Anda di halaman 1dari 2

RINCIAN PRAKTIS BUDIDAYA JAGUNG

Mungkin disini tidak saya jelaskan rinci mengenai bagaimana cara menanam jagung
sampai dengan dipanen, anda bisa mempelajari tata cara penanaman, jarak tanam,
pemeliharaan, pengobbatan penyakit, sampai pemukikan dengan membaca modal budidaya
tani jagung yang lebih lengkap lewat link ini, Budidaya Jagung Organik

Biaya Investasi
1. Drum ; 4buah x Rp 300.000 = Rp 1.200.000
2. Sprayer ; 2 buah x Rp 500.000 = Rp 1.000.000
3. Gembor & ember ; 4 unit x Rp 50.000 = Rp 200.000
4. Saung (untuk tempat istirahat & penyimpanan alat-alat) ; 1 unit x Rp 500.000 = Rp
500.000
5. Gerobag/angkong ; 1 unit x Rp 500.000 = Rp 500.000
6. Terpal (6 x 8 ) ; 2 unit x Rp 300.000 = Rp 600.000
7. Cangkul & peralatan lain ; 2 paket x Rp 300.000 = Rp 600.000
8. Total biaya Investasi = Rp 4.600.000
9. Biaya penyusutan investasi (1 kali budidaya) = Total biaya investasi / 8 kali tanam
Biaya penyusutan per periode tanam = Rp 575.000

Biaya persiapan Lahan


1. Sewa lahan 1 tahun untuk 2 atau 3 x tanam ; 0,33 x Rp 7.000.000 = Rp 2.310.000
2. Pencangkulan / pentraktoran 1 unit x 1 kali x Rp2.500.000 = Rp 2.500.000
3. Penanaman 4 orang x 2 hari x Rp 60.000 = Rp 480.000
4. Total Biaya Persiapan lahan = Rp 5.290.000
Biaya Pemeliharaan, Panen & Pasca Panen
1. Penyulaman ; 1 orang x 1 hari x Rp 60.000 = Rp 60.000
2. Pengocoran & Pemupukan ; 3 orang x 6 hari x Rp60.000 = Rp 1.080.000
3. Penyemprotan ; 3 orang x 4hari x Rp 60.000 = Rp 720.000
4. Penyiangan dan Pembumbunan ; 3 orang x 4 hari x Rp 60.000 = Rp 720.000
5. Pemanenan ; 10 orang x 1 kali x Rp 60.000 = Rp 600.000
6. Pasca panen (Penjemuran, sortir, dll) ; 3 orang x 4 hari x Rp 60.000 = Rp 720.000
7. Pemipilan dgn treaser ; 1 kali x 9000 kg ( 9 ton) x Rp 200 = Rp 1.800.000
8. Total Biaya Pemeliharan, Panen & Pasca Panen = Rp 5.700.000
Biaya SAPROTAN (Sarana Prasarana Pertanian)
1. Benih ; 20 kg x Rp70.000 = Rp 1.400.000
2. Pupuk Kandang 5 ton x Rp500.000 = Rp 2.500.000
3. Pupuk Kimia / Anorganik
Urea ; 150 kg x 3 kali pemupukan x Rp1.900 = Rp 855.000
SP 36; 50 kg x 1 kali pemupukan x Rp2.200 = Rp 110.000
KCL ; 50 kg x 1 kali pemupukan x Rp 2.400 = Rp 120.000
Dolomit 200 kg x 1 kali penebaran x Rp 350 = Rp 70.000
4. Total biaya SAPROTAN = Rp5.055.000
Total Biaya tiap musim tanam Biaya
Penyusutan A + Biaya B + Biaya C + Biaya D + Biaya E
= Rp575.000 + Rp5.290.000 + Rp5.700.000 + Rp5.055.000 = Rp16.620.000

Estimasi Keuntungan bersih


1. Jika bibit yang digunakan adalah bibit yang ideal, estimasi dari panen budidaya
jagung ini akan mencapai minimal 10 sd 12 ton basah dan minimal 9000 kg ( 9 ton )
jagung pipil kering
2. Dengan perkiraan harga jual minimal ; Rp. 3.500,- (jagung pipil kering) Maka
pendapatan kotor adalah ; 9.000 kg x Rp 3.250 = Rp 29.250.000
3. Maka pendapatan bersih /keuntungan per panen yang didapatkan adalah
= Total Pendapatan - Total biaya tiap musim = Rp 29.250.000 - Rp16.620.000= Rp
12.630.000
Begitulah analisa usaha tani jagung dilihat dari segi biaya yang dibutuhkan dan keuntungan
yang kita dapatkan setiap kali panen. Perhitungan tersebut hanya perkiraan, karena hasil
panen tergantung dari cuaca, pemeliharaan dan faltor faktor lain yang mempengaruhi
budidaya jagung. Begitu kiranya, semoga bermanfaat.