Anda di halaman 1dari 11

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan : SMK Negeri 1 Marabahan


Mata Pelajaran : Animasi 2D & 3D
Kompetensi Keahlian : Multimedia
Kelas / Semester : XI / 1
Tahun Pelajaran : 2017 / 2018
Alokasi Waktu : 4 JP x 45 menit

A. Kompetensi Inti
KI-3 Memahami,menerapkan dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual
dan prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan,
teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam wawasan kemanusiaan,
kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan
kejadian dalam bidang kerja yang spesifik untuk memecahkan masalah.

KI-4 Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak
terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara
mandiri, dan mampu melaksanakan tugas spesifik dibawah pengawasan
langsung.

B. Kompetensi Dasar
3.3. Menerapkan teknik animasi tweening 2D

C. Indikator Pencapaian Kompetensi


3.3.1. Menjelaskan pengertian animasi tweening
3.3.2. Menjelaskan cara kerja animasi tweening di adobe flash
3.3.3. Menerapkan teknik animasi tweening sesuai dengan contoh di abobe
flash

D. Tujuan Pembelajaran
1. Setelah mengamati video contoh animsai siswa dapat menjelaskan pengertian
animasi tweening 2D dengan benar
2. Setelah mengamati video contoh animsai siswa dapat menjelaskan cara kerja
teknik animasi tweening 2D di adobe flash dengan benar
3. Setelah pembelajaran siswa dapat menerapakan teknik animasi tweening
sesuai dengan contoh di abobe flash dengan semangat dan penuh tanggung
jawab.

1
E. Materi Pembelajaran
Pengertian tweening
Tweening adalah proses membuat sebuah animasi pergerakan dengan cara
memberikan perubahan pada bentuk atau posisi objek dengan menentukan
keyframe awal dan akhir sehingga dapat terbentuk frame-frame baru. Fungsi
utama tweening adalah untuk menggerakkan objek dari satu titik ke titik lainnya.
Animasi motion tween digunakan apabila kita ingin membuat gerakan animasi
yang teratur. Animasi ini sangat mengurangi waktu karena kita tidak perlu
membuat animasi secara frame per frame. Sebaliknya, kita hanya perlu membuat
frame awal dan frame akhir saja.

Cara kerja animasi tweening


Prinsip kerja dari animasi motion tween adalah membuat objek pada frame
pertama dan terakhir saja, sedangkan frame-frame diantaranya akan dibuat secara
otomatis. Objek yang dapat diaplikasikan dalam motion tween adalah objek
instance (simbol), group dan teks. Animasi motion tween biasa digunakan untuk
membuat animasi objek bergerak, berputar, dan mengubah ukuran (skala). Kita
hanya perlu menentukan posisi pertama dan posisi terkakhir obyek.
Objek harus diconvert menjadi symbol jika tidak, flash secara otomatis akan
mengconvert objek dengan nama otomatis, yang akan mempersulit kita ketika
sudah memiliki banyak objek untuk dianimasikan. Simbol adalah objek flash.
Setiap symbol yang kita buat akan masuk ke dalam library. Untuk mengubah
sebuah objek menjadi symbol dapat kita lakukan dengan menyeleksi objek
tersebut menggunakan Selection tool kemudian masuk menu Insert
pilih Convert to Symbol atau dengan menekan tombol F8 pada Keyboard, maka
akan muncul tampilan dengan pilihan sebagai berikut :
1) Name untuk memberi nama symbol tersebut yang nantinya akan dicantumkan
dalam Library.
2) Type adalah sifat atau fungsi dari symbol.
3) Movie Clip adalah jenis symbol yang diperlukan untuk membuat objek
animasi yang memiliki multiframe sendiri sebagai Timelinenya. Jadi symbol
yang dihasilkannya bias dimainkan secara terpisah dari movie utama.
4) Grafik adalah jenis symbol yang digunakan untuk membuat objek statis
5) Button adalah jenis symbol yang untuk membuat tombol interaktif yang
berfungsi untuk merespon mouse ketika diklik, melewati objek atau yang
lainnya.
6) Registration berfungsi untuk menentukan pusat atau titik putar objek. Satu
keyframe khusus untuk satu symbol dalam animasi tween, 1 keyframe hanya
boleh ditempati 1 buah symbol. Apabila terdapat 2 objek atau lebih maka
garis putus-putus pada timeline akan muncul dan animasi tween tidak akan
terbentuk sempurna. Gunakan beberapa layer untuk menganimasikan
beberapa objek sekaligus.

