Anda di halaman 1dari 14

Laporan Praktek Dasar-Dasar Otomotif

Sistem Rem Tromol

DISUSUN OLEH :

EGGI MAHARDHIKA DWITAMA 5315145491

RABBI FIRDAUS 5315145498

PROGRAM PENDIDIKAN TEKNIK MESIN

FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA

2014

i
KATA PENGANTAR

Dengan memanjatkan syukur Alhamdulillah ke hadirat Allah SWT, atas segalalimpahan


rahmat dan karunia-Nya kepada Kami sehingga dapat menyelesaikan laporan praktek dasar-
dasar otomotof tentang system rem tromol. Penulis menyadari bahwa didalam pembuatan
laporan ini berkat bantuan dan tuntunan Allah SWT dan serta teman-teman yang telah
memberikan dukungan dalam menyelesaikan laporan ini untuk itu dalam kesempatan ini
kami menghaturkan rasa hormat dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak
yang membantu dalam pembuatan laporan ini. Kami menyadari bahwa dalam proses
penulisan laporan ini masih jauh dari kesempurnaan baik materi maupun cara penulisannya.

Namun demikian kami telah berupaya dengan segala kemampuan dan pengetahuan yang
Kami miliki sehingga dapat selesai dengan baik dan oleh karenanya, tim penulis dengan
rendah hati dan dengan tangan terbuka menerima masukan, saran dan usul guna
penyempurnaan laporan ini. Akhirnya Kami berharap semoga makalah ini dapat bermanfaat
bagi Penulis, teman-teman dan seluruh pembaca.

2
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ………………………………………………………………………

DAFTAR ISI………………………………………………………………………………....

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang……………………………………………..………………………..


1.2 Tujuan ………………………………………………………………………………
1.3 Manfaat ……………………………………………………………………………..
1.4 Sistematika Penulisan ……………………………………………………………….

BAB II LANDASAN TEORI

2.1 Prinsip Kerja Sistem Rem Tromol …………………………………………………..

2.2 Komponen-Komponen Pada Sistem Rem Tromol…………………………………..

2.3 Fungsi Komponen-Komponen Sistem Rem Tromol ………………………………..

BAB III ALAT DAN BAHAN

3.1 Alat……………………….…………………………………………………………

3.2 Bahan…………..…………………………………………………………..………..

BAB IV LANGKAH KERJA

4.1 Membongkar Sistem Rem Tromol…………………………………………………..

4.2 Mengidentifikasi Komponen-Komponen Pada Sistem Rem Tromol……………….

4.3 Merakit Sistem Rem Tromol………………………………………………..……….

BAB V PENUTUP

5.1 Kesimpulan………………………………………………………………………….

3
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG


Rem mempunyai peranan yang sangat penting dalam teknik kendaraan dan teknik
transportasi demi keamaan dan keselamatan dalam berkendara. Pada dasarnya rem
mempunyai fungsi untuk memperlambat dan mengatur gerakan suatu putaran. Adapun rem
yang digunakan harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut (dapat bekerja dengan baik
dan cepat, dapat dipercaya dan mempunyai daya tekan yang cukup, mudah diperiksa dan
disetel).
Rem tromol adalah salah satu konstruksi rem yang cara pengereman kendaraan dengan
menggunakan tromol rem (brake drum), sepatu rem (brake shoe), dan silider roda (wheel
cylinder). Pada dasarnya jenis rem tromol yang digunakan roda depan dan belakang tidak
sama, hal ini dimaksudkan supaya system rem dapat berfungsi dengan baik dan sesuai dengan
persyaratan.

1.2 RUMUSAN MASALAH


Beberapa permasalah yang diangkat dalam penulisan makalah ini adalah
1. Apa itu fungsi rem?
2. Mekanisme kerja rem tromol?
3. Apa saja bahan pembuat pada komponen rem tromol?
4. Apa saja permasalahan yang sering terjadi pada sistem rem tromol?

1.3 TUJUAN PENULISAN


Adapun tujuan penulisan makalah ini adalah
1. Mengetahui fungsi dari rem.
2. Mengetahui mekanisme kerja rem tromol.
3. Mengetahui bahan apa saja yang digunakan untuk komponen pada rem tromol.
4. Mengetahui permasalahan yang sering terjadi pada rem tromol.

