Anda di halaman 1dari 10

Kata Pengantar

Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan yang Maha Esa, karena terselesainya
tugas makalah tentang Pola Kegiatan Suatu Perekonomian dalam bentuk yang sederhana ini
sebagai bahan sumber belajar yang di harapkan dapat mengantar pembaca kearah pemahaman
tentang pola kegiatan suatu perekonomian yang ada.

Pada kesempatan ini penulis juga mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak yang
telah membantu menyusun makalah ini.Namun demikian kami menyadari bahwa,
penulisan makalah ini jauh dari sempurna, untuk itu kritik dan saran dari pembaca sangat
diharapkan sebagai bahan masukan dan penyempurnaan penulisan makalah dimasa
mendatang. Mohon maaf bila ada kekeliruan, Semoga makalah ini bermanfaat bagi kita semua.

Palangkaraya, 22 September 2015

1|Page
Daftar Isi
Kata Pengantar ................................................................................................... ii
Daftar Isi............................................................................................................. iii
BAB I PENDAHULUAN ............................................................................... 1
1.1 Latar Belakang ....................................................................................
1.2 Rumusan Masalah .................................................................................. 2
1.3 Tujuan .................................................................................................... 2
BAB II PEMBAHASAN.............................................................................. 3
2.1 Jenis Sistem Perekonomian..................................................................... 3
2.2 Hubungan Uang,Perdagangan, dan Spesialisasi........................................ 5
2.3 Pelaku Ekonomi...................................................................................... 6
2.4 Sirkulasi Aliran Pendapatan.................................................................... 8
2.5 Mekanisme Pasar .................................................................................... 8
2.6 Kegagalan Pasar dan Campur Tangan Pemerintah
2.7 Contoh pola kegiatan perekonomian penduduk 10
BAB III PENUTUP....................................................................................... 12
A. Kesimpulan ............................................................................................. 12
B. Saran .....................................................................................................
DAFTAR ISI ...................................................................................................

2|Page
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Sistem ekonomi dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu ekonomi pasar, ekonomi campuran dan
ekonomi perencanaan pusat. Ekonomi pasar ialah perekonomian yang kegiatannya dikendalikan
sepenuhnya oleh interaksi antara pembeli dan penjual di pasar. Ekonomi campuran ialah sistem
ekonomi pasar yang disertai campur tangan pemerintah. Sistem ekonomi perencanaan pusat adalah
sistem ekonomi yang kegiatannya diatur sepenuhnya oleh pemerintah. Tetapi sebagian besar negara
biasanya menggunakan sistem ekonomi campuran termasuk di Negara kita.
Ciri-ciri dan corak kegiatan dari sitem ekonomi tersebut perlu dikenal dengan sebaik-
baiknya.pertama,hal tersebut bermanfaat karena kita akan dapat melihat bagaimana sutau
perekonomian yang kita kenal sehari-hari berfungsi dan menjalankan kegiatannya.selanjutnya, ia perlu
pula dikenal karena analisis analisis ekonomi biasanya menganggap bahwa system ekonomi yang
wujud adalah system ekonomi campuran.kebanyakan analisis ekonomi bermula dari pemisalan bahwa
pemerintah tidak melakukan campur tangan dalam perekonomian.namun pada akhirnya selalu
ditujukkan bagaimana pemerintah mempengaruhi kegiatan ekonomi yang dilakukan masyarakat.
Pada makalah ini, akan diterangkan macam-macam sistem perokonomian,bagaimana suatu
sistem ekonomi campuran berfungsi dan menjalankan kegiatannya

1.2 Rumusan Masalah


Adapun rumusan masalah yang akan dibahas pada makalah ini yaitu,
1) Apa saja jenis sistem perekonomian ?
2) Apa hubungan uang ,perdagangan dan spesialisasi?
3) Siapa saja pelaku kegiatan ekonomi itu?
4) Bagaimana sirkulasi aliran pendapatan?
5) Bagaimana kebaikan dan keburukan system pasar?
6) Bagaimana Kegagalan Pasar dan Campur Tangan Pemerintah?
7) Bagaimana contoh pola kegiatan perekonomian penduduk dan faktor yang mempengaruhinya?