2
7) Minimal harus memiliki 2 keyframe animasi motion-tween selalu
membutuhkan keyframe awal dan keyframe akhir.

F. Pendekatan, Model, dan Metode Pembelajaran


Pendekatan Pembelajaran : Saintifik
Model Pembelajaran : Problem Based Learning
Metode : diskusi, tanya jawab

G. Alat dan Media Pembelajaran


Komputer / Laptop, LCD proyektor, software adobe flash

H. Sumber Belajar
 http://updatetugassekolah.blogspot.co.id/2015/04/apa-pengertian-animasi-motion-
tween-dan.html
 http://nauvalsmk2.blogspot.co.id/2015/05/pengertian-tweening-dan-cara-kerja.html

I. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan 1
Kegiat Deskripsi Kegiatan Guru Deskripsi Alokasi
an Kegiatan Peserta Waktu
Didik
Penda  Guru melakukan presensi siswa  Peserta didik 5 menit
huluan  Guru menjelaskan tujuan berdoa
pembelajaran yang harus dicapai
peserta didik serta manfaat
pencapaian kompetensi bagi peserta
didik
 Guru menjelaskan strategi
pembelajaran dan teknik penilaian
yang akan dilakukan
 Guru mereview materi sebelunya
yaitu tentang teknik pembuatan
gambar obyek sederhana
menggunakan aplikasi animasi 2D

Kegiat Fase 1 20 menit


an Inti Mengamati
 Guru membagi kelompok terdiri dari  Siswa menuju
1-3 siswa kelompoknya
 Guru membagikan lembar diskusi  Siswa
siswa (lapiran 1) menerima
 Guru memberikan contoh animasi lembar diskusi
tweening melalui video  Peserta didik

3
mengamati
video contoh
animasi
tweening
Fase 2
Menanya
 Guru menstimulus siswa agar  Peserta didik
bertanya setelah melihat video menanyakan
bagaimana
cara bola
bergerak

Fase 3
Mengumpulkan informasi
 Guru memberikan alamat web  Peserta didik
- http://updatetugassekolah.blogspot.co.id/2 membuka
015/04/apa-pengertian-animasi-motion- alamat web
tween-dan.html yang
- http://nauvalsmk2.blogspot.co.id/2015/05/ diberikan oleh
pengertian-tweening-dan-cara-kerja.html
guru

Fase 4
Mengasosiasi
 Guru memfasilitasi siswa diskusi  Peserta didik
dalam kelompok melakukan
diskusi
kelompok
tentang
animasi
tweening
Fase 5
Mengkomunikasikan
 Guru memfasilitasi siswa menyajikan  Peserta didik
hasil diskusi animasi tweening sesuai mempresentas
LKS ikan hasil
diskusi
 Guru memberikan soal keapada
animasi
siswa tweening
 Guru menilai pekerjaan siswa sesuai LKS

 Siswa
mengerjankan
soal

4
Penutu  Peserta didik dengan bantuan guru 5 menit
p memberikan kesimpulan hasil belajar
teknik animasi tween
 Guru memberi kesempatan siswa
untuk bertanya
 Guru memberikan tugas untuk
pertemuan berikutnya
 Guru menutup kegiatan pembelajaran

I. Penilaian
1. Teknik Penilaian
Pengamatan dan Tes Tulis

2. Prosedur Penilaian
Penilaian Lembar observasi diskusi kelompok (lampiran 2)
Tes tulis (Lampiran 3)

Mengetahui; Marabahan, Juli 2018


Wakasek Kurikulum Guru Mata Pelajaran,

Nuriman, S.Sos Muthi’ah, S.Kom


NIP. 19700612 200501 2 014 NIP. 19860828 201001 2 027

5
Lampiran 1

LEMBAR KERJA SISWA

A. Indikator Pencapaian Kompetensi


3.3.1 Menjelaskan pengertian animasi tweening
3.3.2. Menjelaskan cara kerja animasi tweening di adobe flash
3.3.3. Menerapkan teknik animasi tweening sesuai dengan contoh di abobe
flash

B. Tujuan Pembelajaran
1. Setelah mengamati video contoh animsai siswa dapat menjelaskan
pengertian animasi tweening 2D dengan benar
2. Setelah mengamati video contoh animsai siswa dapat menjelaskan cara
kerja teknik animasi tweening 2D di adobe flash dengan benar
3. Setelah pembelajaran siswa dapat menerapakan teknik animasi tweening
sesuai dengan contoh di abobe flash dengan semangat dan penuh tanggung
jawab.

