Anda di halaman 1dari 121

Unit Kompetensi 19

Menyusun Rencana
Pengelolaan Kontrak
Pengadaan Barang/Jasa
Informasi Umum

Program Pelatihan Diklat Fungsional Pengelola Pengadaan Barang/Jasa

Jenjang Muda

Unit Kompetensi 05 – Menyusun Harga Perkiraan Sendiri

Penulis Burhanudin

Media Pembelajaran Tim Materi Pelatihan Direktorat Pelatihan Kompetensi LKPP

Tanggal 31 Januari 2016 Versi 2

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


Tujuan Umum
Mampu melakukan proses pengidentifikasian titik kritis
dalam pelaksanaan kontrak PBJ dan penyusunan
rencana pengelolaan kontrak barang/jasa pada berbagai
jenis dan sektor organisasi PBJ.

Tujuan Khusus
• Mengidentifikasi titik kritis dalam pelaksanaan kontrak PBJ
• Menyusun rencana pengelolaan pelaksanaan kontrak PBJ

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


PENDAHULUAN

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


Program mutu pekerjaan adalah sebuah program yang
disusun oleh Penyedia dan harus mendapatkan persetujuan
dari Pengguna yang bertujuan untuk memberikan penjaminan
mutu hasil pelaksanaan kontrak atau quality assurance of
contract yang harus disampaikan pada saat Rapat Persiapan
Pelaksanaan Kontrak (RPP/PCM).

Sumber : dfi-eng

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


Sumber : WordPress

• Dalam proses penyusunan draft program mutu,


Penyedia dapat melakukan komunikasi/diskusi dengan Pengguna (PPK).
• Program mutu final harus sudah siap sebelum dilakukan rapat pra-
pelaksanaan kontrak.

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


6
Identifikas Titik Kritis Program
Mutu (1/4)

1. Informasi terhadap perkerjaan yang akan dilaksanakan


2. Pengorganisasian yang ditetapkan oleh Penyedia sesuai
dengan yang diusulkan dalam dokumen penawaran

(Note : Penyedia yang dalam menetapkan organisasi dan personilnya baik


tenaga ahli maupun tenaga terampil serta peralatan yang tidak sesuai dengan
yang ditawarkan harus mengajukan ijin penggantian kepada PPK)

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


7
Identifikas Titik Kritis Program
Mutu (2/4)

3. Jadwal pelaksanaan pekerjaan yang akan digunakan :


a) Bar chart schedule
b) Curva S schdule
c) Network Planning (NWP) Lihat sebagian contoh
dari metode
d) Vector diagram penjadwalan kontrak
khusu untuk kontrak
e) CPM (Critical Path Method) konstruksi
f) Work Breakdown Structure (WBS)
g) PDM (Precedence Diagram Method)

(Note : Penyedia mengajukan jadwal pengendalian pelaksanaan kepada


konsultan pengawas untuk diperiksa selanjutnya dibahas dalam RPP untuk
disetujui oleh PPK, kemudian penyedia, konsultan pengawas maupun pengawas
lapangan serta PPK menandatangani jadwal secara bersama-sama)

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


8
Identifikas Titik Kritis Program
Mutu (3/4)

4. Prosedur memulai pelaksanaan pekerjaan :


a. Persetujuan ijin kerja atau request of work
b. Shop drawing/gambar kerja dan perhitungan rencana
capaian volume atau diagram proses pembuatan/ fabrikasi
c. Rancangan kerja
d. Data pendukung pengujian bahan

5. Tata cara penerbitan prosedur instruksi kerja oleh


Pengguna (PPK) kepada Penyedia yang dicantumkan
dalam request of work/ijin kerja dan persetujuannya

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


9
Identifikas Titik Kritis Program
Mutu (4/4)

6. Program mutu yang diajukan oleh Penyedia dan


sudah disetujui oleh Pengguna dapat direvisi
sesuai dengan kebutuhan berdasarkan kondisi
lokasi pekerjaan/lokasi produksi/lokasi fabrikasi
7. Kewajiban Penyedia melakukan updating atau
pemutakhiran program mutu apabila terjadi
amandemen kontrak yang bersifat mendasar dan
timbulnya peristiwa kompensasi

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


10
CONTOH PENJADWALAN KONTRAK
(UNTUK KONTRAK KONSTRUKSI)

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


11
Macam Metode Penjadwalan
Proyek

Bar Chart

Kurva S

Network

Project Evaluation and Review Technique


(PERT)

Lines of Balance (LOB)


