Anda di halaman 1dari 32

LAPORAN KEGIATAN HARIAN BIDAN WARAWATUNG

PUSKESMAS LOANG KECAMATAN NAGAWUTUNG


JANUARI – MARET 2016

NAMA : Maria.F.B.Wator Amd.Keb

NRPTT : 24.4.033930

DINAS KESEHATAN
KABUPATEN LEMBATA
KATA PENGANTAR

Puji syukur saya haturkan ke hadirat TYME karena atas rahmat dan karuniaNya sehingga
saya dapat menyelesaikan laporan kegiatan saya sebagai bidan di desa Warawatung. Saya sangat
berharap laporan ini dapat berguna sebagai dokumentasi semua kegiatan yang saya lakukan
sebagai bidan PTT di wilayah kerja saya.

Laporan kegiatan ini menggambarkan tentang pelaksanaan kegiatan bidan desa baik yang
termasuk dalam tugas pokok fungsi bidan maupun tugas tambahan bidan berupa program –
program puskesmas yang harus di jalankan bidan desa sebagai ujung tombak pelayanan
kesehatan masyarakat.

Saya juga menyadari sepenuhnya bahwa dalam laporan ini masih terdapat banyak
kekurangan , oleh karena itu saya berharap adanya kritik, saran dan usulan demi perbaikan
laporan kegiatan bidan yang telah dibuat. Semoga laporan kegiatan ini dapat dipahami oleh
siapapun yang membacanya. Sekiranya laporan kegiatan yang telah dibuat ini dapat bermanfaat
bagi kami sendir maupun pembaca.

Warawatung , April 2016


BAB I

PENDAHULUAN
1. LATAR BELAKANG

Bidan PTT sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan ibu dan anak,mempunyai tugas
pokok menurunkan angka kesakitan dan kematian bayi, ibu hamil, dan ibu nifas serta
meningkatkan cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan.
Salah satu upaya strategis dalam rangka percepatan penurunan jumlah kematian ibu dan
bayi adalah pemantapan manajemen KIA, pengembangan teknis pelayanan, serta peningkatan
KIE yang baik. Dalam upaya pemantapan manajemen perlu dilakukan evaluasi pelayanan
program sebagai bahan untuk mawas diri dan perbaikan pelaksanaan program. Manajemen
program dapat berjalan dengan optimal jika ditunjang oleh data pendukung yang memadai dan
sistem evaluasi yang baik dari data rutin yang dilaporkan oleh bidan desa.
Oleh karena itu perlu dievaluasi kinerja kerja bidan dalam bentuk laporan kegiatan.
Laporan kegiatan dapat digunakan sebagai bukti pertanggung jawaban bidan desa
sebagai bidan PTT. Bidan wajib mencatat dan melaporkan hasil kegiatan pelayanannya secara
baik.
Aspek pelayanan yang didokumentasikan adalah semua pelayanan mandiri yang diberikan oleh
bidan,pelayanan konsultasi dan kolaborasi.

2. TUJUAN
1. Mengetahui kegiatan yang dilakukan oleh bidan desa
2. Mengetahui analisa situasi program KIA di desa
3. Mengevaluasi kinerja kerja bidan
BAB II
LAPORAN KEGIATAN

DATA UMUM DAN DEMOGRAFI

1. Data Geografi
Secara umum desa Warawatung merupakan salah satu desa yang berada di kecamatan
Nagawutung, Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Yang mempunyai
3 dusun dan 9 rukun tetangga. Desa Warawatung mempunyai luas wilayah ± 12,7
km2/ha.
Adapun batas-batas wilayah desa Warawatung :
a. Sebelah Utara berbatasan dengan gunung Labalekan
b. Sebelah Timur berbatasan dengan desa Lusiduawutun
c. Sebelah Selatan berbatasan dengan Laut sawu
d. Sebelah Barat berbatasan dengan desa Idalolong

Desa Warawatung merupakan daerah dataran pesisir pantai dengan sebagian besar
mata pencaharian penduduk adalah petani .