1.3 Tujuan
Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam makalah ini yaitu,
1) .Untuk mengetahui apa dan ada berapa sistem ekonomi.
2). Untuk mengetahui hubungan antara uang, perdagangan dan spesialisasi.
3) .Untuk mengetahui siapa saja yang berperan dalam kegiatan ekonomi.
4). Untuk mengetahui bagaimana sirkulasi aliran pendapatan .
5). Untuk mengetahui bagaimana kebaikan dan keburukan sistem pasar
6). Untuk mengetahui Kegagalan Pasar dan Campur Tangan Pemerintah
7) Untuk mengetahui bagaimana contoh pola kegiatan perekonomian penduduk dan faktor
yang mempengaruhinya.

3|Page
BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Jenis Sistem Perekonomian

Sistem perekonomian pada dasarnya terbagi atas tiga, di bawah ini penjelasan dari ketiga
sistem tersebut.
1. Sistem Ekonomi Pasar (liberal)
Sistem ekonomi pasar (liberal) adalah sistem ekonomi yang memberikan kebebasan
sepenuhnya dalam segala bidang perekonomian kepada masing-masing individu untuk
memperoleh keuntungan yang sebesar-besarnya.

 Ciri-ciri Sistem Ekonomi Pasar


Adapun ciri-ciri sistem ekonomi pasar, antara lain
a. Bebas memiliki alat-alat dan sumber-sumber produksi, baik perorangan maupun kelompok
b. Hak milik perorangan dijamin sepenuhnya
c. Kegiatan ekonomi sebagian besar dilakukan oleh swasta
d. Campur tangan pemerintah sangat sedikit atau terbatas
e. Modal mempunyai peran yang terpenting dalam kegiatan ekonomi
f. Bebas bersaing dengan cara apa pun
g. Didorong oleh motif memperoleh laba sebesar-besarnya.

2. Sistem Ekonomi Perencanaan Terpusat (Sosialis)


Sistem perekonomian sosialis merupakan sistem perekonomian yang menghendaki
kemakmuran masyarakat secara merata dan tidak adanya penindasan ekonomi.

 Ciri-ciri sistem Ekonomi Sosialis sebagai berikut:


Adapun ciri-ciri system ekonomi sosialis, antara lain
a. Seluruh sumber daya dikuasai oleh negara.
b. Produksi dilakukan untuk kebutuhan masyarakat.
c. Kegiatan ekonomi direncanakan oleh negara dan diatur oleh pemerintah secara terpusat.
d. Hak milik individu tidak diakui.

3. Sistem Ekonomi Campuran


Sistem ekonomi campuran adalah sistem ekonomi yang berusaha mengurangi kelemahan-
kelemahan yang timbul dalam sistem ekonomi terpusat dan sistem ekonomi pasar. Dalam
sistem ekonomi campuran pemerintah bekerja sama dengan pihak swasta dalam menjalankan
kegiatan perekonomian.

 Ciri-ciri Sistem Ekonomi Campuran


Adapun ciri-ciri dari sistem ekonami campuran, antara lain ;
a. Sumber-sumber daya yang vital dikuasai oleh pemerintah.
b. Pemerintah menyusun peraturan, perencanaan, dan menetapkan kebijaksanaan -
kebijaksanaan di bidang ekonomi.
c. Swasta diberi kebebasan di bidang-bidang ekonomi dalam batas kebijaksanaan ekonomi
yang ditetapkan pemerintah.
4|Page
d. Hak milik swasta atas alat produksi diakui, asalkan penggunaannya tidak
merugikan kepentingan umum.
e. Pemerintah bertanggung jawab atas jaminan sosial dan pemerataan pendapatan.
f. Jenis dan jumlah barang diproduksi ditentukan oleh mekanisme pasar.