Sumber : basis-plus

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


12
Contoh Bar Chart
Schedule

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


13
Contoh Penjadwalan Dengan Kurva S Atau
Hanumm Curve
Menggunakan Barchart dikombinasi dng Kurva S Rencana

NO KEGIATAN Bobot % 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 BOBOT


KUM

1 GALIAN TANAH 1.464 0.49 0.49 0.49 100

2 PONDASI BATU KALI 3.75 1.25 1.25 1.25 90

3 SLOOF BETON 6.75 2.25 2.25 2.25 80

4 KOLOM DAN BALOK BETON 10.75 2.69 2.69 2.69 2.69 70

5 RING BALOK 5.75 2.88 2.88 60

6 DINDING BATA 18.275 4.57 4.57 4.57 4.57 50

7 PINTU DAN JENDELA 9.75775 3.25 3.25 3.25 40

8 KERAMIK 6.8761 1.72 1.72 1.72 1.72 30

9 CAT 14.57715 3.65 3.65 3.65 3.65 20

10 ATAP 22.05 7.35 7.35 7.35 10

TOTAL 100
RENCANA 0.49 0.49 1.74 3.50 7.91 11.23 12.23 15.88 14.34 13.87 11.00 7.35

RENC.KUM 0.49 0.98 2.72 6.22 14.12 25.35 37.58 53.46 67.80 81.67 92.67 100

AKTUAL

AKT.KUM
14
PRINSIP METODE PENJADWALAN NETWORK
PLANNING
Activity On Arrow Diagram (AOA)

EETi ES X EF EETj

I J
LETi LS Y LF
LETj

i,j = Nomor peristiwa


X = Nama kegiatan
EET = Earliest Event Time (Saat Paling Awal Kegiatan)
LET = Latest Event Time (Saat Paling Lambat Kegiatan)
Y = Durasi kegiatan
ES = Earliest Start Time (Saat paling cepat unt mulai kegiatan)
EF = Earliest Finish Time (Saat paling cepat unt akhir kegiatan)
LS = Latest Start Time (Saat paling lambat unt mulai kegiatan)
LF = Latest Finish Time (Saat paling lambat unt akhir kegiatan)

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


15
Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19
16
CONTOH VECTOR
DIAGRAM

Pekerjaan Pelapisan Jalan dgn AC dgn waktu Juni sd Oktober dan dari Km
0+000 sd Km 4+000 total produksi 850 ton
okt 850 ton

600 ton

sept

450 ton
agust
rencana
200 ton realisasi
juli

juni
0 + 000 1 + 000 2 + 000 3 + 000 4+

Stationing Ruas Jalan


Contoh Critical Path
Method

(Note : Di atas adalah contoh CPM untuk pekerjaan IT)

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


18
Contoh
Work
Breakdow
n Structure

Note : Para Pihak membahas


lebih rinci lagi dari masing-masing
sub pekerjaan ke dalam uraian
rinci (breakdown) meliputi :
volume, kapasitas kerja, alat,
SDM, waktu termasuk waktu
siklus beserta metode kerja
Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19
19
Contoh Prinsip Precedence Diagram
Method

ES No. Keg EF ES No. Keg EF


Start Side
Kegiatan Kegiatan

Finish Side
Durasi Durasi
LS TF LF LS TF LF

Activity On Node Diagram/Precedence Diagram Method (PDM)

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


1. Pembuatan diagram network dengan menggunakan
simpul/node untuk menggambarkan kegiatan.
2. Float, waktu tenggang maksimum dari suatu kegiatan
a) Total Float, adalah float pada kegiatan : LF – ES – Durasi
b) Relation Float (RF), float pada hubungan keterkaitan :

FS, RF = LSj – Efi – Lead, SS, RF = LSj – ESi – Lag


FF, RF = LFj – EFi – Lead, SF, RF = LFj – ESi – Lag

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


21
3. Lag, jumlah waktu tunggu dari suatu periode
kegiatan j terhadap kegiatan i telah dimulai, pada
hubungan SS dan SF.
4. Lead, jumlah waktu yang mendahuluinya dari suatu
periode kegiatan j sesudah kegiatan i belum
selesei, pada hubungan FS dan FF.
5. Dangling, keadaan di mana terdapat beberapa
kegiatan yang tidak mempunyai kegiatan
pendahulu (predecessor) atau kegiatan yang
mengikuti (successor). Agar hubungan kegiatan
tersebut tetap terikat oleh satu kegiatan, dibuatkan
dummy finish dan dummy start.

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


22
MANAJEMEN K3

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


23
Matriks Pendekatan
PDCA

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


24
Siklus OHSAS
18001

Note : OHSAS 18001 : pedoman


pengelolaan risiko spesifik bahaya K3
25
OHSAS
18001

OHSAS 18001 juga memberikan pedoman pengelolaan


risiko yang lebih spesifik untuk bahaya K3 dengan
pendekatan sebagai berikut :
– Eliminasi
– Substitusi
– Pengendalian teknis (engineering control)
– Pengendalian administratif
– Penggunaan alat pelindung diri (APD)

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


INSTRUKSI KERJA

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


27
Instruksi Kerja

• Instruksi Kerja adalah bagian dari Sistem Manajemen Mutu.


• Instruksi Kerja berisi cara kerja atau petunjuk teknis dari suatu
aktivitas atau kegiatan yang berkaitan dengan penjaminan
mutu konstruksi pada tingkat Unit Pelaksana.

