Anda di halaman 1dari 76

BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Kurikulum adalah seperangkat rencana/pengaturan mengenai tujuan,
isi, bahan pelajaran dan pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran
untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Tujuan tertentu ini meliputi
tujuan pendidikan nasional, serta kesesuaian dengan kekhasan, kondisi dan
potensi daerah, satuan pendidikan dan peserta didik. Kurikulum ini disusun
oleh satuan pendidikan SMP Tunas Baru Ciparay Kabupaten Bandung untuk
memungkinkan penyesuaian program pendidikan dengan kebutuhan dan
potensi yang ada khususnya di kabupaten Bandung dan Provinsi Jawa Barat
umumnya.

Kebijakan Pemerintah RI melalui Undang-Undang Republik


Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan
Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 sebagai Perubahan Atas
Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Pendidikan
Nasional, mengamanatkan, bahwa Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
(KTSP) jenjang pendidikan dasar dan menengah disusun oleh satuan
pendidikan dengan mengacu kepada Standar Kompetensi Lulusan (SKL ),
Standar Isi (SI), Satndar Proses (SP) dan Standar Penialian, Kepramukaan,
Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH), serta berpedoman pada panduan yang
disusun oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP).
Sesuai dengan amanat Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20
Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan PP No. 32 Tahun 2013 ,
tentang Standar Nasional Pendidikan. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
(KTSP) SMP Tunas Baru Ciparay mengacu pada standar nasional yang
meliputi: Standar Isi, Standar Proses, Standar Kompetensi Lulusan, Standar
Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Standar Sarana dan Prasarana, Standar
Pengelolaan, Standar Pembiayaan, dan Standar Penilaian pendidikan.Dua
1
dari kedelapan standar nasional pendidikan tersebut, yaitu Standar Isi (SI) dan
Standar Kompetensi Lulusan (SKL) merupakan acuan utama bagi SMP Tunas
Baru Ciparay dalam mengembangkan kurikulum, disamping berpedoman
pada panduan yang disusun oleh Badan Standar Nasional Pendidikan
(BSNP).
Panduan pengembangan dokumen kurikulum ini disusun dan
dirancang untuk mencapai kualitas/mutu pendidikan yang ada di SMP Tunas
Baru Ciparay, dengan menggunakan prinsip sebagai berikut :
1. peserta didik difasilitasi untuk mencari tahu;
2. peserta didik belajar dari berbagai sumber belajar;
3. proses pembelajaran menggunakan pendekatan ilmiah;
4. pembelajaran berbasis kompetensi;
5. pembelajaran terpadu;
6. peningkatan keseimbangan, kesinambungan, dan keterkaitan antara hard-
skills dan soft-skills;
7. pembelajaran yang mengutamakan pembudayaan dan pemberdayaan
peserta didik sebagai pembelajar sepanjang hayat;
8. pembelajaran yang menerapkan nilai-nilai dengan memberi keteladanan
(ing ngarso sung tulodo), membangun kemauan (ingmadyo mangun
karso), dan mengembangkan kreativitas peserta didik dalam proses
pembelajaran (tut wuri handayani);
9. pembelajaran yang berlangsung di rumah, di sekolah, dan di masyarakat;
10. pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk meningkatkan
efisiensi dan efektivitas pembelajaran;
11. pengakuan atas perbedaan individual dan latar belakang budaya peserta
didik; dan
12. suasana belajar menyenangkan dan menantang.

2
1. Analisis Lingkungan Operasional Sekolah
Lingkungan strategi sekitar sekolah yang mempengaruhi penyelenggaraan
pendidikan di SMP Tunas Baru Ciparay, sebagai berikut :
No Faktor Kondisi Hasil Analisis
 Sebagian masyarakat buruh pabrik, beca dan pelaku
Wiraswata
Kondisi  Masyarakat, orang tua mendambakan pelayanan
1
sosial pendidikan berkualitas
 Komitmen masyarakat, orang tua untuk kemajuan
sekolah cukup antusias
Kondisi  Sebagian besar masyarakat tergolong ekonomi
2
Ekonomi menengah ke bawah
 Dukungan pemerintah daerah dan pusat semakain
3 Politik besar, diantaranya ; anggaran pendidikan sebesar 20
% dan BOS
4 Keamanan  Keamanan lingkungan sekolah terkendali
 Kebutuhan masyarakat akan IPTEK semakain
tinggi
Kemajuan  Dambaan akan Tekhnologi dan Informasi dalam
5
IPTEK pengelolaan sekolah semakin meningkat
 Internet kepentingan pendidikan menjad suatu
kebutuhan
 Budaya masyarakat berkembang secara kondusif,
6 Budaya hal ini ditunjukkan dengan kesadaran akan hidup
sehat & demokrasi
3
2. Analisis Kondisi Pendidikan Sekolah Saat ini

No Standar Kondisi Hasil Analisis


* Pendidik memiliki Dokumen Kurikulum 1994
* Pendidik memiliki Dokumen Kurikulum 2004
* Pendidik memiliki Dokumen Permendiknas RI No. 22, 23, 24 tahun 2006
dan Permendikbud No. 54, 64, 66, 68, dan 81A tahun 2013
* Pendidik memiliki Dokumen Kurikulum 2013
* Pendidik memiliki Kalender Pendidikan dan Pedoman Penentuan KKM
* Pendidik memiliki Format Remedial & Pengayaan
1 ISI * Pendidik memiliki Pedoman Teknis Penilaian Berbasis Kelas
* PBM terlaksana sesuai Kalender Pendidikan Sekolah
* KKM tersusun dan tersosialisasikan kepada siswa & orang tua
* Pendidik melaksanakan Penilaian Harian, Semester, Tengah Smester,
Kenaikan Kelas, UAS & UN
* Laporan Kemajuan Hasil Belajar Siswa & Pembagian Raport,
terlaksana sesuai ketentuan
* Dokumen Prestasi, terdekumentasikan dengan baik
* Sebagian siswa berasal dari sekitar sekolah
* Ratio tiap rombel 1 : 40
* Rata-rata KKM untuk setiap Mata Pelajaran dan setiap tingkat 70
dapat dicapai oleh setiap siswa
KOMPETENSI * Rata-rata nilai Ujian Nasional mengalami Kenaikan sebesar 5,6 % (dari
2
LULUSAN 4,5 menjadi 4,75)
* Prestasi siswa baik dalam bidang Akademik maupun bidang
Non Akademik, mencapai tingkat Kabupaten
* Minat melanjutkan, tinggi
* Lulusan yang melanjutkan ke SMA/SMK Negeri, mencapai 65 %
* 85% , minat dan sikap pendidik terhadap model PAKEM
* 85% , minat dan sikap pendidik terhadap perubahan kurikulum 2006
* 85% , kinerja pendidik terhadap penyusunan kurikulum 2006
* 85% , pendidik memiliki komitmen memajukan sekolah
* Angka kelulusan siswa 100%
3 PROSES * Angka kenaikan kelas 99,7%
* Pemanfaatan Laboratorium IPA, belum optimal
* Pengunjung Perpustakaan, mengalami penurunan
* 85% , pendidik melakukan inovasi bahan pembelajaran berkualitas
* 85% , pendidik melakukan inovasi sumber pembelajaran berkualitas
4
No Standar Kondisi Hasil Analisis
* Semua Guru memiliki Perangkat Penilaian berbagai ragam

* Sekolah menyelenggarakan berbagai model Evaluasi

* Sekolah memiliki Dokumen Pengembangan Bank Soal untuk MP UN

* Prestasi belajar siswa meningkat 1 (satu)


4 PENILAIAN
* Sekolah melaksanakan penilaian Harian, Semester, Tengah Semester,

Kenaikan Kelas, Akhir Sekolah, dan Ujian Nasional

* Sekolah menyelenggarakan berbagai Lomba & Uji Coba, utk prestasi

* Sekolah melaporkan kemajuan Hasil Belajar Siswa, sesuai Kalender

* Sekolah terakreditasi dengan nilai B (baik)

* Sekolah memiliki Dokumen RPS

* Sekolah memiliki Dokumen Pemberdayaan SDM (Pembagian Tugas)

* Sekolah memiliki Struktur & Tupoksinya, sesuai kebutuhan

* Sekolah melaksanakan pembelajaran secara Efektif & Efisien

* Sekolah memiliki Kelengkapan Administrasi, sesuai e-government

* Sekolah mengimplementasikan MBS secara Otonomi, Transparan,

Akuntabel, Partisifatif dengan masyarakat, Program-program dan

Pengelolaan yang Flexibel, Kontinyuitas baik program, keuangan, atau

hasil-hasil program oleh pihak Manajemen Sekolah

* Kepala Sekolah sebagai Leader yang tangguh

* Pemberdayaan Komite Sekolah belum optimal


5 PENGELOLAAN
* Sekolah memiliki Jaringan Informasi Akademik di internal

maupun di external sekolah (SIM)

* Sekolah memiliki Jaringan Kerja efektif-efisien secara Vertikal-Horizontal

* Sekolah menerapkan berbagai model pengelolaan pengembangan skl


* Sekolah memiliki Sistim Pengelolaan "Income Generating Activities"

* Sekolah melaksanakan pelaporan kepada pihak yang relevan,

baik menyangkut Akademik maupun Non Akademik

* Administrasi Kepegawaian, tersedia belum terlaksana

* Administrasi Kurikulum, tersedia terlaksana dengan baik

* Administrasi Kesiswaan, tersedia terlaksana dengan baik

* Administrasi Perlengkapan, tersedia belum terlaksana

* Administrasi Keuangan, tersedia terlaksana dengan baik

5
No Standar Kondisi Hasil Analisis
* Jumlah Rombel sebanyak 14 rombel
* Jumlah Ruang Kelas sebanyak 14 buah
* R. Perpustakaan, 1 buah dengan ukuran belum ideal
* R. Labolatorium IPA, 1 buah ukuran belum Ideal
* R. UKS, 1 buah belum ideal
* R. Bimbingan Konseling, 1 buah ukuran belum Ideal
* R. Mushola, 1 buah ukuran belum Ideal
* R. Kepala Sekolah, 1 buah ukuran Standar
* R. WKS/PKS, 1 buah ukuran belum Standar
* R. Guru 1 buah, belum ukuran Standar
* R. Tata Usaha, 1 buah ukuran Standar
* R. Bendahara, 1 buah ukuran belum standar
* Kamar Mandi/WC , 2 buah ukuran sudah Standar digunakan oleh Guru,
Kepala Sekolah & TU
* WC Siswa, 2 Unit ukuran belum Standar
* Lapangan Upacara belum Standar
* Lapangan Olah Raga belum Relevan
SARANA * R. Ketrampilan, belum memiliki
6
PRASARANA
* R. Komputer Siswa, belum memiliki
* R. Labolatorium Bahasa, belum memiliki
* R. Multimedia, belum memiliki
* R. Gudang, belum memiliki
* R. Dapur Sekolah, 1 buah ukuran belum Standar
* Media MP & Lab. IPA, belum memadai
* Media MP IPS, belum memadai
* Media MP Matematika, belum memadai
* Media MP Olah Raga, terpenuhi belum lengkap
* Media MP Seni Budaya, terpenuhi belum lengkap
* Media MP TIK, sudah memadai
* Media MP BK, terpenuhi belum lengkap
* Media MP IMTAQ belum terpenuhi kelengkapannya
* Buku Pokok semua MP terpenuhi dengan ratio 1 : 1
* Buku Referensi terpenuhi dengan ratio 1 : 1
* Buku Fiksi terpenuhi dengan ratio 1 : 1
* Buku Ensiklopedia terpenuhi dengan ratio 1 : 1

6
No Standar Kondisi Hasil Analisis
* Jumlah Tenaga Pendidik secara kuantitas 25 orang

* Presentase kualifikasi Tendik S1 sesuai latar belakang 80%

* 85% , kinerja Pendidik dalam menyusun Administrasi Pembelajaran

* 95% kehadiran Tenaga Pendidik tercapai

* Tenaga Kepala Sekolah, berkualitas pendidik Strata 2 (S2)

* Komitmen Kepala Sekolah memajukan sekolah, tinggi

* Kredibilitas dan Akses Kepala Sekolah, tinggi


PENDIDIK DAN * Tenaga Khusus Tata Usaha terpenuhi belum standar
7 TENAGA
KEPENDIDIKAN * Tenaga Khusus Laboran terpenuhi sesuai standar
* Tenaga Khusus Perpustakaan terpenuhi sesuai standar

* Tenaga Khusus BK terpenuhi standar S1, tidak sesuai latar belakang

* 95% Rata-rata kehadiran Tenaga Kependidikan tercapai

* Sekolah melaksanakan Monev terhadap kinerja Pendidik

* Sekolah melaksanakan Monev terhadap kinerja Kepala Sekolah

* Sekolah melaksanakan Monev terhadap kinerja Sekolah

* Sekolah melaksanakan Supervisi Klinis terhadap Kinerja Guru

* Sekolah masih menggalang Dana Pemerintah Pusat, Provinsi,

dan Kabupaten

* Sekolah menjajaki penggalangan Dana dari penyandang

dana baik tetap maupun tidak tetap

* Sekolah menjajaki penggalangan Dana dari Sponsor

8 PEMBIAYAAN * Sekolah belum mengoptimalkan usaha di sekolah sebagai Income

Generating Activities

* Sekolah belum memberdayakan potensi sekolah dan lingkungan

yang menghasilkan keuntungan ekonomi

* Sekolah menjajaki kerjasama dengan Alumni, khusus untuk

penggalangan dana pendidikan 7


3. Analisis Kondisi Pendidikan Sekolah 1 Tahun ke Depan

No Standar Kondisi Ideal Yang Diharapkan Dalam 1 Tahun Mendatang


* Pendidik memiliki Dokumen Kurikulum 1994
* Pendidik memiliki Dokumen Kurikulum 2004
* Pendidik meiliki Dokumen Permendiknas RI No. 22, 23, 24 tahun 2006
dan Permendikbud No. 54,64,66,68, dan 81 A tahun 2013
* Pendidik memiliki Dokumen Kurikulum 2013
* Pendidik memiliki Kalender Pendidikan dan Pedoman Penentuan KKM
* Pendidik memiliki Format Remedial & Pengayaan
1 ISI * Pendidik memiliki Pedoman Teknis Penilaian Berbasis Kelas
* PBM terlaksana sesuai Kalender Pendidikan Sekolah
* KKM tersusun dan tersosialisasikan kepada siswa & orang tua
* Pendidik melaksanakan Penilaian Harian, Semester, Tengah Smester,
Kenaikan Kelas, UAS & UN
* Laporan Kemajuan Hasil Belajar Siswa & Pembagian Raport,
terlaksana sesuai ketentuan
* Dokumen Prestasi, terdekumentasikan dengan baik
* Sebagian siswa berasal dari sekitar sekolah
* Ratio tiap rombel 1 : 40
* Rata-rata KKM untuk setiap Mata Pelajaran dan setiap tingkat 75
dapat dicapai oleh setiap siswa
KOMPETENSI
2 * Rata-rata nilai Ujian Nasional dapat meningkat kembali sebesar 5,5
LULUSAN
* Prestasi siswa baik dalam bidang Akademik maupun bidang
Non Akademik, mencapai tingkat Provinsi
* Minat melanjutkan, tinggi
* Lulusan yang melanjutkan ke SMA/SMK Negeri, mencapai 65%
* 100% , minat dan sikap pendidik terhadap model PAKEM
* 100% , minat dan sikap pendidik terhadap perubahan kurikulum 2006
* 100% , kinerja pendidik terhadap penyusunan kurikulum 2006
* 100% , pendidik memiliki komitmen memajukan sekolah
* Angka kelulusan siswa 100%
3 PROSES * Angka kenaikan kelas 100%
* Pemanfaatan Laboratorium IPA , dioptimalkan
* Pengunjung Perpustakaan, lebih meningkat
* 100% , pendidik melakukan inovasi bahan pembelajaran berkualitas
* 100% , pendidik melakukan inovasi sumber pembelajaran berkualitas
8
* 100% , pendidik melakukan inovasi pengelolaan kelas berkualitas
No Standar Kondisi Ideal Yang Diharapkan Dalam 1 Tahun Mendatang
* Semua Guru memiliki Perangkat Penilaian berbagai ragam

* Sekolah menyelenggarakan berbagai model Evaluasi

* Sekolah memiliki Dokumen Pengembangan Bank Soal untuk M P UN

* Prestasi belajar siswa meningkat 1 (satu)


4 PENILAIAN
* Sekolah melaksanakan penilaian Harian, Semester, Tengah Semester,

Kenaikan Kelas, Akhir Sekolah, dan Ujian Nasional

* Sekolah menyelenggarakan berbagai Lomba & Uji Coba, utk prestasi

* Sekolah melaporkan kemajuan Hasil Belajar Siswa, sesuai Kalender

* Sekolah terakreditasi dengan nilai B (baik)

* Sekolah memiliki Dokumen RPS

* Sekolah memiliki Dokumen Pemberdayaan SDM (Pembagian Tugas)

