Anda di halaman 1dari 4

F.

Lembaga Pembiayaan
1.Pengertian Lembaga Pembiayaan
Leasing atau sewa guna usaha adalah salah satu bentuk dari lembaga pembiayaan
yang paling banyak berkembang di masyarakat. Lembaga pembiayaan menurut
Peraturan Presiden Nomor 9 tahun 2009 tentang lembaga pembiayaan adalah
badan usaha yang melakukan kegiatan pembiayaan dalam bentuk penyediaan
dana atau barang modal. Lembaga pembiayaan menurut Undang-Undang Nomor
21 Tahun 2011 tentang OJK pasal 1 adalah badan usaha yang melakukan kegiatan
pembiayaan dalam bentuk penyediaan dana atau barang modal sebagaimana
dimaksud dalam peraturan perundang-undangan mengenai lembaga pembiayaan.
2. Fungsi Lembaga Pembiayaan

Fungsi lembaga pembiayaan adalah melakukan kegiatan pembiayaan dalam


bentuk penyediaan dana atau barang modal kepada masyarakat yang
membutuhkan.

3. Peran Lembaga Pembiayaan

Peran lembaga pembiayaan adalah membantu masyarakat yang membutuhkan


dana atau barang modal untuk kegiatan produktif maupun konsumtif. Lembaga
pembiayaan menjadi alteVnatif bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan
dana atau barang modalnya selain perbankan.

4. Jenis Lembaga Pembiayaan


Menurut Peraturan Presiden Nomor 9 tahun 2009 tentang Lembaga Pembiayaan
Bab II Pasal 2 bahwa jenis lembaga pembiayaan di Indonesia dikelompokkan
menjadi tiga :
a. Perusahaan Pembiayaan
Perusahaan pembiayaan adalah badan usaha yang khusus didirikan untuk
melakukan Sewa Guna Usaha, Anjak Piutang, Pembiayaan Konsumen, dan usaha
Kartu Kredit.
1) Sewa Guna Usaha(Leasing)
Leasing berasal dari bahasa Inggris yakni to lease yang berarti menyewakan.
Dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 84 Tahun 2006 tentang Perusahaan
Pembiayaan bahwa sewa guna usaha merupakan kegiatan pembiayaan dalam
bentuk penyediaan barang modal, baik secara sewa guna usaha degan hak opsi
(finance lease) ataupun sewa guna usaha tanpa hak opsi (operating lease), untuk
digunakan oleh penyewa guna usaha (lessee) selama jangka waktu tertentu
berdasarkan pembayaran secara berkala. Yang menjadi objek sewa guna usaha
adalah barang modal dan pihak lessee memiliki hak opsi dengan harga
berdasarkan nilai sisa.
2) Anjak Piutang
Anjak Piutang (actoring) adalah kegiatan pembiayaan dalam bentuk pembeban
piutang dagang jangka pendek suatu perusahaan berikut pengurusan atas piutang
tersebut. Dalam operasinya, anjak piutang mengacu kepada Keputusan Menteri
Keuangan (KMK) Nomor 1251/ KMK.013/1998. Dalam KMK tersebut, dikatakan
bahwa anjak piutang yaitu badan usaha yang melakukan kegiatan pembiayaan
dalam bentuk pembelian dan atau pengalihan serta pengurusan piutang atau
tagihan jangka pendek suatu perusahaan dari transaksi perdagangan dalam atau
luar negeri.

