Anda di halaman 1dari 17

TUGAS MICROTEACHING

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN DAN PERANGKATNYA

Disusun oleh :
Kartika Maharani
(A1C215212)

Dosen pengasuh :
Dra. Aulia Ajizah, M. Kes

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI


JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN IPA
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
BANJARMASIN
APRIL
2018
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

I. IDENTITAS
Satuan Pendidikan : Sekolah Menengah Atas (SMA)
Mata Pelajaran : Biologi
Kelas/Semester : X/I (Ganjil)
Materi Pokok : Cynobacteria
Alokasi Waktu : 2 JP

II. KOMPETENSI INTI


K.I 1 Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
K.I 2 Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung
jawab, peduli (gotong royong, kerja sama, toleran, damai), santun,
responsif, dan proaktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari
solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif
dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri
sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
K.I 3 Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual,
konseptual, dan prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang
ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan
wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban
terkait fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan
prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat
dan minatnya untuk memecahkan masalah.
K.I 4 Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah
abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di
sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai
kaidah keilmuan.

III. KOMPETENSI DASAR


1.1 Mengagumi keteraturan dan kompleksitas ciptaan Tuhan tentang
keberadaan bentuk-bentuk kehidupan yang manusia sebelumnya
tidak mengetahui.
2.1 Berperilaku Ilmiah : teliti, tekun, jujur, terhadap data dan fakta,
disiplin, tanggung jawab dan peduli dalam observasi dan eksperimen,
berani dan santun dalam mengajukan pertanyaan dan berargumentasi,
peduli lingkungan, gotong royong, bekerjasama, cinta damai,
berpendapat secara ilmiah dan kritis, responsif dan proaktif dalam
setiap tindakan dan dalam melakukan pengamatan dan percobaan di
dalam kelas/laboratorium maupun di luar kelas/laboratorium.
3.5 Menganalisis ciri-ciri umum struktur tubuh, cara reproduksi dan
peran cynobacteria dalam kehidupan secara teliti dan sistematis.
4.5 Merencanakan dan melaksanakan pengamatan tentang ciri-ciri umum
struktur tubuh, cara reproduksi dan peran cynobacteria dalam
kehidupan dan menyajikan hasil pengamatan dalam bentuk makalah.

IV. INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI


1. 1. 1 Menjelaskan isi kandungan “QS. An-Nahl : 8” tentang keberadaan
bentuk-bentuk kehidupan yang manusia sebelumnya tidak
mengetahui. (C2)
2. 2. 1 Menunjukkan perilaku bertanggung jawab dan santun dalam
mengemukakan pendapat dan melaksanakan pengamatan. (A2)
3. 3. 1 Menguraikan pengertian cyanobacteria. (C4)
3. 3. 2 Menganalsis ciri-ciri cyanobacteria. (C4)
3. 3. 3 Menguraikan struktur tubuh cyanobacteria. (C4)
3. 3. 4 Menganalsis cara reproduksi cyanobacteria. (C4)
3. 3. 5 Menguraikan peranan cyanobacteria bagi kehidupan manusia dan
lingkungan. (C4)

V. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Siswa dapat menguraikan pengertian cyanobacteria melalui studi
literature 80% benar.
2. Siswa dapat menganalsis ciri-ciri cyanobacteria melalui studi literature
80% benar.
3. Siswa dapat menguraikan struktur tubuh cyanobacteria melalui studi
literature 80% benar.
4. Siswa dapat menganalsis cara reproduksi cyanobacteria melalui studi
literature 80% benar.
5. Siswa dapat menguraikan peranan cyanobacteria bagi kehidupan manusia
dan lingkungan melalui studi literature 80% benar.

VI. MATERI PEMBELAJARAN


A. Pengertian Cyanobacteria
Alga atau ganggang Hijau-Biru atau cynobacteria ialah
kelompok Eubacteria (bakteri). Anggota Cyanobacteri tersebar dalam
berbagai tempat misalnya di perairan, tanah, batu-batuan serta bongkahan
batu. Pada umumnya Alga Hijau-Biru melimpah di perairan yang
mempunyai pH Netral atau perairan yang mempunyai sedikit sifat basa.
Sangat jarang dijumpai perairan yang memiliki pH kurang dari 4-5.

