Anda di halaman 1dari 9

Makalah Konseling Gizi

“Monitoring Dan Evaluasi Konseling Gizi”

Kelompok 6 :
Dhea Mutia Dini P23131016021
Fiera Salsabila P23131016031
Lydia Farhana P23131016048
Rani Hapsari P23131016060
DIII/5B

Dosen Pembimbing :

Dra. Rosmida M. Marbun, M.Kes

Jurusan Gizi

Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Jakarta II

Tahun 2018
BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Konseling gizi adalah suatu proses komunikasi interpersonal / dua arah antara
konselor dan klien untuk membantu klien mengenali, mengatasi dan membuat keputusan
yang benar dalam mengatasi masalah gizi yang dihadapinya. Konseling gizi bertujuan
untuk meningkatkan pengetahuan pasien tentang penyakit, meningkatkan pengetahuan
penderita dan keluarga tentang asupan gizi yang diperlukan untuk mempercapat
penyembuhan penyakit yang diderita.
Dalam suatu konseling gizi diperlukan suatu perencanaan konseling gizi dimana
salah satu tahapnya adalah monitoring dan evaluasi. Maka dari itu penulis merasa perlu
untuk membahas hal-hal apa saja yang berkaitan dengan monitoring dan evaluasi dalam
konseling gizi.

B. Tujuan
Untuk membantu dalam memahami dan melaksanakan tahapan monitoring dan
evaluasi dalam konseling gizi sesuai dengan langkah yang telah ditentukan agar proses
konseling gizi dapat berjalan dengan baik dan optimal.
BAB II

ISI

KONSELING GIZI merupakan salah satu upaya untuk mempercepat proses penyembuhan dan
mencapai status gizi yang optimal. Konseling gizi diberikan oleh ahli gizi/nutrisionis/dietisien
yang sudah sertifikasi dan disebut sebagai konselor gizi. Konselor akan membantu klien untuk
mengenali masalah kesehatan terkait gizi, memahami penyebab terjadinya masalah gizi, dan
membantu klien memecahkan masalahnya sehingga terjadi perubahan perilaku untuk dapat
menerapkan rencana diet yang telah disepakati bersama.

Konseling gizi pada berbagai diet merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam proses asuhan
gizi terstandar (PAGT) atau nutrition care process (NCP). Merujuk pada proses tersebut maka
tata laksana konseling gizi harus mengikuti langkah-langkah PAGT untuk menjawab atau
mengatasi masalah gizi yang ada pada klien berdasarkan hasil pengkajian dan diagnosis gizi.

PAGT merupakan siklus dari serangkaian langkah-langkah yang saling berkaitan, berlangsung
terus-menerus, dan berulang. PAGT terdiri dari empat langkah, yaitu pengkajian gizi (nutrition
assessment), diagnosis gizi (nutrition diagnosis), intervensi gizi (nutrition intervention),
monitoring dan evaluasi gizi (nutrition monitoring and evaluation). Agar proses ini dapat
berlangsung dengan optimal maka keterampilan komunikasi dan konseling yang baik sangat
dibutuhkan. Dalam makalah ini akan dibahas mengenai tahap terakhir dalam proses konseling
gizi yaitu monitoring evaluasi konseling gizi.

MONITORING DAN EVALUASI KONSELING GIZI

Langkah terakhir evaluasi gizi, yaitu melakukan penilaian kembali terhadap kemajuan konselor
maupun kliennya. Langkah ini dilakukan untuk mengetahui respon klien terhadap intervensi dan
tingkat keberhasilannya. Sebagian besar pertanyaan pada tahap pengkajian dapat digunakan lagi
pada tahap ini, tetapi difokuskan pada tujuan yang ingin diinginkan dan apakah tujuan tersebut
dapat dicapai. Seringkali penilaian diri konselor tidak berlangsung karena keterbatasan waktu.
Hal yang penting adalah meninjau ulang apa yang terjadi saat diskusi kemudian tentukan apa
yang membuat berhasil atau tidak dan apakah ada yang mungkin untuk ditingkatkan. Komponen
monitoring dan evaluasi ada empat langkah kegiatan, yaitu sebagai berikut.
a) Monitoring perkembangan
Kegiatan yang berkaitan dengan monitor perkembangan adalah sebagai berikut.
 Mengecek pemahaman dan ketaatan diet klien.
 Menentukan apakah intervensi dilaksanakan sesuai dengan rencana (preskripsi) diet.
 Menentukan apakah status pasien tetap atau berubah.
 Mengidentifikasi hasil lain baik yang positif maupun negative.
 Mengumpulkan informasi yang menunjukkan alasan tidak adanya perkembangan
dari kondisi pasien.
b) Mengukur hasil
Pengukuran hasil intervensi akan lebih terarah dan tepat bila kita mengetahui apa yang
harus diukur. Dalam proses asuhan gizi terstandar, hal yang harus diukur jelas tergambar
pada komponen tanda dan gejala dari diagnosis gizi. Kegiatan ini mengarahkan kita
memilih indikator sesuai dengan tanda atau gejala, tujuan intervensi, dan diagnosis
medis.

