Anda di halaman 1dari 20

Vol.

5 • November 2017

Helianti Hilman
Mengangkat Derajat Petani Artisanal

Irvan Helmi & Muhamad Abgari


Sertifikasi Itu Penting untuk Menyamakan Frekuensi

Mateusz Rybinski
Selalu Terinspirasi dari Makanan Jalanan

Agatha Virdhi Saputra


Mengawinkan Kopi dengan Jamur

Aroma Kopi Nusantara


Gairah Bisnis Kuliner Melalui Food Startup Indonesia
02 03 DAFTAR ISI

08-09 | P R O F I L

HELIANTI HILMAN
MENGANGKAT
DERAJAT PETANI
ARTISANAL
Helianti membuktikan, ekonomi
berbasis komunitas bisa
memberdayakan petani yang
masih berkutat dengan masalah.

Dokumentasi Retas
Hingga kini, lima puluh ribuan petani
sudah menjadi mitra perusahaannya
di bawah brand Javara.

04-07 | W A C A N A 16 | P R O F I L
MENUJU INDONESIA SEBAGAI AGATHA VIRDHI SAPUTRA
PRODUSEN KOPI TERBESAR DI DUNIA MENGAWINKAN KOPI
DENGAN JAMUR
Saat ini Indonesia kokoh sebagai produsen kopi terbesar keempat di dunia
Ide usaha tidak selalu muncul dari cita-
setelah Brasil, Vietnam, dan Kolombia. Ajang Food Startup Indonesia 2017
cita. Kadang, ia tak sengaja muncul dari
salah satu cara menuju Indonesia sebagai produsen nomer satu, sekaligus
rasa sakit. Kopi jamur IMYCO ini misalnya.
menggairahkan bisnis kuliner.
17 | B I S N I S
BISNIS KOPI
10-11 | P R O F I L KATERING KOPI,
STRATEGI JEMPUT BOLA
IRVAN HELMI & MUHAMAD ABGARI
SERTIFIKASI ITU PENTING Membawa kopi langsung ke pelanggan,
UNTUK MENYAMAKAN seperti bisnis katering, tetapi fokus kepada
kopi sebagai sajian utama.
FREKUENSI
18 | G A L E R I F O T O

COVER STORY

12-15 | P R O F I L Coffee espresso


MATEUSZ RYBINSKI in cups
SELALU TERINSPIRASI Foto: Mustipan / istock
DARI MAKANAN JALANAN
EDITORIAL

Nilai Presiden Joko Widodo (Jokowi)


secara gamblang mengungkapkan
Tambah keinginannya membawa kopi
Indonesia ke tingkat dunia.
dalam Pak Presiden menginginkan adanya
perbaikan posisi Indonesia sebagai
(Bisnis) produsen kopi dunia. Seperti kita
tahu, saat ini Indonesia berada di
Kopi peringkat keempat negara penghasil
kopi di dunia. Pak Presiden ingin
Indonesia naik ke peringkat ketiga,
lalu kedua, atau bahkan jadi nomor satu.

Tapi ada tantangan tambahan untuk mencapai hal itu.


Kita harus melakukan apa yang namanya creating value added.
Itu artinya, Indonesia tidak hanya sekadar menjadi produsen
biji kopi. Tapi juga sebagai pemasar merek dan kedai kopi
ke seluruh dunia. Ini akan memberi nilai tambah Indonesia
sebagai produsen kopi secara internasional.
Kopi Indonesia
butuh nilai Bekraf sebagai sambungan tangan pemerintah memiliki
strategi untuk pemasaran ini. Bekraf mendorong agar terjadi
tambah untuk
akselerasi terhadap eksistensi kopi sebagai nilai tambah di
mencapai pasar pasar internasional. Baik itu kopi sebagai sebuah brand atau
internasional merek, maupun kopi sebagai kedai.

Selama ini Bekraf sudah mengajak dan mendorong agar kopi


menjadi bagian dari gaya hidup. Tentu saja, sebagai sebuah
gaya hidup, dibutuhkan sentuhan kreativitas. Kreativitas
ini penting karena dunia internasional harus tahu bahwa
Indonesia adalah salah satu penghasil kopi terbaik di dunia.

Pengembangan bisnis kopi di sektor hilir juga harus


mendapatkan perhatian khusus dari Bekraf. Contohnya soal
barista. Dunia kopi membutuhkan barista yang tersertifikasi.
Para barista yang tersertifikasi ini pada akhirnya akan
membantu branding hulu kopi Indonesia. Dan, Bekraf sudah
beberapa kali menggelar pelatihan sertifikasi untuk para
barista. Kopi Indonesia akan naik peringkat dalam produsen
kopi dunia jika memiliki nilai tambah.

Triawan Munaf
Kepala Badan Ekonomi Kreatif Indonesia

Badan Ekonomi Kreatif adalah Lembaga Pemerintah Non Kementerian yang


bertanggungjawab di bidang ekonomi kreatif dengan enam belas subsektor.

Pengelola Media Email Twitter Kantor


GRID info@bekraf.go.id @bekrafid Gedung Kementerian BUMN, Lt 15, 17, 18
Kompas Gramedia www.bekraf.go.id Jl. Merdeka Selatan No. 13, Jakarta Pusat - 10110.
04 05 WAC A N A

PRODUKSI KOPI INDONESIA

KOPI ROBUSTA

80,4% (601 ribu ton)

KOPI ARABIKA

19,6% (147 ribu ton)

LUAS LAHAN PERKEBUNAN KOPI

1,3 juta hektar (ha)

LUAS LAHAN PERKEBUNAN KOPI ROBUSTA

1 juta (ha)

LUAS LAHAN PERKEBUNAN KOPI ARABIKA

0,30 juta (ha)