2. Data Demografi
a. Jumlah Penduduk : 265jiwa
b. Jumlah KK : 88
c. Bumil : 4 orang(Ril)
d. Bulin : 2 orang
e. Buteki : 8 orang
f. Neonatal : 2 orang
g. Bayi : 5 orang
h. Balita : 20 orang
3. Sarana
a. Pemerintahan : Kantor Desa,BPD.
b. Olahraga :-
c. Peribadatan :-
4. Sarana Pendidikan :-
5. Sumberdaya Sarana dan Prasarana Kesehatan
a. Sarana Kesehatan :
 Polindes :-
 Posyandu :2
 Bidan KIT :1
b. Tenaga Kesehatan :
 Bidan Desa : 1 0rang
INDIKATOR CAKUPAN PROGAM

A. PELAYANAN ANTENAL
Pelayanan antenatal adalah pelayanan kesehatan oleh tenaga kesehatan untuk ibu selama
masa kehamilannya, yang dilaksanakan sesuai dengan standar pelayanan antenatal yang
di tetapkan dan meliputi kriteria pemeriksaan 11 T :
1. K1 adalah pemeriksaan ibu hamil yang pertama kali mendapat pelayanan
sesuai standar oleh tenaga kesehatan, dengan target 100%.
2. K4 adalah cakupan ibu hamil yang telah memperoleh pelayanan antenatal
sesuai dengan standar paling sedikit 4x dengan distribusi pemberian
pelayanan yang dianjurkan adalah minimal 1x pada trimester I, 1x pada
trimester II dan 2x pada trimester ke III umur kehamilan, dengan target 95%.
Indikator lain yang dapat digunakan untuk melihat kualitas pelayanan antenatal adalah
cakupan Fe1 dan TT1 yang menggambarkan pelayanan antenatal yang berkualitas. Jika
cakupan K1 sama dengan TT1 dan Fe1, tetapi jika semakin besar kesenjangan cakupan
K1 dibanding dengan TT1 maupun Fe1, maka semakin tidak berkualitas pelayanan
antenatal tersebut. Dengan membandingkan kesesuaian antara cakupan K1, TT1 dan Fe1
maka akan di capai angka kualitas pelayanan.

B. PERSALINAN OLEH TENAGA KESEHATAN


Adalah cakupan persalinan oleh tenaga kesehatan yang memiki kompetensi kebidanan di
suatu wilayah kerja pada kurun waktu tertentu. Dengan indicator ini dapat di perkirakan
proporsi persalinan yang ditangani oleh tenaga kesehatan dan ini menggambarkan
kemampuan manajemen program KIA dalam pertolongan persalinan sesuai standar.

C. CAKUPAN INDIKATOR KN1 DAN KN2


Adalah cakupan pelayanan kesehatan sesuai standar yang diberikan oleh tenaga
kesehatan yang kompeten kepada neonates selama periode 0-28 hari setelah lahir, baik di
fasilitas kesehatan maupun kunjungan rumah dengan KN1 adalah kontak pada usia 0-2
hari, KN2 adalah kontak pada usia 3-7 hari dan KN3 adalah kontak pada usia 8-28 hari.

D. CAKUPAN DETEKSI IBU HAMIL RESIKO TINGGI


Adalah cakupan penanganan komplikasi kebidanan yang merupakan pelayanan ibu
dengan komplikasi kebidanan yang mendapat penanganan defenitif sesuai standar oleh
tenaga kesehatan kompeten pada tingkat pelayanan dasar dan rujukan.

E. PELAYANAN NIFAS
Adalah cakupan kontak ibu nifas dengan tenaga kesehatan minimal 3x pada masa 6 jam
sampai dengan 42 hari yang mendapatkan pelayanan dan pemeriksaan kesehatan ibu
nifas sesuai standar, baik di dalam maupun di luar gedung puskesmas termasuk bidan di
desa.
F. UPAYA KESEHATAN KELUARGA BERENCANA
Adalah cakupan pelayanan KB berkualitas sesuai dengan standar dengan menghormati
hak individu sehingga diharapkan mampu meningkatkan derajat kesehatan dan
menurunkan tingkat fertilitas (kesuburan), dengan perbandingan antara jumlah peserta
KB aktif dibandingkan dengan jumlah peserta usia subur (PUS).
LAPORAN KEGIATAN HARIAN