c) Evaluasi hasil
Evaluasi hasil merupakan kegiatan membandingkan hasil antara data terbaru dengan data
sebelumnya. Melalui kegiatan ini dapat diketahui keberhasilan atau bahkan kegagalan
dari intervensi gizi yang dilakukan. Evaluasi ini bertujuan untuk menilai keberhasilan
pelaksanaan konseling gizi sesuai langkah-langkah yang telah ditetapkan. Evaluasi hasil
konseling gizi terbagi menjadi dua tahap, yaitu sebagai berikut.
 Evaluasi proses, yaitu untuk melihat tingkat partisipasi klien, kesesuaian isi materi,
waktu yang digunakan, sehingga tujuan konseling dapat dicapai.
 Evaluasi dampak, yaitu untuk melihat keberhasilan konselor dalam pelaksanaan
konseling. Misalnya, klien melakukan kunjungan ulang, ketepatan asupan gizi,
terjadi perubahan berat badan, perubahan nilai biokimia, dan perubahan perilaku
positif klien terhadap makan serat kesehatan. Gali informasi dari klien tentang
masalah atau hambatan untuk melaksanakan anjuran gizi yang disarankan konselor.
Tentukan alternative pemecahan masala dengan melihat faktor yang mendukung.

d) Dokumentasi monitoring dan evaluasi


Pendokumentasian merupakan suatu proses berkelanjutan yang mendukung semua
langkah proses asuhan gizi dan merupakan bagian integral yang sangat penting dalam
kegiatan monitoring dan evaluasi. Pendokumentasian ini harus relevan, tepat, terjadwal
dan akurat termasuk mendokumentasikan kondisi pasien saat ini dan hasil yan
diharapkan. Selain itu, dapat mengukur hasil serta kualitas perkembangan pasien.

Pada kunjungan ulang, konselor harus mencermati perkembangan status gizi dan data
laboratorium serta data klinis sehubungan dengan penyakit klien, perubahan kebiasaan
makan, dan perubahan asupan energi serat zat gizi.

e) Pencatatan dan pelaporan


Pencatatan dan pelaporan konseling gizi adalah serangkaian kegiatan pengumpulan dan
pengolahan data untuk menghasilkan bahan bagi penilaian kegiatan konseling gizi.
Pencatatan dilakukan pada setiap langkah konseling, sedangkan pelaporan dilakukan
berkala sesuai dengan waktu dan kebutuhan yang diperlukan.

Contoh : Monitoring dan Evaluasi dalam Konseling Gizi Untuk Diet Dislipidemia.

Penyakit dislipidemia adalah suatu kelainan metabolisme lemak yang salah satu faktor risikonya
adalah makanan yang tinggi lemak, proporsi lemak jenuh yang tidak seimbang, tinggi kolesterol,
dan rendah konsumsi serat. Oleh karena itu, tujuan konseling gizi adalah mendiskusikan
perubahan pola makan mengikuti anjuran makanan untuk mengatasi keadaan dislipidemia.

Contoh rencana intervensi yang diberikan adalah sebagai berikut.

 Menurunkan asupan lemak total, kolesterol, dan lemak jenuh.


 Meningkatkan asupan serat.
 Mengubah profil lemak darah menuju normal.
 Meningkatkan pengetahuan tentang cara pemilihan makanan yang rendah lemak, lemak
jenuh, dan kolesterol.

Apabila rencana intervensi seperti di atas, maka monitoring dan evaluasi yang dilakukan untuk
mengetahui keberhasilan intervensi yang telah diberikan antara lain sebagai berikut.
 Perubahan asupan energi, lemak total, lemak jenuh, dan kolesterol.
 Perubahan asupan serat.
 Perubahan lipid darah.
 Perubahan cara pengolahan makanan dan pemilihan jenis makanan.

Kemudian simpan data hasil konseling pada arsip sesuai SOP setempat.
BAB III

KESIMPULAN

Monitoring adalah kegiatan yang dilakukan oleh konselor untuk memantau, mengecek, dan
menentukan apakah intervensi dilakukan oleh klien sesuai dengan rencana. Evaluasi merupakan
kegiatan dengan membandingkan antara data baru dengan data sebelumnya. Langkah monitoring
dan evaluasi ini bertujuan untuk mengetahui respon klien terhadap intervensi dan tingkat
keberhasilannya serta untuk menilai keberhasilan proses konseling gizi.
DAFTAR PUSTAKA

Persatuan Ahli Gizi Indonesia. 2013. Konseling Gizi. Penebar Plus. Jakarta.
http://tsalitsade.blogspot.com/2015/10/pkg-konseling-gizi.html
SOAL

Anda mungkin juga menyukai