Anda di halaman 1dari 3

SKENARIO SIMULASI PENANGANAN KEADAAN DARURAT KEBAKARAN

Lokasi Kejadian : Code Red Terjadi Di Ruang Perawatan Meranti


Pemeran Dalam Simulasi :
Dokter Visite :
Perawat Visite1 :
Perawat Visite2 :
Perawat Ruang Meranti1 :
Perawat Ruang Meranti2 :
Perawat Ruang Meranti3 :
Tim Helm
Helm Merah (Pemadam) :
Helm Biru (Evakuasi) :
Helm Orange (Penyelamat) :
Helm Putih (Pengaman) :
Petugas Piket1 :
Petugas Piket2 :
Pasien1 :
Pasien2 :
Keluarga Pasien1 :
Keluarga Pasien2 :
Pengunjung :

Alur Cerita
Terdapat 2 pasien sedang berbaring, disampingnya keluarga mendampingi.
Dokter dan perawat masuk ke ruangan untuk melakukan visite pagi
Dokter : “Selamat pagi pak, bagaimana keadaannya hari ini?”
(memeriksa pasien, perawat melakukan pengukuran tekanan darah)
Tiba-tiba colokan charger di sudut kamar mengeluarkan asap
Keluarga pasien : “Suster ada asap suster..! Suster..! Saya takut suster! ”

Perawat Meranti1 segera berlari menuju nurse station untuk melaporkan kejadian tersebut
Perawat Meranti1 : “Ade, ada kode merah! Tolong laporkan!”
Perawat Meranti2 : “Oke ! Baik!”

Perawat Meranti2 menelpon piket


Perawat Meranti2 : “Selamat pagi, saya perawat Ade dari ruang
meranti, mau melaporkan ada Kebakaran di
ruang meranti. Tolong segera aktifkan kode red.
Piket1 : “Selamat Pagi, Code Red Segera di Aktifkan”.
Piket1 Menghubungi Kepala Rumah Sakit Melaporkan Telah Terjadi Code Red
di Ruang Meranti.
Piket1 : “Selamat Pagi Karumkit , Ijin Melaporkan telah terjadi Kebakaran di
ruang meranti mohon petunjuk.
Kepala Rumah Sakit : “ Selamat Pagi, Cepat Segera Aktifkan Code Red”.
Piket1 : “Siap Laksanakan Code Red”
Piket1 Mengumumkan Code Red Melalui Pengeras Suara
Piket1 : “Code Red Meranti...Code Red Meranti..Code Red Meranti.... Selama 2
Menit”
Piket2 segera menghubungi petugas listrik untuk segera mematikan aliran listrik di lokal
meranti denga HT.
Piket2 : “Selamat Pagi Petugas Listrik Segera Mematikan Aliran Listrik Ruang
Meranti Ganti”
Petugas Listrik : “Siap Di Terima, Segera Mematikan Aliran Listrik Lokal Meranti.”
Petugas Listrik Segera Menuju Control Aliran Listrik dan mematikan aliran listrik
Petugas Code Red Segera Berkumpul Di Lokasi Kejadian Yang Terdiri Dari :

1. Tim Pemadam – Petugasnya – Dedi Hendri , Paryadi dan Hermansyah


Ketua Tim pemadam Dedi Hendri memakai helm berwarna merah
a) Mengetahui apakah api bisa dipadamkan dengan tabung APAR.
b) Mengetahui dengan pasti letak alat pemadam kebakaran.
c) Mengambil alih dan membawa alat pemadam kebakaran ketempat kejadian.
d) Berusaha memadamkan api dengan Alat Pemadam Api Ringan (APAR)
e) Melokalisir area kebakaran dengan menyingkirkan barang-barang yang mudah
terbakar, menutup jendela-jendela dan pintu agar api tidak menjalar ke area lain.
f) Cegah / melarang orang-orang yang bukan petugas Keselamatan Kebakaran
mendekati lokasi api hanya untuk menyelamatkan barang-barangnya.
2. Tim Evakuasi – Petugasnya – Indra IGD, Guntur IGD, Hilman IGD
Ketua Tim Evakuasi Indra IGD memakai helm berwarna biru
a) Memerintahkan semua karyawan agar segera keluar gedung dengan tertib.
b) Memimpin pelaksanaan Evakuasi.
c) Usahakan orang-orang keluar dengan cepat (jalanlari).
d) Perintahkan wanita-wanita untuk melepas sepatu hak tingginya.
e) Pimpin evakuasi dan berkumpul di lokasi masing-masing yang telah ditentukan.
f) Segera di evaluasi jumlah mereka, bersama-sama dengan Kepala pelaksana
Keselamatan Kebakaran Lantai.
g) Jaga ketat jangan sampai ada yang berusaha masuk ke gedung atau meninggalkan
kelompok, sebelum ada instruksi lebih lanjut
3. Tim Penyelamat – Petugasnya Odang Cendana dan Arisman Igd Serta Suryadi
Ketua Tim Evakuasi Odang memakai helm berwarna Orange

a) Jika terjadi pakaian seseorang terbakar maka “Fire Blanket” harus di selimutkan
pada nyala api tersebut dan memerintahkan orang tersebut untuk berguling-guling
dalam blanket diatas lantai agar di percepat
padam
b) Jika P3K gagal, segera hubungi Rumah Sakit terdekat /ambulance/dokter.
c) Menghitung jumlah karyawan dan melaporkan kepada kepala Pelaksana
Keselamatan Kebakaran

4. Tim Pengaman – Petugasnya Ferry A ( IGD ) dan Usmar ( BPJS )


Ketua tim pengaman Ferry A ( IGD ) memakai helm Putih
a) Mengamankan area kebakaran agar jangan dimasuki orang-orang yang tidak
bertanggung jawab.
b) Mengamankan lokasi penampungan korban.
c) Mengamankan lokasi penempatan penyelamatan dokumen.
d) Dan barang berharga, brangkas, dan lain-lain.
e) Menangkap orang yang mencurigakan, dibawa ke pos jaga/piket di interview
kemudian diserahkan ke Polisi.
f) Mengatur kelancaran ambulance dan mobil unit kebakaran yang memberikan
bantuan
g) Menutup pintu masuk dan melarang kendaraan masuk
h) Menuntun / menyediakan jalur untuk unit mobil Pemadam
i) Melarang orang-orang yang tidak berkentingan memasuki area dan mengeluarkan
kendaraan yang akan keluar
Seluruh Tim Code Red Dan Perawat Ruang Meranti Melakukan Prosedur Code
Red ( Memakai Helm Sesuai Tugas Masing -Masing Kemudian Memadamkan Api,
Mengevakuasi Pasien Dan Keluarga Serta Berkas Status Pasien Melalui Jalur
Evakuasi Dan Menuju Ke Titik Kumpul.
Tim Pemadam Berhasil Memadamkan Api. Ketua Tim Pemadam Segera
Memerintahkan Perawat Ruangan Meranti Untuk Menyampaikan Ke Piket Bahwa
Kebakaran Berhasil Di Atasi.

Dedi Hendri : “Tolong hubungi Piket ! Kode merah Telah Berhasil dipadamkan!”
Lalu Perawat Ade kembali menghubungi Piket
Ade : “Selamat pagi pak, Ijin Memberitahukan Kode Red Telah Berhasil Di Atasi.”
Piket1 : “ Selamat Pagi Terima Kasih Atas Informasinya.
Piket1 segera mengumumkan bahwa code red aman melalui pengeras suara.
Piket1 : ‘Code Red Aman...Code Red Aman...Code Red Aman...