* Sekolah memiliki Struktur & Tupoksinya, sesuai kebutuhan

* Sekolah melaksanakan pembelajaran secara Efektif & Efisien


* Sekolah memiliki Kelengkapan Administrasi, sesuai e-government

* Sekolah mengimplementasikan M BS secara Otonomi, Transparan,

Akuntabel, Partisifatif dengan masyarakat, Program-program dan

Pengelolaan yang Flexibel, Kontinyuitas baik program, keuangan, atau

hasil-hasil program oleh pihak M anajemen Sekolah

* Kepala Sekolah sebagai Leader yang tangguh

* Pemberdayaan Komite Sekolah yang optimal


5 PENGELOLAAN
* Sekolah memiliki Jaringan Informasi Akademik di internal

maupun di external sekolah (SIM)

* Sekolah memiliki Jaringan Kerja efektif-efisien secara Vertikal-Horizontal

* Sekolah menerapkan berbagai model pengelolaan pengembangan skl

* Sekolah memiliki Sistim Pengelolaan "Income Generating Activities"

* Sekolah melaksanakan pelaporan kepada pihak yang relevan,

baik menyangkut Akademik maupun Non Akademik

* Administrasi Kepegawaian, tersedia terlaksana dengan benar

* Administrasi Kurikulum, tersedia terlaksana dengan benar

* Administrasi Kesiswaan, tersedia terlaksana dengan benar

* Administrasi Perlengkapan, tersedia terlaksana dengan benar

* Administrasi Keuangan, tersedia terlaksana dengan benar

9
No Standar Kondisi Ideal Yang Diharapkan Dalam 1 Tahun Mendatang
* Jumlah Rombel sebanyak 15 rombel
* Jumlah Ruang Kelas sebanyak 15 buah
* R. Perpustakaan, 1 buah dengan ukuran ideal
* R. Labolatorium IPA, 1 buah ukuran Ideal
* R. UKS, 1 buah ukuran Ideal
* R. Bimbingan Konseling, 1 buah ukuran Ideal
* R. Mushola, 1 buah ukuran Ideal
* R. Kepala Sekolah, 1 buah ukuran Ideal
* R. WKS/PKS, 1 buah ukuran Ideal
* R. Guru, 1 buah ukuran Ideal
* R. Tata Usaha, 1 buah ukuran Ideal
* R. Bendahara, 1 buah ukuran Ideal
* Kamar Mandi/WC Kepala Sekolah, 1 buah ukuran Ideal
* Kamar Mandi/WC Guru & TU, 1 buah ukuran Ideal
* WC Siswa, 2 Unit ukuran Ideal
* Lapangan Upacara yang memadai
* Lapangan Olah Raga yang relevan
* R. Ketrampilan, 1 buah ukuran Ideal
SARANA * R. Komputer Siswa, 1 buah ukuran Ideal
6
PRASARANA * R. Labolatorium Bahasa, 1 buah ukuran Ideal
* R. Multimedia, 1 buah ukuran Ideal
* R. Gudang, 1 buah ukuran memadai
* R. Dapur Sekolah, 1 buah ukuran Ideal
* Media MP & Lab. IPA, terpenuhi lengkap
* Media MP IPS, terpenuhi lengkap
* Media MP Matematika, terpenuhi lengkap
* Media MP Olah Raga, terpenuhi lengkap
* Media MP Seni Budaya, terpenuhi lengkap
* Media MP TIK, terpenuhi lengkap
* Media MP BK, terpenuhi lengkap
* Media MP IMTAQ terpenuhi lengkap
* Buku Pokok semua MP terpenuhi dengan ratio 1 : 1
* Buku Referensi terpenuhi dengan ratio 1 : 1
* Buku Fiksi terpenuhi dengan ratio 1 : 1
* Buku Ensiklopedia terpenuhi dengan ratio 1 : 1
* Komputer - Printer R. Perpustakaan, terpenuhi 1 Unit
* Komputer - Printer R. Kepala Sekolah, terpenuhi 1 Unit
* Laptop - Projektor sebagai Media Pembelajaran, terpenuhi 3 Unit
10
4. Indentifikasi Tantangan Nyata Satu Tahun

No Standar Kondisi Ideal Yang Diharapkan Dalam 1 Tahun Mendatang


* Jumlah Tenaga Pendidik secara kuantitas 30 orang

* Presentase kualifikasi Tendik S1 sesuai latar belakang 90%

* 100% , kinerja Pendidik dalam menyusun Administrasinya

* 100% kehadiran Tenaga Pendidik tercapai

* Kepala Sekolah yang tangguh

* Tenaga Khusus Tata Usaha terpenuhi sesuai standar


PENDIDIK DAN * Tenaga Khusus Laboran terpenuhi sesuai standar
7 TENAGA
KEPENDIDIKAN * Tenaga Khusus Perpustakaan terpenuhi sesuai standar

* Tenaga Khusus BK terpenuhi sesuai standar

* 100% rata-rata kehadiran Tenaga Kependidikan tercapai

* Sekolah melaksanakan Monev terhadap kinerja Pendidik

* Sekolah melaksanakan Monev terhadap kinerja Kepala Sekolah

* Sekolah melaksanakan Monev terhadap kinerja Sekolah

* Sekolah melaksanakan Supervisi Klinis terhadap Kinerja Guru

* Sekolah masih menggalang Dana Pemerintah Pusat, Provinsi,

dan Kabupaten

* Sekolah menjajaki penggalangan Dana dari penyandang

dana baik tetap maupun tidak tetap

* Sekolah menjajaki penggalangan Dana dari Sponsor

8 PEMBIAYAAN * Sekolah mengoptimalkan usaha di sekolah sebagai Income

Generating Activities

* Sekolah memberdayakan potensi sekolah dan lingkungan

yang menghasilkan keuntungan ekonomi

* Sekolah menjajaki kerjasama dengan Alumni, khusus untuk

penggalangan dana pendidikan

11
Tantangan
No Kondisi Saat Ini Kondisi Masa Datang
Nyata
Standar ISI Standar ISI
* 85% pendidik, memiliki panduan * 100% pendidik memiliki panduan 15%
pengembangan Silabus pengembangan Silabus
* 85% pendidik, memiliki Silabus * 100% pendidik, memiliki Silabus 15%
* 85% pendidik, memiliki pedoman * 100% pendidik, memiliki pedoman 15%
penentuan KKM penentuan KKM
* 85% pendidik, mengembangkan & * 100% pendidik, mengembangkan & 15%
1 memiliki Format Remedial Memiliki Format Remedial
* 85% pendidik, mengembangkan & * 100% pendidik, mengembangkan & 15%
memiliki Pedoman Teknis Penilai memiliki Pedoman Teknis Penilai-
an Berbasis Kelas an Berbasis Kelas
* 85% pendidik, memiliki pedoman * 100% pendidik, memiliki pedoman 15%
Pengembangan RPP Pengembangan RPP
* 85% pendidik, mengembangkan & * 100% pendidik, mengembangkan & 15%
memiliki RPP memiliki RPP
Standar Kompetensi Lulusan Stadar Kompetensi Lulusan
* Rata-rata KKM semua MP pada * Rata-rata KKM semua MP pada 2,5
semua tingkat, 75 semua tingkat, 77
* Prestasi bidang Non Akademik * Prestasi bidang Non Akademik, Juara 1
2
belum mencapai tingkat Kab. bisa mencapai tingkat Kabupaten
* Rata-rata nilai UN, 4,5 * Rata-rata nilai UN, 5,5
* Angka melanjutkan ke SMA/SMK * Angka melanjutkan ke SMA/SMK 10%
negeri baru mencapai 50% negeri mencapai 65%
Standar Proses Pembelajaran Standar Proses Pembelajaran
* 85% pendidik, memiliki kesiapan * 100% Guru memiliki kesiapan MP 15%
materi pembelajaran
* 85% pendidik, melakukan analisis * 100% Guru melakukan analisis KD 15%
KD yang akan diajarkan
* 85% pendidik, memiliki buku sumber * 100% Guru memiliki buku sumber 15%
* 25% pendidik, menyiapkan alat peraga * 40% Guru menyiapkan alat peraga 5%
3 * 85% pendidik, memiliki model- * 100% Guru memiliki model-model 15%
model pembelajaran (= CTL) pembelajaran terutama CTL
* 85% pendidik, mengajar sesuai RPP * 100% Guru mengajar sesuai RPP 15%
* 85% pendidik, melakukan ber- * 100% guru melakukan berbagai 15%
bagai inovasi pengelolaan kelas Inovasi Pengelolaan Kelas
* 25% pendidik, melakukan inova * 30% Guru melakukan inovasi bahan 5%
si bahan pembelajaran dengan pembelajaran dengan memanfaatkan
memanfaatkan Teknologi Teknologi

12
Tantangan
No Kondisi Saat Ini Kondisi Masa Datang
Nyata
* 25% pendidik, melakukan inovasi * 30% Guru melakukan inovasi sumber 5%
sumber pembelajaran dari Internet pembelajaran dari Internet
* 85% pendidik, memiliki Perangkat * 100% Guru memiliki Perangkat 15%
Penilaian Penilaian
* Tingkat Efektivitas Penyelenggara * Tingkat Efektivitas Penyelenggaraan 5%
an UH, UAS, UKK, UTS, US, UN 95% UH, UAS, UKK, UTS, US, UN 100%
* Pengembangan Bank Soal, 40% * Pengembangan Bank Soal 60% 20%
* Penyelenggaraan Uji Coba, 3 kali * Penyelenggaraan Uji Coba 3 kali
* Melaksanakan Supervisi Klinis * Melaksanakan Supervisi Klinis 1
pendidik, minimal 1 kali setahun Guru, minimal 2 kali setahun
Tenaga Pendidik & Kependidikan Tenaga Pendidik & Kependidikan
Kepala Sekolah Kepala Sekolah
* Kualifikasi Pendidikan S2 * Kualifikasi Pendidikan S2
* Komitmen memajukan Sekolah * Komitmen memajukan Sekolah
secara keseluruhan, tinggi secara keseluruhan, tinggi
* Akses & Kredibilitas, tinggi * Akses & Kredibilitas, tinggi
Guru Guru
* Jumlahnya, terpenuhi * Jumlahnya, terpenuhi
* Kualifikasi Pendidikan S1, seki- * Kualifikasi Pendidikan S1, seki- 18%
tar 71% tar 89%
* Jumlah Guru BK, terpenuhi * Jumlah Guru BK, terpenuhi kesempatan
tapi belum relevan sesuai kualifikasi pendidikan pendidikan
* Kinerja dalam penyusunan * Kinerja dalam penyusunan 15%
4
Perangkat Administrasi, 85% Perangkat Administrasi, 100%
* Rata-rata Kehadiran, 95% * Rata-rata Kehadiran, 98% 3%
Tata Usaha Tata Usaha
* Jumlahnya 6 orang * Jumlahnya 7 orang 1
* Kualifikasi Pendidikan min. SD * Kualifikasi Pendidikan min. SMP kesempatan
pendidikan
* Kinerjanya, 80% * Kinerjanya, 100% 20%
* Rata-rata Kehadiran, 80% * Rata-rata Kehadiran, 100% 20%
* Laboran & Pustakawan, belum * Laboran & Pustakawan, upaya Diklat
bersertifikat Khusus bersertifikat Khusus
* Sekolah belum melaksanakan * Sekolah melaksanakan supervisi pelaksanaan
Supervisi Klinis terhadap TU, Klinis terhadap TU,
Laboran & Pustakawan Laboran & Pustakawan
13
Tantangan
No Kondisi Saat Ini Kondisi Masa Datang
Nyata
Pengelolaan Pengelolaan
* Sekolah terakreditasi B * Sekolah terakreditasi A Optimalisasi
* Struktur Organisasi Sekolah, * Struktur Organisasi Sekolah,
Optimalisasi
sudah optimal sudah optimal
* Tupoksi Manajemen Sekolah, * Tupoksi Manajemen Sekolah,
Optimalisasi
sudah optimal sudah optimal
* Struktur Tata Usaha belum optimal * Struktur Tata Usaha, dioptimalkan Optimalisasi
* Tupoksi Tata Usaha, sudah optimal * Tupoksi Tata Usaha, sudah Optimalisasi
* Administrasi Kepala Sekolah, * Administrasi Kepala Sekolah, Optimalisasi
sudah optimal sudah optimal
* Administrasi WKS dan PKS, * Administrasi WKS dan PKS,
Optimalisasi
cukup optimal dioptimalkan
* Administrasi Umum (Buku Tamu, * Administrasi Umum (Buku Tamu,
Agenda Surat, Kartu Disposisi, Agenda Surat, Kartu Disposisi,
Optimalisasi
Kartu Kendali Surat, dll), tersedia Kartu Kendali Surat, dll), tersedia
belum terlaksana dgn baik dan terlaksana dgn baik
* Administrasi Kepegawaian, tersedia * Administrasi Kepegawaian, tersedia
Optimalisasi
belum terlaksana-baik dan terlaksana dgn baik
* Administrasi Kesiswaan, tersedia * Administrasi Kesiswaan, tersedia
Optimalisasi
terlaksana-cukup dan terlaksana dengan baik
* Administrasi Keuangan, tersedia * Administrasi Keuangan, tersedia
Optimalisasi
dan terlaksana dgn baik dan terlaksana dgn baik
* Administrasi Kelengkapan, tersedia * Administrasi Kelengkapan, tersedia
Optimalisasi
terlaksana-cukup dan terlaksana dgn baik
* Administrasi Kurikulum, tersedia * Administrasi Kurikulum, tersedia
Optimalisasi
belum optimal dan dioptimalkan
Sarana Prasarana Sarana Prasarana
* Jumlah Rombel, 13 rombel * Jumlah Rombel, 15 rombel 2 rombel
* Jumlah R. Kelas, 12 buah * Jumlah R. Kelas, 15 buah 3 lokal
* R. Perpustaakaan, 1 buah kondisi * R. Perpustaakaan, 1 buah
rehabilitasi
cukup baik kondisi baik
* R. Lab. IPA, 1 buah kondisi cukup baik * R. Lab. IPA, 1 buah kondisi baik rehabilitasi
5
* R. BK, 1 buah belum ideal * R. BK, 1 buah ideal perluasan
* R. Mushola, 1 buah sempit * R. Mushola, 1 buah standar perluasan
* R. UKS, belum ada * R. UKS, tersedia pengadaan
* R. Kepala Sekolah, 1 buah * R. Kepala Sekolah, 1 buah
* R. WKS/PKS, 1 buah * R. WKS/PKS, 1 buah
* R. Guru, 1 buah * R. Guru, 1 buah 14
Tantangan
No Kondisi Saat Ini Kondisi Masa Datang
Nyata
* R. Tata Usaha, 1 buah * R. Tata Usaha, 1 buah
* R. Bendahara, 1 buah * R. Bendahara, 1 buah
* R. Komputer siswa, 1 buah * R. Komputer siswa, 1 buah
* R. Ketrampilan, belum ada * R. Ketrampilan, tersedia pengadaan
* R. Peralatan Seni, 1 buah * R. Peralatan Seni, 1 buah
* Lapangan Upacara, 1 buah * Lapangan Upacara, 1 buah perluasan
tetapi tidak ideal dibuat standar
* Lapangan Olah Raga, 1 buah * Lapangan Olah Raga, 1 buah optimalisasi
di luar lingkungan sekolah dibuat standar
* WC Kepala Sekolah, belum ada * WC Kepala Sekolah, 1 buah
* WC Guru & TU, 1 buah * WC Guru & TU, 1 buah pengadaan
* WC Siswa, 2 Unit tidak ideal * WC Siswa, 2 Unit standar perluasan
* R. Lab. Bahasa, belum ada * R. Lab. Bahasa, tersedia pengadaan
* Media Pembelajaran IPA, 50% * Media Pembelajaran IPA, 100% 50%
* Media Pembelajaran IPS, 20% * Media Pembelajaran IPS, 100% 80%
* Media Pembelajaran Mat, 20% * Media Pembelajaran Mat, 100% 80%
* Media Pembelajaran OR, 50% * Media Pembelajaran OR, 100% 50%
* Media Pembelajaran Seni Bu- * Media Pembelajaran Seni Bu- 80%
daya, 20% daya, 100%
* Media Pembelajaran TIK, 20 Unit * Media Pembelajaran TIK, 40 Unit 34 Unit
yang beroperasi 20 Unit Laptop Laptop/Komputer yang baik
* Media Pembelajaran IMTAQ, * Media Pembelajaran IMTAQ, 40%
sekitar 10% sekitar 50%
* Buku Pokok 4 MP, tersedia * Buku Pokok semua MP, terse-
dengan ratio 1 : 1 dia dengan ratio 1 : 1
* Buku Referensi, tersedia dgn * Buku Referensi, tersedia dgn
ratio 1 : 1 ratio 1 : 1
* Buku Fiksi, tersedia ratio 1 : 1 * Buku Fiksi, tersedia ratio 1 : 1
* Buku Ensiklopedia, tersedia * Buku Ensiklopedia, tersedia
dengan ratio 1 : 4 dengan ratio 1 : 4
* Komputer & Printer TU, 1 Unit * Komputer & Printer TU, 1 Unit
* Komputer & Printer Guru, 1 Unit * Komputer & Printer Guru, 1 Unit
* Komputer & Printer KS, 1 Unit * Komputer & Printer KS, 1 Unit
* Laptop & Infokus Media Pemb, 1 Unit * Laptop & Infokus Media Pemb, 2 Unit 1 unit
* Komputer Siswa, 20 Unit beroperasi * Komputer Siswa, 40 Unit beroperasi 34 Unit
20 Unit
* Tape Recorder & Radio, 2 buah * Tape Recorder & Radio, 2 buah
* Hendycam Sony, 1 buah rusak * Hendycam Sony, 1 buah baik perbaikan
15
16
5. Tujuan Situasional/Sasaran
1 STANDAR ISI
1,1 * Pedoman Kurikulum Permendiknas RI No. 22, 23, 24 Tahun 2006 tersedia lengkap
1,2 * Semua pendidik mewakili tiap MP dalam perumusan Kurikulum Sekolah
1,3 * Dokumen KTSP tahun 2013 tersedia lengkap dan setiap pendidik memahaminya
1,4 * Pedoman penyusunan Silabus tersedia lengkap dimiliki setiap pendidik
1,5 * Pedoman Penentuan KKM tersedia lengkap dimiliki setiap pendidik
1,6 * Format Remedial & Pengayaan tersedia lengkap dimiliki pendidik
1,7 * Pedoman Teknis Peniliaian Berbasis Kelas tersedia lengkap dimiliki pendidik
1,8 * Pedoman Pengembangan RPP tersedia lengkap dimiliki pendidik
1,9 * Dokumen RPP tersedia lengkap dimiliki pendidik
2 STANDAR KOMPETENSI LULUSAN
2,1 * Rata-rata KKM setiap pelajaran dan setiap tingkat, 77
2,2 * Prestasi Siswa bidang Akademik (OSN) mencapai tingkat Provinsi, dan
Non Akademik mencapai juara 1 tingkat Kabupaten
2,3 * Rata-rata nilai UN meningkat sekitar 1
3 STANDAR PROSES PEMBELAJARAN
3,1 * 100% pendidik memiliki kesiapan materi pembelajaran
3,2 * 100% pendidik melakukan analisis Kompetensi Dasar yang akan diajarkan
3,3 * 100% pendidik memiliki buku sumber
3,4 * 50% pendidik menyiapkan alat peraga
3,5 * 100% pendidik memiliki model-model pembelajaran, terutama CTL
3,6 * 100% pendidik melakukan berbagai inovasi pengelolaan kelas
3,7 * 30% pendidik melakukan inovasi bahan PBM dengan memanfaatkan teknologi
3,8 * 30% pendidik melakukan inovasi sumber pembelajaran dari internet
3,9 * 100% pendidik memiliki perangkat penilaian berbagai ragam semua MP & tingkat
3.10' * 100% tingkat efektifitas penyelenggaraan evaluasi
3,11 * Sekolah memiliki dokumen pengembangan bank soal untuk 4 MP UN
3,12 * Sekolah menyelenggarakan 3 kali Uji Coba peningkatan prestasi khusus kelas 9
3,13 * Sekolah melaksanakan 2 kali supervisi klinis kepada pendidik & 1 kali kpd TU
4 STANDAR PENDIDIK & TENAGA KEPENDIDIKAN
4,1 Kepala Sekolah
* Kualifikasi pendidikan S2
* Komitmen untuk memajukan sekolah secara keseluruhan tinggi
* Akses & Kredibilitas tinggi
4,2 Guru
* Jumlah Guru secara kuantitas sesuai standar
* Kualifikasi pendidikan minimal S1/A4
* Guru BK, minimal S1 Non BK telah bersertifikat BK
* 100% kinerja Guru dalam menyusun administrasi PBM & BK
* 99% Rata-rata kehadiran Guru
17
4.3 TU, Laboran dan Pustakawan
* Jumlah tenaga TU secara kuantitas 7 orang
* Kualifikasi pendidikan TU minimal SMP
* 90% kinerja tenaga TU
* 95% Rata-rata kehadiran tenaga kependidikan
* Sekolah memiliki tenaga Laboran, 1 orang bersertifikat Laboran
* Sekolah memiliki tenaga Pustakawan, 1 orang bersertifikat
5 STANDAR PENGELOLAAN
5.1 * Minimal mempertahankan nilai akreditasi B
5.2 * Struktur Organisasi Sekolah berikut Tupoksi Manajemen, tersedia
5.3 * Struktur Tata Usaha berikut rincian tupoksi, tersedia
5.4 * Administrasi Kepala Sekolah, tersedia
5.5 * Administrasi WKS/PKS, tersedia
5.6 * Administrasi Umum (Buku Tamu, Agenda Surat Masuk/Keluar, Kartu Disposisi &
5.7 kendali Surat, dll), tersedia - terlaksana dengan benar
5.8 * Administrasi Kepegawaian (Buku Induk Pegawai, File Pegawai, Buku Pemantauan
5.9 Kenaikan pangkat, dll), tersedia - terlaksana dengan benar
5.10' * Administrasi Kesiswaan (Buku Induk Siswa, M utasi, Klaper, Absen Kelas, Buku Laporan
5.11 Kemajuan Siswa, Legger Siswa, Buku Piket, dll), tersedia - terlaksana dengan benar
5.12 * Administrasi Keuangan ( BKU, BKT, BPB, BPP, SPJ, Laporan), tersedia - terlaksana
5.13 dengan benar
5.14 * Administrasi Kelengkapan (Buku Barang Inventaris, BHP, BTHP, Kartu Stok Barang,
5.15 Buku Pengeluaran Barang, Laporan Barang Inventaris, dll), tersedia - terlaksana
5.16 dengan benar
5.17 * Administrasi Kurikulum, tersedia - terlaksanakan dengan benar
6 STANDAR SARANA PRASARANA
6.1 * Status tanah Hak Guna Bangun YPI Tunas Baru Ciparay
6.2 * Luas Tanah 1798 m2, dioptimalkan
6.3 * Luas Bangunan, 1170m2, dioptimalkan
6.4 * Jumlah Rombel, 13 rombel
6.5 * Jumlah Kelas, 13 kelas
6.6 * R.Perpustakaan, 1 buah ukuran standar
6.7 * R. Laboratorium, 1 buah ukuran standar
6.8 * R. Komputer Siswa (R. Multimedia), 1 buah ukuran standar
6.9 * R. Mushola, 1 buah ukuran memadai
6.10' * R. UKS, 1 buah ukuran standar
6.11 * R. Kepala Sekolah, 1 buah ukuran standar
6.12 * R. PKS & WKS, 1 buah ukuran standar
6.13 * R. Guru, 1 buah ukuran standar
6.14 * R. Tata Usaha, 1 buah ukuran standar
6.15 * R. Labolatorium Bahasa, 1 buah ukuran standar

