Anda di halaman 1dari 3

Aryanto, 2009, fisika umum pengenalan mistar

MISTAR

A. Pengertian
Mistar atau penggaris adalah alat ukur panjang yang sering digunakan. Alat
ukur ini memiliki skala terkecil 1 mm atau 0,1 cm. Mistar memiliki ketelitian
pengukuran setengah dari skala terkecilnya yaitu 0,5 mm.
Pembacaan skala pada mistar dilakukan dengan kedudukan mata pengamat
tegak lurus dengan skala mistar yang dibaca. Jika kedudukan mata pengamat tidak
tegak lurus dengan skala mistar yang dibaca bisa menyebabkan terjadinya kesalahan
paralaks.

B. Spesfikasi

Mistar memiliki bentuk persegi panjang. Panjang mistar sangat beragam


namun pada umumnya berkisar antara 30-50 cm tergantung kebutuhan. Mistar
biasanya menggunakan skala sentimeter dan inci pada kedua sisinya. Mistar biasanya
terbuat dari bahan plasti atau besi alumunium.

C. Bagian-Bagian Alat
1. Skala, biasanya terdapat 2 skala dalam mistar, satu dalam cm dan yang lainnya
dalam inci
2. Angka, yang berfungsi untuk menunjukkan hasil pengukuran
3. Satuan, untuk mengingatkan tentang satuan dari mistar.
D. Kegunaan, Fungsi, dan Manfaat
1. Sebagai alat ukur panjang
2. Sebagai alat bantu menggaris
3. Menbatasi sesuatu
E. Prinsip Kerja Alat
Mistar mengukur sesuatu dengan menepelya mistar pada permukaan ukur.
Keakuratan penggunaan fisika sangat bergantung pada penempatan dan pengelihatan
pengukur.
F. Cara Menggunakan
1. Letakkan penggaris pada Garis yg ingin diukur panjangnya. Pastikan pada salah
satu ujungnya berada pada titik nol
2. Perhatikan ujung lain pada penggaris,
3. Baca hasil pengukurannya. Jika menggunakan cm, 1 garis adalah 0,1 cm.
G. Jenis dan Macam-Macam Alat
1. Mistar Gambar T
Salah satu jenis mistar yang sering digunakan untuk menggambar teknik adalah
mistar gambar-T. Disebut demikian karena jenis mistar ini memiliki bentuk seperti
huruf T. Mistar jenis ini digunakan untuk menarik garis mendatar. Cara
penggunaannya dengan menggeser-geserkan ujung penuntuk ke tampat yang akan
diberi garis. Ujung penuntun itu biasanya ada di tepi sebelah kiri papan gambar dan
sering disebut dengan bagian kepala.
2. Segitiga Gambar
Selain mistar gambar-T, ada pula jenis mistar segitiga gambar. Mistar model
ini biasanya banyak tersedia di toko-toko alat tulis. Ada dua jenis mistar segitiga,
yaitu mistar segitiga gambar 45° dan mistar segitiga gambar 30° x 60°. Kedua mistar
segitiga gambar tersebut memiliki fungsi sama, sebab keduanya memiliki siku-siku.
3. Skala Incidan Kaki
Jenis mistar seperti ini seperti bentuk mistar panjang yang sering kita gunakan.
Akan tetapi, mempunyai perbedaan yang signifikan. Mistar skala ini memiliki jenis
yang beragam, sesuai tipe yang digunakan untuk jenis teknik gambar. Fungsi skala
inci dan kaki ini adalah untuk memperkecil atau memperbesar ukuran suatu objek
dalam suatu perbandingan tetap, seperti 1/8, 1/4 atau 1/2.
4. Skala Metrik
Jenis mistar skala ini lebih sering dipakai oleh masyarakat yang sering
menggunakan meter sebagai standar pengukuran linear. Di Indonesia skala ini bukan
hal yang asing bagi kita. Pengukuran panjang, volume, permukaan, berat dan
sebagainya dengan menggunakan skala ini adalah termasuk skala metrik dan sah
digunakan sebagai standar internasional atau dunia, meskipun ada sebagian kecil
negara yang belum menggunakannya.

H. K3
1. Tidak meletakan mistar di sembarang tempat
2. Meletakan mistar di bidang datar.
3. Tidak mengalih fungsikan mistar sebagai alat iseng.
I. Praktikum

Pada saat melakukan pengukuran dengan mistar, arah pandangan harus tegak
lurus dengan dengan skala pada mistar dan benda yang diukur. Jika tidak tegak lurus
maka akan menyebabkan kesalahan dalam pengukurannya, bisa lebih besar atau lebih
kecil dari ukuran aslinya.

Anda mungkin juga menyukai