C. Diskusikan dengan kelompok


1. Jelaskan pengertian animasi tweening
2. Bagaimana cara kerja animasi tweening
3. Sebutkan contoh animasi tweening di dalam kehidupan sehari-hari.

Lembar jawaban
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………................................

6
Lampiran 2

INSTRUMEN DAN PEDOMAN PENILAIAN PENGETAHUAN

A. Instrumen

No. Nama Siswa Skor

1 Acep herdiana
2 Adi candra asri
3 Anik krisnawati
4 Arif budi prasetyo
5 Bambang kusriwanto
6 Bambang setyobudi
7 Basriyanto
8 Budi Santosa
9 Dina dyah achmawati

Penilaian Lembar observasi diskusi kelompok

N Nama Bekerja Berkomuni Menjawab Mengharga Mengajukan Juml


o siswa sama kasi secara pertanyaan i pendapat pertanyaan ah
dalam lisan teman skor
kelompok
1 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5
2
3

Keterangan

1. Kemampuan bekerjasama dalam kelompok


Skor 5 = Mampu bekerjasama dengan semua anggota kelompok
Skor 4 = Mampu bekerjasama dengan beberapa anggota kelompok
Skor 3 = Hanya mampu bekerjasama dengan salah satu anggota kelompok
Skor 2 = Hanya mampu bekerja secara individu
Skor 1 = Bekerja secara individu dan menganggu anggota kelompok lain

2. Kemampuan berkomunikasi secara lisan


Skor 5 = Mampu berkomunikasi dengan benar dan jelas
Skor 4 = Mampu berkomunikasi dengan benar tetapi kurang jelas
Skor 3 = Mampu berkomunikasi dengan jelas tetapi kurang benar
Skor 2 = Kurang mampu berkomunikasi dengan benar dan jelas
Skor 1 = Tidak mampu berkomunikasi dengan benar dan jelas

7
3. Kemampuan menjawab pertanyaan
Skor 5 = Mampu menjawab pertanyaan dengan benar dan jelas
Skor 4 = Mampu menjawab pertanyaan dengan benar tetapi kurang jelas
Skor 3 = Mampu menjawab pertanyaan dengan jelas tetapi kurang benar
Skor 2 = Kurang mampu menjawab pertanyaan dengan benar dan jelas
Skor 1 = Tidak mampu menjawab pertanyaan dengan benar dan jelas

4. Kemampuan menghargai pendapat teman


Skor 5 = Mampu menghargai dan mendengarkan pendapat orang lain.
Skor 4 = Mampu menerima masukan orang lain tetapi kurang mampu
menunjukkan sikap menghargai saat siswa lain menyampaikan
pendapat
Skor 3 = Mampu mendengarkan pendapat orang lain, tetapi agak sulit menerima
masukan orang lain
Skor 2 = Kurang mampu menghargai dan mendengarkan pendapat orang lain.
Skor 1 = Tidak Mampu menghargai dan mendengarkan pendapat orang lain.

5. Kemampuan mengajukan pertanyaan


Skor 5 = Mampu menyampaikan pertanyaan dengan benar dan jelas
Skor 4 = Mampu menyampaikan pertanyaan dengan benar tetapi kurang jelas
Skor 3 = Mampu menyampaikan pertanyaan dengan jelas tetapi kurang benar
Skor 2 = Kurang mampu menyampaikan pertanyaan dengan benar dan jelas
Skor 1 = Tidak mampu menyampaikan pertanyaan dengan benar dan jelas

Rumus Konversi Nilai


Jumlah skor yang diperoleh
Nilai= x 100
Jumlah skor maximal

8
Lampiran 3

Penilaian Pengetahuan ( Tes tulis)