18
6.16 * R. Ketrampilan, 1 buah ukuran standar
6.17 * Lapangan Upacara, 1 buah ukuran memadai
6.18 * Lapangan Olah Raga (Sepak Bola Mini, Volly), ukuran standar
6.19 * WC Kepala Sekolah, 1 buah ukuran ideal
6.2 * WC Guru & TU, 1 buah ukuran ideal
6.21 * WC Siswa, 2 Unit ukuran memadai
6.22 * Media Pembelajaran MP UN + IPS, OR, dan Seni Budaya, rata-rata terpenuhi 50%
6.23 * Media Pembelajaran BK & IMTAQ, rata-rata terpenuhi 30%
6.24 * Buku Pelajaran Pokok, terpenuhi dengan ratio 1 : 1
6.25 * Buku Referensi, terpenuhi dengan ratio 1 : 1
6.26 * Buku Fiksi, terpenuhi dengan ratio 1 : 1
6.27 * Buku Ensiklopedia, terpenuhi dengan ratio 1 : 4
6.28 * Perangkat Komputer + Printer untuk TU, 2 Unit
6.29 * Perangkat Komputer + Printer untuk Guru, 2 Unit
6.3 * Perangkat Nootbook + In Fokus sebagai media pembelajaran, terpenuhi 2 Unit
6.31 * Televisi + VCD/DVD sebagai media pembelajaran, 2 Unit
7 STANDAR PEMBIAYAAN
7.1 * Sekolah menggalang dana dari Pemerintah melalui BOS Pusat, Provinsi, Kab.
7.2 * Sekolah menjalin kerja dengan penyandang dana, seperti donatur
7.3 * Sekolah menggalang dana dari berbagai sumber termasuk Sponsor
7.4 * Sekolah sebagai Income Generating Activities
7.5 * Sekolah memberdayakan potensi sekolah dan lingkungan
7.6 * Sekolah menjalin kerjasama dgn Alumni dalam penggalangan dana pendidikan
8 STANDAR PENILAIAN
8.1 * Penilaian Harian, UAS, UKK, UTS, Ujian Sekolah, UN terlasana sesuai ketentuan dan
8.2 Kalender pendidikan sekolah
8.3 * Prestasi belajar siswa meningkat 1
8.4 * Laporan Kemajuan Siswa, terlaksana sesuai ketentuan & kalender pendidikan
9 BUDAYA & LINGKUNGAN
9.1 * Budaya Kompetitif di antara siswa semakin berkembang
9.2 * Budaya Penghijauan Sekolah, berjalan & terlaksana dengan baik

19
6. Analisis Swot
ANALISIS SWOT
KRITERIA
FUNGSI & FAKTOR Kesiapan
KESIAPAN Kondisi Nyata
siap tidak
A. Fungsi Sarana
1. Faktor Internal
a. Dokumen Kurikulum Tersedia, 100% 95% v
b. Dokumen Mulok Tersedia, 100% 80% v
c. Buku Referensi Minimal 2/guru 2 /guru v
d. Ruang MGMP Tersedia Tersedia v
e. Komputer Siswa 40 Unit 20 Unit v
2. Faktor Eksternal
a. Dukungan luar dalam Mencapai, 100% 80% v
pengadaan sarana
Kurikulum
b. Diklat Guru tingkat Tersedia memadai Tidak memadai v
Kab., Prov., Nas.
c. MGMP tingkat Kab. Terjadwal berkala Terlaksana v
d. Seminar-seminar Tersedia memadai Tidak memadai v
B. Fungsi SDM
1. Faktor Internal
a. Jumlah Guru 25 30 v
b. Guru MP berkelayakan 20 25 v
c. Kualifikasi Guru 100% S1 80% S1 v
d. Beban Mengajar Guru 24 JP 20 JP v
e. Pemahaman Penilaian 100% 75% v
f. Jumlah Pemb. OSIS 2 1 v
g. Pembina/pelatih Ekskul 10 orang 6 orang v
h. Ratio pembina Ekskul 1:25 1:15 v
dengan jumlah siswa
i. Jumlah TU 5 orang 3 orang v
j. Kualifikasi TU 100% terampil 80% terampil v
2. Faktor Eksternal
a. Kompetensi Guru dlm 100% 85% v
memahami & menyusun
perangkat pembel.
b. Komitmen Guru 100% 85% v
c. Kesiapan Guru melak- tinggi cukup tinggi v
sanakan tugas secara
konsisten
20
21
ANALISIS SWOT
FUNGSI & FAKTOR KRITERIA KESIAPAN Kesiapan
Kondisi Nyata
Siap Tidak
d. Kompetensi TU 100% 75% v
e. Komitmen TU 100% 85% v
f. Kompetensi Pembina 100% 85% v
Ekskul
C. Fungsi Pembiayaan
1. Faktor Internal
a. Alokasi anggaran skl Dibuat memadai Dibuat v
b. Ketersediaan anggaran Tersedia memadai Tersedia v
c. Penyusunan RAB Dibuat tiap tahun Dibuat tiap tahun v
d. Ketersediaan dana Memadai sesuai APBS Sessuai APBS v
e. Pengelolaan dana Dikelola profesional Dikelola profesional v
f. Alokasi dana untuk PBM Sesuai kebutuhan Sesuai APBS v
g. Ketersediaan dana PBM Tersedia Tersedia v
h. Penyusunan RAPBS Dibuat tiap tahun Dibuat tiap tahun v
i. Keterlibatan Stakeholder Partisipatif Partisipatif v
dlm penyusunan RAPBS
j. Pengelolaan Keuangan Dikelola profesional Sesuai standar v
k. Pelaporan Keuangan Terlaksana berkala Terlaksana berkala v
l. Partisipasi berbagai pihak Tinggi Belum merata v
dlm dukungan keuangan
2. Faktor Eksternal
a. Bantuan pihak lain dalam Pelatihan menyeluruh Belum menyeluruh v
peningkatan kompetensi
guru & TU
b. Sumbangan Komite skl Sesuai APBS belum v
c. Subsidi Pemerintah Sesuai APBS Sesuai APBS v
D. Fungsi Kesiswaan
1. Faktor Internal
a. Jumlah Siswa perkelas 32 orang Rata-rat 40 orang v
b. Tata Tertib Siswa Ada Ada v
c. Kehadiran Siswa Minimal 97% Rata-rata 95% v
d. Ratio rombel : kelas 1 : 1' 1 : 1' v
2. Faktor Eksternal
a. Kedisiplinan siswa
* Cara berpakaian Sesuai ketentuan Sesuai ketentuan v
* Berperilaku Sopan santun cukup sopan v
* Kesadaran lingkungan Tinggi cukup tinggi v
b. Kasus-kasus Siswa Tanpa kasus 3 kasus v
c. Dukungan orang tua thd Tinggi Belum merata v
belajar siswa
22
ANALISIS SWOT
KRITERIA
FUNGSI & FAKTOR Kesiapan
KESIAPAN Kondisi Nyata
Siap Tidak
E. Fungsi Sarana Prasarana
1. Faktor Internal
a. Buku pelajaran 1 : 1/MP 1 : 1/MP v
b. Alat Kegiatan Ekstra 100% terpenuhi 85% v
c. Alat & bahan Praktek 100% terpenuhi 85% v
d. ATK 100% terpenuhi 100% v
e. Ruang Kelas 13 lokal 13 lokal v
f. Ruang Penunjang
* Lab. IPA 1 lokal 1 lokal v
* Perpustakaan 1 lokal 1 lokal v
* Ruang Ekskul 100% terpenuhi belum ada v
* Ruang Guru 1 lokal 1 lokal v
* Ruang TU 1 lokal 1 lokal v
* Ruang Komputer 1 lokal digunakan R. Kelas v
* Ruang Ketrampilan 1 lokal belum ada v
g. Alat peraga tiap MP 1 set/MP 1 set utk MP tertentu v
h. Alat & bahan Praktek IPA Memadai belum memadai v
i. Alat-alat Kesenian Memadai belum memadai v
j. Alat-alat OR Memadai Memadai v
k. Daya Listrik Sesuai kebutuhan sesuai kebutuhan v
l. Komputer 40 Unit 6 Unit v
m. Internet Terpasang Belum terpasang v
n. Kelengkapan Sarana Lengkap Belum lengkap v
2. Faktor Eksternal
a. Bantuan Sanpras Sesuai kebutuhan Belum sesuai v
b. Bantuan Pemerintah Memadai Belum memadai v
c. Bantua masyarakat dan Memadai Belum memadai v
Orang tua murid
F. Fungsi PBM
1. Faktor Internal
a. Kegiatan Tatap Muka 100% 90% v
b. Remedial Teaching Terlaksana berkala Belum terlaksana v
c. Pengayaan & Pemantap Terlaksana berkala Terlaksana v
an
d. Penanganan Siswa ber- Kontinyu Kontinyu v
masalah
e. Reward kepada Siswa Dilaksanakan berkala Berkala v
Berprestasi

23
ANALISIS SWOT
KRITERIA
FUNGSI & FAKTOR Kesiapan
KESIAPAN Kondisi Nyata
Siap Tidak
f. Lomba-lomba Tingkat Terjadwal Belum terjadwal v
Sekolah
g. Penyusunan Jadwal Awal Semester Awal Semester v
Pelajaran
h. Kelompok Belajar Terbentuk tiap Kelas Belum optimal v
i. Acuan tentang KKM Ada dibuat Ada dibuat v
j. Rencana Penilaian Terjadwal Terjadwal v
k. Penilaian Berkala Terjadwal Terjadwal v

2. Faktor Eksternal
a. Motivasi belajar Siswa Tinggi Belum merata v
b. Komitmen Guru Tinggi Belum merata v
c. Perangkat Penilaian Dibuat Dibuat v
d. Analisis Penilaian Dibuat Dibuat v

G. Fungsi Manajemen
1. Faktor Internal
a. Pembagian Tugas Pega- Ada dibuat Ada dibuat v
wai
b. Hubungan Tata Kerja Ada dibuat Ada dibuat v
komponen sekolah
c. Penyusunan Program Dibuat tiap Tahun Dibuat tiap Tahun v
Kerja Sekolah
d. Pelaksanaan Supervisi Terlaksana berkala Belum berkala v

2. Faktor Eksternal
a. Komitmen dan Kesiapan Tinggi Belum merata v
pihak yang Terlibat

24
7. Alternatif Langkah-langkah Pemecahan Masalah
25
ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH PADA
PROGRAM & RINCIANNYA
MASALAH KOMPONEN/FAKTOR