B. Ciri-Ciri Cyanobacteria
Cyanobacteria atau disebut juga alga hijau-biru termasuk dalam
kelompok Eubacteria (bakteri). Ciri-ciri organisme yang tergolong
Cyanobacteria adalah sebagai berikut.
a. Bersifat prokariotik, yaitu inti sel tidak memiliki membran inti.
b. Memiliki dinding sel dari bahan selulosa, hemiselulosa, dan pektin.
Bagian terluar dari dinding sel diselubungi oleh lapisan lendir untuk
mencegah sel dari kekeringan.
c. Umumnya uniseluler, tetapi ada beberapa jenis yang multiseluler.
d. Memiliki pigmen fotosintetik berupa klorofil a, karotenoid,
fikosianin, dan kadang-kadang fikoeritrin. Adanya fikosianin
menyebabkan Cyanobacteria memiliki warna khas, yaitu hijau-biru.
Akan tetapi, ada juga Cyanobacteria yang berwarna hitam, kuning,
cokelat, merah, hijau rumput, atau warna campuran.
e. Dapat bergerak dengan gerakan meluncur (lokomosi) untuk yang
uniseluler atau gerakan maju-mundur (osilasi) untuk yang berbentuk
filamen.
f. Tidak memiliki flagela.
g. Sebagian besar anggota Cyanobacteria dapat mengikat nitrogen
bebas dari atmosfer. Proses pengikatan nitrogen terjadi di dalam
heterokista, yaitu sel berdinding tebal dengan isi yang jernih dan
mengandung enzim nitrogenase.
h. Reproduksi secara aseksual dilakukan dengan pembelahan biner,
fragmentasi, dan pembentukan endospora.
i. Dapat menjadi vegetasi perintis, yaitu organisme yang mampu
membuka lahan baru untuk tempat hidup organisme lain.

C. Struktur Tubuh Cyanobacteria


Cyanobacteria dapat berupa sel tunggal (uniseluler) atau berupa
koloni yang terdiri atas beberapa sel (multiseluler). Cyanobacteria yang
uniseluler maupun multiseluler terdiri atas bagian-bagian seperti lapisan
lendir, dinding sel, membran sel, sitoplasma, membran fotosintetik,
mesosom, ribosom, granula penyimpanan, vakuola gas, dan nukleoid.
a. Lapisan lendir
Lapisan lendir merupakan lapisan paling luar yang
berfungsi melindungi tubuh dari kekeringan. Selain itu, lapisan
lendir juga membantu pergerakan meluncur (lokomosi), bergetar,
atau maju-mundur (osilasi).

b. Dinding sel
Dinding sel tersusun dari senyawa selulosa, hemiselulosa,
dan pektin yang berfungsi memberi bentuk serta melindungi sel.
c. Membran sel
Membran sel tersusun dari lipoprotein yang bersifat selektif
permeabel, yaitu hanya dapat dilewati oleh zat-zat tertentu.
Membran sel berfungsi membungkus sitoplasma dan mengatur
pertukaran zat.
d. Sitoplasma
Sitoplasma merupakan larutan koloid yang mengandung air,
protein, lemak, karbohidrat, mineral, dan enzim. Di dalam
sitoplasma, terdapat ribosom, vakuola gas, granula penyimpanan,
protein padat, mesosom, dan nukleoid.
e. Membran fotosintetik
Membran fotosintetik yang disebut juga membran tilakoid
merupakan pelekukan membran sel ke arah dalam sitoplasma. Di
dalam membran tilakoid, terdapat pigmenpigmen fotosintetik seperti
klorofil (hijau), karoten (kuning), fikoeritrin (merah), dan fikosianin
(biru). Perpaduan pigmen-pigmen tersebut menyebabkan
Cyanobacteria memiliki warna yang berbeda-beda, seperti
kekuningan, kecokelatan, kehitaman, hijau kebiruan, hijau cerah,
atau violet.
f. Mesosom
Mesosom merupakan tonjolan membran ke arah dalam
sitoplasma. Mesosom berfungsi menghasilkan energi.
g. Ribosom
Ribosom merupakan organel yang berfungsi sebagai tempat
sintesis protein.
h. Granula penyimpanan
Granula penyimpanan berfungsi sebagai tempat untuk
menyimpan cadangan makanan.
i. Vakuola gas
Vakuola gas berisi udara yang membantu sel-sel
Cyanobacteria mengapung di permukaan air. Dengan begitu,
Cyanobacteria dapat memperoleh cahaya matahari untuk proses
fotosintesis.
j. Nukleoida
Nukleoid merupakan materi genetik yang tersusun dari
DNA dan tidak dikelilingi oleh membran. Nukleoid terletak di lokasi
tertentu pada sel.
D. Reproduksi Cyanobacteria
Cyanobacteria melakukan reproduksi secara aseksual dengan
pembelahan biner, fragmentasi, dan pembentukan endospora.
a. Pembelahan biner
Pembelahan biner dapat terjadi pada Cyanobacteria yang
uniseluler maupun multiseluler. Pada Cyanobacteria uniseluler,
hasil pembelahan dapat memisahkan diri atau tetap bergabung
membentuk koloni, misalnya Gloeocapsa. Sementara itu, pada
Cyanobacteria yang berbentuk filamen (multiseluler), hasil
pembelahan sel akan menambah panjang filamen.