KOPI ROBUSTA KOPI ARABIKA

700 kg biji kopi/hektar/tahun 700 kg biji kopi/hektar/tahun


sumber: kemenperin.go.id

MENUJU INDONESIA
SEBAGAI PRODUSEN KOPI
TERBESAR DI DUNIA
Kopi kini sudah menjadi bagian Anak muda nongkrong di
Saat ini Indonesia kokoh sebagai dari gaya hidup. Penikmat kopi warung kopi sudah banyak,
produsen kopi terbesar keempat tidak hanya lelaki tua, kini juga oleh bawa laptop, bawa smartphone,
di dunia setelah Brasil, Vietnam, kalangan muda, termasuk generasi minumnya kopi hitam,
dan Kolombia. Ajang Food Startup milenial. cappucino dan rasanya juga
Indonesia 2017 salah satu sekarang macam-macam,”
cara menuju Indonesia sebagai “Kalau dulu, yang minum kopi ungkap Presiden Joko Widodo
yang sudah sepuh-sepuh, bapak- (Jokowi) dalam acara “Ngobrolin
produsen nomer satu, sekaligus bapak yang sudah tua, sekarang kan Kopi sambil Ngopi Bareng
menggairahkan bisnis kuliner. sudah menjadi lifestyle, gaya hidup. Presiden di Istana Bogor” (1/10).
Fakta menunjukkan Indonesia semua lini, dari hulu hingga hilir. lebih tinggi dan dapat bersaing
merupakan produsen kopi keempat Di sektor hulu, kesulitan para petani di pasar internasional.
terbesar di dunia. Urutan pertama dalam mendistribusikan hasil
dirajai oleh Brasil, disusul Vietnam, panen. Hal ini dialami oleh Denny Salah satunya, sebagai contoh, soal
lalu Kolumbia. Inilah yang membuat Manimbou, salah satu petani kopi izin yang sering menyulitkan para
Presiden Jokowi tertantang Tolikara di Papua. pengusaha perakit mesin pengolah
membawa Indonesia sebagai kopi (mesin esspresso, mesin
produsen kopi terbesar di dunia. “Sekarang lahan ada 3000 hektar roasting/sanggrai, mesin penggiling
Banyak daerah di Indonesia seperti dan masih akan dibuka lahan lagi bubuk kopi).
Aceh (Gayo atau Bener Meriah), hingga 9000 hektar. Kebun kopi kita
Jember, Toraja, dan daerah di Jawa memang naik turun gunung. Ada di “Permohonan saya pada pemerintah
Barat dan Papua, dikenal sebagai Waimena, Puncak Jaya, dan Tolikara. agar men-support produk-produk
penghasil kopi berkualitas. Semua bisa bekerja, tetapi tidak lokal ini dari segi izin import dan
ada pasarannya. Belum ada jalur ijin industrinya. Kadang izinnya ada
Namun, untuk bisa mewujudkan distribusi, hanya melalui kios-kios,” gap antara ijin PIRT dan ijin industri.
tantangan ini, tak dipungkiri banyak terang Denny. Yang ditengah tidak ada. Itu juga bisa
yang harus dibenahi. Seperti yang dibantu,” ujar Franky, mewakili penggiat
ditegaskan Presiden Jokowi, para Terlepas dari luasnya kebun kopi kopi dari kubu produksi mesin kopi.
pelaku dan penggiat kopi jangan di Indonesia yang mencapai 163
hanya terjebak di tahap budi daya saja. hektar, Indonesia belum memiliki FOOD STARTUP INDONESIA
sekolah kopi yang dapat menciptakan Di saat yang bersamaan dengan
“Yang lebih penting, yang cupper (pencicip), barista, roaster, acara “Ngobrolin Kopi sambil Ngopi
keuntungannya jauh lebih banyak, atau keahlian profesi yang berkaitan Bareng Presiden di Istana Bogor”,
adalah apabila kita bisa melihat dengan kopi. Padahal keahlian ini digelar juga Food Startup Indonesia
proses bisnisnya sampai kopi itu sangat penting dalam meningkatkan 2017 di Jogjakarta. Melalui event ini,
betul-betul tersaji di pembeli atau atau mempertahankan kualitas kopi. Bekraf ingin mengajak masyarakat
konsumen,” ungkap Presiden Jokowi. bertransformasi dari saving society
“Kenapa kopi Panama Geisha menjadi investing society.
Lebih lanjut, beliau menyebutkan menang beberapa kali lelang?
tidak hanya penikmatnya saja yang Banyak yang membahas teknis, Kenapa Kuliner? Deputi Akses
anak muda, penggerak industrinya paska panennya. Padahal, intinya Permodalan Bekraf, Fadjar
pun di tangan anak muda. cuma satu, kedekatan roaster Hutomo, menyatakan bahwa
dari Amerika dengan petaninya. kuliner merupakan satu di antara
“Kenapa tidak ada step selanjutnya di Logika kedekatan geografisnya itu 16 sub sektor ekonomi kreatif yang
atasnya? Atau malah step yang lebih menjadi satu keunggulan petani memberikan sumbangan terbesar
di atasnya lagi? Ini satu peluang besar Amerika Selatan. Mereka reachout bagi pendapatan bruto nasional.
yang saya lihat kita miliki. Saya kira ke petani untuk ngomongin soal Kuliner menyumbang pendapatan
anak-anak muda kita dengan bangun paska panen dan benar-benar hingga 40 persen.
sebuah pasca panen yang baik, memberi feedback mengenai taste
packaging yang baik, memprosesnya atau cita rasanya,” terang Irvan Besarnya sumbangan pendapatan
dengan barista-barista yang baik, dan Helmi, pemilik Anomali Coffee, soal ini sekaligus menjadi indikasi
menjualnya tidak lewat seperti yang pentingnya keahlian profesi untuk adanya potensi ekonomi yang cukup
lalu-lalu, bisa online store, saya kira meningkatkan mutu. menjanjikan dalam bidang kuliner.
ini akan lebih gampang untuk kita Oleh karena itu, Fadjar merasa punya
masuk ke dan bertarung di pasar- Selain mencetak profesional kopi tanggung jawab menyediakan akses
pasar dunia,” tambahnya. yang andal, pemerintah juga harus bagi para pelaku bisnis kuliner ini
membantu membuka peluang bagi kepada sumber-sumber permodalan.
Dalam tiga tahun ke depan, melalui para penggiat atau pelaku industri ini Maka, dibuatlah program food startup
Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), bisa menciptakan inovasi baru untuk yang prosesnya sudah dimulai sejak
pemerintah akan mulai membenahi mengangkat nilai kopi Indonesia Mei 2017.
06 07 WAC A N A

Dokumentasi Bekraf
Selama ini, jika bicara permodalan
di Indonesia, kebanyakan muaranya
adalah perbankan. Padahal, perbankan
menuntut persyaratan yang umumnya
sulit dipenuhi para pelaku bisnis
pemula. Pada umumnya, aset dan track
record para pelaku bisnis pemula masih
minim. Namun, mereka sudah mulai
melangkah. Oleh karena itu, Bekraf

Dokumentasi Bekraf
mengangkat program startup, di antara
tujuannya adalah untuk menggairahkan
dunia bisnis dengan membangun
jembatan antara pelaku bisnis pemula
dengan pemilik modal. Sebab, banyak di
antara para perintis bisnis ini memiliki
ide dan gagasan yang luar biasa, tapi
minim dukungan.

Melalui program food start up ini,


Bekraf ingin mengajak masyarakat
untuk bertransformasi dari saving
society menuju investing society.
Mengubah pola dari menyimpan uang
menjadi investasi. Bekraf ingin menarik

Dokumentasi Retas
perhatian masyarakat pemilik modal
yang selama ini dananya mengendap
karena tidak tahu bagaimana harus
mengolahnya.