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


28
Spesifikasi Teknik baik bersifat umum atau khusus

Dokumen Rapat Pra Pelaksanaan Kontrak/PCM

Acuan Gambar Rencana dan/atau Gambar Barang


Instruksi
Kerja Dokumen Rencana Mutu Kontrak

Dokumen Mutual Check

Berita Acara rapat-rapat Teknis dan Notulen Rapat Teknis


baik di Kantor atau di lokasi pekerjaan

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


29
SISTEM MANAJEMEN MUTU

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


30
Sistem Manajemen
Mutu

Hirarki 1

HIRARKI

Hirarki 3 Hirarki 2

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


31
Pekerjaan
Prosedur Memulai Pelaksanaan
Pekerjaan
1

Persetujuan Ijin Kerja atau Request of Work

Sop drawing/gambar kerja dan perhitungan rencana capaian volume

Rancangan Kerja

Data Pendukung Pengujian Bahan


Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19
32
MUTUAL CHECK

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


33
Mutual
Check

Mutual Check pada progress 0%


disebut juga dengan MC-0 (joint
check) : kegiatan pemeriksaan
lapangan bersama sebelum serah
terima lokasi pekerjaan.
Sumber : Jabar Publisher

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


34
Mutual Check (1)

Menerbitkan Dibuat
BA perhitungan
Penelitian volume
Kontrak ulang

Dibuat justifikasi
teknis

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


35
Mutual Check (MC
0)

PPK • 1
Mutual Check atau Joint Check
dilakukan oleh Panitia Peneliti
Penyedia • 2 Kontrak bersama

Konsultan
Pengawas • 3

Pengawas
Lapangan • 4

Konsultan
Perencanaan
dan Tim Teknis • 5
Lainnya

36
Hasil Mutual
Check

Sumber : Avineon

•• Hasil
Hasil pembahasan
pembahasan Mutual
Mutual Check
Check dituangkan
dituangkan ke ke
dalam BA
dalam BA MC-0%.
MC-0%.
•• Dasar
Dasar dari
dari Mutual
Mutual Check
Check yaitu
yaitu Detail
Detail Engineering
Engineering
Design (DED)
Design (DED) atau
atau gambar
gambar desain
desain dan
dan hasil
hasil ukur
ukur
ulang bersama
ulang bersama di
di lapangan.
lapangan.

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


37
PENGAWASAN PEKERJAAN

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


38
Pengawas Pekerjaan
(1)

Penyediaan barang/jasa termasuk sarana/infrastrukstur


di berbagai bidang pekerjaan harus melalui proses
penyelenggaraan kontrak pekerjaan meliputi:
– Tahap perencanaan barang/jasa termasuk pekerjaan
konstruksi,
– Pelaksanaan beserta pengawasan pekerjaan termasuk
pekerjaan konstruksi, dan
– Operasi serta
– Pemeliharaan.

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


39
KHUSUS UNTUK PEKERJAAN KONSTRUKSI MEMILIKI
UNDANG-UNDANG DAN PERATURAN PEMERINTAH
TENTANG PENYELENGGARAAN JASA KONSTRUKSI

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


40
UU Nomor 18 Tahun
1999

Keteknikan

Keamanan, Keselamatan, dan Kesehatan Tempat Kerja

Perlindungan Sosial Tenaga Kerja

Tata Lingkungan Setempat dan Pengelolaan Lingkungan Hidup

Manfaat untuk masyarakat sesuai dengan perencanaan kelayakan

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


41
Tujuan Pengawasan Pekerjaan
Konstruksi

Tercapainya Tertib
Penyelenggaraan
Aspek
Menjaga
Perencanaan,
Fisik konstruksi,
pengadaan,
Pengawasan manajemen
Penyelenggaraan Hasil Pekerjaan
pelaksanaan dan
Pekerjaan Konstruksi
pengendalian
Konstruksi kontrak di
Non Fisik lingkungan
Departemen
Pekerjaan Umum

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


42
Sasaran Pengawasan
Penyelenggaraan Pekerjaan Konstruksi

Proses perencanaan pekerjaan konstruksi sudah


dilakukan secara taat, lengkap dan benar

Proses pemilihan penyedia jasa sudah dilakukan


secara taat, lengkap dan benar

Proses pelaksanaan pekerjaan konstruksi sudah


dilakukan secara taat, lengkap dan benar

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


43
Ruang Lingkup

• Pengawasan terhadap pemenuhan persyaratan setiap tingkat risiko


1

• Pengawasan terhadap proses perencanaan pekerjaan konstruksi berdasar SNI


2

• Pengawasan terhadap proses pemilihan penyedia jasa yang berkualifikasi


3

• Pengawasan terhadap pengendalian pelaksanaan kontrak


4

• Pengawasan terhadap pelaksanaan kontrak


5

• Pengawasan terhadap tertib administrasi keuangan


6

• Pengawasan terhadap pencapaian manfaat


7

• Pengawasan terhadap risiko kegagalan konstruksi dan kegagalan bangunan


8
Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19
44
TITIK KRITIS KONTRAK
BARANG/JASA

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


45
Kritis

Adalah sebuah keadaan yang sangat krisis dan


berada pada kondisi waktu yang paling
menentukan sehingga berpotensi sebagai faktor
yang dapat menyebabkan masalah tingkat
keburukan dan/atau kegagalan, atau dapat juga
disebut sebagai sesuatu keadaan yang sudah
berada di ambang batas normal dalam
pengelolaan kontrak.