2.2 Hubungan Uang ,Perdagangan dan Spesialisasi


Perekonomian dunia telah mengalami perubahan yang sangat drastis dalam dua setengah
abadbelakangan ini. Wujudnya uang sebagai alat untuk tukar menukar akan melancarkan
kegiatan perdagangan. Kegiatan perdagangan yang bertambah lancar akan membarikan
perangsang kepada masyarakat untuk melakukan spesialisasi dalam pekerjaan-pekerjaan yang
sesuai dengan keahlianmereka. Ciri-ciri perekonomian uang sebagai perantara dalam kegiatan
tukar menukar (perdagangan).Secara umum dapat di katakan bahwa kemajuan perekonomian
akan menyebabkan peranan uang menjadi semakin penting.

 Keuntungan-keuntungan dari spesialisasi :


a) Spesialisasi mempertinggi efisiensi penggunaan faktor produksi.Dalam spesialisasi seorang
pekerja atau tenaga ahli akan di gunakan pada kegiatan yang sesuai dengan keahliannya.
Dengan cara ini faktor-faktor produksi akan digunakan dengan lebih efisien.
b) Spesialisasi mempertinggi efisiensi memproduksi.Berarti biaya produksi.
c) Rata-rata bertambah rendah.Spesialisasi menyebabkan berbagai.
d) Masyarakat tidak perlu lagi membeli alat-alat produksi yang sama jenisnya.
Spesialisasi mendorong perkembangan teknologi.Spesialisasi menyebabkan pasaranberbagai
barang menjadi bertambah luas.Untuk memenuhi kebutuhan ini para pengusaha akan berusaha
menggunakan teknologi produksi yang lebih baik dan lebih tinggi produktivitasnya.

2.3 Pelaku Kegiatan Ekonomi


pelaku-pelaku kegiatan ekonomi di bedakan menjadi tiga golongan yaitu:

 Rumah tangga


Rumah tangga adalah pemilik dari berbagai faktor produksi yang tersedia dalam
perekonomian Sektor ini menyediakan tenaga kerja dan usahawan

 Perusahaan
Perusahaan adalah organisasi yang di kembangkan oleh seseorang atau sekumpulan orang
dengan tujuan untuk menghasilkan berbagai jenis barang dan jasa yang di butuhkan
masyarakat.seorang atau sekumpulan orang tersebut dikanal sebagai pengusaha.. Tujuan
mereka yang utama adalah memperoleh keuntungan dari usaha mereka.

 Pemerintah
Pemerintah adalah badan-badan pemerintah yang di beri tugas untuk mengatur kegiatan
ekonomi. Badan- badan seperti itu termasuk berbagai departemen pemerintahan, badan yang
mengatur penanaman modal, Bank central, Parlemen, Pemerintah daerah, angkatan bersenjata
dan sebagainya.

5|Page
2.4 Sirkulasi Aliran Pendapatan

Sirkulasi aliran pendapatan biasanya hanyalah menunjukkan bentuk aliran faktor produksi,
pendapatan, barang serta jasa dan pengeluaran, antara sektor rumah tangga dan sektor
perusahaan. dua macam aliran yaitu aliran barang dan aliran uang. Sektor perusahaan akan
memberikan pendapatan kepada berbagai jenis sumber daya yaitu tenaga kerja mendapat upah
dan gaji, tanah mendapat sewa,modal mendapat bunga dan keahlian
keusahawanan memperoleh keuntungan.

2.5 Mekanisme pasar

 Mekanisme pasar adalah sistem yang cukup efisien di dalam mengalokasikan faktor-faktor
produksi dan mengembangkan perekonomian. Beberapa kebaikan mekanisme pasar :
 Pasar dapat memberi informasi yang lebih tepat
 Pasar memberi perangsang untuk mengembangkan kegitan usaha
 Pasar memberi perangsang untuk memperoleh keahlian modern
 Pasar menggalakkan penggunaan barang dan faktor produksi secara efisien
 Pasar memberikan kebebasan yang tinggi kepada masyarakat untuk melakukan kegiatan ekonomi.