PERIODE JANUARI – MARET

2016

A. JANUARI 2016

Hari/Tanggal Jenis Kegiatan Lokasi Pelaksanaan

Jumad, 01 LIBUR UMUM


Sabtu ,02 LIBUR UMUM
Minggu,03 LIBUR UMUM
Senin ,04 TB
Selasa,05 Di puskesmas loang
Rabu,06 Di puskesmas loang
Kamis,07 Lapor diri di desa warawatung
Jumad,08 Siap barang-barang turun desa
Sabtu,09 Siap barang-barang turun desa
Minggu,10 Turun desa
Senin,11 Posyandu Gedung Jumlah peserta 46 orang
bayi/balita posyandu  Bayi/balita 24 orang
 Ibu sasaran 14 orang
 Bidan 3 orang
 Perkenalan dengan sasaran
 Lakukan penimbangan
 Berikan penyuluhan tentang gizi
Selasa,12 Pelayanan Gedung Jumlah pasien 3 orang
kesehatan dasar posyandu Pasien umum:
dan pemeriksaan  Lakukan pengukuran TTV
ibu hamil  Tanyakan keluhan yang di alami pasien
 Berikan konseling
 Berikan resep dan jelaskan dosis obat
Pasien bumil:
 Lakukan pengukuran TTV
 Tanyakan keluhan yang di alami
 Test urine
 Lakukan pemeriksaan HB
 Lakukan pemeriksaan leopold
 Berikan konseling
 Berikan resep dan jelaskan dosis obat
Rabu,13 Pelayanan Gedung Jumlah pasien 2 orang,
kesehatan dasar posyandu Pasien umum:
dan DDTK,serta  Lakukan pengukuran TTV
pemeriksaan
bumil  Tanyakan keluhan yang di alami pasien
 Berikan konseling
 Berikan resep dan jelaskan dosis obat
Pasien bumil:
 Lakukan pengukuran TTV
 Tanyakan keluhan yang di alami
 Lakukan pemeriksaan HB
 Lakukan pemeriksaan leopold
 Berikan konseling
 Berikan resep dan jelaskan dosis obat
DDTK
 Deteksi dini penyimpangan pertumbuhan
 Deteksi dini penyimpangan perkembangan
 Deteksi dini penyimpangan mental emosional
Kamis,14 Pelayanan Gedung Jumlah pasien 5 orang,
kesehatan dasar posyandu Pasien umum:
 Lakukan pengukuran TTV
 Tanyakan keluhan yang di alami pasien
 Berikan konseling
 Berikan resep dan jelaskan dosis obat
 Pesan kembali jika tidak ada perubahan
Jumad,15 Pelayanan Gedung Jumlah pasien 5 orang,
kesehatan dasar posyandu Pasien umum:
 Lakukan pengukuran TTV
 Tanyakan keluhan yang di alami pasien
 Berikan konseling
 Berikan resep dan jelaskan dosis obat
 Pesan kembali jika tidak ada perubahan

Sabtu,16 Sakit - -
Minggu,17 Libur (hari minggu)
Senin,18 Hantar bumil RSUD Mengantar bumil USG di RSUD Lewoleba
USG Lewoleba
Selasa ,19 Sakit - Periksa di RS Bukit (tipus)
Rabu,20 Istirahat sakit
Kamis,21 Istirahat sakit
Jumad,22 Istirahat sakit
Sabtu,23 Pulang desa
Minggu24 Libur(hari minggu)
Senin,25 Pelayanan Gedung Jumlah pasien 6 orang,
kesehatan dasar posyandu Pasien umum:
 Lakukan pengukuran TTV
 Tanyakan keluhan yang di alami pasien
 Berikan konseling
 Berikan resep dan jelaskan dosis obat
 Pesan kembali jika tidak ada perubahan