Mekanisme anjak piutang sebenarnya diawali dari adanya transaksi jual beli
barang atau jasa yang pembayarannya secara kredit. Secara umum, jasa-jasa
anjak piutang terdiri dari dua jenis, yaitu jasa pembiayaan (financing services) dan
jasa nonpembiayaan (non financing services).
3) Pembiayaan Konsumen
Pembiayaan Konsumen (Consumers Finance) adalah suatu kegiatan pembiayaan
untuk pengadaan barang berdasarkan kebutuhan konsumen dengan pembayaran
secara angsuran.
4) Usaha Kartu Kredit
Usaha Kartu Kredit (Credit Card) adalah kegiatan pembiayaan untuk pembelian
barang dan/atau jasa dengan memakai kartu kredit.
b. Perusahaan Modal Ventura
Istilah ventura berasal dari kata venture yang secara bahasa memiliki makna
sesuatu yang mengandung risiko atau dapat juga diartikan sebagai usaha. Dengan
demikian, secara bahasa modal ventura (venture capital) adalah modal yang
ditanamkan pada usaha yang mengandung risiko.
Perusahaan modal ventura menurut Keputusan Presiden Nomor 61 Tahun 1988
adalah bisnis pembiayaan dalam bentuk penyertaan modal ke dalam suatu
perusahaan yang menerima bantuan pembiayaan imtuk jangka waktu tertentu.
Adapun menurut Peraturan Presiden Nomor 9 tahun 2009 bahwa perusahaan
modal ventura (Venture Capital Company) adalah badan usaha yang melakukan
usahapembiayaan/penyertaan modal ke dalam suatu Perusahaan yang menerima
bantuan pembiayaan (Investee Company) untuk jangka waktu tertentu dalam
bentuk penyertaan saham, penyertaan dengan cara pembelian obligasi konversi,
dan/ atau pembiayaan berdasarkan pembagian atas hasil usaha.
c. Perusahaan Pembiayaan Infrastruktur
Perusahaan Pembiayaan Infrastruktur adalah badan usaha yang didirikan khusus
untuk melakukan pembiayaan yang berbentuk penyediaan dana pada proyek
infrastruktur. Kegiatan usaha Perusahaan Pembiayaan Infrastruktur meliputi
pemberian pinjaman langsung (direct lending) yang berfungsi sebagai
pembiayaan infrastruktur, refinancing atas infrastruktur yang telah dibiayai
pihaklain; dan / atau pemberian pinjaman subordinasi (subordinated loans) yang
berkaitan dengan pembiayaan infrastruktur.

5.Prinsip Kegiatan Usaha Lembaga Pembiayaan


Prinsip kegiatan usaha lembaga pembiayaan sama dengan prinsip kegiatan usaha
perbankan dan pasar modal, yaitu prinsip syariah dan prinsip konvensional. Seperti
dalam praktik usaha sewa guna usaha atau leasing, pengelola leasing dapat
menggunakan prinsip konvensional dengan memasukkan unsur bunga dalam
kegiatan transaksinya, dapat pula menggunakan prinsip syariah dengan akad Ijarah
Muntahiya Bit Tamlik (IMBT).
Contoh lainnya adalah dalam perusahaan modal ventura, ada modal ventura yang
beroperasi dengan prinsip konvensional, ada pula perusahaan modal ventura yang
beroperasi dengan prinsip syariah. Modal ventura syariah adalah bisnis
pembiayaan dalam bentulc penyertaan modal ke dalam suatu perusahaan
untukjangka waktu tertentu dengan berlandaskan prinsip-prinsip syariah.

6. Produk Lembaga Pembiayaan


a. Produk Perusahaan Pembiayaan
Produk perusahaan pembiayaan seperti perusahaan anjak piutang diantarnya:
1. Pengambilalihan tagihan suatu perusahaan dengan fee tertentu.
2. Pembelian piutang perusahaan dalam suatu transaksi perdagangan
dengan harga sesuai kesepakatan.
3. Mengelola usaha penjualan kredit suatu perusahaan, dalam hal ini
perusahaan anjak piutang dapat mengelola kegiatan administrasi kredit
suatu perusahaan sesuai kesepakatan.

Produk perusahaan pembiayaan lainnya diantaranya berupa:


1. Pembiayaan untukpengadaan barang berdasarkan kebutuhan konsumen
dengan pembayaran secara angsuran seperti pembiayaan kendaraan
bermotor, peralatan rumah tangga dan sebagainya.
2. Pembiayaan untuk pembelian barang dan atau jasa dengan
menggunakan kartu kredit.

b. Produk Perusahaan Modal Ventura


Produk perusahaan modal ventura diantaranya penyertaan saham (equity
participation), penyertaan melalui pembelian obligasi konversi (quasi equity
partcipation), dan pembiayaan berdasarkan pembagian atas hasil usaha
{profit/revenue sharing).
c. Produk Perusahaan Pembiayaan Infrastruktur
Produk perusahaan pembiayaan infrastruktur diantaranya pemberian dukungan
kredit (creditenhancement), penjaminan pembiayaan infrastruktur, pemberian
jasa konsultasi (advisory invesment), dan penyertaan modal (equity investment).