Anda di halaman 1dari 1

Ramadhan 1437 H sudah memasuki hari ke 4, ada fakta menarik mengenai ramadhan tahun ini

khususnya untuk mereka yang berpuasa di bumi belahan utara. Apa sebabnya ? Tidak lain yaitu summer
solstice.

Ramadhan tahun ini kebetulan terjadi ketika belahan bumi utara mengalami summer solstice. Solstice
adalah keadaan dimana matahari berada pada titik terjauhnya dari equator (sekitar 23,5 derajat).
Solstice terjadi 2 kali dalam setahun yaitu pada 20/21 Juni di sebelah utara dan 21/22 Desember di
sebelah selatan.

Ketika solstice terjadi di belahan bumi utara pada 20/21 juni, maka solstice di belahan bumi utara
disebut summer solstice yang menandakan dimulainya musim panas untuk belahan bumi utara.

Bagaimana dengan belahan bumi selatan?

Pada saat yang sama belahan bumi selatan mengalami sesuatu yang berlawanan dengan belahan bumi
utara. Jika di utara mulai musim panas pada 20/21 Juni, maka di selatan mulai mengalami musim dingin
dan fenomena ini disebut winter solstice.

Hal yang sama berlaku pada tanggal 21/22 Desember, ketika belahan bumi selatan mengalami summer
solstice (mulai musim panas), maka di belahan bumi utara mengalami winter solstice (mulai musim
dingin).

Lalu apa efek dari summer solstice di utara terhadap puasa ramadhan tahun ini?

Karena matahari berada di bagian utara, maka Negara-negara belahan bumi utara akan mengalami siang
yang lebih panjang, dan malam yang lebih singkat. Sebaliknya, di belahan bumi selatan akan mengalami
waktu siang yang lebih singkat dan waktu malam yang lebih panjang.