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


46
Titik
Kritis

“Titik kejadian menurut alur proses


pengelolaan kontrak yang harus
mendapat perhatian khusus pada setiap
proses, karena apabila diabaikan dapat
menimbulkan masalah yang buruk
dan/atau dapat menyebabkan terjadinya
kegagalan dalam pengelolaan kontrak”

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


47
Titik Kritis PBJ Bagi
PA/KPA/PPK
Jadwal pelaksanaan pengadaan yang disusun tidak realistis karena tidak
paham atau karena faktor keterlambatan DIPA/DPA

Tidak mengumumkan RUP secara terbuka

Merekayasa sistem ITE dan melakukan penyalahgunaan wewenang

Menetapkan PPK, POKJA ULP/PP, PPHP yang tidak kompeten

Membocorkan dokumen pengadaan dan/atau perincian HPS kepada rekanan

Menetapkan persyaratan lelang yang bersifat diskriminatif secara berlebihan


Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19
Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19
48
Pengertian Titik Kritis dan Pekerjaan
yang Berada pada Lintasan Strategis

1. Bersifat Strategis. Rencana tindakan atau tindakan yang


disusun dan/atau dilakukan berdasarkan strategi (taktik/trick).
2. Berada pada Lintasan Strategis. Merupakan perencanaan
berdasarkan jangka waktu tertentu (jangka panjang/menengah)
yang bersifat umum dan di dalamnya mencakup pengembangan
visi dan misi organisasi, serta tujuan-tujuan pokok yang harus
dicapai organisasi secara keseluruhan.

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


49
Pekerjaaan yang Bersifat
Strategis

“Suatu pekerjaan yang harus dilakukan


berdasarkan rencana strategis dengan
menggunakan cara-cara yang taktis, dan
merupakan pekerjaan yang bersifat sangat
prioritas dibanding pekerjaan lain pada umumnya”

50
Bagaimana Titik Kritis Pekerjaan Harus
dikelola

1
• Surat Perjanjian

2
• SSUK

3
• SSKK

4
• Daftar Kuantitas dan Harga

5
• Spesifikasi Teknis

6
• Gambar Rencana atau Desain

7
• Dokumen Pelengkap Lainnya

8
• Dokumen Administrasi Lain

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


51
Pekerjaan Berada pada Lintasan
Strategis

Lintasan strategis dalam pelaksanaan


pekerjaan/kegiatan kontrak adalah urutan kegiatan
baik penunjang ataupun pokok dalam suatu
pelaksanaan kontrak terutama bagi kontrak dengan
kompleksitas yang tinggi dan bernilai besar.

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


52
Merekonstruksi Ketentuan Hukum, Mengelola
Urutan dan Tahapan Pekerjaan Pada Lintasan
Strategis

1. Proses SPPBJ
2. Proses penyiapan dan penyerahan jaminan pelaksanaan
3. Proses penandatanganan kontrak
4. Proses penyerahan lokasi pekerjaan
5. Proses penerbitan SPMK
6. Proses pelaksanaan PCM/RPP
7. Proses mutual check/joint check
8. …. lanjut

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


53
Merekonstruksi Ketentuan Hukum, Mengelola
Urutan dan Tahapan Pekerjaan Pada Lintasan
Strategis
8. Proses penerbitan amandemen kontrak
9. Proses pengendalian pelaksanaan
10. Proses mengatasi keterlambatan apabila terjadi kontrak
kritis (SCM)
11. Proses perubahan kontrak
12. Proses perpanjangan waktu pelaksanaan
13. Peristiwa kompensasi
14. Proses pengendalian tahap lanjut dan ketaatan sistem
pelaporan
15. Lanjut…

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


54
Merekonstruksi Ketentuan Hukum, Mengelola
Urutan dan Tahapan Pekerjaan Pada Lintasan
Strategis

15. Proses penerbitan, penyerahan jaminan pemeliharaan


16. Proses serah terima pekerjaan
17. Penghentian Kontrak dan Pemutusan Kontrak
18. Proses penerbitan amandemen penutup pada akhir masa
pelaksanaan untuk kontrak harga satuan.

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


55
SENGKETA KONTRAK
SECARA UMUM

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


56
Cara Penyelesaian Sengketa
Kontrak

3. Pilihan
1. Para Pihak
penyelesaian
wajib
sengketa
menyelesaikan
kontrak harus
secara damai
disepakati dan
semua
ditulis secara
perselisihan
jelas dalam
yang timbul
Kontrak

2. Penyelesaian
sengketa antara para
pihak dalam Kontrak

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


57
PENGELOLAAN
JADWAL KONTRAK

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


58
• PPK wajib memahami cara penyusunan rencana
pengelolaan jadwal pelaksanaan kontrak dan
tidak tergantung dari layanan jasa konsultan
• Meskipun ada konsultan perencana yang direkrut
untuk menyusun dokumen perencanaan.