1. STANDAR ISI
1.1 Pengadaan Dokumen Kurikulum 1.1 Workshop KTSP
1.2 Pengadaan Referensi 1.2 Pengadaan Referensi
1.3 Penyusunan program pengajaran 1.3 Penyusunan program pengajaran
melalui lokakarya guru melalui lokakarya guru
1.4 Penyusunan program pembinaan 1.4 Penyusunan program pembinaan
OSIS & Ekskul OSIS & Ekskul
1.5 M engajukan bantuan dari Kondisi ekonomi 1.5 M engajukan bantuan dari
berbagai pihak masyarakat berbagai pihak
2. STANDAR KOMPETENSI LULUSAN
2.1 Pelaksanaan Uji Coba UN 3 kali 2.1 Pelaksanaan Uji Coba UN 3 kali
2.2 Pemantapan/Pengayaan 2.2 Pemantapan/Pengayaan
Siswa kelas 9 Siswa kelas 9
2.3 M elaksanakan Lomba-lomba 2.3 M elaksanakan Lomba-lomba
3. STANDAR PROSES PEMBELAJARAN
3.1 Penyusunan model-model 3.1 Penyusunan model-model
pembelajaran pada RPP pembelajaran pada RPP
3.2 Pengendalian pelaksanaan 3.2 Pengendalian pelaksanaan
kegiatan Tatap M uka kegiatan Tatap M uka
3.3 Pengendalian pelaksanaan 3.3 Pengendalian pelaksanaan
Bimbingan Bimbingan
3.4 Pengendalian Tata Tertib siswa 3.4 Pengendalian Tata Tertib siswa
3.5 Pembinaan OSIS berkala melalui 3.5 Pembinaan OSIS berkala
LDKS melalui LDKS
3.6 Pengendalian Kompetensi siawa 3.6 Pengendalian Kompetensi siswa
3.7 Pembinaan Ekskul sesuai 3.7 Pembinaan Ekskul sesuai
minat dan bakat siswa: minat dan bakat siswa:
Pramuka, Paskibra Sekolah, Pramuka, Paskibra Sekolah,
Volly Ball, Pembinaan Prestasi, Volly Ball, Pembinaan Prestasi,
Seni Tradisional Sunda, dan Seni Tradisional Sunda, dan
Cub Bahasa Inggris Cub Bahasa Inggris
3.8 Pemberian Beasiswa Prestasi 3.8 Pemberian Beasiswa Prestasi
4. STANDAR PENDIDIK & TENAGA KEPENDIDIKAN
4.1 Pengendalian kehadiran Guru 4.1 Piket PKS, dan Piket Guru
dan Karyawan
4.2 Pengendalian penyelesaian 4.2 Alokasi dana pengadaan BHP &
Administrasi Guru ATK Administrasi Guru

26
ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH PADA
PROGRAM & RINCIANNYA
MASALAH KOMPONEN/FAKTOR

4.3 M otivasi untuk melanjutkan 4.3 M engusulkan bantuan beasiswa


studi melalui izin belajar kpd pemerintah daerah
4.4 M engikutsertakan dlm berbagai 4.4 M engalokasikan dana lebih
pelatihan/work shop besaruntuk kegiatan pelatihan
4.5 M engaktifkan M GM P Sekolah 4.5 M engalokasikan dana untuk
dan Gugus kegiatan M GM P sekolah/ Gugus
4.6 M otivasi bagi Guru yang 4.6 M engalokasikan dana Pelatihan
melaksanakan PTK PTK serta Reward
4.7 Bekerjasama dengan pihak lain 4.7 M engalokasikan dana Workshop
dalam Lesson Study Lesson Study
4.8 M engikutsertakan pada pemilihan 4.8 M engikutsertakan pada
Guru Berprestasi pemilihan Guru Berprestasi
4.9 Peningkatan kemampuan Guru 4.9 Peningkatan kemampuan Guru
tentang Penilaian tentang Penilaian
4.10 M enyusun perangkat Penilaian 4.10 M enyusun perangkat Penilaian

5. STANDAR PENGELOLAAN
5.1 Pengendalian Ketuntasan bel. 5.1 Optimalisasi program
5.2 Optimalisasi BK terhadap 5.2 Optimalisasi BK terhadap
siswa bermasalah siswa bermasalah
5.3 M engikutsertakan dalam berbagai 5.3 M embentuk pembinaan dan
even perlombaan mengikutsertakan lomba
5.4 Pengendalian kebersihan 5.4 Optimalisasi piket kelas dan
lingkungan sekolah Pemberdayaan petugas
5.5 Penilaian Kebersihan Kelas 5.5 Lomba Kebersihan antar Kelas
secara berkala
5.6 Penyuluhan Anti Narkoba 5.6 M engundang pihak Kepolisian
5.7 Pembinaan Budi Pekerti secara 5.7 Pembinaan Budi Pekerti secara
terpadu dalam M P terpadu dalam M P
5.8 Penyusunan program kerja 5.8 Workshop RPS
sekolah melibatkan warga skl
5.9 M elaksanakan program sesuai 5.9 M elaksanakan program sesuai
pembagian tugasnya pembagian tugasnya
5.10 M engendalikan kegiatan2 5.10 M engendalikan kegiatan2
Sekolah Sekolah
5.11 M elaksanakan Supervisi secara 5.11 M elaksanakan Supervisi secara
berkala berkala
5.12 Penyusunan RAPBS & RKAS 5.12 Penyusunan RAPBS & RKAS
5.13 Keringanan kepada siswa tidak 5.13 M engusulkan BSM kepada instasi
mampu terkait bagi siswa tidak mampu

27
ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH PADA
PROGRAM & RINCIANNYA
MASALAH KOMPONEN/FAKTOR

5.14 Bantuan transfort bagi Siswa 5.14 M engalokasikan transfort bagi


tidak mampu/miskin miskin dalam RAPBS
5.15 M engelola keuangan sesuai 5.15 M engelola keuangan sesuai
standar standar
5.16 M elaksanakan pelaporan 5.16 M elaksanakan pelaporan
secara berkala kepada pihak secara berkala kepada pihak
yang berkompeten yang berkompeten
6. STANDAR SARANA PRASARANA
6.1 Perbaikan Ruang Kelas 6.1 Perbaikan Ruang Kelas
6.2 Perbaikan Ruang Kantor 6.2 Perbaikan Ruang Kantor
6.3 Penambahan Ruang Kelas 6.3 Penambahan Ruang Kelas
6.4 Pemeliharaan WC & R. Kelas 6.4 Pemeliharaan WC & R. Kelas
6.5 Pengadaan R. Ekskul 6.5 Pengadaan R. Ekskul
6.6 Penambahan M eja Kursi siswa 6.6 Penambahan M eja Kursi siswa
6.7 Penambahan Komputer 6.7 Penambahan Komputer
6.8 Pengadaan Referensi 6.8 Pengadaan Referensi
6.9 Pengadaan Alat Peraga 6.9 Pengadaan Alat Peraga
6.10 Pengadaan Alat-alat OR 6.10 Pengadaan Alat-alat OR
6.11 Penambahan Laptop/ Nootbook 6.11 Pengadaan Laptop/Nootbook
6.12 Penambahan In Fokus (LCD) 6.12 Pengadaan In Fokus (LCD)

7. STANDAR PEMBIAYAAN
7.1 M engadakan Kerjasama dgn 7.1 M engadakan Kerjasama dgn
Instasi terkait Instasi terkait
7.2 Kerjasama dengan berbagai pihak 7.2 Kerjasama dengan berbagai
pihak
7.3 Pemberdayaan masyarakat 7.3 Pemberdayaan masyarakat
8. STANDAR PENILAIAN
8.1 Penetapan KKM 8.1 Penetapan KKM
8.2 M elaksanakan penilaian secara 8.2 M elaksanakan penilaian secara
berkala: Ulangan Harian, UAS, berkala: Ulangan Harian, UAS,
UKK, UTS, US dan UN UKK, UTS, US, dan UN

28
B. LANDASAN
1. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem
Pendidikan Nasional
2. Perman Pemerintah No. 32 Tahun 2013 , tentang Standar Nasional
Pendidikan
3. Permen Diknas RI Nomor : 54 Tahun 2013, tentang Standar Kompetensi
Lulusan
4. Permen Diknas RI Nomor : 64 Tahun 2013, tentang Standar isi
5. Permen Diknas RI Nomor: 65 Tahun 2013, tentang Standar Proses
6. Permen Diknas RI Nomor: 66 Tahun 2013, tentang Standar Penilaian
7. Permen Diknas RI Nomor: 61 Tahun 2014, tentang KTSP
8. Permen Diknas RI Nomor: 62 Tahun 2014, tentang Ekstrakulikuler
9. Permen Diknas RI Nomor: 63 Tahun 2014, tentang Kepramukaan
10. Permen Diknas RI Nomor: 68 Tahun 2014, tentang Peran guru TIK
11. Permen Diknas RI Nomor: 53 Tahun 2015, tentang Penilaian hasil
belajar
12. Pergub Jabar Nomor : 69 Tahun 2013 Mulok Bahasa Daerah (Wajib bagi
seluruh siswa di Jabar)
13. Surat Edaran Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Nomor
156928/MPK.A/KR/2013 , tanggal 8 November 2013, perihal
Implementasi Kurikulum 2013;.

14. Rencana Kegiatan Sekolah (RKS) SMP Tunas Baru Ciparay Tahun
Pelajaran 2016/2017;
15. SK Kepala Sekolah tentang penyusunan KTSP 2013
16. Pergub Nomor : 25 Tahun 2007 Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH)
17. Permendikbud Nomor : 23 tahun 2015, tentang Penumbuhan Budi
Pekerti.

C. PROGRAM PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP (PLH)


29
Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No.
008C/U/1975 dan Pergub Nomor : 25 Tahun 2007, tentang Pendidikan
Lingkungan Hidup (PLH). Dalam SK tersebut menetapkan bahwa Pendidikan
Kependudukan dan Lingkungan Hidup (PKLH) mulai diterapkan di Sekolah
Dasar (SD). Dalam Surat Keputusan tersebut dinyatakan bahwa PKLH
diajarkan tidak dalam bentuk mata pelajaran tersendiri, tetapi dalam bentuk
kesatuan dengan mata pelajaran dan bidang studi tertentu melalui pendekatan
terpadu (integrative).
Oleh karena itu sekolah mempunyai kewajiban untuk membangkitkan
kepekaan dan kesadaran akan lingkungan pada kaum remaja, membuka
wawasan dan mendidik mereka untuk berinteraksi dan bersikap dengan penuh
tanggung jawab.
Tujuan pendidikan lingkungan hidup di sekolah adalah sebagai berikut:
Mengantarkan kaum muda untuk memahami alam dengan penuh kasih
sayang dan hormat terhadap sesame makhluk/ciptaannya.
Metode pendekatannya adalah dengan cara : Pendekatan integratif
(terpadu) Pendekatan ini dilaksanaka bertolak dari kenyataan bahwa materi
kurikulum sudah terlalu banyak. Dalam pendekatan ini, materi PLH
dipadukan kedalam mata pelajaran yang dianggap relevan dalam kurikulum
yang berlaku.

D. PROGRAM PENUMBUHAN BUDI PEKERTI DAN LITERASI (PBPL)


1. Penumbuhan Budi Pekerti
PBPL adalah pembiasaan sikap dan perilaku positif di sekolah, yang
dimulai sejak masa orientasi peserta didik baru sampai dengan kelulusan.
Penerapan Penumbuhan Budi Pekerti pada jenjang SMP, dilaksanakan
melalui kemandirian peserta didik, seperti membiasakan keteraturan dan
pengulangan yang dimulai sejak dari masa orientasi peserta didik baru,
proses kegiatan ekstrakurikuler, intrakurikuler, sampai dengan kelulusan.
Lingkup kegiatan PBP dibagi menjadi tujuh, yaitu :
30
a) Menumbuhkembangkan nilai moral dan spiritual,
b) Menumbuhkembangkan nilai kebangsaan dan kebhinekaan,
c) Mengembangkan interaksi positif antar peserta didik,
d) Merawat diri dan lingkungan sekolah.
e) Mengembangkan potensi diri peserta didik secara unik,
f) Pelibatan orang tua dan
g) Masyarakat di sekolah.

2. Program Literasi
Gerakan Literasi Sekolah adalah gerakan sosial dengan dukungan
kolaborasi berbagai elemen, yang dimulai dari lembaga pendidikan.
a). Sasaran Kegiatan Literasi
Gerakan Literasi Sekolah mengajak semua pihak untuk terlibat dalam
usaha penyadaran budaya literasi, yakni:
1) Sekolah, sebagai lembaga yang menjadi tempat pelaksanaan gerakan
2) Guru, sebagai tenaga pendidik dan teladan bagi siswa
3) Siswa, sebagai sasaran utama gerakan
4) Pemerintah Daerah (Dinas Pendidikan), sebagai pembuat kebijakan
5) Yayasan penyelenggara pendidikan, sebagai pembuat kebijakan
6) Pengelola Perpustakaan, sebagai pusat kegiatan baca-tulis
7) Perusahaan, sebagai penyumbang buku melalui program CSR
8) Media Massa, sebagai saluran informasi masyarakat

b). Bentuk Kegiatan di Sekolah


Gerakan Literasi Sekolah adalah sebuah program intervensi
pembudayaan literasi yang tepat, mudah dilaksanakan, dilakukan secara
sistemik, komprehensif, merata pada semua komponen sekolah,
berkelanjutan, dan dikelola secara profesional oleh lembaga yang
kredibel.
Adapun kegiatan yang akan dilakukan dalam Gerakan Literasi
Sekolah ini adalah sebagai berikut :
1. Tahap Pertama
Pembiasaan kegiatan membaca yang menyenangkan selamadi
ekosistem sekolah. Pembiasaan ini bertujuan untuk menumbuhkan minat
terhadap bacaan dan terhadap kegiatan membaca dalam diri warga
sekolah. Penumbuhan minat baca merupakan hal fundamental bagi
pengembangan kemampuan literasi peserta didik.

2. Tahap kedua:
31
Pengembangan minat baca untuk meningkatkan kemampuan
literasi Kegiatan literasi pada tahap ini bertujuan mengembangkan
kemampuan memahami bacaan dan mengaitkannya dengan pengalaman
pribadi, berpikir kritis, dan mengolah kemampuan komunikasi secara
kreatif melalui kegiatan menanggapi bacaan pengayaan.

3. Tahap ketiga
Pelaksanaan pembelajaran berbasis literasi Kegiatan literasi
pada tahap pembelajaran bertujuan mengembangkan kemampuan
memahami teks dan mengaitkannya dengan pengalaman pribadi,
berpikir kritis, dan mengolah kemampuan komunikasi secara kreatif
melalui kegiatan menanggapi teks buku bacaan pengayaan dan buku
pelajaran. Buku laporan kegiatan membaca pada tahap pembelajaran ini
disediakan oleh wali kelas.

E. TUJUAN PENGEMBANGAN
Tujuan disusunnya Kurikulum SMP Tunas Baru Tahun Pelajaran
2016/2017 adalah agar sekolah memiliki acuan sekaligus pedoman
penyelenggaraan kegiatan pembelajaran dan pemenuhan 8 Standar Nasional
Pendidikan (SNP) dan Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH).
Di samping itu Kurikulum merupakan sebuah upaya dalam mencapai
tujuan pendidikan di lingkungan sekolah pada khususnya dan pendidikan
nasional pada umumnya. Kurikulum SMP Tunas Baru Tahun Pelajaran
2016/2017 juga diharapkan menjadi motivasi bagi bapak/ibu guru untuk
melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan pendekatan saintifik, sehingga
peserta didik mendapat kesempatan untuk mengembangkan potensi:
a. Sikap; menerima, menjalankan, menghargai, menghayati, dan
mengamalkan
b. Pengetahuan; mengingat, memahami, menerapkan, menganalisis, dan
mengevaluasi
c. Keterampilan; mengamati, menanya, mencoba, menalar, menyaji,
mencipta.

32
F. PRINSIP-PRINSIP PENGEMBANGAN KURIKULUM
Kurikulum SMP Tunas Baru Ciparay ini dikembangkan berdasarkan
beberapa prinsip, diantaranya prinsip bahwa peserta didik memiliki posisi
sentral untuk mengembangkan kompetensinya agar menjadi manusia yang
beriman dan bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat,
berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis
serta bertanggungjawab. Selain hal tersebut, Kurikulum ini juga dikembangkan
berdasarkan prinsip-prinsip yang lainnya yakni beragam dan terpadu, tanggap
terhadap perkembangan IPTEK, relevan dengan kebutuhan kehidupan,
menyeluruh dan berkesinambungan, belajar sepanjang hayat dan keseimbangan
antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah, menjunjung dan
menumbuh kembangkan budaya dan karakter bangsa.

1. Berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan


peserta didik serta lingkungannya
Peserta didik memiliki posisi sentral dalam mengembangkan kompetensinya
agar menjadi manusia beriman dan bertakwa kepada Alloh SWT, berakhlak
mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang
demokratis serta bertanggung jawab.
2. Beragam dan terpadu
Keragaman karakteristik peserta didik, kondisi daerah, jenjang/jenis
pendidikan, dan menghargai tidak diskriminatif terhadap perbedaan agama,
suku, budaya, adat istiadat, status social ekonomi, dan gender.
3. Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan
seni
Atas dasar kesadaran bahwa IPTEK dan Seni berkembang secara dinamis.
Kurikulum memberikan pengalaman belajar peserta didik mengikuti serta
33
memanfaatkan secara tepat perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan
seni.
4. Relevan dengan kebutuhan kehidupan
Melibatkan pemangku kepentingan (Stakeholders) untuk menjamin relevansi
pendidikan dengan kebutuhan kehidupan kemasyarakatan, dunia usaha dan
dunia kerja. Kurikulum dituntut untuk mengembangkan ketrampilan pribadi,
berpikir, social, akademik, dan ketrampilan vokasional.
5. Menyeluruh dan berkesinambungan
Kurikulum mencakup keseluruhan dimensi kompetensi bidang kajian
keilmuan dan mata pelajaran direncanakan berkesinambungan antara semua
jenjang pendidikan.
6. Belajar sepanjang hayat
Proses pengembangan, pembudayaan dan pemberdayaan peserta didik harus
mencerminkan keterkaitan antar unsur pendidikan formal, nonformal dan
informal dengan memperhatikan kondisi tuntutan lingkungan.
7. Seimbang antar kepentingan nasional dengan kepentingan daerah
Kepentingan nasional dan daerah saling mengisi serta memberdayakan,
sejalan dengan motto Bhineka Tunggal Ika dalam kerangka Negara Kesatuan
Republik Indonesia (NKRI).
BAB II
TUJUAN SATUAN PENDIDIKAN

A. Tujuan Pendidikan Dasar


Berdasarkan tujuan institusinal, yaitu tujuan yang harus dicapai oleh
setiap lembaga pendidikan. Atau dapat didefinisikan sebagai kualifikasi yang
harus dimiliki oleh setiap siswa setelah mereka menempuh atau dapat
menyelesaikan programnya pada suatu lembaga pendidikan tertentu. Tujuan
institusinal merupakan tujuan untuk mencapai tujuan umum, dirumuskan
dalam bentuk kompetensi lulusan setiap jenjang pendidikan, misalnya standar
kompetensi pendidkan dasar.
34
Tujuan pendidikan dirumuskan sesuai dengan Undang-Undang No. 20
Tahun 2003 Pasal 3, yakni untuk berkembangnya potensi peserta didik menjadi
manusia beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME, berakhlak mulia, sehat,
berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara demokratis serta
bertanggung jawab.
Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005, tentang Standar
Nasional Pendidikan Bab V Pasal 26 dijelaskan Standar Kompetensi Lulusan
pada jenjang pendidikan dasar bertujuan untuk meletakan dasar kecerdasan,
pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta ketrampilan untuk hidup mandiri
dan mengikuti pendidikan lebih lanjut. Kurikulum SMP Tunas Baru Tahun
Pelajaran 2016/2017 juga diharapkan menjadi motivasi bagi bapak/ibu guru
untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan pendekatan saintifik,
sehingga peserta didik mendapat kesempatan untuk mengembangkan potensi:
a. Sikap; menerima, menjalankan, menghargai, menghayati, dan
mengamalkan
b. Pengetahuan; mengingat, memahami, menerapkan, menganalisis, dan
mengevaluasi
c. Keterampilan; mengamati, menanya, mencoba, menalar, menyaji,
mencipta.

B. VISI DAN MISI


Perkembangan dan tantangan masa depan yang sangat cepat dan
kompetitif, seperti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, globalisasi
diberbagai bidang kehidupan, tingkat kompetisi yang sangat ketat dalam berbagai
sektor, berubahnya paradigma masyarakat terhadap moral dan etika lokal,
termasuk telah memudarnya kepekaan terhadap budaya dan lingkungan memicu
35
SMP Tunas Baru Ciparay Kabupaten Bandung untuk merespon secara positif
tantangan sekaligus peluang tersebut melalui penetapan Visi Sekolah. Adapun
visi sekolah adalah sebagai berikut :

1. VISI
”Mewujudkan Lingkungan Sekolah yang bersih, hijau dan
santun, berprestasi dalam Iptek berlandaskan Imtaq”

Indikator :
1. Terwujudnya peningkatan keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan YME
2. Terwujudnya peningkatan kebersihan dan keindahan lingkungan sekolah
3. Terwujudnya peningkatan prilaku santun, ramah dan murah senyum
4. Terwujudnya peningkatan disiplin dan penegakan tata tertib sekolah yang
dilandasi semangat demokrasi
5. Terwujudnya peningkatan daya pikir, pengetahuan dan keterampilan
akademik
6. Terwujudnya peningkatan kemampuan dan keterampilan non akademik
7. Terwujudnya suasana proses belajar mengajar yang kondusif, nyaman dan
menyenangkan
8. Terwujudnya peningkatan kualitas lulusan yang dapat melanjutkan
kejenjang pendidikan yang lebih tinggi.

2. MISI
Untuk dapat mewujudkan Visi tersebut, SMP Tunas Baru Ciparay
Kabupaten Bandung merumuskan misi-misi, sebagai berikut :
1. Mengembangkan kurikulum sekolah yang lengkap dan berwawasan
Religius dan berwawasan Lingkungan
36
2. Melaksanakan penyelenggaraan pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif
dan menyenangkan.
3. Melaksanakan tata tertib sekolah dan budaya hidup berdisiplin
4. Mengembangkan fasilitas sekolah yang relevan dan tepat guna
5. Mengimplementasikan manajemen sekolah yang baik
6. Melaksanakan kegiatan ektrakurikuler olah raga, seni dan budaya
7. Mengembangkan kemampuan kreativitas seni dan olah raga yang tangguh
dan kompetitif
8. Mengembangkan kegiatan di luar sekolah berupa ekstrakurikuler
9. Meningkatkan standar kelulusan
10. Memenuhi dan mengembangkan sarana dan prasarana pendidikan
11. Mengembangkan dan melengkapi administrasi sekolah

3. TUJUAN SEKOLAH
Tahun Pelajaran 2016/2017 SMP Tunas Baru bertujuan:
1. Meletakan dasar keimanan dan ketakwaan warga sekolah, untuk selalu
menjalankan ibadah dan amal baik,
2. Meningkatkan kinerja dan propesionalisme pendidik dalam:
3. Mengembangkan dan melaksanakan metode/ pendekatan pembelajaran
CTL,
4. Melaksanakan strategi pembelajaran variatif,
5. Mengembangkan bahan dan sumber pembelajaran,
6. Mengembangkan perangkat model penilaian,
7. Mengimplementasikan model evaluasi pembelajaran,
8. Mengembangkan pedoman evaluasi pembelajaran,
9. Mengembangkan dan menerapkan model pembelajaran bagi anak
berprestasi, dan bermasalah,
10. Mengembangkan dan meningkatkan lulusan minimal 65% dapat diterima
di sekolah negeri,
37
11. Mengembangkan dan meningkatkan disiplin semua warga sekolah dalam
upaya peningkatan lingkungan sekolah kondusif, aman, nyaman, sehat,
dan bersih, serta memiliki sikap ramah, santun dan hormat,
12. Sarana dan prasarana memadai,
13. Media dan alat peraga pembelajaran memadai,
14. Administrasi sekolah lengkap memadai,
15. Kepala Sekolah melaksanakan monitoring dan mengevaluasi kinerja
pendidik dan tenaga kependidikan,
16. Sekolah melaksanakan supervisi klinis kinerja pendidik dan tenaga
kependidikan secara berkala,
17. Sekolah mengadakan penggalangan partisifasi masyarakat bersama komite
sekolah.

38
BAB III
STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM

A. Struktur Kurikulum
Kerangka Dasar Kurikulm terdiri dari :
1. Kelompok Mata Pelajaran
Kelompok Mata pelajaran berdasarkan Permen Diknas No. 19 Tahun
2003, terdiri dari
1.1. Kelompok Mata Pelajaran Agama dan Akhlak Mulia
a. Menjalan ajaran agama yang dianut sesuai dengan tahap
perkembangan remaja
b. Menerapkan nilai-nilai kejujuran dan keadilan
c. Memahami keberagaman agama, budaya, suku, ras dan
golongan sosial ekonomi di lingkungan sekitar Menjalan
ajaran agama yang dianut sesuai dengan tahap
perkembangan remaja
d. Berkomunikasi/berinteraksi secara efektif dan santun
mencerminkan harkat serta martabatnya sebagai makhluk
Tuhan
e. Menerapka hidup bersih, sehat, bugaraman, dan
memanfaatkan waktu luang sesuai tuntunan agamanya
f. Memanfaatkan lingkungan sebagai sebagai makhluk
ciptaan Tuhan secara bertanggung jawab
g. Menghargai perbedaan pendapat dalam menjalankan ajaran
agama
1.2. Kelompok mata pelajaran Kewarganegaraan dan
Kepribadian
a. Menerapkan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat,
berbangsa, dan bernegara demi terwujudnya persatuan dalam
NKRI
39
b. Mematuhi aturan-aturan sosial, hukum dan perundangan
c. Menghargai keberagaman agama , budaya, suku, ras, dan
golongan sosial ekonomi dalam lingkup nasional
d. Memanfaatkan lingkungan secara bertanggung jawab
e. Memahami kekurangan dan kelebihan diri sendiiri
f. Berkomunikasi dan berinteraksi secara efektif dan santun
g. Menunjukkan sikap percaya diri
h. Menunjukkan kegemaran membaca dan menulis
i. Menunjukkan kemampuan belajar secara mandiri sesuai
dengan potensi yang dimiliki
j. Menghargai tugas pekerjaan dan memiliki kemampuan
untuk berkarya
k. Menunjukkan kebiasaan hidup bersih, sehat, dan aman
dalam kehidupan sehari-hari
l. Memahami hak dan kewajiban diri dan orang lain dalam
pergaulan
m. Menghargai adanya perbedaan pendapat
n. Menghargai karya seni dan budaya nasional Indonesia
1.3. Kelompok mata pelajaran Ilmu Pengetahuan dan
Tekhnologi
a. Mencari dan menerapkan informasi secara logis, kritis dan
kreatif
b. Menunjukkan kemampuan berpikir logis, kritis dan kreatif
c. Menunjukkan kemampuan belajar secara mandiri sesuai
dengan potensi yang dimilikinya
d. Menunjukkan kemampuan menganalisis dan memecahkan
masalah dalam kehidupan sehari-hari
e. Mendekripsikan gejala alam dan sosial
f. Memanfaatkan lingkungan secara bertanggung jawab
40
g. Menghargai tugas pekerjaan dan memiliki kemampuan
untuk berkarya
h. Menerapkan hidup bersih, sehat, bugar, aman dan
memanfaatkan waktu luang
i. Memiliki ketrampilan menyimak, berbicara, membaca, dan
menulis dalam bahasa Indonesia dan Inggris sederhana
j. Menguasai pengetahuan yang diperlukan mengikuti
pendidikan menengah

1.4. Kelompok mata pelajaran Estetika


a. Memanfaatkan lingkungan untuk kegiatan apresiasi seni
b. Menghargai karya seni, budaya , dan ketrampilan sesuai
dengan budaya lokal
c. Menunjukkan kegemaran membaca dan menulis karya seni

1.5. Kelompok pelajaran Jasmani, olahraga, dan kesehatan


a. Menunjukkan kebiasan hidup bersih, sehat, bugar, aman,
dan memanfaatkan waktu luang dengan memanfaatkan
lingkungan secara bertanggung jawab
b. Mencari menerapkan berbagai informasi tentang potensi
sumber daya lokal menunjang hidup bersih, sehat., aman,
dan memanfaatkan waktu luang
2. Struktur Kurikulum SMP Tunas Baru
Struktur Kurikulum disusun berdasarkan SKLSP dan SKKMP yang
tercantum pada Tabel Struktur Kurikulum berikut ini :
Kelas dan Alokasi Waktu
Komponen
VII VIII IX
A. Mata Pelajaran
1. Pendidikan Agama Islam 2 2 2
2. Pendidikan Kewarganegaraan 2 2 2
3. Bahasa Indonesia 4 4 4
4. Bahasa Inggris 4 4 4
41
5. Matematika 4 4 4
6. Ilmu Pengetahuan Alam 4 4 4
7. Ilmu Pengetahuan Sosial 4 4 4
8. Seni Budaya 2 2 2
9. Pendidikan Jasmani,
Olahraga, dan Kesehatan 2 2 2
10. Teknologi Informasi dan
Komunikasi 2 2 2
11. Muatan Lokal:
a. Bahasa Sunda 2 2 2
b. Karawitan - 2 2
B. Tata Boga 2 - -
Jumlah 34 34 34
A. Muatan Kurikulum
Muatan Kurikulum meliputi sejumlah mata pelajaran yang keluasan dan
kedalamannya merupakan beban belajar bagi peserta didik pada satuan
pendidikan. Di samping itu materi muatan lokal dan kegiatan pengembangan diri
termasuk ke dalam isi kurikulum sebagai berikut:
1. Mata Pelajaran
1.1 Mata pelajaran Pendidikan Agama
Meliputi: Agama Islam
Tujuan : Memberikan wawasan terhadap keberagamaan agama di
Indonesia
Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan siswa terhadap
Alloh SWT.
1.2 Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan
Tujuan : Memberikan pemahaman terhadap siswa tentang kesadaran
hidup berbangsa dan bernegara serta pentingnya penananman rasa
persatuan dan kesatuan.

1.3 Mata Pelajaran Bahasa Indonesia


Tujuan : Membina ketrampilan berbahasa secara lisan dan tertulis serta
dapat menggunakan bahasa sebagai alat komunikasi dan sarana
pemahaman terhadap IPTEK.
42
1.4 Mata Pelajaran Bahasa Inggris
Tujuan : Membina ketrampilan berbahasa/berkomunikasi secara lisan
dan tertulis menghadapi perkembangan IPTEK dalam menyongsong era
globalisasi.

1.5 Mata Pelajaran Matematika


Tujuan : Memberikan pemahaman logika dan kemampuan dasar
matematika dalam rangka penguasaan IPTEK.

1.6 Mata Pelajaran IPA Terpadu


Meliputi: Fisika, Kimia, dan Biologi
Tujuan : Memberikan pengetahuan dan ketrampilan kepada siswa
menguasai dasar-dasar sains dalam rangka penguasaan IPTEK serta
menghayati ciptaan Tuhan YME
1.7 Mata Pelajaran IPS Terpadu
Meliputi: Sejarah, Ekonomi, Sosiologi dan Geografi.
Tujuan : Memberikan pengetahuan sosial cultural masyarakat yang
majemuk, mengembangkan kesadaran hidup bermasyarakat serta
memiliki ketrampilan hidup secara mandiri.
1.8 Mata Pelajaran Seni Budaya
Meliputi: Seni Rupa, Teni Musik, Seni Tari
Tujuan : Mengembangkan apresiasi seni, daya kreasi, dan kecintaan
pada seni budaya Nasional.
1.9 Mata Pelajaran Penjas, Olah Raga, dan Kesehatan
Tujuan : Menanamkan kebiasaan hidup sehat, meningkatkan kebugaran
dan ketrampilan dalam bidang olah raga, menanamkan rasa sportifitas,
tanggung jawab disiplin dan percaya diri pada siswa.
43
1.10 Mata Pelajaran Teknik Informasi dan Komunikasi
Tujuan : Menanamkan ketrampilan dibidang Teknologi Informatika
yang sesuai dengan bakat dan minat siswa.
2. Muatan Lokal
2.1 Muatan Lokal Wajib Bahasa Sunda
2.1.1 Latar Belakang
Berdasarkan SK Gubernus Jawa Barat Tahun 2005, tentang
Kurikulum Mata Pelajaran Bahasa Sunda untuk jenjang pendidikan
SD/SDLB/MI, SMP/SMPLB/MTs dan SMA/SMALB/SMK/MA
Negeri dan Swasta sebagai Mulok Wajib di Provinsi Jawa Barat adalah
Bahasa Sunda. Hal ini ditempuh sebagai upaya mempertahankan nilai-
nilai budaya masyarakat setempat (Jawa Barat) dalam wujud
komunikasi dan apresiasi sastra.

