Anda di halaman 1dari 4

Faridawati (G2 G1 12 012)

Tes Kemampuan Berbahasa

Dalam upaya berkomunikasi dibutuhkannya alat yaitu bahasa. Menurut Nurgiyantoro (2001), kegiatan berbahasa
merupakan tindak mempergunakan bahasa secara nyata untuk maksud berkomunikasi. Kegiatan berbahasa, atau
sebagai kebalikan kompetensi; performansi (kinerja), merupakan manifestasi nyata kompetensi kebahasaan
seseorang. Tinggi rendahnya kompetensi kebahasaan seseorang pada umumnya tercermin dari kemampuan atau
ketrampilan berbahasanya.

Lebih lanjut, Nurgiyantoro membedakan kemampuan berbahasa menjadi dua kelompok; kemampuan
memahami (comprehension) dan mempergunakan (production), masing-masing bersifat reseptif dan produktif.
Kemampuan reseptif merupakan proses decoding, proses usaha memahami apa yang dituturkan orang lain.
Sebaliknya, kemampuan produktif merupakan proses encoding, proses usaha mengkomunikasikan ide, pikiran atau
perasaan melalui bentuk-bentuk kebahasaan

1. Tes kemampuan reseptif


Kemampuan reseptif terdiri dari dua macam kemampuan berbahasa, kemampuan membaca dan
menyimak.
1). Tes Kemampuan Membaca
Kegiatan membaca merupakan usaha memahami informasi yang disampaikan melalui lambang tulisan.
Untuk dapat menggali informasi tertulis, diperlukan pengetahuan tentang struktur dan kosa kata bahasa
yag bersangkutan, di samping juga sistem ejaan (grafologi)-nya. Kegiatan membaca merupakan kegiatan
memahami konteks ekstralinguistiks melalui sarana linguistik. Djiwandono (2008) berpendapat bahwa,
memahami bacaan pada dasarnya meliputi rincian kemampuan yang terdiri atas kemampuan untuk (a)
memahami arti kata-kata sesuai penggunaanya dalam wacana, (b) mengenali susunan organisasi wacana
dan antar hubungan bagian-bagiannya, (c) mengenali pokok-pokok pikiran yang terungkapkan, (d)
msmpu menjawab pertanyaan-pertanyaan yang jawabannya secara eksplisit terdapat di wacana, (e)
mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan yang jawabannya terdapat dalam wacana meskipun
diungkapkan dengan kata-kata yang berbeda, (f) mampu menarik inferensi tentang isi wacana, (g)
mampu mengenali dan memahami kata-kata dari ungkapan-ungkapan untuk memahami nuansa sastra,
(h) mampu mengenali dan memahami maksud dan pesan penulis sebagai bagian dari pemahaman
tentang penulis. Berikut ini contoh tes membaca yang memfokuskan pada penggunaan arti kata-kata
yang sesuai penggunaanya dalam kalimat.

Questions 54 and 55 are based on the following paragraph.


In prolonged space flight, besides the obvious hazards of meteors, rocky debris, and radiation, astronauts
will have to deal with muscle atrophy brought on by weightlessness; therefore, when they return to
Earth, they face a protracted period of weight-training to rebuild their strength.
54. What is the most likely meaning of the underlined word debris as it is used in this passage?
a. fragments
b. decay
c. bacteria
d. alien life
55. The underlined word atrophy, as used in the paragraph, most nearly means
a. pain.
b. wasting.
c. weakening.
d. cramping.

2). Tes Kemampuan Menyimak


Menyimak pada hakikatnya juga merupakan usaha memahami konteks ekstralinguistik atau informasi
melalui sarana linguistik. Dalam kegiatan membaca sarana bahasa disampaikan secara tertulis, tetapi
dalam menyimak disampaikan secara lisan yang berupa lambang bunyi. Jika dalam kegiatan membaca
diperlukan pengetahuan tentang sistem ejaan, dalam menyimak diperlukan kemampuan mengenai sistem
bunyi bahasa yang bersangkutan. Tes kemampuan reseptif umumnya menuntut siswa untuk memahami
secara kritis informasi yang disampaikan dalam suatu wacana tertentu. Contoh tes menyimak antara lain
sebagai berikut

Sample question one: selecting topics


Task description
You will be provided with a number of topics, three of which summarise parts of the listening text. The
others are not discussed in the listening text. Your task is to decide which three topics are discussed.
Sample task
Tick the three items which are discussed in the talk.
A. Teaching schedule for student teachers
B. Safety issues for student teachers on the field trip
C. Accommodation
D. How the field trip fits into the teaching degree
E. Vietnamese students' level of proficiency in English
F. How the work requirements for the field trip compare with the work requirements for student
teachers who remain in Australia
G. Quality of English language teaching in Vietnamese universities
H. Textbooks commonly used in Vietnamese English classes

Answer Key
A. 
B.
C.
D. 
E.
F. 

2. Tes kemampuan produktif


Kemampuan produktif terdiri dari dua macam kemampuan berbahasa, kemampuan berbicara dan
kemampuan menulis.
1). Tes Kemampuan Berbicara
Berbicara merupakan kegiatan menghasilkan bahasa dan mengkomunikasikan ide dan pikiran secara
lisan. Unsur bahasa dan pikiran merupakan dua unsur yang tak dapat dipisahkan dalam kegiatan
berbicara. Untuk dapat berbicara secara baik, kita harus menguasai secara aktif struktur dan kosa kata
bahasa yang bersangkutan yang akan dipergunakan sebagai wadah yang menampung pikiran yang akan
dikemukakan, disamping juga system bunyi bahasa itu. Masalah kelancaran dan ketepatan bahasa serta
kejelasan pikiran merupakan hal yang sering diteskan (dinilai) dalam kegiatan berbicara. Berikut adalah
salah satu contoh tes berbicara dalam bentuk wawancara (interview)

The interview: section two


Task description
In this section the interviewer will move onto one or more topics of general interest. You may need to
speak longer (take longer turns) than in the first section and you may need to describe or explain.
Sample questions
It is not possible to predict what topics may be discussed at this point in the interview; however, some
standard topics are:
¨ Traditional or modern buildings in your country
¨ Tourism and tourist sites
¨ Celebrations and cultural activities
¨ Family and family relationships
¨ Schooling and the education system in your country
¨ City and country living
¨ Modern and traditional lifestyles

2). Tes kemampuan menulis

Secara prinsipial kegiatan menulis tidak berbeda dengan kegiatan berbicara, kegiatan menghasilkan
bahasa dan mengkomunikasikan pikiran secara tertulis. Tes ketrampilan menulis pun akan berkisar pada
ketepatan bahasa yang dipergunakan dan kejelasan pikiran yang dikemukakan. Contoh tes menulis
berikut ini mengambil jenis teks deskriptif.

Writing a Descriptive Paragraph


Instructions: Descriptive writing helps the reader see, hear, smell, feel, and/or taste the things that are being
described. Write a descriptive paragraph.
__________________________________________________________________________
Topic Sentence
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
Detailed Sentence
________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________

Concluding sentence

____________________________________________________________________________