Anda di halaman 1dari 7

BAB 1V

PENGENDALIAN FAKTOR RISIKO

Kumanpenyebab TB adalahMycobacterium tuberculosis


(M.tb).Seorangpasien TB, khususnya TB parupadasaatdiabicara,
batukdanbersindapatmengeluarkanpercikandahak yang
mengandungM.tb. Orang-orang disekelilingpasien TB
tsbdapatterpapardengancaramengisappercikandahak.
Infeksiterjadiapabilaseseorang yang rentanmenghiruppercikrenik
yang mengandungkuman TB melaluimulutatauhidung,
saluranpernafasanatas, bronchus hinggamencapai alveoli.

A. Faktorrisikoterjadinya TB
1. Kumanpenyebab TB.
a. Pasien TB dengan BTA
positiflebihbesarrisikomenimbulkanpenularandibandingkand
enganBTAnegatif.
b. Makin tinggijumlahkumandalampercikandahak,
makinbesarrisikoterjadipenularan.
c. Makin lama danmakinseringterpapardengankuman,
makinbesarrisikoterjadipenularan.
2. Faktorindividu yang bersangkutan.
Beberapafaktorindividu yang
dapatmeningkatkanrisikomenjadisakit TB adalah:

a. Faktorusiadanjeniskelamin:
1) Kelompok paling rentantertular TB
adalahkelompokusiadewasamuda yang
jugamerupakankelompokusiaproduktif.
2) Menuruthasilsurveiprevalensi TB, Laki-
lakilebihbanyakterkena TB daripadawanita.
b. Dayatahantubuh:
Apabiladayatahantubuhseseorangmenurunolehkarenaseb
abapapun, misalnyausialanjut, ibuhamil, ko-infeksidengan
HIV, penyandang diabetes mellitus, giziburuk,
keadaanimmuno-supressive,bilamanaterinfeksidenganM.tb,
lebihmudahjatuhsakit.
c. Perilaku

1) Batukdancaramembuangdahakpasien TB yang
tidaksesuaietikaakanmeningkatkanpaparankumandanrisik
openularan.
2) Merokokmeningkatkanrisikoterkena TB parusebanyak 2,2
kali.
3) Sikapdanperilakupasien TB tentangpenularan, bahaya,
dancarapengobatan.
d. Status sosialekonomi: Tb banyakmeneyrangkelompoklemah.
e. Faktorlingkungan:
1) Lingkunganperumahanpadatdankumuhakanmemudahka
npenularan TB.
2) Ruangandengansirkulasiudara yang
kurangbaikdantanpacahayamatahariakanmeningkatkanri
sikopenularan.
B. UpayaPengendalianFaktorRisiko TB
Pencegahandanpengendalianrisikobertujuanmengurangisampai
denganmengeliminasipenularandankejadiansakit TB di
masyarakat.
Upaya yang dilakukanadalah:
1. PengendalianKumanPenyebab TB
a. Mempertahankancakupanpengobatandankeberhasilanpe
ngobatantetaptinggi
b. Melakukanpenatalaksanaanpenyakitpenyerta (komorbid
TB) yang mempermudahterjangkitnya TB, misalnya HIV,
diabetes, dll.
2. PengendalianFaktorRisikoIndividu.
a. Melakukan upaya promosi kesehatan melalui penyuluhan
dengan membudayakan PHBS
atauPerilakuHidupBersihdanSehat,
makanmakananbergizi, dantidakmerokok.
b. Membudayakanperilakuetikaberbatukdancaramembuang
dahakbagipasien TB.
c. Meningkatkandayatahantubuhmelaluiperbaikankualitasn
utrisibagipopulasiterdampak TB
d. Pencegahanbagipopulasirentan
1) Vaksinasi BCG bagibayibarulahir
2) Pemberianprofilaksis INH padaanak di bawah lima
tahun
3) Pemberianprofilaksis INH pada ODHA selama 6
bulandandiulangsetiap 3 tahun
4) Pemberianprofilaksis INH
padapasiendenganindikasiklinislainnyasepertisilikosis;
3. PengendalianFaktorLingkungan
a. Mengupayakanlingkungansehat
b. Melakukanpemeliharaandanperbaikankualitasperumahan
danlingkungannyasesuaipersyaratanbakurumahsehat.
4. PengendalianIntervensidaerahberisikopenularan
a. Kelompokkhususmaupunmasyarakatumum yang
berisikotinggipenularan TB (lapas/rutan,
masyarakatpelabuhan, tempatkerja,
institusipendidikanberasrama, dantempat lain yang
teridentifikasiberisiko.
b. Penemuanaktifdanmasif di masyarakat (daerahterpencil,
belumada program, padatpenduduk).