 Beberapa kelemahan dari mekanisme pasar :


 Kebebasan yang tidak terbatas menindas golongan-golongan tertentu.
 Kegiatan ekonomi sangat tidak setabil keadaanya.
 Sistem pasar dapat menimbulkan monopoli.
 Meknisme pasar tidak dapat menyediakan beberapa jenis barang secara efisien.
 Kegiatn konsumen dan produsen mungkin menibulkan”eksternalitas” yang merugikan.

2.6 kegagalan Pasar Dan Campur Tangan Pemerintah


1. Kegagalan pasar adalah ketidakmampuan dari suatu perekonomian pasar untuk berfungsi secara
efisien dan menimbulkan keteguhan dalam kegiatan dan pertumbuhan ekonomi.
 Menjamin agar kesamaan hak untuk setiap individu tetap wujud dan penindasan dapat di
hindarkan.
 Menjaga agar perekonomian dapat tumbuh dan mengalami perkembangan yang teratur dan
stabil.
 Mengawasi kegiata-kegiatan perusahaan, terutama perusahaan-perusahaan besar yang dapat
mempengaruhi pasar agar mereka tidak menjalankan praktek-praktek monopoli yang
merugikan.
 Menyediakan “barang bersama” yaitu barang-barang seperti jalan raya, polisi dan tentara, yang
penggunaannya di lakukan secara kolektif oleh masyarakat untuk mempertinggi kesejahteraan
sosial masyarakat.
 Megawasi agar “eksternalitas” kegiatan ekonomi yang merugikan masyarakat dihindari atau di
kurangi masalahnya.

6|Page
2. Bentuk Bentuk Campur Tangan Pemerintah
Keterlibatan pemerintah dalam kegiatan ekonomi dapat di bedakan dalam tiga bentuk:
 Membuat Peraturan-Peraturan

Tujuan pokok dari praturan-peraturan pemerintah adalah agar kegiatan kagiatan ekonomi di
jalankan secara wajar dan tidak merugikan khalayak ramai.

 Menjalankan Kebijakan Fiskal Dan Moneter

Kebijakan fiskal adalah strategi dan langkah-langkah pemerintah dalam


pengeluaranya dan dalam sistem dan cara-cara mengunpulkan pajak.Sedangkan
kebijakan moneter adalah langkah-langkah pemerintah untuk mempengaruhi situasi
keuangan dalam perekonomian, yaitu mempegaruhi suku bunga, operasi bank-bank,
dan mengatur jumlah uang yang beredar dalam masyarakat.

 Melakukan Kegiatan Ekonomi Secara Langsung

Melakukan kegiatan ekonomi secara langsung adalah kegiatan-kegiatan yang biasa


dilaksanakan oleh pemerintah dengan tujuan untuk mengurangi keuntungan perseorangan
dan memaksimumkan keuntungan sosial.

2.7 Contoh Pola kegiatan ekonomi penduduk

1. Pola Kegiatan Ekonomi Masyarakat Tradisional (Pedesaan)


Di daerah pedesaan, pengunaan lahan yang dominan adalah pertanian, sedangkan diperkotaan
pengunaan lahan yang dominan adalah non pertanian seperti pemukiman, industri, pertokoan
dll.

2. Pola Kegiatan Ekonomi Masyarakat Perkotaan


Hal yang menonjol pada pola kehidupan masyarakat perkotaan adalah penerapan ilmu
pengetahuan dan teknologi yang mewarnai pola kegiatan ekonomi masyarakat. masyarakat
perkotaan pada kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi membawa dampak berupa
munculnya aneka ragam industri barang dan jasa yang berkembang pesat di kota.

