Anda di halaman 1dari 2

RS ISLAM PKU

MUHAMMADIYAH PENERIMAAN SEDIAAN FARMASI, ALAT KESEHATAN DAN


BAHAN MEDIS HABIS PAKAI

No. Dokumen No. Revisi Halaman


Jl. RTA Milono Km 2,5 001.02.A/PKPO/XII/2017 1/2
Palangka Raya
Tanggal Terbit Ditetapkan,
STANDAR Direktur RSI PKUMuhammadiyah
PROSEDUR
OPERASIONAL
dr. SUYANTO, Sp.PD

Penerimaan sediaan farmasi, alat kesehatan dan bahan medis habis pakai
Pengertian adalah proses penerimaan dari distributor yang sudah ditentukan.
1. Untuk menjamin kesesuaian barang yang diterima dengan surat pesanan
(SP).
Tujuan 2. Untuk menjamin barang yang diterima dengan mutu yang baik.
3. Agar petugas farmasi memahami tata cara penerimaan sediaan farmasi, alat
kesehatan dan bahan medis habis pakai.
1. Penerimaan sediaan farmasi, alat kesehatan dan bahan medis habis pakai
merujuk pada permenkes No. 58 tahun 2014 tentang Standar Pelayanan
Kefarmasian Di Rumah Sakit.
Kebijakan 2. Surat Pesanan, Faktur dan Berita Acara Penerimaan Sediaan Farmasi, Alat
Kesehatan dan Bahan Medis Habis Pakai sesuai dengan tanggal, bulan dan
tahun.
1. Barang yang baru di antarkan kurir distributor harus dipastikan dalam
kondisi baik.
2. Pastikan keaslian faktur dengan melakukan pemeriksaan Nama Distributor,
Alamat Distributor dan Stempel basah Distributor.
3. Periksa kesesuaian jenis dan jumlah sediaan farmasi, alat kesehatan dan
bahan medis habis pakai yang dikirimkan dengan surat pesanan dan faktur.
Prosedur 4. Lakukan pemeriksaan fisik sediaan farmasi, alat kesehatan dan bahan medis
habis pakai yang dikirim meliputi kemasan sekunder dan kemasan primer.
5. Jika sediaan farmasi, alat kesehatan dan bahan medis habis pakai yang
diterima sesuai dengan ketentuan poin 1 sampai 4 maka segera
Disimpan sesuai dengan kaidah penyimpanan.
RS ISLAM PKU
MUHAMMADIYAH PENERIMAAN SEDIAAN FARMASI, ALAT KESEHATAN DAN
BAHAN MEDIS HABIS PAKAI

No. Dokumen No. Revisi Halaman


Jl. RTA Milono Km 2,5
Palangka Raya 001.02.A/PKPO/XII/2017 2/2
6. Jika tidak ada kesesuaian jenis dan jumlah yang ada dalam surat pesanan
dengan faktur, harus segera dikembalikan (retur) ke distributor.
7. Jika kondisi fisik (kemasan sekunder dan kemasan primer) sediaan farmasi,
alat kesehatan dan bahan medis habis pakai rusak maka harus dikembalikan
ke distributor.
8. Membuat berita acara penerimaan barang yang ditandatangani oleh petugas
gudang farmasi dan kurir distributor sebanyak 2 rangkap.
9. Mengirimkan salinan berita acara penerimaan sediaan farmasi, alat
kesehatan dan bahan medis habis pakai ke pihak distributor.

1. Apoteker
Unit Terkait 2. Tenaga Teknis Kefarmasian