Anda di halaman 1dari 7

KERANGKA ACUAN KEGIATAN

PROGRAM KESEHATAN LINGKUNGAN


PUSKESMAS KELURAHAN PETOJO SELATAN
JANUARI – DESEMBER 2018

A. PENDAHULUAN
Upaya kesehatan lingkungan adalah pengendalian factor-faktor risiko lingkungan
fisik, biologis,sosial yang dapat menimbulkan hal-hal yang merugikan kesehatan dan
daya tahan hidup manusia. Ruang lingkup yang luas terkait dengan media lingkungan
air, udara, makanan, tanah dan limbah yang berada di tempat permukiman, tempat
umum, tempat kerja, dan kawasan. Kondisi yang dinamis dan melibatkan pemangku
kepentingan yang luas memerlukan koordinasi dan kerja sama semua pihak .
Kesehatan lingkungan sebagai salah satu upaya kesehatan ditujukan untuk
mewujudkan kualitas lingkungan yang sehat, baik fisik, kimia, biologi, maupun sosial
yang memungkinkan setiap orang mencapai derajat kesehatan yang setinggi-tingginya,
sebagaimana tercantum dalam Pasal 162 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009
tentang Kesehatan. Ketentuan mengenai penyelenggaraan kesehatan lingkungan
selanjutnya diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2014 tentang
Kesehatan Lingkungan, yang pengaturannya ditujukan dalam rangka terwujudnya
kualitas lingkungan yang sehat tersebut melalui upaya pencegahan penyakit dan/atau
gangguan kesehatan dari faktor risiko kesehatan lingkungan di permukiman, tempat
kerja, tempat rekreasi serta tempat dan fasilitas umum.
Disamping itu perubahan iklim (climate change) diperkirakan akan berdampak
buruk terhadap lingkungan sehingga dapat terjadi peningkatan permasalahan terhadap
penyakit. Hal lain yang menyebabkan meningkatnya permasalahan penyakit juga
diakibatkan oleh keterbatasan akses masyarakat terhadap kualitas air minum yang
sehat sebesar 63 % dan penggunaan jamban sehat sebanyak 69% (sekretariat STBM,
Bappenas, Tahun 2012).
Untuk mengatasi permasalahan kesehatan masyarakat terutama karena
meningkatnya penyakit dan/atau gangguan kesehatan yang diakibatkan oleh Faktor
Risiko Lingkungan, Pemerintah telah menetapkan Puskesmas sebagai fasilitas
pelayanan kesehatan terdepan yang menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat
dan upaya kesehatan perorangan tingkat pertama dengan lebih mengutamakan upaya
promotif dan preventif untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-
tingginya di wilayah kerjanya. Dalam pengaturan Puskesmas ditegaskan bahwa salah
satu upaya kesehatan masyarakat yang bersifat esensial adalah berupa Pelayanan
Kesehatan Lingkungan. Upaya kesehatan masyarakat esensial tersebut harus
diselenggarakan oleh setiap Puskesmas untuk mendukung pencapaian standar
pelayanan minimal kabupaten/kota bidang kesehatan.
Wilayah Kelurahan Petojo Selatan merupakan pusatnya Pemerintahan
Indonesia, yang dikenal sebagai salah satu daerah di Ibu Kota DKI Jakarta yang paling
ideal sebagai lokasi pemukiman (tempat yang nyaman) yang tidak begitu padat
penduduk, tetapi ternyata di wilayah ini masih ada beberapa tempat yang masih kumuh.
Data laporan tahunan Puskesmas Kelurahan Petojo Selatan tahun 2016 masih terdapat
masyarakat yang belum mempunyai septick tank yang tidak memenuhi persyaratan dan
masih banyak penyakit berbasis lingkungan yang terjadi di wilayah kelurahan Petojo
Selatan.
Puskesmas Kelurahan Petojo Selatan mempunyai visi yaitu “Terwujudnya
Puskesmas dengan Pelayanan Kesehatan Prima, Menuju Masyarakat Petojo Selatan
Sehat dan Mandiri”. Dengan Misi Puskesmas Kelurahan Petojo Selatan yaitu :
a. Meningkatkan Kompetensi dan Kesejahteraan Karyawan untuk Pelayanan yang
Profesional.
b. Menyediakan Sarana dan Prasarana Sesuai Standar
c. Meningkatkan Upaya Kesehatan Perorangan dan Upaya Kesehatan Masyarakat
Dengan Menerapkan Sistem Manajemen Mutu.
d. Menggalang Kemitraan dengan Lintas Sektoral dan Swasta.