“Ketika kita bicara terminologi bisnis ini, transaksi investasi itu tapi tidak mengerti investasi
startup, orang hari ini masih akan terjadi dengan sendirinya. Reksadana itu apa. Mereka tahunya
mengasosiasikannya dengan aplikasi, Oleh karena itu, Fadjar tidak tertarik menaruh uang, lalu sebulan
software, IT, atau dunia digital. Buat bicara target angka. Baginya, yang kemudian mereka mendapat
sebagian orang masih membingungkan lebih penting adalah membangun keuntungan 10%. Begitu ternyata
model bisnisnya. Bagaimana caranya kesadaran masyarakat permodalan tidak, mereka panik. Kita tidak
mendapatkan duitnya. Kelihatannya Indonesia. ingin seperti itu,” tutur Fadjar.
invest saja, kapan dapat duitnya.
Food, menurut saya mudah dipahami, Fadjar mengakui bahwa untuk Fadjar menyatakan bahwa
mudah dilihat model bisnisnya. Saya sampai ke situ, tidak bisa seperti program food startup ini ingin
bikin makanan, konsepnya bagus, membalik telapak tangan. Dia menginspirasi dan memberikan
orang beli, duitnya masuk. Konsep ini tidak ingin program ini dijalankan pemahaman tentang investasi yang
mudah dipahami para calon investor. tergesa-gesa dan akhirnya justru benar. Harus dipahamkan bahwa
Ujung-ujungnya, akan terjadi transaksi mendatangkan salah persepsi. investasi ini memang ada ekspektasi
investasi,” demikian menurut Fadjar. keuntungannya, tapi ada resikonya
“Saya khawatir masyarakat tidak juga. Ini bukan soal hutang piutang.
Meskipun demikian, nilai transaksi mengerti, dan menganggap ini Bukan soal meminjamkan uang
sebenarnya tidak diposisikan Fadjar adalah cara cepat mendapat banyak pada para pengusaha. Oleh karena
sebagai tujuan utama. Akan tetapi, duit. Seperti yang terjadi pada itu, pada waktu pitch, diharapkan
sebagai outcome. Jika masyarakat kasus Reksadana, misalnya. Orang masyarakat (calon investor)
semakin mengerti dengan ekosistem berbondong-bondong ke Reksadana, mengerti resikonya apa. Dia boleh
bertanya dan mengkritisi apa yang apa yang dilakukan sekarang menarik minat calon investor yang
dipaparkan para finalis. Mereka boleh adalah tahap membangun miniatur secara khusus diundang pada acara
memilih akan berinvestasi pada ekosistem. tersebut.
bisnis apa. Mereka boleh menyelidik
sampai kemungkinan yang berpotensi “Saya ingin menunjukkan ini (food Menjelang pengumuman pemenang,
membuat bisnis ini gagal. Bekraf ingin startup Indonesia) sebagai contoh. Hanifah menyampaikan bocoran
mengajak masyarakat permodalan Saya berharap, pada tahun-tahun yang nama-nama investor yang
terbiasa mengukur resiko bisnis dan akan datang, bukan hanya Bekraf menyatakan tertarik menjajagi
menjadikannya sebagai kultur yang yang membuat seperti ini. Tapi, kemungkinan kerja sama dengan
mendorong dinamika bisnis tanah air. masyarakat pun bisa membuatnya. para finalis. Ini adalah bagian yang
Ketika ini sudah terbiasa, anak-anak menggembirakan para finalis di
Para peserta yang mengikuti mudanya sudah mengerti, begini cara samping hadiah yang disediakan
kompetisi food startup Indonesia membangun start up bisnis, maka bagi pemenang kompetisi.
ini tidak berangkat dari nol. Mereka program seperti ini akan berjalan
adalah pelaku bisnis pemula. Mereka sendiri. Masyarakat sebagai investor Pemenang telah dipilih. Namun,
sudah paham tentang kewirausahaan juga mengerti, saya akan mencari dalam pengantarnya, Fadjar berpesan
dan sudah melakukan startup. Oleh peluang investasi yang bagaimana. bahwa kemenangan di Food Start Up
karena itu, dalam rangkaian pogram Kemudian, ada lembaga yang Indonesia 2017 ini bukan langkah
food startup ini dibuat juga program berinisiatif untuk mempertemukan final. Tetapi, ini permulaan bagi finalis
kelas akselerasi. Mereka dimasukkan mereka (calon pengusaha dan untuk memperbaiki sistem mereka
karantina, kemudian diberi berbagai masyarakat investor). Jadi, ini hanya dan bersiap menghadapi tantangan
pelatihan kewirausahaan, termasuk contoh. Harapannya seperti itu,” bisnis yang sesungguhnya di dunia
bagaimana cara bertransaksi dengan papar Fadjar. luar. Namun demikian, Bekraf dengan
investor, mengelola keuangan, dan keenam deputinya akan berusaha
ketrampilan manajemen lainnya. Puncak rangkaian acara Food terus memberi follow up sebagaimana
Start Up Indonesia 2017 adalah yang telah menjadi komitmen mereka.
Bekraf tidak ingin hanya menggelar final pitching di hadapan juri dan
kompetisi, setelah itu selesai. investor. Acara ini diadakan di hall Fadjar menyatakan bahwa deputi
Bekraf juga melakukan follow up Royal Ambarukmo, Jogjakarta, yang ada dalam Bekraf menunjukkan
dan pendampingan. Termasuk pada 4 Oktober. Hadir pada acara sub ekosistem yang harus dibangun.
memberikan pelatihan-pelatihan tersebut enam deputi Badan Ekonomi Ada sub ekosistem permodalan, sub
yang ditangani oleh ahli dalam Kreatif Indonesia. Masing-masing ekosistem riset/data, sub ekosistem
berbagai bidang, seperti chef, business deputi menyampaikan apresiasi dan pemasaran, sub ekosistem kekayaan
development, branding, hak kekayaan komitmen mereka untuk memberikan intelektual (karena bicara ekonomi
intelektual, dan lainnya. dukungan kepada pelaku bisnis kreatif adalah bicara tentang
kreatif, khususnya para finalis brand, tentang merek), ada deputi
“Bekraf mendorong pengusaha dapat food startup. fasilitasi hubungan antarlembaga,
mengoptimalkan produk mereka. antarwilayah. Fadjar berharap
Kopi, misalnya. Kenapa kita mesti Pada final pitching ini, para finalis ada sinergi interdisiplin dalam
menikmati kopi terbaik di Starbucks? masing-masing diberi waktu 3,5 membangun suatu program. Sebab,
Kenapa bukan kedai kopi kita yang menit untuk mempresentasikan menurutnya, Bekraf tidak punya
bisa terkenal di luar? Kalau bisa, model bisnis mereka di hadapan para kuasa menggarap semua itu. Bekraf
Indonesia jangan hanya terkenal juri. Setelah itu, juri akan mengkritisi hanya sebatas menginspirasi.
biji kopinya saja. Itu salah satu yang model bisnis finalis dengan
ingin kita bangun. Kita ingin mencari melontarkan pertanyaan kepada Kaitannya dengan program Food
entitas bisnis yang sampai global finalis selama 3,5 menit. Dalam situasi Startup Indonesia 2017 ini, Fadjar
quality,” demikian harapan Fadjar. seperti itu, mental dan penguasaan menyatakan, “Hendaknya, kita
finalis terhadap produk dan model memiliki satu spirit yang sama, mari
Bekraf tidak terlalu muluk bisnisnya benar-benar diuji. Melalui membawa rasa Indonesia mendunia.
menetapkan target. Menurut Fadjar, presentasinya, finalis juga harus bisa Indonesia punya potensi untuk itu.”
08 09 P R O F I L

Helianti Hilman

MENGANGKAT
DERAJAT
PETANI
ARTISANAL
Helianti membuktikan, ekonomi berbasis
komunitas bisa memberdayakan petani
yang masih berkutat dengan masalah.