Selasa,26 Pelayanan Gedung Jumlah pasien 2 orang,


kesehatan dasar posyandu Pasien umum:
 Lakukan pengukuran TTV
 Tanyakan keluhan yang di alami pasien
 Berikan konseling
 Berikan resep dan jelaskan dosis obat
 Pesan kembali jika tidak ada perubahan

Rabu ,27 Antar laporan Loang Antar laporan di puskesmas loang


Kamis ,28 Urusan di kantor
DINKES
Jumad ,29 Pulang desa
Sabtu ,30 Pencatatan Gedung
posyandu
Minggu ,31 Libur (hari minggu)
B. FEBRUARI 2016

Hari/Tanggal Jenis Kegiatan Lokasi Pelaksanaan

Senin,01 Apel bendera Kantor camat Mengikuti upacara apel bendera di kantor camat nagawutung.
nagawutung
Selasa,02 Pulang desa - -
Rabu ,03 Pelayanan Gedung Jumlah pasien 3 orang,
kesehatan dasar posyandu Pasien umum:
 Lakukan pengukuran TTV
 Tanyakan keluhan yang di alami pasien
 Berikan konseling
 Berikan resep dan jelaskan dosis obat
 Pesan kembali jika tidak ada perubahan

Kamis ,04 Pelayanan Pustu Jumlah sasaran 2 orang


imunisasi lusiduawutun  BCG 1 orang
 DPT3,POLIO4 1orang
Jumad,05 Pelayanan Gedung Jumlah pasien 3 orang,
kesehatan dasar posyandu dan Pasien umum:
dan kunjungan rumah lansia  Lakukan pengukuran TTV
rumah lansia yang  Tanyakan keluhan yang di alami pasien
bermasalah bersangkutan  Berikan konseling
 Berikan resep dan jelaskan dosis obat
 Pesan kembali jika tidak ada perubahan

Sabtu ,06 Pelayanan Gedung Jumlah pasien 5 orang,


kesehatan dasar posyandu Pasien umum:
 Lakukan pengukuran TTV
 Tanyakan keluhan yang di alami pasien
 Berikan konseling
 Berikan resep dan jelaskan dosis obat
 Pesan kembali jika tidak ada perubahan

Minggu ,07 Libur (hari minggu)


Senin ,08 Libur (tanggal merah )
Selasa ,09 Pelayanan Gedung Jumlah pasien 4 orang
kesehatan dasar posyandu  Lakukan pengukuran TTV
 Tanyakan keluhan yang di alami pasien
 Berikan konseling
 Berikan resep dan jelaskan dosis obat
 Pesan kembali jika tidak ada perubahan

Rabu ,10 Dinas di loang Puskesmas Melakukan pemeriksaan pada pasien ANC
loang  Lakukan pengukuran TTV
 Tanyakan keluhan yang di alami pasien
 Berikan konseling
 Berikan resep dan jelaskan dosis obat
 Pesan kembali jika tidak ada perubahan
Kamis, 11 Kunjungan rumah Dusun leubelen Beri konseling pada ibu dan jelaskan tanda-tanda persalinan
bumil di loang
Jumad ,12 Temani ibu Puskesmas Ibu partus spontan, LBK, jam 14.30 wita, bayi perempuan, BB 3900 gr, PB 54 cm
partus loang
Sabtu ,13 Pulang desa - -
Minggu,14 Libur (hari minggu)
Senin ,15 Pelayanan Gedung Jumlah pasien 3 orang
kesehatan dasar posyandu  Lakukan pengukuran TTV
 Tanyakan keluhan yang di alami pasien
 Berikan konseling
 Berikan resep dan jelaskan dosis obat
 Pesan kembali jika tidak ada perubahan

Selasa ,16 Pelayanan Gedung Jumlah pasien 2 orang


kesehatan dasar posyandu  Lakukan pengukuran TTV
 Tanyakan keluhan yang di alami pasien
 Berikan konseling
 Berikan resep dan jelaskan dosis obat
 Pesan kembali jika tidak ada perubahan