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


59
1 • Jenis pengadaan barang/jasa

2 • Lingkup pekerjaan

3 • Target kuantitas atau target volume yang harus dicapai

4 • Metode dan/atau cara pelaksanaan pekerjaan

5 • Tingkat kerumitan dalam melaksanakan pekerjaan

6
• Ketersediaan tenaga kerja, material, alat yang diperlukan, dan lokasi fabrikasi

7 • Tingkat kemudahan mobilisasi

8 • Kapasitas kerja per satuan waktu  T = V/C

9 • Target yang harus dicapai per satuan waktu

10 • Target kuantitas dan kualitas yang harus dicapai  QAE

60
• Sehingga dengan mempertimbangkan kesepuluh variabel
seperti tersebut di atas akan dapat dihitung jadwal waktu
yang diperlukan.
• Dengan diperolehnya jadwal waktu yang diperlukan,
maka PPK harus membandingkan dengan sisa waktu
yang tersedia sehingga dapat diputuskan layak atau
tidaknya sisa waktu tersebut.

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


61
Memperb
anyak
Mobilisasi Tenaga
Bahan Kerja
dan
Peralatan
Menetapkan
Pabrikan
atau Vendor
dari Bagi Sisa Waktu Terbatas
beberapa
Sumber dapat Digunakan Fast
Track Schedule jika
dimungkinkan

Fast Track Schedule

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


62
Metode Penjadwalan Pelaksanaan
Pekerjaan
1
• Bar Chart Schedule

2
• Curva S Schedule

3
• Network Planning (NWP)

4
• Victor Diagram

5
• CPM (Critical Path Method)

6
• Work Breakdown Structure (WBS)

7
• PDM (Precedence Diagram Method)

• Kombinasi diantara yang diuraikan di atas dengan sistem monitoring


8 yang sangat ketat
Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19
63
RENCANA BIAYA
PELAKSANAAN KONTRAK

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


64
1 • Komponen biaya tenaga kerja
2 • Biaya pengadaan bahan/material
3 • Biaya pengadaan barang-barang fabrikasi
4 • Biaya peralatan kerja
5 • Biaya tenaga ahli
6 • Biaya lainnya
7 • Biaya overtime tenaga kerja
8 • Profit atau keuntungan bagi Penyedia
9 • Biaya sewa akomodasi atau pergudangan

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


65
Data HPS
Harga Pasar Setempat

Informasi biaya satuan yang dipublikasikan secara resmi oleh BPS


Informasi biaya satuan yang dipublikasikan secara resmi oleh asosiasi
terkait
Daftar biaya/tarif b/j yang dikeluarkan oleh pabrikan

Biaya kontrak sebelumnya atau yang sedang berjalan

Inflasi tahun sebelumnya

Hasil perbandingan dengan Kontrak sejenis

Perkiraan perhitungan biaya yang dilakukan oleh konsultan perencana

Indeks harga sesuai yang tertera dalam indikator ekonomi

Informasi lain yang dapat dipertanggung jawabkan


66
KUALITAS
PELAKSANAAN KONTRAK

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19
67
Kualitas Pelaksanaan
Kontrak

Note : Kualitas
Pelaksanaan Kontrak
ditentukan oleh para Pihak Jasa
terutama Pengguna dan Konsultansi Pekerjaan
Penyedia, apabila (Konstruksi
atau non Konstruksi
melibatkan konsultan
maka termasuk konsultan Konstruksi)
berperan menentukan
kualitas kontrak dan
barang/jasa yang
dihasilkan Pengadaan
Barang atau
Jasa lainnya

68
Tahapan Prosedur
Pekerjaan
1
Menerapkan pengendalian secara penuh tahapan-tahapan pelaksanaan
kontrak sesuai dengan ketentuan yang ada dalam SSUK dan SSKK

2
Melakukan pengujian secara check and balance hasil pelaksanaan terhadap
ketentuan pada SSUK dan SSKK

3
Menerapkan tindak turun tangan secara cepat dan tepat apabila terjadi
permasalahan dan hambatan dalam pelaksanaan kontrak

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


69
Kontrol Terhadap Mutu Hasil
Kerja
• Pengguna melakukan pengendalian mutu atau pengujian mutu disetiap
1 tahapan pelaksanaan

• Melakukan tindak turun tangan apabila terdapat kualitas bahan yang


2 digunakan tidak sesuai dengan spesifikasi

• Melakukan tindak turun tangan apabila terdapat kualitas hasil kerja yang
3 dinyatakan cacat mutu kepada Penyedia

• Jika didapati penempatan personil/alat yang tidak sesuai, maka segera


4 memerintahkan untuk dilakukan penggantian.

• Pengguna harus melakukan pemotongan pembayaran apabila personil


5 yang ditempatkan tidak ada atau bertugas tidak sesuai jadwal.
• Apabila produk yang dihasilkan tidak sesuai dan menyimpang dari kaidah keilmuan dan
kejujuran intelektual, maka Pengguna dapat menolak dan mengembalikan produk tersebut
6 untuk diperbaiki.