1.4 SISTEMATIKA PENULISAN

adapun sistematika makalah ini adalah sebagai berikut:

1) BAB I PENDAHULUAN

4
Pendahuluan terdiri dari latar belakang, permasalahan, tujuan dan fungsi,sistematika
penulisan

2) BAB II LANDASAN TEORI

Landasan teori berisi tentang teori-teori dasar yang berhubungan dengan pokok
pembahasan makalah

3) BAB III ALAT DAN BAHAN

Alat dan bahan berisi tentang alat dan bahan dari komponen rem tromol

4) BAB IV LANGKAH KERJA

Langkah kerja terdiri dari cara membongkar, mengidentifikasi, dan cara merakit

5) BAB III PENUTUP

Merupakan kesimpulan dari materi yang ada di makalah ini

BAB II

LANDASAN TEORI

2.1 Prinsip Kerja Sistem Rem Tromol

a. Saat Proses Pengereman

Pada saat tuas rem ditarik atau pedal rem diinjak, maka akan terjadi pergerakan
pada komponen-komponen rem tromol, yaitu terjadinya gesekan antara tromol dan
kanvas rem. Piston akan menekan pada kanvas rem dan menyebabkan adanya gaya
gesekan yang kuat sehingga mampu menghentikan putaran atau gerakan tromol. Pada
saat pengereman per pengembali juga meregang dengan maksimal.

b. Setelah Proses Pengereman

Pada saat tuas atau pedal rem dilepaskan pada posisi semula, maka per
pengembali akan mengembalikan kanvas pada posisi semula sehingga tidak ada
gesekan yang terjadi antara kanvas dan tromol rem.

5
Penggunaan rem tromol pada kendaraan bermotor memiliki kelebihan dan
kekurangan. Kelebihannya adalah rem tromol dapat bekerja maksimal pada beban
angkut yang berat, sehingga rem tromol lebih sering digunakan pada kendaraan yang
memiliki muatan yang besar.

Sedangkan kekurangan penggunaan rem tromol pada kendaraan adalah rem


tromol menggunakan sistem yang tertutup. Hal ini membuat partikel kotoran dalam
ruang tromol tersebut, sehingga apabila anda ingin melakukan perawatan dan
penggantian harus membuka roda terlebih dahulu.

Hal itu juga menyebabkan air pada saat banjir dapt mengumpul di bagian ruang
tromol, sehingga menyulitkan sistem rem untuk bekerja dan harus dilakukan
pengeringan terlebih dahulu dengan menginjak setengah rem pada saat kendaraan
melaju.

Setelah anda memhami cara kerja rem tromol serta kelebihan dan
kekuranggannya pada kekndaraan anda. Anda dapat menentukan penggunaan rem yang
sesuai dengan kebutuhan kendaraan anda. Jika anda lebih sering memuat barang-barang
yang berat, sebaiknya menggunakan rem tromol.

2.2 Komponen-Komponen Pada Sistem Rem Tromol

 Backing plate
 Wheel cilinder (Silinder Roda)
 Sepatu Rem dan Kanvas Rem (Brake shoe and lining)
 Tromol Rem (Brake drum)

2.3 Fungsi Komponen-Komponen Sistem Tromol Rem

1) Plat Belakang (Backing Plate)


komponen sistem rem yg Berfungsi sebagai tumpuan untuk menahan putaran
tromol sekaligus sebagai dudukan silinder roda.

6
2) Silinder Roda (Wheel cylinder)
Komponen sistem rem yang Fungsinya adalah untuk menekan brake shoe
(sepatu rem) ke brake drum (Tromol rem).
3) Sepatu Rem (Brake shoe) dan kanvas rem
Komponen sistem rem yg Berfungsi untuk menahan putaran Tromol rem atau
brake drum melalui gesekan. Yaitu dgn meneruskan gaya tekan dari wheel
cylinder.
4) Tromol rem (drum brake)
Komponen roda yang berhubungan dgn poros penggerak dan roda belakang.
Sehingga saat roda berputar maka tromol ikut berputar.

7
BAB III

ALAT DAN BAHAN

3.1 Alat
Alat yang digunakan yaitu:

A. Palu
B. Tang
C. Kunci T 12
D. Kunci pas

3.2 Bahan

Bahan yang digunakan yaitu satu set rem tromol:


a) Wheel Cylinder
b) Backing Plate
c) Tromol rem
d) Sepatu rem dan
kanvas rem
e) Pegas
f) Paku keeling
g) Mur

