Anda di halaman 1dari 3

ANALISIS GRAVIMETRI

GRAVIMETRIC ANALYSIS

Ir. Syahrul Fauzi Siregar, MT., Dian Kesuma Sitorus, Ilhamdi Fujian Junaidi
Departemen Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Sumatera Utara
Jalan Dr. Mansyur, Medan, 20155, Indonesia
Email : diankesumasitorus@students.usu.ac.id

Abstrak
Percobaan analisis gravimetri ini bertujuan untuk menentukan kadar nikel (Ni 2+) yang diperoleh dari
penimbangan endapan kering dalam bentuk nikel glioksima [Ni(C4H7O2N2)2]. Bahan yang digunakan
dalam percobaan ini adalah aquadest (H2O), dimetilglioksima (C4H8O2N2) 1 % sebanyak 120 ml,
asam klorida (HCl) 0,1 N 5 ml, Ni dalam garamnya NiCl2.6H2O sebanyak 2 gram, dan amonium
hidroksida N(H4OH) 6 N. Adapun peralatan yang digunakan adalah batang pengaduk, beaker glass,
bunsen, cawan porselen, corong, erlenmeyer, gelas ukur, kaki tiga, kasa penangas, kertas saring,
neraca digital, penjepit tabung, pipet tetes, dan termometer. Percobaan ini dimulai dengan melarutkan
sampel dengan larutan asam klorida (HCl) 0,1 N 5 ml dan aquadest (H2O) sebanyak 200 ml.
Kemudian larutan dipanaskan hingga suhu 70-80 oC dan ditambahkan dimetilglioksima (C4H8O2N2) 1
% sebanyak 120 ml serta amonium hidroksida (NH4OH) 6 N sebanyak dua tetes. Larutan dipanaskan
kembali hingga terbentuk endapan yang sempurna. Setelah itu, larutan didinginkan dan endapan
disaring dengan kertas saring. Endapan dicuci bersih serta dikeringkan di atas penangas air hingga
membentuk serbuk. Kemudian endapan ditimbang dengan neraca digital. Hasil percobaan tersebut
adalah diperoleh sebanyak 1,74 gram endapan Ni, atau sebesar 17,661%. Dimana persen ralat
didapatkan dari percobaan ini adalah 13 %.

Kata kunci : endapan, gravimetri, nikel, pengeringan, penimbangan

Abstract
This gravimetric analysis experiment aims to determine the nickel content (Ni2+) obtained from the
dry deposition of [Ni(C4H7O2N2)2]. The materials used in this experiment were aquadest (H2O), 1 ml
of 120 ml dimethylglioxima (C4H8O2N2), 0.1 N 5 ml of HCl, Ni in the salt NiCl2.6H2O 2 grams, and
amonium hidroxide (NH4OH) 6 N. The equipment used was stirrer, beaker glass, bunsen, porcelain
cup, funnel, erlenmeyer, measuring cup, triple, bath case, filter paper, digital balance, tube clamp,
dropper and thermometer. This experiment was started by dissolving the sample with a 0.1 N 5 ml
cloride acid (HCl) solution and 200 ml aquadest (H2O). Then the solution was heated to a
temperature of 70-80 oC and added 1% dimethylglyoxime (C4H8O2N2) 1% as much as 120 ml and
amonium hidroxide (NH4OH) 6 N of two drops. The solution is reheated until a perfect precipitate is
formed. After that, the solution is cooled and the precipitate filtered with filter paper. The precipitate
is washed and dried over a water bath to form a powder. Then the sediment is weighed with a digital
balance sheet. The result of the experiment is obtained 1.74 gram of Ni sediment, or equal to
17,661%. Where percent errata obtained from this experiment was 13%.