5. PencegahandanPengendalianInfeksi (PPI).
Mencegahpenularan TB padasemua orang yang
terlibatdalampemberianpelayananpadapasien TB
harusmenjadiperhatianutama.Semuafasyankes yang
memberilayanan TB harusmenerapkan PPI TB
untukmemastikanberlangsungnyadeteksisegera,
tindakanpencegahandanpengobatanseseorang yang
dicurigaiataudipastikanmenderita TB.
UpayatersebutberupaPenanggulanganinfeksidengan 4
pilaryaitu:
a. PengendaliansecaraManajerial
Komitmen, kepemimipinandandukunganmanajemen yang
efektifberupapenguatandariupayamanajerialbagi program
PPI TB yang meliputi:
1) Membuatkebijakanpelaksanaan PPI TB.
2) MembuatStandarProsedurOperasional (SPO)
mengenaialurpasienuntuksemuapasienbatuk,
alurpelaporandansurveilans.
3) Membuatperencanaan program PPI TB
secarakomprehensif.
4) Memastikandesaindanpersyaratanbangunansertapeme
liharaannyasesuai PPI TB.
5) Menyediakansumberdayauntukterlaksananya program
PPI TB, yaitutenaga, anggaran, saranadanprasarana
yang dibutuhkan.
6) Monitoring danEvaluasi.
7) Melakukankajian di unit terkaitpenularan TB.
8) Melaksanakanpromosipelibatanmasyarakatdanorganis
asimasyarakatterkait PPI TB.
b. Pengendaliansecara administrative
Pengendaliansecaraadministratifadalahupaya yang
dilakukanuntukmencegah/mengurangipajanankumanM.tuber
kulosiskepadapetugaskesehatan, pasien,
pengunjungdanlingkungansekitarnyadenganmenyediakan,
menyebarluaskandanmemantaupelaksanaanprosedurbakuser
taalurpelayanan.
Upayainimencakup:
1) StrategiTemukanpasiensecepatnya, Pisahkansecaraaman,
Obatisecaratepat.(Tempo)
2) Penyuluhanpasienmengenaietikabatuk.
3) Penyediaantisudan masker bedah,
tempatpembuangantisu, masker
bedahsertapembuangandahak yang benar.
4) Pemasangan poster, spandukdanbahanuntuk KIE.
5) Skriningbagipetugas yang merawatpasien TB.
Secara ringkas, upaya pengendalian administratif ini dapat dicapai
denganmelaksanakan lima langkah penatalaksanaan pasien sebagai berikut:

c. Pengendalianlingkunganfasyankes
Pengendalianlingkunganfasyankesadalahupayapeningkat
andanpengaturanaliranudara/ventilasidenganmenggunakant
eknologisederhanauntukmencegahpenyebarankumandanmen
gurangi/menurunkankadarpercikandahak di udara.
UpayaPenanggulangandilakukandenganmenyalurkanpercikan
dahakkearahtertentu (directional airflow)
danatauditambahdenganradiasi ultraviolet sebagaigermisida.

Sistemventilasi ada3 jenis, yaitu:

1) VentilasiAlamiah
2) VentilasiMekanik
3) Ventilasicampuran

C. PemanfaatanAlatPelindungDiri
Penggunaanalatpelindungdiripernafasanolehpetugaskese
hatan di
tempatpelayanansangatpentinguntukmenurunkanrisikoterpaja
n,
sebabkadarpercikreniktidakdapatdihilangkandenganupayaadmi
nistratifdanlingkungan.
Alatpelindungdiripernafasandisebutdengan respirator
partikulatataudisebutdengan respirator.
Respirator partikulatuntukpelayanankesehatan N95 atau
FFP2 (health care particular respirator), merupakan masker
khususdenganefisiensitinggiuntukmelindungiseseorangdariparti
kelberukuran< 5 mikron yang
dibawamelaluiudara.Sebelummemakai respirator ini,
petugaskesehatanperlumelakukanfit
tesuntukmengetahuiukuran yang cocok.
PPI TB
padakondisi/situasikhususadalahpelaksanaanPenanggulangani
nfeksipadarutan/lapas, rumahpenampungansementara, barak-
barakmiliter, tempat-tempatpengungsi,
asramadansebagainya.Misalnya di rutan/lapasskrining TB
harusdilakukanpadasaatWargaBinaanPemasyarakatanbaru,
dankontaksekamar.