Anda di halaman 1dari 4

1.

AGENDA KERJA DAN JOBDESC KOMISI ANGGARAN (cek Memorandum LKF FTI 2017 2018)
2. SUMBER DANA:
 PLK : didapat dari persenan SKS, penggunaan nya harus dimaksimalkan dan kalau bisa
dihabiskan
 IKAMA : didapat dari pembayaran Layanan Kemahasiswaan tiap semester. JANGAN
SAMPAI HABIS, karena ini berkelanjutan
 SDM : dikelola oleh Fakultas (ini untuk FTI, klo FID coba di crosscheck dlu ya)
 USDA DAN SPONSORSHIP : dana tidak tetap, pemasukan nya di proposal dan di LPJ bisa
beda karena tergantung kebutuhan. Kalau bisa waktu LPJ, pemasukan nya disesuaikan
atau disamakan pengeluran saja, supaya jika saldo tidak di minta oleh bagian TU. Ada
kabar kalau hanya boleh sebesar 30% dari keseluruhan anggaran, jadi nnti 70% nya dari
dana tetap seperti PLK atau Ikama
3. RAPAT KERJA (RAKER) LKF
 Lakukan pemeriksaan kebutuhan secara mendetail dan RASIONAL, dari jumlah,
frekuensi, dan harga satuan
 Dana PLK hanya untuk kegiatan terstruktur,
 IKAMA bisa di gunakan untuk kegiatan terstrukstur jika kegiatan itu wajib diikuti oleh
semua mahasiswa fakultas seperti LDKM. Ikama juga digunakan untuk mendanai
kegiatan non-terstruktur
 Plotkan dulu untuk dana yang akan didanai dengan PLK, sisa nya bisa menyesuaikan
 Program itu turunan dari: KPU(Kategori Program Utama, diambil dari Visi Misi Ketua
SMF, GBHPLKF) -> PU(Program Utama, Pengrucutan dari KPU) -> P(Program,
pengrucutan dari PU)
 Pengeplotan anggaran PLK dengan sistem: Professional minimal 60% dan Humanistik
maksimal 40%, dihitung berdasarkan PROGRAM dari kegiatan tersebut, biasanya Bidang
1, 3, 4 yaitu Humanistik; sedangkan Bidang 2 Professional
Contoh cara hitung PROGRAM (berdasarkan PPT Rakoor FTI peride 17-18) :
BIDANG PROFESSIONAL SKIL:
Disini bidang PROFESSIONAL SKILL memiliki 8 buah program

BIDANG HUMANISTIK SKIL:


Disini bidang HUMANISTIK SKILL memiliki 5 buah program
TOTAL PROGRAM PROFESIONAL + HUMANISTIK = 13
PERHITUNGAN :
PROFESIONAL : (8/13) X 100% = 61,538 %
HUMANISTIK : (5/13) X 100% = 38,462 %
Jika LKF mendapat Rp 2.500.000, maka:
PROFESIONAL : 61,538 % x Rp 25.000.000 = Rp 1.538.450
HUMANISTIK : 38,462 % x Rp 25.000.000 = Rp 961.550
4. KEGIATAN NON TERSTUKTUR
 Pendelegasian dan kegiatan LK, untuk memutuskan jumlah Ikama yang digunakan
diputuskan oleh Kakom C BPMF dan Bendahara SMF dalam Rapat Pimpinan LKF
5. RAPAT KOORDINASI (RAKOOR) LK UKSW
 Sebelum Rakoor, dipersiapkan semua file excel dengan penulisan dan format yang
SUDAH RAPI
 Nanti Korps Bendahara SMU dan Komisi C BPMU akan memeriksa pengelompokan 60
40, serta mengkritisi setiap Kebutuhan dari Kegiatan yang ada
6. RAPAT EVALUASI (RAEV) TENGAH PERIODE LKF
 Komisi C memaparkan progress dari Agenda kerja yang dimiliki serta harapannya rekap
LPJ akhir dan Arsip LPJ PROPOSAL ANGGARAN sudah 90%
7. MEMORANDUM BPMF
 Rekap LPJ akhir dan Arsip LPJ PROPOSAL ANGGARAN sudah jadi 100%
8. RAPAT EVALUASI (RAEV) LK UKSW
 Akan dilakukan pemeriksaan ARSIP PROPOSAL DAN LPJ ANGGARAN, Arsip dalam bentuk
SOFTFILE PDF
 Rekap dana BPM juga akan di cek, jadi siapkan arsip nya juga.
9. PEMERIKSAAN PROPOSAL
 Pastikan sama dengan Anggaran FIX RAKOOR
 Kop harus sama dng proposal kegiatan
10. BERITA ACARA (BA)
 Merupakan perubahan pada TOTAL PLK atau IKAMA dari yang Fix Rakoor.
 Jenis BA:
 BA 14 FAKULTAS serta LKU dilakukan jika sebelum Proposal masuk SMU
melakukan perubahan anggaran
 BA KEUANGAN dilakukan jika Proposal sudah masuk ke Bagian Keuangan
11. PEMERIKSAAN LPJ
 Harus ada ARSIP PROPOSAL DALAM BENTUK PDF sebelum memeriksa LPJ Anggaran
 Selalu gunakan MKE dalam pemeriksaan
 Kop harus sama dng lpj kegiatan
12. Memo Komisi Anggaran
 Yaitu memo yang digunakan untuk menaikan LPJ anggaran terlebih dahulu
13. TIM OBSERVASI, yang dilakukan komisi C:
 Memeriksa apa barang barang yang sudah dianggarkan di proposal terealisasi di
kegiatan atau tidak, serta mengawasi penggunaan anggaran di kegiatan atau KBM
tersebut
 Mengingatkan tentang LPJ anggaran
 Menanyakan apakah ada permasalahan dalam menaikan proposal atau pembuatan LPJ
14. DANA BPM
 Digunakan untuk pengembangan BPM
 Jangan lupa input penggunaan dana BPM di google sheet yang sudah dibuat oleh Kom C
BPMU
 Bisa digunakan untuk rubrik yaitu fotocopy dan nasi box di ikasatya
15. KAS LKF : Yaitu dana yang diperoleh dari persenan Usda atau sponsorship. Dikelola oleh
bendahara SMF, tapi Komisi C harus melakukan pengontrolan, saran: penggunaan kas LKF dibuat
di Excel Drive jadi saat Bendahara menginput sesuatu bisa dilihat juga oleh Komisi C
16. KOMISI ANGGARAN BPMF BERTUGAS SEBAGAI PENGONTROL DAN PENGAWAS KEUANGAN
LKF. Jadi sering sering tanya BENDAHARA SMF jika ada permasalahan Keuangan. Jangan lupa
tanya