Keywords: precipitation, gravimetry, nickel, drying, weighing

Pendahuluan pengendapan, penyaringan, pencucian endapan,


Analisis gravimetri adalah proses isolasi dan pengeringan, pemanasan atau pemijaran, dan
pengukuran berat suatu unsur atau senyawa penimbangan endapan hingga konstan
tertentu. Bagian terbesar dari penetuan secara (Lubis, 2013).
analisis gravimetri meliputi transformasi unsur Adapun tujuan dari percobaan ini adalah
atau radikal ke senyawa murni stabil yang dapat untuk menentukan kadar nikel (Ni2+) yang
segera diubah menjadi bentuk yang dapat diperoleh dari penimbangan endapan kering
ditimbang dengan teliti. Metode gravimetri dalam bentuk [Ni(C4H7O2N2)2].
memakan waktu cukup lama, adanya pengotor
pada zat konstituen dapat diuji dan bila perlu Teori
faktor-faktor koreksi dapat digunakan Analisis gravimetri adalah suatu cara
(Amborowati, 2009). analisis kuantitatif dengan penimbangan berat
Gravimetri merupakan cara pemeriksaan zat setelah diperlukan sedemikian rupa sehingga
jumlah zat yang paling tua dibandingkan dengan zat tersebut diketahui beratnya dengan pasti dan
cara pemeriksaan kimia lainnya. Pekerjaan berada dalam keadaan stabil. Komponen yang
analisis secara gravimetri ini dapat dibagi akan ditentukan diubah menjadi suatu endapan
dalam beberapa langkah sebagai berikut, yaitu yang stabil dan selanjutnya dapat diubah
menjadi bentuk senyawa yang mudah untuk kedalam cawan porselen (yang telah
ditimbang. Penentuan suatu zat dengan kering dan ditimbang sebelumnya).
gravimetri umumnya dilakukan dengan reaksi 8. Endapan didalam cawan dikeringkan di
kimia (Nurfiah, 2013). atas kompor listrik.
Adapun metode-metode dalam 9. Kemudian endapan didinginkan lalu
gravimetri adalah : ditimbang (bersamaan dengan cawan).
a. Metode pengendapan Pengeringan dilakukan hingga diperoleh
b. Metode penguapan berat konstan dengan interval waktu 10
c. Metode elektrolisis menit.
Faktor-faktor yang mempengaruhi analisis 10. Hitung persentase nikel.
gravimetri adalah :
a. komponen yang ditentukan harus Hasil
mengendap secara sempurna Hasil percobaan
b. endapan harus dapat dipisahkan dengan Adapun hasil perrcobaan adalah sebagai
mudah dari larutan dengan filtrasi berikut :
c. endapan yang ditimbang harus bersifat 1. pelarut sampel
murni berat sampel : 2 gram
Adapun tahapan-tahapan dalam analisi volume pelarut : 200 ml
gravimetri adalah : 2. pengeringan
a. pembentukan endapan berat cawan kosong : 30,62 gram
b. digestion/aging berat kertas saring :1,02 gram
c. pencucian endapan berat cawan kosong
d. penyaringan + berat kertas saring
e. pengeringan atau pengabuan + berat endapan : 42,32 gram
f. pendinginan dan penimbangan pengeringan I : 40,87 gram
(Amborowati, 2009). pengeringan II : 39,21 gram
pengeringan III : 36,99 gram
Metode Penelitian pengeringan IV : 35,71 gram
Prosedur percobaan pengeringan V : 34,89 gram
1. Sampel atau NiCl2.6H2O ditimbang pengeringan VI : 34,67 gram
sebanyak 2 gram dengan menggunakan pengeringan VII : 34,11 gram
neraca digital dan dimasukkan ke dalam pengeringan VIII : 33,83 gram
beaker glass. pengeringan IX : 33,76 gram
2. Sampel yang di dalam beaker glass pengeringan X : 33,52 gram
ditambahkan aquadest sehingga pengeringan XI : 33,46 gram
keseluruhan sampel tenggelam. pengeringan XII : 33,38 gram
3. Ditambahkan 5 ml asam klorida (HCl) 0,1 pengeringan XIII : 33,38 gram
N dan larutan diencerkan hingga pengeringan XIIII : 33,38 gram
volumenya menjadi 200 ml. berat nikel = berat konstan
4. Larutan dipanaskan di atas bunsen hingga - berat cawan kosong
bersuhu 70-80 °C dan ditambahkan - berat kertas saring : 1,74 gram
dimetilglioksima (C4H8O2N2) 1% 3. persentase nikel : 20,3%
sebanyak 120 ml kemudian segera 4. persentase nikel praktek : 17,661%
ditambahkan larutan amonium hidroksida 5. persen ralat : 13%
(NH4OH) 6 N sebanyak 2 tetes dan
Pembahasan
langsung pada larutan dan bukan melalui
Penimbangan sampel (cuplikan), pelarutan
dinding beaker glass, lalu diaduk dengan
sampel, pengendapan dan penyaringan, serta
menggunakan batang pengaduk.
pencucian, pemanasan, pemijaran hasil endapan
5. Didiamkan di atas bunsen selama 30 menit
dan penimbangan endapan murni merupakan
atau hingga terbentuk endapan yang
tahapan tahapan yang dilakukan dalam metode
sempurna.
gravimetrik. Melalui tahap tahap tersebut
6. Larutan diangkat dari bunsen dan
didapatkan gram cuplikan yang mengandung
didinginkan pada suhu kamar, dan larutan
nikel dimetilglioksima. Reaksi antara
disaring dengan menggunakan kertas
dimtilglioksima dengan larutan nikel
saring.
menghasilkan endapan merah dan membentuk
7. Endapan yang tersaring dicuci dengan
senyawa kompleks. Endapan merah ini pun tak
aquadest hingga bebas klorida dan
lepas dari kerja amonium hidroksida yang mem
disaring kembali, lalu dipindahkan
buat larutan menjadi basa (Sholiha, dkk., 2014). Kesimpulan
Analisis gravimetri adalah suatu cara
analisis kuantitatif dengan penimbangan berat
zat setelah sedemikian rupa sehingga zat
tersebut diketahui berat dengan pasti dan dalam
keadaan stabil. Metode gravimetri yang
digunakan dalam percobaan ini adalah metode
pengendapan dengan diperoleh berat konstan
sebanyak 33.38 gram dengan persentase kadar
nikel 17,661% dan persen ralat yang diperoleh
adalah 13.