Aneka ragam kegiatan industri dapat diklasifikasikan berdasarkan : bahan mentah, bahan
dasar, hasil produksi, dan jumlah pekerja.

a. Kegiatan industri berdasarkan bahan mentahnya :


 Industri agraris adalah industri yang mengandalkan bahan mentah dari hasil
pertanian.
 Industri non agraris adalah industri yang mengandalkan bahan mentah dari hasil
pertambangan atau dari bahan kimia lainnya.

b. Kegiatan industri berdasarkan bahan dasarnya :

7|Page
 Industri dasar, merupakan industri yang menghasilkan bahan dasar bagi
perusahaan atau pabrik lainnya.
 Industri konveksi, merupakan industri yang membuat pakaian jadi.
 Industri perakitan, merupakan industri yang bergerak di bidang kegiatan
perakitan berbagai komponen untuk dijadikan barang jadi.

c. Kegiatan industri berdasarkan hasil produksinya :


 Industri berat adalah industri yang menghasilkan mesin – mesin, alat produksi,
bahan baku, dan bahan penolong.
 Industri ringan industri yang menghasilkan barang – barang jadi.
 Industri campuran adalah industri yang memproduksi lebih dari satu barang.

d. Kegiatan industri berdasarkan jumlah pekerjanya :


 Industri rumah tangga adalah industri yang memiliki karyawan antara 1 – 4
orang.
 Industri kecil adalah industri yang mempekerjakan karyawan antara 5 – 19 orang
 Industri sedang adalah industri yang mempekerjakan karyawan antara 20 – 99
orang
 Industri besar industri yang memiliki karyawan lebih dari 100 orang

3. Faktor yang Membedakan Pola Kegiatan Ekonomi Masyarakat mencakup :


a) Tingkat pendidikan / keterampilan yang dikuasai.
b) Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
c) Pola pikir / pandangan masyarakat.
d) Terbukanya peluang / kesempatan untuk pengembangan diri.

4. Faktor yang mempengaruhi pola pemukiman penduduk :


a) Kondisi bentuk muka bumi ( datar, bergelombang, atau pegunungan).
b) Kesuburan tanah.
c) Ketersediaan dan kualitas air.
d) Kemudahan untuk memenuhi berbagai kebutuhan hidup.
e) Ketersediaan tumbuhan tertentu.
f) Ketersediaan bahan – bahan tambang.

8|Page
BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan

Dari pembahasan di atas dapat disimpulkan bahwa secara garis besar sistem ekonomi
dibedakan menjadi 3 golongan yaitu:ekonomi pasar, ekonomi campuran, sistem ekonomi
perencanaan pusat. Dalam mengetahui pola kegiatan suatu ekonomi, harus pula
memperhatikan bagaimana perekonomian uang, perdagangan dan spesialisasi yang akan
menimbulkan kemajuan perekonomian. Selain itu aliran pendapatan terjadi pada 2 sektor yaitu
sektor perusahaan dan sektor rumah tangga. Selain itu interaksi dalam perekonomian yang
terjadi antara para pelaku ekonomi,rumah tangga,perusahaan, dan pemerintah. Serta contoh
dari pola kegiatan perekonomian tersebut di masyarakat dan faktor yang mempengaruhinya

B. Saran

Pola kegiatan sistem perekonomian melibatkan pemerintah, rumah tangga,dan perusahaan


agar dapat mengatur kegiatan ekonomi sebaik mungkin sehingga pola kegiatan sistem
perekonomian dapat terlaksana dengan baik, dan memberikan keuntungan dan kebaikan pada
semua pihak.

9|Page
Daftar Pustaka

 Sukirno,Sadono. Mikroekonomi Teori Pengantar (ed.3).Jakarta:PT Raja


Grafindo Persada.2013.
 http://www.slideshare.net/aceofbases4/macam-macam-sistem-ekonomi
 http://azanulahyan.blogspot.com/2014/04/macam-macam-sistem-ekonomi-
dalam-perekonomian

10 | P a g e