Rabu ,17 Pelayanan Gedung Jumlah pasien 4 orang


kesehatan dasar posyandu  Lakukan pengukuran TTV
 Tanyakan keluhan yang di alami pasien
 Berikan konseling
 Berikan resep dan jelaskan dosis obat
 Pesan kembali jika tidak ada perubahan

Kamis, 18 Pelayanan Gedung Jumlah pasien 3 orang


kesehatan dasar posyandu  Lakukan pengukuran TTV
 Tanyakan keluhan yang di alami pasien
 Berikan konseling
 Berikan resep dan jelaskan dosis obat
 Pesan kembali jika tidak ada perubahan

Jumad ,19 Kunjungan ke Lusiduawutun Jumlah anak yang di periksa dan di DDTK :5 orang
KOBER o Lakukan penimbangan BB
st.Yohanes o Mengukur TB
Lusiduawutun o Mengukur LK
o Mendeteksi dini penyimpangan perkembangan
o Mendeteksi dini penyimpangan mental emosional
Sabtu ,20 Kunjungan rumah Dusun 1 o Tanyakan keluhan yang di alami ibu dan bayi
ibu maternal dan (baniraja) o Lakukan pengukuran TTV
bayi bermasalah o Konseling tentang masalah atau sakit yang di alami ibu dan bayi
Minggu, 21 Libur (hari minggu )
Senin ,22 Pelayanan Gedung Jumlah pasien 2 orang
kesehatan dasar posyandu dan  Lakukan pengukuran TTV
dan kunjungan rumah pasien  Tanyakan keluhan yang di alami pasien
rumah pada ibu yang  Berikan konseling
K1 dengan bersangkutan  Berikan resep dan jelaskan dosis obat
ancaman abortus  Pesan kembali jika tidak ada perubahan
 Jelaskan keadaan ibu pada suami dan keluarga

Selasa ,23 Pelayanan Gedung Jumlah pasien 2 orangijin anak


kesehatan dasar posyandu dan  Lakukan pengukuran TTV
dan kunjungan rumah pasien  Tanyakan keluhan yang di alami pasien
rumah pada ibu yang  Berikan konseling
K1 dengan bersangkutan  Berikan resep dan jelaskan dosis obat
ancaman abortus  Pesan kembali jika tidak ada perubahan
 Jelaskan keadaan ibu pada suami dan keluarga
 Jelaskan tentang bedress total pada ibu,suami, dan keluarga

Rabu ,24 Ijin anak sakit Lewoleba Periksa di RS Bukit (malaria tersiana)
Kamis, 25 Ijin anak sakit - -
Jumad ,26 Pulang desa ,dan Puskesmas
rujuk pasien L0ang
abortus dari
lusiduawutun
Sabtu ,27 Pelayanan Gedung Jumlah pasien 3 orang
kesehatan dasar posyandu dan  Lakukan pengukuran TTV
dan kunjungan rumah pasien  Tanyakan keluhan yang di alami pasien
rumah yang  Berikan konseling
bersangkutan  Berikan resep dan jelaskan dosis obat
 Pesan kembali jika tidak ada perubahan

Minggu,28 Libur (hari minggu)


Senin ,29 Pelayanan Gedung Jumlah pasien 3 orang
kesehatan dasar posyandu  Lakukan pengukuran TTV
 Tanyakan keluhan yang di alami pasien
 Berikan konseling
 Berikan resep dan jelaskan dosis obat
 Pesan kembali jika tidak ada perubahan

B. MARET 2016

Hari/Tanggal Jenis Kegiatan Lokasi Pelaksanaan

Selasa ,01 Pelayanan Gedung Jumlah pasien 2 orang


kesehatan dasar posyandu  Lakukan pengukuran TTV
 Tanyakan keluhan yang di alami pasien
 Berikan konseling
 Berikan resep dan jelaskan dosis obat
 Pesan kembali jika tidak ada perubahan

Rabu ,02 Pelayanan Gedung Jumlah pasien 2 orang


kesehatan dasar posyandu  Lakukan pengukuran TTV
 Tanyakan keluhan yang di alami pasien
 Berikan konseling
 Berikan resep dan jelaskan dosis obat
 Pesan kembali jika tidak ada perubahan