• Pengendalian mutu termasuk mengendalikan keterlambatan pelaksanaan pekerjaan dan


7 Pengguna wajib melakukan denda terhadap keterlambatan pelaksanaan kontrak.
Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19
70
PENGELOLAAN RISIKO DALAM
PENGELOLAAN KONTRAK

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


71
Risiko Kontrak

Risiko Kontrak adalah Akibat lain dari risiko


“Setiap kemungkinan adalah “terhambatnya
yang dapat terjadi dan pencapaian tujuan
berakibat timbulnya pelaksanaan kontrak
kerugian materiil atau pengadaan barang/jasa
non materiil” pemerintah”

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


72
Proses
Pengelolaan
Risiko

73
Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19
74
Gejala Munculnya
Risiko
1
• Konsolidasi

2
• Globalisasi

3
• Kompleksitas

4 • Langkanya personil

5 • Evolusi teknologi

6 • Diferensiasi pekerjaan

7 • Penawaran terlalu rendah

8 • Regulasi
Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19
75
JENIS-JENIS PENGELOLAAN RISIKO
MENGHINDARI 1. Dilakukan dengan tidak melakukan aktivitas
yang dapat menimbulkan risiko
2. Risiko jauh melebihi manfaat dari aktivitas,
atau risiko sulit diukur
3. Organisasi mempunyai opsi untuk menghindar
4. Menghindari dari risiko seringkali
menghilangkan kesempatan
BERBAGI 5. Memecah proses menjadi tahapan yang
(SHARING) ditangani oleh institusi lain dan masing-masing
bertanggung jawab atas tahapan kerjanya
6. Melakukan joint financing, joint venture
7. Harus dianalisa untuk menentukan apakah
risiko dapat dibagi
TRANSFER 8. Membeli asuransi, reasuransi, melakukan
hedging
9. Memastikan apakah risiko telah benar-benar
ditransfer (tanpa recourse)
10. Mentrasfer risiko menimbulkan risiko baru
bahwa pihak yang menerima transfer
(transferfree) tidak melaksanakan kewajiban
sesuai kesepakatan
MENGURANGI 11. Mengurangi kemungkinan terjadinya risiko
ATAU MEMITIGASI melalui pembuatan prosedur dan pengawasan
RISIKO internal, pelatihan, sosialisasi internal
12. Mengurangi dampak atas terjadinya risiko
melalui contingency plan, Penyediaan
cadangan dana, meningkatkan public relation
MENERIMA 13. Risiko tidak dapat dihindari atau dikurangi
RISIKO karena sudah merupakan bagian integral dari
lingkup kerja organisasi
14. Sudah diamanatkan oleh undang-undang

76
Hubungan
antara
prinsip,
kerangka
kerja dan
proses
manajemen
risiko

77
Komponen
Kerangka
Kerja
Manajemen
Risiko

78
Komponen
Proses
Manajemen
Risiko

79
Pelaksanaan Penanganan
Risiko
• Pihak yang terlibat dalam penangan risiko harus memahami
1 proses pelaksanaan kontrak
• Penyusunan rencana penanganan risiko melibatkan pihak-pihak
2 yang berkepentingan dengan risiko

• Rencana penanganan risiko harus SMART


3

• Memperhatikan dan dialamatkan pada penyebab yang


4 menimbulkan risiko

• Memperhatikan biaya dan manfaat


5

• Bukan untuk mengurangi jumlah risiko tetapi hanya untuk


6 menurunkan level risiko

• Rencana penanganan risiko yang telah disusun harus dijalankan


7
Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19
80
JENIS RISIKO JADWAL
DALAM PELAKSANAAN
KONTRAK

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


81
SPM Memberikan Persepsi Bagi
Pengguna dalam Penetapan
Jadwal

• Menurut Supply Posisitioning Model (SPM) bahwa perlu


menentukan skala prioritas atas penggunaan spesifikasi yang
jelas, serta biaya dan jenis b/j yang akan diadakan.
• Melalui penentuan skala prioritas ini dapat dikenali apakah
diperlukan waktu proses pengadaan yang panjang atau tidak,
sehingga dapat ditentukan sisa waktu tersedia untuk
pelaksanaan kontrak

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


82
Jadwal vs
SCM

Panjang pendeknya rantai pasok dan


proses instalasi

Penetapan
Jadwal Testing dan commissioning

Pelatihan dan proses


administrasinya

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


83
Mengenali
SCM
T

Bottleneck Critical
(Khusus) (Kritikal)
Resiko S
Terhadap R
Kegiatan
Instansi Routine Leverage
(Rutin) (Umum)
D
0 80% of items = 20% of 20% of items = 80% of
value value

84
Posisi dari Pengadaan
Barang/Jasa

Bottleneck Critical
(Khusus) (Kritikal)

Routine Leverage
(Rutin) (Umum)

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


85
Posisi dari Pengadaan
Barang/Jasa
KETERANGAN ROUTINE LEVERAGE BOTTLENECK CRITICAL

Risiko
Pengadaan
Rendah Rendah Tinggi Tinggi
terhadap
Instansi

Variatif Variatif
Jenis
Standart Standart (tidak (tidak
barang/jasa
standart) standart)