Dokumentasi Retas
Hingga kini, lima puluh ribuan petani sudah
menjadi mitra perusahaannya di bawah
brand Javara.

Helianti Hilman yang hobi memasak dan travelling, Bagaimana Anda melakukan assessment
bertemu jaringan petani yang “diam-diam” masih terhadap petani-petani indigenous?
membudidayakan tanaman pangan langka. Cara Kami melakukannya secara bertahap. Biasanya saya datang
bertani mereka sangat artisanal: menghormati duluan, karena saya mewakili sudut pandang pasar, sudut
tradisi, memakai bibit asli, dan menjauhi yang pandang petani, dan sudut pandang pengembangan
kimiawi. Bagi Helianti sendiri, menemukan bahan- produk. Kebetulan saya memang hobinya travelling,
bahan pangan yang langka itu membuatnya seperti jadi sebelum Javara berdiri pun saya sudah travelling ke
anak kecil yang masuk ke toko permen: Girang 40 negara. Dari situ saya punya kecenderungan untuk
bukan kepalang! Helianti mendirikan PT Kampung memahami karakteristik pasar di masing-masing negara.
Kearifan Indonesia (KKI) pada 2008, dan awalnya Kemudian dari sisi product development karena saya
untuk memanggungkan kembali beras-beras hobinya masak, saya memang punya kebiasaan untuk
indigenous Indonesia di bawah label Javara. Inilah berpikir oh ini bisa dibikin ini, yang artinya apakah ini
bincang-bincang retas dengan Helianti Hilman di berpotensi atau tidak. Kadang-kadang apa yang ditawarkan
acara Trade Expo Indonesia 2017 di ICE, BSD City. oleh petani ke kami dengan apa yang kira-kira bakal works
in the market itu berbeda. Makanya saya selalu menawarkan
Sampai sekarang sudah ada berapa diri untuk melihat langsung.
varian produk yang dikeluarkan Javara
dan berapa yang bersertifikat organik? Jika para petaninya tertarik, sejauh apa
Kurang lebih, 770-an produk. Kami sudah keterlibatan mereka?
punya 240 produk yang tersertifikasi organik Kalau mereka tertarik, kami akan tanya sejauh mana
berdasarkan standard Amerika, Eropa, Jepang. mereka mau menjalankannya. Apakah mau mensuplai
Sebenarnya para petani kita banyak yang by komoditas saja? Mau membuat sampai intermediary
default menjalankan pertanian secara organik. product? Atau mau sampai ke membuat final product?
Jadi, satu-satunya elemen yang kami tambahkan Kalau mereka tertarik sampai ke intermediary atau final
adalah mendokumentasikan proses keorganikan product, maka kami akan membuatkan training dan
mereka dan mensertifikasi. Kalau ada capacity building agar produksi itu bisa dilakukan di
kontaminan yang berasal dari faktor eksternal, tingkat mereka.
nah itu perlu waktu sebelum disertifikasi. Tapi
kalau kita bicara tentang indigenous farmers Setelah itu, seperti apa bentuk kemitraannya?
Indonesia, mereka pasti organik. Zaman dulu, Nah, di situ akan masuk konsep kemitraan kami yang tidak
kan, enggak ada cerita beli benih, beli pupuk, beli hanya membeli komoditi. Kami ingin apa yang mereka
pestisida. jual ada nilai tambahnya. Mereka mau sejauh mana?
Javara quite leading di bidangnya.
Kehadiran artisanal product kami
paling luas di Indonesia. Kami
mensuplai ke hampir 800 titik.
Kami mengekspor ke 21 negara

Dokumentasi Retas
di empat benua.

Kalau Javara saja sulit,


bagaimana dengan UKM
start up?
Berapa biayanya? Berapa margin seperti tingkat kelembapan produk Cara pandang perbankan yang
yang diharapkan? Berapa volume yang harus setara dengan standard seperti itu sebenarnya bahaya
yang mau dijual? Semua masuk kelembapan tingkat internasional, buat industri kreatif, karena
ke konsep itu. Termasuk kadang- tidak terkena cemaran, dan umur industri ini basisnya bukan aset.
kadang kita membahas sampai shelf life-nya minimal 12 bulan. Bank memang belum siap dengan
packaging, karena packaging kami Keempat adalah packaging. creative based economy, sehingga
adalah packaging yang bercerita. Beberapa waktu lalu Javara Panin Dubai Syariah dengan
Kami akan bertanya dari sisi petani, diajak Bekraf ke beberapa daerah keyakinan atas branding kami
cerita apa yang mau diangkat untuk memberikan pelatihan tadi mencari cara untuk bisa
pada kemasan? Jadi yang kami packaging. Saya lalu bilang, “Saya mengelola risiko. Kami adalah
jual ini tidak semata-mata produk akan memberikan disclaimer UKM pertama yang menerima
makanan, tapi lebih sebagai produk sebelumnya, bahwa punya pembiayaan bukan mikro kredit
budaya, food culture, baik dari sisi packaging bagus tidak menjamin dari bank tanpa menyertakan
keragaman hayati maupun dari keberhasilan secara pasar.” Kenapa? fixed asset collateral. Makanya
sisi culinary culture-nya. Buat Dengan packaging bagus mungkin penandatanganannya dilakukan
kami, value, filosofi, dan kisah di orang akan beli sekali. Tapi kalau di Kemenko Bidang Perekonomian
balik suatu produk lebih penting produknya jelek, rasanya enggak dengan mengundang pihak OJK
daripada produk itu sendiri. enak, packaging sebagus apa pun dan Lembaga Pembiayan Ekspor
tidak akan memberi sukses di Indonesia (LPEI). Uang yang turun
Apa yang membedakan pasar. Artinya, packaging bukanlah memang belum banyak, baru 5
Javara dari produk pangan total solution. Kelima adalah miliar, tetapi Panin Dubai Syariah
service excellence. Termasuk salah Bank sudah mengalokasikan
indigenous lain? satunya how we communicate with
Mungkin ada pihak lain yang 50 miliar rupiah dengan jangka
the buyer. Being honest dan being pengembalian 2 tahun.
niatannya sama tetapi eksekusinya transparent selama ini adalah
berbeda, karena Javara sangat formula terbaik kami.
menjaga nilai-nilai: Pertama, kami Anda punya masukan untuk
sangat menekankankan pentingnya
Bagaimana dengan Bekraf?
food safety. Mau seempati apa pun Bekraf seharusnya, kan, mengambil
orang terhadap value, cost, dan permodalan Javara terobosan creative solutions bagi
filosofi Javara, enggak ada orang selama ini? creative businesses. Hanya saja,
yang mau keracunan atau sakit, Sudah pasti kami pernah creative solutions itu tidak bisa
kan? Untuk yang satu ini kami mengalami kesulitan, karena model dilakukan segmented. Jadi kalau
menerapkan zero tolerance. Kedua usaha kami ini bukan yang punya mau memberikan fasilitasi,
adalah nilai taste atau rasa. Taste fixed asset collateral [aset tetap yang intervensi dan segala macam tidak
menjadi penting, jangan sampai bisa diagunkan]. Makanya selama bisa sepotong-sepotong, seperti
orang membeli produk kami karena 8 tahun beroperasi, we are not training kemasan sendiri, training
kasihan. Cerita-cerita [tentang bankable. Jadi sumber pembiayaan akses ke bank sendiri. Mengapa?
petani artisanal] yang indah ini kami ini datangnya dari pinjaman Sebab nanti orang yang terima
mudah sekali membuat orang keluarga dan teman-teman. training kemasan dan orang yang
terjebak, sehingga membeli karena Sampai pada beberapa bulan lalu, terima training ke bank bisa beda
kasihan. Tapi at the end of the kami sign up dengan Panin Dubai semua. Akhirnya semua tetap
day, kalau rasa kita enggak enak, Syariah Bank. Ini adalah bank punya masalah. Jadi kalau mau
orang itu enggak akan jadi repeat pertama yang mau melihat beyond support, harus full di semua mata
buyer. Nilai ketiga adalah kualitas, fixed asset collateral, karena brand rantai.
10 11 P R O F I L