Kisi-kisi soal pengetahuan

KOMPET TUJUAN
INDIKAT INDIKATO JENIS BUTIR
ENSI PEMBELAJAR
OR R SOAL SOAL SOAL
DASAR AN
3.3.Menera 3.3.1. 1. Setelah 1. Peserta 4.
pkan Menjelaska mengamati didik Jelaskan
teknik n video contoh dapat pengertian
pengertian animsai siswa animasi
animasi menjelask
animasi dapat tweening
tweenin menjelaskan an
tweening
g 2D pengertian pengertia 5.
animasi n animasi Jelaskan
tweening 2D tweening cara kerja
dengan benar animasi
tweening
3.3.2. 2. Setelah
2. Peserta
Menjelaska mengamati 6.
video contoh didik
n cara kerja Sebutkan
animsai siswa menjelask
animasi contoh
tweening di dapat an cara
animasi
adobe flash menjelaskan kerja tweening
cara kerja animasi Tes di dalam
teknik animasi tweening tulis kehidupan
tweening 2D
sehari-
di adobe flash
hari.
dengan benar

3.3.3. 3. Setelah 3. Peserta


Menerapkan pembelajaran didik
teknik siswa dapat dapat
animasi menerapakan
menyebut
tweening teknik animasi
tweening kan
sesuai
sesuai dengan teknik
dengan
contoh di contoh di animasi
abobe flash abobe flash tweening
dengan
semangat dan
penuh
tanggung
jawab

9
Kunci Jawaban :

1. Jelaskan pengertian animasi tweening ?


Tweening adalah proses membuat sebuah animasi pergerakan dengan cara
memberikan perubahan pada bentuk atau posisi objek dengan menentukan
keyframe awal dan akhir sehingga dapat terbentuk frame-frame baru..
2. Jelaskan cara kerja animasi tweening ?
Cara kerja dari animasi motion tween adalah membuat objek pada frame pertama
dan terakhir saja, sedangkan frame-frame diantaranya akan dibuat secara
otomatis.
3. Sebutkan contoh animasi tweening di dalam kehidupan sehari-hari ?
a. Animasi bola mengelinding
b. Animasi mobil berjalan
c. Animasi buah jatuh
d. Animasi roda delman yang berputar
e. Animasi ayunan

Keterangan :
Pengertian dan Cara Contoh Jumlah
fungsi animasi Kerjaanimasi animasi skor
No. Nama siswa tweening tweening tweening

1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
1
2

Indikator Penilaian Pengetahuan


1. Pengertian animasi tweening
a. Jika menjawab ada kalimat pergerakan atau perubahan atau keyframeawal
atau keyframe akhir skor 1
b. Jika menjawab ada 2 kalimat pergerakan atau perubahan atau keyframe awal
atau keyframe akhir skor 2
c. Jika menjawab ada 3 kalimat pergerakan atau perubahan atau keyframe awal
atau keyframe akhir skor 3
d. Jika menjawab ada 4 kalimat pergerakan atau perubahan atau keyframe awal
atau keyframe akhir skor 4
2. Cara kerja teknik animasi tweening
a. Jika menjawab ada 1 kalimat obyek atau keyframe awal atau keyframe akhir
atau frame-frame secara otomatis skor 1
10
b. Jika menjawab ada 2 kalimat obyek atau keyframe awal atau keyframe akhir
atau frame-frame secara otomatis skor 2
c. Jika menjawab ada 3 kalimat obyek atau keyframe awal atau keyframe akhir
atau frame-frame secara otomatis skor 3
d. Jika menjawab ada 4 kalimat obyek atau keyframe awal atau keyframe akhir
atau frame-frame secara otomatis skor 4
3. Contoh animasi teknik twening
a. Jika menjawab 5 contoh dengan benar animasi tweening skor 4
b. Jika menjawab 4 contoh dengan benar animasi tweening skor 3
c. Jika menjawab 3 contoh dengan benar animasi tweening skor 2
d. Jika jawaban benar kurang dari 2 skor 1

Rumus Konversi Nilai


Jumlah skor yang diperoleh
Nilai= Jumlah skor maximal
x100

11

Anda mungkin juga menyukai