Jumlah
Sangat
Penyedia Banyak Sedikit Sedikit
banyak
Barang/Jasa

Jumlah nilai
Rendah Tinggi Rendah Tinggi
pembelian

Daya tarik
Penyedia Rendah Tinggi Rendah Tinggi
Barang/Jasa

86
SPM Pekerjaan
Konstruksi

Bottleneck Critical

Routine Leverage

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


87
Faktor Penyebab Risiko
Jadwal
Tingkat dan sifat spesifikasi barang/jasa

Lama proses (produk dalam negeri atau import)

Kesiapan vendor untuk barang/jasa import dan panjang rantai pasok

Volume barang/jasa

Karakter teknis barang/jasa

Tingkat dan sifat birokrasi setempat

Menetapkan risiko terduga atau tidak terduga


Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19
88
Jenis Risiko
Jadwal
1

Keterlambatan dan diputusnya kontrak

Keterlambatan tetapi tidak diputus kontrak

Kegagalan dalam memenuhi sasaran Penggunaan barang/jasa bagi Pengguna

Sengketa kontrak bila jadwal disusun tidak realistis

Risiko kerugian keuangan atau risiko ekonomi


Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19
89
PENGELOLAAN RISIKO JADWAL
PELAKSANAAN KONTRAK

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


90
Mengelola Risiko
Jadwal
Menetapkan sifat barang/jasa yang akan diadakan

Menetapkan volume dan membuat forecast tentang kemampuan


Penyedia
Mempertimbangkan ketersediaan waktu secara tepat terutama
untuk kontrak tahun tunggal
Mengenali dan mengukur secara merata kapasitas kemampuan
dan permasalahan Penyedia
Menjabarkan kegiatan dan mengelompokkan bagian yang kritis
dan yang tidak kristis

Memilih metode penetapan jadwal secara benar dan terukur

Mengelola penetapan penganggaran dengan jadwal secara tepat


terutama bagi K/L/D/I
Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19
91
Solusi Tindakan Atas Risiko
Jadwal

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


92
JENIS RISIKO BIAYA DALAM
PELAKSANAAN KONTRAK

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


93
Kenaikan
Biaya tak biaya
terduga pengiriman
Jenis Risiko Biaya
Pengurangn Dalam Pelaksanaan
nilai tukar Kontrak
Pajak mata uang
dan Inflasi

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


94
Kenaikan Biaya Pengiriman
(1)

• Risiko akibat kenaikan biaya dalam pengiriman b/j sangat


mungkin terjadi apabila kondisi ekonomi nasional tidak stabil
atau kondisi ekonomi global yang fluaktuatif.
• Langkah yang harus dilakukan adalah bahwa pada saat
Pengguna mengkalkulasikan perkiraan biaya atau HPS harus
menghitung dengan kecermatan dan pengetahuan yang luas.

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19
95
Kenaikan Biaya Pengiriman
(2)
• Teliti jenis pengadaan barang/jasa
1 berdasarkan SPM

• Perhitungkan semua komponen biaya yang


2 mungkin timbul selama kontrak berlangsung.

• Komponen biaya
3

• Pengguna harus melihat perkembangan harga


4 dengan menggunakan indikator ekonomi

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


96
Risiko Nilai Tukar Mata
Uang

Penyedia tidak berminat sehingga proses pemilihan dapat gagal,


kebutuhan gagal dan tertundanya sebagian tupoksi K/L/D/I

Apabila pemilihan sudah terlaksana dan ditetapkan


pemenangnya, kemungkin Penyedia akan tidak bersedia
menandatangani kontrak

Dalam hal kontrak sudah terjadi maka Penyedia akan


berusaha mencari barang yang kemungkinan tidak
memenuhi spec

Dalam hal kontrak sudah terjadi ternyata Penyedia tidak dapat


memperoleh barang/jasa karena HPS terlalu rendah

97
PPN

PPh
Dalam Negeri
Pajak-pajak
daerah

Pajak bagi Pajak-pajak


barang/jasa lain

Pajak dalam
negeri
Import atau
Luar Negeri
Pajak negara
produsen

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


98
Risiko Apabila Tidak Memperhitungkan
Pajak

HPS tidak akurat

Perlu dilakukan kalkulasi ulang

HPS atau harga penawaran yang tidak memperhitungkan beban pajak

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


99
Komponen Biaya Tak
Terduga

Biaya bongkar muat barang

Biaya koordinasi

Biaya keamanan lingkungan


masyarakat

Biaya kehilangan akibat tercecernya


material/spare parts

Biaya lain-lain sebagai bentuk


kepedulian lingkungan

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


100
• Untuk menghindari risiko kegagalan
biaya terutama bagi Penyedia, Penyedia
tersebut harus memiliki seorang cost
estimator yang handal
• Hal ini untuk menghindari terjadi risiko
biaya dalam penawaran agar harga
yang ditawarkan layak dari berbagai
segi, guna menghindari terjadinya
kegagalan pelaksanaan kontrak.

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


101
PENGELOLAAN RISIKO BIAYA
PELAKSANAAN KONTRAK

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


102
Manajemen Risiko Biaya dan Solusi
Tindakan

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


103
JENIS RISIKO KUALITAS DALAM
PELAKSANAAN KONTRAK

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


104
Risiko Kualitas dalam Pelaksanaan Kontrak,
adalah tingkat kemungkinan terjadinya “gap”
kondisi antara hasil dalam pelaksanaan
kontrak dibawah standar/spesifikasi yang
ditentukan dalam kontrak.