Kamis, 03 Pelayanan Gedung Jumlah pasien 2 orang


kesehatan dasar posyandu  Lakukan pengukuran TTV
 Tanyakan keluhan yang di alami pasien
 Berikan konseling
 Berikan resep dan jelaskan dosis obat
 Pesan kembali jika tidak ada perubahan

Jumad,04 Pelayanan Gedung Jumlah pasien 6 orang


kesehatan dasar posyandu  Lakukan pengukuran TTV
 Tanyakan keluhan yang di alami pasien
 Berikan konseling
 Berikan resep dan jelaskan dosis obat
 Pesan kembali jika tidak ada perubahan

Sabtu ,05 Pelayanan Gedung Jumlah pasien 5 orang


kesehatan dasar posyandu  Lakukan pengukuran TTV
 Tanyakan keluhan yang di alami pasien
 Berikan konseling
 Berikan resep dan jelaskan dosis obat
 Pesan kembali jika tidak ada perubahan

Minggu, 06 Libur (hari minggu)


Senin ,07 Pelayanan Gedung Jumlah pasien 2 orang
kesehatan dasar posyandu  Lakukan pengukuran TTV
 Tanyakan keluhan yang di alami pasien
 Berikan konseling
 Berikan resep dan jelaskan dosis obat
 Pesan kembali jika tidak ada perubahan

Selasa ,08 Kegiatan PIN Kantor desa o Jumlah sasaran 26 orang


daN penimbangan warawatung o PIN diberikan pada semua sasaran
bayi/balita o Jumlah balita yang di timbang 26 orang
 Gizi baik 18 orang
 Gizi kurang 7 orang
 Gizi buruk 1 orang
Rabu ,09 Libur (tanggal merah)
Kamis, 10 Dinas di Loang  Melayani pasien yang melakukan pemeriksaan ANC
puskesmas  Observasi pasien nifas
Jumad ,11 Pulang desa - -
Sabtu ,12 Pencatatan Gedung Pencatatan
posyandu
Minggu, 13 Libur (hari minggu )
Senin ,14 Pelayanan Gedung Jumlah pasien 3 orang
kesehatan dasar posyandu  Lakukan pengukuran TTV
 Tanyakan keluhan yang di alami pasien
 Berikan konseling
 Berikan resep dan jelaskan dosis obat
 Pesan kembali jika tidak ada perubahan

Selasa ,15 Pelayanan Gedung Jumlah pasien 1 orang


kesehatan dasar posyandu  Lakukan pengukuran TTV
 Tanyakan keluhan yang di alami pasien
 Berikan konseling
 Berikan resep dan jelaskan dosis obat
 Pesan kembali jika tidak ada perubahan

Rabu ,16 Pelayanan Gedung Jumlah pasien 1 orang


kesehatan dasar posyandu dan  Lakukan pengukuran TTV
dan kunjungan rumah pasien  Tanyakan keluhan yang di alami pasien
rumah yang  Berikan konseling
bersangkutan  Berikan resep dan jelaskan dosis obat
 Pesan kembali jika tidak ada perubahan
 Beritahu jika tidak ada perubahan segera ke puskesmas.

Kamis, 17 Apel di kantor Kantor camat Pertemuan di puskesmas loang


camat Nagawutung
Jumad ,18 Pulang desa - -
Sabtu ,19 Pelayanan Gedung Jumlah pasien 1 orang
kesehatan dasar posyandu  Lakukan pengukuran TTV
 Tanyakan keluhan yang di alami pasien
 Berikan konseling
 Berikan resep dan jelaskan dosis obat
 Pesan kembali jika tidak ada perubahan
 Beritahu jika tidak ada perubahan segera ke puskesmas.

Minggu, 20 Libur (hari minggu)


Senin ,21 Pelayanan Gedung Jumlah pasien 1 orang
kesehatan dasar posyandu dan  Lakukan pengukuran TTV
dan kunjungan rumah pasien  Tanyakan keluhan yang di alami pasien
rumah yang  Berikan konseling
bersangkutan  Berikan resep dan jelaskan dosis obat
 Pesan kembali jika tidak ada perubahan
 Beritahu jika tidak ada perubahan segera ke puskesmas.