b. Fragmentasi
Fragmentasi terjadi pada Cyanobacteria yang berbentuk
filamen. Fragmentasi dilakukan dengan memutus sebagian
filamennya, yaitu pada sel-sel yang mati. Filamen pendek hasil
pemutusan yang dapat tumbuh disebut hormogonium.
Hormogonium yang terlepas dari induknya akan tumbuh menjadi
Cyanobacteria baru. Contoh Cyanobacteria yang melakukan
fragmentasi adalah Oscillatoria sp.
c. Pembentukan endospora
Endospora dibentuk di dalam akinet, yaitu sel berukuran besar dan
berdinding tebal yang berisi cadangan makanan. Endospora berfungsi
menghadapi kondisi lingkungan yang buruk seperti kekeringan. Jika
lingkungan sudah membaik, endospora akan tumbuh menjadi
Cyanobacteria baru. Contohnya Nostoc sp.

E. Peranan Cyanobacteria bagi Kehidupan Manusia dan Lingkungan


Cyanobacteria memiliki peranan bagi kehidupan manusia dan
lingkungan, baik yang menguntungkan, maupun yang merugikan.
a. Peranan Cyanobacteria yang menguntungkan
1) Bidang pangan
Arthrospira maxima dan Arthrospira platensis dapat diolah
sebagai suplemen makanan dan obat pelangsing.
2) Bidang pertanian
Anabaena azollae dan Anabaena cycadae merupakan
Cyanobacteria yang hidup bersimbiosis dengan organisme lain dan
dapat mengikat nitrogen bebas dari atmosfer. Anabaena azollae yang
hidup bersimbiosis dengan paku air (Azolla pinnata) dapat
menyuburkan tanah pertanian dan menyebabkan air sawah tampak
hijau. Sementara itu, Anabaena cycadae yang hidup bersimbiosis
dengan akar pohon Cycas rumphii (pakis haji) dapat membantu
menyuburkan tanah.
3) Bidang perikanan
 Oscillatoria sp. mengandung protein tinggi yang baik untuk
makanan ikan.
 Chroococcus sp. dapat menghasilkan oksigen di perairan air tawar.
b. Peranan Cyanobacteria yang merugikan
 Gloeocapsa sp. menyebabkan batu menjadi licin.
 Gloeotrichia sp. dan Rivularia sp. menyebabkan blooming dan habitat
menjadi licin.
 Microcystis sp. dan Nodularia sp. membahayakan perairan jika
blooming. Hal ini dikarenakan blooming dapat menghalangi masuknya
udara dan cahaya matahari, serta dapat menghasilkan racun yang dapat
membahayakan organisme lain.
 Nostoc commune menyebabkan batuan dan tanah menjadi licin, serta
batuan candi menjadi lapuk.

VII. STRATEGI PEMBELAJARAN


Pendekatan : Saintifik
Model : Discovery Learning
Metode : Ceramah, diskusi, tanya jawab, penugasan.
VIII. MEDIA, ALAT, DAN SUMBER BELAJAR
Media : PPT, LKPD.
Alat : Papan tulis, Spidol, Laptop, LCD.
Sumber Belajar : Buku SMA Biologi Kelas X.

IX. KEGIATAN PEMBELAJARAN


Tahap Kegiatan Belajar Mengajar Skor
Kegiatan Kegiatan Guru Kegiatan Siswa 1 2 3 4
Awal (Persiapan Kelas)
5 Menit
1. Guru masuk kelas dan 1. Siswa menjawab
memberi salam. salam.
2. Guru meminta salah satu 2. Salah satu siswa
siswa untuk memimpin memimpin do’a.
berdo’a.
3. Guru memanggil nama 3. Siswa mengangkat
siswa untuk mengecek tangan ketika
kehadiran siswa. namanya dipanggil.
4. Guru menyampaikan 4. Siswa
IPK, tujuan mendengarkan
pembelajaran, dan penyampaian guru
model pembelajaran. dengan seksama.
(Motivasi)
5 Menit
5. Guru menunjuk seorang 5. Salah seorang
siswa/i untuk siswa/i untuk
membacakan “QS. An- membacakan “QS.
Nahl : 8” An-Nahl : 8”

