Anda di halaman 1dari 2

Selalu Berkeringat Saat Tidur Malam?

Kenali
Penyebabnya!
Rabu, 25 September 2013 21:00 by mayaindrn | 29734 hits

DREAMERSRADIO.COM - Saat udara sedang panas, berkeringat saat tidur mungkin adalah hal
yang biasa terjadi. Tetapi bila terus-menerus mengalami keringat berlebihan saat tidur tidak
dalam cuaca panas bisa disebabkan oleh banyak hal. Hati-hati kondisi ini bisa jadi tanda
penyakit.

Yuk, kenali penyebab mengapa tubuh mengeluarkan keringat berlebih saat malam hari seperti
dikutip dari Mag For Women :

Efek samping dari mengkonsumsi obat-obatan


Beberapa jenis obat-obatan tertentu memiliki efek samping yang berbeda-beda, salah satu efek
samping mengkonsumsi obat-obatan adalah keringat berlebih di malam hari. Jenis obat-obatan
seperti pil penenang, obat demam, dan juga obat diabetes bisa menyebabkan keringat berlebih
pada malam hari. Sebaiknya konsultasikan pada dokter sebelum mengkonsumsi obat-obatan
untuk meminimalisir efeknya.

Kadar gula darah yang rendah


Mendapati baju dan selimut basah oleh keringat saat bangun pagi dan kepala terasa berat bisa
jadi pertanda kamu mengalami kadar gula darah yang rendah. Pada saat tidur kadar gula darah
dalam tubuh akan turun. Saat cadangan gula dalam rendah tidak ada hal tersebut membuat
tubuh mengeluarkan keringat berlebihan.

Gejala penyakit kanker


Walaupun tidak selalu pasti, tapi berkeringat di malam hari adalah salah satu tanda gejala awal
penyakit kanker. Salah satu jenis penyakit kanker limfoma atau kanker darah menyebabkan
keringat berlebih di malam hari saat tidur. Sebaiknya segera periksa kedokter bila mendapati
tubuh selalu mengeluarkan keringat berlebih di malam hari walaupun cuaca dingin.

Kelebihan hormon tiroid


Wah, ternyata kelebihan hormon tiroid bisa jadi salah satu penyebab tubuh berkeringat saat
tidur kondisi ini dikenal sebagai hyperthyroidism. Hyperthyroidism bisa memicu kelenjar
keringat untuk memproduksi keringat berlebih. Akibatnya tubuh akan mengeleluarkan keringat
berlebih saat malam hari.

Nah, Dreamers bila berkeringat di malam hari masih dalam kategori kewajaran mungkin hal ini
disebabkan oleh cuaca yang memang sedang panas. Sehingga tubuh berkeringat untuk
mendinginkan suhu tubuh. Tapi, bila terus menerus mendapat tubuh berkeringat secara
belerbihan di malam hari, segera kenali penyebabnya dan konsultasikan pada dokter
ahlinya. (mya)
Jakarta, Bangun tidur dalam kondisi basah kuyup biasanya dipicu oleh suhu ruang yang terlalu
panas. Namun berbagai gangguan kesehatan mulai dari efek samping obat hingga gejala kanker juga
bisa memicu keringat berlebih saat tidur di malam hari.

Keringat berlebih saat tidur cukup sering terjadi dan tak jarang dirasakan sangat mengganggu karena
membuat tidur jadi tidak nyaman. Dalam sebuah penelitian terhadap 2.267 orang, 41 persen
mengaku mengalami kondisi ini dalam sebulan terakhir.

Beberapa pemicu keringat berlebih saat tidur antara lain sebagai berikut, seperti dikutip
dariMedicinenet, Minggu (5/6/2011).

1. Menopause
Keluhan umum yang dirasakan para wanita di awal-awal masa menopause adalah hot flashesatau
bercak merah yang terasa panas. Kebanyakan hot flashes tersebut muncul di malam hari dan
memicu keringat berlebih karena suhu tubuh mengalami peningkatan.

2. Hiperhidrosis idiopatik
Beberapa orang memang memiliki gangguan produksi keringat yang disebut hiperhidrosis idiopatik.
Jumlah dan ukuran kelenjar keringatnya normal, namun tidak bisa berfungsi dengan normal karena
berbagai hal yang tidak diketahui pasti sebabnya.

3. Infeksi
Tuberculosis (TBC) merupakan infeksi yang paling sering memicu keringat berlebih di malam hari.
Jenis infeksi lainnya yang juga meningkatkan produksi keringat di malam hari antara lain radang
katub jantung (endocarditis) danHuman Immunodeficiency Virus (HIV).

4. Kanker
Gejala awal pada beberapa jenis kanker ditandai dengan keringat berlebih, khususnya di malam hari.
Jenis kanker yang paling sering disertai gejala ini adalah lymphoma

5. Efek samping obat-obatan


Berbagai obat antidepresi golongan trisiklik maupun selective serotonin reuptake inhibitor(SSRI)
diketahui memiliki efek samping memicu keringat berlebih. Sekitar 8-22 persen pemakai golongan
obat ini mengalami keringat berlebih saat tidur.

6. Hipoglikemia
Kadar gula darah yang terlalu rendah atau hipoglikemia sering memicu keringat berlebih. Penderita
diabetes yang menggunakan insulin atau obat-oat antidiabetes pada malam hari sering mengalami
masalah dengan kondisi seperti ini.

7. Gangguan hormon
Kelebihan hormon tiroid atau hipertiroidisme bisa meningkatkan produksi keringat yang disertai
munculnya bercak-bercak kemerahan di permukaan kulit. Kondisi hormonal lain yang memicu gejala
seperti ini antara lainpheochromocytoma dan carcinoid syndrome.

8. Sindrom kaki gelisah


Gangguan saraf yang ditandai dengan sindrom kaki gelisah (restless leg syndrome) merupakan
gangguan tidur yang memicu keringat berlebih. Menurut penelitian, 66 persen penderita sindrom ini
mengalami keringat berlebih karena selama tidur kakinya terlalu banyak bergerak.