B. KEBIJAKAN MUTU
Kebijakan Mutu Puskesmas Kelurahan Petojo Selatan adalah memberikan
pelayanan kesehatan prima yang berfokus pada kepuasan pasien, masyarakat dan
karyawan dengan sasaran mutu yang terukur disertai peningkatan kualitas yang
berkesinambungan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

C. TATA NILAI
Budaya kerja yang dianut di Puskesmas Kelurahan Petojo Selatan dapat
disingkat dengan SEHAT, yaitu :
 Semangat : partisipasi aktif, gigih pantang menyerah, kerjasama tim, tingkatkan
target.
 Empati : peduli, memahami keadaan pasien dan teman, rela berkorban.
 Handal : kompeten dan terampil, inovatif, responsive.
 Amanah : tanggungjawab dan dapat dipercaya, konsisten, jujur.
 Taat : disiplin, komitmen,sesuai aturan.
Demi berjalan program kesehatan lingkungan di Puskesmas Kelurahan Petojo
Selatan perlu melibatkan peran serta masyarakat dalam hal tersebut sehingga hasil
yang dicapai maksimal dan Pemegang program selalu memberikan pelayanan kepada
masyarakat dengan branding ”Ramah, Cepat dan Nyaman”
D. TUJUAN
1. Tujuan Umum
Dengan terselenggaranya Pelayanan Kesehatan Lingkungan di Puskesmas
diharapkan dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui upaya
preventif, promotif, dan kuratif yang dilakukan secara terpadu dan
berkesinambungan.
2. Tujuan Khusus
a. Menurunkan angka penyakit dan/atau gangguan kesehatan yang diakibatkan
oleh Faktor Resiko Lingkungan dan meningkatnya kualitas kesehatan
lingkungan.
b. Meningkatnya pengetahuan, kesadaran, kemampuan, dan /atau gangguan
kesehatan perilaku masyarakat untuk mencegah penyakit kesehatan yang
diakibatkan oleh Faktor Resiko Lingkungan, serta untuk mewujudkan perilaku
hidup bersih dan sehat.
c. Terciptanya keterpaduan kegiatan lintas program dan lintas sector dalam
pengendalian penyakit dan penyehatan lingkungan dengan memberdayakan
masyarakat.
d. Meningkatkan kebugaran jasmani pegawai Puskesmas Kelurahan Petojo
Selatan.

E. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN


1. Kegiatan Pokok
a. Pengawasan kualitas air bersih dan air minum
b. Pelaksanaan dan monitoring Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM)
c. Pengawasan Tempat Tempat Umum (TTU)
d. Pengawasan Tempat Pengelolaan Makanan/Minuman (TPM)
e. Pemeriksaan Laboratorium Makanan Jajanan Anak Sekolah dan Pedagang
Jajanan

2. Rincian Kegiatan
a. Pengawasan kualitas air bersih dan air minum dengan cara inspeksi
kesehatan lingkungan dan pengambilan sampel air bersih dan air minum.
b. Pelaksanaan dan monitoring Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM)
sesuai Kepmenkes RI No.852/Menkes/SK/IX/2008 tentang Strategi nasional
Sanitasi Total Berbasis masyarakat (STBM) menekankan pada lima pilar yaitu
:
 Stop Buang Air Besar Sembarangan (Stop BABS).
 Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS).
 Pengolahan Air Minum Rumah Tangga (PAM RT).
 Pengolahan Sampah Domestik (PSD).
 Pengolahan limbah Cair (SPAL) Rumah tangga yang aman,
c. Pengawasan Tempat Tempat Umum (TTU) : Pengawasan sarana peribadatan
(Mesjid/Mushollah), Institusi Pendididkan (SD/MI,SLTP/MTs, SMU/MA),
Pasar, Kolam Renang/Pemandian umum, Salon/Pangkas Rambut.
d. Pengawasan Tempat Pengelolaan Makanan/Minuman (TPM) : Industri
makanan, Rumah Makan/Restoran, Pedagang Kaki Lima, Pedagang Keliling
dan TPM lain termasuk pembinaan, penyuluhan pada penanggung jawab dan
penjamah makanan/minuman, pengawasan penggunaan bahan berbahaya
dalam makanan / minuman dan pengambilan sample makanan / minuman.
e. Pemeriksaan Laboratorium Makanan Jajanan Anak Sekolah dan Pedagang
Jajanan : Petugas mengambil sampel makanan jajanan anak sekolah dan
pedagang jajanan lalu mengirimkan sampel tersebut ke Laboratorium
Kesehatan Daerah Provinsi DKI Jakarta, untuk diperiksa secara bakteriologis
dan kimiawi.

F. CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN


a. Pengawasan kualitas air bersih dan air minum : dengan melakukan Inspeksi
Kesehatan Lingkungan (IKL) sarana air bersih dan air minum, dari hasil IKL
didapat sarana yang memenuhi persyaratn akan dilakukan pemeriksaan
kualitas air bersih maupin air minumnya dengan mengambil sampel dan
mengirimkannya ke Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi
DKI Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan bakteriologis dan kimiawi.
b. Pelaksanaan dan monitoring Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) :
dengan mengadakan pertemuan lintas program dan lintas sector di tiap
kelurahan di wilayah kelurahan Petojo Selatan, untuk mencari apa kebutuhan
warga terkait 5 pilar STBM.
c. Pengawasan Tempat Tempat Umum (TTU) : dengan melakukan IKL sarana
TTU yang ada di wilayah kelurahan Petojo Selatan yang hasilnya berupa
laporan dan rekomendasi jika ada hal-hal yang harus diperbaiki terkait
kesehatan lingkungan.
d. Pengawasan Tempat Pengelolaan Makanan/Minuman (TPM) : dengan
melakukan IKL sarana TPM yang ada di wilayah Kelurahan Petojo Selatan
yang hasilnya berupa laporan dan rekomendasi jika ada hal-hal yang harus
diperbaiki terkait kesehatan lingkungan.
e. Pemeriksaan Laboratorium Makanan Jajanan Anak Sekolah dan Pedagang
Jajanan : pengambilan sampel makanan jajanan anak sekolah dan pedagang
jajanan yang dicurigai mengandung Bahan Berbahaya Makanan (BBM).
Sampel kemudian dikirim ke Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda)
Provinsi DKI Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan bakteriologis dan kimiawi.
G. SASARAN
Sasaran dalam kegiatan ini adalah :
1. Pengguna Air bersih dan Depot Air Minum Isi Ulang di wilayah kerja Puskesmas
Kelurahan Petojo Selatan
2. Pengelola TTU dan TPM di wilayah kerja Puskesmas Kelurahan Petojo Selatan
3. Masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Kelurahan Petojo Selatan
4. Pegawai Puskesmas Kelurahan Petojo Selatan
5. Pegawai SKPD dan UKPD di wilayah Kelurahan Petojo Selatan

H. JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN

BULAN
No Uraian Kegiatan
Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des
Pertemuan Lintas
1 Program dan Lintas - - - - - - - V - - - -
Sektor STBM
Pembinaan Teknis
2 Sarana Air Bersih dan V V V V V V - - - - - -
Air Minum
Pemeriksaan
Laboratorium Makanan
3 - - V V V V V V V V - -
Jajanan Anak Sekolah
dan Pedagang Jajanan
Pembinaan dan
Inspeksi Kesehatan
4 V V V V V V V V V V V V
Lingkungan Sarana
Tempat-Tempat Umum
Pembinaan dan
Inspeksi Kesehatan
5 Lingkungan Sarana V V V V V V V V V V V V
Tempat Pengolahan
Makanan
Pembinaan Fasilitas
6 V V V V V V V V V V V V
Pelayanan Kesehatan
Penyehatan
7 V V V V V V V V V V V V
Pemukiman

