa melalui perincian dan detail hal tersebut.
Penulis menggunakan ilustrasi untuk menjelaskan hal tersebut melalui keadaan, warna, rasa,
atau kesan yang ada pada hal tersebut. Dengan kata lain, diskripsi adalah melukis atau
memotret benda atau suasana dengan kata-kata.

Tujuan Paragraf Deskriptif

Paragraf deskriptif bertujuan untuk menggambarkan suatu objek sehingga pembaca bisa
seolah-olah melihat, mendengar, merasakan atau mengalami objek dan peristiwa yang
dideskripsikan penulis.

Jenis Paragraf Deskriptif

Secara umum, paragraf deskripsi dibedakan atas tiga macam, yaitu:

1. Paragraf deskripsi spasial adalah paragraf yang melukiskan ruang atau tempat
berlangsungnya suatu peristiwa.
2. Paragraf deskripsi objektif adalah paragraf yang menggambarkan suatu hal atau
orang dengan mengungkapkan identitasnya secara apa adanya sehingga pembaca
dapat membayangkan keadaannya.
3. Paragraf Deskripsi Subjektif, paragraf ini menggambarkan objek seperti tafsiran atau
kesan perasaan penulis.

Ciri-Ciri Paragraf Deskriptif

1. Menggambarkan atau melukiskan sesuatu.


2. Penggambaran tersebut dilakukan sejelas-jelasnya dengan melibatkan kesan indera.
3. Membuat pembaca atau pendengar merasakan sendiri atau mengalami sendiri.

Langkah Menulis Paragraf Deskriptif

1) Cari sebuah topik


Untuk menulis paragraf deskriptif dengan baik, pertama kali yang harus kamu lakukan adalah
1) mencari topik yang bagus, dan 2) mempelajari dengan baik topik tersebut.
Agar lebih mudah pada langkah awal ini, cara terbaik untuk mendapatkan ide topik yang
akan diangkat atau ditulis dalam bentuk paragraf deskriptif adalah melihat apa yang ada
disekelilingmu. Coba berjalan-jalan dirumah, ruang tamu, sampai ke dapur, lihat semua hal
yang ada, tentu kamu akan mendapatkan hal atau objek yang baik untuk ditulis deskriptif.
Sepatu baru, tas kesayangan, meja belajar, dan lain-lain adalah ide menarik yang bisa ditulis
secara deskriptif. Selanjutnya pelajari objek yang sudah kamu dapatkan. Untuk
mempermudah coba ikuti beberapa pertanyaan berikut untuk mempelajari objek yang akan di
tulis.
a) Bagaimana rasa, suara, bau objek ini?
b) Berapa ukurannya?
c) Bagaimana bentuknya?
d) Berapa beratnya?
e) Apa warnanya?
f) Bagimana kondisinya?
g) Kembangkan terus pertanyaan lanjutan sampai kamu benar-benar memahami objek tersebut.

2) Rancanglah sebuah paragraf deskriptif


Setelah kamu memilih sebuah topik dan telah mengoleksi beberapa detail topik tersebut,
kamu sudah siap untuk menyusun paragraf deskriptif dengan merancang paragraf deskriptif
secara kasar. Tulis saja topik utamanya dan semua detail yang telah kamu ketahui.
3) Revisi Paragraf deskriptifmu
Kini saatnya kamu merevisi paragraf kasar yang telah kamu tulis. Konsentrasi saja pada
penyusunan gambaran detail yang kamu buat. Apakah kalimatnya sudah jelas, logis, dan
setiap detail dapat tersusun dengan baik.
4) Cek dan Baca kembali paragraf deskriptifmu
Paragraf deskriptif hasil revisimu sudah selesai, kini saatnya membaca kembali. Ajak teman
kamu untuk membacanya dan minta pendapatnya untuk memperbaiki tulisanmu.
Kamu juga bisa menggunakan beberapa pertanyaan ini untuk cek apakah paragraf
deskriptifmu telah memenuhi syarat.
a) Apakah paragrafmu sudah dimulai dengan sebuah kalimat utama? Sebuah kalimat utama
mengenai objek yang akan jelaskan detailnya.
b) Apakah paragraf sudah konsisten, jelas dan spesifik?
c) Apakah paragraf sudah tersusun dengan kalimat yang lengkap?
d) Apakah semua kalimat pendukung yang berisi gambaran dan penjelasan sudah menjelaskan
kalimat utama di awal paragraf?
e) Apakah kamu sudah mengurutkan deskripsinya dengan baik dan logis?
f) Apakah kamu sudah menutup paragraf dengan kalimat yang mengesankan bahwa objek yang
kamu deskripsikan itu adalah hal yang sepesial, istimewa, atau unik, yang menarik pembaca?

Bila pertanyaan-pertanyaan dasar tersebut telah dapat kamu aplikasikan pada paragraf yang
baru kamu buat, maka kamu sudah mendapatkan sebuah paragraf deskripsi yang baik.
Contoh Karangan Paragraf Deskripsi
Tepat pukul 06.00 aku terbangun, diiringi dengan suara-suara ayam yang berkokok seolah
menyanyi sambil membangunkan orang-orang yang masih tertidur. Serta dapat ku lihat
burung-burung yang berterbangan meninggalkan sarangnya untuk mencari makan. Dari timur
sang surya menyapaku dengan malu-malu untuk menampakkan cahayanya. Aku berjalan
kehalaman depan rumah tepat dihadapan ku ada sebuah jalan besar untuk berlalu lintas dari
kejauhan terlihat sawah-sawah milik para petani yang ditanami padi masih berwarna hijau
terlihat sangat sejuk, indah, dan damai. Dari kejauhan pula terlihat seorang petani yang
sedang membajak sawahnya yang belum ditanami tumbuhan, dan ada juga petani yang
sedang mencari rumput untuk makanan binatang peliharaannya seperti kambing, sapi, dan
kerbau. Didesa ku rata-rata penduduknya berprofesi sebagai petani.

Pagi ini terlihat sangat sibuk, dijalan-jalan terlihat ibu-ibu yang tengah berjalan menuju pasar
untuk berjualan sayuran. Tetangga ku seorang peternak bebek juga tidak kalah sibuknya
dengan orang-orang. Pagi-pagi sekali dia berjalan menggiring bebek-bebeknya kerawa dekat
sawah untuk mencari makanan, bebek-bebek yang pintar mereka berbaris dengan rapi
pengembalanya. Sungguh pemandangan yang sangat menarik dilihat ketika kita bangun tidur.
Dihalaman rumah kakek ku yang menghadap ketimur terdapat pohon-pohon yang rindang,
ada pohon mangga yang sedang berbuah sangat lebat, disamping kiri pohon mangga terdapat
pula pohon jambu air yang belum berbuah karena belum musimnya. Dan disebelah kanan
rumah ada pohon rambutan yang buahnya sangat manis rasanya. Sungguh pemandangan yang
indah desa yang sangat asri dan damai ini adalah desa tempat tinggal kakek ku serta tempat
kelahiran ku. Desa yang bernama Nambahdadi ini adalah tempat yang paling sering aku
kunjungi saat liburan. Selain bias bertemu kakek dan nenek aku juga bias melihat
pemandangan yang indah nan damai.

Sumber : http://kangbull.blogspot.com/2013/05/paragraf-deskripsi-pengertian-jenis.html