2.1.2 Tujuan
Untuk mengembangan kompetensi berbahasa Sunda dan
melestarikan bahasa Sunda.
2.1.3 Ruang Lingkup
Lingkup Keadaan dan Kebutuhan Daerah, melestarikan dan
mengembangkan kebudayaan daerah, dan Lingkup Isi/Jenis muatan lokal
berupa: Bahasa Sunda
2.2 Muatan Lokal Pilihan Karawitan
2.2.1 Latar Belakang
Berdasarkan hasil musyawarah warga sekolah, bahwa sebagai
muatan lokal pilihan di SMP Tunas Baru adalah Karawitan. Hal ini
ditempuh sebagai upaya mempertahankan nilai-nilai buda lokal dalam
wujud komunikasi dan apresiasi.
2.2.1 Tujuan
44
Untuk mengembangkan kompetensi seni karawitan dan
melestarikan budaya seni karawitan dalam bentuk apresiasi.
3. Pengembangan Diri
Pengembangan diri bukan merupakan mata pelajaran yang harus diasuh
oleh guru. Dengan tujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik
mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan minat dan bakat
setiap peserta didik. Kegiatan pengembangan diri difasilitasi dan/atau
dibimbing oleh konselor, guru atau tenaga kependidikan dalam bentuk layanan
konseling dan kegiatan ekstrakurikuler.
a. Kegiatan Pelayanan Konseling
1.1.1 Latar Belakang
Layanan Konseling di sekolah/madrasah merupakan usaha
membantu peserta didik dalam pengembangan kehidupan pribadi, sosial,
kegiatan belajar, serta perencanaan dan pengembangan karir. Pelayanan
Koseling memfasilitasi pengembangan peserta didik secara individual,
kelompok dan/atau klasikal sesuai kebutuhan, potensi, bakat, minat,
perkembangan, kondisi, serta peluang-peluang yang dimiliki. Pelayanan
ini membantu mengatasi kelemahan dan hambatan yang dihadapi peserta
didik.
1.1.2 Target
 Pendidikan yaitu, memfasilitasi pengembangan peserta didik melalui
pembentukan perilaku efektif-normatif dalam kehidupan keseharian
dan masa datang.
 Pengembangan yaitu, memfasilitasi pengembangan potensi dan
kompetensi peserta didik di dalam lingkungan sekolah/madrasah,
keluarga, dan masyarakat.
 Pengentasan Masalah yaitu, memfasilitasi pengentasan masalah
peserta didik mengacu pada kehidupan efektif sehari-hari.
1.1.3 Tujuan
45
Terwujudnya kehidupan kemanusiaan yang mebahagiakan melalui
tersedianya pelayanan bantuan dalam pemberian dukungan
perkembangan dan pengentasan masalah agar peserta didik berkembang
secara optimal, mandiri, dan bahagia.
1.1.4 Pelaksanaan Kegiatan Pelayanan Konseling
1.1.4.1 Jika dilaksanakan di dalam Jam Pelajaran Sekolah
 Kegiatan tatap muka klasikal, untuk menyelenggarakan layanan
informasi, penempatan, dan penyaluran, penguasaan konten,
instrumentasi, serta layanan lain yang dapat dilakukan di dalam kelas.
 Volume kegiatan tatap muka klasikal, 2 jam pelajaran/minggu dan
dilaksanakan secara terjadwal.
 Kegiatan tidak tatap muka dengan peserta didik, menyelenggarakan
layanan konsultasi, konferensi kasus, himpunan data, kunjungan
rumah, pemanfaatan kepustakaan, dan alih tangan kasus.
1.1.4.2 SMP Tunas Baru Melaksanakan di luar Jam Pelajaran Sekolah
 Kegiatan tatap muka dengan peserta didik, menyelenggarakan layanan
orientasi, konseling perorangan, bimbingan kelompok,
 konseling kelompok, dan mediasi, serta kegiatan lainnya yang dapat
dilaksanakan di luar kelas.
 Satu kali kegiatan layanan/pendukung konseling di luar kelas/di luar
jam pelajaran ekuivalen dengan 2 jam pembelajaran tatap muka di
kelas.
 Kegiatan Pelayanan Konseling di luar jam pembelajaran
sekolah/madrasah maksimum 50% dari seluruh kegiatan pelayanan
konseling, diketahui dan dilaporkan kepada kepala sekolah/madrasah.
1.2 Kegiatan Ekstrakurikuler
1.2.1 Pramuka
1.2.1.1 Latar Belakang
Kepramukaan dipilih sebagai salah satu kegiatan
pengembangan diri untuk menunjang peserta didik dalam
46
mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan,
potensial, bakat, minal, kondisi dan perkembangan peserta didik.
Dengan kegiatan Pramuka para peserta didik diharapkan
memiliki sikap hidup yang baik seperti yang tertuang dalam Dasa
Darma Pramuka. Mereka juga memiliki kemampuan sosial yang
tinggi.
1.2.1.2 Tujuan
 Sebagai wahana siswa untuk berlatih berorganisasi
 Memiliki jiwa sosial dan peduli kepada orang lain
 Melatih siswa untuk terampil, mandiri, memiliki sikap
kerjasama kelompok, dan dapat menyelesaikan permasalahan
dengan tepat.
1.2.2 Olah Raga, Seni, dan Budaya
1.2.2.1 Latar Belakang
Kegiatan olah raga, seni dan budaya dipilih sebagai salah
satu kegiatan pengembangan diri untuk menunjang pendidikan
peserta didik dalam mengembangkan dan mengekspresikan diri
sesuai dengan kebutuhan, potensi, bakat, minat, kondisi dan
perkembangan peserta didik.
1.2.2.2 Tujuan
 Pengembangan Olah Raga Prestasi
 Pengembangan Seni Musik dan vokal

1.2.3 Pengembangan Bahasa Inggris


1.2.3.1 Latar Belakang
Untuk mendapatkan informasi dan ilmu pengetahuan secara
global, maka dibutuhkan penguasaan bahasa Inggris secara aktif. Oleh
47
karenanya sekolah membuka layanan ekstrakurikuler Bahasa Inggris
berbentuk STC.
1.2.3.2 Tujuan
 Siswa mampu berkomunikasi aktif menggunakan bahasa Inggris
 Siswa mampu meraih juara lomba Bahasa Inggris tingkat
kabupaten
1.2.4 Kegiatan Paskibra Sekolah
1.2.4.1 Latar Belakang
Mengingat sejarah perjuangan nasional bangsa untuk meraih
kemerdekaan dan pemuda yang berjuang mengibarkan bendera, yaitu Latif,
Hendraningrat, dan Suhud. Dan mengenang bapak Paskibra Indonesia yaitu
Bapak Muntahar, beliau adalah pendiri organisasi Paskibra. Tuntutan
kebutuhan tiap Provinsi, Kabupaten/Kota baik lingkup sekolah maupun
kantor pemerintah mendorong Paskibra berkembang pesat.
1.2.4.2 Target
Menjadikan Paskibra sebagai ujung tombak kegiatan ekstrakurikuler
di lingkup SMP Tunas Baru Ciparay dan terbaik di tingkat SMP se
Kabupaten Bandung.
1.2.4.3 Tujuan
 Membentuk pribadi yang berketuhanan,
 Menumbuhkan rasa bertanggung jawab dan patriotrisme,
 Sebagai wadah untuk berlatih dan berorganisasi,
 Meningkatkan minat dan bakat siswa,
 Memberi bekal tambahan kepada peserta didik.
Kerangka Dasar Kurikulum terdiri atas:
1. Kelompok Mata Pelajaran
Kelompok mata pelajaran berdasarkan Permen Diknas No. 19 Tahun 2003,
terdiri:
1.1 Kelompok mata pelajaran Agama dan Akhlak Mulia
48
a. Menjalankan ajaran agama yang dianut sesuai dengan tahap
perkembangan remaja.
b. Menerapkan nilai-nilai kejujuran dan keadilan.
c. Memahami keberagaman agama, budaya,, suku, ras, dan golongan social
ekonomi di lingkungan sekitar.
d. Berkomunikasi/berinteraksi secara efektif dan santun mencerminkan
harkat serta martabatnya sebagai makhluk Tuhan.
e. Menerapkan hidup bersih, sehat, bugar, aman, dan memanfaatkan waktu
luang sesuai tuntunan agamanya.
f. Memanfaatkan lingkungan sebagai makhluk ciptaan Tuhan secara
bertanggung jawab.
g. Menghargai perbedaan pendapat dalam menjalankan ajaran agama.
1.2 Kelompok mata pelajaran Kewarganegaraan dan Kepribadian
a. Menerapkan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa,
dan bernegara demi terwujudnya persatuan dalam NKRI.
b. Mematuhi aturan-aturan social, hukum dan perundangan.
c. Menghargai keberagaman agama, budaya, suku, ras, dan golongan social
ekonomi dalam lingkup nasional.
d. Memanfaatkan lingkungan secara bertanggung jawab.
e. Memahami kekurangan dan kelebihan diri sendiri.
f. Berkomunikasi dan berinteraksi secara efektif dan santun.
g. Menujukkan sikap percaya diri,
h. Menunjukan kegemaran membaca dan menulis.
i. Menunjukkan kemampuan belajar secara mandiri sesuai dengan potensi
yang dimiliki.
j. Menghargai tugas pekerjaan dan memiliki kemampuan untuk
berkarya.Menunjukan kebiasaan hidup bersih, sehat, bugar, dan aman
dalam kehidupan sehari-hari.
k. Memahami hak dan kewajiban diri dan orang lain dalam pergaulan,
l. Menghargai adanya perbedaan pendapat.
49
m. Menghargai karya seni dan budaya nasional Indonesia.

1.3 Kelompok mata pelajaran Ilmu pengetahuan dan Teknologi


a. Mencari dan menerapkan informasi secara logis, kritis, dan kreatif.
b. Menunjukkan kemampuan berpikir logis, kritis, dan kreatif.
c. Menunjukkan kemampuan belajar secara mandiri sesuai dengan potensi
yang dimilkinya.
d. Menunjukkan kemampuan menganalisis dan memecahkan masalah dalam
kehidupan sehari-hari.
e. Mendeskripsi gejala alam dan sosial.
f. Memanfaatkan lingkungan secara bertanggung jawab.
g. Menghargai tugas pekerjaan dan memiliki kemampuan untuk berkarya.
h. Menerapkan hidup bersih, sehat, bugar,aman dan memanfaatkan waktu
luang.
i. Memiliki ketrampilan menyimak, berbicara, membaca, dan menulis
dalam bahasa Indonesia dan Inggris sederhana.
j. Menguasai pengetahuan yang diperlukan mengikuti pendidikan
menengah.
1.4 Kelompok mata pelajaran Estetika
a. Memanfaatkan lingkungan untuk kegiatan apresiasi seni.
b. Menghargai karya seni, budaya, & ketrampilan sesuai dengan budaya local.
c. Menunjukkan kegemaran membaca dan menulis karya seni.
1.5 Kelompok mata pelajaran Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan
a. Menunjukkan kebiasaan hidup bersih, sehat, bugar, aman, dan
memanfaatkan waktu luang dengan memanfaatkan lingkungan secara
bertanggung jawab.
b. Mencari menerapkan berbagai informasi tentang potensi sumber daya local
menunjang hidup bersih, sehat, bugar, aman, & memanfaatkan waktu luang

50
51
PENGEMBANGAN DIRI TERPROGRAM
Hari Jenis Kegiatan Penanggung Jawab Jadwal Pelaksana
PHBN Kepala Sekolah 14 - 17 Agst'2016 PKS Kesiswaan
Keagamaan Kepala Sekolah Setiap hari Sabtu Guru PAI
Karyawisata Siswa Kepala Sekolah Des-16 PKS Kesiswaan
Bina Olimpiade Kepala Sekolah 20-Jul-16 PKS Kesiswaan
Pekan Kreatifitas Kepala Sekolah 15 - 20 Juni'2014 PKS Kesiswaan

KEGIATAN RUTIN
Hari Jenis Kegiatan Penanggung Jawab Waktu Pelatih/Pembina

Sabtu Pramuka PKS Kesiswaan 10.00 - 11.20 Kurnia Megantara, Amd.

Selasa Paskibra Sekolah PKS Kesiswaan 12.00 - 13.20 Asep Mulyana, S.Pd.

Prestasi Olah Raga:

Sabtu a. Voli Ball PKS Kesiswaan 10.00 - 11.20 Ahadian Kendarsyah,S.Pd

Kamis b. Footsal PKS Kesiswaan 12.00 - 13.20 Hendri Kurniawan, S.Pd

Kamis Prestasi Seni PKS Kesiswaan 12.00 - 13.20 Ayi Amarulloh, S.Pd.I

Sabtu STC PKS Kesiswaan 10.00 - 11.20 Tantan, S.Pd.I

KEGIATAN SPONTAN
Hari Jenis Kegiatan Penanggung Jawab Waktu Pembimbing
Kesiswaan + Tantan,
Siswa Berprestasi Kepala Sekolah Disesuaikan
S.Pd.I
Kesiswaan + Dede
O2SN Kepala Sekolah Disesuaikan
Suryana
Kesiswaan + Tantan,
FLS2N Kepala Sekolah Disesuaikan
S.Pd.I
OSN MP:
Kesiswaan + Asep
Sosiologi Kepala Sekolah Disesuaikan
Mulyana, S.Pd.
Matematika Kepala Sekolah Disesuaikan M. Ichsan Z., S.Pd.
Kesiswaan + Pipih
Fisika Kepala Sekolah Disesuaikan
Puspitasari, S.Pd
Kesiswaan + Asep
Biologi Kepala Sekolah Disesuaikan
Suherman, Amd

52
2. Pengaturan Beban Belajar
2.1 Sistem Yang Digunakan
SMP Tunas Baru menggunakan beban belajar sistim paket. Sistem paket
adalah sistem penyelenggaraan program pendidikan, dimana peserta didik
diwajibkan mengikuti seluruh program pembelajaran, melalui sistem tatap muka,
penugasan terstruktur, dan kegiatan mandiri tidak terstruktur untuk mencapai
SKL, dengan memperhatikan tingkat perkembangan peserta didik.

2.2 Waktu Tatap Muka


Waktu tatap muka diperhitungkan seperti berikut:
a. Dalam satu minggu 34 jam pelajaran ditambah kegiatan Pengembangan
Diri 2 jam pelajaran.
b. Satu jam tatap muka berlangsung selama 40 menit.
c. Jumlah jam pertahun 34 – 36 jam pelajaran/tahun,
d. Jam masuk sekolah mulai jam ’07.00

2.3 Alokasi Waktu Kegiatan Penugasan


2.3.1 Tugas Terstruktur dan Kegiatan Mandiri Tidak Terstruktur
Tugas Terstruktur dan Kegiatan Mandiri Tidak Terstruktur, berupa
pendalaman materi pembelajaran peserta didik yang dirancang oleh
pendidik untuk mencapai standar kompetansi.
 Waktu penugasan terstruktur atau tidak terstruktur maksimum 50% dari
jam pelajaran tatap muka.
 Pemanfaatan waktu Tugas Tersetruktur dan Kegiatan Mandiri Tidak
Terstruktur dimanfaatkan oleh Remedial, Pengayaan, dan Jam Praktek.
 Alokasi waktu Tugas Terstruktur dan Kegiatan Mandiri Tidak
Terstruktur, hanya dicantumkan pada RPP.
53
2.3.2 Alokasi waktu kegiatan praktek: 2 JP praktek di sekolah setara dengan 1
JP tatap muka, 4 JP praktek di luar sekolah setara dengan 1 JP tatap muka.

2.3.3 Sekolah mengendalikan pemanfaatan waktu, secara efisien, efektif,


dan tidak membebankan peserta didik.

5. Ketuntasan Belajar
SMP Tunas Baru Ciparay, menetapkan KKM berdasarkan instaks,
kompleksitas, dan daya dukung (sarpras) tiap mata pelajaran. Namun secara
bertahap dan berkelanjutan peningkatan untuk mencapai KKM ideal dalam kurun
waktu 5 tahun pelajaran.
Peserta didik yang belum mencapai KKM harus mengikuti program remedial
sampai mencapai KKM yang dipersyaratkan. Yang mencapai KKM diatas 80%
dapat mengikuti program pengayaan.
Tabel : Kriteria Ketuntasan Belajar Minimal (KKM)
SMP Tunas Baru Ciparay Tahun Pelajaran 2016/2017
54
KKM Rata-
No Mata Pelajaran & Muatan Lokal
VII VIII IX Rata
A Mata Pelajaran
1 Pendidikan Agama 73 75 77 75
2 Pendidikan Kewarganegaraan 73 75 77 75
3 Bahasa Indonesia 73 75 77 75
4 Bahasa Inggris 70 73 75 73
5 Matematika 70 73 75 73
6 IPA Terpadu 70 73 75 73
7 IPS Terpadu 73 75 77 75
8 Seni Budaya 73 75 77 75
9 Penjas, Olah Raga Kesehatan 73 75 77 75
10 Teknologi Informasi & Komunikasi 73 75 77 75
B Muatan Lokal:
11 Bahasa Daerah (Sunda) 73 75 77 75
12 Tata Boga//Karawitan 73 75 77 75
C Pengembangan Diri B B B B

KKM yang sudah ditetapkan menentukan kemampuan rata-rata peserta


didik (intaks), kompleksitas , dukungan SDM.

6. Program Remidial dan Pengayaan


a. Program Remidial

Bentuk Pelaksanaan Pembelajaran Remedial


1. Cara yang dapat ditempuh
a. Pemberian bimbingan secara khusus dan perorangan bagi peserta
didik yang belum atau mengalami kesulitan dalam penguasaan KD
tertentu.
55
b. Pemberian tugas-tugas atau perlakuan (treatment) secara khusus,
yang sifatnya penyederhanaan dari pelaksanaan pembelajaran
regular.
Bentuk penyederhanaan itu dapat dilakukan guru antara lain melalui:
a. Penyederhanaan strategi pembelajaran untuk KD tertentu
b. Penyederhanaan cara penyajian (misalnya: menggunakan gambar,
model, skema, grafik, memberikan rangkuman yang sederhana, dll.
c. Penyederhanaan soal/pertanyaan yang diberikan.