I. TIME LINE PER KEGIATAN

HARGA
NO KEGIATAN VOL SATUAN JUMLAH BIAYA WAKTU LOKASI PENJAB
SATUAN
Pertemuan 40 Orang/ 47.000 1.880.000 BLUD Agustus Wilayah Kesling
Lintas Program kali PKM Kec. Kel.
1
dan Lintas Gambir Petojo
Sektor STBM Selatan
Pembinaan 8 Sampel 500.000 4.000.000 BLUD Januari Wilayah Kesling
Teknis Sarana PKM Kec. - Juni Kel.
2
Air Bersih dan Gambir Petojo
Air Minum Selatan
Pemeriksaan 8 Sampel 200.000 1.600.000 BLUD Maret - Wilayah Kesling
Laboratorium PKM Kec. Oktober Kel.
Makanan Gambir Petojo
3 Jajanan Anak Selatan
Sekolah dan
Pedagang
Jajanan
Pembinaan dan 30 Lokasi - - - Januari Wilayah Kesling
Inspeksi - Kel.
Kesehatan Desem Petojo
4
Lingkungan ber Selatan
Sarana Tempat-
Tempat Umum
Pembinaan dan 16 Lokasi - - - Januari Wilayah Kesling
Inspeksi - Kel.
Kesehatan Desem Petojo
5 Lingkungan ber Selatan
Sarana Tempat
Pengolahan
Makanan
360 Lokasi - - - Januari Wilayah Kesling
Penyehatan - Kel.
6
Pemukiman Desem Petojo
ber Selatan

J. URAIAN PERAN LINTAS PROGRAM DAN LINTAS SEKTOR

Uraian Peran Lintas Program


No Kegiatan Program/Unit Terkait Uraian Peran
Pertemuan Lintas Promosi Kesehatan Berperan dalam pelaksanaan ketika
1 Program dan Lintas Pemicuan STBM
Sektor STBM
Pembinaan dan Inspeksi Promosi Kesehatan Berperan dalam pelaksanaan promosi
Kesehatan Lingkungan kesehatan di tempat tempat umum
2
Sarana Tempat-Tempat
Umum
Pembinaan dan Inspeksi Promosi Kesehatan Berperan dalam pelaksanaan promosi
Kesehatan Lingkungan kesehatan di tempat pengelolaan
3
Sarana Tempat makanan
Pengolahan Makanan
Promosi Kesehatan Berperan dalam pelaksanaan promosi
4 Penyehatan Pemukiman
kesehatan di pemukiman

Uraian Peran Lintas Sektor


N Kegiatan Sektor Terkait Uraian Peran
o
Pertemuan Lintas Memberikan dukungan, masukan, dan
Kecamatan, Kelurahan,
1 Program dan Lintas ikut berperan aktif dalam pelaksanaan
RW, RT, Warga
Sektor STBM STBM di wilayahnya masing - masing
Pembinaan Tempat Memberikan dukungan pelaksanaan
2 Pengolahan Makanan Kecamatan, Kelurahan pembinaan Tempat Pengolahan
(TPM) Makanan
Melakukan pembinaan pada pedagang
Pemeriksaan
Kepala Sekolah, jajanan di wilayh sekolah.
Laboratorium Makanan
3 Laboratorium Kesehatan Melakukan pemeriksaan/ analisis
Jajanan Anak Sekolah
Daerah laboratorium sampel makanan secara
dan Pedagang Jajanan
kimia dan mikrobiologi lengkap
4 Pengambilan Sampel Laboratorium Kesehatan Melakukan pemeriksaan/ analisis
laboratorium sampel makanan secara
Makanan Daerah
kimia dan mikrobiologi lengkap
Melakukan pemeriksaan/analisis
Pembinaan Sarana Air Laboratorium Kesehatan
5 laboratorium sampel makanan secara
Bersih dan Minum Daerah
kimia dan mikrobiologi lengkap
Memberikan masukan mengenai
Inspeksi Tempat
6 Pengelola TTU kendala dalam pengelolaan dan
Tempat Umum
penyelenggaraan TTU
Penyehatan Membantu memberikan masukan
7 Kecamatan, Kelurahan
Pemukiman mengenai masalah kondisi pemukiman

K. EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN DAN PELAPORAN


Evaluasi dilakukan oleh penanggung jawab program dan evaluasi pada awal
bulan Juni dan Desember 2018.

L. PENCATATAN PELAPORAN DAN EVALUASI KEGIATAN


1.Pencatatan :
Pelaksanaan kegiatan secara keseluruhan dicatat ke dalam buku catatan
kegiatan program.
2.Pelaporan :
Dilakukan pelaporan Hasil capaian program setiap bulan ke Suku Dinas
Kesehatan Kota administrasi Jakarta Pusat.
3.Evaluasi kegiatan :
Evaluasi Kegiatan dilakukan setelah kegiatan selesai. Apabila ada hal-hal
yang perlu dirubah atau diperbaiki maka untuk tahun berikutnya diadakan
revisi.