Irvan Helmi & Muhamad Abgari

SERTIFIKASI ITU
PENTING UNTUK
MENYAMAKAN
Saat memutuskan untuk terjun
di bisnis kopi, Irvan dan Agam
menyadari ada sektor yang tidak
diurus sama orang. “Waktu itu,

FREKUENSI
seingat saya, baru ada Bakoel
Koffie dan itu bukan kedai kopi
seperti yang kita mau.”

“Saya melihatnya belum ada


kedai kopi yang bisa bercerita
Akibat sering menongkrong di kedai kopi internasional semasa banyak tentang kopi Indonesia.
kuliah, dua sahabat Irvan Helmi dan Muhamad Abgari pun Belum ada petugas kurasi kopi
Indonesia, seperti petugas kurasi
terinspirasi untuk membuat kedai kopi yang menyuguhkan kopi sebuah museum, yang benar-
dari berbagai Indonesia. benar mencari tahu sejarah,
objek-objek yang berhubungan
apa saja, dipajang dan diceritakan
ke pengunjungnya. Kita pun
berkeinginan mengisi posisi
itu, menjadi kuratornya kopi
Indonesia. Jadilah, kemudian
Anomali. Nama ini dipakai
karena kita ingin terlihat selalu
berbeda dengan yang lain. Itu jadi
statement buat diri kita sendiri
dan market jika kita berbeda.

Banyak kendala dihadapi Irvan


dan Agam saat pertama kali
merintis usahanya. Banyak
hal yang harus dipelajari dan
dikenali terlebih dahulu seluk
beluknya. Salah satunya adalah
ketika mereka pertama kali
mendapatkan mesin roasting
Dokumentasi Retas

kopi dan tidak tahu bagaimana


mengoperasikannya.

“Ketika mesin roasting datang,


kita tidak tahu bagaimana cara
“Di tahun 2005, kita mulai apa yang kita suka. Mulailah mengoperasikannya. Kita belum
berencana untuk mencoba kepikiran untuk membuat mengerti cara memproduksi. Lalu,
di kopi. Kayaknya seru nih! kedai kopi. Tapi, dulu namanya kita dapat kontak petani kopi, Pak
Pada saat itu, international belum ada. Kepikiran nama Sumarhum, di Bondowoso dari
coffee change mulai masuk di waktu itu macam-macam,” ujar Disbun (Dinas Perkebunan). Dari
Indonesia. Ngobrol sama Agam Irvan yang saat ditemui di kedai situ, kita belajar banyak dari para
(Panggilan akrab Muhamad kopinya di Senopati, Jakarta, petani. Waktu pertama datang,
Abgari), kita mau merintis usaha tengah sibuk melakukan kita belum mendapatkan kualitas
apa ya? Kenapa tidak mulai dari cupping bersama Agam dan tim. kopi seperti yang kita mau.
transferability skill para baristanya
butuh waktu. Ada beberapa gerai
internasional yang mengganti mesin
kopi manual dengan mesin otomatis
karena kendala itu. Untuk dunia
speciality coffee, grid kualitas cukup
tinggi sehingga belum bisa di-copy
sebanyak itu,” terangnya.

Namun, kendala itu tidak


menghentikan Anomali Coffee terus
berkembang. Formulasi franchise
terus digarap. “Ada beberapa model
franchise yang baru ditemukan dan
sekarang kita baru mulai membuka
franchise tersebut.”

Diversifikasi Anomali Coffee pun


tidak hanya menambah cabang
kedai kopi. Sejak dua tahun yang
lalu, Anomali membuka Indonesia
Cofee Academy, pusat pelatihan bagi
Dokumentasi Retas
mereka yang tertarik memperdalam
keahlian dalam mengolah atau
meracik kopi.

“Awalnya, akademi ini dibuat hanya


untuk kalangan internal kita saja,
Dua tahun setelahnya, kita akhirnya ingin mendalami seluk beluk cita untuk mengajarkan pada barista
baru dapat dari beliau. Sebelum rasa, perlu memiliki kemampuan kita saja. Tapi, akhirnya kita buka
akhirnya mendapatkan itu, kita sebagai Q-Grader. Owner, roaster, untuk klien eksternal dan akhirnya
menghubungi sana sini. Kenalan barista, sampai petani yang ingin untuk umum karena ternyata ada
dengan orang-orang yang biasa mengetahui kualitas kopinya seperti peminatnya.”
ekspor kopi. Ada tidak sisa-sisa ekspor apa. Kemampuan melakukan
yang memang bagus yang memang cupping dengan protokol yang sama Ambisi ke depannya Anomali pun
bisa kita beli. Cara mencarinya benar- untuk mendapatkan kopi yang enak. akan tetap konsisten mengembangkan
benar militan. Ketok pintu satu satu. usahanya di speciality coffee dari
Pelan-pelan, akhirnya kita dapat. Setelah lebih dari sepuluh tahun Indonesia. Mimpi Ivan dan tim
Dan, sekarang sangat bersyukur merintis bisnis kopi ini, Anomali adalah membuat speciality coffee dari
setiap minggu kita melakukan coffe Coffee kini telah tersebar di 9 lokasi. Indonesia menjadi sangat accesible
tasting untuk pengujian cita rasa Dua di antaranya dibuka di Bali dan bagi masyarakat. Caranya bisa dengan
(cupping) karena menerima banyak rencananya Oktober ini akan dibuka membuka kafe atau menjual minuman
sample dari berbagai daerah. Sekarang gerai yang ke-10 di Makassar. botolan, misalnya.
perkembangannya luar biasa,”
tutur Irvan. Saat ditanya oleh Presiden Jokowi Tidak dipungkiri, akses itu juga
di acara “Ngobrolin Kopi sambil hingga lintas negara alias go
Di Anomali Coffe, terdapat 8 orang Ngopi Bareng Presiden di Istana international. “Kita sebagai negara
Q-Grader yang memiliki sertifikasi. Bogor” awal Oktober lalu, soal penghasil kopi, rasanya normal jika
Nilai yang dikeluarkan orang-orang tantangannya untuk membuka berkeinginan untuk go international.
yang telah Q-Graded, bisa dipercaya cepat banyak gerai, Irvan memang Masa brand dari negara lain yang
dan bisa di-submit ke Coffee Quality ingin perkembangan usahanya itu dikenal tidak penghasil kopi bisa
Institute. bertumbuh secara organik. masuk ke sini. Malah, aneh kalau
orang dari negara yang dikenal sebagai
Menurut Irvan, sertifikasi “Kita percaya pertumbuhan salah satu penghasil terbesar tapi
ini penting karena itu seperti yang organik. Kita tidak melihat tidak bisa bermain di hilir?” pungkas
menyamakan frekuensi, dan itu keharusan buka 100 atau 1000 Muhamad Abgari atau yang biasa
crossed jabatan. Siapa pun yang dalam waktu cepat, karena kopi itu dipanggil dengan nama Agam itu.
12 13 P R O F I L