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


105
• Spesifikasi Teknis yang ditetapkan tidak sesuai atau tidak jelas
1 kriterianya

• Pelaksanaan pengujian hasil pelaksanaan kontrak oleh


2 Pengguna tidak akurat

• Kurangnya dukungan anggaran bagi Pengguna dalam kegiatan


3 pengujian

• Tidak mampunyai Pengguna yang mengenali lebih dini terjadinya


4 hasil pelaksanaan kontrak yang kualitasnya dibawah spesifikasi

• Pengguna tidak segera memperbaharui dan/atau memperbaiki


5 kondisi yang tidak mendukung

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


106
Faktor Penyebab Risiko Kerusakan
Barang
1
Sistem asembling yang tidak ditetapkan secara baik dalam kontrak

2
Cara pengepakan yang tidak diuraikan dengan jelas

3
Tidak adanya sistem penjaminan kondisi barang melalui pertanggungan asuransi

4
Buruknya penanganan barang pada saat forwarding

5
Tidak profesionalnya tenaga Penyedia yang menangani forwarding dan delivery barang

6
Tidak dimilikinya standar penanganan yang ditetapkan oleh Pengguna

7
Pengguna tidak memiliki siatem monitoring terhadap barang yang diadakan

8
M e n y uDalam
s u n Rhal-hal
e n c a n akerusakan
P e n g e l o lbarang
a a n K oyang
n t r a kdisebabkan
PBJ oleh fungsi operasi
UKbarang
19
107
Akibat dari Risiko Spesifikasi yang kurang
sesuai
Akan menjadi faktor penyebab masalah pada saat dilakukan audit

Akan menjadi potensi risiko hukum pidana bagi Pengguna maupun


Penyedia

Berpotensi terjadinya kegagalan fungsi dan kegagalan manfaat

Potensi terjadinya kegagalan bangunan dan/atau gagal manfaat


bangunan
Pemborosan anggaran dan bila pengadaan/kontrak dibiayai dari
anggaran pemerintah
Tidak tercapainya target kinerja minimal bagi Pengguna
barang/jasa

Tertundanya fungsi pelayanan kepada masyarakat


Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19
108
PENGELOLAAN RISIKO
ATAS KUALITAS

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


109
Manajemen Risiko Kualitas dan
Solusinya

Akibat
PENGGUNA Spesifikasi
Tidak Sesuai

Dikendalikan:

Akibat 1.Manajemen
KONTRAK RISIKO
Pengujian Risiko
KUALITAS
Kurang Tepat 2.Solusi
Terhadap
Terjadinya
Risiko
Akibat
PENYEDIA Kerusakan
Barang
Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19
110
Solusi Tindakan
Atas Risiko
Kualitas

111
DOKUMENTASI RENCANA
PENGELOLAAN KONTRAK

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19
112
Dokumentasi berasal dari kata dokumen yang
berarti barang tertulis. Pelaksanakan metode
dokumentasi, Pengguna dan Penyedia menyelidiki
benda-benda tertulis seperti buku-buku, majalah,
dokumen, peraturan-peraturan dan sebagainya.

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


113
Metode dokumentasi dapat dilaksanakan dengan

Pedoman
Check List
Dokumentasi

• Daftar variabel yang akan


dikumpulkan datanya.
• memuat garis besar atau
Delam hal ini peneliti
kategori yang akan dicari
membubuhkan tanda atau
datanya
tally setiap pemunculan
data yang dimaksud

114
Tahapan dalam
Pendokumentasian
• Setiap satuan organisasi/unit organisasi membuat
1 ringkasan untuk masing-masing jenis informasi

2
• Verifikasi Informasi

3
• Otentikasi Informasi

4
• Pengkodean Informasi

5
• Penataan dan Penyimpanan Informasi

6
• Klarifikasi dokumen
Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19
115
KLAIM (CLAIM)

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


116
Pengertian
Klaim

Klaim
• tuntutan dimana terdapat ketidak cocokan atas apa yang
telah disepakati dalam kontrak yang telah dibuat yang dapat
menimbulkan sengketa antara para pihak (dispute)

Klaim Konstruksi
• klaim yang timbul dari pelaksanaan suatu pekerjaan jasa
konstruksi antara pengguna jasa dan penyedia jasa atau
antara penyedia jasa utama dengan subpenyedia jasa atau
pemasok bahan atau antara pihak luar dengan
pengguna/penyedia jasa yang biasanya mengenai permintaan
tambahan waktu, biaya, atau kompensasi lain.

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


117
Jenis Klaim

• Klaim tambahan biaya dan waktu


1

• Klaim biaya tak langsung


2

• Klaim tambahan waktu


3

• Klaim Kompensasi lain


4

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


118
Penyebab
Klaim

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


119
Penyelesaian Klaim

Negosiasi

Mediasi

Arbitrasi

Litigasi

Mini Trial

Dispute Review Boards

Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19


120
Menyusun Rencana Pengelolaan Kontrak PBJ UK 19

Anda mungkin juga menyukai