2. Materi dan waktu pelaksanaan program remedial


a. Program remedial diberikan hanya pada KD atau indikator yang
belum tuntas.
b. Program remedial dilaksanakan setelah mengikuti tes/ulangan KD
tertentu atau sejumlah KD dalam satu kesatuan
3. Teknik pelaksanaan penugasan/pembelajaran remedial:
Penugasan individu diakhiri dengan tes (lisan/tertulis) bila jumlah eserta
didik yang mengikuti remedial maksimal 20%.
4. Penugasan kelompok diakhiri dengan tes individual (lisan/tertulis) bila
jumlah peserta didik yang mengikuti remedi lebih dari 20% tetapi
kurang dari 50%. Pembelajaran ulang diakhiri dengan tes individual
(tertulis) bila jumlah peserta didik yang mengikuti remedi lebih dari 50
%

b. Pengayaan
Pelaksanaan Program Pengayaan
1. Cara yang dapat ditempuh:
a. Pemberian bacaan tambahan atau berdiskusi yang bertujuan
memperluas wawasan bagi KD tertentu
56
b. Pemberian tugas untuk melakukan analisis gambar, model, grafik,
bacaan/paragraf, dll.
c. Memberikan soal-soal latihan tambahan yang bersifat pengayaan
d. Membantu guru dalam membimbing teman-temannya yang belum
mencapai ketuntasan.
2. Materi dan waktu pelaksanaan program pengayaan
a. Materi Program pengayaan diberikan sesuai dengan KD-KD atau
indikator yang dipelajari , bisa berupa penguatan materi yang
dipelajari maupun berupa pengembangan materi
b. Waktu pelaksanaan program pengayaan adalah:
 setelah mengikuti tes/ulangan KD tertentu atau kesatuan KD
tertentu, dan atau
 pada saat pembelajaran dimana siswa yang lebih cepat tuntas
dibanding dengan teman lainnya maka dilayani dengan program
pengayaan. Sebagai bagian integral dari kegiatan pembelajaran,
kegiatan pengayaan tidak lepas kaitannya dengan penilaian.
Penilaian hasil belajar kegiatan pengayaan, tentu tidak sama
dengan kegiatan pembelajaran biasa, tetapi cukup dalam bentuk
portofolio, dan harus dihargai sebagai nilai tambah (lebih) dari
peserta didik yang normal.
7. Kenaikan Kelas dan Kelulusan
7.1 Kenaikan Kelas
Peserta didik dinyatakan naik kelas apabila memenuhi kriteria sebagai
berikut:
7.1.1 Menyelesaikan seluruh program pembelajaran pada 2 semester di kelas
yang diikuti,
7.1.2 Terdapat nilai dibawah KKM maksimal 2 mata pelajaran pada
dinyatakan naikim kelas. (Permendikbud No. 53 tahun 2015, tentang
Peniloaian Hasil Belajar Peserta Didik)
57
7.1.3 Memiliki nilai minimal Baik untuk aspek kepribadian, kelakuan, dan
kerajinan pada semester yang diikuti,
7.1.4 Kenaikan kelas berdasarkan nilai raport semester 1, dan semester 2,
7.1.5 Tidak ada nilai kurang dari KKM, setiap mata pelajaran pada buku raport.
7.1.6 Kehadiran tidak boleh kurang dari 90 %/tahun
7.1.7 Hal-hal yang belum tertuang dalam poin 1 s.d. 5 diatas, akan ditentukan
dalam musyawarah kenaikan kelas dengan dewan guru.
Jika siswa masih belum menuntaskan indikator, kompetensi dasar, standar
kompetensi sampai batas akhir tahun pelajaran yang bersangkutan, siswa
tersebut harus mengulang di kelas yang sama.

7.2 Kelulusan
Ketentuan Permendikbud No.54 tahun 2013 , tentang Kriteri Kelulusan. Peserta
didik dinyatakan lulus apabila kriteria berikut terpenuhi:
7.2.1 Menyelesaikan seluruh program pembelajaran.
7.2.2 Memiliki nilai minimal Baik untuk aspek kepribadian, kelakuan dan
kerajinan,
7.2.3 Memperoleh nilai minimal sesuai dengan batas tuntas pada penilaian akhir
setiap Kelompok Mata Pelajaran Agama & Akhlak mulia, Kewarganegaraan
& Kepribadian, Estetika, dan Jasmani, Olah raga, & Kesehatan,
7.2.4 Lulus ujian sekolah,
7.2.5 Lulus Ujian Nasional.
7.2.6 Hal-hal yang belum tertuang dalam poin 1 s.d. 5 diatas, akan ditentukan
dalam musyawarah kelulusan dengan dewan guru.
7.3 Strategi Penanganan Peserta Didik yang tidak naik kelas dan tidak
lulus
7.3.1 Peserta didik yang dinyatakan tidak naik kelas, diberikan motivasi belajar
melalui bimbingan wali kelasnya dan menerima bantuan layanan konseling
oleh guru BK,
58
7.3.2 Peserta didik yang dinyatakan tidak lulus ujian, diberikan motivasi belajar
melalui bimbingan wali kelasnya dan menerima bantuan layanan konseling
oleh guru BK.

8. Pendidikan Kecakapan Hidup


8.1 Kurikulum SMP Tunas Baru Ciparay memasukan pendidikan kecakapan
hidup yang mencakup: kecakapan pribadi, kecakapan sosial, kecakapan
akademik, kecakapan vokasional, dan kecakapan rasional,
8.2 Pendidikan kecakapan hidup, integral dari pendidikan semua mata pelajaran,
8.3 Pendidikan kecakapan hidup, diperoleh peserta didik dari sekolah
bersangkutan dan/atau dari satuan pendidikan formal lain dan/atau non
formal yang sudah memperoleh akreditasi,
8.4 Setiap pembelajaran peserta didik dituntut melakukan apa yang diharapkan
dalam SK dan KD dengan tidak meninggalkan ketaqwaannya kepada Tuhan
Yang Maha Esa, dan selalu berinteraksi dengan lingkungan sekitar.

9. Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal dan Global


9.1 Keunggulan Lokal
Latar Belakang
Kualitas dalam proses terkait dengan masih belum meratanya fasititas yang
dimiliki sekolah seperti buku penunjang, sarana sekolah, dukungan administrasi,
dan sumber daya lainnya. Kualitas Hasil tercermin dalam perolehan rata-rata hasil
ujian yang belum sesuai harapan serta sebagian besar lulusan kurang memiliki
kesiapan melanjutkan ke jenjang pendidikan lebih tinggi atau masuk dunia kerja.
Sekolah sebagai sebuah sistem memiliki 3 aspek pokok yang erat kaitannya
dengan kualitas sekolah, yaitu: Proses Belajar Mengajar, Kepemimpinan, dan
Manajemen Sekolah, serta kultur sekolah.
Program aksi untuk meningkatkan kualitas sekolah secara konvensional
senantiasa bertumpu pada peningkatan kualitas Proses Belajar Mengajar, sedikit
menyentuh aspek kultur sekolah.
59
Kultur sekolah akan terwujud jika komponen di sekolah menyadari
sekolah sebagai sebuah sistem organik atau manusiawi, dimana hubungan
kekerabatan antar individu yang terlibat merupakan kunci berlangsungnya sistem.
Kultur SMP Tunas Baru Ciparay seperti budaya sekolah, adat istiadat, dan
kebiasaan pada umumnya sukar untuk dirubah. Ini bermakna, secara alami kultur
akan diwariskan dari satu generasi ke generasi berikut, dan sekolah didesain untuk
memperlancar proses transmisi kultural antar generasi.
SMP Tunas Baru Ciparay berupaya meningkatkan kualitas pendidikan
dengan menemukan ciri dan keunggulan lokal serta global. Keunggulan Lokal
diharapkan dicapai melalui implementasi muatan lokal bahasa Sunda, sedang
keunggulan Global dipenuhi dengan penerapan bahasa Inggris dan IT.
Bahasa Sunda sebagai muatan lokal diharapkan mampu memberikan
kontribusi nyata dalam mewujudkan keunggulan lokal sekolah. Budaya Santun
merupakan target yang ingin dicapai sebagai keunggulan lokal. Penerapan tata
bahasa Sunda sebagai bahasa daerah diharapkan mampu mendorong siswa untuk
berperilaku sopan kepada siapapun, baik terhadap sesama teman, orang tua, guru,
dan orang yang lebih tua mereka temui. Sehingga timbul sikap yang
mencerminkan generasi yang “ Sundani “ dengan kemampuan intelektual dapat
diandalkan.
9.2 Keunggulan Global
Mata pelajaran bahasa Inggris dan Teknologi Informasi & Komunikasi
mendapat perhatian khusus di SMP Tunas Baru Ciparay. Selain termasuk dalam
pelajaran intra, bahasa Inggris dan Komputer juga dikembangkan melalui kegiatan
ekstrakurikuler. Hal ini dilakukan dengan harapan siswa mampu mengantisifasi
dampak global yang membawa masyarakat berbasis pengetahuan dimana IPTEK
sangat berperan sebagai penggerak utama perubahan serta bersaing di dunia
pendidikan dan dunia kerja.

60
AB IV
KALENDER PENDIDIKAN SMP TUNAS BARU CIPARAY
TAHUN PELAJARAN 2016/2017
JULI 2016 KegIatan Waktu Kegiatan
M 3 10 17 24 31 Hari pertama masuk sekolah 18 Juli 2016
S 4 11 18 25 MPLS Kelas VII 18-20 Juli 2016
S 5 12 19 26 Hari Efektif Belajar kls 8 dan 9 18-30 Juli 2016
R 6 13 20 27 silaturahmi dan rapat dinas 30 Juli 2016
K 7 14 21 28
J 1 8 15 22 29
S 2 9 16 23 30

AGUSTUS 2016 KegIatan Waktu Kegiatan


M 7 14 21 28 KBM 1 - 30 Agustus 2016
Pengumpulan Administrasi
S 1 8 15 22 29
Pembelajaran 1-13 Agustus 2016
S 2 9 16 23 30 Prok. Kemerdekaan RI - 17 Agustus 2016
Supervisi Administrasi dan Kinerja
R 3 10 17 24 31 29-31 Agustus 2016
Guru
K 4 11 18 25
J 5 12 19 26
S 6 13 20 27

SEPTEMBER 2016 KegIatan Waktu Kegiatan


M 4 11 18 25 KBM 1-30 Sept 2016
Supervisi Administrasi dan Kinerja
S 5 12 19 26
Guru 1-17 Sept 2016
S 6 13 20 27 Perkiraan UTS Semester Ganjil 19-24 Sept. 2016
R 7 14 21 28 Hari Raya Idul Adha 1437 H 12 Sept. 2016
K 1 8 15 22 29
J 2 9 16 23 30
61
S 3 10 17 24

OKTOBER 2016 KegIatan Waktu Kegiatan


M 2 9 16 23 30 KBM 1 - 31 Otktober 2016
S 3 10 17 24 31 Libur Tahun Baru 1438 H 2 Oktober 2016
S 4 11 18 25 Pendataan Calon Peserta UN 3-31 Oktober 2016
R 5 12 19 26 Supervisi Kinerja Kepala Sekolah 10-29 Oktober 2016
K 6 13 20 27
J 7 14 21 28
S 1 8 15 22 29

NOPEMBER 2016 KegIatan Waktu Kegiatan


M 6 13 20 27 KBM 1-30 Nopember 2016
Optimalisasi pendataan peserta UN
S 7 14 21 28
(US) 16-21 Januari 2016
S 1 8 15 22 29 Penyusunan US.1 dan 2 2-14 Nopember 2016
R 2 9 16 23 30
K 3 10 17 24
J 4 11 18 25
S 5 12 19 26
KegIatan Waktu Kegiatan
DESEMBER 2016 KBM 1-3 Desember 2016
M 4 11 18 25 Perkiraan Ulangan Akhir Semester (UAS) 5-10 Desember 2016
Libur Maulid Nabi Muhammad
S 5 12 19 26
SAW 12 Dsesember 2016
S 6 13 20 27 Remedial 13-17 Des. 2016
R 7 14 21 28 Porak 13-21 Des. 2016
K 1 8 15 22 29 Pengumpulan Nilai 13-17 Des. 2016
J 2 9 16 23 30 Pembagian Raport 24 Des. 2016
S 3 10 17 24 31 Libur Hari Natal 2015 25 Dsember 2016
Libur Semester Ganjil 2016/2017 26 Des.2016 -7 Jan 2017
Studi Wisata 26 Des. 2016

JANUARI 2017 KegIatan Waktu Kegiatan


M 1 8 15 22 29 Tahun Baru Masehi 2017 1 Januari 2017
S 2 9 16 23 30 Libur Semester Ganjil 2016/2017 2-7 Januari 2017
62
S 3 10 17 24 31 Hari pertama masuk sekolah 9 Januari 2017
R 4 11 18 25 KBM 9-31 Januari 2017
Pemantapan/Pendalaman Materi
K 5 12 19 26
kls 9 16-28 Januari 2017
J 6 13 20 27 Data Nominal Sementara (DNS) 16 Januari 2017
S 7 14 21 28

FEBRUARI 2017 KegIatan Waktu Kegiatan


M 5 12 19 26 KBM 1-28 Pebruari 2017
S 6 13 20 27 Try Out 1 6-9 Pebruari 2017
S 7 14 21 28 Pemantapan 13-25 Pebruari 2017
R 1 8 15 22 Tahun Baru Imlek 2566 19 Pebruari 2017
K 2 9 16 23 Daftar Peserta Ujian Tetap (DPT) 27 Pebruari 2017
J 3 10 17 24
S 4 11 18 25

MARET 2017 KegIatan Waktu Kegiatan


M 5 12 19 26 KBM 1-31 Maret 2017
S 6 13 20 27 Try Out 2 6-8 Maret 2017
S 7 14 21 28 Perkiraan UTS Semester Genap 13-18 Maret 2017
R 1 8 15 22 29 Libur Hari Raya Nyepi 19 Maret 2017
Pembuatan format Ujian Sekolah
K 2 9 16 23 30
(US) 27-31 Maret 2017
J 3 10 17 24 31
S 4 11 18 25 KegIatan Waktu Kegiatan
Libur wafat Isa Almasih 3 Maret 2017
APRIL 2017 Perkiraan Ujian Sekolah (US) 4-8 Apil 2017
M 2 9 16 23 30 Pemeriksaan hasil US 8 April 2017
S 3 10 17 24 KBM kelas 7 dan 8 10-22 April 2017
S 4 11 18 25 Pengolahan Nilai US 10-15 April 2017
Laporan Nilai hasil US ke
R 5 12 19 26
Disdikbud 17-18 Mei 2017
K 6 13 20 27 Try Out 3 17-20 April 2017
Libur Isro Mi'raj Nabi Muhammad
J 7 14 21 28
SAW 24 April 2017
S 1 8 15 22 29 Rencana Ujian Praktek 25-29 April 2017

MEI 2017 KegIatan Waktu Kegiatan


M 7 14 21 28 Libur Hari Buruh Nasional 1 Mei 2017
S 1 8 15 22 29 Perkiraan UN 2-5 Mei 2017
63
S 2 9 16 23 30 KBM kelas 7 dan 8 8-24 Mei 2017
R 3 10 17 24 31 Libur Kenaikan Isa Al Masih 16 Mei 2017
K 4 11 18 25 Libur Ramadhan 1437 H 25-27 Mei 2017
J 5 12 19 26 Sanlat 29-31 Mei 2017
S 6 13 20 27
KegIatan Waktu Kegiatan
JUNI 2017 Lbr Hari Raya Waisak 2 Juni 2017
M 4 11 18 25 Pembentukan panitia pelepasan kls IX 3 Mei 2017
S 5 12 19 26 Perkiraan Ulangan Kenaikan Kelas 5-10 Juni 2017
S 6 13 20 27 Remedial 12-14 Juni 2017
R 7 14 21 28 Porak 12-14 Juni 2017
K 1 8 15 22 29 Rapat Kenaikan Kelas 15 Juni 2017
J 2 9 16 23 30 Penulisan Raport 16 Juni 2017
S 3 10 17 24 Pembagian Raport 17 Juni 2017
Libur Akhir Tahun Pelajaran 2016/2017 19 Juni s/d 15 Juli 2017
Hari Raya Idul fitri 26-27 Juni 2017

JULI 2017
M 2 9 16 23 30 Ciparay, Juli 2016
S 3 10 17 24 31 Kepala Sekolah Wakasek Kurikukum
S 4 11 18 25
R 5 12 19 26
K 6 13 20 27
J 7 14 21 28 HENDRA MUHIDIN, S.Pd DEDE SURYANA
S 1 8 15 22 29 NIP. 19601227 198501 1001

64
LAMPIRAN – LAMPIRAN:

1. SK Kepala Sekolah, tentang Tim Pengembang Sekolah berikut

Lampiran

2. SK Kepala Sekolah, tentang Muatan Lokal Pilihan

3. Daftar Hadir Penyusunan KTSP

4. Notulen Rapat Penyusunan KTSP

5. Program Pengembangan Diri

6. SK Gubernur, tentang Muatan Lokal Wajib

7. Surat Keputusan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan

Kabupaten Bandung, tentang Penetapan Kurikulum 2013

8. Permendikbud RI , tentang Penumbuhan Budi Pekerti

9. Silabus Mulok tata Boga

10. RPP TATA BOGA

65
YAYASAN PENDIDIKAN ISLAM (YPI) TUNAS BARU
SMP TUNAS BARU CIPARAY
STATUS : TERAKREDITASI “B”
SK KANWIL DEPDIKBUD PROP.JABAR NO.071004 KEP.77 TANGGAL
4 JUNI 1977
Jl.Laswi No.492 Kecamatan Ciparay Kab. Bandung 40381
======================================================================
Keputusan Kepala SMP Tunas Baru Ciparay
Nomor : 423.5/001/SMP.TB/2016

Tentang
Pembentukan Tim Pengembang Sekolah (TPS) SMP Tunas Baru
Tahun Pelajaran 2016/2017
Bahwa dalam rangka memperlancar pengerjaan dan pengadaan bukti fisik
Menimbang :
instrumen EDS dipandang perlu sekolah menetapkan Tim Pengembang Sekolah.
Mengingat : 1. UU Nomor 20 tahun 2003, tentang Sistem Pendidikan Nasional.
2. PP Nomor 19 tahun 2005, tentang Standar Nasional Pendidikan.
3. Permen Diknas RI Nomor 22 tahun 2006, tentang Standar Isi
4. Permen Diknas RI No. 23 tahun 2006, tentang Standar Kompetensi Lulusan.
5. Permen Diknas RI No. 41 tahun 2007, tentang Standar Proses
6. Permer Diknas RI No. 63 tahun 2009, tentang Sistem Penjaminan Mutu Pend.
7. Permen Diknas RI No. 15 tahun 2010, tentang Standar Pelayanan Minimal
Memutuskan
Menetapkan :
Menetapkan Tim Pengembang Sekolah (TPS) di SMP Tunas Baru Ciparay, seperti
Pertama :
tercantum pada Lampiran Surat Keputusan ini.
Kedua : Penetapan TPS dapat diubah menjadi lebih baik/sama untuk tahun berikutnya.
Segala biaya yang timbul akibat pelaksanaan keputusan ini dibebankan pada
Ketiga :
anggaran yang sesuai.
Apabila tedapat kekeliruan dalam keputusan ini akan dibetulkan sebagaimana
Keempat :
mestinya.
Kelima : Keputusan ini berlaku sejak ditetapkan.