Selasa ,22 Pelayanan Gedung Jumlah pasien 1 orang


kesehatan dasar posyandu dan  Lakukan pengukuran TTV
dan kunjungan rumah pasien  Tanyakan keluhan yang di alami pasien
rumah yang  Berikan konseling
bersangkutan  Berikan resep dan jelaskan dosis obat
 Pesan kembali jika tidak ada perubahan
 Beritahu jika tidak ada perubahan segera ke puskesmas.

Rabu ,23 Hantar laporan Puskesmas


loang
Kamis, 24 Libur paskah
Jumad ,25 Libur paskah
Sabtu ,26 Libur paskah
Minggu,27 Libur paskah
Senin ,28 Libur paskah
Selasa ,29 Hantar laporan Puskesmas
loang
Rabu ,30 Pulang desa - -
Kamis, 31 Pelayanan Gedung Jumlah pasien 1 orang
kesehatan dasar posyandu
 Lakukan pengukuran TTV
 Tanyakan keluhan yang di alami pasien
 Berikan konseling
 Berikan resep dan jelaskan dosis obat
 Pesan kembali jika tidak ada perubahan
 Beritahu jika tidak ada perubahan segera ke puskesmas.
BAB III
PENCAPAIAN PROGRAM

A. KESEHATAN IBU DAN ANAK


1. Cakupan K1 dan K4
Table 1.1. Cakupan indikator K1 dan K4

K1 K4
No Hasil Hasil
Bulan Sasaran Sasaran
Abs % Abs %
1. Januari 1 1 16,6 % 0 0 0
2. Februari 1 1 16,6 % 0 0 0
3. Maret 0 0 0% 0 0 0
Total
2 2 33,2 % 0 0 0
(Triwulan)

2. Cakupan Persalinan Nakes dan Non Nakes


Table 1.2. Cakupan Persalinan Nakes dan Non Nakes

Persalinan Nakes Persalinan Non Nakes


No Bulan Hasil Hasil
Sasaran Sasaran
Abs % Abs %
1. Januari 1 1 16,6 % 0 0 0
2. Februari 1 1 16,6 % 0 0 0
3. Maret 0 0 0% 0 0 0
Total
2 2 33,2 % 0 0 0
( Triwulan)
3. Cakupan Pelayanan Nifas ( KF3)
Tabel 1.3.Cakupan Pelayanan Nifas

Pelayanan Bufas
No Bulan Hasil
Sasaran
Absolut %
1. Januari 0 0 0
2. Februari 1 1 16,6
3. Maret 1 1 16,6
Total
2 2 33,2
( Triwulan)

4. Cakupan Pelayanan Neonatal (KN lengkap)


Tabel 1.4. Cakupan Pelayanan Neonatal

Pelayanan Neonatal (KN 3)


No Bulan Hasil
Sasaran
Absolut %
1. Januari 0 0 0
2. Februari 1 1 16,6
3. Maret 1 1 16,6

Total
2 2 33,2
( Triwulan)
5. Cakupan Pelayanan Kesehatan Pada Bayi

Tabel 1.5. Cakupan Pelayanan Kesehatan Pada Bayi

Pelayanan Kesehatan Pada Bayi


No Bulan Hasil
Sasaran
Absolut %
1. Januari 0 0 0
2. Februari 0 0 0
3. Maret 0 0 0

Total
0 0 0
( Triwulan)

6. Cakupan Penanganan Komplikasi Neonatal

Tabel 1.6. Cakupan Penanganan Komplikasi Neonatal

Pelayanan Kesehatan Pada Bayi


No Bulan Hasil
Sasaran
Absolut %
1. Januari 0 0 0
2. Februari 1 1 100
3. Maret 0 0 0

Total
1 1 100
( Triwulan)
7. Cakupan Penanganan Komplikasi Obstetri

Tabel 1.7. Cakupan Penanganan Komplikasi Obstetri

Pelayanan Kesehatan Pada Bayi


No Bulan Hasil
Sasaran
Absolut %
1. Januari 0 0 0
2. Februari 2 2 200
3. Maret 0 0 0