6. Guru meminta siswa 6. Siswa


untuk menyampaikan menyampaikan
pendapatnya dengan pendapatnya.
santun terkait ayat yang
sudah dibacakan
mengenai hubungannya
dengan materi
pembelajaran.
7. Guru menjelaskan 7. Siswa
kaitan ayat dengan mendengarkan
materi pembelajaran. penjelaskan guru
Inti 70 Menit
Stimulation
(stimulasi/pemberian
rangsangan)
8. Guru memberikan 8. Siswa menjawab
pertanyaan untuk pertanyaan guru
merangsang pemikiran
siswa dalam
merumuskan masalah
dengan pertanyaan
“Apa yang kalian
ketahui tentang
cyanobacteria?”
9. Guru mengarahkan 9. Siswa mencari dan
siswa untuk mencari mengamati berbagai
dan mengamati informasi dari
berbagai informasi berbagai sumber
tentang Cynobacteria (buku, internet dan
(dari berbagai sumber literatur lain)
(buku, internet dan
literatur lain)
10. Guru 10. Siswa menyimak
menyampaikan penjelasan guru
infomasi tambahan
mengenai materi yang
dipelajari untuk
mengembangkan
kreatifitas dan
kemampuan, serta rasa
ingin tau sehingga
membentuk pikiran
kritis mengenai materi
yang disampaikan.

Problem statement
(pernyataan/identifikasi
masalah)
11. Setelah siswa 11. Siswa merumuskan
mengetahui masalah tentang
cynobacteria cynobacteria
Data collection
(pengumpulan data)
12. Guru membimbing 12. Siswa mencari dan
siswa dalam mencari mengumpulkan
dan mengumpulkan informasi melalui
informasi melalui berbagai sumber
berbagai sumber seperti seperti buku, artikel
buku, artikel dan dan sebagainya.
sebagainya.
Data processing
(pengolahan data)
13. Guru membimbing 13. Siswa mengolah data
siswa untuk mengolah yang sudah
data yang sudah dikumpulkan dengan
dikumpulkan siswa menuliskan
yaitu dengan meminta informasi yang
siswa menuliskan didapatkannya
informasi yang dalam LKPD
didapatkannya dalam melalui proses
LKPD melalui proses diskusi
diskusi.
Verification (pembuktian)
14. Guru membimbing 14. Siswa melakukan
siswa dalam melakukan verifikasi data.
verifikasi data.
Generalization (menarik
kesimpulan/generalisasi)
15. Guru memberikan 15. Siswa melakukan
kesempatan pada siswa diskusi antar teman
untuk melakukan sebangku tentang
diskusi antar teman materi yang
sebangku tentang dipelajarinya
materi yang
dipelajarinya
16. Guru meminta 16. Siswa
beberapa siswa untuk mengkomunikasikan
mengkomunikasikan data yang
data yang diperolehnya diperolehnya melalui
melalui diskusi didepan diskusi didepan
kelas kelas
17. Guru memberikan 17. Siswa yang belum
kesempatan kepada paham tentang
siswa untuk bertanya materi yang belum
apabila ada materi yang dipahaminya
belum dipahaminya
18. Guru membimbing 18. Siswa membuat
siswa dalam menarik kesimpulan tentang
kesimpulan tentang materi yang sudah
materi yang sudah dipelajari.
dipelajari.
19. Guru memberikan 19. Siswa mengerjakan
evaluasi evaluasi

10 Menit
20. Guru memberikan 20. Siswa mencatat dan
penugasan kepada mengerjakan tugas
siswa untuk membuat
Penutup makalah dengan judul
cynobacteria
21. Guru menutup 21. Siswa menjawab
pembelajaran dengan salam
mengucapkan salam

X. PENILAIAN
TEKNIK DAN BENTUK INSTRUMEN
Teknik Bentuk Instrumen
a. Penilaian Sikap Lembar penilaian sikap dan rubrik
(Afektif)
b. sPenilaian Kognitif Tes tertulis/evaluasi
c. Penilaian Psikomotor Lembar penilaian psikomotorik dan
rubric

a. Penilaian Sikap (Afektif)