Mateusz Rybinski

SELALU
TERINSPIRASI
DARI MAKANAN
JALANAN
Dokumentasi Retas

Kecintaannya terhadap makanan Indonesia membuat


Mateusz Rybinski mendirikan Warung Jakarta
di kampung halamannya, Warsawa, Polandia.
Butuh waktu tiga tahun buat Saya beruntung bertemu dengan ibu kota negara. Saya tidak mau
Mateusz Rybinski untuk menyelami partner bisnis, Yudhi Harijono menggunakan Bali, itu sebabnya saya
seluk beluk makanan Indonesia, dan Mario Juniartho, yang juga menggunakan Jakarta.
sebelum kembali ke Warsawa berminat dengan ide ini. Saya
dan mewujudkan keinginannya juga memiliki mentor di sini yang November 2016 adalah pembukan
membuka restoran yang bekerja di bisnis makanan, Hendy resmi Warung Jakarta. Sejauh ini,
menyajikan masakan Indonesia. Setiono. Dari beliau, saya banyak responnya bagus. Kemajuannya
Semua diungkapkan Mateusz saat belajar bagaimana menjalankan berjalan selangkah demi selangkah.
menyempatkan diri menemui Retas bisnis sebuah restoran dan juga Awalnya, memang berat karena jenis
di sela-sela kesibukannya mengawasi yang memperkenalkan saya dengan masakan yang baru. Bulan Mei yang
sekolah programming di PIK Avenue partner bisnis saya. lalu berlangsung Restaurant’s Week
Mall, Jakarta Utara. di Polandia. Mereka mengkurasi 60
Konsep restoran Indonesia restoran dari Warsawa dan restoran
Bagaimana akhirnya seperti apa yang terlintas kita terpilih sebagai restoran terbaik.
memutuskan membuka Semenjak itu, respon pengunjung
dalam bayangan Anda sangat bagus. Makanan favorit di
restoran Indonesia di saat itu? Warung Jakarta adalah rendang, sate,
Warsawa, Polandia? Inspirasi saya selalu datang dari nasi goreng dan mi goreng.
Pada 2009, saya datang ke makanan jalanan. Saya selalu kagum
Indonesia dalam program dengan makanan pinggir jalan yang Apa tantangannya saat
pertukaran pelajar Erasmus. saya temui. Saya suka keseluruhan
Selama 6 bulan, saya tinggal di dinamika dan suasananya, terutama membuka Warung Jakarta?
Surabaya dan belajar di Universitas konsep warung. Saya pernah baca Ada beberapa. Pertama, makanan
Airlangga. Saya mencoba banyak dalam sebuah artikel jika warung Indonesia di mata warga Polandia
makanan Indonesia yang saya memiliki social impact dalam adalah sesuatu yang baru. Untuk
anggap makanannya sangat kehidupan orang Indonesia. Saya mendapatkan pengunjung restoran
enak. Beberapa jenis makanan sering bertemu dengan orang tidaklah mudah. Ada sekolompok
mungkin sulit untuk diterima oleh kaya, mereka sering berceletuk jika grup di Polandia yang selalu
orang asing tetapi yang lainnya makanan warung (warnas/warteg) mengunjungi dan mencoba setiap
sangat bagus. Saya pikir makanan lah yang terbaik. Walau mereka kali ada restoran baru dibuka.
Indonesia mirip seperti makanan mampu membayar bersantap di Tetapi, tetap saja, orang lebih sering
Italia. Selain itu, belum ada restoran restoran mewah, tetapi mereka bertanya-tanya apa itu masakan
Indonesia di Polandia. Banyak yang juga suka makan di warung. Di Indonesia. Apalagi, rata-rata warga
belum pernah mencobanya. warung, orang kaya dan miskin Polandia hanya mengunjungi
dapat makan dalam satu meja. restoran 5 sampai 6 kali setiap
Saya berpikir mungkin suatu hari, Tidak ada pembatas. bulannya. Jadi, pada saat mereka
saya akan membuka restoran. Ide itu makan di luar, mereka tidak mau
tidak pernah hilang dalam pikiran melewati satu kesempatan menikmati
Jadi, itu sebabnya nama makanan yang mereka tidak sukai.
saya. Atas berbagai alasan, saya
juga kerap kembali ke Indonesia restorannya Warung Jakarta? Jadi, tantangan terbesar pertama
dan negara-negara Asia Tenggara. Iya. Saya juga kurang mengerti soal saya adalah memperkenalkan dan
Dari situlah, saya mulai belajar fine dining restaurant. Itu sebabnya mempromosikan masakan Indonesia
mengenai gastronomi Indonesia. suasana dalam restoran kasual dan sehingga mereka tidak merasa asing
Saya mengunjungi dari satu warung, raw karena desain interiornya street dan mau bersantap di sana.
ke warung lainnya. Keluar masuk art. Makanan yang disajikan sebisa
dari satu restoran, ke restoran lain, mungkin as healthy as possible Tantangan kedua adalah mencari
mencoba dan mengenal lebih dalam dengan harga yang masuk akal. bumbu makanan yang benar.
mengenai masakan Indonesia. Pengunjung bisa nyaman dan santai. Sayangnya, Indonesia tidak
mengekspor banyak makanan dan
Sedangkan kenapa memilih kata bumbu masakan mereka. Tidak
Berapa lama persiapan untuk “Jakarta”, karena bagi orang asing dua seagresif Vietnam atau Thailand.
membuka restoran Indonesia kota Indonesia yang paling popular Jadi, beberapa bumbu dasar yang
di kampung halaman Anda? adalah Bali dan Jakarta sebagai digunakan terpaksa dari Thailand
14 15 P R O F I L

atau Vietnam. Bayangkan, toko


Indonesia yang terdekat dengan
Warsawa berada di Berlin, Jerman.
Kadang, saya malah harus mencari
sampai di Amsterdam, Belanda.
Sebagai jalan keluarnya, saya pun
harus mengimpor bahan-bahan
dasar itu dari Belanda dan beberapa
saya ganti dengan bumbu dasar dari
Thailand.