Ditetapkan di : Ciparay
Pada Tanggal : 1 Juli 2016
Kepala Sekolah,

Hendra Muhidin, S.Pd.


NIP .

Tenbusan :
1. Dinas Pendidikan & Kebudayaan Kab. Bandung
2. Pengawas SMP Kab. Bandung
3. Arsip

66
Lampiran SK Kepala SMP Tunas Baru Ciparay
Nomor : 423.5/001/SMP.TB/2016
Tanggal : 1 Juli 2016
Tentang : Tim Pengembang Sekolah

N Tugas Tim
Nama Unsur Tim Sub Tim
o
1 Hendra Muhidin, S.Pd Kepala Sekolah Monev Pengelola EDS
2 Drs. Rahmat Sadi Sargani Komite Sekolah Monitoring
3 Nunung Rukmanah, S.Pd Wali Murid Monitoring
4 Dra.Eet Tutianah Salim, M.Si Pengawas SMP MSPD
Wakasek Bid. Mengelola dan
5 Dede Suryana
Kurikulum mengolah
6 Yasin Syamsul Bachri Wakasek Bid. Humas Implementasi EDS,
Wakasek Bid. Standar Isi, Standar
7 Asep Suherman, S.Si
Kesiswaan Proses, Standar
Kelulusan dan Standar
8 Chandra Koswara Operator Sekolah
PTK
9 Hendri Kurniawan, S.Pd Wakasek Bid. Sanpras Mengelola dan
1 mengolah
Ida Herawati, S.Pd Guru Merangkap BK
0 Implementasi EDS,
1 Guru Merangkap Standar Sarana,
Ayi Nurlaelah, S.Pd
1 Bendahara Standar Pongelolaan,
1 Standar Pembiayaan
Pipih Puspitasari, S.Pd Guru
2 dan Standar Penilaian

Kepala Sekolah,

Hendra Muhidin, S.Pd

67
YAYASAN PENDIDIKAN ISLAM (YPI) TUNAS BARU
SMP TUNAS BARU CIPARAY
STATUS : TERAKREDITASI “B”
SK KANWIL DEPDIKBUD PROP.JABAR NO.071004 KEP.77 TANGGAL
4 JUNI 1977
Jl.Laswi No.492 Kecamatan Ciparay Kab. Bandung 40381
======================================================================
Keputusan Kepala SMP Tunas Baru Ciparay
Nomor : 423.5/002/SMP.TB/2016

Tentang
Pembentukan Tim Pengembang Kurikulum (TPK) SMP Tunas Baru
Tahun Pelajaran 2016/2017

Bahwa dalam rangka meningkatkan pengembangan kurikulum dipandang perlu


Menimbang :
sekolah menetapkan Tim Pengembang Kurikulum (TPK).
Mengingat : 1. UU Nomor 20 tahun 2003, tentang Sistem Pendidikan Nasional.
2. PP Nomor 19 tahun 2005, tentang Standar Nasional Pendidikan.
3. Permen Diknas RI Nomor 22 tahun 2006, tentang Standar Isi
4. Permen Diknas RI No. 23 tahun 2006, tentang Standar Kompetensi Lulusan.
5. Permen Diknas RI No. 41 tahun 2007, tentang Standar Proses
6. Permer Diknas RI No. 63 tahun 2009, tentang Sistem Penjaminan Mutu Pend.
7. Permen Diknas RI No. 15 tahun 2010, tentang Standar Pelayanan Minimal
Memutuskan
Menetapkan :
Menetapkan Tim Pengembang Kurikulum di SMP Tunas Baru Ciparay, seperti
Pertama :
tercantum pada Lampiran Surat Keputusan ini.
Kedua : Penetapan TPK dapat diubah menjadi lebih baik/sama untuk tahun berikutnya.
Segala biaya yang timbul akibat pelaksanaan keputusan ini dibebankan pada
Ketiga :
anggaran yang sesuai.
Apabila tedapat kekeliruan dalam keputusan ini akan dibetulkan sebagaimana
Keempat :
mestinya.
Kelima : Keputusan ini berlaku sejak ditetapkan.

Ditetapkan di : Ciparay
Pada Tanggal : 2 Juli 2016
Kepala Sekolah,

Hendra Muhidin S.Pd


NIP
Tenbusan :
1. Pengawas SMP Kab. Bandung
2. Arsip

68
Lampiran SK Kepala SMP Tunas Baru Ciparay
Nomor : 423.5/002/SMP.TB/2016
Tanggal : 2 Juli 2016
Tentang : Tim Pengembang Kurikulum

No. Nama Unsur Tim Tugas Tim

1 Hendra Muhidin, S.Pd Kepala Sekolah

2 Dede Suryana Wakasek Bid.Kurikulum

3 Drs. Rahmat Sadi Sargani Komite Sekolah

4 Dra. Eet TutianahSalim, M.Si Pengawas SMP

5 Koordinator Mata Pelajaran:

5.1 Tantan, S.Pd.I PAI

5.2 Asep Mulyana, S.Pd. PKn

5.3 Ahadian Kendarsah, S.Pd. Bahasa Indonesia

5.4 Otim Sopiah Khotimah, S.Pd Bahasa Inggris

5.5 Moch. Ichsan Zaelani, S.Pd. Matematika

5.6 Pipih Puspitasari, S.Pd. IPA Terpadu

5.7 Ana Budiana, S.Pd. IPS Terpadu

5.8 Euis Hoeriah Seni Budaya

5.9 Dede Suryana Perjas Orkes

5.10 Novi Nuraeni TIK

5.11 Nunung Rukmanah, BA Muatan Lokal Wajib

5.12 Ida Herawati, S.Pd. BP/BK

5.13 Tita Witarsih Muatan Lokal Pilihan

Kepala Sekolah,

Hendra Muhidin, S.Pd.


69
YAYASAN PENDIDIKAN ISLAM (YPI) TUNAS BARU
SMP TUNAS BARU CIPARAY
STATUS : TERAKREDITASI “B”
SK KANWIL DEPDIKBUD PROP.JABAR NO.071004 KEP.77 TANGGAL
4 JUNI 1977
Jl.Laswi No.492 Kecamatan Ciparay Kab. Bandung 40381
==========================================================
Keputusan Kepala SMP Tunas Baru Ciparay
Nomor : 423.5/003/SMP.TB/2016

Tentang
Pemberlakuan dan Penetapan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM)
Tahun Pelajaran 2016/2017

Bahwa dalam rangka memperlancar pelaksanaan dan pemberlakuan KTSP 2006


Menimbang :
dipandang perlu sekolah menetapkan KKM

Mengingat : 1. UU Nomor 20 tahun 2003, tentang Sistem Pendidikan Nasional.


2. PP Nomor 19 tahun 2005, tentang Standar Nasional Pendidikan.
3. Permen Diknas RI No. 22 tahun 2006, tentang Standar Isi
4. Permen Diknas RI No. 23 tahun 2006, tentang Standar Kompetensi Lulusan.

Memutuskan
Menetapkan :
Memberlakukan serta menetapkan KKM di SMP Tunas Baru Ciparay, seperti
Pertama :
tercantum pada Lampiran SK ini.
Penetapan KKM dapat diubah menjadi lebih tinggi atau sama untuk tahun
Kedua :
berikutnya.
Segala biaya yang timbul akibat pelaksanaan keputusan ini dibebankan pada
Ketiga :
anggaran yang sesuai.
Apabila tedapat kekeliruan dalam keputusan ini akan dibetulkan sebagaimana
Keempat :
mestinya.
Kelima : Keputusan ini berlaku sejak ditetapkan.

Ditetapkan di : Ciparay
Pada Tanggal : 03 Juli 2016
Kepala Sekolah,

Hendra Muhidin S.Pd


NIP
Tenbusan :
1. Pengawas SMP Kab. Bandung
2. Arsip

70
Lampiran SK Kepala SMP Tunas Baru
Nomor : 423.5/003/SMP.TB/2016
Tanggal : 03 Juli 2016
Tentang : Kriteria Ketuntasan Minimal

KKM Rata-
No Mata Pelajaran & Muatan Lokal
VII VIII IX Rata
A Mata Pelajaran
1 Pendidikan Agama 73 75 77 75
2 Pendidikan Kewarganegaraan 73 75 77 75
3 Bahasa Indonesia 73 75 77 75
4 Bahasa Inggris 70 73 75 73
5 Matematika 70 73 75 73
6 IPA Terpadu 70 73 75 73
7 IPS Terpadu 73 75 77 75
8 Seni Budaya 73 75 77 75
9 Penjas, Olah Raga Kesehatan 73 75 77 75
10 Teknologi Informasi & Komunikasi 73 75 77 75
B Muatan Lokal:
11 Bahasa Daerah (Sunda) 73 75 77 75
12 Tata Boga//Karawitan 73 75 77 75
C Pengembangan Diri B B B B

Kepala Sekolah,

Hendra Muhidin, S.Pd

71
Lampiran SK Kepala SMP Tunas Baru Ciparay
Nomor : 423.5/001.B/SMP.TB/2016
Tanggal : 01 Juli 2016
Tentang : Program Kerja Tim Pengembang Kurikulum

Tim Yang
No. Uraian Kegiatan Alokasi Waktu
Terlibat

Menampung semua catatan kekurangan/kelemahan Minggu ke 3 Juli s.d Sekretaris dan


1 Silabus, RPP, dan Dokumen 1, dari seluruh guru dan minggu ke 4 Juni tahun Koordinator Mata
tenaga kependidikan berikutnya Pelajaran

Merangkum catatan guru untuk bahan revisi, Hari pertama masuk KBM
2 TPK Lengkap
kurikulum selama 1 semester (semester 1) dalam rapat untuk semester 2

Merangkum catatan guru untuk bahan revisi, Hari terakhir semester 2


3 TPK Lengkap
kurikulum selama 1 semester (semester 2) dalam rapat sebelum libur

Melaksanakan Analisis Kontek yang berkembang


selama 1 tahun terakhir, dan prediksi
setahun/beberapa tahun kedepan yang Hari terakhir semester 2
4 TPK Lengkap
diperhitungkan secara cermat memperhitungkan sebelum libur
tuntutan perubahan/penyempurnaan Kinerja
Sekolah.

Penyusunan Draf Revisi Kurikulum, berdasarkan Tim Kecil TPK,


Hari ke 1, 2, 3, 4 Libur
5 kepada rangkuman catatan guru yang dipadukan menghadirkan Nara
Semester Akhir
dengan hasil Analisis Kontek Sumber

Seluruh
Minggu ke 1 Juli tahun
6 Pleno Pengesahan Kurikulum Stakeholder dan
berikutnya
Nara Sumber

2 hari,minggu ke 1 Juli Tim Kecil &


7 Penyusunan Final Kurikulum tahun Ybs
tahun berikutnya Sekretaris

Minggu ke 2 Juli tahun


8 Validasi dan Penandatanganan Kurikulum KS, Komite, Kadis
berkutnya

Minggu ke 2 Agustus Seluruh Warga


9 Sosialisasi Kurikulum Tahun Ybs
tahun berkutnya Sekolah

Kepala Sekolah,

Hendra Muhidin, S.Pd

72
DAFTAR HADIR
Pelaksanaan Analisis Kontek Oleh Tim Pengembang Kurikulum
Hari: Jumat Tgl: 1 Juli 2016

No. Nama Unsur Tim Tanda Tangan

1 Hendra Muhidin, S.Pd Kepala Sekolah 1

2 Dede Suryana PKS Kurikulum 2

3 Drs. Rahmat Sadi Sargani Komite Sekolah 3

Koordinator Mata Pelajaran:


4 Tantan, S.Pd.I PAI 4

5 Asep Mulyana, S.Pd. PKn 5

6 Ahadian Kendarsah, S.Pd. Bahasa Indonesia 6

7 Otim Sopiah Khotimah, S.Pd. Bahasa Inggris 7

8 Moch. Ichsan Zaelani, S.Pd. Matematika 8

9 Pipih Puspitasari, S.Pd. IPA Terpadu 9

10 Ana Budiana, S.Pd. IPS Terpadu 10

11 Euis Hoeriah Seni Budaya 11

12 Hendrin Kurniawan, S.Pd Perjas Orkes 12

13 Novi Nuraeni TIK 13

14 Nunung Rukmanah, BA Muatan Lokal Wajib 14

15 Tita Witarsih Muatan Lokal Pilihan 15

16 Ida Herawati, S.Pd. BP/BK 16

Kepala Sekolah,

Hendra Muhidin, S.Pd.

73
DAFTAR HADIR
Penyusunan Draf Revisi Kurikulum Oleh Tim Pengembang Kurikulum
Hari: Rabu Tgl: 1 Juli 2016

No. Nama Unsur Tim Tanda Tangan

1 Hendra Muhdin, S.Pd Kepala Sekolah 1

2 Dede Suryana Wakasek Bid. Kurikulum 2

3 Asep Suherman, S.Si Wakasek Bid. Kesiswaan 3

4 Pipih Puspitasari, S.Pd. Koordinator mata pelajaran IPA 4

Kepala Sekolah,

Hendra Muhidin, S.Pd.

74
Berita Acara

Pada hari ini Jumat Tanggal Satu bulan Juli Tahun dua ribu enam belas Tim Pengembang

Kurikulum (TPK) SMP Tunas Baru Ciparay tahun pelajaran 2016/2017, telah melaksanakan

Analisis Kontek terhadap perkembangan selama satu tahun terakhir dan sekaligus memprediksi

setahun ke depan.

Analisis Kontek ini memperhitungkan secara cermat pengaruh tuntutan perubahan atau

penyempurnaan Kinerja Sekolah serta dapat dijadikan bahan untuk menyusun draf revisi

Kurikulum tahun yang akan datang.

Demikian berita acara ini kami buat untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.

Ciparay, 1 Juli 2016

Ketua Tim Pengembang Kurikulum

Kepala Sekolah,

Hendra Muhdin, S.Pd.

75
Berita Acara

Pada hari ini Jumat Tanggal Satu bulan Juli Tahun Dua ribu enam belas Tim kecil Pengembang

Kurikulum SMP Tunas Baru Ciparay tahun pelajaran 2016/2017 yang terdiri dari Ketua TPK,

Sekretaris (PKS kurikulum), dan salah seorang perwakilan Guru, telah menyusun draf Kurikulum

hasil revisi Kurikulum tahun sebelumnya.

Revisi Kurikulum ini didasarkan kepada rangkuman catatan kelebihan atau kekurangan/kelemahan

seluruh guru, tata usaha, Silabus, RPP yang dipadukan dengan hasil analisis kontek.

Demikian berita acara ini kami buat untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.

Ciparay, 1 Juli 2016

Ketua Tim Pengembang Kurikulum

Kepala Sekolah,

Hendra Muhidin, S.Pd.

76