Berilah tanda (√) pada kolom skor sesuai dengan sikap afektif yang
ditunjukkan peserta didik dengan kriteria sebagai berikut :
3 (Baik) : Jika peserta didik memenuhi semua kriteria butir penilaian
2 (Cukup) : Jika peserta didik hanya memenuhi 2 kriteria butir penialaian
1 (Kurang) : Jika peserta didik hnya memenuhi 1 kriteria butir penilaian
Tanggung Total
Santun Nilai
No Nama Siswa jawab Skor
1 2 3 1 2 3
1.
2.
3.
Dst.
Rubrik Penilaian Sikap (Afektif)
Aspek yang
Kriteria butir penilaian
dinilai
Mengajukan pertanyaan dengan terlebih dahulu
mengacungkan tangan dan memperkenalkan diri
Santun Menyampaikan pendapat/menjawab pertanyaan
dengan bahasa yang santun dan mudah dimengerti
Menghargai pendapat teman
Mengerjakan tugas yang diberikan guru dengan
baik dan mengumpul tepat waktu
Mengikuti ulangan harian, ujian tengah semester
Tanggung jawab
dan ujian akhir semester
Menjalankan amanah yang diberikan oleh guru
dengan baik

b. Penilaian Psikomotor
Berilah tanda (√) pada kolom skor sesuai dengan sikap psikomotor yang
ditunjukkan peserta didik dengan kriteria sebagai berikut :
3 (Baik) : Jika peserta didik memenuhi semua kriteria butir penilaian
2 (Cukup) : Jika peserta didik hanya memenuhi 2 kriteria butir penialaian
1 (Kurang) : Jika peserta didik hnya memenuhi 1 kriteria butir penilaian
Mengum
Mengolah Hasil Jumlah
pulkan
No Nama Siswa data tugas Skor Nilai
data
1 2 3 1 2 3 1 2 3
1.
2.
3.
4.
Rubrik Penilaian Psikomotorik
Aspek Yang Kategori
No Kriteria Butir Penialaian
Dinilai skor
1 Mengumpulkan Siswa mengumpulkan data sangat lengkap dari 3 (baik)
data sumber yang dapat dipercaya dan sesuai dengan
konsep pembelajaran
Siswa mengumpulkan data kurang lengkap dari
sumber yang dapat dipercaya dan sesuai dengan 2 (cukup)
konsep pembelajaran
Siswa mengumpulkan data dari sumber yang
kurang dapat dipercaya dan kurang sesuai dengan 1 (kurang)
konsep pembelajaran
2 Mengolah data Siswa mengolah data dengan rapi 3 (baik)
Siswa mengolah data dengan acak atau kurang
2 (cukup)
rapi
Siswa tidak mengolah data 1 (kurang)
3 Hasil tugas Siswa mengerjakan tugas dengan rapi dan sesuai
3 (baik)
konsep
Siswa mengerjakan tugas tidak sesuai konsep 2 (cukup)
Siswa tidak mengerjakan tugas 1 (kurang)
XI. EVALUASI
Pilihlah jawaban yang benar dari pilihan jawaban a, b, c, dan d di bawah
ini !
1. Yang bukan merupakan habitat cyanobacteria adalah…
a. Perairan
b. Tanah
c. Bebatuan
d. Pasir

2. Berikut merupakan ciri cyanobacteria, kecuali…


a. Bersifat prokariotik
b. Memiliki flagela
c. Memiliki dinding sel dari bahan selulosa, hemiselulosa, dan pektin
d. Memiliki pigmen fotosintetik berupa klorofil a, karotenoid, fikosianin,
dan kadang-kadang fikoeritrin

3. Cyanobacteria yang uniseluler maupun multiseluler terdiri atas…


a. Lapisan lendir, dinding sel, membran sel, sitoplasma, membran
fotosintetik, mesosom, ribosom, granula penyimpanan, vakuola gas,
dan nukleoid.
b. Lapisan lendir, dinding sel, membran sel, sitoplasma, membran
fotosintetik, mesosom, ribosom, flagela, vakuola gas, dan nukleoid.
c. Flagela, dinding sel, membran sel, sitoplasma, membran fotosintetik,
mesosom, ribosom, granula penyimpanan, vakuola gas, dan nukleoid.
d. Lapisan lendir, dinding sel, membran sel, sitoplasma, membran
fotosintetik, mesosom, ribosom, vakuola gas, dan nukleoid.

4. Berikut merupakan cara reproduksi cyanobacteria, kecuali…


a. Reproduksi seksual
b. Reproduksi aseksual
c. Pembelahan biner
d. Fragmentasi dan pembentukan endospora
5. Cyanobacteria yang dimanfaatkan dalam bidang pertanian adalah…
a. Arthrospira maxima
b. Azolla pinnata
c. Oscillatoria sp.
d. Gloeocapsa sp.

KUNCI JAWABAN
1. D
2. B
3. A
4. A
5. B