Tantangan lain adalah beberapa


bahan dasar ini memang agak mahal
sehingga mempengaruhi harga
produksi makanan tetapi di situlah
tantangannya. Saya harus bisa bersaing
dengan restoran lainnya.

Bagaimana dengan koki di


restoran Anda? Apakah Anda
menggunakan koki orang
Indonesia atau melatih koki lokal
memasak makanan Indonesia?
Saya menggunakan koki orang
Indonesia. Dia masih muda dan
berasal dari Bandung. Dia sangat
bagus. Kebetulan juga, salah satu
partner saya pernah membuka
restoran Indonesia di Amerika.
Kedua partner saya inilah yang terus
menyempurnakan resep. Mereka juga
yang mengadaptasi rasa agar sesuai
dengan lidah orang Barat.

Yang kita suguhkan tidak hanya


makanan tetapi juga minuman.
Saya menemukan satu perusahaan
di Polandia yang mengimpor kopi
Indonesia, dari Sumatera dan Jawa.
Saya menggunakan kopi yang dari
Jawa. Saya menoba sebisa mungkin
selalu menggunakan unsur Indonesia.

Baru-baru ini, saya diperkenalkan


Dokumentasi Retas

dengan seorang wanita oleh


gubernur Banda Aceh yang ingin
mempromosikan kopinya. Saya
mungkin akan membeli kopi langsung
darinya sehingga sudah pasti kopi asli
Indonesia. Apalagi, saya baca buku
biografi pendiri Starbucks kalau dia
populer di sana seperti sekarang ini
pola makanan vegan. Jadi, tiap akhir
pekan, kita menawarkan makanan
Indonesia yang bisa dikonsumsi
vegan seperti bakso vegan, rendang
vegan, dan sate tempe. Atau fusion
food. Menawarkan menu makanan
Indonesia yang difusion dengan
makanan Meksiko, seperti Rendang

Dokumentasi Mateusz Rybinski


Burito.

Juga dengan adanya dua partner


bisnis, saya datang ke Indonesia
setidaknya dua atau tiga bulan sekali.

Ke depannya, kita berencana untuk


ekspansi. Kita lagi merancang
konsep dan formula franchise
Warung Jakarta yang kuat dan
sustainable. Jika sudah rangkum, saya
ingin Warung Jakarta juga buka di
kota dan negara lain.

Hal apa yang paling


berkesan dan mungkin bisa
disarankan kepada yang
lain jika ingin melakukan hal
Dokumentasi Mateusz Rybinski

yang sama?
Kesulitan saya adalah menjelaskan
makanan Indonesia. Oke, makanan
Indonesia memang ada tetapi
Indonesia sangat luas. Jadi, begitu
menyebutkan makanan Indonesia,
itu makanan dari mana? Karena
bisa dari Sumatera, Jawa, Bali,
menyebutkan kopi terbaik di dunia belum tentu dalam seminggu, 100 Lombok, Manado, atau Toraja?
adalah kopi dari Sumatera. botol bisa terjual. Tapi, saya ingin jika Semuanya berbeda. Dan, jujur
ada kesempatan lagi, bisa menyajikan saja, sebagian cocok untuk orang
Saya sempat menyajikan bir Bintang bir Bintang. Barat, tetapi ada yang tidak bisa
dan itu terjual dengan bagus, padahal diterima. Salah satu contohnya
harga sedikit lebih mahal dibanding Apa rencana ke depannya makanan yang menggunakan terasi.
bir lainnya. Bir menjadi favorit, untuk Warung Jakarta? Banyak orang Eropa yang kurang
terutama buat mereka yang pernah Melalui kedutaan (Indonesia), menyukai.
berlibur ke Bali. Masalahnya, karena saya dikenalkan oleh pihak Badan
saya satu-satunya restoran Indonesia Ekonomi Kreatif (Bekraf). Ini masih Hal lain adalah keragaman itu juga
di Polandia, sementara untuk hubungan yang baru. Mungkin dari kadang membuat saya bingung. Kalau
memesan bir Bintang, ada minimum sana akan ada banyak peluang yang di Jakarta, rendang yang populer
order sekitar 300 - 400 botol bir bisa digali lagi. mungkin rendang Minangkabau.
dimana saya harus membayar di Tetapi, ketika saya ke Sumatera,
muka. Jumlah ini juga akan menjadi Secara menu, kita juga berusaha rendang bisa ada 18 macam dengan
masalah stok untuk restoran karena mengaplikasikan apa yang sedang resep yang berbeda-beda.
16 P R O F I L

Sebagian pendapatannya dari


produk penyedap rasa itu ia
gunakan untuk membiayai riset
kopinya. Selain itu,pembiayaan
riset juga ia dapatkan dari hadiah
kompetisi bisnis yang rajin ia ikuti.

Dalam menjalankan bisnisnya,


Agatha sempat mengalami kendala
yang cukup membuatnya kerepotan.
Ia pernah mengalami turn over yang

Dokumentasi Retas
cukup sering. Penyebabnya adalah
perbedaan visi dan misi. Agatha
memiliki prinsip tidak mengapa
mengambil margin keuntungan
kecil, yang penting produk mereka
Agatha Virdhi Saputra dikenal luas di masyarakat. Namun,
ia pernah mendapati bagian

MENGAWINKAN KOPI
manajemen menaikkan harga tanpa
meminta persetujuannya, atau
bermasalah dalam hal menjaga

DENGAN JAMUR kejujuran.