8
BAB IV

LANGKAH KERJA

4.1 Membongkar Sistem Rem Tromol

1) Melepas Tromol Rem


 Lepaskan mur-mur roda
 Lepaskan tromol rem yang terpasang pada flens poros yang ditahan dengan
skrup atau mur
 Lepas penyumbat dari backing plat dan masukkan obeng melalui lubang pada
backing plat dan tekan tuas otomatis menjauhi baut penyetel
2) Melepas Sepatu Rem Depan
 Lepaskan pegas pembalik dengan menggunang obeng
 Lepaskan penahan sepatu, dua mangkok dan pen
 Lepas sepatu rem depan dan pegas
3) Melepas Sepatu Rem Belakang
 Lepaskan pegas penahan sepatu, mangkok dan pen
 Lepas sepatu rem belakang bersama dengan penyetel
 Lepas kabel rem dari tuas
4) Melepas Penyetel dari Sepatu Belakang
 Lepas pegas tuas penyetel
 Lepaskan penyetel

9
4.2 Mengidentifikasi Komponen-Komponen Rem Tromol

No. Komponen Gambar Fungsi


Pada Rem
Tromol
1 Silinder Roda untuk menekan brake
(Wheel shoe (sepatu rem) ke
cylinder) brake drum (Tromol
rem).

2 Sepatu Rem untuk menahan putaran


(Brake shoe) Tromol rem atau brake
dan kanvas drum melalui gesekan.
rem Yaitu dgn meneruskan
gaya tekan dari wheel
cylinder.

3 Tromol rem Tromol rem berputar


(drum brake) bersamaan dengan
putaran roda, dan akan
bergesekan dengan
kanvas pada sepatu rem
untuk menghasilkan
gaya pengereman.
Ketika kanvas menekan
permukaan bagian dalam
tromol bila rem bekerja
(pedal rem diinjak),
maka gesekan panas
tersebut dapat mencapai
suhu setinggi 200

10
sampai 300 derajat
Celcius.

4 Plat Belakang komponen sistem rem


(Backing yg Berfungsi sebagai
Plate) tumpuan untuk menahan
putaran tromol sekaligus
sebagai dudukan silinder
roda.

5 Paku Keling sebagai penahan


komponen lain agar
tetap pada tempatnya

6 Pegas untuk menarik kembali


pembalik sepatu rem pada drum
ketika pijakan rem
dibebaskan. Satu atau
dua buah pegas
pembalik biasanya
dipasang dibagian sisi
silinder roda

11
7 Mur Berfungsi sebagai
pengencang suatu
komponen, biasanya
satu set sama baut

4.3 Merakit Rem Tromol

1. Memasang Penyetel pada Sepatu Belakang


 Pasang penyetel
 Pasang pegas tuas penyetel
2. Memasang Sepatu Rem Belakang
 Pasang kabel rem tangan pada tuas dan periksa bahwa kabel rem tangan terkait
dengan benar pada pengantar kabel
 Pasang sepatu rem belakang pada tempatnya dengan ujung sepatu masuk pada
silinder roda dan ujung yang lain pada plat angkur
 Pasang pen dan pegas penahan sepatu
3. Memasang Sepatu Rem Depan
 Pasang pegas angkur diantara sepatu depan dan sepatu belakang
 Pasang sepatu depan pada tempatnya
 Pasang pegas penahan sepatu, dua mangkuk dan pen
4. Periksa Mekanisme Penyetel Otomatis
 Periksa bahwa baut penyetel berputar bila tuas rem parkir ditarik
 Bila tuas tidak berputar, periksa kembali adanya kesalahan pemasangan pada
rem belakang
5. Pasang Tromol Rem

12
BAB V

PENUTUP

5.1 Kesimpulan

Rem mempunyai peranan yang sangat penting dalam teknik kendaraan dan
teknik transportasi demi keamaan dan keselamatan dalam berkendara. Pada
dasarnya rem mempunyai fungsi untuk memperlambat dan mengatur gerakan suatu
putaran. Adapun rem yang digunakan harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut
(dapat bekerja dengan baik dan cepat, dapat dipercaya dan mempunyai daya tekan
yang cukup, mudah diperiksa dan disetel).
Rem tromol adalah salah satu konstruksi rem yang cara pengereman kendaraan
dengan menggunakan tromol rem (brake drum), sepatu rem (brake shoe), dan silider
roda (wheel cylinder). Pada dasarnya jenis rem tromol yang digunakan roda depan dan
belakang tidak sama, hal ini dimaksudkan supaya system rem dapat berfungsi dengan
baik dan sesuai dengan persyaratan.
Jadi dengan membaca laporan ini, maka kita akan lebih mengetahui tentanng
komponen, fungsi dan langkah kerja system rem tromol, kita juga dapat mengetahui
cara membongkar dan merakit kembali system rem tromol.

13
5.2 Saran
Ketika melakukan kegiatan praktek ini, harap mengikuti prosedur dari
keselamatan kerja, agar ketika membongkar dan merakit rem tromol tidak terjadi suatu
hal yang tidak diinginkan

14