Anda di halaman 1dari 3

E.

Dana Pensiunan

1. Pengertian Dana Pensiun


Dana pensiun menurut undang undang nomor no 11 tahun 1992 tentang dana
pensiun adalah badan hukum yang mengelola dan menjalankan program yang
menjanjikan manfaat pensiun. Menurut Andri Soemitra (2009) bahwa dana
pensiun adalah hak seseorang untuk memperoleh penghasilan setelah bekerja
sekian tahun dan sudah memasuki usia pensiun atau ada sebab-sebab lain sesuai
dengan perjanjian yang telah ditetapkan.
2. Fungsi Dana Pensiun
a. Asuransi
Peserta yang meninggal dunia atau cacat sebelum mencapai usia pensiun dapat
diberikan uang pertanggungan atas beban bersama dari dana pensiun.
b. Tabungan
Himpunan iuran peserta dan iuran pemberi kerja merupakan tabungan untuk dan
atas nama pesertanya sendiri
c. Pensiun
Seluruh himpunan iuran peserta dan iuran pemberi kerja serta hasil
pengeloalaannya akan dibayarkan dalam bentuk manfaat pensiun sejak bulan
pertama, sejak mencapai usia pensiun, selama seumur hidup peserta, dan janda /
duda peserta.

3. Peran Dana Pensiun


a. Sejalan dengan hakekat pembangunan nasional, diperlukan penghimpunan dan
pengelolaan dana guna memelihara kesinambungan penghasilan pada hari tua
dalam rangka mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
b. Dana pensiun merupakan sarana penghimpun dana guna meningkatkan peran
serta masyarakat dalam melestarikan pembangunan nasional yang meningkat dan
berkelanjutan.
c. Dana pensiun dapat pula meningkatkan motivasi dan ketenangan kerja untuk
meningkatkan produktivitas.

Dana pensiun dapat berperan secara aktif dalam pembangunan, sebagai salah satu
lembaga keuangan penghimpun dana, sekaligus membantu meningkatkan
pertumbuhan ekonomi, dan penyediaan lapangan kerja.

4. Jenis-Jenis Dana pensiun

a. Dana Pensiun Pemberi Kerja (DPPK)


Dana Pensiun Pemberi Kerja (DPPK) adalah unit organisasi dalam suatu perusahaan
yang khusus menangani dana pensiun bagi karyawannya. DPPK dibentuk oleh
orang atau badan yang memperkerjakan karyawan, untuk menyelenggarakan
program pensiun.

b. Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK)


Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) adalah dana pensiun yang dibentuk oleh
Bank atau perusahaan asuransi jiwa, untuk menyelenggarakan program pensiun
iuran pasti bagi perorangan. Baik karyawan, maupun pekerja mandiri yang terpisah
daii dana pensiun pemberi kerja bagi karyawan bank atau perusahaan asuransi
yang bersangkutan.

5. Prinsip Kegiatan Usaha Dana Pensiun


Prinsip kegiatan usaha dana pensiun sama dengan prinsip kegiatan usaha industri
keuangan non bank lainnya, yaitu prinsip syariah dan prinsip konvensional. Dana
Pensiun Syariah merupakan salah satu jenis dana pensiun sesuai dengan UUNomor
11 tahun 1992 tentang dana Pensiun. Program pensiun syariah di Indonesia masih
dilaksanakan secara terbatas oleh DPLK di beberapa bank dan asuransi syariah,
salah satu diantaranya adalah Dana Pensiun Bank Muamalat.
6. Produk Dana Pensiun
Produk dana pensiun diantaranya adalah produk pensiun dengan konsep
tabungan dan produk pensiun plus asuransi jiwa. Karakteristik produk dana
pensiun dengan konsep tabungan antara lain sebagai berikut.

a. Berbentuk setoran tabungan dengan jadwal penarikan diatur dalam ketentuan;


b. Selama masa kepesertaan tidak dilindungi oleh asuransi jiwa; dan
c. Manfaat pensiun sebesar total iuian dan hasil investasinya.

Adapun karakteristik produk dana pensiun plus asuransi jiwa antara lain:

a. Berbentuk setoran tabungan dengan jadwal penarikan diatur dalam ketentuan;


b. Selama masa kepesertaan tidak dilindungi oleh asuransi jiwa; dan
c. Manfaat pensiun yang akan diterima adalah sebesar:

1) Manfaat asuransi apabila peserta meninggal dunia sebelum memasuki usia


pensiun.
2) Total iuran ditambah hasil investasinya apabila telah memasuki usia pensiun.