Total
2 2 200
( Triwulan)

8. Deteksi Faktor Resiko Dan Komplikasi Oleh Masyarakat

Tabel 1.8. Deteksi Faktor Resiko Dan Komplikasi Oleh Masyarakat

Deteksi Nakes Deteksi Masyarakat


No Bulan Hasil Hasil
Sasaran Sasaran
Abs % Abs %
1. Januari 0 0 0 0 0 0
2. Februari 0 0 0 0 0 0
3. Maret 0 0 0 0 0 0
Total
0 0 0 0 0 0
( Triwulan)
9. Cakupan Pelayanan Kesehatan Pada Balita (12 – 59 bulan)

Tabel 1.9. Cakupan Pelayanan Kesehatan Pada Balita (12 – 59 bulan)

Pelayanan Kesehatan Pada Bayi


No Bulan Hasil
Sasaran
Absolut %
1. Januari 0 0
2. Februari 1 1
3. Maret 1 1

Total
2 2
( Triwulan)

11.Cakupan Manajemen Terpadu Balita Sakit ( MTBS)

Tabel 1.10.Cakupan Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS)


Pelayanan Kesehatan Pada Bayi
No Bulan Hasil
Sasaran
Absolut %
1. Januari 1 1
2. Februari 1 1
3. Maret 1 1

Total
3 3
( Triwulan)
B. Pelayanan KB
Tabel 1.11. Cakupan Peserta KB Baru

Peserta Peserta
No Bulan Jumlah
KB Baru KB Aktif
PUS
Jumlah % Jumlah %
1. Januari 42 0 0 10 23,80
2. Februari 42 0 0 11 26,19
3. Maret 42 0 0 10 23,80
Total
42 0 0 10 23,80
( Triwulan)

C. Kesehatan Usia Lanjut


Tabel 1.12. Kesehatan Usia Lanjut

Cakupan Usila Yang Mendapat Pelayanan


Kesehatan
No Bulan Lansia Yang
Sasaran Dapat %
Pelayanan
1. Januari 118 15 12,71
2. Februari 118 21 17,79
3. Maret 118 29 24,57

Total
118 65 55,08
( Triwulan)
D. Cakupan Kesehatan Remaja
Tabel 1.13. Cakupan Kesehatan Remaja

Cakupan Remaja Yang Mendapat


Pelayanan Kesehatan
No Bulan RemajaYang
Sasaran Dapat %
Pelayanan
1. Januari 31 5 16,12
2. Februari 31 3 9,67
3. Maret 31 3 9,67

Total
31 11 35,48
( Triwulan)
BAB IV
PENUTUP

A. KESIMPULAN
Sesuai dengan laporan pelayanan kesehatan ibu dan anak didesa Warawatung maka di
tarik beberapa kesimpulan sebagai berikut :
1. Pelayanan KIA yang dilaksanakan merupakan tindakan pencegahan untuk
menurunkan angka kematian ibu dan bayi.
2. Dari hasil laporan kegiatan pertriwulan ( januari – maret tahun 2016 ) dapat dilihat
masih banyak cakupan yang belum mencapai target bahkan ada yang nihil.
3. Kesadaran masyarakat ( Ibu Hamil ) untuk melakukan kontak pertama ( K1 ) masih
kurang atau belum memenuhi target.

B. SARAN
Agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat ditingkatkan maka,ada beberapa hal
yang perlu diperhatikan antara lain :
1. Perlu ditingkatkan kerjasama yang baik antara masyarakat dan tenaga kesehatan
( Bidan ) dalam menunjang pelayanan kesehatan.
2. Diperlukan arti kesadaran masyarakat ( Ibu Hamil ) untuk melakukan kontak pertama
( K1 ) kepada Bidan agar pencapaian target dapat memmenuhi syarat.
3. Hasil laporan ini hendaknya dapat dijadikan masukan dan dapat ditindak lanjut di
institusi Dinas terkait.