Setelah beberapa kali sempat ganti


manajemen, akhirnya Agatha
Ide usaha tidak selalu muncul dari cita-cita. Kadang, ia tak sampai pada suatu kesimpulan
bahwa mencari partner bisnis
sengaja muncul dari rasa sakit. Kopi jamur IMYCO ini misalnya. tidak semata-mata menimbang
kemampuan bisnisnya. Jauh lebih
“Saya ini penggemar kopi. Tapi, sejak Melakukan Riset Kopi penting dari itu adalah karakternya.
terkena asam lambung akut, saya jadi Uji coba Agatha dilakukan Partner itu harus paham dan sepakat
galau karena tidak lagi leluasa ngopi berdasarkan riset. Dia menggandeng dengan visi misi perusahaan.
seperti dulu,” tutur Agatha, founder laboratorium lokal untuk Kemudian, dia haruslah orang yang
IMYCO kepada Retas. melemahkan asam kafein kopi dapat dipercaya.
tanpa merusak cita rasanya.
“Saya sering membaca jurnal Agatha menjelaskan bahwa uji Saat ini, Agatha menggandeng
penelitian ketika kuliah. Saya tahu, cobanya tidak langsung berhasil. Ahmad Fathoni, sahabatnya semasa
di dalam jamur, ada senyawa yang Bahkan, sampai hari ini pun dia kuliah, menjadi co-founder IMYCO.
dapat melemahkan asam kafein pada masih terus melakukan berbagai Ahmad dipercaya mengelola bagian
kopi. Tapi, saya baru meneliti dan penyempurnaan, meskipun manajemen. Sementara, Agatha
mengaplikasikan hasil penelitian itu kopi jamurnya sudah diterima fokus pada pengembangan teknologi
ketika saya terkena asam lambung masyarakat penggemar kopi. dan produk.
akut.”
Melakukan riset memerlukan “Sasaran terdekat kami saat ini
Alumni Fakultas MIPA , jurusan biaya dan waktu. Untuk itu, adalah pecinta kopi di kafe-kafe.
Pendidikan Biologi, Institut Agatha melakukan subsidi silang. Selain itu, kami ingin menjangkau
Keguruan dan Ilmu Pendidikan Sebelum mengembangkan kopi masyarakat yang lebih luas. Kami
Jember ini kemudian melakukan jamur, Agatha sudah memproduksi sedang berencana membuat kopi
uji coba untuk mengawinkan kopi penyedap rasa organik berbahan jamur kemasan sachet. Dalam waktu
dengan jamur, untuk menemukan dasar jamur. Produk ini terhitung satu tahun ke depan, kami berharap
formula kopi yang aman bagi laris manis dengan omset belasan produk kami sudah dikenal di Jawa
penderita asam lambung. hingga puluhan juta per bulan. dan Bali,” demikian harapan Agatha.
B I S N I S 17

Bisnis Kopi

KATERING KOPI,
STRATEGI JEMPUT BOLA
Membawa kopi langsung ke pelanggan, seperti bisnis katering,
tetapi fokus kepada kopi sebagai sajian utama.
lokasi kongkow, bekerja, hingga
business meeting. Ia pun memperluas
cakupan bisnisnya sebagai
penyelenggara coffee bar catering.
Lain lagi strategi yang dilakukan
Kopi Boutique, sebuah brand
yang didedikasikan untuk
mengembangkan kopi-kopi
Indonesia. Yudhi Wirawan, pemilik
Kopi Boutique menuturkan, ia ingin
menonjolkan kopi-kopi Indonesia
yang variannya banyak. “Kopi-kopi
kita tak kalah dari kopi mancanegara
seperti Brazil dan negara lainnya,”
kata Yudhi.
Dokumentasi Retas

Varian kopi yang dijual antara lain


dari Sumatera Utara ada kopi Gayo,
Lintong, Mandailing. Juga ada dari
Jambi, dan Robusta dari Lampung.
Saat ini kopi telah menjadi bagian acara kantor, seminar, atau pelatihan. Di Jawa Barat ada Mekarwangi,
dari hidup masyakarat modern. Papous Coffee salah satu kafe yang Preanger. Jawa Tengah ada
Istilah “ngopi-ngopi cantik” pun melakukan katering kopi. Papous Temanggung. Sulawesi ada Toraja.
menjadi sangat populer. Seiring memang merupakan kopi yang “Sampai Papua juga ada. Kira-kira
dengan itu, kedai kopi modern berasal dari pegunungan Lembah sekitar 50 varian kalau lagi lengkap,
menjamur dengan pesat. Baik Baliem Wamena, Papua. Pertama “ ungkap Yudhi.
yang berstatus waralaba dari luar memulai bisnisnya, Prawito Adi
negeri, maupun brand lokal. Semua Nugroho tidak langsung mendirikan Dengan kopi-kopi Indonesia
hadir dengan ciri khasnya masing- Coffee Bar melainkan murni menjual yang variannya banyak ini, Yudhi
masing. Akan tetapi, banyaknya biji kopi olahan asal Papua. Green memasarkan produknya dengan
pemain membuat suhu kompetisi Bean Coffee dan Roasted Bean beragam cara. Khusus melayani
menjadi semakin tinggi. Strategi pun Coffee merupakan beberapa produk konsumen secara langsung, ia
harus disusun. Tidak bisa lagi pasif unggulan yang ditawarkan oleh membuka Kopi Boutique di jalan
menunggu pelanggan. Bola mesti Prawito. Pangeran Antasari No.36, Jakarta
dijemput. Selatan Lalu, ada layanan online, bisa
Semua benar-benar diawali dengan beli kopi pakai layanan ojek online.
Caranya dengan membawa kopi otodidak. Mulai dari mengenal Menurut Yudi, selain melayani orang
langsung ke pelanggan. Seperti bisnis seluk beluk biji kopi, pengolahan, untuk minum di Kopi Boutique,
katering, tetapi fokus kepada kopi pengemasan, hingga pemasarannya. mereka juga menyalurkan kopinya
sebagai sajian utama. Andalannya Seiring omzet yang terus meningkat, ke beberapa kafe di Jakarta, Lombok,
tentu kekhasan kopi dari masing- ia pun memberanikan diri membuka Cirebon, dan daerah lainnya. “Juga
masing coffee shop. Sajian kopi sebuah coffee bar. Layaknya kedai kirim ke hotel. Bentuknya kopi jadi,”
berkualitas pun dibawa ke acara- kopi lain, tempatnya sering menjadi ungkap Yudhi.
18 19 G A L E R I FOTO

Beragam Kegiatan Bekraf dalam


Membangkitkan Ekonomi Kreatif Indonesia

Triawan Munaf,
Kepala Bekraf,
mengagumi kopi
Indonesia di acara
“Ngobrolin Kopi
sambil Ngopi Bareng
Presiden di Istana
Bogor”.

Puncak rangkaian acara


Food Startup Indonesia
2017 adalah final
pitching di hadapan juri
dan investor.

Penandatanganan kesepakatan bersama antara


Pemprov DKI Jakarta dengan Bekraf.

Kriyanusa 2017,
mengangkat
kembali kerajinan
Nusantara.

Minum kopi
bersama di acara
Kreatifood 2017
di Palembang.
Presiden Jokowi menghadiri Synchronize
Festival 2017.

Presiden Jokowi memberi arahan di acara “Ngobrolin Kopi


sambil Ngopi Bareng Presiden di Istana Bogor” (1/10).

Asistensi
pembuatan
laporan
keuangan bagi
UKM kreatif di
Lampung.
Fadjar Hutomo, Deputi Akses Pemodalan,
berbicara di depan peserta Food Startup
Indonesia 2017.

Foto-foto Dokumentasi Bekraf

Presiden Jokowi berfoto bersama di acara “Ngobrolin Kopi


sambil Ngopi Bareng Presiden di Istana Negara.”
INDONESIA PRODUSEN KOPI
TERBESAR KE EMPAT

1st BRASIL 2nd VIETNAM


2,9 juta
tahun
ton/
1,65 juta
tahun
ton/

3rd KOLOMBIA 4th INDONESIA


840 ribu ton/
tahun 639 ribu ton/
tahun

sumber: kemenperin.go.id