Ucapan Terimakasih
Grafik 1. Hubungan waktu terhadap berat Penulis mengucapkan terima kasih kepada
penimbangan Bapak Ir. Syahrul Fauzi Siregar, MT., selaku
dosen pembimbing penulis, seluruh asisten
Reaksi yang terjadi pada percobaan ini laboratorium Kimia Analisa, terutama abangda
adalah : Ilhamdi Fujian Junaidi serta teman teman
Ni2+ + 2C4H8O2N2 + 2NH4OH seangkatan khususnya kelompok XXVIII (dua
Ni(C4H7O2N2)2 + 2NH4+ + 2H2O puluh delapan) yaitu M. Otzeman Nur S yang
(Sholiha, dkk., 2014). telah membantu dalam pelaksaan praktikum dan
Semakin lama waktu dalam proses dalam penulisan jurnal ini.
pengeringan maka jumlah atau berat endapan
semakin ringan atau kecil. Hal itu dikarenakan Daftar Pustaka
berkurangnya kadar air cairan pencuci dalam Amborowati, aulia. 2009. Penentuan Kadar
endapan (Sholiha, dkk., 2014). Klorida Pada Perak Klorida. Universitas
Berdasarkan grafik dapat dilihat bahwa Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
semakin lama proses pengeringan maka berat : Jakarta.
endapan semakin berkurang. Dalam hal ini Lubis, Yunisah Sahro. 2013. Pemisahan Asam
sesuai dengan teori bahwa dalam proses Lemak Bebas Pada Sabun Mnadi Dan
pengeringan cairan pencuci pada endapan akan Penetapan Kadarnya Secara Gravimetri.
menguap dan mempengaruhi berat endapan. Universitas Sumatera Utara : Medan.
Hasil yang diperoleh saat pengeringan yaitu Nurfiah, Anita, Amelia Rahmawati, Nurul
dengan berta konstannya sebesar 33,38 gram Mu’nisah Awaliyah. 2013. Kadar Sulfat
dan memiliki persentase nikel yang diperoleh Sebagai Barium Sulfat. Universitas Haluoleo
dari percobaan ini adalah 17,661% yang : Kendari
diperoleh dari perhitungan gravimetri yaitu : Sholiha, Amalia, Khairunnisa, Putry Amelia.
2014. Penentuan Kadar Nikel Pada Nikel
berat endapan x faktor gravimetri
Ni = Klorida. Universitas Negeri Medan : Medan
berat sampel
Singh, Nahar Niranjan Singh, S Swarupa
(Nurfiah, 2013).
Tripathy, Daya Soni, Khem Singh and
Persentase yang diperoleh secara praktek
Prabhat K Gupta. 2013. Evaluation of purity
berbeda dengan persentase secara teori. Oleh
with its uncertainty value in high purity lead
karena tiu, persen ralat yang dipeorleh sebesar
stick by conventional and electro-
13%. Faktor-faktor yang menyebabkan besarya
gravimetric methods. Physics.
persen ralat yang dihasilkan adalah :
1. terbentuknya endapan lain selain endapan
nikel pada larutan sampel pada proses
pemanasan
2. pada saat pencucian untuk penetralan
endapan dari asam indikator kertas lakmus
kurang akurat dalam menentukan pH dari air
cucian endapan
3. proses pencucian endapan yang terlalu lama
menyebabkan endapan yang menempel pada
kertas saring semakin berkurang karena
adanya sedikit endapan yang lolos dari
penyaringan.